Pemprov Kalsel Dapat Apresiasi Dari Pemerintah Pusat Terkait Penggunaan Aplikasi SRIKANDI

BANJARBARU – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), menggelar sosialisasi dan supervisi pengelolaan data admin dan SOP pada aplikasi umun SRIKANDI. Sosialisasi tersebut digelar disalah satu hotel berbintang di Kota Banjarbaru, pada Selasa (3/10). Dalam sosialisasi tersebut, diketahui bahwa Pemerintah Provinsi Kalsel mendapat apresiasi langsung dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANDRI), dikarenakan penggunaan aplikasi SRIKANDI yang maksimal dilingkup SKPD Provinsi Kalsel.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Muslim menyampaikan, Pemerintah Provinsi Kalsel memiliki Peraturan Daerah (Perda) terkait sistem pemerintahan berbasis elektronik. Sehingga penerapan aplikasi SRIKANDI di lingkup SKPD berhasil maksimal dilaksanakan. Oleh karena itu, Provinsi Kalsel mendapat apresiasi langsung dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANDRI), atas maksimalnya penerapan aplikasi SRIKANDI.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim (tengah)

“Aplikasi SRIKANDI sendiri dapat memudahkan pimpinan untuk melakukan disposisi surat dengan cepat dan dimana saja, sehingga pekerjaan bisa dilakukan lebih cepat,” ungkap Muslim usai menghadiri sosialisasi pengelolaan data admin dan SOP pada aplikasi umun SRIKANDI.

Muslim menambahkan, pihaknya akan terus melakukan pengawalan pada penggunaan aplikasi SRIKANDI, sesuai arahan dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, tentang optimalisasi sistem menggunakan berbasis elektronik.

“Diskominfo memiliki peran mengawal pengembangan dan pemanfaatan aplikasi SRIKANDI ini seperti infrastruktur, dan keamanan sistem informasinya,” lanjut Muslim.

Kedepannya, Diskominfo Provinsi Kalsel akan melakukan pengembangan terhadap aplikasi SRIKANDI sesuai dengan kebutuhan yang ada di SKPD di lingkup Pemprov Kalsel.

“Kita bisa mengembangkan dan menambah fitur yang sesuai dengan kebutuhan, misalnya notifikasi surat masuk dan lain sebagainya. Namun karena SRIKANDI ini aplikasi dari pemerintah pusat, kita juga perlu melakukan koordinasi dengan mereka,” tutup Muslim.

Aplikasi SRIKANDI sendiri merupakan aplikasi surat menyurat dan kearsipan yang dapat memudahkan pemerintah dalam menjalankan birokrasi di era digitalisasi saat ini. Pada sosialisasi pengelolaan data admin dan SOP pada aplikasi umum SRIKANDI, Kegiatan diikuti seluruh perwakilan SKPD lingkup Pemerintaj Provinsi Kalsel, dan dibuka langsung oleh Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhamad Muslim. (MRF/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

BANJARBARU – Memasuki bulan maulid, bulan kelahiran baginda besar Nabi Muhammad SAW Rabiul Awal, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) turut serta membesarkan bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan menggelar peringatan maulid Nabi Muhammad SAW di Kantor Diskominfo Kalsel. Peringatan maulid nabi dengan mengangkat tema “Mari Kita Tingkatkan Iman dan Taqwa Kepada Allah SWT dan Kecintaan Kita Pada Rasulullah SAW” Ini turut mengundang penceramah Habib Hasan bin Hasyim Ba’abud.

Peringatan maulid nabi di Kantor Diskominfo Kalsel

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, peringatan maulid nabi merupakan peringatan rutin yang digelar setiap tahun, dengan harapan dapat meningkatkan ketaqwaan para ASN, karyawan dan karyawati lingkup Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan.

“Untuk memotivasi para ASN, karyawan dan karyawati Diskominfo Kalsel dalam belajar agama islam,” ungkap Muslim kepada Abdi Persada FM, Selasa(3/10).

Ia menambahkan, perayaan maulid Nabi Muhammad, sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan keteladanan nabi muhamaad sebagai pembawa ajaran agama islam.

“Peringatan acara Maulid Nabi ini sendiri, menjadi bukti atas kecintaan kita kepada baginda besar Nabi Muhammad,” tutup Muslim. (MRF/RDM/RH)

Badan Kesbangpol Kalsel Gelar Rakor Kesiapan Anggaran Pilkada 2024

BANJARBARU – Badan Kesbangpol Kalsel menggelar Rakor Kesiapan Anggaran Pilkada Serentak Tahun 2024 mendatang di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (3/10).

Kegiatan dibuka Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar diwakili staf ahli Gubernur Kalsel Bidang Pemerintahan hukum dan politik Sulkan.

Rakor juga dihadiri seluruh pemerintah kabupaten kota se Kalsel, stake holder seperti KPU dan Bawaslu Provinsi Kalsel serta SKPD terkait lingkup Pemprov Kalsel.

Roy Rizali Anwar dalam sambutan tertulisnya mengatakan Pemerintah Provinsi Kalsel memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam persiapan Pilkada serentak 2024.

“Kerjasama dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjaga integritas dan kelancaran proses demokrasi ini,” katanya.

Pilkada serentak 2024, disampaikannya adalah mekanisme penting demokrasi dalam menentukan pemimpin daerah.

“Penyelenggaran Pilkada yang sukses merupakan cerminan kualitas demokrasi di daerah,” kata Roy.

Oleh karena itu menurutnya, persiapan yang matang dan profesional perlu dilakukan dan salah satu aspeknya adalah pengelolaan anggaran yang tepat dan efisien.

Ditambahkannya, pemerintah pusat dan daerah berkewajiban memberikan jaminan ketersediaan anggaran agar penyelenggaran Pemilu berjalan lancar. “Melalui Rakor ini kita akan bersama mengetahui proses penganggaran hibah Pilkada 2024 yang sudah disepakati di kabupaten kota se Kalsel,” kata Roy.

Penggunaan dana hibah itu akan dipantau dan diaudit untuk memastikan transparansi dan akuntabilitasnya guna menjamin integritas dan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaran Pilkada.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Heriansyah mengatakan Rakor digelar guna memastikan kesiapan anggaran Pilkada serentak 2024 di Kalsel.

“Hal ini dilaksanakan sesuai aturan yang berlaku bahwa anggaran Pilkada juga dibebankan kepada pemerintah daerah melalui mekanisme dana hibah,” kata Heriansyah.

Diharapkan dengan kepastian anggaran, Pilkada serentak 2024 mendatang bakal berjalan lancar, aman dan damai dan mampu menghasilkan pemimpin yang terbaik. (RILIS/RDM/RH)

Di Tapung Tawari, Wakapolri Jadi Warga Kehormatan Banjar

BANJARMASIN – Anugerah warga kehormatan, umumnya diberikan kepada orang yang dianggap berjasa terhadap satu daerah tertentu. Meskipun, orang yang diberikan anugerah itu tidak berasal atau memiliki latar belakang leluhur dari daerah dimaksud. Ini pula yang dilakukan Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB), yang memberikan Anugerah Kehormatan Warga Banjar, kepada Wakapolri, Komjen Pol. Agus Andrianto.

Prosesi tapung tawar Wakapolri sebagai warga kehormatan Banjar (Foto: Biro Adpim)

Anugerah Kehormatan Warga Banjar ini diberikan langsung oleh Presiden KBB Sa-Dunia yang juga Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, pada acara malam ramah tamah di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Senin (2/10) malam.

Gubernur Kalsel memakaikan baju adat Banjar kepada Wakapolri (Foto: Biro Adpim)

Prosesi pemberian anugerah ini, ditandai dengan pemakaian baju adat dan laung khas Banjar berwarna kuning cerah kepada Wakapolri. Kemudian dilanjutkan dengan prosesi tapung tawar, yang dilakukan Guru Wildan Salman. Maka sah lah, Komjen Pol. Agus Andrianto menjadi warga kehormatan Banjar.

Paman Birin (sapaan khas Gubernur) mengatakan, suatu kebanggaan baginya, dimana seorang perwira tinggi Polri, menjadi bagian keluarga besar Banjar dan sekaligus menjadi bagian dari Kerukunan Bubuhan Banjar (KBB).

“Saya selaku Ketua Umum Pengurus Pusat KBB Sa Dunia, mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung dalam Kerukunan Bubuhan Banjar kepada bapak Wakapolri,” kata Paman Birin dalam sambutannya.

Paman Birin menambahkan, perhimpunan KBB ini akan membuahkan manfaat dan kebaikan bagi negeri ini. Karena KBB terbentuk bukan untuk menonjolkan suku bangsa Banjar, tetapi dari kerukunan KBB inilah urang Banjar yang bertebaran dari Sabang sampai Merauke, bahkan hingga kawasan Asia Tenggara dan juga Eropa dan Amerika Serikat, mengikatkan diri untuk memelihara persatuan dan kesatuan dalam NKRI.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Agus Andrianto menyampaikan ucapan terimakasih, atas penghargaan yang telah diberikan kepadanya.

“Terimakasih atas penghargaan ini. Kami merasa terhormat dan berbangga diri karena diterima sebagai anggota kehormatan warga Banjar,” katanya dalam sambutan.

Agus berharap, dirinya dapat memberikan kontribusi kepada warga Banjar dan seluruh masyarakat di Indonesia dalam menjaga keutuhan NKRI.

Perlu diketahui, sebelum prosesi pemberian anugerah kehormatan warga Banjar dilakukan, Sekretaris KBB, Taufik Arbain membacakan surat keputusan, terkait pemberian anugerah kehormatan tersebut. Termasuk didalamnya, alasan mengapa Wakapolri mendapatkan gelar kehormatan sebagai warga Banjar.

Salah satunya karena jasanya turut memajukan dunia pendidikan dan SDM di Kalimantan Selatan, dengan memberikan beasiswa kepada ratusan mahasiswa. Selanjutnya juga keterlibatan dalam pengungkapan kasus gembong narkotika internasional asal Kalimantan Selatan, Ferdi Pratama, belum lama tadi. Pengungkapan kasus besar itu, telah menyelamatkan ratusan ribu nyawa dari penyalahgunaan narkotika. (RIW/RDM/RH)

110 Mahasiswa ULM Dapatkan Beasiswa Dari Kepolisian. Sementara, 1.000 Warga Dapatkan Pelayanan Kesehatan Gratis

BANJARMASIN – Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol Agus Andrianto didampingi Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi menyerahkan, beasiswa kepada 110 mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat, di ULM, Senin (2/10).

Wakapolri Komjen Pol Agus Andrianto (Mengenakan syal sasirangan)

Wakapolri Komjen Agus Andrianto mengatakan, pemberian beasiswa ini, merupakan inisiasi dari Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi. Memberikan beasiswa kepada 110 mahasiswa yang kebetulan mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP).

“Dengan adanya pemberian beasiswa ini dapat membantu pemerintah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM),” ungkap Agus.

Peningkatan SDM tersebut, lanjutnya, untuk menuju Indonesia Emas 2045, sangat bergantung pada kualitas SDM yang nantinya akan menjalankan atau menggerakkan roda perekonomian di Indonesia mendatang. Untuk itu Kepolisian turut serta mempersiapkan generasi muda yang berkualitas.

Setelah kegiatan di ULM tersebut, Wakapolri beserta rombongan menghadiri Kegiatan Bakti Sosial (Baksos) Polri Presisi, untuk negeri di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada rangkaian kegiatan Polri Presisi yang dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan ini, digelar dua hari pada 2 sampai 3 Oktober 2023,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya memberikan apresiasi kepada Polda Kalsel yang telah menggelar, aksi bakti sosial di Provinsi ini.

“Karena saat ini Kepolisian diminta untuk turut membantu masyarakat dalam hal membantu mengatasi ketahanan pangan,” ujarnya.

Pemberian bantuan sosial berupa paket sembako dan pasar murah tentunya sangat membantu masyarakat. Selain itu pelayanan kesehatan juga diperlukan oleh warga.

“Bakti sosial yang digelar Polda Kalsel saat ini, bakti kesehatan operasi bibir sumbing, operasi katarak, pelayanan pemeriksaan penyakit dalam serta lainnya,” ucap Wakapolri.

Kegiatan Bakti Kesehatan Polri Presisi untuk negeri yang dilaksanakan Polda Kalsel ini melibatkan, berbagai layanan kesehatan berupa pengobatan gratis sebanyak 1.000 orang dengan pelayanan 8 dokter spesialis (Poli Gigi, Poli Anak, Poli Penyakit Dalam, Poli Syarat, Poli Mata, Poli THT, Poli Kulit, Poli Paru, dan Bedah.

Kemudian, khitanan massal sebanyak 100 orang, pengentasan stunting 40 orang terdiri 20 ibu hamil dan 20 anak anak, serta donor darah diikuti 200 orang. (SRI/RDM/RH)

Pukau Istana Berbatik, Paman Birin dan Acil Odah Tampil Elegan Dengan Baju Motif Sasirangan

JAKARTA – Menyambut Hari Batik tahun 2023, Presiden RI, Joko Widodo menggelar Istana Berbatik, dengan mengundang ratusan tamu penting, untuk memeragakan kain Batik di catwalk halaman depan Istana Kepresidenan di Jakarta, Minggu (1/10) malam. Turut diundang pada gelar seni budaya ini, para gubernur seluruh Indonesia, termasuk Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor.

Bersama dengan sang istri, Raudatul Jannah, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) tampil elegan mengenakan busana karya fashion designer Banua, Cathrine Ambarsari. Keduanya mendapat sambutan hangat dan meriah dari sekitar 4 ribu lebih tamu, termasuk Presiden RI, Joko Widodo. Busana yang dikenakan tampak elegan, dengan perpaduan Sasirangan warna krem dan hitam berbordir.

Ciri khas kain Sasirangan kebanggaan Banua, sangat terlihat dari motif pakaian yang dipakai Paman Birin dan istri. Tidak hanya pada acara Istana Berbatik saja, bagi Paman Birin dan istri, dalam berbagai kesempatan pun selalu menggunakan kain Sasirangan.

Apalagi saat ini, banyak Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) lokal Banua yang mengembangkan kain Sasirangan sebagai produk unggulan, dan memiliki potensi besar di pasar nasional bahkan internasional.

Pada acara Istana Berbatik yang dipandu Raffi Ahmad dan Astrid Tiar tersebut, terlebih dahulu ada penampilan hiburan Stand Up Comedy dari Cak Lontong dan Akbar. Dilanjutkan sambutan dari ketua panitia yang juga merupakan Wamenparekraf, Angela Tanoesoedibjo.

Dalam sambutannya, Angela mengatakan, setidaknya ada 503 orang peraga istimewa termasuk para perwakilan kerajaan, pimpinan lembaga, menteri, hingga perwakilan negara sahabat.

“Istana Berbatik ini, menampikan koleksi batik dari berbagai kerajaan, UMKM, dan karya perancang busana yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Sementara itu, Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengatakan, masyarakat Indonesia harus bersyukur dan bangga, karena batik bukan hanya menjadi karya seni biasa. Namun sudah menjadi warisan budaya bukan benda dunia.

“Dengan simbolisme, teknik dan budaya yang sangat melekat dengan Indonesia,” kata Jokowi

Dengan adanya Istana Berbatik, Jokowi berharap masyarakat dapat menumbuhkan kebanggaan pada kekayaan seni dan budaya Indonesia.

“Oleh sebab itu, melalui Istana Berbatik malam ini yang dilaksanakan untuk memperingati Hari Batik Nasional yang jatuh pada tanggal 2 Oktober, saya mengajak masyarakat Indonesia menumbuhkan kebanggaan pada kekayaan seni dan budaya Indonesia, serta aktif melestarikan dan mengembangkannya,” ungkapnya. (RIW-BIROADPIM/RDM/RH)

Wamen LHK : Kalsel Harus Tingkatkan Status Tanggap Darurat Karhutla

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diminta tetapkan status Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) menjadi tanggap darurat. Lantaran lahan terbakar mencapai 24.000 hektare dampak kemarau ekstrem.

Wakil Menteri LHK Alue Dohong (masker putih) saat membantu pemadaman karhutla di Kalsel. foto : Dishut Kalsel

Permintaan itu disampaikan Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Alue Dohong, usai memimpin rakor dan evaluasi penanggulangan karhutla Kalsel, di Gedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Senin (2/10).

Menurut Alue, kemarau ekstrem disertai El-Nino yang melanda sebagian besar wilayah di Indonesia utamanya Kalsel diprediksi berkahir awal November nanti.

Sebab itu status tanggap darurat karhutla, dianjurkannya, segera ditetapkan.

“Apalagi beberapa kabupaten sangat rawan (karhutla), ditambah kondisi seperti ini akan berlangsung kurang lebih satu bulan lagi,” katanya.

Disisi lain, lanjut Wamen, penanganan karhutla harus “dikeroyok” oleh seluruh lembaga terkait termasuk perusahaan swasta dan masyarakat relawan.

“Kita sudah putusukan, Danrem 101/Antasari yang akan jadi Komandan Satgas Penanganan Karhutla Kalsel. Semua unsur terlibat, kita keroyokan supaya ini bisa kita tuntaskan bersama,” bebernya.

Sebagai langkah awal, Alue menjelaskan, pihaknya akan memetakan sebaran spasial titik api, jumlah personel, sarana prasaran serta kelengkapan lainnya.

Alue menargetkan, dalam dua pekan kedepan pihaknya bersama Satgas Penanganan Karhutla Kalsel akan menuntaskan karhutla di wilayah Ring-1 yakni Kecamatan Landasan Ulin dan sekitarnya.

“Tiap hari kita lakukan pemadaman di wilayah yang sudah kita targetkan secara harian itu sampai tuntas,” ungkapnya.

Selain itu, penataan sistem perairan (Water Management System) di wilayah Kesatuan Hidrologis Gambut (KHG) seperti Sungai Maluka dan Sungai Martapura.

“Jadi kita perlukan masterplan lengkapnya, desain implementasinya kita buat, sistem kelembagaannya kita buat, kemudian kita implementasikan dalam jangka panjang termasuk alur pendanannya,” tandasnya.(SYA/RDM/RH)

Forum Wartawan Banjarmasin Berhasil Juarai Badminton Piala Walikota Banjarmasin

BANJARMASIN – Forum Wartawan Balaikota (FWB) Banjarmasin kembali berhasil mempertahankan juara pertama Badminton Piala Walikota Banjarmasin Tahun 2023.

Keberhasilan tersebut setelah Tim FWB Banjarmasin mengalahkan Tim DPRD Provinsi Kalimantan selatan, di GOR Badminton Bawang, Kota Banjarmasin, Sabtu (30/9).

Pertandingan final tersebut langsung ditonton Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Selamat dan sukses untuk FWB Banjarmasin yang kembali juara bulutangkis antar desk se Banjarmasin,” ungkap Ibnu.

Menurut Ibnu, keberhasilan tersebut tentunya merupakan capaian yang tidak mudah. Karena, berhasil menang dari 5 desk yang mengikuti perlombaan tersebut.

“Pada babak final tersebut cukup seru dan akhirnya dimenangkan oleh wartawan Pemko Banjarmasin,” ujar Ibnu.

Selain itu, lanjut Ibnu, kejuaraan ini tentu bisa menjadi ajang pencarian atlet dari dari profesi wartawan untuk bertanding di ajang Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwarnas).

“Ajang lomba ini dapat menjadi bibit atlet wartawan, untuk ke Porwasnas,” ucapnya.

Ibnu berharap, gelaran Badminton Walikota Banjarmasin pelaksanaannya dapat meluas se Kalimantan Selatan.

“Kejuaraan ini hendaknya dapat dilaksanakan se Provinsi Kalimantan Selatan,” ujar Ibnu.

Pemenang Lomba Badminton Piala Walikota Banjarmasin Tahun 2023

Juara 1 diraih Desk FWB Banjarmasin, juara 2 diraih Desk DPRD Provinsi Kalsel, juara 3 diraih Desk Ekonomi, dan juara 4 diraih Desk Forwadek Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Disdag Kalsel Bagikan 44 Dus Masker Gratis

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, melalui Dinas Perdagangan Kalsel, telah membagikan sebanyak 44 dus masker, berlokasi di Jalan Simpang 4 Lampu Merah Belitung Banjarmasin.

Sekretaris Disdag Kalsel, Diyah Anur Yani, saat membagikan masker

Kepada Abdi Persada FM, Plt Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Nurul Fajar Desira melalui Sekretarisnya Diyah Anur Yani, usai membagikan masker pada Senin (2/10) mengatakan, pembagian masker ini
sesuai Instruksi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, untuk mengantisipasi kabut asap akibat karhutla, pihaknya bergerak untuk kemanusiaan pembagian masker gratis yaitu ada sebanyak 44 dus, satu dus isinya 50 masker.

Sekretaris Disdag Kalsel, Diyah Anur Yani, didampingi Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga, Disdag Kalsel, Dwi Ayu Mariati

“Alhamdulillah hanya waktu 30 menit sudah selesai dibagikan, bagi pengguna Jalan yang melintasi baik kendaraan roda dua dan roda empat,” ucapnya

Disampaikan Diyah, dari 44 dus masker itu juga ada beberapa dus masker untuk anak. Selama pembagian masker kepada warga, masih ada sebagian yang tidak menggunakan masker. Ia mengimbau, saat ini masker harus digunakan secara rutin, karena pekatnya kabut asap, akibat musim kemarau panjang.

“Penggunaan masker ini sebagai antisipasi sejak dini penyakit ISPA,” jelas Diyah

Hal senada juga disampaikan, Kabid Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Disdag Kalsel, Dwi Ayu Mariati, menurutnya pembagian masker gratis ini sebagai bentuk kepedulian Pemerintah, karena terjadinya kebakaran hutan dan lahan, guna mengurangi dampaknya terhadap kesehatan, terutama kesehatan paru-paru.

“Semoga edukasi ini warga akan membiasakan pakai masker saat beraktivitas,” tutup Ayu

Untuk diketahui, kegiatan pembagian masker gratis yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan mulai Jam 10.00 WITA. Selain itu giat yang sama juga dilaksanakan Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, dengan membagikan masker sebanyak 2.500 pcs masker dewasa 500 pcs masker anak berlokasi di Jalan Veteran Simpang 3 Kuripan Banjarmasin, serta Dinas Pariwisata Kalsel digelar di Jalan A Yani KM 9/10 Kabupaten Banjar. (NHF/RDM/RH)

Karhutla Marak, Dinsos Kalsel Sumbang 50 Ribu Masker Gratis Untuk Dibagikan Kepada Masyarakat

BANJARMASIN – Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan membagikan puluhan ribu masker gratis kepada masyarakat yang melintas di jalan raya, Senin (2/10).

Suasana Pembagian Masker oleh Dinsos Kalsel di Bundaran Kayutangi

Kegiatan tersebut sesuai dengan instruksi Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor dalam upaya meminimalisir dampak dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi akhir-akhir ini.

Pelaksana Tugas Kepala Dinsos Kalsel, Muhammadun melalui Kepala Bidang Penanganan Bencana, Achmadi mengatakan Dinsos Kalsel menyediakan sebanyak 50 ribu lembar masker yang dibagikan oleh 15 SKPD khususnya di lingkup Dinsos Kalsel kepada masyarakat.

“Hari ini serempak sekitar 50 SKPD lingkup Pemprov yang membagikan masker gratis tepat jam 09.00 wita sesuai perintah Gubernur Kalsel, Paman Birin untuk mengurangi dampak karhutla terhadap kesehatan,” jelasnya.

Achmadi menjelaskan pada Senin (2/10) ini, Dinsos Kalsel membagikan masker gratis di dua titik yaitu depan kantor Dinsos Kalsel di Jalan Suprapto Kecamatan Banjarmasin Tengah dan kawasan Bundaran Kayutangi di Jalan Brigjen H Hasan Basri Kecamatan Banjarmasin Utara.

“Di luar 50 ribu masker itu, Dinsos Kalsel juga telah menyiapkan sebanyak 10 ribu lembar masker tambahan untuk dibagikan secara gratis kalau ada masyarakat yang memerlukannya,” tuturnya.

Achmadi menambahkan, selain pembagian masker gratis, Dinsos Kalsel juga akan siap membagikan air bersih, air minum siap saji dan dapur umum jika masyarakat terdampak karhutla yang tidak dapat beraktivitas.

“Kita siap mendirikan dapur umum untuk beberapa wilayah yang terdampak yang perlu diwaspadai, yaitu Banjarmasin, Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Tanah Laut dan Barito Kuala,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version