Bahas Stunting dan Penanganan Kemiskinan, Pemprov Kalsel Terima Kunjungan DPRD Kalteng

BANJARBARU – Asisten I bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, menerima kunjungan kerja (kunker) Komisi III DPRD Kalteng, di ruang Rapat Sekdaprov Kalsel, Jumat (24/3).

Suasana pemaparan penanggulangan kemiskinan dan penanganan stunting kepada rombongan Komisi III DPRD Kalteng oleh Kepala Bappeda Kalsel Ariadi Noor

Kedatangan dari rombongan legislatif ditingkat Provinsi Kalteng itu juga sekaligus belajar secara mendalam soal pencegahan dan penurunan angka kasus stunting atau kekerdilan.

“Tentu saat ini angka stunting kita di Kalsel sudah menunjukkan ke arah yang membaik, sehingga, dari rombongan belajar langkah apa saja yang telah dilakukan Pemprov Kalsel,” ujarnya.

Selain itu, dia mengungkapkan, dalam penanganan stunting, rombongan Komisi III DPRD Kalteng juga belajar banyak bagaimana cara penanggulangan angka kemiskinan ekstrim melalui program nyata yang terus digaungkan oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor untuk setiap daerah di provinsi ini.

“Yang jelas adalah berbagi pengalaman, yang suatu saat nanti kami juga akan belajar ke Kalteng,” tuturnya.

Anggota Komisi III DPRD Kalteng saat memberikan apresiasi atas kesediaan Pemprov Kalsel atas pelaksanaan kunjungan kerja (kunker) mereka

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, menuturkan, wilayahnya yang masih tergolong tinggi angka stuntingnya hingga kini diketahui berada diurutan keenam itu perlu belajar banyak apa saja langkah yang dapat dilakukan untuk mengentaskan permasalahan tersebut.

“Banyak sekali yang kami dapatkan. Terutama tadi, belajar penanganan dan penurunan angka stunting. Banyak hal bisa diperoleh di sini baik langkah serta program-program nyata dari Pemprov Kalsel. Apalagi stunting di Kalteng masih tinggi,” paparnya.

Apalagi, ia bersama rombongan dari Komisi III DPRD Kalteng ingin mengetahui lebih banyak pengetahuan soal langkah strategis penangulangan kemiskinan ekstrim. Mengingat, Kalteng merupakan daerah kewilayahannya yang cukup luas.

“Apa yang kami dapatkan di sini akan kami bawa dan kami sampaikan sebagai masuk kepada Pemprov Kalteng untuk perbaikan,” tutupnya.

Diakhir kegiatan, keduanya saling bertukar cenderamata khas daerah masing-masing. serta mengharapkan sharing yang didapatkan mampu diimplementasikan dengan baik dan pencanangan yang dilakukan bisa direalisasikan. (RHS/RDM/RH)

Pasar Wadai Ramadhan di Banjarmasin : Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Wisata

BANJARMASIN – Dengan dibukanya Pasar Wadai Ramadhan, setelah beberapa tahun tidak ada karena pandemi COVID-19, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berupaya, dapat mengendalikan Inflasi dan meningkatkan kunjungan wisatawan. Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, kepada wartawan baru – baru tadi.

Syarifuddin menjelaskan, dalam rangka memeriahkan bulan suci Ramadan 1444 H, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melaksanakan Pasar Wadai Ramadan, saat ini ada sebanyak 105 stand gratis bagi pedagang dengan menjual berbagai aneka produk seperti makanan, minuman, dan jajanan khas Banjar. Bahkan ada stand khusus oleh koperasi untuk pengendalian inflasi, menjual bahan pokok diantaranya gula pasir, telur, dan tepung terigu dengan harga murah.

“Pasar Wadai Ramadan ini merupakan inisiatif Gubernur Kalsel, dalam rangka pengendalian inflasi,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, kegiatan Pasar Wadai Ramadan, akan menampilkan berbagai pergelaran dengan bekerjasama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, melalui Bidang Kebudayaan, dan UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan, yaitu penampilan hiburan seperti musik religi, panting, dan madihin di panggung utama Siring Nol Km Banjarmasin.

“Warga dapat menikmati hiburan, sambil berbelanja untuk keperluan berbuka puasa,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, Pasar Wadai Ramadan ini buka selama 28 hari, dan nanti dalam pelaksanaannya akan dibarengi pembukaan Halal Fair Food Nasional, yang direncanakan dihadiri oleh Wakil Presiden RI, KH Ma’aruf Amin, pada tanggal 10 hingga 15 April 2023.

“Semoga kehadiran Pasar Wadai Ramadan ini, inflasi terkendali, tingkat kunjungan wisatawan meningkat,” tutupnya

Untuk diketahui, sebelumnya Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, secara resmi telah membuka Pasar Wadai Ramadhan pada Kamis 23 Maret 2023 sore, di Taman Siring Nol Kilometer berlokasi Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Forum Puspa Kalsel dan Kaukus Perempuan Politik Kalsel Bersinergi Dalam Percepatan Pembangunan

BANJARMASIN – Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak (Puspa) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kaukus Perempuan Politik Kalsel bersinergi dalam percepatan pembangunan.

Hal itu mengemuka dalam kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2018 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang dilaksanakan oleh Anggota Komisi I DPRD Kalsel sekaligus Ketua Kaukus Perempuan Politik Kalsel, Dewi Damayanti Said, bertempat di kawasan Kecamatan Banjarmasin Timur, baru-baru tadi.

Suasana Sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2018 oleh Anggota DPRD Kalsel Dewi Damayanti Said

Ketua Forum Puspa Kalsel, Mariani mengatakan ada beberapa persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama terkait perlindungan terhadap perempuan dan anak, antara lain peningkatan usaha ekonomi pasca pandemi Covid-19 sehingga kekerasan dalam rumah tangga yang disinyalir diakibatkan persoalan ekonomi dapat diminimalisir.

“Kemudian persoalan pernikahan anak dan stunting, perdagangan perempuan dan anak juga perlu menjadi prioritas bagi kita,” katanya.

Selain itu, Mariani juga berharap kuota untuk perempuan di parlemen lebih dari 30 persen agar kaum perempuan bisa menempati posisi strategis sebagai pengambil kebijakan, khususnya pada Pemilu 2024 mendatang.

“Jadi kaum perempuan di Kalsel diharapkan bisa bersaing dan terus meningkatkan kualitas dan kapasitas mereka sehingga layak duduk sebagai perwakilan perempuan di parlemen,” jelasnya.

Sementara, Anggota Komisi I DPRD Kalsel sekaligus Ketua Kaukus Perempuan Politik Kalsel, Dewi Damayanti Said menyambut baik adanya komunikasi awal dengan forum pegiat perempuan di Kalsel ini.

“Forum Puspa Kalsel ini sangat membantu dalam upaya pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Banua karena mereka betul-betul memahami keadaan yang sekarang ini terjadi pada perempuan dan anak,” tuturnya.

Dewi juga akan meneruskan aspirasi yang disampaikan Forum Puspa Kalsel kepada Komisi di DPRD Kalsel yang membidangi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

“Insya Allah usulan Perda tentang anak terlantar ini akan kami komunikasikan ke Komisi IV yang membidanginya. Mudah-mudahan bisa menjadi inisiasi Dewan,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Lapak Pasar Wadai Ramadhan Tahun 2024 Akan Dimasukan ke APBD Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Pasar Wadai Ramadhan di Siring Menara Pandang Banjarmasin, merupakan wisata kuliner pada saat Bulan Ramadhan berlangsung. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin pada tahun depan, memasukkan lapak pedagang ke APBD Kota Banjarmasin.

Pasar Wadai Ramadhan dibuka oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan dihadiri Wakil Walikota Arifin Noor pada Kamis Sore (23/3).

Dalam sambutannya Ibnu mengatakan, Pasar Wadai Ramadhan ini, merupakan wisata yang menarik pada bulan ramadhan.

“Pasar Wadai Ramadhan di Kota Banjarmasin saat ini dilaksanakan selama 30 tahun lamanya,” ungkap Ibnu.

Oleh karena itu, Ibnu berharap, semua pihak untuk dapat terus mendukung terselenggaranya pasar wadai ramadhan di Kota Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga mengungkapkan, jika Lapak Pasar Wadai Ramadhan pada tahun 2024 akan dimasukan ke dalam, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarmasin.

“Setiap tahun pada saat pelaksanaan Pasar Wadai Ramadhan, Pemerintah Kota Banjarmasin tidak menyediakan anggaran untuk lapak pedagang,” jelasnya.

Lapak tersebut, lanjut Ibnu, dikelola oleh pihak paguyuban Pasar Wadai Ramadhan Kota Banjarmasin.

Namun, untuk tahun depan akan dimasukan ke dalam lapak dianggarkan ke dalam APBD Kota Banjarmasin.

“Sehingga tidak adalagi menimbulkan polimik yang mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan pemungutan lapak pedagang tersebut,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Kembali, Paman Birin Pimpin Tim SKPD Pemprov Bagikan Bantuan Banjir

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor, kembali mengajak seluruh SKPD lingkup Pemprov Kalsel untuk meninjau sekaligus memberikan bantuan makanan kepada warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar, Rabu (22/3) pagi.

Kali ini, tim SKPD dibagi menjadi tiga tim yang tersebar ke beberapa titik yakni Desa Sungai Rangas, Teluk Selong-Dalam Pagar, serta Tunggul Irang-Bincau.

Dalam arahannya, Gubernur akrab disapa Paman Birin itu meminta seluruh SKPD agar membagikan bantuan secara merata dan tidak meninggalkan sisa.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor (peci hitam) dikerumuni warga yang antusias diberi bantuan

“Pokoknya kalau masih ada bantuan yang tersisa, lanjutkan lagi perjalanan sampai bantuan yang kita bawa benar-benar sudah habis,” pintanya.

Paman Birin beserta tim lainnya menuju ke Desa Teluk Selong hingga ke Dalam Pagar.

Warga setempat menyambut gembira karena mendapat perhatian langsung dari orang nomor satu di Kalsel itu.

Paman Birin bahkan tak segan memikul karung berisi beras untuk diberikan kepada masyarakat.

“Semoga bantuan ini bisa bermanfaat,” harapnya.

Sementara itu, di Desa Sungai Rangas Ulu, Kepala Biro Ekonomi Kalsel, Raudhatul Jannah, didampingi tim dari Biro Umum, Dinas Perindustrian, Dinas Kominfo serta SKPD lainnya, berjalan kaki hingga ratusan meter ditengah banjir, sembari membagikan makanan dan snack kepada warga serta mendoakan musibah yang menimpa sejak Januari 2023 ini segera hilang.

Kepala Biro Perekonomian Kalsel, Raudhatul Jannah (kuning) saat membagikan nasi bungkus kepada warga

“Ini memang alakadarnya, tetapi ini wujud kepedulian Pemprov Kalsel terhadap masyarakat,” ungkapnya.

Istri Gubernur Kalsel itu bahkan masuk langsung ke salah satu rumah warga yang terendam cukup parah. Ia menguatkan warga agar bersabar, terutama menjelang Ramadhan ini.

Kedatangan tim disambut hangat oleh masyarakat setempat, Pambakal Desa Sungai Rangas Ulu, Zainal Aqli, mengucap terimakasih atas bantuan dari Pemprov Kalsel ini.

“Saya ucapkan terimakasih banyak kepada Gubernur, khususnya juga kepada Ibu Gubernur yang rela terjun langsung untuk memberikan bantuan,” ucapnya.

Zainal banjir di desanya pada bulan ini sudah terjadi tiga kali. Sedikitnya ada 600 Kepala Keluarga (KK) dengan total lebih dari 2.000 jiwa terdampak.

“Banjirnya terkadang tinggi, terkadang juga surut,” terangnya. (SYA/RDM/RH)

Paman Birin Raih Penghargaan BAZNAS, Sebagai Gubernur Pendukung Utama Pengelolaan Zakat

JAKARTA – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, menerima penghargaan Baznas Award 2023 kategori Gubernur Pendukung Utama Pengelolaan Zakat.

Gubernur Kalsel (memegang piagam) berfoto bersama jajaran BAZNAS Kalsel

Penghargaan bergengsi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Pusat ini diterima langsung oleh Paman Birin, pada Selasa (21/3) di Jakarta.

Paman Birin berharap Baznas Kalsel dapat terus membumikan keutamaan berzakat, serta dapat terus menanamkan budaya berzakat untuk seluruh ummat Islam di Banua yang bergelar Kalsel Babussalam.

“Semoga penghargaan ini dapat meningkatkan penerimaan zakat serta BAZNAS Kalsel dapat mengelolanya dengan lebih baik lagi,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Provinsi Kalsel Irhamsyah Safari, mengatakan penghargaan yang diterima Paman Birin sebagai Gubernur Pendukung Utama Pengelolaan Zakat, tidak lepas dari perhatian dan dukungan Paman Birin sebagai Gubernur Kalsel dalam mendukung BAZNAS Provinsi Kalimantan Selatan.

“Alhamdulillah, berkat perhatian dan dukungan Paman Birin, untuk kedua kalinya Paman Birin meraih BAZNAS Award, tahun ini beliau diberi penghargaan sebagai Gubernur Pendukung Utama Pengelolaan Zakat,” sampainya.

Selain itu, setiap tahunnya, Paman Birin memberi contoh keteladanan dalam membayar zakat melalui BAZNAS, yang mampu memotivasi dan mendorong masyarakat menyalurkan zakat, infaq, dan shadqahnya melalui BAZNAS.

Ilham juga menyampaikan terima kasih kepada Paman Birin serta stakeholder, yang turut mendukung dan mendorong kebangkitan zakat di Kalsel, serta mendukung pengelolaan zakat oleh BAZNAS Kalsel.

Atas dukungan ini, BAZNAS Kalsel juga berhasil meraih 4 penghargaan dalam BAZNAS Awards 2023. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Tempati Urutan ke 62 Nasional, Minyak Goreng di Batola Alami Defisit

BANJARBARU – Stok minyak goreng di Barito Kuala mengalami defisit hingga minus 236,80. Bahkan, daerah ini menempati urutan 62 dari 82 kabupaten/kota secara nasional.

Jelang Ramadan, harga minyak goreng bervariasi. Melalui Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPS) tercatat bergerak dikisaran tertinggi Rp21.850 atau merangkak naik 0,23 persen. Sedangkan, jenis curah paling rendah seharga Rp15.700 per liter atau naik 0,32 persen.

Terlebih dari hasil rapat koordinasi pengendalian inflasi bersama Kemendagri, Senin (20/3) siang, yang dihadiri seluruh lembaga/kementerian secara virtual, keberadaan komoditi minyak goreng di seluruh Indonesia khususnya Kalsel masih sangat dibutuhkan. Apalagi, untuk memenuhi ketersediaan selama Ramadan dan Idul Fitri 1444 Hijriah.

Pemprov Kalsel bersama jajaran TPID mengikuti rakor pengendalian inflasi yang digelar Kemendagri secara virtual

Menyikapi itu, Kabag Kebijakan Perekonomian Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Agus Salim, telah berkomunikasi secara intens dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Kuala untuk bisa memecahkan permasalahan tersebut.

“Saat ini mereka sedang menelusuri. Kita akan lihat permasalahan apa yang dihadapi sehingga Batola masuk kategori defisit,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Tim Statistik Harga Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalsel, Fachri Ubadiyah, membeberkan, tak hanya minyak goreng kemasan premium dan biasa yang menjadi perhatian. Ternyata MinyaKita juga mengalami kenaikan di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) per liternya.

“Melihat dari data Kementerian Perdagangan RI tadi, harga minyak goreng juga perlu menjadi perhatian kita bersama,” singkatnya. (RHS/RDM/APR)

Silaturahmi Paman Birin dan Guru Wildan di Pesantren Tebuireng Jombang

Jawa Timur – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin, bersama KH. Wildan Salman (Guru Wildan) melakukan silaturahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng Jombang Jawa Timur pada Senin (20/3).

Pada silaturahmi itu, Paman Birin dan Guru Wildan diterima langsung Pimpinan sekaligus Pengasuh Ponpes Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfud atau Gus Kikin. Turut mendampingi Gus Kikin diantaranya adalah H. Lukman Hakim, Mudir Bidang Ponpes Tebuireng Jombang serta sejumlah ulama.

Mendapat kunjungan dari Paman Birin dan Guru Wildan, Gus Kikin pun menyampaikan ungkapan terima kasih.

“Terima kasih atas silaturahmi dan kunjungan Bapak Gubernur Kalsel. Semoga rasa persaudaraan dan kekeluargaan ini senantiasa terjalin dengan baik,” ungkap Gus Kikin.

Mendapat sambutan hangat dari Pimpinan Ponpes Tebuireng dan para ulama, Paman Birin menyampaikan rasa kebahagian yang sama.

“Kami merasa tersanjung atas sambutan Pimpinan Pondok Pesantren Tebuireng beserta para ulama,” kata Paman Birin.

Gubernur Kalsel (depan, dua dari kiri) didampingi Guru Wildan (jas hitam) saat berkunjung ke ponpes Tebuireng

Paman Birin juga menyampaikan sekilas, saat ini Kalsel menjadi pintu gerbang Ibukota Negara (IKN) dengan sebutan Kalsel Babussalam atau Pintu Keselamatan.

Pada acara silaturahmi itu, Paman Birin juga mendapatkan kenang-kenangan dari Gus Kikin berupa bingkai foto ulama besar Kiai Haji Muhammad Hasyim Asy’ari yang merupakan pahlawan nasional, dan merupakan pendiri Nahdlatul Ulama.

Rangkaian silaturahmi Paman Birin yang didampingi Guru Wildan, Staf Khusus Achmad Maulana dan Aufa beserta rombongan ini, juga melakukan ziarah ke makam pendiri Nahdlatul Ulama KH. Hasyim Asy’ari, lalu ke makam Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur dan pengasuh Ponpes Tebuireng Salahuddin Wahid serta sejumlah makam ulama lainnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Hari Dongeng Sedunia, Ria Enes dan Susan Hibur Ratusan Anak di Perpus Palnam

Banjarmasin – Ratusan anak dan orang tua dari berbagai lembaga pendidikan taman kanak-kanak, serta guru pendamping, memadati ruang Perpustakaan Anak Palnam.

Mereka tampak sangat antusias menyambut kedatangan Pendongeng Nasional, Ria Enes dan Boneka Susan di Perpustakaan Anak yang berada di perkantoran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, Senin (20/3).

Sejak awal masuk ruangan, anak-anak langsung berteriak senang, mendengar suara boneka khas Susan. Mereka diajak bernyanyi hingga bermain tebak-tebakan sambil mendongeng.

Anak-anak pun terlihat ceria dan tertawa girang, mendengarkan cerita yang dibawakan Pendongeng kelahiran 29 Juni 1968 tersebut yang penuh dengan pesan moral.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie (kiri) dan Pendongeng Nasional Ria Enez (kanan)

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan pihaknya mendatangkan Ria Enes tersebut bertujuan untuk mengenalkan sejak dini perpustakaan kepada anak-anak, hingga menumbuhkan dan meningkatkan minat baca mereka.

“Ini sudah kesekian kalinya kita datangkan, selain juga pendongeng lain, sebagai upaya promosi perpustakaan dan menumbuhkan literasi anak generasi penerus sejak dini,” ungkapnya kepada wartawan, di ruang kerjanya.

Sementara itu, Pendongeng Nasional, Ria Enes mengaku senang dapat kembali berjumpa anak-anak di Kalsel. Dirinya berharap melalui momen ini, guru dan orang tua kembali menggalakkan tradisi bercerita kepada anak-anak mereka.

Suasana Pendongeng Nasional, Ria Enez menghibur ratusan anak di Perpustakaan Palnam

“Bercerita atau mendongeng ini memang harus kita teruskan. Betapa pentingnya salah satu metode pembelajaran lewat dongeng ini, dan saya kira paling efektif untuk anak, baik mengenal hingga membangun karakter mereka,” jelasnya

Salah satu orang tua yang ikut hadir, Rendi, mengapresiasi langkah Dispersip Kalsel ini. Apalagi menurutnya, anaknya sangat antusias mengikuti acara ini

Sebelumnya, Dispersip Kalsel telah mendatangkan Pendongeng Nasional Kempho Antaka ke Banjarmasin, Senin (13/3). Selanjutnya, Dispersip Kalsel juga akan kembali mengagendakan mendatangkan pendongeng lain, dalam rangka peringatan Hari Buku pada April 2023 nanti. (NRH/RDM/APR)

Bersama Warga Banjar, Paman Birin Puji Kekompakan Kerukunan Bubuhan Banjar di Jatim

Jawa Timur – Rangkaian kegiatan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin di Jawa Timur terus berlanjut. Pada Senin (20/3) siang, Paman Birin juga berkesempatan silaturahmi dengan warga Banjar.

Bertempat disalah satu restoran di kota Surabaya, Paman Birin berbaur bersama warga Banjar Jawa Timur yang tergabung dalam Kerukunan Bubuhan Banjar.

Kehadiran Paman Birin yang merupakan Ketua Umum KBB Sedunia untuk bersilaturahmi ini pun, disambut gembira warga Banjar di perantauan Jawa Timur.

Di hadapan warga Banjar di Jawa Timur, Paman Birin menyampaikan apresiasi serta rasa terima kasih atas kebersamaan dan kerukunan yang selama ini telah terjalin dengan baik.

“Alhamdulilah, KBB Jawa Timur kompak dan rakat. Ini menjadi modal untuk kita saling membantu serta saling mendorong satu sama lain,” kata Paman Birin.

Gubernur Kalsel berfoto bersama KBB Jatim

Pada kesempatan itu pula, Paman Birin juga meminta berbagai masukan dari warga KBB Jawa Timur untuk upaya peningkatan pembangunan di Banua oleh Pemprov Kalsel yang bertujuan untuk kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Ketua Umum KBB Jawa Timur Noor Alamsyah menyampaikan rasa bangga atas kedatangan Gubernur Kalsel, yang merupakan Ketua Umum KBB Sedunia.

Pada kesempatan itu pula, KBB Jawa Timur juga menyampaikan undangan kepada Paman Birin untuk nantinya bisa hadir dalam acara halal Bihalal, Pentas Seni dan Bazar kerukunan Bubuhan Banjar di Jatim pada 14 Mei 2023 selepas Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriah.

“Terimakasih dari kami warga Banjar di perantauan Jawa Timur kepada Paman Birin yang telah datang dan bersilaturahmi. Kehadiran Paman Birin menjalin kerukunan dan menumbuhkan rasa kebersamaan dan saling mendukung warga di perantauan Banjar agar rakat mufakat dan babarkat,” ungkap Noor Alamsyah.

Dalam silaturahmi itu, Paman Birin didampingi Guru Wildan, Staf Khusus Achmad Maulana, Plt Kepala Biro Kesra, Ahmad Solhan serta sejumlah ulama Banua. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Exit mobile version