BANJARBARU – Gelanggang Olahraga (GOR) yang berdiri di atas lahan seluas 6.015,30 M2 di kawasan Kompleks Perkantoran Setdaprov Kalsel itu progresnya sudah 66,3 persen. Artinya, gedung olahraga serbaguna yang kapasitasnya juga mampu menampung tiga ribu orang lebih itu tinggal sedikit lagi rampung.
Pemasangan rangka atap baja GOR yang ada di kawasan Kompleks Perkantoran Gubernur Kalsel
Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, melalui Kabid Cipta Karya, Ryan Tirta Nugraha, menyampaikan, tahapannya sudah melakukan pemasangan rangka baja atap.
“Total luas terbangun keseluruhan mencapai 6.015,30 M2 dengan daya tampung 3.133 kursi. Termasuk fasilitas didalamnya ruang VVIP sekitar 20 kursi, tribun VIP kapasitas 266 kursi dan tribun untuk penonton sebanyak 2.847 kursi,” ungkapnya, belum lama tadi.
Anggaran yang ditaksi menelan Rp64 miliar tersebut, pelaksanaannya terus dikejar agar mampu terealisasi tepat waktu.
“Semoga dengan cuaca kali ini mendukung progres penyelesain GOR ini,” tuturnya.
Peninjauan yang juga dilakukan bersama tenaga ahli Gubernur Kalsel itu, Ryan mengungkapkan, dari rancangan arsitektur bangunan masih dalam tahap sedang dikerjakan.
“Kami optimis bisa mengejar target pembangunan yang akan dihadapi adalah POMNAS di Kalsel,” ungkapnya.
Pembangunan GOR diera Paman Birin dengan tipe B itu diketahui nantinya akan digunakan untuk penyelenggaraan Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional (POMNAS). (RHS/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan media event dengan tema “kawal ruang digital” dalam rangka menciptakan ruang digital yang sehat untuk pemilu dan pilkada pada 2024 mendatang. Media event ini juga diharapkan mampu menekan potensi hoaks, polarisasi, konten negatif maupun kampanye hitam. Pada media event ini juga dilakukan penandatanganan petisi online.
Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel Muhammad Muslim menyampaikan, media massa memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk opini dan pandangan masyarakat. Oleh karena itu, fungsi media harus dioptimalkan dengan baik, sehingga mampu menjadi sarana penyebarluasan informasi positif, mendorong terbentuknya pemikiran dan sikap positif masyarakat, serta menciptakan atmosfer politik yang kondusif.
Kepala Diskominfo Kalsel Muhammad Muslim
“Ini merupakan perwujudan komitmen kita bersama untuk menghadirkan perubahan positif dalam perkembangan dunia digital,” ungkap Muslim.
Peran ruang digital kini semakin penting dalam kehidupan manusia seharihari. tidak hanya sebagai sarana hiburan dantempat berkomunikasi namun juga menjadi sarana masyarakat untuk mendapatkan informasi. bahkan di ruang digital juga menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengakses segala informasi terkait penyelenggaraan pemilu dan pilkada 2024.
“Dengan digelarnya media event, merupakan perwujudan komitmen kita bersama untuk menghadirkan perubahan positif dalam perkembangan dunia,” lanjut Muslim.
Ditambahkannya, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan sungguh-sungguh berkomitmen untuk menghadirkan ruang digital yang sehat karena tantangan besar yang dihadapi, seperti penyebaran hoaks, polarisasi, konten negatif, dan kampanye hitam.
“Pemprov Kalsel telah dan akan terus berupaya untuk menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan beretika” lanjut Muslim.
Diskominfo Kalsel juga berkomitmen untuk mengajak seluruh pemangku kepentingan, baik itu masyarakat, Media, LSM, dan pihak-pihak terkait untuk bersinergi dan berkolaborasi. Kita dapat bersama-sama menjaga integritas dan kualitas informasi yang beredar di ruang digital. untuk bersama-sama berupaya meningkatkan pemahaman masyarakat tentang berita palsu (hoaks), menggalakkan literasi digital, serta berperan aktif dalam memerangi konten-konten yang merusak dan merugikan.
“Kita dapat memastikan bahwa pemilu dan pilkada 2024 nanti, dapat berjalan dengan kondusif dan baik,” tutup Muslim. (MRF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Nasabah Bank Kalsel kembali memenangkan hadiah dari Undian Simpeda Nasional pada Periode Ke-1 Tahun 2023 yang di gelar di Makassar Sulawesi Selatan, pada 31 Agustus 2023 lalu.
Nasabah yang berhasil menjadi salah satu pemenang untuk kategori hadiah uang tunai sebesar Rp50 juta rupiah adalah Warga Tambak Sirang Laut Kecamatan Gambut. Penyerahan hadiah secara simbolis dilakukaj Kepala Divisi Dana dan Digital Banking Bank Kalsel, Suriadi kepada Erlin Kencanawati, yang disaksikan Kepala Bank Kalsel Cabang Utama, Firmansyah dan Kepala Cabang Pembantu Gambut, Syafwan, pada Rabu (11/10).
Setelah Penyerahan hadiah, Erlin Kencanawati mengatakan tidak pernah menyangka mendapatkan rezeki seperti ini, setelah mendapatkan informasi dari Bank Kalsel bahwa telah mendapatkan undian Tabungan Simpeda dengan hadiah puluhan juta rupiah.
“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel atas rezeki yang tidak terduga. Padahal kurang lebih 1 tahun terakhir, baru menggunakan Tabungan Simpeda Bank Kalsel yang mana tabungan tersebut biasanya sebagai rekening penerima uang pensiun suami yang sudah meninggal dunia. Rezeki ini nantinya akan saya pergunakan untuk kebutuhan sehari-hari maupun untuk hal-hal yang bermanfaat lainnya,” ujar Erlin.
Sementara itu, Kepala Divisi Dana dan Digital Banking Bank Kalsel, Suriadi menambahkan Pelaksanaan Undian Nasional Tabungan Simpeda Bank Pembangunan Daerah (BPD) seluruh Indonesia, rutin dilaksanakan dua kali dalam setiap tahunnya. Dimana salah satunya pemenangnya, adalah nasabah Bank Kalsel, Erlin Kencanawati yang berhasil mendapatkan hadiah undian dari 36 pemenang lainnya.
“Tahun ini total hadiah yang disiapkan mencapai Rp6 miliar yang undiannya dibagi dalam 2 tahap, untuk tahap 1 selain Ibu Erlin Kencanawati masih ada 35 pemenang lainnya merupakan nasabah Bank Kalsel yang mendapatkan hadiah Undian Nasional Tabungan Simpeda. Namu nilai hadiah dibagi dalam beberapa kategori, termasuk Ibu Erlin Kencanawati yang mendapatkan hadiah sejumlah Rp50 juta rupiah,” ungkap Suriadi.
Sebagai informasi, bagi nasabah Tabungan Simpeda Bank Kalsel yang belum beruntung jangan berkecil hati, karena masih mempunyai kesempatan untuk mendapatkan hadiah besar untuk pemenang utama yakni sebesar Rp500 juta pada tahap ke-2 yang akan diselenggarakan di kota Medan nantinya.
Jadi, tunggu apalagi!! Segera buka rekening Tabungan Simpeda di Kantor Cabang Bank Kalsel terdekat. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bidang Kebudayaan Seksi Cagar Budaya dan Permuseuman, sukses menggelar Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D, kategori pelajar selama tiga hari, pada 9 – 11 Oktober bertempat di halaman Museum Wasaka Jalan Kampung Kenanga Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara.
Kepada wartawan, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah, setelah lomba pada Rabu (11/10) petang berharap, para peserta didik yang mengikuti lomba, setelahnya ini dapat menurunkan ilmunya kepada adik tingkat sekolah, baik dari sisi sejarah hingga cara pembuatan mading tiga dimensi.
Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah
Mengingat sebelum lomba juga telah digelar Sosialisasi Mading 3D, guna menumbuhkan semangat, apresiasi dan minat dalam upaya mengenal kembali, sejarah perjuangan para pejuang di Kalimantan Selatan.
“Kami apresiasi para peserta yang mengikuti lomba ini, telah berinovasi dengan menambahkan teknologi maupun kreasi untuk mempercantik dalam memberi kesan baru penyajian mading 3D,” ucapnya
Arry meminta, setiap peserta yang mengikuti lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D ini dapat men-tag akun IG Museum Wasaka, sebagai promosi untuk semakin mengenalkan Museum Perjuangan di Kalimantan Selatan, terutama bagi generasi muda di Banua, agar kunjungan semakin meningkat.
“Dengan dipromosikan di medsos, tentu meningkatkan kunjungan wisatawan baik Nusantara dan Domestik,” jelas Arry
Sementara itu, salah seorang Juri, Budi Kurniawan, menilai setiap tahun digelar lomba ini untuk mengasah kemampuan peserta didik, dan selama empat tahun perlombaan ternyata ada banyak perubahan mulai dari pengetahuan sejarah, saat presentasi hingga pesan yang disampaikan menyesuaikan tema tentang Revolusi Fisik Kalimantan Selatan.
“Mereka ini semakin mampu menunjukkan kreativitasnya,” kata Budi
Foto Juara I Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D
Hal senada disampaikan, salah seorang peraih Juara I dari SMA Kristen Kanaan, Valentina Halim, dijelaskannya, dalam lomba ini mengangkat cerita tentang Semangat dibalik 17 Mei, mulai dari adanya berdirinya tugu Jalan Ahmad Yani di kilometer 17, maka direfleksikan melalui Mading 3D.
“Kita akan beri pembelajaran ini kepada adik kelas nanti,” tutupnya
Untuk diketahui, Lomba Edukatif Kultural Museum Mading Tiga Dimensi, ada tiga juri yang memberikan penilaian, yaitu Wajidi, Budi Kurniawan dan M Syahriel M Noor, dan telah ditetapkan para pemenangnya, yakni Juara I SMA Kristen Kanaan, disusul Juara II SMAN 7 dan Juara III SMAN 1. Sedangkan Harapan I SMAN 8, Harapan II SMAN 6 dan Harapan III SMAN 4 Banjarmasin. Para pemenang mendapatkan uang pembinaan serta sertifikat, Juara I mendapatkan Rp 7 juta, Juara II Rp6 juta, Juara III mendapatkan Rp5 juta, Juara Harapan I Rp4 juta, Juara Harapan II Rp3 juta dan Juara Harapan III Rp2 juta. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Akhirnya, setelah melalui tahapan pembahasan yang cukup panjang, dua raperda usulan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, akhirnya disahkan menjadi Perda. Pengesahan perda dilakukan pada rapat paripurna, Rabu (11/10) dengan agenda pengambilan keputusan serta pendapat akhir Gubernur Kalsel atas pengambilan keputusan atas dua raperda.
Adapun dua raperda yang disahkan menjadi perda tersebut, adalah perda Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika, Prekursor Narkotika dan Psikotropika (P4GN), serta perda Pajak dan Retribusi Daerah.
Suasana rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan atas dua Raperda
Rapat Paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kalsel, Supian HK dan dihadiri 37 anggota DPRD Kalsel.
Dalam pendapat akhir Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi, Roy Rizali Anwar, Paman Birin menyampaikan penghargaan setinggi – tingginya atas kinerja panitia khusus (Pansus) DPRD Provinsi Kalsel, yang berhasil menyelesaikan pembahasan dua raperda tersebut.
Sekdaprov Kalsel saat membedakan pendapat akhir Gubernur atas dua Raperda
“Dengan disahkannya perda P4GN, Kalsel akhirnya memiliki landasan hukum dan komitmen yang kuat dalam pelaksanaan pencegahan dan pemberantasan narkotika. Hal ini juga memperkuat koordinasi dan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait,” ujarnya.
Sementara itu, menanggapi perda Pajak dan Retribusi Daerah, Paman Birin berharap dapat mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari pajak daerah dan retribusi daerah.
Dalam perda yang baru disahkan tersebut, terdapat beberapa ketentuan baru. Salah satunya peningkatan sinergi antara provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, dalam pemungutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), yang akan dilaksanakan pada tahun 2025.
Selain itu, terdapat opsi Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan sebagai sumber penerimaan baru bagi pemerintah provinsi.
Sementara itu, Ketua Pansus Raperda Pajak dan Retribusi Daerah DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi berharap, pemerintah kabupaten kota dapat memanfaatkan hasil PKB dengan sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mengingat porsi untuk kabupaten sekarang menjadi 70 persen sedangkan provinsi hanya 30 persen.
“Kabupaten kota kita harapkan benar benar bijak dalam memanfaatkan pajak ini untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, perda ini sudah mengakomodir kepentingan masyarakat,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)
Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi terhadap peran nyata pemerintah pusat dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerahnya dan provinsi lain di Indonesia.
Terima kasih itu diutarakan Paman Birin dalam paparan tertulisnya yang disampaikan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, saat menghadiri Rakor Khusus Peningkatan Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2023 , di Kantor Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Jakarta, pada Senin (9/10).
Dituliskan Gubernur Kalsel, respon cepat BNPB, Kementerian LHK terhadap usulan Kalsel terkait pentingnya bantuan heli water bombing, heli Patroli dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC ) atau hujan buatan. Selain juga kerja keras segenap komponen masyarakat sangat membantu dalam penanganan karhutla dan masalah kekeringan.
Sekdaprov Kalsel saat menghadiri rakor khusus karhutla di Jakarta
“Saat ini kabut asap di Kalsel akibat karhutla selama sepekan terakhir terlihat berkurang dan semoga terus berkurang,” tulisnya.
Menurut Paman Birin, dalam menanggulangi permasalahan Karhutla di Kalsel, sangat dibantu TNI/ POLRI, petugas Kementerian KLK di daerah, para relawan dan petugas pemadam gabungan dari unsur masyarakat.
“Penanganan Karhutla perlu pemantapan koordinasi melibatkan semua pihak, baik pemerintah pusat , provinsi, kabupaten/kota, swasta dan segenap komponen,” tekannya.
Kawasan objek vital perekonomian seperti wilayah bandara internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, hingga hari ini tetap menjadi fokus utama.
Pemprov Kalsel juga bersinergi dengan BNPB dengan mengusulkan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) , heli water bombing dan heli patroli. Termasuk dengan Badan Riset Inovasi Nasional juga Badan Restorasi Gambut dan KLH.
Paman Birin menjelaskan, upaya atau langkah langkah penanganan karhutla di daerahnya selain pengoptimalan satgas darat dan udara, membangun infrastruktur juga merangkul lembaga lembaga lain yang turut berkontribusi termasuk perguruan tinggi.
Gubernur Kalsel juga menginisiasi aksi kemanusiaan seperti pembagian masker, distribusi air bersih ke pelosok terdampak kekeringan, pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin gratis dengan mengerahkan SKPD SKPD.
Hal sama juga dilakukan pemerintah kabupaten/ kota se Kalimantan Selatan.
Sementara itu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam arahannya memberikan apresiasi langkah langkah strategis yang telah dilakukan Provinsi Kalsel.
Mahfud juga mengapresiasi upaya dan kerja keras daerah lain dalam menanggulangi karhutla, kabut asap dan kekeringan.
Suasana rakor khusus karhutla di Jakarta
Menkopolhukam dalam arahannya menyampaikan pesan penting antara lain, daerah perlu lebih memperkokoh komitmen dalam upaya menangani masalah karhutla dengan cara memantapkan atau. mempertajam program program pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Kepala daerah diminta terus memonitor kondisi terkini karhutla dengan mencermati data data BMKG
Masifkan patroli rutin gabungan bersama komponen . Tegas dalam penegakan hukum dalam penanganan karhutla.
”Jika di daerah karhutla nya meningkat dan memberikan dampak bagi aktivitas atau perekonomian maka jangan ragu untuk menaikan status ke tanggap darurat serta penyediaan alokasi anggaran BTT,” tekan Mahfud.
Rakor khusus peningkatan penanggulangan karhutla selain dihadiri pimpinan lembaga terkait tingkat pusat juga dihadiri Pangdam VI Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi dan Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Ari Aryanto. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)
BANJARMASIN – Guna menumbuhkan semangat apresiasi serta minat dalam upaya mengenal kembali sejarah perjuangan para pejuang di Kalimantan Selatan, Museum Wasaka dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi untuk kategori pelajar.
Suasana pembukaan Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D, di halaman Museum Wasaka Kalsel Banjarmasin
Kepada wartawan, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Arry Risfansyah, pada Senin (9/10) mengatakan, lomba ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini khusus sekolah yang berhasil menjadi juara terbaik satu, dua dan tiga hingga juara harapan, ditujukan agar lebih mengenal lagi tentang Revolusi Fisik di Kalsel.
Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah
“Kegiatan ini menggunakan Dana Alokasi Khusus BOP non fisik selama tiga hari mulai tanggal 9 hingga 11 Oktober 2023,” ucapnya
Arry menjelaskan, sebelum digelar lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi kategori pelajar ini, pihaknya memberikan sosialisasi kepada para peserta dari 16 Sekolah baik SMA/SMK di Banjarmasin, pada Kamis 5 Oktober tadi. Masing-masing sekolah diikuti 9 peserta didik, dan satu guru pendamping, yang disampaikan oleh tiga Narasumber sekaligus sebagai juri, yaitu Wajidi, Budi Kurniawan dan M Syahriel M Noor.
“Kami ingin peserta lomba ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan, karena temanya tentang Revolusi Fisik di Kalsel,” ungkap Arry
Sementara itu, salah seorang Juri, Wajidi mengatakan, ada empat kategori penilaian yang diberikan oleh tiga juri untuk lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi kategori pelajar yaitu kreativitas dan keunikan, isi kesesuaian dengan tema tentang Revolusi Fisik Kalimantan Selatan, tata bahasa, kebersihan, kerapian, dan keindahan, serta presentasi dari masing-masing perwakilan kelompok.
“Lomba ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan dan kebudayaan di Banua,” tutupnya.
Untuk diketahui, lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi ini ibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, yang diwakili Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Arry Risfansyah, bersama Jajaran Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel yang bertempat di halaman Museum Wasaka Jalan Kampung Kenanga Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin (9/10). (NHF/RDM/RH)
BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kembali membagikan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Mengenakan rompi hitam dan peci, Paman Birin (sapaan khas Gubernur) memegang selang dari tangki mobil berisi air bersih, untuk dibagikan kepada masyarakat.
Adapun desa di Kabupaten Banjar yang terdampak kekeringan dan yang dibagikan air bersih, adalah desa Sindang Jaya, Karya Makmur, Sumber Sari dan Galam Rabah.
Penyaluran air bersih oleh SKPD lingkup Pemprov Kalsel
Seluruh bantuan air bersih berkumpul terlebih dahulu di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru di sela apel pagi, Senin (9/10) pagi. Kemudian, rombongan yang membawa tandon air, meluncur dipimpin langsung Paman Birin.
Penyaluran air bersih oleh SKPD lingkup Pemprov Kalsel
Gubernur Kalsel Paman Birin mengaku, dirinya menerima laporan bahwa ada 4 desa yang kekurangan air bahkan sungainya pun mengering.
“Kita mendapat informasi kemarin habis Maghrib, ada 4 desa di daerah kabupaten Banjar kekurangan air bersih, bahkan sungainya mengering. Untuk itu kita hari ini langsung bergerak kesana membantu masyarakat,” katanya.
Paman Birin menegaskan, saat ibu pihaknya juga terus berjuang untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Bahkan, Paman Birin tak ingin Presiden Joko Widodo datang ke Banua hanya karena kebakaran hutan dan lahan seperti beberapa tahun sebelumnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sindang Jaya, Abdul Wahab mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih dari Paman Birin.
“Alhamdulillah hari ini mendapatkan air bersih dari Paman Birin, kami isi ke tandon-tandon, dengan bantuan ini persediaan air kami cukup untuk seminggu,” katanya.
Menurutnya, desa Sindang Jaya Kecamatan Cinta Puri, saat dihuni 300 warga, dan belum mendapat layanan PDAM. Dikatakannya, selama ini masyarakat harus membeli air bersih dengan harga 8 ribu per galon.
Dirinya berharap, musim kemarau segera berakhir agar mereka tak lagi kekurangan air bersih. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel akan mengirimkan satu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk mengikuti Festival Nasional KIM 2023 di Kota Surabaya pada tanggal 27-28 Oktober mendatang.
Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim melalui Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media Diskominfo Kalsel Erlinda Puspita Ningrum menyampaikan, sebelumnya pihaknya telah melakukan seleksi internal. dimana hasil dari seleksi tersebut KIM Kemuning Mandiri Kota Banjarbaru terpilih untuk mewakili Provinsi Kalsel.
Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media Diskominfo Kalsel Erlinda Puspita Ningrum
“Jadi Pemerintah Provinsi Kalsel bekerjasama Pemerintah Kota Banjarbaru, akan bersama-sama membantu KIM Kemuning Mandiri mengikuti kompetisi pada Festival KIM Nasional tersebut,” kata Puspa, baru-baru tadi.
Ada tiga tema yang dikategorikan oleh pihak Kementerian Kominfo RI, yakni KIM yang bergerak di bidang UMKM, KIM bidang pariwisata, dan KIM bidang pertanian.
Produk UMKM Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Banjarbaru
Pada kegiatan tersebut, KIM Kemuning Mandiri Banjarbaru akan melakukan sesi presentasi dan wawancara, kemudian menampilkan video profil, dan membuat stand pameran.
“Untuk KIM Kemuning Banjarbaru sendiri fokusnya ke UMKM, namun ini bisa kita tambahkan dengan pariwisata karena KIM Kemuning Mandiri Banjarbaru ini juga aktif dalam giat promosi Geopark Meratus yang menjadi potensi pariwisata di Kalsel,” ucap Puspa.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan akan benar-benar mempersiapkan KIM Kemuning Banjarbaru untuk mengenal program-program pemerintah pusat. KIM sendiri merupakan mitra pemerintah yang memiliki tugas utama untuk mendesiminasikan kebijakan ataupun program pemerintah kepada masyarakat, untuk itu, PR kita harus bisa menyiapkan mereka dengan sebaik mungkin sesuai dengan tugas pokoknya.
“KIM Kemuning Banjarbaru juga akan mengikuti lomba cerdas cermat yang berkaitan dengan program atau kebijakan pemerintah baik pusat atau daerah, ” tutup Puspa. (MRF/RDM/RH)
JAWA TIMUR – Berbagai risiko dan tantangan yang menyertai perekonomian perlu direspons dengan tepat. Salah satu caranya adalah dengan mendorong sumber – sumber pertumbuhan ekonomi baru seperti UMKM, pariwisata, dan investasi.
Pemikiran itu melandasi sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel untuk menggelar “South Borneo Expo 2023” di salah satu hotel berbintang di Surabaya, dari 6 – 8 Oktober 2023.
Membuka rangkaian kegiatan pada Sabtu (7/10), Kepala Perwakilan BI Kalsel Wahyu Pratomo mengatakan, tema yang diangkat pada kegiatan ini adalah ‘Mendorong Pertumbuhan Kalsel yang Inklusif dan Berkelanjutan Melalui Pengembangan Sektor Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi’.
“Pada intinya South Borneo Expo 2023 memiliki tiga agenda besar. Pertama, pameran perdagangan berupa showcasing produk UMKM unggulan. Kedua, promosi pariwisata, termasuk Geopark Meratus, agar wisatawan luar Kalsel tertarik berwisata di Kalsel,” tutur Wahyu.
Ketiga, lanjut Wahyu, temu investor berupa presentasi Investment Projects Ready to Offer (IPRO) kepada para calon investor yang dirangkaikan dengan kegiatan business matching antara pelaku UMKM dengan agregator.
“Oleh karena itu, lokasi kegiatan sengaja kami pilih di Surabaya sebagai upaya mendekatkan diri kepada pembeli, wisatawan, dan investor potensial dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Banua,” kata Wahyu.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, yang diwakili Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemrov Kalsel, Suparmi berharap lewat South Borneo Expo 2023, para pengunjung akan lebih mengetahui produk-produk UMKM unggulan khas Kalsel yang memiliki ciri khas tersendiri, unik, dan menarik.
“Oleh sebab itu, Pemprov Kalsel juga terus fokus pada upaya transformasi ekonomi dari sektor primer menuju sektor ekonomi berbasis nilai tambah atau hilirisasi, khususnya melalui pengembangan UMKM dan pariwisata,” kata Suparmi.
Suparmi juga berpesan agar seluruh pihak dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk membangun kemitraan di antara sesama pelaku usaha dan investor, meningkatkan kepercayaan konsumen pada produk yang ditawarkan, dan terus berinovasi serta berkolaborasi agar produk yang dijual lebih variatif dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.
South Borneo Expo 2023 juga dihadiri berbagai stakeholders terkait, mulai dari Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, pimpinan SKPD Pemprov Kalsel, Pimpinan Bank Kalsel, Pimpinan asosiasi perdagangan dan pariwisata Kalsel dan Jatim, hingga pelaku usaha, agregator, dan investor.
Dalam waktu dekat, kegiatan South Borneo Expo 2023 akan dilanjutkan dengan Pamor Borneo 2023 di Banjarmasin pada November 2023 yang fokus kegiatannya tetap pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Kalsel yang inklusif dan berkelanjutan melalui pengembangan sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi. (BIKalsel-RIW/RDM/RH)