Abu Yajid Bustami, ASN Penerima Penghargaan SLKS dari Presiden RI

BANJARBARU – Pria berjas abu-abu tua, nampak gagah berdiri di halaman depan Balai Kota Banjarbaru bersama 83 Aparatus Sipil Negara (ASN) lain, menunggu giliran pemasangan tanda penghargaan yang disematkan Wali Kota Banjarbaru, Muhammad Aditya Mufti Ariffin.

Bertepatan peringatan Hari Ulang Tahun kemerdekaan ke-79 RI itu, Sabtu (17/8), pria bernama Abu Yajid Bustami resmi menerima tanda penghargaan Satya Lencana Karya Satya (SLKS) dari Presiden RI Joko Widodo yang disematkan orang nomor satu di jajaran Pemko Banjarbaru tersebut.

Penghargaan SLKS diterima pria kelahiran 11 Juli 1966 yang saat ini aktif menjabat Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Banjarbaru (DKP3) setelah 30 tahun mengabdikan diri sebagai ASN di lingkungan pemerintah Kota Banjarbaru maupun di lingkup pemerintah daerah lainnya.

Satya Lencana Karya Satya (SLKS) adalah tanda kehormatan yang diberikan oleh Presiden Republik Indonesia kepada ASN yang telah menunjukan kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan serta prestasi kerja dalam setiap melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat.

Yajid menceritakan dirinya memulai karirnya menjadi CPNS pada 1 Maret 1987, pengabdian yang panjang itu membuat dirinya semakin matang sebagai seorang ASN, bahkan tidak jarang harus berpindah tugas baik antardaerah maupun instansi saat di lingkup Pemkot Banjarbaru sesuai pencapaian jenjang karier.

Selama bertugas di Dinas Kesehatan Banjarbaru, Yazid ikut andil dalam beberapa bidang pembangunan, seperti menjadi tim perencanaan pembangunan Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Banjarbaru, selain itu juga menjadi salah satu perancang Mall Pelayanan Publik (MPP) dan Gerai Pelayanan Publik (GPP) saat mengabdi di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Banjarbaru.

Tidak hanya sampai disitu, pikiran dan inovasinya sebagai seorang konseptor membuat Abu Yazid Bustami juga masuk dalam jajaran konseptor pembangunan 10 buah Puskesmas Banjarbaru sebagai program peningkatan pelayanan kesehatan yang lebih maksimal karena peningkatan jumlah penduduk dan juga perluasan cakupan pelayanan kesehatan.

Sementara, di masa kepemimpinan Wali Kota Muhammad Aditya Mufti Ariffin, Abu Yajid kembali berkiprah dan memberikan andil besar, kali ini terkait pencetus kebijakan dalam bidang pertanian dan ketahanan pangan serta peternakan yang tentu sangat bermanfaat bagi Kota Idaman di masa mendatang.

Buah pemikiran pertama sebagai Kepala DKP3 Banjarbaru adalah pencetus peraturan daerah yang mengatur tentang Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dan telah disahkan DPRD Banjarbaru tahun 2023, dan sudah terealisasi dengan menetapkan lahan seluas 1.500 hektar sebagai lahan pertanian berkelanjutan di Kota Banjarbaru.

Kemudian Perda Penyelenggaraan Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan yang telah disahkan pada tahun 2024 sehingga akan menjadi kenangan bagi sosok Abu Yazid yang tinggal menunggu waktu dua tahun sebelum memasuki masa pensiun sebagai ASN namun siap memberikan yang terbaik bagi Kota Banjarbaru.

“Kesuksesan merupakan hasil dari niat yang kuat dan penuh ketekunan didasari keberanian. Berpikir besar adalah setengah dari keberhasilan namun tetap jalani kehidupan sesuai kemampuan. Terus berkarya dan berkarya hingga akhirnya meraih kebahagiaan. Insya Allah,” tutur abu Yajid menutup ceritanya.

Sementara itu, jumlah ASN lingkup Pemkot Banjarbaru yang menjadi penerima penghargaan SLKS dari Presiden RI Joko Widodo sesuai Surat Keputusan sebanyak 117 orang dengan rincian masa kerja 30 tahun 20 org penerima, masa kerja 20 tahun 12 orang penerima, dan masa kerja 10 tahun sebanyak 85 orang penerima.

“Kami atas nama pemerintah Kota Banjarbaru berterima kasih atas pengabdian, kesetiaan, kecakapan, kejujuran, kedisiplinan serta prestasi kerja saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” ujar Wali Kota Aditya usai menyerahkan penghargaan. (RILIS/RDM/RH)

Bukti Keberhasilan Walikota Aditya Tingkatkan Pelayanan, SKPD Banjarbaru Borong Penghargaan Pada Harjad ke-74 Kalsel

BANJARBARU – Kota Banjarbaru di era kepemimpinan Walikota M Aditya Mufti Ariffin sukses menyabet berbagai penghargaan dalam momentum peringatan Hari Jadi ke-74 Provinsi Kalimantan Selatan. Bukti kesuksesan Aditya dalam mendorong perbaikan dan meningkatkan pelayanan di berbagai SKPD di lingkungan Pemko Banjarbaru.

Penghargaan pertama ialah SATU WASAKA Award Tahun 2024 atau Sanitasi dan Air Minum Tuntas Waja Sampai Kaputing. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kepada Walikota Aditya yang diwakili Pj Sekdako Banjarbaru Nurliani Dardie, Rabu (14/8).

Penghargaan SATU WASAKA ini diberikan kepada Kabupaten/Kota yang dinilai berprestasi di bidang sanitasi dan air minum. Dalam hal ini, Banjarbaru melalui SKPD terkait di antaranya Dinas PUPR hingga Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (BAPPEDA), dinilai telah berhasil meningkatkan akses sanitasi dan air minum yang lebih baik bagi masyarakat di Kota Banjarbaru.

Penghargaan selanjutnya yang diterima Kota Banjarbaru pada hari ini juga ialah Penghargaan sebagai Kabupaten/Kota dengan Pengelolaan Tindak Lanjut Terbaik melalui LAPOR PAMAN 2023. Penghargaan ini diterima Walikota Aditya melalui oleh Kepala Dinas Kominfo Kota Banjarbaru Asep Saputra.

Penghargaan kedua ini merupakan pencapaian kota Banjarbaru dalam mengelola layanan aduan masyarakat melalui aplikasi Lapor Paman 2023. Ini juga menjadi bukti komitmen Walikota Aditya dalam mengapresiasi dan mengakomodir laporan dari masyarakat yang ditindaklanjuti oleh dinas-dinas terkait.

Penghargaan selanjutnya datang dari Kelurahan Sungai Besar, Kecamatan Banjarbaru Selatan, yang sukses meraih juara pertama Lomba Kelurahan tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2024. Ini menjadi kedua kalinya Kota Banjarbaru melalui Kelurahan Guntung Manggis meraih juara utama secara beturut-berturut, dimana pada 2023 lalu berhasil diraih penghargaan yang sama.

Terakhir, penghargaan Poskamling Terbaik tingkat Provinsi Kalsel yang diraih Kelurahan Loktabat Selatan, Kecamatan Banjarbaru Selatan. Penghargaan ini diterima oleh Kepala Satpol PP Banjarbaru, Hidayaturrahman.

Walikota Aditya dikonfirmasi secara terpisah terkait beragam penghargaan yang diraih dinas-dinas di Pemko Banjarbaru, mengaku bersyukur dan bangga atas kinerja seluruh SKPD. Menurutnya, pelayanan di setiap SKPD saat ini terus berangsur membaik dengan fokus utama memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Alhamdulilah, penghargaan-penghargaan diraih SKPD kita dalam peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel. Ini menjadi bukti bahwa pelayanan di setiap dinas semakin membaik dalam memberikan akses kemudahan dalam memenuhi kebutuhan masyarakat. Insya Allah, hasil ini akan terus dipertahankan,” ucapnya.

Kendati demikian, Aditya mengingatkan bahwa peningkatan pelayanan tidak berhenti sampi disini. Ditegaskannya pelayanan di tiap-tiap dinas harus terus dikembangan dan berinovasi untuk masyarakat.

“Ya intinya tidak berhenti sampai disini. Harus terus dievaluasi, apa-apa saja yang harus diperbaiki dan apa-apa saja yang harus dikembangkan. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada seluruh dinas atas kinerjanya selama ini, telah membawa dan mengharumkan nama Kota Banjarbaru,” pungkas Aditya. (RILIS/RDM/RH)

Kenang Sejarah dan Romantisme, Pj Sekda Kunjungi Disarpusda Banjarbaru

BANJARBARU – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Banjarbaru Nurliani mengunjungi Kantor Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah (Disarpusda) Kota Banjarbaru, Senin (12/8) siang.

Kunjungan didampingi Asisten Administrasi Umum Setda Kota Banjarbaru Rahmah Khairita.

Kedatangan Pj Sekda Banjarbaru ini disambut Kepala Disarpusda Kota Banjarbaru Slamet Riyadi bersama Sekretaris Disarpusda Kota Banjarbaru Nahwan.

Kedatangan Pj Sekda ke Disarpusda Banjarbaru seakan mengulang memori ketika dirinya menjabat kepala Dinas Perpustakaan Banjarbaru. Sebelum dipercaya memimpin Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan.

“Sebabnya karena ada sejarah dan romantisme tersendiri bagi saya memulai karier sebagai eselon 3 di sini. Kemudian menghantarkan meniti karier sebagai Kadispersip Kalsel, hingga diberi amanah sebagai Pj Sekda oleh Gubernur Kalsel,” kata Bunda Nunung (akrab disapa) disela kunjungan.

Pj Sekda berkunjung ke Disarpusda Kota Banjarbaru juga terkait rencana kegiatan penyelenggara pembudayaan kegemaran membaca dan literasi masyarakat tahun 2024 oleh Perpusnas RI.

Kegiatan Duta Baca Indonesia dengan mengangkat tema “Membaca itu Sehat, Menulis itu Hebat”, diisi dengan sosialisasi dan pelatihan menulis tentang kearifan lokal.

Sementara itu, seiring perkembangan teknologi informasi, Bunda Nunung mengharapkan perpustakaan Kota Banjarbaru memberikan pelayanan berbasis teknologi dengan inovasi yang dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk membaca dan berkunjung ke perpustakaan.

“Perpustakaan mengembangkan pelayanan agar masyarakat lebih berminat ke perpustakaan seperti adanya fasilitas wi-fi, ruang baca yang nyaman, hingga toilet-nya demi kenyamanan pemustaka,” kata Kadispersip Kalsel ini.

Disamping itu, ia menginginkan perpustakaan Banjarbaru menyediakan sebuah informasi beragam yang bisa diakses semua kalangan masyarakat mencari dan mendapatkan bahan pustaka maupun bacaan.

“Tak hanya tempat buku, perpustakaan menjadi tempat inklusi sosial semua kalangan masyarakat. Itu yang saat ini dikembangkan Perpusnas RI ke seluruh perpustakaan di Indonesia,” ujarnya.

Untuk diketahui, transformasi pelayanan perpustakaan yang berbasis inklusi sosial merupakan suatu pendekatan pelayanan perpustakaan yang berkomitmen meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat pengguna perpustakaan.
Salah satu pemustaka yang kerap berkunjung ke Disarpusda Kota Banjarbaru Tri Fitriani mengaku layanan di perpustakaan Kota Banjarbaru sangat bagus.

“Perpustakaan Banjarbaru sangat akomodatif terhadap kebutuhan masyarakat, wifi internetnya cepat, toilet bersih, AC dingin, dan ruangan sangat kondusif,” ujarnya. (RILIS/RDM/RH)

Jalin Kembali Silaturrahmi, Pj Sekdako Banjarbaru Ajak Wartawan Makan Bareng

BANJARBARU – Ditengah kesibukannya sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru dan Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Kalimantan Selatan, Nurliani (Bunda Nunung) menyempatkan untuk berkumpul dengan para awak media yang biasa bertugas di Kota Banjarbaru, dengan makan bersama di salah satu rumah makan di kota ini, Senin (5/8).

Ya, Bunda Nunung yang dikenal dekat dengan wartawan ini sengaja melakukan hal tersebut, meski masih dihari-hari awal penunjukannya sebagai Pj Sekdako.

“Bunda senang sekali, hari ini bisa bertemu dengan rekan-rekan Bunda dari media. Tolong kerjasamanya ya, selama Bunda di sini (bertugas dipemko Banjarbaru),” ucap Bunda Nunung.

Pj. Sekdako Banjarbaru yang baru ditugaskan sejak 1 Agustus ini juga berharap, pemberitaan di kota Idaman ini selalu positif.

“Bunda berpesan, agar rekan-rekan wartawan juga selalu memberitakan berbagai hal yang positif di kota ini. Agar kondusifitas selalu terjaga,” tutupnya.

Ia juga mengingatkan, agar apapun informasi yang didapat tentang Pemko Banjarbaru, harus dikonfirmasi sebelumnya.

Sebelumnya, di hari yang sama Bunda Nunung juga menjadi Pembina upacara di Setdako Banjarbaru. Ia menutup amanatnya dengan sebuah pantun.

“Dengan Bismillah Bunda melangkah,
Menuju Banjarbaru yang penuh berkah,
Mohon terima Bunda dengan lillah karena Allah,
Agar Bunda bisa menjalankan tugas dengan amanah.

Satu lagi,
Tapai Gambut liwar manisnya
Baras lakatan itu bahannya
Mari kita bekerja bersama
Agar Banjarbaru selalu JUARA,” tutupnya dengan tersenyum. (RDM/RH)

Jabatan Sekdako Resmi Terisi, Aditya : Banyak PR yang Harus Diselesaikan

BANJARBARU – Sepeninggal Said Abdullah yang purna tugas pada 31 Juli 2024, kini jabatan Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru diisi Penjabat yang tertuang dalam SK Gubernur Kalsel Nomor 800.1.33/02/BKD/2024 tentang Penunjukan Penjabat Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru. Ya, nama Nurliani tertung didalamnya yang mengemban tugas sebagai Pj Sekdako Banjarbaru.

Kamis (1/8) oleh Wali Kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Ariffin, Bunda Nunung (sapaan akrabnya) resmi dilantik dan diambil sumpah janjinya sebagai Pj Sekdako Banjarbaru di Aula Gawi Sabarataan Setdako Banjarbaru.

Usai pelantikan Wali Kota Banjarbaru Aditya berpesan agar Pj Sekda dapat bekerja sebaik-baiknya dan penuh dedikasi untuk kota ini.

“Pesan ulun (saya) beliau dapat bekerja sebaik-baiknya, penuh rasa tanggung jawab dan berdedikasi. Banyak tugas yang menunggu. Banyak PR yang harus diselesaikan. Apalagi saat ini tengah masuk pembahasan penganggaran, mengingat sekda sebagai Ketua TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah), jadi tolong beberapa PR segera diselesaikan,” pesan Aditya.

Ia juga berharap, kerjasama dan kekompakan di Pemerintahan Kota Banjarbaru dapat tercipta.

Sementara itu, di tempat yang sama Bunda Nunung menyampaikan segera melakukan konsolidasi internal untuk mengawali tugasnya sebagai Pj. Sekdako Banjarbaru.

“Setelah dilantik hari ini, tentu saja langkah pertama, Bunda harus konsolidasi internal dengan rekan-rekan di sekretariat. Termasuk SKPD terkait. Bagaimana caranya kita fokus melanjutkan pekerjaan yng ditinggalkan sekda sebelumnya,” tegasnya.

Untuk diketahui, Pelantikan Penjabat Sekdako ini disaksikan pula oleh Forkopimda kota Banjarbaru, para Staf Ahli dan para Asisten, serta seluruh kepala SKPD dan Camat se Kota Bnajarbaru, tak ketinggalan Sekdako Banjarbaru yang sebelumnya purna tugas, Said Abdullah. Karena pada moment ini, sekaligus dilakukan serah terima jabatan dari Said Abdullah ke Nurliani. (RDM/RH)

Pameran Hardiknas Kalsel 2024, Pemprov Harapkan Pendidikan di Banua Terus Berkembang

BANJARBARU – Dalam rangka menyemarakkan bulan Merdeka Belajar sekaligus untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024, sejumlah pelaku pendidikan di Kalimantan Selatan menggelar Pameran dengan mengangkat tema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar” bertempat di halaman Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Jum’at (17/5).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Kalsel yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Husnul Hatimah, dalam sambutannya ia mengatakan pameran ini merupakan momentum yang sangat baik untuk menampilkan berbagai capaian kinerja dan inovasi pendidikan yang telah dilakukan di Kalsel.

Suasana Pembukaan Pameran Hardiknas 2024

“Pameran ini dapat menjadi ajang untuk menampilkan capaian kinerja dan inovasi pendidikan di daerah masing-masing, serta mempromosikan kekayaan budaya lokal, serta dapat melihat secara langsung bagaimana kurikulum merdeka telah memberikan ruang bagi satuan pendidikan di Kalsel dan guru-guru untuk berinovasi dan mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat merdeka belajar dan merdeka berbudaya telah mengakar kuat di daerah, hal ini menunjukkan pendidikan di daerah terus berkembang dan bergerak maju seiring dengan perkembangan zaman.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat,” ucapnya.

Husnul juga berterima kasih dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sehingga diharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat.

Foto bersama usai Pembukaan Pameran Hardiknas 2024

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan acara pameran ini termasuk para peserta pameran panitia dan pihak-pihak terkait lainnya, terima kasih atas kerja keras dan dedikasi dalam mempersiapkan acara ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Husnul menyampaikan Pemerintah Provinsi tentu berperan dalam menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, serta menyusun kebijakan dan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat

“Lembaga pendidikan bertugas untuk menyelenggarakan proses pembelajaran yang berkualitas dan mengembangkan potensi peserta didik secara optimal sedangkan masyarakat berperan mendukung dan berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan mutu pendidikan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Kegiatan pameran tersebut diselenggarakan selama 3 hari yakni dari 17 – 19 Mei, dimeriahkan dengan berbagai macam perlombaan, pertunjukan seni, dan juga stand dari satuan pendidikan yang ada di Kalsel. (BDR/RDM/APR)

Dalami Dunia Radio, Mahasiswa Prodi Ilkom Uniska Kunjungi LPPL Abdi Persada FM

BANJARBARU – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Abdi Persada 104,7 FM menerima kunjungan dari Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al-Banjari (MAAB) Banjarmasin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Program Studi Ilmu Komunikasi, di Banjarbaru, Kamis (16/5).

Kunjungan yang berjumlah 63 orang tersebut terdiri dari dosen dan mahasiswa yang bertujuan untuk memberikan wawasan industri radio dan juga penyiaran digital dengan cara praktek.

Dosen UNISKA Banjarmasin Muhari berharap melalui kegiatan kunjungan ini dapat menambah ilmu serta pengalaman terlebih lagi sesuai dengan jurusan mereka yakni Ilmu Komunikasi

Suasana Kunjungan Uniska ke LPPL Abdi Persada FM

“Ini bagian dari explorasi teori yang sudah kami berikan kepada mahasiswa dibangku kuliah, mereka belajar produksi kali ini mereka melihat langsung bagaimana dunia penyiaran dan pemberitaan secara mendalam di Abdi Persada FM,” ucap Muhari.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada LPPL Abdi Persada FM dan Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan telah memberikan sambutan yang baik atas kunjungan tersebut

“Semoga kegiatan ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa dan mudah-mudahan mereka bisa terus menerapkan Ilmu yang didapat serta melalui kunjungan ini dapat lebih memicu bakat dan minat terhadap penyiaran,” ungkapnya

Sementara itu, Plt. Direktur Abdi Persada FM, Endah Puspita Sari mengapresiasi antusias dari mahasiswa UNISKA Program Studi Ilmu Komunikasi yang mengikuti seluruh rangkaian kunjungan ke LPPL Abdi Persada FM, ia juga menilai kegiatan ini sangat penting bagi mereka terlebih lagi untuk generasi muda agar lebih meminati radio

“Saya mewakili seluruh jajaran LPPL Abdi Persada FM sangat berterimakasih atas kunjungan ini, antusias mereka sangat tinggi dengan kegiatan ini diharapkan bisa bermanfaat dan dapat lebih mengetahui Radio yang bukan hanya didengar melainkan juga bisa disaksikan lewat media sosial dan YouTube,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada rangkaian kunjungan tersebut para mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk berdiskusi dengan jajaran direksi LPPL Abdi Persada FM mengenai penyiaran serta dapat merasakan secara langsung siaran di kabin siar LPPL Radio Abdi Persada. (BDR/RDM/APR)

UPPD Samsat Banjarbaru Gelar Sosialisasi Giat Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Banjarbaru, menggelar sosialisasi Giat Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor lingkup UPPD Banjarbaru yang terletak di halaman kantor UPPD Samsat Banjarbaru, pada Selasa (7/5). Sosialisasi tersebut bertujuan untuk memudahkan masyarakat, dalam mengetahui apa saja persyaratan dalam memperpanjang pajak kendaraan, baik pajak tahunan maupun pajak 5 tahun.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala UPPD Samsat Banjarbaru Pengayom Bayu Ajie menyampaikan, pihaknya mengharapkan dengan adanya sosialisasi bulanan ini, diharapkan kepatuhan membayar pajak bagi masyarakat akan meningkat.

Kepala UPPD Samsat Banjarbaru Bayu Ajie Pengayom

“Kami berkerjasama dengan Dirlantas Polres Banjarbaru tentang tertib pajak tahunan ini,” ungkap Bayu.

Bayu Ajie menambahkan, pada kesempatan sosialisasi Giat Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor ini, pihaknya bersama Dirlantas Polres Banjarbaru juga menindak masyarakat yang belum membayar pajak tahunan, sehingga tertib pajak akan terlaksana di Kota Banjarbaru.

“Bagi masyarakat yang ditemui belum membayar pajak pada sosialisasi ini, akan kami berikan berupa surat serta menyita Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) mereka, dan mereka dapat mengambilnya kembali setelah membayar pajak bermotor,” ungkap Bayu.

Dengan adanya sosialisasi ini, Bayu berharap masyarakat Kota Banjarbaru dapat taat dalam membayar pajak bermotor, yang merupakan kewajiban kita bersama dalam upaya turut serta membangun banua Kalsel lebih baik lagi.

Sementara itu, Kanit Regiden Polres Banjarbaru Muhammad Anang Rofif menyampaikan, selain ditemukannya masyarakat yang belum membayar pajak pada sosialisasi kali ini, juga ditemukan anak – anak dibawah umur yang mengendarai kendaraan roda dua, serta masyarakat yang memakai knalpot brong yang tidak semestinya dipasang dikendaraan roda dua.

“Saat melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan bermotor (ranmor) pada sosialisasi ini, kami juga menemukan adanya anak-anak muda memakai sepeda motor dengan knalpot brong, maka akan dilakukan penindakan,” tutup Muhammad Anang.

Untuk diketahui, sosialisasi Giat Kepatuhan Pajak Kendaraan Bermotor lingkup UPPD Banjarbaru merupakan agenda rutin UPPD Samsat Banjarbaru, yang dilaksanakan kurang lebih sebulan sekali, dengan pelaksanaan bertempat dihalaman UPPD Samsat Banjarbaru. (MRF/RDM/RH)

Harjad Kota Ke 25, Walikota Banjarbaru Sampaikan Berbagai Prestasi Yang Berhasil Diraih Kota Ini

BANJARBARU – Tahun 2023, akselerasi kinerja pemerintah Kota Banjarbaru dibawah kepemimpinan Aditya Wartono dinilai cukup baik. Ini terlihat pula dari Pembangunan ibu Kota Provinsi Kalimantan Selatan yang cukup signifikan dari tahun ketahun.

Wali kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Ariffin dalam pidatonya pada Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Banjarbaru ke 25, pada Jumat (19/4) menyampaikan, bukan hanya dilihat dari meningkatnya indikator makro kemajuan dan keberhasilan kota ini tumbuh dan berkembang, tetapi juga dibuktikan dengan beberapa capaian dan prestasi yang diperoleh kota ini.
“Kota Banjarbaru tidak hanya meraih piala adipura tahun 2023, namun juga mendapat plakat Adipura kategori pengelolaan Pasar terbaik, yang diraih Pasar Bauntung Banjarbaru. Selain itu, kota ini juga menjadapatkan penghargaan anugerah PWI 2024 Bidang UMKM, dan juga berhasil meraih Baznas Award 2024kategori kepala daerah Pendukung pengelolaan zakat terbaik,” ujar Aditya saat menyampaikan Pidatonya.

Bukan hanya itu, disampaikan Aditya pula, pemerintah kota ini mendapatkan Penghargaan Peningkatan Monitoring Center For Prevention terbaik 3 nasional dari Komisi pencegahan korupsi.
“kita juga berhasil meraih penghargaan dari Komisi Aparatur Sipil Negara atas keberhasilan mencapai predikat baik sistem merit dan predikat baik kualitas pengisian JPT. Meraih penghargaan Swasti Saba Wiwerda atas keberhasilan menyelenggarakan kota sehat tahun 2023. Dan kita berhasil mendapat insentif fiskal atas keberhasilan menekan inflasi di daerah sebesar 18,98 miliar rupiah dari dirjen bina keuangan daerah Kementerian Dalam Negeri,” ucapnya lagi.

Selain itu, disampaikan Aditya pula, Pemerintah kota Banjarbaru berhasil meraih e-purchasing award 2023 dari lembaga kebijakan pengadaan barang/jasa pemerintah , sebagai kota dengan presentasi tertinggi dalam belanja pengadaan barang dan jasa produk dalam negeri melalui sistem e-katalog.

“ Tak hanya itu, penghargaan UI green city metrik 2023, kategori kota paling Berkelanjutan juga kita dapatkan, selain penghargaan satya lencana manggala karya kencana dari BKKBN RI dan diraihnya akreditasi Paripurna bintang lima untuk RSD Idaman Banjarbaru,” papar wali kota lagi.

Aditya juga berharap capaian prestasi dan kemajuan, serta momentum hari jadi kota ini yang 25, mampu menjadi motivasi semua pihak untuk terus berkarya dan berkontribusi untuk kebaikan bersama. (ADV-RDM/RH)

Beberkan Capaian Pembangunan Banjarbaru, Wali Kota : 2023, Pertumbuhan Ekonomi Banjarbaru Tertinggi di Kalsel Bahkan Nasional

BANJARBARU – Kota Banjarbaru kini sudah memasuki usia 25 tahun, tepatnya pada 20 April 2024. Dalam beberapa kesempatan, Wali Kota banjarbaru M. Aditya Mufti Ariffin membeberkan capaian Pembangunan kota ini, terlebih pada masa kepemimpinannya bersama sang wakil, Wartono.
Seperti pada momen Rapat Paripurna Hari Jadi Kota Banjarbaru ke 25, pada Jumat (19/4). Walikota Aditya, menyampikan beberapa capaian kota ini dihadapan semua peserta rapat.
“Dimomen hari jadi ini perkenan saya men yampaikan beberapa capaian pembangunan yang tergambar dalam beberapa indikator makro Kota Banjarbaru di tahun 2023,” ujar walikota dalam pidatonya.
Disampaikannya, Pertumbuhan ekonomi kota banjarbaru selama tahun 2023 adalah sebesar 6,81 persen. Ini merupakan pertumbuhan tertinggi di Kabupaten/Kota se Provinsi Kalsel dan Nasional.
“Selanjutnya indeks pembangunan manusia kota Banjarbaru, masuk dalam katagori sangat tinggi atau telah mencapai 81,25. Ini selalu berada di atas rata-rata provinsi sebesar 74,66 dan rata rata nasional sebesar 73,55,” jelasnya lagi.
Begitu juga Tingkat kemiskinan, menurut Aditya, di Kota Banjarbaru angka kemiskinan juga mengalami penurunan dari 4,17 persen ditahun 2022 menjadi 3,92 persen pada tahun 2023.
“Dan Alhamdulillah di Kota Banjarbaru ini tidak ditemukan adanya kemiskinan ekstrem,” jelasnya.
Sementara untuk tingkat pengangguran terbuka dikota banjarbaru, dibeberkan Walikota Aditya juga mengalami penurunan dari 5,47 persen pada tahun 2022 menjadi 5,01 persen pada tahun 2023.
“Ketimpangan pendapatan gini rasio di Kota Banjarbaru pada tahun 2023, juga kembali turun menjadi 0,321 dari tahun 2022 yang sebesar 0,341 dan capaian ini masih lebih baik di bawah nasional,” ujar Walikota Banjarbaru.

Menanggapi capaian Pembangunan masa kepemimpinan Aditya Wartono ini, Ketua DPRD Banjarbaru Fadliansyah Akbar, secara khusus kepada Abdi Persada FM, Selasa (23/4) memberikan Apresiasinya.
“saya akui, ini capaian luar biasa, semoga bisa lebih meningkatkan atau setidaknya mempertahankan capaian-capaian positif ini, untuk kemajuan dan kesejahteraan warga kota Banjarbaru,” ujarnya. (ADV-RDM/RH)

Exit mobile version