BPAM Banjarbakula Pastikan Kebutuhan Air Tercukupi Meski Kemarau Ekstrim

BANJARBARU – Suplai air di kawasan metropolitan Banjarbakula dipastikan tetap dapat terpenuhi. Meskipun Kalimantan Selatan (Kalsel) diprediksi mengalami musim kemarau ekstrim di tahun ini.

“Suplai kemungkinan masih bisa, karena lokasi pengambilan Air baku kita di intake Mandikapau yang sumber air nya berasal dari bendungan sungai Riam kiwa dan Riam kanan sehingga dipastikan walaupun terjadi kemarau panjang dan ekstrim InsyaAllah suplai kebutuhan air di wilayah metropolitan banjarbakula akan selalu dapat terjaga dan terpenuhi,” ujar Kepala Balai Pengelolaan Air Minum (BPAM) Banjarbakula, Muhammad Berty Nakir, di ruang kerjanya, Rabu (7/6).

Berty mengaku pihaknya juga mengatur saluran air (intake) dari sumber air di Bendungan Riam Kanan, agar kebutuhan air tetap tercukupi meski kemarau.

“Kan kita bisa menutup intake. Kalau kemarau panjang intake itu kita tutup dan kita tampung air dari bendungan, jadi air selalu ada,” terangnya.

Tak hanya ke masyarakat, kebutuhan air kegiatan Kemah Bela Negara (KBN) yang akan diselenggarakan di Kiram pada 10-16 Juli mendatang, juga dipastikan terpenuhi.

BPAM Banjarbakula selaku penanggung jawab kebutuhan air pada kegiatan itu, sudah menyiapkan dua buah truk tangki yang siap menyuplai air bersih untuk kesuksesan kegiatan dengan kurang lebih 1.700 Pramuka Pendega se Indonesia itu.

“Kita siapkan truk itu selama 24 jam, jadi tidak perlu khawatir,” tuturnya.

Seperti diketahui, BPAM Banjarbakula memiliki dua buah Instalasi Pengolahan Air Minum (IPA) yang masing-masing berkapasitas 250 dan 500 liter perdetik. Keduanya diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo, pada Maret 2023 lalu.

Lewat dua buah IPA itu, BPAM Banjarbakula telah menyalurkan air bersih ke Kabupaten Banjar dan Kota Banjarbaru, serta sebagian wilayah di Kabupaten Tanah Laut.

Sementara kerjasama yang dilakukan dengan kota Banjarmasin berupa suplai air baku, dan akan tersalurkan dalam waktu dekat. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Audisi Gita Bahana Nusantara

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Audisi Gita Bahana Nusantara, selama dua hari pada 7 – 8 Juni 2023, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Suasana Audisi Gita Bahana Nusantara

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammadun, pada Rabu (7/6).

Kepada wartawan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan Muhammadun, menjelaskan, Audisi Gita Bahana Nusantara ini merupakan kesempatan yang berharga sebagai wadah menyalurkan bakat dan potensi di bidang seni suara bagi pelajar dan mahasiswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel Muhammadun, didampingi Kabid Kebudayaan, Raudati Hildayati

Kegiatan ini sejalan dengan amanah Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, sebagai dasar Pemerintah Daerah dalam menentukan arah kebijakan menaikan capaian Indeks Pembangunan Kebudayaan.

“Semoga yang terpilih nanti dapat menampilkan suara terbaik sebagai putra – putri daerah di Banua,” harapnya.

Disampaikan Muhammadun, dalam Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 3 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Pendidikan, dimana penerapan muatan lokal dalam pembelajaran merupakan bentuk pemahaman terhadap potensi daerah masing-masing yang bermanfaat untuk memberikan bekal sikap, perilaku, etos kerja, pengetahuan dan keterampilan kepada peserta didik. Kemudian Perda Provinsi Kalimantan Selatan Nomor 4 Tahun 2017 tentang Budaya Banua dan Kearifan Lokal, yang bertujuan untuk memperteguh identitas daerah dan memperkokoh karakter daerah sebagai upaya pembangunan karakter bangsa serta meningkatkan citra daerah sebagai bagian citra bangsa.

“Keberhasilan penyelenggaraan Gita Bahana Nusantara tentu memiliki nilai positif bagi pembinaan generasi muda, khususnya dalam meningkatkan semangat kebangsaan, dan nasionalisme,” jelas Madun (sapaan akrabnya)

Sementara itu, Kasi Kesenian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Sunjaya Adhiarso menambahkan, Audisi Gita Bahana Nusantara dimaksudkan membangun karakter jati diri bangsa, memupuk rasa kebersamaan dan nasionalisme, serta meningkatkan apresiasi seni di kalangan generasi muda melalui pembentukan paduan suara.

“Kegiatan ini akan dipilih empat peserta, untuk nanti mengikuti tim paduan suara Gita Bahana Nusantara bergabung dengan peserta lainnya, yang mewakili 34 Provinsi di Indonesia pada bulan Agustus mendatang,” tutupnya

Untuk diketahui, audisi Gita Bahana Nusantara ini, diikuti sebanyak 41 peserta yang tersebar dari Kabupaten dan Kota. Ada lima juri yang memberikan penilaian yaitu Sudirman Juri Senior dari Pemerintah Pusat, Sirajudin sebagai musisi dan pencinta lagu, dan Sinta Sinaga seorang pianis, Sabransyah Dosen FKIP ULM Banjarmasin pengajar bidang vokal dan piano serta Mas Maryanto Dosen Seni Musik FKIP ULM Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Peringati Puncak Hari Lingkungan Hidup, Bank Kalsel Dukung 3.500 Bibit Mangrove

TANAH LAUT – Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, Bank Kalsel melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) memberikan bantuan 3.500 bibit Mangrove.

Bantuan diberikan guna mendorong kesadaran dan tindakan masyarakat untuk melindungi kelestarian lingkungan.

Secara simbolis bantuan diserahkan Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Facrudin kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Hanifah Dwi Nirwana di Pesisir Pantai Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut, pada Senin (5/6).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Pgs. Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan, Shah Rizky Kurniawan.

Menanggapi bantuan tersebut, Hanifah Dwi Nirwana, ST., MT. selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas dukungan yang diberikan Bank Kalsel melalui program CSRnya.

“Atas nama Dinas Lingkungan Hidup Prov. Kalsel, kami berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan oleh Bank Kalsel melalui bantuan CSR Bank Kalsel berupa 3.500 bibit Mangrove yang dimana akan ditanam disepanjang pesisir pantai Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut sebagai upaya perlindungan dan pengelolaan ekosistem mangrove yang ada di Kalimantan Selatan. Tentunya Bank Kalsel yang merupakan mitra penting kami selalu mendukung dalam setiap program termasuk kegiatan hari ini,” tutur Hanifah.

Dikesempatan yang sama, Fachrudin selaku Direktur Utama Bank Kalsel menyampaikan komitmen Bank Kalsel untuk senantiasa mendukung program-program dari Pemerintah Provinsi Kalimatan Selatan salah satunya kegiatan penanaman mangrove.

“Bantuan yang telah diberikan pada hari ini merupakan bentuk kepedulian Bank Kalsel membangun lingkungan hidup khususnya di Kalimantan Selatan dan kami akan selalu hadir, melayani Banua serta berkontribusi dalam pemulihan dan peningkatan ekosistem mangrove di Kalimantan Selatan khususnya di pesisir pantai,” ucap Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel dan LPPL Abdi Persada FM Lakukan Studi Tiru ke RRI Banjarmasin

BANJARMASIN – Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kalsel bersama Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM, melakukan kunjungan atau studi tiru ke Radio Republik Indonesia (RRI) Banjarmasin.

Kunjungan yang dilakukan pada Rabu (7/6) siang, dipimpin oleh Kepala Bidang Informasi Publik dan Media Diskominfo Kalsel Tarwin Patik Mustafa bersama dengan ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM Anisah, dan Direktur Abdi Persada FM Ibnu Min Haji, kunjungan Diterima langsung oleh Kepala RRI Banjarmasin Darno beserta jajarannya.

Tarwin menjelaskan, kunjungan mereka ke RRI ini, untuk melakukan studi tiru terkait keberlangsungan radio ini.

“Kunjungan ini merupakan studi tiru karena di Diskominfo Kalsel ada Radio Abdi Persada FM,” ungkap Tarwin.

Sehingga, lanjutnya, dengan adanya kunjungan ini dapat meningkatkan pengetahuan mengenai pengelolaan radio serta lainnya.

“Kami berharap dengan adanya studi tiru ini, kami dapat mengetahui bagaimana pengelolaan dan lainnya yang ada di RRI Banjarmasin,” ucap Tarwin..

Hal senada juga disampaikan Direktur Radio Abdi Persada FM Ibnu Min Haji.

Direktur LPPL Abdi Persada FM Ibnu Min Haji bersama Kabid Kepala Bidang Informasi Publik dan Media Diskominfo Kalsel Tarwin Patik Mustafa

Ia menyampaikan, kunjungan yang mengikutsertakan jajaran direksi Abdi Persada FM, ini dimaksudkan untuk menambah pengetahuan mengenai pengelolaan, program, serta lainnya, yang ada di RRI Banjarmasin.

Dalam kunjungan kali ini, diskusi terkait sistem kerja dewan pengawas, hingga program siaran menjadi pembahasan menarik yang didapatkan LPPL Abdi Persada FM dari LPP RRI Banjarmasin.

Kepala RRI Banjarmasin Darno menjelaskan, sebagai radio milik Pemerintah Pusat, tentunya saling berbagi ilmu pengetahuan yang ada di tempat mereka, kepada daerah merupakan kewajiban yang dapat mereka lakukan.

Kepala RRI Banjarmasin Darno

“RRI Banjarmasin menjadi pengayom bagi radio lokal yang ada di Kalsel ini,” ungkap Darno.

Dalam kesempatan tersebut, Darno mengatakan, mengenai struktur jabatan yang ada di RRI Banjarmasin. Serta pemilihan dan tugas dari Dewan Pengawas RRI yang dipilih langsung oleh Komisi 1 DPR RI.

“Serta saat ini RRI Banjarmasin juga tengah mengembangkan dunia usaha serta lainnya,” ujarnya.

Untuk diketahui LPPL Abdi Persada FM berkunjung ke RRI Banjarmasin, dalam rangka studi tiru untuk mengetahui, pengelolaan, program, serta lainnya, yang ada di tempat tertentu. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Ingatkan Tanam Pohon Untuk Antisipasi Banjir

TANAH LAUT – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, menggelar puncak peringatan hari lingkungan hidup sedunia, di Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut, Senin (5/6) sore. Peringatan hari lingkungan hidup sedunia tersebut, dihadiri langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Bupati Tanah Laut Sukamta, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, beserta Pejabat SKPD Lingkup Provinsi Kalsel. Pada kesempatan tersebut Gubernur Kalsel beserta seluruh jajaran, juga menggelar penanaman pohon Mangrove sebanyak 7000 bibit dipesisir lahan seluas 2,5 Hektare, dengan metode rumpun berjalan. Penanaman tersebut bertujuan untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan gelombang laut menuju rumah pemukiman warga, serta pohon mangrove juga akan menjadi tempat berkembang biak para ikan.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, Penanaman ribuan bibit mangrove adalah aksi nyata terhadap pengelolaan lingkungan untuk mewujudkan revolusi hijau. Tak lupa ia mengajak kepada Pemerintah Kabupaten-Kota, dan pihak swasta, untuk turut serta melakukan penanaman, agar dapat mengimplementasikan pengurangan emisi karbon sebagai upaya menjaga lingkungan yakni dengan menanam mangrove.

“Kita tidak akan menikmati apa yang kita tanam, namun anak-cucu dan generasi penerus kita akan memetik hasil dari yang kita tanam saat ini, ” ungkap orang yang akrab disapa Paman Birin ini.

Paman Birin melanjutkan, bumi dari tahun ke tahun selalu semakin panas. Oleh karena itu, Kalsel dengan program revolusi hijau yang sudah dicanangkan bertahun-tahun lalu lamanya, menjadi program yang penting dalam rangka mengantisipasi panas yang kita rasakan sekarang ini.

Tak lupa Paman Birin juga mengucapkan terima kasih kepada pihak swasta, yang telah peduli terhadap lingkungan. Penanaman 7000 mangrove ini, karena bumi kita yakni banua Kalsel masih memiliki lahan yang luas untuk ditanami. Dan tentu saja, Provinsi Kalsel meminta Bupati Kabupaten-Kota untuk menanam dimusim kemarau ini. Hal ini bertujuan agar dimusim penghujan nanti kita dapat memininalisir terjadinya musibah banjir.

“Ulun meminta rakyat untuk bersama-sama menjaga lingkungan,” tutup Paman Birin.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana menyampaikan, bahwa penanaman mangrove dilakukan secara serentak pada 13 kabupaten dan kota. Dengan membeli bibit mangrove dari nelayan setempat, penanaman mangrove di Desa Sungai Bakau karena wilayah tersebut kerap dilanda abrasi, bahkan mengikis hingga ke tepi jalan aspal. Menurutnya, menjaga ekosistem laut seperti di pinggir pantai cukup penting sebagai upaya mencegah abrasi dan mengurangi pemanasan global.

“Bibit mangrove hanya bisa hidup dari tempat bibit tersebut disemai,” ungkap Hanifah.

Ia melanjutkan, persiapan pelaksanaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tersebut dimulai dari aksi membersihkan sampah plastik di pesisir pantai. (MRF/RDM/APR)

Bank Kalsel Raih Penghargaan Bisnis Indonesia Award (BIA) 2023

BANJARMASIN – Bisnis Indonesia menggelar Bisnis Indonesia Award(BIA) 2023 dengan mengangkat tema Bertumbuh di Era Baru.

Momen penyerahan penghargaan kepada Bank Kalsel di Jakarta

Tema tersebut dipilih untuk memberikan apresiasi kepada dunia usaha yang mampu menjaga pertumbuhan positif selama periode 3 tahun. BIA merupakan kegiatan tahunan Bisnis Indonesia Group. Pelaksanaan tahun ini
adalah yang ke-21 kali semenjak pertama kali digelar pada 2002.

Pada tahun ini, BIA menganugerahkan penghargaan kepada perusahaan berkinerja baik diberbagai
sektor, khususnya perusahaan terbuka yang tercatat di pasar modal, serta pemimpin puncak yang diberikan kepada 29 sektor industri, tujuh sektor perbankan, dan sekuritas.

Perusahaan penerima BIA 2023 dipilih berdasarkan penilaian Dewan Juri yang terdiri atas Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan 2017—2022 Wimboh Santoso, Wakil Menteri Keuangan 2014—2019 Mardiasmo, Presiden Direktur Bisnis Indonesia Group Lulu Terianto, Direktur PT Indovesta Utama Mandiri Rivan Kurniawan, dan Direktur PT Bahana TCW Investment Management Doni Firdaus.

Pada gelaran yang dihelat di Jakarta tersebut, Bank Kalsel dianugerahi penghargaan sebagai Perbankan Terbaik.

Penghargaan tersebut diterima oleh Andhy Andriawan selaku Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Jakarta, mewakili manajemen Bank Kalsel, akhir Mei lalu.

Bank Kalsel menjadi juara pada kategori Bank Pembangunan Daerah dengan aset Rp15 trilyun hingga Rp30 trilyun. Pada kategori ini, Bank Kalsel mengungguli empat BPD lainnya, yaitu Bank Sulselbar, Bank Kalbar, Bank DIY, dan Bank Sulutgo.

Sepanjang triwulan pertama tahun 2023, Bank Kalsel mencatatkan penyaluran kredit senilai Rp11,86 trilyun dan pembiayaan syariah senilai Rp1,88 trilyun. Nilai ini naik dari periode yang sama tahun sebelumnya, yang masing-masing senilai Rp10,00 trilyun dan Rp1,47 trilyun.

Dari sisi himpunan dana pihak ketiga, Bank Kalsel mencatatkan Rp17,39 trilyun yang terdiri dari giro senilai Rp6,94 trilyun, tabungan Rp4,47 trilyun, dan deposito Rp6 trilyun.

Aset Bank Kalsel terpantau naik 26,18% dari Rp17,57 trilyun menjadi Rp22,17 trilyun.

Pada kesempatan yang berbeda, Plt. Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengatakan, penghargaan ini merupakan apresiasi atas kemampuan Bank Kalsel dalam menjaga pertumbuhan kinerja positif selama periode tiga tahun yang penuh tantangan, khususnya selama masa pandemi COVID-19 yang penuh tantangan.

“Semua raihan ini merupakan buah dari kerja keras seluruh insan Bank Kalsel, maupun dukungan serta kepercayaan dari seluruh Pemegang Saham dan nasabah setia Bank Kalsel. Semoga penghargaan ini menjadi pelecut semangat perusahaan untuk terus meningkatkan kinerja perusahaan, serta dapat berkontribusi dalam peningkatan ekonomi daerah,” pungkasnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

Keberangkatan BDJ 04 Tertunda, Kemenag Protes Keras ke Garuda

Jakarta – Keberangkatan 328 jemaah haji Indonesia kelompok terbang (kloter) 4 Embarkasi Banjarmasin (BDJ 04) tertunda, akibat adanya kerusakan teknis pesawat Garuda Indonesia. Direktur Layanan Haji dalam Negeri Saiful Mujab menyampaikan protes ke Garuda Indonesia atas persoalan ini.

BDJ 04 seharusnya diberangkatkan pada Sabtu (3/6) pukul 02.40 WITA. Sesuai jadwal, jemaah haji pun sudah dilepas keberangkatannya pada Jumat (2/5) pukul 23.00 WITA, dari asrama haji ke bandara Syamsuddin Noor. Namun, jemaah akhirnya kembali ke asrama haji karena ada informasi kerusakan teknis pesawat.

“Kami sudah sampaikan protes ke Garuda Indonesia atas peristiwa ini. Apalagi, info adanya kerusakan teknis baru terinformasikan setelah jemaah berada di bandara. Kami minta Garuda menyampaikan permohonan maaf dan berharap ada kompensasi yang diberikan ke jemaah,” tegas Saiful Mujab di Jakarta, Sabtu (3/6).

Menurut Saiful Mujab, protes keras disampaikan, karena ini bukan kejadian yang pertama. Kejadian yang sejenis juga pernah dialami jemaah Embarkasi Banjarmasin pada operasional haji 2022. Saat itu, kepulangan mereka tertunda karena ada persoalan teknis. Kejadian lainnya juga menimpa jemaah asal Embarkasi Banjarmasin pada tahun 2019. Bahkan saat itu, peristiwa yang terjadi berdampak pada tertundanya keberangkatan tiga kloter berikutnya.

Kementrian Agama meminta Garuda Indonesia dapat memberikan solusi terbaik agar jemaah dapat segera berangkat secara bersama-sama dalam satu kloter menuju tanah suci.

“Solusi segera diperlukan agar persoalan ini tidak berdampak pada kloter-kloter berikutnya,” tandasnya.

Sementara itu, menanggapi insiden ini, pihak Garuda Indonesia mendatangkan pesawat Airbus 330-400, sebagai pesawat pengganti untuk mengangkut jemaah haji kloter 4 asal Barito Selatan dan Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

“Kapasitasnya memang lebih kecil, sehingga ada 41 jemaah yang harus kita joining lewat Solo atau Kualanamu,” jelas General Manager Garuda Indonesia cabang Banjarmasin, Agung Gunawan, saat dikonfirmasi wartawan pada Minggu (4/6) siang.

Agung memastikan, langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada penundaan berkepanjangan bagi kloter – kloter berikutnya.

“Pesawat pengganti ini tiba di bandara Syamsudin Noor sekitar jam 6 sore. Setelah persiapan dan segala sesuatunya, maka dijadwalkan kloter 4 diberangkatkan sekitar jam 9 malam,” urainya.

Sementara untuk kloter 5 asal Kotawaringin Barat, Barito Timur dan Lamandau Kalimantan Tengah yang terkena dampak penundaan ini, Agung memastikan, bahwa pihaknya juga bertanggung jawab penuh. Hal itu mengingat, kloter 5 belum dapat diterima pihak asrama haji Embarkasi Banjarmasin, karena kloter 4 masih harus bertahan menunggu keberangkatan.

“Kloter 5 kami inapkan di hotel sekitar asrama haji, dengan fasilitas yang disiapkan Garuda Indonesia,” tutupnya.

Informasi dari pihak PPIH Embarkasi Banjarmasin, kloter 5 sudah diberangkatkan ke tanah suci pada Senin (5/6) pagi, setelah melalui proses pelepasan keberangkatan pada diniharinya. (KemenagRI-RIW/RDM/APR)

Hadiri KBB Jabodetabek, Paman Birin : KBB Bantu Tingkatkan Kesejahteraan

JAKARTA – Keberadaan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB) sangat penting dalam membantu peningkatan kesejahteraan seluruh masyarakat Banjar yang ada di berbagai penjuru dunia. Hal tersebut disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor dalam sambutannya di acara halal bi halal KBB Jabodetabek yang bertempat di Gedung Serbaguna GBK Senayan Jakarta, Sabtu (3/6), pagi.

Paman Birin (sapaan akrab Gubernur Kalsel) mengibaratkan Organisasi KBB seperti kapal besar yang menyatukan warga banjar yang terpencar di berbagai daerah, dengan semangat kebersamaan dan kekompakan menuju haluan yang sama, yaitu pembangunan masa depan banua yang cerah dan niscaya diliputi rahmat dan keselamatan.

“Dengan saling mengenal dan bertemu insya allah akan tercetus gagasan konstruktif untuk membawa daerah kita ke arah yang lebih baik, terutama saat ini, banua kita menempati posisi strategis sebagai gerbang IKN Nusantara. Hal tersebut akan berdampak pada meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi,” ujar Paman Birin.

Pada kesempatan ini, Paman Birin mengukuhkan Pengurus KBB Jabodetabek periode 2022-2027, ia berharap semoga KBB dapat menjadi corong penyampaian aspirasi dan gagasan masyarakat lokal terhadap pembangunan kualitas sosial dan budaya.

“Kita adalah satu keluarga besar, harus saling mendukung dan menguatkan di tanah orang, bukan hanya dengan warga banjar, kita juga harus menjaga kerukunan dengan suku dan etnis lainnya,” ujar Ketua KBB Sedunia ini.

Senada dengan Paman Birin, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK mengatakan pertemuan ini merupakan wujud perhatian pemerintah Kalsel akan kesejahteraan ‘urang banjar’ dan kelestarian budaya banjar di seluruh dunia.

“Besar harapan kita, seluruh masyarakat Banjar yang hadir hari ini, agar selalu memelihara kekompakan dan kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa ini, serta turut berperan aktif dalam membantu percepatan pembangunan Banua dan peningkatan kesejahteraan seluruh warga Banjar di seluruh dunia, wabil khusus yang ada di wilayah Jabodetabek,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Anggota DPR RI dan DPD RI, Tim Penggerak PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah, Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) se-Kalsel, Dewan Pembinan KBB Jabodetabek Jenderal TNI (Purn.) AM Hendropriyono, Perwakilan KBB Sedunia dari Malaysia, Brunei Darusalam, dan Singapura, serta warga Banjar yang bermukim di Jabodetabek.

Kehadiran ‘kula-kula’ Banjar tersebut disambut hangat oleh Ketua Pengurus KBB Jabodetabek, A. M. Fachir dengan berbagai suguhan makanan khas banjar dan penampilan kesenian Banjar seperti Tari Baihik, Madihin dari Grup Kesenian Jhon Tralala, hingga Bakuntau. Rangkaian acara ditutup dengan pidato motivasi dari Rhoma Irama dan tausiyah dari Ustadz Ahmad Sofiyan Al Banjary. (DPRD.KALSEL/NRH/RDM/RH)

Pengurus Persambi Lakukan Konsolidasi, Paman Yani : Kita Support Atlet dan Pelatih Banua

BANJARMASIN – Peringatan Hari Pancasila yang merupakan Momen Untuk Bangkit Membangun Prestasi Bangsa, Kamis (1/6), dimanfaatkan oleh Pengurus Persatuan Sambo Indonesia (PERSAMBI) Kalsel, untuk melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Persambi Kalsel, Muhammad Yani Helmi , di Banjarmasin.

Pertemuan ini untuk melaporkan semua kegiatan yang sudah dijalankan Persambi Kalsel, serta evaluasi dan persiapan Kejuaraan Pra PON dan PON yang akan diselenggarakan di Sumatera Utara dan Aceh akan datang. Selain itu juga mendiskusikan bagaimana pembinaan dan meningkatkan prestasi Kalsel ditingkat nasional.

Ketua Harian Yayat Hadiyat, didampingi Pelatih Riky dan Team Pembina Prestasi serta Team Hukum Runik Erwanto, melaporkan target dan medali yang di dapat dalam even Kejurnas yang diadakan di Jakarta dengan peningkatan peringkat signifikan sebagai modal mendapatkan tiket Pra PON untuk PON di Sumut-Aceh.

“Kami juga melaporkan tentang salah satu atlet Sambo, yang bernama Ridha, yang merupakan Mahasiswa JPOK ULM Banjarbaru, itu adalah atlet perempuan dari Kalsel yang mewakili Indonesia di Kejuaraan Dunia di Kazakhstan,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua Persambi Kalsel Muhammad Yani Helmi menyambut baik apa yang telah disampaikan para pengurus ini. Ia berpesan kepada seluruh pengurus agar menjaga kekompakan, merawat team, kerjasama dan saling meberikan support kepada atlet dan pelatih yang membawa nama Kalsel di tingkat nasional dan dunia.

“Saat ini Gubernur Kalsel Paman Birin sangat konsen dengan olahraga Kalsel agar dpt mendongkrak peringkat Kalsel di PON yg akan datang, sehingga perlu program untuk pencarian bibit-bibit baru, khususnya di cabang olahraga Sambo ini. Bahkan seluruh cabor di Kalsel,” ujar Paman Yani.

Menurutnya, salah satu caranya adalah berkolaborasi dengan pemerintah provinsi Kalsel.

“Bisa kita kolaborasikan dengan Dispora maupun Disdik melalui pelatihan atau Coaching Clinic guru-guru olahraga di SMA/SMK se Kalsel,” jelasnya lagi.

Tak lupa, Paman Yani juga menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Gubernur Kalsel Paman Birin yang telah memberikan perhatian dan dukungannya kepda olahraga di banua ini. (RDM/RH)

Pantau Asrama Kalsel di Malang, DPRD dan Pemprov Kalsel Upayakan Perbaikan Pada Anggaran Perubahan

Malang – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) kembali melakukan pemantauan terhadap asrama-asrama mahasiswa asal Kalsel yang terletak di luar daerah.

Kali ini rombongan DPRD Kalsel yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias didampingi dua anggotanya yaitu Dewi Damayanti Said dan Imam Kanapi beserta Biro Umum Pemprov Kalsel yang diwakili Kepala Bagian Keuangan dan Aset, Zainul Arifin menyambangi Asrama Mahasiswa Kalimantan Selatan (AMKS) Pangeran Hidayatullah yang berada di Lowokwaru Malang Provinsi Jawa Timur, Senin (29/5) malam.

Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rachmah Norlias mengatakan pihaknya memilih waktu malam hari untuk berkunjung ke AMKS Pangeran Hidayatullah, bertujuan untuk bertemu langsung dengan para mahasiswa penghuni asrama, dan mendengarkan masukan dari mereka.

“Karena kalau kita lakukan siang hari, dikhawatirkan akan berbenturan dengan jadwal kuliah para mahasiswa tersebut”, ungkapnya.

Mendapat kesempatan bertemu wakil rakyatnya, mahasiswa menggunakannya untuk menyampaikan berbagai masukan, terkait hunian asrama yang ditempati mereka, seperti ada beberapa barang dari asrama yang sudah tidak layak pakai, serta beberapa sisi bangunan yang mulai dimakan usia.

Mahasiswa menginginkan agar kebutuhan lainnya seperti, karpet, komputer dan printer dapat dipenuhi untuk menunjang belajar mereka. Selain itu, mereka juga mengharapkan adanya pemasangan cctv untuk mengurangi resiko kriminalitas.

“Mengingat kota Malang belakangan ini mulai rawan dengan tindakan kriminalitas”, jelas mahasiswa.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bagian Keuangan dan Aset Biro Umum Pemprov Kalsel, Zainul Arifin mengatakan, pihaknya akan menindaklanjuti masukan-masukan yang disampaikan para Mahasiswa tersebut.

“Usulan dari penghuni asrama akan diupayakan masuk dalam pengajuan anggaran pada perubahan anggaran tahun ini”, tambahnya. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/APR)

Exit mobile version