Sambut Hari Juang TNI AD, Korem 101/Antasari Gelar Donor Darah

BANJARMASIN – Korem 101/Antasari menggelar kegiatan bakti sosial donor darah menyambut Hari Juang TNI AD 15 Desember, di Aula Korem 101/Antasari, Kamis (9/12).

Suasana donor darah sambut hari juang TNI AD di Korem 101/Antasari

Donor darah diikuti oleh anggota Korem 101/Antasari, Yonif 623/BWU, Persit KCK Koorcabrem 101 PD VI/Mulawarman, Persit KCK Cabang XXXV Yonif 623, Lanal Banjarmasin, FKPPI Kalsel, Satpol PP Kota Banjarmasin, Akbid Bunga Kalimantan Banjarmasin.

Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah membuka secara resmi acara.

“Darah yang disumbangkan kepada orang lain yang memerlukan, diberikan dengan tulus ikhlas, tanpa membeda-bedakan keyakinan, warna kulit, strata pendidikan, tingkat sosial dan bahkan mungkin tidak kenal sekalipun, dengan satu tujuan pendonor yaitu, menyelamatkan jiwa orang lain, ini merupakan bentuk manifestasi yang paling nyata dari rasa kemanusiaan yang murni,” ucapnya.

Danrem menjelaskan, dengan berdonor darah dapat memberikan manfaat, diantaranya, yaitu dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan pembuluh darah, menurunkan risiko kanker, membantu menurunkan berat badan, mendeteksi penyakit serius dan dapat membantu lebih sehat secara psikologis. Selain itu, donor darah dapat memberikan manfaat untuk diri sendiri dan juga orang lain.

“Dengan berdonor darah, kita sekaligus beramal untuk ladang ibadah di hari kelak,” pungkasnya. (PENREM-RIW/RDM/RH)

Undang Putri Wapres Makan Malam, Gubernur Kalsel Paparkan Kesiapan Kalsel Menjadi Gerbang Utama IKN

BANJARMASIN – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor menyambut hangat kunjungan silaturrahmi Ketua Komisi Perempuan Remaja dan Keluarga Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Dr Hj Siti Ma’rifah Ma’ruf Amin, Rabu (8/12) malam di Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Turut hadir dan mendampingi, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, dan sejumlah unsur Forkopimda Kalsel serta kepala SKPD Pemprov Kalsel.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin menyambut baik dan mengapresiasi kunjungan Ketua Komisi PRK MUI Pusat ke Kalsel untuk menyelenggarakan tes IVA.

“Kami dari Pemprov Kalsel siap mendukung berbagai kegiatan untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kalsel, termasuk kegiatan IVA Test yang akan diselenggarakan Komisi PRK MUI Pusat,” ujar Paman Birin.

Dihadapan Putri Wapres Ma’ruf Amin, Paman Birin menyampaikan potensi Kalsel sebagai gerbang ibu kota negara yang akan dibangun di Kaltim.

Paman Birin juga tidak lupa menitip salam kepada Wapres Ma’ruf Amin.

“Nanti di Kaltim dibangun sejumlah infrastruktur strategis Ibukota Negara, maka Kalsel siap untuk menjadi gerbang utama ibukota negara, dan siap menjadi sebagai salah satu daerah penyangga,” sampainya.

Sementara Siti Ma’rifah mengaku senang bisa berkunjung di Kalsel, untuk melaksanakan kegiatan tes IVA, serta disambut langsung oleh Gubernur Kalsel.

“Saya sangat senang bisa berkunjung ke Kalsel dan disambut langsung oleh Gubernur Kalsel,” ujarnya.

Siti Ma’rifah menyebut kedatangannya ke Kalsel untuk melaksanakan kegiatan tes IVA yang bekerjasama dengan BAZNAS, kemudian juga mengunjungi sejumlah UMKM, serta menjajaki potensi wisata halal di Kalsel. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Tahun 2022, Kalsel Tawarkan Investasi “Seksi” Kepada PMDN dan PMA

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel berkomitmen untuk menyiapkan karpet merah, bagi setiap investor yang akan berinvestasi di Banua.

Hal itu ditegaskan Sekda Prov Kalsel Roy Rizali Anwar pada webinar dengan tema Menakar Peluang Investasi di Kalimantan, di Kantor Perwakilan Bank Indonesia, pada Rabu (8/12) siang.

“Kami berharap, investor luar negeri maupun dalam negeri bisa berinvestasi di Kalsel, Pemprov Kalsel akan menyiapkan karpet merah bagi investor,  mempermudah perizinan, menyiapkan infrastruktur pendukung,” ucapnya.

Menurut Roy, ada beberapa strategi yang dijalankan pemprov Kalsel dalam meningkatkan investasi di Banua.

“Ada beberapa strategi untuk menaikkan investasi diantaranya, perbaikan kemudahan berusaha, eksekusi realiasi investasi besar, mendorong investasi besar bermitra dengan pengusaha nasional di daerah proyek, mendorong peningkatan invetasi dalam negeri/PMDN khususnya UMKM, penyebaran investasi berkualitas, promosi investasi,” katanya.

Di tahun 2021, investasi di Kalsel menunjukan kebangkitan yang sangat menjanjikan. Di triwulan ketiga tahun 2021 realisasi invetasi di Kalsel telah mencapai Rp4,20 triliun.

Nilai investasi ini naik sebesar 214,85 persen dibandingkan dengan triwulan ketiga tahun 2020 dengan investasi sebesar Rp1,33 triliun.

Investasi naik secara keseluruhan, dari triwulan satu hingga triwulan ketiga di tahun 2021 telah terealisasi sebesar Rp9,34 triliun.

Data ini menggambarkan tren yang sangat positif dari sisi pertumbuhan investasi. Jika disandingkan dengan target nasional sebesar Rp10,83 triliun maka capaian di triwulan ketiga ini sudah mencapai 87,12 persen dari target nasional. Sekda Prov Kalsel optimis target realisasi investasi di Kalsel tahun 2021 bisa tercapai.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Prov  Kalsel Amanlison Sembiring mengatakan, di tren ekonomi hijau Kalimantan memiliki banyak peluang investasi.

Menurutnya, potensi investasi di tahun mendatang dapat diarahkan kepada industri peningkatan nilai tambah untuk sektor sektor berbasis SDA Ekstraktif.

“Upaya transformasi struktural perlu didorong melalui peningkatan hilirisasi batubara upgrading coal to methanol, hilirisasi sawit (oleopangan dan oleokimia), hilirasi karet (industri ban),” katanya.

Menurutnya, sinergi dan kolaborasi BI bersama stakeholders terkait dalam promosi investasi melalui Regional Investor Relation Unit (RIRU) akan terus diperkuat. Identifikasi proyek investasi daerah yang clean dan clear. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Lawan Pemkab Banjar, Tim Paman Birin Menangkan Pertandingan Sepak Bola Persahabatan

BANJARBARU – Tim Pemprov Kalsel berhasil memenangkan pertandingan sepak bola dalam laga persahabatan melawan tim Pemkab Banjar dengan raihan skor 0 – 1 lewat tendangan cantik, paman Birin.

Detik-detik Gubernur Kalsel, paman Birin menciptakan gol balasan.

Meski sempat beberapa kali mendapatkan peluang terciptanya gol baru. Namun, nyatanya dilapangan berhasil ditepis oleh lawan dari kapten kesebelasan, Saidi Mansyur.

Meski sengit, sportifitas berlaga yang diciptakan para pemain kesebelasan dari Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar berjalan kondusif.

Terlebih, saat terciptanya gol di babak pertama oleh paman Birin lewat lesakan tim senior Pemprov Kalsel yang berhasil membobol gawang lawan dimenit 30, meskipun sempat imbang dimenit 20.

Kendati, tim Pemprov Kalsel sempat terdesak dengan serangan yang berikan oleh Pemkab Banjar, tetapi, masih bisa dihalau oleh kiper kebanggan mereka.

Bahkan, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang merupakan leader dari kesebelasan Pemprov Kalsel ini sering mendapatakan peluang cantik untuk kembali membobol gawang lawan. Sayangnya, dewi fortuna masih belum memihak Pemprov Kalsel.

Hingga dimenit akhir pertandingan di babak kedua, Pemkab Banjar belum berhasil menciptakan gol balasan. Sehingga, pertandingan persahabatan ini pun dimenangkan oleh Pemprov Kalsel, paman Birin.

Hasil pertandingan pun berakhir tanpa tambahan waktu (injury time) dengan torehan skor 0 – 1 dalam laga persahabatan pada acara pembukaan Turnamen Sepak Bola Antar Kelurahan UP 40 Paman Birin Trophy IV 2021, Rabu (8/12) sore.

Setelah pertandingan, Gubernur Kalsel yang akrab disapa paman Birin itu, mengungkapkan, bahwa pertandingan yang dilaksanakan antara Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar selama hampir 60 menit itu benar-benar berjalan secara sportif.

“Saya akui pertandingan ini sungguh sangat seru sekali,” ucapnya.

Sementara itu, kapten kesebelasan Pemkab Banjar, Saidi Mansyur yang sekaligus sebagai Bupati itu, menuturkan, sangat bangga dapat bertanding dengan orang nomor satu di Kalimantan Selatan dalam hal ini Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

“Suatu kebanggaan bisa bermain langsung besama Gubernur Kalsel, paman Birin, semoga acaranya berjalan lancar dan sukses,” ujarnya.

Untuk diketahui, pertandingan persahabatan antara Pemprov Kalsel dan Pemkab Banjar ini dilaksanakan di stadiun mini, Lapangan Murjani, Kota Banjarbaru, Kalsel. (RHS/RDM/RH)

Kalsel Tetapkan Status Tanggap Darurat Bencana

BANJARBARU – Status bencana di Kalimantan Selatan akhirnya mengalami peningkatan yakni dari siaga darurat menjadi tanggap darurat bencana banjir, tanah longsor, angin puting beliung dan gelombang pasang.

Status tanggap darurat ini akan berlaku selama 14 hari, terhitung sejak 3 hingga 16 Desember 2021.

“SK nya memang agak terlambat, karena proses di Biro Hukum Setdaprov Kalsel. Namun tetap terhitung sejak 3 Desember,” ujar Kalak BPBD Kalsel, Mujiyat.

Dalam SK dengan nomor 188.44/ 0773 / KUM/2021 ini, disampaikan beberapa alasan terkait peningkatan status ini, antara lain berdasarkan prediksi BMKG yang mana pada Desember 2021 serta Januari 2022. Kalsel mempunyai potensi rawan banjir dan puting beliung serta fenomena ENSO La Nina lemah-netral.

Selain itu, penetapan status tanggap darurat ini menyusul dua Kabupaten yang telah menetapkan status tanggap darurat. Yakni Hulu Sungai Tengah (HST) dan Hulu Sungai Utara (HSU). Hal ini tidak lain karena adanya peningkatan intensitas bencana di kedua wilayah tersebut.

Dijelaskan Mujiyat, segala biaya yang timbul akibat ditetapkannya keputusan gubernur ini akan dibebankan pada APBD Kalsel tahun 2021. Anggaran penanganan bencana juga dapat diambil dari bantuan Dana Siap Pakai (DSP) pada APBN, serta bantuan dari sumber lain yang sah dan bersifat tidak mengikat.

“Dengan adanya status ini, anggaran penanganan bencana bisa diambil dari APBD Kalsel, DSP APBN, serta bantuan lain yang tidak mengingat,” tambahnya.

Apabila kejadian bencana semakin meningkat, lanjut Mujiyat, maka status tanggap darurat akan diperpanjang dengan mengacu pada aturan yang berlaku.

berharap dengan adanya penetapan status ini, penanganan bencana di Kalsel akan lebih maksimal, sehingga dampak yang dirasakan masyarakat dapat diminimalisir.

“Iya mudahan lah masyarakat dapat lebih terbantu,” terangnya.

Sebelum adanya peningkatan status ujar Mujiyat, Pemprov Kalsel juga telah mengirimkan bantuan alat berat untuk membersihkan sisa-sisa banjir di Kabupaten HST.

Selain itu, personel Tim Reaksi Cepat dan Tagana Kalsel, juga telah dikirim ke lokasi bencana, untuk membantu tim yang disiapkan pemerintah daerah setempat.

“Kita sesuai arahan gubernur bergerak cepat membantu penanganan bencana. Karena bencana tak bisa menunggu,” paparnya. (ASC/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Sebar 585 Nakes Penugasan Khusus Hingga ke Daerah Sangat Terpencil

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melepas 585 tenaga kesehatan penugasan khusus untuk bertugas di 11 kabupaten di provinsi ini, Rabu (8/12) bertempat di Halaman Setdaprov Kalsel.

Dihadapan 250 orang dari total 585 orang tenaga kesehatan yang berhadir, Gubernur Kalsel memberikan arahan agar dapat bertugas dengan ikhlas dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Bekerjalah dalam rangka mengabdi kepada masyarakat, bangsa dan negara dan kepada Tuhan yang maha esa,” ujar Paman Birin sapaan akrab Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Penambahan jumlah SDM bidang kesehatan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan perluasan akses pelayanan kesehatan.

“Saya minta kepada dinas kesehatan agar bisa memantau dan berkordinasi dengan kabupaten agar tenaga ini bisa bekerja dengan baik dan memberikam jaminan kemananan, keselamatan, dan dukungan lainya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim menyebutkan, latar belakang penempatan tenaga ini, bahwa pembangunan kesehatan nasional diarahkan untuk meningkatkan derajat masyarakat yang setinggi tingginya.
Dukungan SDM, baik kualitas maupun kuantitas sangat mempengaruhi pembangunan kesehatan. Pelayanan kesehatan yang berkualitas harus didukung pelayanan yang terstandar, bermutu, dan ditunjang pemenuhan nakes.

“Tujuan penyebaran tenaga kesehatan tugas khusus ini untuk mendukung agar setiap Puskesmas, terutama daerah yang sulit, tetap ada nakes di sana,” ujar Muslim.

Melalui tenaga kesehatan ini, lanjutnya, bagi dinas kesehatan di masing-masing Kabupaten juga diharapkan dapat memanfaatkan untuk dapat meningkatkan capaian target vaksinasi COVID-19.

“Terutama bagi daerah yang masih berada di bawah 40 persen. Agar bisa mengejar sesuai target vaksinasi hingga 70 persen pada Desember ini,” terangnya.

Untuk diketahui, sebaran penempatan tenaga kesehatan penugasan khusus yang dulunya disebut Pegawai Tidak Tetap (PTT) itu yakni, di Kabupaten Banjar 42 orang, Barito Kuala sebanyak 75 orang, Tapin 45 orang, Tanah Laut dijatah 57 orang, HSS sebanyak 69 orang, di HSU 87 orang, selanjutnya di Balangan ditempatkan 9 orang, dan Tanah Bumbu sebanyak 43 nakes.

Dari jumlah itu, mereka yang masuk di daerah perkotaan sebanyak 18 orang, pedesaan sebanyak 388 orang, daerah terpencil 91 orang, dan daerah sangat terpencil ditempatkan 88 orang. (ASC/RDM/RH)

Pemprov Kejar Target IKLH Kalsel Tahun 2021

BANJARBARU– Pemerintah provinsi Kalsel melalui Dinas Lingkungan Hidup mengejar target nilai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sesuai Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) tahun 2021 sebesar 70,26 poin.

Meskipun bukan hal yang mudah, terlebih di Kalsel saat ini sedang terjadi bencana Hidrometeorologi. Namun upaya untuk mencapai target tersebut terus menerus dilakukan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) provinsi Kalimantan Selatan Hanifah Dwi Nirwana mengatakan, DLH prov Kalsel sudah melakukan berbagai macam upaya untuk mencapai target tersebut. Salah satunya dengan menerapkan program Kajian Lingkungan Hidup Steategis (KLHS).

“Dari awal proses perencanaan yang dilakukan oleh Pemprov maupun pemerintah kabupaten kota, kita melakukan yang namanya KLHS,” ucap Hanifah.

KLHS menurutnya penting dilakukan untuk menilik kembali daya dukung dan daya tampung untuk seluruh kegiatan yang akan dilaksanakan dalam jangka panjang.

“Kami sudah lakukan itu (KLHS) sejak awal,” lanjut Hanifah.

Hanifah memaparkan, sejauh ini upaya Pemprov Kalsel melalui berbagai SKPD terus dilakukan guna mendukung peningkatan IKLH 2021, diantaranya dengan memberikan pembinaan kepada perusahaan – perusahaan guna memperhatikan aspek pelestarian lingkungan kemudian pengelolaan sampah dan limbah di berbagai kabupaten-kota maupun perusahaan.

“Tidak menutup kemungkinan kita juga melakukan pengawasan terhadap industri untuk memastikan pengelolaan terhadap limbah mereka,” terang Hanifah.

DLH Kalsel ungkapnya, juga telah memiliki UPT TPA Sampah Banjarbakula dalam pengelolaan sampah, melaksanakan program Adiwiyata di sekolah, program Sungai Martapura Bungas dan masih banyak lainnya.

“IKLH tak bisa dicapai sendiri karena ini pekerjaan elaboratif yang melibatkan semua pihak seperti Dishut prov Kalsel yang melakukan penanaman untuk meningkatkan indeks kualitas tutupan hutan, sementara pemerintah kabupaten kota juga berperan meningkatkan kualitas tutupan lahan,” pungkas Hanifah. (TR21-01/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Pengelola Surya Arina Sound System Yang Lestarikan Musik Dangdut

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi langkah Pengelola Surya Arina Sound System, dalam melestarikan musik dangdut, melalui lomba nyanyi dangdut se-Kalsel.

Salah satu peserta lomba nyanyi Dangdut 2021 se-Kalsel

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang dibacakan Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Faried Fakhmansyah, pada Rabu sore (8/12) Pemerintah Provinsi Kalsel menginginkan, dengan semakin berkembang potensi kesenian di Banua, salah satunya musik dangdut yang diakui sebagai musik asli Indonesia, melalui digelarnya lomba nyanyi dangdut se-Kalimantan Selatan ini, dapat melahirkan potensi penyanyi, sehingga membawa nama baik, ke tingkat nasional.

“Saya mewakili Gubernur Kalsel, sangatlah mengapresiasi kepada Din Jaya atas digelarnya lomba nyanyi dangdut se-Kalimantan Selatan, dengan harapan akan lahir penyanyi dangdut asal Banua, yang bisa membawa nama baik, dalam kompetisi menyanyi dangdut, hingga ke tingkat nasional,” ucapnya

Sementara itu, Pengelola Surya Arina Sound System, sebagai promotor lomba nyanyi Dangdut se-Kalsel Din Jaya, mengatakan, pihaknya mengucapkan terimakasih atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dan berencana akan menggelar event ini setiap tahun.

“Kami merasa terhormat atas dukungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, insya Allah setiap tahun akan dilaksanakan kegiatan ini,” katanya.

Disampaikan Din Jaya, dalam pergelaran lomba nyanyi dangdut se-Kalsel, lagu pilihan yang dibawakan peserta di babak penyisihan untuk laki-laki, berjudul Baca (Rhoma Irama), Sarmila (Asraf), Tabir Kepalsuan (Rhoma Irama), Masih Adakah Cinta (Latif Khan), Terhanyut Dalam Kemesraan (Fauzi Bima), Setetes Air Hina (Rhoma Irama). Sedangkan lagu pilihan buat peserta wanita, judulnya Cinta dan Dilema (Ike Nurjanah), Trauma (Yunita Ababil), Cincin Kepalsuan (Elvi Sukaesih, Antara Teman dan Kasih (Reza Umami), Nirmala (Siti Nurhalizah) dan Bertaruh Rindu (Siti KDI).

“Babak penyisihan lomba menyanyi dangdut digelar selama dua hari pada 8 – 9 Desember, dengan dewan juri Emelia Agus, Oudin, Nova Liana, dan pengumunan pemenang pada Sabtu Malam 11 Desember 2021,” tutupnya

Dewan juri memberikan penilaian

Untuk diketahui, lomba nyanyi Dangdut 2021 Se-Kalsel, diikuti sebanyak 80 orang peserta dari berbagai daerah, berlokasi di Markas Surya Arina Sound System, Jalan Kelayan A, Gang Cendrawasih, Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ajukan Raperda RPJMD Tahun 2021-2026

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2021-2026 dalam rapat paripurna DPRD Kalsel, Rabu (8/12).

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

“Penyampaian Raperda tersebut, erat kaitannya dengan pelaksanaan rencana pembangunan daerah agar berjalan efektif, efisien dan terarah serta tepat  sasaran, maka diperlukan rencana pembangunan jangka menengah daerah,” katanya.

Adapun maksud Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel menyusun Raperda mengenai RPJMD Kalsel Tahun 2021-2026, sebagai pedoman pelaksanaan pembangunan pada masa kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih hasil pilkada serentak yang dilaksanakan pada tahun 2020. 

“Penyusunan RPJMD Kalsel Tahun 2021-2026 ini, berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kalsel Tahun 2005-2025, serta memperhatikan RPJM Nasional, sumber daya dan potensi yang dimiliki, faktor-faktor keberhasilan, evaluasi pembangunan serta isu-isu strategis yang berkembang,” jelasnya.

Sahbirin Noor menambahkan penyusunan RPJMD harus sesuai dengan kaidah-kaidah yang termuat pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 86 Tahun 2017 tentang tata cara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

“Tata cara evaluasi Raperda RPJPD dan RPJMD serta tata cara perubahan RPJPD, RPJMD, RKPD,” tambahnya.

Ditambahkan Sahbirin, beberapa pokok pikiran yang menjadi dasar dalam penyusunan Raperda tentang RPJMD Kalsel Tahun 2021-2026 yaitu perlunya menetapkan tujuan, kebijakan dan strategi pembangunan daerah yang efektif dan efisien, yang diwujudkan melalui RPJMD yang merupakan penjabaran visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel.

“Perlu dibentuknya suatu peraturan daerah yang dapat memberikan kepastian hukum  dalam rangka perencanaan pembangunan daerah provinsi Kalimantan Selatan tahun 2021-2026, sebagaimana yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017,” ucapnya. 

Lebih lanjut, Sahbirin menyatakan perlunya mengikutsertakan masyarakat/stakeholders di Kalsel dalam rangka pemberian dukungan dan partisipasi yang lebih komprehensif terhadap pembangunan.

“Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kalsel Supian HK mengatakan penjelasan Gubernur Kalsel tersebut akan ditanggapi oleh Fraksi-Fraksi DPRD Kalsel dalam rapat paripurna Dewam yang dijadwalkan Senin 13 Desember mendatang. (NRH/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Gelar Meet and Greet Bersama Ria Enes dan Susan

BANJARMASIN – Setelah menghibur anak-anak Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) dengan mendongeng pada Selasa (7/12) pagi, Ria Enes juga berbagi tips kepada orang tua dan perwakilan organisasi perempuan di Kalimantan Selatan (Kalsel) dalam acara Meet and Greet, pada Selasa (7/12) siang.

Suasana Meet and Greet Bersama Ria Enes dan Susan

Acara yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel itu diikuti diantaranya Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari Polda, Persit Resor Militer 101/Antasari, Gabungan Istri Wakil Rakyat, Jalasenastri, Ikatan Guru TK Indonesia Kalsel, serta Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kalsel dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Sesuai dengan audiencenya para guru dan ibu-ibu, Bunda Nunung (panggilan akrab Kadispersip Kalsel) memberikan ide kepada saya supaya mereka memiliki bekal karena mereka kesehariannya selalu menyertai anak-anak, baik itu di sekolah maupun di keluarga,” kata Ria Enes kepada wartawan.

Hal itu dinilai penting, terutama bagi guru dan ibu-ibu agar mereka tetap bisa menimba ilmu dan tidak terjebak rutinitas yang hal itu akan melemahkan peran mereka. Dengan membaca, menurut Ria Enes, para guru dan ibu-ibu akan selalu aktual, baik di keluarga maupun di masyarakat.

“Pandemi ini membuat kita harus banyak berada di rumah, ibu-ibu mau nggak mau harus bisa menjadi lem (perekat) di keluarganya, sehingga mereka bisa menghidupkan suasana0 kekeluargaan di tengah kesibukan yang ada,” jelasnya.

Sementara, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani menyatakan pihaknya tetap konsisten mempromosikan minat baca dan perpustakaan dengan menggandeng pesohor atau pendongeng nasional, terbaru yakni Ria Enes. Ia mengatakan keinginan untuk mendatangkan Ria Enes ke Banua sudah ada sejak tahun lalu, namun harus tertunda karena pandemi COVID-19.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani

“Meskipun terhalang pandemi pada tahun lalu, kami tetap menghadirkan Kak Ria Enes ini untuk mengobati rindu masyarakat Banua walaupun hanya lewat dalam jaringan (daring). Alhamdulillah tahun ini kita bisa mendatangkan secara langsung kak Ria Enes ke Kalimantan Selatan untuk berbagi ilmunya,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version