Empat Negara Delegasi Meriahkan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023

BANJARMASIN – Pelaksanaan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2023, tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena dimeriahkan empat Negara bertempat di Siring Nol Km Banjarmasin.

Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, diwakili Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, resmi membuka Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2023, pada Jumat (11/8) petang.

Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar, saat memberikan komentarnya

Kepada sejumlah wartawan, Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, setelah meninjau ke stand-stand Kampung Banjar mengatakan, Festival Wisata Budaya Pasar Terapung Tahun 2023, kegiatan ini dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Selatan ke-73 tahun, dan menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun. Ia mengapresiasi, kehadiran empat Negara menyaksikan yaitu Korea Selatan, Turki, Taiwan dan Romania.

“Dengan hadirnya mereka ini dapat memperkenalkan secara langsung potensi pariwisata, budaya dan kuliner, agar dikenal oleh seluruh dunia,” ucapnya

Disampaikan Roy, dengan didatangkan delegasi dari empat negara sahabat ini, juga sekaligus memperkenalkan Geopark Meratus, dimana saat ini sudah didaftarkan untuk masuk ke dalam jajaran UNESCO Global Geopark, agar dapat dikenal oleh mereka keindahan alam dari pegunungan Meratus tersebut.

“Ke depan event ini lebih meriah dan dapat mendatangkan banyak lagi tamu dari negara sahabat,” ungkapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menambahkan, pihaknya sangat berterima kasih kepada pihak Kementerian Dalam Negeri yang telah membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam mengkoordinasikan kedatangan Delegasi dari empat negara sahabat ini. Ia berharap, Kalsel tidak hanya dikenal di Nusantara, namun hingga ke Mancanegara.

Kadispar Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat diwancara awak media

“Ada banyak keragaman budaya dan keindahan wisata di Kalsel, yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia,” tutupnya

Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, dihadiri secara langsung dari perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Unsur Forkopimda Kalsel, Perbankan Kalsel, Bupati dan Walikota Se Kalsel serta tamu undangan lainnya.

Foto bersama : Sekdaprov Kalsel didampingi pihak Kemendagri (ditengah) bersama Unsur Forkopimda Kalsel

Untuk diketahui, rangkaian kegiatan Festival Wisata Budaya Pasar Terapung 2023, yang juga merupakan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 dan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-73 ini diantaranya ada lomba kelotok hias SKPD lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel, lomba hias Astokona, balap dayung, pawai karnaval, dan lomba membuat kue Banjar antar SKPD Pemprov Kalsel, serta dimeriahkan stand Kampung Banjar dari 13 kabupaten/kota dan juga stand UMKM. Kegiatan dilaksanakan dikawasan Siring 0 KM Banjarmasin, mulai 11 – 15 Agustus 2023. (NHF/RDM/RH)

Paman Birin Lepas 9 Regu Lomba Gerak Jalan Kategori 20 K Putera

BANJARBARU – Dengan mengayunkan bendera start, Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin melepas peserta lomba gerak jalan 20 K di halaman kantor Sekdaprov Kalsel, Banjarbaru, pada Minggu (13/8) pagi.

Acara lomba gerak jalan Piala Bergilir Gubernur Kalimantan Selatan Paman Birin yang rutin digelar tiap tahun ini, merupakan kegiatan yang digelar Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Selatan untuk memeriahkan hari jadi ke-73 Kalsel dan HUT ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 9 regu dari kategori 20 K Putera, merupakan delegasi dari Yonif 623, Yonif 621, Ditsamapta Polda, KORMI Banjar, TNI AL, Denzipur 8/GM, Ditpolairud, Saka Bhayangkara Ditpolairut dan TNI AU.

Penilaian lomba gerak jalan ini adalah ketepatan waktu, keutuhan regu dan semangat, kedisiplinan, kerapian

Dalam sambutannya, Paman Birin mengatakan, bahwa lomba gerak jalan yang rutin digelar tiap bulan Agustus, mengandung makna yang dapat menggugah semangat, mengingat sejarah, dan menanamkan kecintaan generasi muda terhadap bangsa dan Banua.

“Melalui lomba gerak jalan ini, saya mengharapkan, para peserta dapat mengaplikasikan, semangat dan makna yang terkandung di dalamnya. Sehingga dapat menjadi pioneer atau teladan, sebagai generasi yang mencintai bangsa dan banua, generasi yang menghargai jasa para pahlawan, serta generasi yang terus berupaya, untuk mewujudkan cita-cita para pejuang, dan para pendiri bangsa dan banua kita,” ucap Paman Birin.

Ia juga mengenang masa kecilnya ketika mengikuti Lomba Gerak Jalan Agustusan, menurutnya waktu itu Ia mengikuti lomba tersebut berbeda jauh dengan yang sekarang.

“Lomba gerak jalan sekarang ini 20 Kilometer sementara di jaman saya itu jauhnya mencapai 45 Kilometer. Pokoknya sampai sepatu di taruh di pundak jauhnya dari Banjarmasin-Banjarbaru. Dan saya ditunjuk menjadi Komandan sama seperti sampeyan,” ujar Paman Birin disambut tepuk tangan peserta.

Paman Birin juga berpesan agar para peserta dapat mengikuti lomba gerak jalan ini dengan penuh semangat.

“Apa pun hasil yang didapatkan nantinya, yang terpenting adalah semangat kita dalam mengikuti, memeriahkan, serta memaknai hari yang bersejarah bagi bangsa dan Banua kita,” tutupnya. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Paman Birin Kukuhkan Pengurus KKB Pusat, Bergerak ke Arah yang Lebih Baik

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin, melantik pengurus Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) periode 2023 – 2028 di Mahligai Pancasila Banjarmasin pada Minggu (13/8). Paman Birin saat ini juga menjabat Ketua Dewan Pembina KKB Pusat.

KKB yang dibentuk pada 22 Februari 1953 ini, merupakan organisasi suku Bakumpai yang berdomisili di wilayah Provinsi Kalsel, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

Acara yang turut dihadiri Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Komandan Korem 101/Antasari Brigjen TNI Ari Ariyanto, dan Sekdaprov Kalteng Nuryakin ini, merupakan rangkaian kegiatan setelah Yuni Abdi Nur Sulaiman ditetapkan secara aklamasi sebagai Ketua KKB Pusat, pada Musyawarah Nasional IV sebelumnya di Banjarmasin.

Paman Birin dalam sambutannya, menggarisbawahi kalimat yang ada dalam catatan sejarah KKB, yakni bergerak ke arah yang lebih baik.

“Bergerak ini juga kita gelorakan, dan bergerak juga diartikan jangan pangoler (pemalas,red),” ujar Paman Birin.

Paman Birin memotivasi warga KKB agar tidak menyerah dengan kondisi atau masalah yang datang, termasuk ancaman El-Nino.

Gubernur juga berharap, kedepannya KKB di bawah kepemimpinan Yuni Nur Abdi, mampu membawa kesejahteraan rakyat.

Sementara itu, Ketum KKB Pusat, Yuni Abdi Nur Sulaiman menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diamanatkan kepadanya untuk memimpin organisasi ini.

Yuni berjanji akan membawa KKB lebih dikenal masyarakat dan memberikan manfaat melalui program-program positif.

“Amanah yang pian berikan ini sama dengan amanah ayahanda almarhum Sulaiman HB,” ujarnya.

Pelantikan juga diisi dengan tausiyah oleh Habib Fahmi Al Mihdar dari Probolinggo dan Habib Rifky Alaydrus dari Jakarta. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Lepas Peserta Gerak Jalan 10 K, Paman Birin Kobarkan Semangat Pahlawan

BANJARBARU – Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau Paman Birin melepas lomba gerak jalan 10 K, yang diikuti pelajar SMA/SMK se-Kalsel di halaman Kantor Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel di Banjarbaru pada Sabtu (12/8) siang.

Pelepasan peserta gerak jalan ini dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalsel dan HUT ke-78 Proklamasi Kemerdekaan Tahun 2023.

Dihadapan ratusan pemuda-pemudi pelajar se-Kalsel itu, Paman Birin kembali mengobarkan semangat pahlawan yang harus selalu diwarisi. Terlebih untuk menghadapi tantangan yang akan dihadapi pada masa mendatang.

“Kita harus memiliki semangat pahlawan untuk menghadapi berbagai tantangan. Apalagi, sebentar lagi Ibukota Nusantara akan pindah ke Kalimantan Timur,” kata Paman Birin.

Perpindahan Ibukota Nusantara (IKN) ke Kaltim, jelas Paman Birin, akan menjadikan Kalsel sebagai pintu gerbangnya.

“Tagline kita hari ini Kalsel Babussalam yang artinya pintu keselamatan sebagai pintu gerbang Ibukota Nusantara,” ungkap Paman Birin.

Disampaikan Paman Birin, mindset generasi muda saat ini, adalah siapa pun yang tinggal di bumi Kalimantan akan selamatan berataan.

“Adik-adik semua selamat barataaan, masuk surga barataan,” kata Paman Birin.

Diakhir sambutannya, Paman Birin menyampaikan yel penyemangat “Merdeka” yang dijawab ratusan siswa dengan kata “Merdeka”, kemudian “Bergerak”, dijawab “Yes” serta “Anak Banua Kalimantan Selatan”, dijawab “Yes”.

Lomba gerak jalan 10 K yang dilepas langsung Paman Birin ini, adalah untuk kategori SMA/sederajat yang diikuti 28 tim, terdiri masing-masing 15 orang/tim. Selain itu juga diikuti kelompok kategori dewasa putri 9 tim (15 orang/tim).

Sebelumnya pada pagi harinya, juga dilakukan pelepasan peserta gerak jalan 5 K untuk kategori SD 10 tim (11 orang/tim), SMP 26 tim (11 orang/tim) dan SKPD 13 tim ( 15 orang/tim).

Untuk gerak jalan peserta 20 K akan diikuti kategori Dewasa Putra 10 tim (17 orang/tim) yang akan dilaksanakan pada Minggu (13/8) pagi.

Perkiraan total peserta untuk semua lomba gerak jalan mencapai sekitar 1.316 orang. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Paman Yani Serukan Program Relaksasi Untuk Ringankan Beban Ekonomi Masyarakat

TANAH BUMBU – Pemberian insentif yang diberlakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel khusus kendaraan bermotor (ranmor) dari 1 Juli – 31 September terus disosialisasikan kepada masyarakat sebagai wajib pajak. Termasuk Bea Balik Nama (BBN II) yang juga berakhir pada 9 Desember 2023.

Selain sebagai bentuk menyambut perayaan Hari Jadi (Harjad) Provinsi Kalsel ke 73 dan HUT RI ke 78 juga bertujuan untuk meringankan beban perekonomian masyarakat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, meminta agar masyarakat dapat memaksimalkan program tersebut dengan sebaik-baiknya.

“Mudah-mudahan dengan digelarnya sosialisasi Perda Pajak Daerah tersebut dapat menjadi pemahaman penting bagi masyarakat. Bahkan, bulan ini bisa dimanfaatkan,” ujarnya usai menggelar Sosialisasi Propem, Rancangan Perda, Perda dan Rancangan Perundang-Undangan (Sosper) Nomor 5 Tahun 2011 Tentang Pajak Daerah, Jumat (11/8) sore.

Apalagi, kata dia, kebijakan yang diberikan selama tiga bulan itu juga menerapkan program diskon hingga penghapusan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB).

“Wajib pajak yang membayar tepat waktu itu mendapatkan diskon. Terlebih, ada kendaraan yang sudah menunggak puluhan tahun mendapatkan pemotongan. Nah, ini yang diberikan Pemprov Kalsel untuk masyarakat khususnya di Tanah Bumbu,” ungkap Paman Yani (sapaan akrab) yang juga membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel.

Sementara itu, Kasi Pelayanan PKB dan BBN-KB UPPD Batulicin, Hariyadi, menyampaikan, supaya masyarakat selaku wajib pajak (wp) dapat memanfaatkan momen dari program tersebut secara maksimal. Bahkan, banyak keuntungan yang didapatkan.

“Melalui kegiatan sosialisasi yang digelar Paman Yani tentu juga berdampak positif. Sehingga masyarakat juga mengetahui apa saja keunggulan dari program relaksasi yang diterapkan Pemprov Kalsel,” paparnya.

Ditambahkannya, untuk diskon pajak kendaraan bermotor (PKB) berlaku dari 1 Juli – 31 September 2023. Sedangkan untuk BBN II berakhir 9 Desember 2023.

“Silahkan manfaatkan waktu ini dengan sebaik-baiknya,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Maksimalkan Penerimaan PAP, Paman Yani Sosialisasikan Perda Pajak Daerah ke PT JAL

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, turut mengingatkan, agar setiap perusahaan yang terdaftar resmi sebagai penyumbang Pajak Air Permukaan (PAP) dapat mematuhi perundang-undangan yang berlaku. Seperti yang tertuang di dalam Perda Nomor 05 Tahun 2011 soal penerimaan Pajak Daerah.

Kali ini, legislator dari Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kotabaru menyambangi perusahaan yang bergerak di industri perkebunan sawit. Tepatnya di kawasan JAL 26 (PT Jhonlin Agro Lestari), di Desa Mentawakan Mulia, Mantewe, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (11/8) sore.

Kedatangannya ini, tak lain untuk memberikan pemahaman lebih dalam soal pajak daerah melalui Sosialisasi Propem, Perda, Rancangan Perda dan Perundang-Undangan.

Terkhusus, penekanannya itu lebih mengenalkan berapa besaran tarif untuk pemakaian Pajak Air Permukaan (PAP) yang digunakan untuk aktivitas industri persawitan.

“Yang jelas, tujuannya mendorong perusahaan agar mampu memahami perda ini serta ikut berkontribusi dengan cara taat membayar pajak salah satunya PAP,” ujarnya.

Ia mengemukakan, untuk melakukan penerimaan PAP tentu tidak sembarangan. Karena ada klasifikasinya. Hal ini pun jelas juga dirincikan didalam perda tersebut.

“Ini pun sebagai bentuk upaya kita agar tunggakan PAP dari sejumlah perusahaan tak bakal terjadi,” ungkap legislator yang sering akrab disapa Paman Yani.

Sementara itu, General Manager PT JAL, Muhammad Imran, turut memberikan apresiasi atas kesedian anggota DPRD Kalsel itu untuk menyampaikan secara langsung soal isi di dalam perda pajak daerah. Baik pengenaan tarif pemakaian atau pun sebaliknya.

“Jarang ada anggota DPRD Kalsel yang secara langsung turun ke lapangan dan mau mensosialisasi perda ini,” tukasnya. (RHS/RDM/RH)

Mitigasi El Nino, Mentan SYL Tanam Padi di Barito Kuala

BATOLA – Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) melakukan panen raya padi, sekaligus pencanangan tanam 1.000 hektar per kabupaten se Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala, pada Jumat (11/8) siang.

Mentan saat menanam padi di Batola

Selain menanam padi, Mentan juga menggelorakan penggunaan pupuk organik dengan Elisitor Biosakan, yang dapat dibuat sendiri oleh petani, untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim ekstrem yang menyebabkan kemarau panjang (El Nino).

Mentan saat mempraktikkan pembuatan pupuk organik

“Pertanian adalah sektor yang paling siap memperbaiki, membahagiakan dan mensejahterakan hidup manusia. Oleh karena itu, pertanian di Barito Kuala harus semakin bagus walaupun dihadapkan dampak perubahan iklim ektrim El Nino, karena air masih tersedia. Kegiatan tanam harus terus kita lakukan,” ujar Mentan saat panen dan tanam di Desa Gampa Asahi, Kecamatan Rantau Badauh, Barito Kuala.

Mentan SYL mengajak pemerintah Kabupaten dan petani Barito Kuala untuk mandiri dalam membangun pertanian, mengingat APBN sektor pertanian yang terbatas. Pemerintah menyediakan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang cukup besar untuk petani yang dapat digunakan untuk mengadakan alat mesin pertanian (alsintan) dan sarana produksi lainnya.

Saat ini menuruti Mentan, dibutukan 500 ribu hektar tambahan untuk perkuat stok beras nasional yang diperkirakan menghasilkan gabah 3 juta ton dan beras 1,5 juta ton. Dan di Kalimantan Selatan, ditargetkan ada 100 ribu hektar, dimana 3.000 hektar adalah dari Barito Kuala.

“Kita siap bantu benih, pompa air, combine harvester dan hingga kesiapan pasar,” janji SYL.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi menambahkan, berdasarkan pengalaman kejadian El Nino tahun 2015, provinsi Sumatera Selatan dan Kalimantan Selatan sangat berkontribusi pada produksi beras. Sebab saat El Nino terjadi lahan-lahan rawa yang biasa airnya tinggi justru menjadi lahan potensial ditanami padi.

“Jadi sesuai petunjuk Bapak Menteri pada bulan Agustus-September ini mengejar luas tambah tanam 500.000 hektar di 10 provinsi. Tidak hanya menghandle tanam hingga panen tapi sekaligus asuransi, KUR, penggilingan hingga offtaker dan pasarnya sebagai cadangan pangan,” jelasnya.

Sementara itu, Penjabat Bupati Barito Kuala, Mujiyat mengatakan, menghadapi dampak El Nino, pertanian di Barito Kuala sangat membutuhkan bantuan pompanisasi dan pipanisasi yang memadai. Meski begitu, hingga saat ini perkembangan pertanian di Barito Kuala tidak menghadapi kendala karena budidaya dan panen padi terus berlangsung, dilakukan meskipun di musim kemarau.

” Saat pandemi COVID-19, Barito Kuala dilanda banjir. Tapi hari ini padi tumbuh baik, mulai menguning dan mulai panen. Panen padi di Barito Kuala sudah mulai sejak Mei,” katanya.

Perlu diketahui, pada kegiatan ini Mentan SYL menyerahkan bantuan untuk Kabupaten Barito Kuala sebesar Rp3,82 miliar. (KEMENTAN-RIW/RDM/RH)

Pimpin Rakor Antisipasi Dampak El Nino, SYL Dapuk Kalsel Jadi Penopang Pangan Nasional

BANJARMASIN – Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL) terus memacu pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim ekstrim kekeringan (El Nino), agar tidak berdampak terhadap penurunan produksi pangan.

Mentan saat memberikan arahan pada rakor antisipasi dampak El Nino

Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) salah satu lumbung pangan nasional, menjadi perhatian serius Kementerian Pertanian untuk dilakukan pengawalan dan didorong menerapkan berbagai program terobosan yang operasional.

“Kedatangan saya atas nama pemerintah dan perintah Bapak Presiden untuk meminta tolong sama-sama menghadapi ancaman global berupa perubahan iklim ekstrim, krisis ekonomi dunia dan dampak COVID-19 yang belum pulih,” papar SYL saat memimpin rakor antisipasi dampak El Nino provinsi Kalsel, di Banjarmasin pada Jumat (11/8).

Mentan berfoto bersama Forkopimda Kalsel yang hadir pada rakor antisipasi dampak El Nino

Pertemuan terkait antisipasi El Nino ini, menurut Mentan, sangat relevan dan penting sekali. Karena jika tidak diantisipasi dengan baik, El Nino mempunyai dampak yang signifikan terhadap penurunan produksi beras.

Mentan menuturkan, produksi pangan provinsi Kalsel sebenarnya tidak memiliki persoalan. Namun sebagai lumbung pangan nasional khususnya sebagai penyangga pangan Pulau Kalimantan, Kalsel harus meningkatkan lagi pengalaman dan praktik-praktik yang sudah berjalan dengan baik, dalam menanggulangi perubahan iklim ekstrem kekeringan (El Nino).

“Provinsi Kalsel adalah salah satu daerah penopang pangan nasional, selain 6 daerah lainnya. Saya minta Kalsel menyiapkan lahan untuk hadapi El Nino ini 100 ribu hektar, kita booster untuk menghasilkan pangan,” ujarnya di hadapan wartawan usai acara.

Metode TATIK LAJU yaitu tanam, petik, olah, jual, menurut Mentan, merupakan langkah yang sudah disusun agenda aksinya, sampai dengan marketnya.

“Jangan hanya tanam saja. Hasilnya kita simpan di pergudangan yang ada untuk suplai kebutuhan masyatakat hingga Papua,” tuturnya.

Sementara itu, dalam paparannya, Gubernur Kalsel, Sabirin Noor mengapresiasi upaya Kementan, mendorong pemerintah provinsi Kalsel dan petani mengantisipasi dampak El Nino.

Meskipun berdasarkan prakiraan BMKG, bahwa curah hujan di Kalsel pada Agustus hingga Oktober 2023 pada kategori rendah dan terverifikasi sebagai El Nino rendah sampai sedang, namun perlu ada upaya antisipasi dan adaptasi El Nino di sektor pertanian.

“Kami sangat mendukung arahan Menteri Pertanian ini, dengan cara identifikasi dan mapping lokasi terdampak kekeringan serta mengelompokan menjadi daerah merah, kuning dan hijau, percepatan tanam untuk mengejar sisa hujan dan lainnya hingga penyiapan lumbung pangan hingga tingkat desa,” katanya.

Paman Birin (sapaan akrab Gubernur) juga mengungkapkan, untuk mengantisipasi El Nino di Kalsel, pihaknya sudah melaksanakan gerakan nasional (Gernas) dari Juli hingga September seluas 70.061 hektar yang tersebar di 13 kabupaten/kota.

Perkiraan produksi padi sampai dengan September 2023 berdasarkan kerangka sampel area (KSA) BPS sebanyak 646.074 ton gabah kering giling (GKG).

“Karena itu kita mampu menyiapkan 100.000 hektar lahan pertanian sebagai cadangan pangan menghadapi El Nino. Lahan ini tersebar di 13 kabupaten kota,” tambahnya di hadapan wartawan

Selain memimpin rapat koordinasi antisipasi dampak El Nino provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Menteri Pertanian juga menyempatkan diri hadir pada syukuran panen raya di Barito Kuala, sebelum bertolak pulang ke Jakarta, di hari yang sama. (RIW-KEMENTAN/RDM/RH)

Festival Wisata Budaya Internasional 2023 Digelar di Kalsel

BANJARMASIN – Pemprov Kalsel menggelar gala dinner yang merupakan rangkaian awal Festival Wisata Budaya Internasional 2023, yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, pada Kamis (10/8) malam

Gala Dinner dibuka secara resmi oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, dalam sambutannya menyampaikan, Festival Budaya Internasional 2023 ini dimaksudkan untuk memperkenalkan khas budaya lokal, dengan mengangkat tema”Kalsel Menjemput Dunia”.

Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, saat memberikan sambutan

Ia berharap, dapat semakin mempererat hubungan diplomatik antara Negara-Negara sahabat, ditengah kecanggihan teknologi.

“Ada beragam destinasi wisata di Kalsel, seperti wisata religi, alam, yang memiliki kekhasan budaya lokal,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, mengatakan Festival Budaya Internasional 2023 ini, baru pertama kali diselenggarakan sebagai ajang promosi sekaligus pertukaran budaya empat Negara yaitu Korea Selatan, Turki, Taiwan dan Romania, ada sebanyak hampir 30 orang Delegasi.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, saat memberikan komentarnya

“Semua destinasi wisata di Kalsel,sangat tepat dipromosikan, tidak hanya Nusantara tetapi hingga ke Mancanegara,” jelasnya

Syarifuddin menambahkan, dalam rangkaian Festival Wisata Budaya Internasional 2023, juga digelar seminar Internasional, dimana saat ini potensi di Kalimantan Selatan sangat tinggi dari sektor pertambangan, kehutanan, apalagi memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Ibu Kota Nusantara.

“Hasil seminar nanti dapat disepakati investasi untuk membangun perekonomian di Banua,” tutupnya

Diakhir acara Gala Dinner, Sekretaris Daerah Kalsel, Roy Rizali Anwar, memberikan cindera mata berupa Kain Sasirangan kepada Delegasi dari Negara Romania, begitupun dari Romania dan para Delegasi lain seperti Korea Selatan, Turki, Taiwan juga memberi cindera mata yang merupakan khas Negara masing-masing.

Foto bersama Pemerintah Provinsi dengan Empat Negara Delegasi

Untuk diketahui, dalam Gala Dinner Festival Budaya Internasional 2023, dihadiri beberapa perwakilan Perbankan dan unsur Forkopimda Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Dorong Investasi Melalui Pariwisata

BANJARBARU – Saat ini, Pemerintah Provinsi Kalsel tengah fokus terhadap peningkatan nilai investasi melalui sektor pariwisata. Pasca pandemi COVID-19, jumlah wisatawan mancanegara (asing) kembali naik.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, melalui Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Setdaprov, Sulkan, mengungkapkan, bahwa beberapa destinasi pariwisata memang mulai dilirik sejumlah negara. Bahkan, melalui komitmen bersama kepala daerah lokasi titik untuk berwisata berjalan positif.

“Gubernur memang mendorong sektor pariwisata di Kalsel untuk peningkatan nilai ekonomi sesuai visi dan misinya. Kebetulan juga, ada empat negara yang hadir untuk mengetahui potensi dari sektor ini,” ujarnya, usai membuka kegiatan Seminar Internasional Festival Wisata Budaya Internasional, di Gedung KH Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Banjarbaru, Jumat (11/8) siang.

Foto : Staf Ahli Gubernur, Sulkan (tengah) bersama perwakilan empat negara dunia dalam rangkaian kegiatan seminar internasional, di Gedung KH Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Jumat (11/8)

Apalagi, kata dia, setelah kunjungan pertama oleh empat negara di dunia yakni Taiwan, Romania, Turki dan Korea Selatan (Korsel) itu dapat tertarik untuk melakukan kerjasama dan mau berinvestasi dalam rangka meningkatkan pariwisata dimata Internasional.

“Semua yang destinasi wisata yang kita miliki seluruhnya di Kalsel dipaparkan melalui seminar dan dishare ke seluruh dunia agar dapat melakukan kerjasama,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan, sebagai bentuk keseriusan Pemprov Kalsel meningkatkan nilai investasi salah satunya melibatkan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) untuk turut merealisasi hal tersebut.

Kadis Pariwisata Kalsel M Syarifuddin saat menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan asing ke Kalsel yang alami kenaikan pasca COVID-19

“Tadi kami menghadirkan instansi tersebut dalam rangka menyampaikan potensi apa yang bisa kita lakukan kerjasama,” bebernya.

Ia mengharapkan, terfokusnya investasi melalui pariwisata mampu menumbuhkan daya tarik wisatawan asing untuk terus berkunjung ke Kalsel agar nilai ekonominya berjalan.

“Tujuannya datang ke Kalsel adalah orang luar (wisatawan asing) akan lebih mengenal dekat dengan wisatanya. Namun, tak hanya itu saja sejumlah teknologi dan kegiatan lainnya juga dapat dimanfaatkan termasuk dapat berinvestasi di sini,” tukasnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pasca pandemi, wisatawan asing lebih sering melancong ke Indonesia. Tahun 2022, jumlah pengunjung cendrung meningkat hingga mencapai 5,47 juta (251,28%). Jika dibandingkan 2021 lalu, terbilang jauh yakni hanya 1,56 juta pengunjung.

Diketahui, Dinas Pariwisata juga mencatat jumlah wisatawan asing ke Kalsel tahun 2022 mencapai 40.296 kunjungan. Paling banyak berada di Tabalong dengan realisasi kunjungan mencapai hingga 35.294. Disusul Banjarbaru 1.627 dan Banjarmasin 1.490. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version