Kenaikan BBM dan Transportasi Picu Penambahan Angka Inflasi Secara Nasional

BANJARBARU – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi September 2022 secara nasional berada diangka 1,17 persen. Pemicu utama atas kenaikan ini didorong adanya penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM) dan kelompok transportasi.

Angkutan transportasi ikut mendorong kenaikan inflasi secara nasional

Kepala BPS Pusat, Margo Yowono, memaparkan berdasarkan data yang didapatkan melalui hasil laporan Badan Pusat Statistik (BPS) di tingkat provinsi rata-rata penyebab terjadinya inflasi dipicu berdasarkan kenaikan bensin dan solar.

“Ini perlu menjadi kewaspadaan kita bersama khususnya di seluruh daerah,” ujarnya melalui virtual dalam rapat koordinasi bersama Mendagri RI terkait pengendalian Inflasi Indonesia di Daerah yang diikuti Pemprov Kalsel, di ruang Command Center (CC) Setdaprov, Senin (24/10) siang.

Disampaikannya pula, dampak lainnya juga terjadi di kelompok angkutan dalam kota dan tarif pada layanan kendaraan berbasis online. Sehingga, terjadi inflasi.

“Apabila dilihat dari Agustus hingga September terjadi minus sebesar 0,21. Yang mana, Juli lalu berada diangka 0,64 persen akibat kenaikan tarif angkutan udara dan produk hortikultura,” ungkapnya.

Berdasarkan data, menurutnya, energi dan bahan bakar minyak (BBM) menjadi pendorong atas angka inflasi selain kebutuhan pokok lainnya.

“Seperti gas LPG dan BBM non subsidi itu terjadi pada Januari naik sebesar 0,56 persen, Maret menjadi 0,66 persen meski minus 0,2 persen. Sedangkan April berada di kisaran 0,95 persen. Ini data berdasarkan month to month,” bebernya.

Sementara itu, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, mengungkapkan, sesuai arahan Presiden RI atas instruksi langsung Mendagri Tito Karnvian tentu hal tersebut akan ditindaklanjuti pihaknya.

Sekdaprov Kalsel Roy Rizal Anwar (tengah) bersama jajaran TPID tengah mengikuti rakor pengendalian inflasi oleh Mendagri dan BPS Pusat

“Ini dilakukan Presiden setiap minggunya untuk memantau perkembangan inflasi di daerah dan kondisinya seperti apa agar setiap permasalahan bisa dipecahkan bersama-sama,” ucapnya.

Data BPS Provinsi mengungkap pada September 2022, Kalsel mengalami inflasi sebesar 1,42 persen. Pemicu terjadinya hal tersebut diakibatkan adanya kenaikan harga kelompok transportasi yakni angkutan antar kota. Disusul bensin, tarif air minum, LPG, daging ayam ras hingga kacang panjang.

“Langkah-langkah agar dapat menekan inflasi adalah terus berkomunikasi dengan TPID. Selain itu pengoptimalan penyaluran bansos dan BLT juga sebagai penunjangnya,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Maulid Nabi Muhammad SAW

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan (Diskominfo Kalsel) menggelar syukuran dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, di Lobi Diskominfo Kalsel, Senin (24/10).

Suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Lobi Diskominfo Kalsel

Peringatan ini diikuti oleh seluruh pegawai termasuk mahasiswa yang sedang melaksanakan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Diskominfo Kalsel.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim mengatakan, peringatan Maulid Nabi atau Kelahiran Nabi ini diharapkan dapat dijadikan momentum seluruh pegawai Diskominfo Kalsel untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan meneladani kisah dan sifat-sifat Rasulullah.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim (tengah), saat memberikan sambutan

“Kita punya tugas untuk mengabdi dan memberikan pelayanan kepada masyarakat, jadi dalam penerapannya kita juga harus meniru suri tauladan beliau (Rasulullah),” ucap Muslim.

Selain itu diakui Muslim, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan silaturahmi antar sesama pegawai.

Tak jarang seluruh pegawai dibuat tertawa lepas saat mendengar lelucon dari Ustadz Akhmad Supian Al-Banjari saat memberikan tausyiah pada kegiatan ini.

“Dengan begini mereka (pegawai Diskominfo Kalsel) bisa lebih refresh jadi kinerjanya juga semakin membaik,” terang Muslim.

Muslim menyebut pihaknya berencana terus menggelar kegiatan keagamaan serupa, agar dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan seluruh pegawai di Diskominfo Kalsel.

“Semoga seluruh pegawai di Diskominfo Kalsel mendapat hikmah dari setiap penyelenggaraan kegiatan seperti ini,” tutup Muslim. (SYA/RDM/RH)

Kejurprov National Paralympic Commiter Indonesia Kalsel Digelar

BANJARMASIN – Dinas Pemuda dan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan terhadap Pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) National Paralympic Commitee Indonesia (NPCI) di Sport Center NPC Kalsel. Kegiatan kejurprov NPC yang diselenggarakan mulai tanggal 21-23 Oktober 2022, di Banjarbaru.

Kejurprov NPCI Kalsel ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah, diwakili oleh Kabid Peningkatan Olahraga Prestasi, Muhammad Fitri Hernadi.

Kabag Peningkatan Prestasi Dispora Kalsel Fitri Hernandi

“Ini adalah ajang untuk pemanasan dan uji coba, semoga kegiatan ini dilaksanakan dan diikuti oleh atlet dengan baik,” ucap Fitri, kepada sejumlah wartawan, di Banjarmasin, Senin (24/10).

Fitri mengatakan, Kejurprov yang digelar ini, untuk menghadapi ajang Pekan Olahraga Paralimpik Provinsi (Peparprov) di Hulu Sungai Selatan akhir November mendatang.

“Kami berharap melalui kejurprov ini dapat menemukan lebih banyak atlet usia muda yang handal dari daerah,” ucap Fitri.

Pada Kejurprov NPCI Kalsel ini diikuti sebanyak 140 atlet pemula dari 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Kejurprov tahun 2022 ini mempertandingkan empat cabang potensial penyumbang medali di nasional Yakni, Renang, Atletik, Menembak dan Panahan. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Ciptakan Lapangan Kerja dan Bagikan 10.000 Bibit Cabe Untuk Kendalikan Inflasi di Banua

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan selatan (Kalsel) menggelar apel gerakan pengendalian inflasi Provinsi Kalimantan selatan. Apel ini dilaksanakan di Halaman Kantor Setda Provinsi Kalimantan Selatan, yang dipimpin langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, pada Senin (24/10). Saat menjadi Inspektur Upacara, Gubernur Kalsel menyampaikan, untuk mengendalikan inflasi di Kalimantan Selatan Pemerintah Provinsi Kalimantan selatan akan menciptakan lapangan kerja untuk seluruh warga, sehingga pengendalian inflasi di daerah ini tidak hanya dilakukan jangka pendek, namun dalam jangka panjang. Selain menciptakan lapangan kerja, pihaknya juga akan membagikan 10.000 bibit cabe kepada masyarakat, dengan tujuan untuk membudidayakan dan menanam cabe di pekarangan masing-masing, sehingga dapat menjaga stabilitas harga cabe.

“Penciptaan lapangan kerja bagi masyarakat Kalsel untuk pengendalian inflasi yang tidak hanya dilakukan dalam jangka pendek, namun jangan menengah dan jangka panjang,” ucap orang yang akrab disapa Paman Birin.

Paman Birin menambahkan, Pemerintah Provinsi bersama seluruh stakeholder, akan terus memperkuat koordinasi, untuk membuat strategi kebijakan daerah presiden RI Joko Widodo, untuk mengendalikan inflasi. Salah satu cara untuk mengendalikan inflasi di Kalsel, Pemprov Kalsel telah menggelar pasar murah di 13 kabupaten/kota, yang berlangsung sejak September hingga Desember mendatang.

“Kita berharap kenaikan harga barang dan jasa seperti komoditas pangan dapat dikendalikan,” tutupnya.

Apresiasi hadiah kepada pemenang MTQ Nasional ke 22 dari Bank Kalsel dan Pemprov Kalsel

Untuk diketahui, pada apel pengendalian inflasi, Pemprov Kalsel membagikan ribuan bibit cabe dan tomat kepada seluruh jajaran SKPD lingkup Kalsel, hal ini bertujuan agar ASN dan tenaga kontrak di Pemprov Kalsel turut berpartisipasi dalam upaya pencegahan inflasi dengan menanam cabe. (MRF/RDM/RH)

Gelar Enduro Banua Series 2, Paman Birin : Gali Potensi Olahraga Sepeda

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi-nya menggelar, Kejuaraan Enduro Series 2, di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Minggu (23/10). Dilepas langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah.

Dalam sambutannya Sahbirin Noor mengatakan, atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi, atas terselenggaranya, Pertandingan Enduro Banua Series 2 yang diselenggarakan oleh komunitas pesepeda banua dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur saat menyampaikan sambutan

“Melalui kegiatan ini, kita dapat terus menggali potensi yang ada di banua kita. salah satunya adalah potensi olahraga sepeda, yang memicu adrenalin,” ungkap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin tersebut.

Menurut Paman Birin, banua ini dikaruniai alam yang luar biasa, yang dapat di gali dan dimanfaatkan potensinya, untuk berbagai kegiatan. Salah satu, lomba Enduro Banua Series 2 ini.

Menurutnya, Kawasan pegunungan di desa kiram memiliki potensi yang luar biasa. Selain memiliki potensi wisata alam, kawasan ini juga memiliki potensi untuk olahraga ekstrem maupun wisata olahraga.

“Para komunitas trail sudah membuktikannya, bahkan sukses menggelar berbagai event, termasuk even internasional yang menghadirkan rider terbaik di dunia,” ujarnya

Untuk itu, lanjutnya, dengan berbagai event yang diselenggarkan, selain sebagai wahana bagi para pecinta sepeda ekstrem secara tidak langsung juga dapat menggerakan perekonomian masyarakat.

“Kami berharap event seperti ini terus terlaksana secara rutin, bahkan dapat menggelar event dengan skala internasional,” ucap Paman Birin. (DISPORAKALSEL-SRI/RDM/RH)

Soswasbang di Sampanahan, Yani Helmi Soroti Penggunaan Gadget Yang Berlebihan

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, menyoroti penggunaan sosial media yang secara berlebihan digunakan sebagai penyampaian informasi berasas kebohongan dan berdampak tumbuhnya tindak radikalisme di kalangan generasi muda.

“Nah dalam hal ini juga saya sampaikan melalui kegiatan Soswasbang dan semoga tidak mudah termakan hoax (berita bohong),” ujarnya usai menggelar Soswasbang di SMA Negeri 1 Sampanahan Kotabaru, Senin (24/10).

Peserta Didik SMA Negeri 1 Sampanahan saat mendengarkan materi Soswasbang

Menurut Paman Yani (sapaan akrbnya) penggunaan sosial media yang bijak harus diimbangi dengan pembekalan edukasi tepat agar dapat memilah, termasuk dampak baik dan buruknya pada era digital sekarang ini.

“Apabila tidak bisa menyaring secara baik maka informasi yang didapatkan juga bisa menyesatkan dan ujung-ujungnya menjerumuskan ke hal yang negatif, itu perlu diperhatikan. Bahkan, kita tidak mau terkena pidana seperti terjerat UUD ITE ini jelas merugikan mereka,” ungkapnya.

Hendaknya, menurutnya langkah ini harus benar-benar disaring secara baik oleh generasi muda termasuk bagaimana menyikapi adanya paham radikalisme yang secara waras dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

“Makanya, dengan keberadaan Soswasbang ini lah tentu sebagai perisai mereka agar NKRI tetap terjaga dengan baik. Serta, sebagai generasi muda harus mampu menjaga kesatuan termasuk di banua kita di Kalsel,” harap anggota legislatif dari Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu ini.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Sampanahan Kotabaru, Suyata, mengucapkan terima kasih atas kedatangannya yang selain bersilaturahmi juga turut bersedia memberikan edukasi kepada peserta didiknya untuk secara penuh dapat menangkal keberadaan paham radikalisme.

“Saya sangat berterima kasih bahwa paman Yani mau bertandang kesini serta mau bersilaturahmi ke sekolah kami. Semoga ilmu yang diberikan tadi bermanfaat dan pengaplikasiannya mampu berjalan sesuai harapan kita semua,” paparnya.

Apalagi, dia mengharapkan, peserta didiknya yang kini telah melek terhadap gadget dan memahami betul sistem digitalisasi dapat secara penuh menggunakan untuk hal yang positif.

“Gunakanlah gadgetnya secara bijak dan tidak merugikan diri sendiri serta orang lain,” ucapnya. (RHS/RDM/RH)

Bank Indonesia Tambah Kas Keliling ke Daerah Terluar Kalsel

KOTABARU – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan kembali membuka Layanan Kas Keliling Bersama (Kaliber) Perbankan di wilayah terluar bagi masyarakat Kalimantan Selatan. Jika sebelumnya, Kaliber Kotabaru hadir di Desa Teluk Tamiyang, Kecamatan Pulau Laut Tanjung Selayar, maka pada Minggu (23/10) kegiatan Kaliber terus diperluas jangkauan penukaran uang di Kotabaru pada daerah terdepan, terluar dan terpencil (3T).

Kegiatan ini dihadiri Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan yang diwakili Kepala Tim SP PUR Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan dan Pimpinan Perbankan Cabang Kotabaru. Kegiatan Kaliber Kotabaru merupakan kerjasama Bank Indonesia dengan 7 (tujuh) bank yakni BNI, BRI, Bank Mandiri, BSI, Bank Mega, BPD Kalsel dan Bank Danamon dalam konteks pendistribusian uang rupiah hingga ke pelosok negeri. Sekaligus untuk menjunjung kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), yang direpresentasikan ke dalam uang Rupiah agar dapat mencapai wilayah-wilayah terluar.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalsel menyampaikan terima kasih kepada Perbankan yang telah ikut serta mendukung kegiatan Kaliber Kotabaru.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi dan kolaborasi yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Kotabaru dalam layanan penukaran uang Rupiah hingga ke daerah terluar. Hal ini sejalan dengan tujuan pelaksanaan kegiatan Kaliber antara lain untuk memperluas jangkauan pemenuhan kebutuhan uang Rupiah, mempercepat penarikan uang lusuh (clean money policy) dan menyediakan uang Rupiah Layak Edar dalam jumlah dan pecahan yang cukup kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dalam rangka menjaga kedaulatan NKRI melalui penggunaan Rupiah sebagai alat pembayaran yang sah. Selain itu, dalam kesempatan ini juga dilakukan kegiatan edukasi Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah dan pengenalan uang kertas Tahun Emisi 2022 yang memiliki 3 (tiga) aspek penguatan yakni Lebih Indah, Tahan Lama dan Aman (INTAN).

Secara keseluruhan, acara berlangsung meriah. Terlihat masyarakat Kotabaru antusias hadir menukarkan uang dalam kegiatan ini, dengan sebanyak 500 orang berhasil melakukan penukaran uang. Masyarakat yang melakukan penukaran Uang Rupiah dalam kegiatan ini telah melakukan pemesanan melalui https://pintar.bi.go.id terlebih dahulu. Melalui pelaksanaan kegiatan Kaliber, masyarakat semakin mengenal Rupiah sebagai mata uang Republik Indonesia, sehingga tumbuh rasa Cinta Bangga dan Paham terhadap Rupiah. (BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Penghargaan Indonesia Finance Award 2022

BANJARMASIN – Bank Kalsel kembali meraih prestasi membanggakan pada ajang Indonesia Finance Award V 2022 (IFA-V-2022). Pada ajang tersebut Bank Kalsel berhasil memperoleh predikat 2nd The Best Finance for “Regional Development Bank” Asset Rp15 trilyun – Rp20 trilyun. Ajang tersebut diselenggarakan Economic Review bekerjasama dengan Indonesia Asia Institute, Ideku Group dan Indonesia Leaders Foundation beserta Ketua dan Dewan Juri yang independen serta profesional di bidang Finance.

Penghargaan ini diperoleh Bank Kalsel atas kinerja keuangan perusahaan dari laporan keuangan tahunan per Desember 2021 yang telah diaudit dan dipublikasikan melalui laporan tahunan 2021 di website perusahaan, maupun data publik lainnya. Penghargaan tersebut diterima Suriadi selaku Kepala Divisi Seketaris Perusahaan Bank Kalsel, mewakili Direktur Utama Bank Kalsel secara daring via Zoom Meeting.

Dalam kesempatan tersebut, Suriadi mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas apresiasi yang diberikan oleh Economic Review kepada Bank Kalsel atas Penghargaan yang diraih dalam “INDONESIA FINANCE AWARD V 2022” (IFA-V-2022).

Menyikapi raihan tersebut, Suriadi menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya kepada pihak yang selama ini telah berkontribusi terhadap pencapaian positif ini.

“Mewakili manajemen dan seluruh insan Bank Kalsel, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya atas apresiasi yang diberikan Economic Review. Penghargaan ini sangat membanggakan bagi kami, di tengah situasi perekonomian nasional dan internasional yang tak menentu saat ini, Bank Kalsel mampu beradaptasi dan menunjukkan kinerja yang positif. Semua capaian ini merupakan buah dari kerja keras seluruh insan Bank Kalsel dan dukungan dari stakeholders, nasabah Bank Kalsel serta para pemegang saham,” ucap Suriadi.

Suriadi juga berharap, penghargaan ini menjadi stimulus perusahaan dan semakin memberikan sumbangsih pada perekonomian Indonesia khususnya Kalimantan Selatan. (ADV-RIW/RDM/RH)

Tiga Kabupaten Wakili Kalsel Pada Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Nasional

BANJARMASIN – Tiga kabupaten di provinsi ini berhak mewakili Kalimantan Selatan, untuk mengikuti lomba masak serba ikan tingkat nasional di Sulawesi Tengah mendatang.

Ketua Tim Juri Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan Agus Sasirangan, pada saat membacakan pengumuman pemenang, Kamis (20/10), mengatakan, untuk peserta yang berhak mengikuti lomba masak ikan tingkat nasional mewakili Provinsi Kalimantan Selatan, ada tiga kategori masing masing diwakili pemenang dari Kabupaten dan kota yang ada di provinsi ini.

Ketua Tim Juri Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Provinsi Kalsel Agus Sasirangan

“Untuk kategori menu kudapan diwakili oleh Kotabaru, menu balita diwakili Tanah Bumbu, menu keluarga diwakili oleh Kabupaten Hulu Sungai Utara,” ungkapnya.

Ketiga kabupaten inilah yang akan mewakili Provinsi Kalimantan Selatan pada lomba masak serba ikan tingkat nasional pada bulan Nopember 2022 di Sulawesi Tengah mendatang.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdi Hartono mengungkapkan, bahwa konsumsi ikan di Kalimantan Selatan diatas rata.

Kadis Kelautan dan Perikanan Kalsel Rusdi Hartono

“Untuk konsumsi ikan di Provinsi Kalimantan Selatan saat ini sudah diatas rata rata konsumsi nasional,” ucapnya.

Rusdi menjelaskan, untuk konsumsi ikan di Provinsi Kalimantan Selatan mencapai 60 kilo perkapita per tahun per orang. Sedangkan, konsumsi ikan nasional sebesar 56 per kilo per kapita per orang tahun. (SRI/RDM/RH)

Samsat Batulicin Realisasikan 53,8 M Sejak Pemberlakuan Diskon dan Pembebasan Denda PKB

TANAH BUMBU – Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Batulicin telah mengumpulkan penerimaan sebesar Rp53,8 miliar lebih atau sekitar 83,84 persen. Realisasi ini dipicu setelah diberlakukannya program Pembebasan denda administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

Antusias wajib pajak di UPPD Samsat Batulicin

Kepala UPPD Samsat Batulicin, Hairuraji, melalui Kasi Pelayanan PKB dan BBN-KB, Hariyadi, mengatakan seiring adanya program diskon yang diberlakukan Badan Keuangan Daerah (Bakeuda) melalui kebijakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor membuat animo masyarakat terkait pembayaran meningkat.

Kasi Pelayanan PKB dan BBN-KB UPPD Samsat Batulicin, Hariyadi saat memantau kegiatan layanan kesamsatan

“Tercatat hingga 21 Oktober 2022, memang ada pergerakan yang cukup positif untuk penerimaan. Di samping itu pula, pendukungnya adanya pemberlakuan diskon atau lebih tepatnya pembebasan denda administrasi PKB tadi,” ujarnya melalui sambungan telepon, Jumat (21/10) siang.

Dibandingkan September lalu, ungkapnya, penerimaan pada Oktober 2022 cukup mengalami kemajuan. Apalagi hitungan hari diberlakukannya pembebasan denda administrasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) itu sontak membuat kantor induk UPPD Samsat Batulicin dipenuhi wajib pajak.

“Hingga sekarang masih ada saja yang datang. Tercatat dari September hingga Oktober ini terjadi peningkatan sebesar 7 persen kalau dihitung-hitung ada kenaikan sekitar Rp4,8 miliar dan ini selama penerapan diskon tadi,” bebernya.

Bahkan, penerapan diskon yang diberikan mulai dari 5 – 10 persen berakhir pada 24 Desember itu ternyata berlaku bagi wajib pajak yang membayar tepat waktu. Ditambah lagi, program relaksasi pembebasan denda administrasi (pemutihan) juga diberikan keringanan untuk yang menunggak.

“Nah, manfaatkan program ini dengan sebaik-baiknya. Baik diskon atau pun pemutihan,” kata Hariyadi.

Sebelumnya, kata dia, UPPD Samsat Batulicin diberikan target setiap bulannya sebesar 4 – 5 miliar. Namun, dengan adanya program diskon dan pembebasan denda administrasi membuat penerimaan mereka naik secara drastis.

“Dari data yang diterima hari ini pendapatan UPPD Batulicin melalui PKB sudah mencapai Rp4,8 miliar sejak diberlakukannya program tersebut,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version