Lagi, UPZ Bank Kalsel Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Banjarmasin

BANJARMASIN – Sebagai bentuk kepedulian sosial khususnya terhadap warga yang terdampak akibat kebakaran yang sering terjadi akhir-akhir ini, Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kembali menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp46 juta rupiah, kepada 23 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak akibat kebakaran di belakang Masjid Jami. Yakni warga Gang Syukuri dan Gang Suka Damai, Kelurahan Antasan Kecil Timur Kecamatan Banjarmasin Utara, pada Selasa (26/9).

Bantuan diserahkan Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi kepada Haris Fadillah selaku perwakilan warga yang terdampak, dengan disaksikan Ahmad Fakhrudy Lurah Antasan Kecil Timur dan Ketua RT setempat.

Ahmad Fakhrudy mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan UPZ Bank Kalsel kepada warganya, yang terkena musibah kebakaran pada Kamis malam pekan lalu.

“Saya mewakili warga yang terkena musibah kebakaran mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah menyalurkan bantuan uang tunai. Saya juga mengimbau warga agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin, baik untuk menyewa rumah sementara atau membelikan beragam hal yang penting dan keperluan hidup sehari-hari,” ungkap Fakhrudy.

Pada kesempatan yang sama, Direktur UPZ Bank Kalsel, M Fajri Muhtadi mengungkapkan, bahwa bantuan yang disalurkan ini berasal dari zakat penghasilan pegawai Bank Kalsel yang dipotong setiap bulannya maupun sumbangan lainnya.

“Unit Pengumpul Zakat (UPZ) merupakan wadah untuk kami menyalurkan segala bentuk kepedulian di bidang pendidikan, kesehatan dan aktivitas sosial lainnya. Kali ini kami memberikan bantuan kepada warga Gang Syukuri dan Gang Suka Damai yang terkena musibah kebakaran. Berharap dengan bantuan yang diserahkan hari ini dapat digunakan sebagaimana mestinya dan semoga warga yang terdampak diberikan kesabaran dan ketabahan serta kita sama-sama berdoa agar tidak terjadi lagi musibah lainnya,” pungkas Fajri. (ADV-RIW/RDM/RH)

Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Sukses Gelar Lomba Maulid Habsyi

BANJARMASIN – Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, sukses menggelar Lomba Maulid Habsyi untuk Pelajar.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, setelah memberikan piala kepada para pemenang, pada Selasa (26/9) mengatakan, guna memberikan ruang kreativitas bagi kalangan peserta didik di Banua, pihaknya menggelar perdana Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar, selama satu hari dan telah berjalan sukses. Ia berupaya, kegiatan ini akan dilaksanakan kembali pada tahun 2024 mendatang.

Kepala UPTD Taman Budaya didampingi Kasi Promosi dan Dokumentasi Taman Budaya Disdikbud Kalsel, saat diwancara

“Lomba ini sangat tepat digelar karena masih dalam bulan Rabiul Awal Tahun Hijriyah,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar ini, telah diikuti sebanyak 34 group yang tersebar di tiga belas Kabupaten dan Kota, satu group ada sekitar 10 hingga 15 orang, dengan dua kategori yaitu perempuan dan laki-laki. Selain itu ada satu group khusus yang mengikuti yaitu dari Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik Fajar Harapan.

“Kami apresiasi mereka turut serta tampil dan memiliki kreativitas,” jelasnya

Sementara itu, Kasi Promosi dan Dokumentasi Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Nita Aulia, menambahkan, Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar ini, ada tiga juri yang berkompeten dalam memberikan penilaian, yaitu Normansyah, M Husnul Yakin, dan Lita Ariani Thamrin. Kriteria penilaian ada tiga, vocal, musik dan adab syair.

“Untuk vokal diantaranya, keutuhan dan power suara, kesesuaian dan backing, kemudian musik, irama dasar, akurasi pukulan dan adab syair seperti keserasian busana, ekspresi serta penghayatan,” tutupnya

Foto bersama para pemenang Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar

Untuk diketahui, Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar, terpilih Juara Pertama untuk Kategori Putra dari MA Darul Ilmi dengan nilai 824, dan Juara Pertama Kategori Putri dari MAN 3 Banjarmasin dengan Nilai 832, dan penampil dengan bertalenta khusus, dari Group Nurul Qolbi, Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik Fajar Harapan, yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) A Negeri 3 Martapura. (NHF/RDM/RH)

Pemko Banjarbaru Gelar Pekan Pelayanan KB Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPMPPA) Kota Banjarbaru menggelar pekan pelayanan KB dalam rangka hari kontrasepsi sedunia. Pekan pelayan KB tersebut diselenggarakan di Klinik Kasih Ibu Landasan Ulin Kota Banjarbaru, pada Selasa (26/9).

Kepala DPPKBPMPPA Kota Banjarbaru Sri Lailana menyampaikan, pekan pelayanan KB diharapkan, dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat, betapa pentingnya peran perencanaan sehat melalui KB, salah satunya yakni mempercepat penurunan stunting.

“Kami berharap banyak bahwa apa yang tergali selama ini bagian dari mitra kerja Pemerintah Kota Banjarbaru,” ungkap Sri.

Penggunaan KB, menurutnya mampu mencegah terjadinya stunting. Karena ibu mempunyai banyak waktu, energi, dan sumber daya untuk menyusui bayi yang dilahirkan dan fokus terhadap pengasuhan anak pada periode 1000 HPK. Tantangan dalam percepatan penurunan stunting adalah komitmen dan dukungan berkelanjutan dari pimpinan, pengetahuan dan pendidikan gizi, koordinasi dan integrasi intervensi gizi, kapasitas dan kualitas pelaksana program kegiatan sosialisasi stunting.

“Kami menargetkan pelaksanaan pelayanan KB di Kota Banjarbaru mencapai angka 5031. Oleh karena itu, kami meminta dukungan seluruh orang tua, baik ibu-ibu maupun para ayah, agar mendukung Program perencanaan sehat melalui KB, ” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pokja KBKR, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan Mahendra Prakosa menyampaikan, salah satu tujuan pekan pelayanan KB, yakni untuk meningkatkan MCPR, atau Prevelensi kontrasepsi modern, yang masih berada diangka 54,9 persen, secara nasional.

Ketua Pokja KBKR, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan dr Mahendra Prakosa

“Alhamdulillah untuk angka MCPR di Kalsel itu 74,3 persen, dan untuk Kota Banjarbaru per Agustus 2023 sudah mencapai 65,4 persen, ” ucap dr Mahendra.
dr Mahendra menambahkan, angka MCPR Kalimantan Selatan menjadi yang tertinggi dibanding seluruh Daerah di Indonesia, dan hal ini menjadi suatu hal yang patut dibanggakan, mengingat tujuan pekan pelayanan KB salah satunya untuk meningkatkan angka MCPR.

“Tapi tentunya kila lihat dalam tujuan pekan pelayanan KB yakni selain meningkatkan MCPR, yakni pelayanan KB terhadap orang yang membutuhkan pelayanan KB,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Meriahkan HUT TNI ke 78, Lanud Syamsudin Noor Gelar Bazar Murah Bantu Masyarakat

BANJARBARU – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Syamsudin Noor menggelar bazar murah dalam rangkaian peringatan HUT TNI ke 78. Kali ini dimeriahkan sebanyak 30 stand termasuk FKPPI Kalsel yang menjual berbagai kebutuhan bahan pokok (bapok).

Suasana bazar murah yang dilaksanakan di lanud TNI AU Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (26/9) pagi

Komandan Lanud Syamsudin Noor, Kolonel Pnb Vincentius Endy, mengungkapkan, sebagai bentuk pedulian TNI terhadap masyarakat, hal ini cukup beralasan melihat harga sejumlah kebutuhan bahan yang serba naik.

“Ini dalam rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT TNI ke 78 yang tentunya bisa dirasakan masyarakat yang setidaknya dapat membantu perekonomian mereka saat sekarang ini,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, usai meninjau bazar murah di halaman kantor Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (26/9).

Kegiatan ini, harap dia, dapat membantu meringankan perekonomian masyarakat ditengah gempuran inflasi. Sejatinya, untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Peran FKPPI Kalsel juga sangat membantu di sini didukung dengan stand yang terlibat langsung,” ungkapnya.

Dari kemeriahan itu, ia menerangkan, sebanyak 30 stand turut berpartisipasi. Tak hanya, kebutuhan pokok saja. Keperluan lainnya seperti penukaran gas elpiji juga tersedia.

“Saya harapkan TNI bisa terus bersama dengan masyarakat. Bahkan, kegiatan TNI harus bisa dirasakan oleh rakyat sepenuhnya,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris HIPWI KB FKPPI Kalsel, Nawang Wijayati, menuturkan, dalam memeriahkan HUT TNI ke 78 di Lanud Syamsudin Noor, setidaknya FKPPI sudah tiga kali ikut berpartisipasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Lanud Syamsudin Noor yang sudah mengikutsertakan FKPPI Kalsel dalam kegiatan tersebut. Kita juga sudah terlibat 3 kali dalam kegiatan ini. Perlu diketahui, salah satu sayap dari FKPPI yakni HIPWI harus kita optimalkan,” jelasnya.

Dalam partisipasinya, FKPPI juga turut menjual paket sembako selama kegiatan bazar murah ini berlangsung, terdiri dari gula pasir dan minyak goreng. Alhasil, 780 paket yang disediakan ludes terjual dalam hitungan jam.

“Semoga ini bisa bermanfaat. Saya juga berharap, kami dari dari putra/putri TNI Polri memiliki manfaat dan semangat untuk terus berkontribusi kepada masyarakat secara luas khususnya di Kalsel,” pungkasnya.

Selain FKPPI Kalsel yang didampingi Bendahara PD XVI KB, Novita Tyasti, turut berpartisipasi PIA ARDHYA GARINI Cabang 11 Daerah II Lanud Syamsudin Noor. Serta dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Banjarbaru, Muriani, dan PT Pertamina Cabang Banjarmasin. (RHS/RDM/RH)

Paman Yani dan Keluarga Besar Sekenceng Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445H

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah, di Tanah Bumbu, Senin (25/9) malam.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (tengah) khusyuk membaca shalawat pada peringatan Maulid Nabi Muhammad 1445H

Usai salat Isya, acara ini berlangsung khusyuk diiringi berbagai macam syair Maulid Habsyi, tanda kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Puluhan warga dan Keluarga Besar Sekenceng memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 di Tanah Bumbu

Peringatan dihadiri oleh Keluarga Besar Sekenceng Kalsel, serta puluhan warga sekitar.

“Alhamdulillah kita sudah memasuki bulan Maulid. Malam ini kita peringati, dan keluarga besar Sekenceng Kalsel juga hadir. Seperti dari Banjarmasin, Martapura, Banua Anam dan Kotabaru. Ini tanda kekeluargaan kekerabatan kita,” tutur Paman Yani.

Melihat berkumpulnya keluarga besar Sekenceng Kalsel yang rela jauh-jauh datang ke Kabupaten Tanah Bumbu, legislator bidang keuangan dan ekonomi itu, mengapresiasi rasa kekeluargaan yang mereka miliki.

Paman Yani berharap kegiatan ini bisa memberi keberkahan kepada tamu yang datang khususnya keluarga besar Sekenceng Kalsel.

“Semoga kita semua bisa berkumpul kembali pada bulan Maulid tahun depan,” harap wakil rakyat Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu itu.

Nuansa kekeluargaan Sekenceng Kalsel semakin terasa kental. Lantaran peringatan Maulid juga dirangkai dengan doa dan tahlil kepada salah seorang anggota Sekenceng Kalsel yang telah wafat.

“Begitulah keluarga Sekenceng Kalsel ini, kekeluargaannya sangat kental sekali. Ini patut kita syukuri dan mudah-mudahan Sekenceng Kalsel akan terus seperti ini dan terus berjaya,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Diundang Presiden, Paman Birin Mendapat Apresiasi

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menjadi tamu kehormatan yang diundang secara khusus oleh Presiden RI, Joko Widodo, ke Istana Negara Jakarta, Senin (25/9).
Paman Birin diundang karena komitmen dan kepeduliannya terhadap perkembangan pers daerah dan nasional selama menjabat sebagai Gubernur Kalsel.
Gubernur penerima penghargaan Pena Mas dari PWI Pusat pada tahun 2021 lalu itu, menjadi satu-satunya kepala daerah yang diundang menyaksikan peresmian pembukaan Kongres Persatuan Wartawan Indonesia ke XXV tahun 2023 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Di hadapan Presiden Jokowi, Ketua PWI Pusat, Atas S Depari, menyampaikan bahwa Paman Birin memiliki kepedulian terhadap masyarakat pers di Kalsel dan nasional.

“Perlu Pak Presiden ketahui, Gubernur Kalsel Paman Birin adalah penerima penghargaan Pena Mas dari PWI atas kepedulian dan komitmennya terhadap masyarakat pers di Kalsel dan bahkan secara nasional,” kata Atal saat memberikan sambutan di depan presiden dan para Ketua PWI dari seluruh Indonesia.

Untuk diketahui, di masa kepemimpinan Paman Birin, Kalsel menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional. Paman Birin juga terus mendorong penguatan kompetensi wartawan melalui pelaksanaan uji kompetensi wartawan yang didukung oleh Pemprov Kalsel.
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengingatkan agar pers jangan hanya mengejar berita sensasional yang asal viral. “Pers harus berbeda dengan citizen journalism. Pers jangan hanya mengejar asal viral dan sensasional. Apalagi di tahun politik, pers harus bisa memegang teguh kode etik. Itulah yang membedakan pers dengan citizen journalism,” kata Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Kominfo dan Sekretaris Kabinet.

Menanggapi pesan Presiden Jokowi, Paman Birin mengatakan bahwa sebagai gubernur dirinya selalu menganggap pers sebagai mitra dalam membangun daerah.
“Pers itu adalah teman yang baik, karena selalu mengingatkan untuk bekerja dalam koridor aturan. Baik Pemprov Kalsel dan teman-teman pers berjalan sinergi untuk membangun banua sesuai peran masing-masing,” kata Paman Birin.

Ia juga berharap agar pers di daerah berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan memberikan informasi yang sesuai kode etik. “Seperti diingatkan Pak Presiden, pegang teguh kode etik, karena itu adalah ruh bagi jurnalis dalam menjalankan tugasnya secara profesional,” tutupnya. (PWI.Kalsel/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Resmi Buka Pelatihan PKA Angkatan Ke 5 dan 6 2023

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka Pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan ke 5 dan 6 tahun 2023. Pembukaan PKA tersebut, dilaksanakan di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimatan Selatan, pada Senin (25/9).

Mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Asisen Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimatan Selatan, atas terselenggaranya pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan ke 5 dan 6 tahun 2023. Melalui pelatihan kepemimpinan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan, kapasitas, dan kompetensi teknis,manajerial,serta kepemimpinan para pejabat administrator di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pemerintah memerlukan pejabat administrator yang mampu mengemban tanggung jawab pemimpin, pelaksanaan program pembangunan, serta mengelola administrasi Pemerintahan selaras dengan peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017,” ungkap Fajar.

Peserta PKA angkatan ke 5 dan 6 tahun 2023

Pejabat administrator harus dapat menjamin akuntabilitas jabatannya, untuk memimpin pelaksanaan seluruh kegiatan yang sudah direncanakan dengan baik dan efisien, sesuai standar operasional prosedur dalam rangka peningkatan kinerja secara berkesinambungan.

“Inilah amanah yang diemban oleh para peserta diklat yang nantinya akan menentukan keberlangsungan unit organisasi baik itu dalam hal peningkatan kinerja unit organisasi,maupun dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat,” lanjut Fajar.

Fajar menambahkan, saat ini paradigma para pejabat administrator harus mampu menetapkan arah dan tujuan serta memetakan bagi jalannya birokrasi dalam hal pelayanan yang terintegrasi.

“Pejabat administrator harus mampu memiliki orientasi yang baik, dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memiliki jiwa kepemimpinan yang ada,” ucap Fajar.

Penting menurutnya, agar para peserta diklat dapat berperan aktif mengikuti pelatihan kepemimpinan administrator (PKA), dengan harapan tidak hanya untuk menambah pengetahuan dan keterampilan, tetapi dapat menambah kompetensi kepemimpinan. (MRF/RDM/RH)

Buka Education and Job Fair SMKN 2 Simpang Empat, Paman Yani : Ini Kurangi Pengangguran di Kalsel

TANAH BUMBU – Education and Job Fair SMK Negeri 2 Simpang Empat, Tanah Bumbu, resmi dibuka Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Yani Helmi, Senin (25/9). Puluhan stand berbagai perusahaan turut serta dalam kegiatan, untuk mencari pekerja sesuai kriteria mereka.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel (dua kanan) saat memukul gong tanda dibukanya Education and Job Fair di SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu

Education and Job Fair berlangsung selama dua hari, yakni 25 – 26 September 2023. Di sana juga didirikan belasan stand yang menjual berbagai hasil produksi dari pelajar. Mulai dari makanan, minuman serta berbagai snack dan olahan lainnya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (kanan) saat bertanya kepada pelajar tentang produk yang mereka jual

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel akrab disapa Paman Yani mengapresiasi job fair (bursa kerja) yang bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi dan Usaha Mikro (Dinakertrans) setempat.

“Kegiatan ini sangat bagus, karena akan membantu mengurangi tingkat pengangguran di Kalsel khususnya Kabupaten Tanah Bumbu,” tutur Paman Yani.

Terlebih, legislator Dapil VI Tanah Bumbu dan Kotabaru ini menilai, kegiatan yang dipusatkan di sekolah membuat para pelajar mempunyai gambaran tentang bagaimana etika dalam melamar kerja. Sekaligus melihat langsung proses wawancara kerja.

“Kegiatan ini juga menguntungkan bagi mereka (pelajar). Karena hasil industri mereka tentu akan menarik pengunjung yang datang. Akhirnya mereka juga punya pengalaman tentang bagaimana menjadi wirausaha,” imbuh Paman Yani.

Usai membuka kegiatan, wakil rakyat bidang keuangan dan ekonomi itu, meresmikan dan meninjau Business Center (sentra bisnis) SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu, yang didalamnya terdapat berbagai unit produksi sekolah seperti salon, minibank, studio foto, sewa kostum adat, pemeriksaan kesehatan, apotek dan minimarket.

Menurut Paman Yani, adanya sentra bisnis di sekolah jelas sangat menguntungkan. Apalagi dengan peralatan yang lengkap, SMKN 2 Simpang Empat tentu akan banyak mendapat pelanggan dari luar sekolah.

“Tinggal bagaimana promosinya, lalu agar hasil pendapatan tidak menjadi pungli (pungutan liar), maka kita harus mengupayakan agar sekolah ini menjadi BLUD ( Badan Layanan Umum Daerah),” kata Paman Yani.

Dengan menjadi BLUD, Paman Yani yang juga Ketua Pansus Pajak dan Pendapatan Retribusi Daerah mengaku, bisnis yang dijalankan oleh sekolah akan memiliki payung hukum, sehingga setiap pelanggaran seperti pungli bisa diproses ke jalur hukum.

“Semua usaha jadi legal, sehingga setiap pendapatan yang masuk juga akan jadi pemasukan bagi sekolah. Dan jelas bisa dipergunakan kembali untuk perkembangan sekolah,” beber Paman Yani.

Di tempat sama, Sekretaris Disnakertrans Tanah Bumbu Muhammad Yamani, mengaku bangga atas kemauan Paman Yani untuk membuka dan meninjau langsung job fair serta Business Center di SMKN 2 Simpang Empat.

“Suatu kehormatan Paman Yani hadir disini. Semoga kegiatan ini bisa mengurangi angka pengangguran di Tanah Bumbu,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala SMKN 2 Simpang Empat Tanah Bumbu Ika Yuliana. Ia turut mengapresiasi kehadiran Paman Yani di sekolah yang dipimpinnya. Ia berharap, kedatangan Paman Yani bisa memberi semangat perubahan bagi warga sekolah.

“Saya mewakili seluruh warga sekolah mengucapkan terimakasih atas kehadiran Paman Yani disini,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Tour De Loksado 2023, Ajak Goweser Nasional Ikut Kenalkan Wisata Banua

BANJAR – Tour De Loksado tahun 2023 sukses digelar. Sebanyak 447 goweser dari 11 provinsi secara nasional ikut berpartisipasi dan meramaikan kegiatan tersebut.

Tercatat ada 447 goweser dari 11 provinsi di Indonesia yang turut berpartisipasi dalam rangkaian Tour De Loksado Tahun 2023

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra, Nurul Fajar Desira, mengungkapkan, dengan digelarnya Tour De Loksado secara tak langsung juga mengenalkan Geopark Meratus.

“Penyelenggaraannya tentu berdampak sangat positif terhadap promosi wisata banua. Termasuk, bisa mengangkat perekonomian di daerah lebih baik lagi,” ujarnya, usai membuka rangkaian acara Tour De Loksado, di objek wisata alam Kiram Park, Karang Intan, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/9).

Pengangkatan bendera start yang dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel, Nurul Fajar Desira, dalam gelaran Tour De Loksado 2023, di Objek Wisata Kiram Park, Kabupaten Banjar, Sabtu (23/9) pagi.

Dirinya berharap, gelaran tersebut dapat dinaikan statusnya dari ‘Tour De Loksado’ tahun depan bisa berganti Tour De Meratus. Tujuannya, agar lebih merekatkan Geopark Meratus yang tinggal selangkah lagi menuju pengakuan warisan dunia.

“Ini kan bisa lebih luas lagi mengenalkan wisata banua di mata dunia. Apalagi, Geopark Meratus selangkah lagi menjajaki pengakuan dari UNESCO Global Geopark,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, mengungkapkan, gelaran acara goweser ini, peserta tak hanya menikmati keindahan yang disuguhkan oleh pegunungan Meratus saja. Melainkan, acara tersebut juga dirangkai dengan adu kecepatan.

“Terbagi ada beberapa kategori, yakni perempuan, kategori laki-laki menjadi tiga berdasarkan umur,” ungkapnya.

Dirinya mengungkapkan, total jarak tempuh keseluruhan ‘Tour De Loksado’ mencapai 154 Kilo Meter (KM) melewati 4 kabupaten/kota. Dihitung mulai dari Kiram Park, Kabupaten Banjar, menuju Objek wisata Loksado, di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HSS).

“Melintasi jalan A Yani, dari Banjarbaru sampai Kabupaten Banjar, Tapin hingga garis finishnya di kawasan strategis Pariwisata Nasional (KSPN) di kandangan (HSS),” jelasnya.

Menanggapi pernyataan asisten, Syarifuddin pun merespon positif. Bahkan, menyambut baik atas usulan itu. Sehingga, ini juga tak hanya dikenal nasional melainkan juga dunia.

“Kita tentu berupaya agar wisata di Kalsel ini mampu diminati turis asing. Apalagi, awal Oktober ruter Bali – Banjarmasin kan dibuka jadi ini bisa lebih mengenalkan lagi Geopark Meratus di mata dunia,” pungkasnya.

Tercatat sebelas provinsi di Indonesia yang berpartisipasi pada balap sepeda tingkat nasional itu di antaranya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Timur (Kaltim), Jawa Timur (Jatim), Jawa Tengah (Jateng), Jawa Barat (Jabar), Sulawesi Selatan (Sulsel), Sulawesi Tengah (Sulteng), Jakarta, Yogyakarta dan Kepulauan Riau (Kepri). (RHS/RDM/RH)

Peringatan Harjad Kota Banjarmasin ke 497, Berlangsung Meriah

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin merayakan puncak peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497, di Halaman Balaikota Banjarmasin, Sabtu (23/9).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, dalam sambutannya mengklaim, pihaknya saat ini hampir menyelesaikan 20 janji politiknya. Untuk Pembangunan Kota Banjarmasin.

“Dengan 6 misi dan 3 program prioritas dan 20 program unggulan,” ungkap Ibnu.

Sehingga, lanjutnya, diharapkan pembangunan di Kota Banjarmasin semakin maju lagi kedepannya.

Sementara itu, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam sambutannya yang dibacakan Staf Ahli Gubernur Sulkan mengucapkan Selamat Hari Jadi Kota Banjarmasin, untuk seluruh elemen masyarakat di Kota ini.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kami mengucapkan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497,” ucapnya.

Dan, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan serta apresiasi atas peningkatan pembangunan di Kota Banjarmasin.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, Kota Banjarmasin menjadi contoh bagi daerah lainnya di Banua, dalam menerapkan Kota Terbuka, untuk semua keanekaragaman budaya.

“Peran penting dalam berkolaborasi antar pemerintah, alim ulama, serta masyarakat harus tetap terjaga di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Agar, tambahnya, pembangunan di Kota Banjarmasin semakin maju lagi kedepannya.

“Sesuai dengan tema Hari Jadi Kota Banjarmasin, yaitu Banjarmasin Baiman adalah kita, mencerminkan semangat kolaborasi, kreatifitas, dan partisipasi yang telah membentuk Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Seperti diketahui, Kota Banjarmasin dikenal dengan keberadaan budayanya, dimana setiap warganya memiliki peran, dalam pembangunan di Kota ini.

Acara Puncak Peringatan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 497 kali ini dihadiri Wakil Ketua Komisi III DPR RI Sultan Khairul Saleh, Anggota DPR RI Syaifullah Tamliha, perwakilan Bupati dan Wakil Bupati di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

Yang juga dimeriahkan dengan tarian tradisional Kota Banjarmasin, serta stand 41 macam kue tradisional Banjar. (ADV/SRI/RDM/RH)

Exit mobile version