Pemprov Kalsel Lakukan Pengawasan Ketat Terhadap Penambangan Ilegal

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor menginstruksikan Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalsel agar terus berupaya mengatasi penambangan ilegal yang terjadi di area kawasan hutan. Dishut Kalsel bersama Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) dan Taman Hutan Raya (Tahura) terus berupaya melakukan patroli dan pengawasan ketat dalam pengamanan hutan. Hal ini disampaikan Kepala Seksi Pengamanan Hutan Dishut Kalsel Haris Setiawan, baru – baru tadi.

Disampaikan Haris, untuk meminimalisir gangguan kerusakan hutan, dan untuk menjaga kelestarian kawasan hutan, tidak hanya dari sisi penanaman yang selalu diperhatikan, namun perlindungan terhadap hutan dan hasil hutan menjadi prioritas.

“Jadi, dari awal Ramadan hingga sekarang telah menangani dua wilayah yang terjadi kerusakan hutan di Kalsel, diantaranya berada di Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Kusan dan KPH Sengayam,” ucap Haris.

Dalam menjalankan tugasnya, Dishut Kalsel mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat agar dapat menjaga kawasan hutan dan bisa ikut peduli dalam menjaga kelestarian kawasan hutan lindung sekaligus mencegah kegiatan ilegal.

“Saat tim berpatroli, pendekatan Persuasif kepada masyarakat kami utamakan untuk membuat rasa nyaman, aman, dan mendapat kepercayaan,” tutup Haris. (MRF/RDM/RH)

BPSMB Disdag Kalsel Berkomitmen Terus Tingkatkan Kualitas Pengujian dan Kalibrasi

BANJARBARU – Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Kalsel terus berkomitmen dalam meningkatkan pelayanan. Termasuk mengasah kemampuan dalam mengupayakan standarisasi mutu kualitas pengujian dan kalibrasi.

Kepala BPSMB Disdag Kalsel, Syarifah Norhani, menyampaikan, salah satu komitmen yang dilakukan pihaknya dalam rangka peningkatan mutu pelayanan dan Sumber Daya Manusia (SDM) sebelumnya BLUD ini telah melakukan studi ke BPSMB Provinsi Kalimantan Timur, di Kota Samarinda.

“Ternyata di sana peralatannya sangat canggih, berstandart dan mempunyai gedung yang mempuni. Namun, kita sadari Kaltim juga akan menjadi Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Makanya kita juga telah lakukan studi tiru karena kualitas mereka lebih maju satu tingkat. Jadi, kenapa kita tidak. Terlebih, mereka juga sangat terbuka,” ujarnya Kepada Abdi Persada FM, Rabu (12/4) siang.

Ia berharap dengan adanya pengembangan serta peningkatan SDM hingga berhasil bertolak ke luar daerah, penerimaan PAD di Balai Pengujian dan Sertifikasi Mutu Barang (BPSMB) Disdag Kalsel juga turut ikut terdorong secara positif.

“BLUD ini dituntut dan ditarget yang ditentukan setiap tahunnya. Saya menginginkan targetnya bisa lebih dari yang ditetapkan. Apalagi, tahun tercapai Rp1 Miliar, berarti tahun berikutnya lebih,” harapnya.

Selanjutnya, dia membeberkan, target lain yang turut menjadi langkah serius pihaknya dalam perluasan kualitas pelayanan, di antaranya pendidikan dan pelatihan (diklat) hingga sertifikasi LS Pro.

“Apabila sudah mendapatkan ini tentu kualitas serta kepercayaan pelayanan terhadap pelanggan juga berimbas positif. Bahkan, telah ditunjang dengan standarisasi peralatan canggih,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Salurkan Zakat ke BAZNAS

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyalurkan zakat, infaq dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kalsel, di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Rabu (12/4).

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor melalui Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan, selain sebagai salah satu rukun Islam, zakat juga menjadi potensi untuk menanggulangi masalah kemiskinan.

Sekda Kalsel, Roy Rizali Anwar (kiri) usai membayar zakat ke BAZNAS Kalsel

Potensi zakat ini menurutnya patut dimaksimalkan. Begitu pula kesadaran masyarakat untuk menyalurkan zakat. Sehingga zakat bukan lagi hanya sekedar kewajiban dan aktifitas kemanusiaan, melainkan juga mampu memberdayakan masyarakat miskin.

“Karena itulah perhatian BAZNAS kita harapkan mampu menunaikan pengelolaan zakat yang lebih profesional,” ujarnya.

Melalui penyaluran zakat ini, Gubernur berharap kiranya dapat membantu saudara-saudara yang berhak menerima, serta menciptakan kehidupan sosial yang adil dan terarah.

“Saya mengimbau kepada para pengusaha dan seluruh umat Islam yang sudah memenuhi kewajiban memabayar zakat, juga ikut menyalurkan zakatnya melalui BAZNAS,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kalsel, Irhamsyah Safari mengatakan, seluruh bantuan yang terkumpul dioptimalisasi untuk penyaluran dalam 5 program besar BAZNAS, yakni permodalan usaha, beasiswa pendidikan, pemenuhan gizi, dan bantuan kemanusiaan berupa bantuan langsung maupun dakwah advokasi.

“Kami menyalurkan itu di angka 90 persenan,” ungkapnya.

Irhamsyah bertimakasih kepada Pemprov Kalsel terutama Gubernur, yang setiap tahun telah menyalurkan zakat melalui BAZNAS.

“Terimakasih Pak Gubernur, di tiap Ramadhan kita setiap tahun bekerjasama dengan Pemprov melakukan penerimaan zakat,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, BAZNAS dan Gubernur Kalsel melalui Sekda, menyerahkan bantuan secara simbolis kepada para mustahik atau penerima zakat. (SYA/RDM/RH)

Resmikan Halal Fair 2023, Wapres Optimis Kalsel Jadi Simpul Utama Peningkatan Ekonomi dan Keuangan Syariah

BANJARMASIN – Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi yang besar dalam mengembangkan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Khususnya di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), dengan dominasi sebanyak lebih dari 97 persen masyarakat muslim, menjadikan provinsi ini sebagai lokasi strategis pengembangan ekosistem syariah di masa depan.

“Saya yakin Kalimantan Selatan bisa menjadi simpul utama dalam peningkatan ekonomi dan keuangan syariah di masa mendatang, utamanya di wilayah Kalimantan,” tegas Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin dalam sambutannya pada acara Pengukuhan KDEKS Provinsi Kalsel dan Peresmian Kalsel Halal Fair 2023 di Halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin, Selasa (11/4).

Lebih lanjut Wapres menyampaikan, sebagai langkah awal, penyelenggaraan Kalsel Halal Fair 2023 ini merupakan langkah yang baik. Sebab, kegiatan ini tidak hanya berupa penyampaian arahan-arahan, tetapi juga melibatkan keikutsertaan masyarakat setempat.

“Tidak hanya literasi ekonomi dan keuangan syariah yang semakin meningkat, tetapi juga semangat masyarakat untuk ambil bagian dalam mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif dapat terus tumbuh. Untuk itu, saya menyambut baik penyelenggaraan acara ini,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Wapres pun mengungkapkan rasa kegembiraannya menyaksikan antusiasme warga dalam menyambut Kalsel Nasional Halal Fair 2023.

“Saya merasa bangga dan bersyukur bisa hadir di sini, sehingga dapat menyaksikan langsung antusiasme masyarakat dalam menyemarakkan Ramadan, sekaligus menggelorakan semangat ekonomi dan keuangan syariah,” papar Wapres.

Untuk itu, Ia berharap agar kegiatan ini selain dapat menggerakkan roda ekonomi masyarakat, menambah literasi, juga dapat membawa manfaat bagi warga Kalsel pada khususnya, dan masyarakat luas pada umumnya.

“Kegiatan Kalsel Halal Fair saya harapkan dapat membawa kemaslahatan dan menjangkau komunitas luas,” pungkas Wapres.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor melaporkan, bahwa penyelenggaraan Kalsel Halal Fair 2023 merupakan momentum untuk memperkenalkan berbagai macam produk halal di wilayah Kalsel, baik di bidang kuliner, wisata, maupun fesyen. Melalui kegiatan ini, Paman Birin (sapaan akrabnya) berharap penguatan ekosistem syariah di Kalsel dapat terus maju dan berkembang.

“Agar pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di Kalsel semakin maju dan berkelanjutan,” ungkap Sahbirin.

Hadir dalam acara ini Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor beserta Raudatul Jannah Sahbirin Noor, Plt. Direktur Eksekutif KNEKS Taufik Hidayat, dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara Wapres didampingi Kepala Sekretariat Wakil Presiden Ahmad Erani Yustika, Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Ekonomi dan Peningkatan Daya Saing Guntur Iman Nefianto, Deputi Bidang Administrasi Sapto Harjono W.S., serta Staf Khusus Wapres Masduki Baidlowi, M. Nasir, Masykuri Abdillah, Robikin Emhas, dan Zumrotul Mukaffa. (Setwapres-RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Berikan Layanan Mudik Gratis Untuk Warga

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan pada pelaksanaan mudik angkutan lebaran Tahun 2023 ini, memberi layanan angkutan mudik gratis.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi mengatakan, layanan Mudik gratis ini berdasarkan arahan dari Gubernur Sahbirin Noor, kepada Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Perhubungan Kalsel Fitri Hernandi

“Gubernur Paman Birin memberi arahan langsung untuk layanan angkutan mudik gratis ini,” ungkap Fitri, kepada Abdi Persada FM, di Kota Banjarmasin, Selasa (11/4).

Menurut Fitri, Dinas Perhubungan Kalsel diminta, untuk mengawal warga yang akan melakukan mudik tersebut.

“Pada layanan angkutan mudik gratis tersebut, kami menyediakan sebanyak 50 sampai 55 unit angkutan mini bus,” ucap Fitri.

Sedangkan, lanjutnya, untuk tujuan yang akan dilayani, yakni, wilayah Banua Enam hingga ke Tanjung. Serta ke wilayah Batulicin dan Kotabaru.

Untuk mendapatkan layanan angkutan mudik gratis tersebut, warga diminta untuk melakukan pendaftaran terlebih dahulu.

“Pada tanggal 12 April 2023 ini, kami akan membagikan link pendaftaran angkatan mudik gratis, untuk warga,” ucapnya.

Link pendaftaran tersebut, akan dibagikan melalui media sosial serta lainnya.

Sedangkan, untuk Titik kumpul penjemputan angkutan mudik gratis di kawasan Nol Kilometer Kota Banjarmasin, serta Lapangan Murjani Kota Banjarbaru.

“Warga diminta untuk dapat memanfaatkan kesempatan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut,” ujar Fitri. (SRI/RDM/RH)

Pelunasan Biaya Haji Reguler Tahun 2023, Resmi Dibuka Hari Ini

BANJARMASIN – Kementerian Agama telah menerbitkan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. 352 Tahun 2023 tentang Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) Reguler 1444 Hijriah dan Penggunaan Nilai Manfaat.

KMA ini mengatur Bipih jemaah haji reguler, petugas haji daerah (PHD), serta pembimbing pada Kelompok Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU). Diatur juga masa pelunasan dan besaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang bersumber dari Nilai Manfaat.

Terkait hal ini, maka Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Tambrin mengimbau jemaah haji di Kalsel, agar segera melakukan konfirmasi dan pelunasan di Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS Bipih), di masing – masing kabupaten dan kota se Kalsel.

“Jadi pelunasan ini dilakukan oleh jemaah haji yang belum melakukan pelunasan. Mereka wajib membayar selisihnya, sedangkan jemaah haji lunas tunda pada tahun 2000 dan 2022, hanya cukup melakukan konfirmasi saja untuk mendapatkan bukti pelunasan,” terangnya.

Tambrin mengungkapkan, untuk besaran Bipih jemaah haji reguler Kalsel sejumlah Rp50.753.057,26

“Sama dengan jemaah haji Kalteng juga demikian, sebab Kalsel dan Kalteng dua – duanya tergabung dalam satu embarkasi yakni embarkasi Banjarmasin,” jelasnya.

Berikut kriteria yang berhak melunasi Bipih tersebut, yakni lunas tunda tahun 2020- 2022 cukup melakukan konfirmasi, sebanyak 2.176 jemaah. Selanjutnya berhak melunasi urut porsi 2023 sebanyak 1.451 jemaah dan lansia 191, serta cadangan 358 orang.

“Semoga semua jemaah haji kita dapat melakukan pelunasan sesuai dengan waktunya, yakni sejak hari ini, 11 April hingga 5 Mei mendatang,” harapnya. (KanwilKemenagKalsel-RIW/RDM/RH)

Kunjungi MPP Banjarbaru, Wapres RI Tanyakan Kecepatan Pelayanan

BANJARBARU – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Kalimantan Selatan, Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin mendatangi Mall Pelayanan Publik (MPP) milik Pemerintah Kota Banjarbaru, Selasa (11/4).

Kedatangan orang nomor dua di Indonesia ke MPP ibu kota provinsi Kalimantan Selatan ini disambut langsung oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor dan Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono.

Didampingi keduanya, memasuki MPP ini, Wapres Ma’ruf Amin langsung berkeliling meninjau gerai-gerai yang tersedia di MPP tersebut. Tanya jawab antara Wapres dengan petugas dan pengunjung pun terjadi.

“Bagaimana pelayanan Samsat di MPP ini, berapa lama mengurusnya,” tanya Wapres, ketika menyambangi pengunjung yang mengurus pembayaran pajak kendaraan di gerai Samsat MPP.

Dari perbincangan singkat tersebut, kebanyakan dari pengunjung mengaku puas dengan pelayanan yang didapatkan di MPP ini.

Sementara itu, usai mendampingi Wapres, Wakil Wali Kota Banjarbaru, Wartono dihadapan sejumlah wartawan mengaku senang dengan kunjungan Wapres MPP Kota Banjarbaru ini.

“Alhamdulillah kita dapat kunjungan dari Wapres, dan tadi Wapres menanyakan keberadaan gerai-gerai yang ada dari segi kecepatan pelayanan, berapa jam atau berapa hari. Dari 20 gerai yang ada di MPP ini, Alhamdulillah bisa memudahkan masyarakat,” ucap Wartono.

Hal senada juga disampaikan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kota Banjarbaru Rahmah Khairita. Menurutnya kunjungan wapres ke MPP ini, suatu kehormatan bagi pihaknya.

“Terimakasih atas kunjungan wapres ke MPP ini, ini suatu kehormatan sekaligus kebanggaan kami. Beliau konsen menanyakan berapa kecepatan pelayanan di gerai-gerai yang kami sediakan. Hal ini menjadi pemacu kami agar bisa meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi dan lebih cepat,” ucap Rita.

Untuk diketahui, MPP Banjarbaru, awal Maret 2023 tadi menjadi MPP terbaik ke 2 se Kalsel dalam ajang penghargaan Reformasi Birokrasi, Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), dan Pelayanan Publik. Penilaian langsung dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (KEMENPANRD) dan Biro Organisasi Sekretariat Provinsi Kalsel. (RDM/RH)

Bawaslu Kalsel Siap Bersinergi Mengawasi Menjaga Demokrasi

BANJARMASIN – Badan Pengawas Pemilihan Umum Kalimantan Selatan, akan terus siap bersinergi dalam mengawasi untuk semakin menjaga demokrasi.

Hal itu disampaikan, Ketua Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, Azhar Ridhanie, melalui rilisnya baru-baru tadi.

Azhar Ridhanie menjelaskan, dalam rangka memperingati hari lahir Bawaslu ke – 15, Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan menggelar tasyakuran dan silahturahmi, melalui buka puasa bersama, ia berharap menjadi refleksi sinergi Bawaslu menjaga demokrasi.

Ketua Bawaslu Kalsel Azhar Ridhanie

“Selama 15 tahun Bawaslu, akan semakin matang menghadapi amanah tugas dan kewenangan dalam penyelenggaraan pemilu,” katanya

Disampaikan Azhar Ridhanie, saat ini Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, terus berupaya dalam menjalankan tugasnya, menjaga asas legalitas dan asas akurasi untuk memilah dan memilih data pemilih yang memang berhak menggunakan hak pilihnya.

“Tahapan penyusunan data pemilih saat ini masih tengah berjalan,” jelasnya

Lebih lanjut Azhar Ridhanie menambahkan, selama ini Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan bersama stakeholder penyelenggara pemilu di Kalsel, akan terus menjalin sinergitas yang baik dengan Pemerintah Daerah, TNI, Polri juga organisasi sosial kemasyarakatan yang tergabung sebagai pemantau pemilu.

“Dengan forum – forum diskusi, Bawaslu Kalsel terus tumbuh menjaga demokrasi baik dalam tugas pencegahan, pengawasan, dan penindakan,” tutupnya

Kepala Sekretariat Bawaslu Kalsel, Tengku Dahsya K. Putra, memberi sembako kepada anak panti asuhan

Untuk diketahui, Bawaslu Kalsel menggelar buka puasa bersama, dihadiri seluruh Komisioner Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan, Tengku Dahsya K. Putra, jajaran Bawaslu Provinsi dan Kecamatan, sekaligus berbagi paket sembako kepada anak yatim piatu di salah satu Panti Asuhan di Banjarmasin. (BAWASLU.KALSEL-NHF/RDM/RH)

Paman Yani Berikan Penguatan Nilai Ideologi Pancasila di Desa Serongga

KOTABARU – Desa Serongga, Kecamatan Kelumpang Hilir, Kabupaten Kotabaru, menjadi lokasi dalam gelaran sosialisasi penguatan nilai-nilai Ideologi Pancasila yang diselenggarakan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Suasana kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila di Desa Serongga, Kelumpang Hilir, Kotabaru

“Selain dalam rangka bersilaturahmi, baik dengan tokoh masyarakat atau pun pemuda di Desa Serongga ini terpenting adalah tetap menjaga persatuan dan kesatuan, artinya, apabila kita menginginkan sesuatu dan dikerjakan secara bersama-sama, kesulitan apapun bisa diselesaikan,” ungkapnya usai menggelar Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, Senin (10/4) petang.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel M Yani Helmi menyerahkan bantuan sembako kepada warga Desa Serongga

Ia menerangkan, di Indonesia saja diketahui beragam suku dan kebudayaan. Namun, apabila satu sama lain memberi dukungan secara positif. Maka, langkah dalam menjaga persatuan mampu tercipta.

“Saya berkeinginan semangat persatuan dalam menjunjung nilai-nilai Pancasila tetap kita dijaga secara bersama-sana dengan baik. Kita ketahui, Desa Serongga ini merupakan pintu perbatasan menuju Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara. Sehingga, membangun kemajuan daerah harus dengan mewujudkan persatuan dan kesatuan,” papar legislatif dari Dapil VI Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu.

Selain itu, dia turut mengapresiasi keberagaman agama di Desa Serongga yang mayoritas tak hanya berkeyakinan muslim. Namun, toleransi kekeluargaannya masih sangat kental.

“Saya bangga dan berharap wujud dari tolenrasi ini dapat memperkokoh nilai-nilai implementasi Ideologi Pancasila,” tutur politisi yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel.

Sementara itu, Tokoh Masyarakat Desa Serongga, Ibramsyah M Ali, mengapresiasi atas terselenggaranya sosilisasi tersebut. Terlebih, ia sangat berterima kasih atas perhatian serta materi penanamam nilai-nilai Ideologi Pancasila untuk memperkokoh ikatan kesatuan yang dikhususkan bagi warganya.

“Antusias Paman Yani membawa misi mengantarkan nilai arti sebenar-benarnya apa itu kerukunan dengan membawa kedamaian. Artinya, tak lain adalah lebih memperkokoh persatuan di banua,” ucapnya.

Ia menjelaskan, dari antusias warga yang hadir ternyata banyak dari kalangan non muslim ikut serta dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut. Serta mengharapkan, penguatan Ideologi mampu membawa kerekatan antar umat beragama.

“Warga di sini sangat merespon baik apalagi untuk kemaslahatan dan melekatkan kerukunan agar kekokohan persaudaraan terus tercipta,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version