Gali Informasi Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, DPRD Kalsel Kunjungi Bapenda Jatim

SURABAYA – Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang membidangi ekonomi dan keuangan mengunjungi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur (Jatim) guna menggali lebih dalam informasi terkait Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), Senin (15/1).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengatakan poin penting dalam pertemuan ini adalah adanya sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota dalam pemungutan pajak daerah.

“Jadi sinergitas ini diperlukan agar mempercepat penetrasi kepada wajib pajak yang ada di Jawa Timur. Hal ini akan kita coba aplikasikan bersama dengan Kalsel,” katanya.

Menurut Legislator yang akrab disapa Paman Yani ini, sinergitas antara Pemprov dan Pemkab/Kota ini dinilai bagus supaya kabupaten/kota juga turut mendukung dan berkontribusi dalam upaya pemungutan pajak.

“Ada pembagian hasil dari wajib pajak antara Pemprov dan Pemkab/Kota, dalam artian nanti yang sudah berjalan ini sesuai dengan Undang-Undang sebesar 30 : 70. Sehingga peranan dari kabupaten/kota kita harapkan. Apakah itu nanti pembagian hasil dari pada wajib pajak air permukaan (PAP) yang perlu sinergisitas,” jelasnya.

Paman Yani menambahkan, Komisi II DPRD Kalsel sepakat untuk terus mendorong supaya kabupaten/kota benar-benar ikut serta dalam meningkatkan animo dari wajib pajak.

“Kita harus sama-sama mengingatkan wajib pajak supaya taat membayar pajak,” tekannya.

Senada dengan hal itu, Anggota Komisi II Iskandar Zulkarnain menambahkan, peran serta kabupaten/kota sangat diharapkan karena masyarakat provinsi itu adalah masyarakat yang ada di kabupaten/kota.

“Tentu pemerintah kabupaten/kota mulai Bupati sampai RT-nya berperan serta dalam hal meningkatkan pendapatan dari pajak kendaraan bermotor yang ada di Kalsel agar dengan terlaksananya penarikan pajak ini dengan baik maka pembangunan dikabupaten/kota juga akan berjalan lancar. Tentu ini yang diharapkan dari masyakat kita,” terangnya.

Dilain sisi, Kepala Sub Bidang Analisis dan Pelaporan Bidang Perencanaan dan Penganggaran Bapenda Kalsel, Khalid mengungkapkan, sharing atau bagi peran dalam pelaksanaan pungutan pajak daerah, dimana pemerintah kabupaten/kota akan mendapatkan tambahan pungutan sebesar 66 persen dari pokok pajak terutang berupa Opsen, artinya mendasari apa yang peran kabupaten/kota dalam ikut menyukseskan pemungutan pajak ini.

“Jadi disini lah dibentuk tanggung jawab bersama antara pemerintah provinsi dan kabupaten kota dalam upaya mengoptimalkan pemungutan pajak daerah sehingga dapat menjamin kebutuhan fiskal atau ketahanan fiskal baik pemerintah provinsi maupun pemerintah kabupaten kota,” pungkasnya. (DPRD.KALSEL-NRH/RDM/RH)

Harjad ke-64, Paman Birin Terus Dukung Upaya Percepatan Pembanguan di Batola

BATOLA – Kabupaten Barito Kuala (Batola) dengan segala potensi dan keunggulannya, menjadi bagian penting dalam kerangka pembangunan di Provinsi Kalsel. Oleh karena itu, Pemprov Kalsel senantiasa mendukung upaya percepatan pembangunan di Batola melalui berbagai program strategis.

Upaya itu juga terus dikerjakan Pemprov Kalsel, mengingat adanya komitmen untuk mengambil peran sentral dalam program nasional dengan menyiapkan Kalsel sebagai gerbang dan beranda terdepan Ibukota Negara (IKN) Nusantara.

Gubernur Kalsel bersama tamu dan undangan pada peringatan hari jadi Batola

Demikian diutarakan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, pada puncak Peringatan Hari Jadi ke-64 kabupaten Barito Kuala tahun 2024 di Kota Marabahan pada Senin (15/1).

Peringatan hari jadi ini juga dihadiri ulama Banua, TGH Wildan Salman dan KH Abdul Sani, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Komandan Korem 101 Antasari Brigjen TNI Ari Ariyanto, Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto, Bupati/Penjabat Bupati se-Kalsel atau yang mewakili, para Asisten dan Staf Ahli Gubernur serta sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel.

Disampaikan Paman Birin, peringatan hari jadi ini menjadi momen yang tepat bagi seluruh warga Batola untuk melakukan refleksi, menatap masa depan, serta menata langkah bersama dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.

“Mudah-mudahan, semangat hari jadi ke-64 ini semakin memantapkan serta memperkokoh semangat kita semua, untuk bersama-sama Bergerak membangun daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mampu mengantarkan Barito Kuala menjadi daerah yang semakin maju,” ujarnya.

Dijelaskan Paman Birin, beberapa program yang telah dan sedang dikerjakan, meliputi pembangunan infrastruktur penunjang, mendorong kemajuan sektor industri, membangun dan mengembangkan jalur distribusi logistik, serta yang terpenting membangun ketahanan pangan nasional.

Seiring dengan upaya itu, Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemkab Batola atas upayanya dalam menjaga ketahanan pangan melalui program-program pertanian berkelanjutan.
Hal ini penting, karena sektor pertanian memang memerlukan intervensi pemerintah, khususnya dalam mengantisipasi perubahan iklim, cuaca ekstrim, serta risiko serangan hama.

Selain itu, Pemprov Kalsel juga melihat perkembangan yang baik dari penanganan stunting, program penanggulangan kemiskinan, serta pemberdayaan UMKM yang terus dikerjakan jajaran Pemkab Batola.

Paman Birin juga mengajak masyarakat setempat untuk terus mengawal dan menjaga kinerja serta hasil pembangunan.

“Mari kita wujudkan daerah yang kondusif, sehingga masyarakat dan pemerintah daerah dapat bersinergi dan bersama – sama menggali, menjaga serta memaksimalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Batola,” ungkap Paman Birin.

Pada kesempatan itu, Gubernur dua periode ini mengingatkan bahwa memasuki tahun 2024, yang juga kebetulan merupakan tahun politik, berpesan kepada seluruh pemangku kepentingan dan warga Batola agar tetap menjaga daerah tetap kondusif, sehingga masyarakat dan pemerintah daerah dapat bersinergi dan bersama – sama menggali dan meningkatkan kemampuan serta potensi yang ada.

Hal ini penting ujarnya, karena dengan situasi dan kondisi daerah yang kondusif, memungkinkan target- target pembangunan dapat tercapai dengan tepat sasaran. Selain itu, masyarakat juga memiliki ruang yang luas dan kesempatan untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah.

Sementara itu, Penjabat Bupati Batola, Mujiyat, dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan Gubernur Paman Birin untuk masyarakat dan pembangunan di Kabupaten Batola.

Prosesi peringatan hari jadi diisi dengan tausiah singkat oleh TGH Wildan Salman, Pimpinan Pondok Pesantren Tahfidzul Al-Quran Darussalam Martapura, Kabupaten Banjar Kalimantan Selatan. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Kenalkan Balogo ke Warga Tamban

BATOLA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperkenalkan olahraga tradisional Balogo, kepada masyarakat Tamban, Kabupaten Barito Kuala (Batola), baru baru tadi.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan melalui Kabid Pembudayaan Olahraga Budiono menjelaskan, tujuan Dispora Kalsel memperkenalkan olahraga Balogo tersebut, tentunya dalam rangka melestarikan olahraga Balogo ditengah tengah masyarakat daerah. Salah satunya, Tambah ini.

Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Kalsel Budiono

“Dengan menggelar Festival Balogo Piala Paman Birin, di daerah tersebut,” ungkap Budiono.

Kedepannya, lanjut Budiono, tidak hanya di daerah Tamban, tetapi juga kedaerah lainnya di 13 Kabupaten dan Kota yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

Sementara itu warga Tamban, Kabupaten Barito Kuala (Batola) antusias mengikuti dan menyaksikan Festival Balogo Piala Paman Birin.

Seperti yang disampaikan Camat Tamban Agus Supriadi.

Camat Tamban Agus Supriadi

‘Kami berterimakasih atas dipercayakannya pelaksanaan Festival Balogo Piala Paman Birin di Kecamatan Tamban,” ungkap Agus.

Menurutnya, pihaknya juga tidak menyangka dengan membludaknya peserta pada festival ini.

“Dengan tingginya antusias masyarakat Kecamatan Tamban ini, membuktikan masyarakat dapat menerima olahraga Balogo, dan diharapkan kedepannya dapat meningkat,” ucap Agus. (SRI/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Lakukan Aksi Bersih-Bersih Pasca Haul ke 19 Guru Sekumpul

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan melakukan aksi bersih-bersih sampah, pasca pelaksanaan Haul ke-19 Guru Sekumpul yang dilaksanakan di musholla Ar-Raudhah Sekumpul Kabupaten Banjar, Minggu (14/1) kemarin.

Aksi bersih-bersih ini, dilakukan di sejumlah ruas jalan yang sebelumnya dipadati para jemaah Haul, antara lain di sepanjang kantor Dekranasda Kabupaten Banjar dan di Jalan Ahmad Yani Samping Pagar Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru, pada Senin (15/1).

Suasana Kegiatan Aksi Bersih-Bersih Dispersip Kalsel Pasca Haul ke 19 Guru Sekumpul

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan aksi bersih-bersih ini murni dilakukan sebagai inisiatif pihaknya untuk membantu meringankan beban petugas kebersihan Haul Guru Sekumpul.

“Kami berinisiatif sendiri, tidak ada perintah, sejak Sabtu lalu, saya sudah ajak pegawai Dispersip untuk bersih-bersih pada Senin setelah Haul dilaksanakan,” katanya melalui aplikasi WhatsApp, kepada wartawan, Senin (15/1).

Dalam kegiatan tersebut, lanjut Kadispersip yang akrab disapa Bunda Nunung ini, pihaknya mengerahkan seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga honorer di lingkup Dispersip Kalsel dan Depo Arsip untuk memungut sampah yang dipimpin langsung Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin.

“Tidak hanya laki-laki, perempuan juga ada yang ikut, namun tentunya bukan para pegawai yang sedang tugas,” jelasnya.

Selain itu, Dispersip Kalsel juga menyiapkan alat transportasi roda empat seperti mobil pick up dan mobil dengan bak untuk mengangkut sampah ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Ia juga mengaku senang dengan semangat gotong-royong dan jiwa sosial para pegawainya.

Direncanakan, aksi ini akan kembali dilakukan besok Selasa (16/1), menyusul masih banyak lokasi yang dinilai perlu dibersihkan. (NRH/RDM/RH)

Penumpang Laut Nataru 2023/2024, Meningkat 45 Persen

BANJARMASIN – Jumlah penumpang pada arus mudik Natal 2023 dan tahun baru 2024, meningkat tajam dibanding tahun sebelumnya. Sampai dengan H+15, atau pada 9 Januari 2024, tercatat kenaikan yang signifikan pada jumlah penumpang yang melakukan debarkasi maupun embarkasi di seluruh terminal penumpang yang berada pada wilayah kerja Pelindo Sub Regional Kalimantan. Yaitu Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti, Pelabuhan Batulicin, Pelabuhan Kotabaru, Pelabuhan Sampit dan Pelabuhan Kumai.

Total penumpang mencapai angka sebanyak 467.209 orang atau naik 45 persen dibanding tahun 2022 yang hanya 322.375 orang. Salah satu faktor peningkatan jumlah penumpang ini, dikarenakan momen Natal dan Tahun 2024 tidak lagi diberlakukan aturan pembatasan mobilisasi masyarakat, dan bertepatan dengan masa liburan sekolah.

Suasana coffee morning yang digelar Pelindo Sub Regional Pelindo 3 Kalimantan di Banjarmasin

Data ini disampaikan Sub Regional Head Pelindo Sub Regional 3 Kalimantan, Sugiono, saat menggelar coffee morning bersama stakeholder Banjarmasin, pada pekan kedua Januari 2024.

Coffee morning kali ini mengundang perwakilan stakeholder dari wilayah Banjarmasin. Diantaranya Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin, Komandan Lanal Banjarmasin, Kepala KKP II Banjarmasin, Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Selatan, Kepala KPL Trisakti, Kepala Ditpolair Polda Kalimantan Selatan, Ketua DPW APBMI Kalimantan Selatan, Ketua DPD Organda Banjarmasin, Ketua TKBM Samudera Nusantara, serta perwakilan dari manajemen Subholding Pelindo Multi Terminal Trisakti dan Subholding Pelindo Petikemas Banjarmasin.

Dalam sambutannya, Sugiono menyampaikan apresiasi kepada seluruh hadirin yang hadir pada coffee morning tersebut.

“Seluruh pencapaian yang diraih Pelindo Sub Regional 3 Kalimantan, merupakan buah manis dari kerjasama dan hubungan baik yang selama ini terjalin dengan stakeholder,” ujarnya.

Dalam rilis yang diterima Abdi Persada FM pada Senin (15/1), Sugiono juga mengharapkan adanya dukungan dari semua pihak, agar rencana kerja dan aksi korporasi Pelindo tahun 2024 ini dapat berjalan lancar.

“Mari kita dapat saling berbagi informasi, pengalaman serta saran dan kritik guna meningkatkan performa kinerja 3 Pelindo kedepannya,” tutup Sugiono. (PELINDO-RIW/RDM/RH)

Komisi III DPRD Kalsel Tindaklanjuti Permasalahan Perempatan Handil Bakti ke Kemenhub RI

JAKARTA – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Kalsel dan Dinas Perhubungan Provinsi Kalsel berkunjung ke Direktorat Prasarana Transfortasi Jalan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Republik Indonesia (RI), Jum’at (12/1).

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Sahrujani mengatakan kunjungan tersebut bertujuan untuk menindaklanjuti hasil monitoring Komisi III DPRD Kalsel di perempatan Handil Bakti Kabupaten Barito Kuala (Batola) pada Rabu (3/1) lalu.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya sepakat mengusulkan pembangunan lampu lalu lintas untuk mengurai kemacetan di perempatan Handil Bakti tersebut.

“BPTD Kelas II Kalsel ada melakukan kajian terkait kondisi lalu lintas di tempat tersebut dan akhirnya kajian tersebut kami dorong dan sampaikan dari DPRD Provinsi dan Dishub untuk kita tindak lanjuti secara menyeluruh. Jadi kita berharap kesemrawutan permasalahan lalulintas di simpang empat handil nanti bisa kita tangani,” harapnya.

Lebih lanjut, Sahrujani berharap usulan pembangunan lampu lalulintas di perempatan Handil Bakti tersebut bisa segera terealisasi.

“Kita akan membuat surat untuk dukungan supaya program ini bisa dilaksanakan paling tidak di tahun 2024. Kalau bisa pengeseran melalui APBN dan kalau memang tidak ya di tahun 2025,” terangnya.

Di lain sisi, Kepala Sub Direktorat Perlengkapan Jalan Direktorat Prasarana Transfortasi Jalan Kemenhub RI, Suhendro Wagiyono menyambut baik kedatangan rombongan dari Kalsel untuk membahas mengenai permasalahan perempatan ini.

“Jadi saya setuju saja kalau misalnya ini menjadi prioritas untuk menangani simpang empat,” ungkapnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Tingkatkan Potensi Alam di Banua, Komisi II DPRD Kalsel Gali Ilmu ke Biro APSDA Setda DIY

YOGYAKARTA – Diawal tahun 2024 ini, Komisi-komisi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) langsung memadatkan beberapa agenda kegiatan. Salah satunya menggali informasi untuk meningkatkan potensi Sumber Daya Alam yang ada di Kalsel.

Atas dasar inilah, Komisi II DPRD Kalsel melakukan kaji tiru ke Biro Administrasi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (APSDA ) Sekretariat Daerah Istimewa Yogyakarta, Jumat (12/01).

Suasana Kunjungan Komisi II DPRD Kalsel ke Biro APSDA Setda DIY

Rombongan yang dipimpin oleh Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannoor diterima langsung oleh Kepala Biro APSDA Sekretariat DIY, Yuna Pantawati beserta jajarannya.

Kepala Biro APSD Setda Yogyakarta, Yuna Pantawati menyampaikan beberapa potensi lokal sudah mengalami peningkatan sesuai instruksi Gubernur Nomor 27/INSTR/2022 terkait Kolaborasi dan Sinergi Pentahelix Pengembangan Potensi Lokal untuk seluruh kabupaten/kota. Hal ini sebagai dasar pengembangan potensi lokal khusunya ke pelosok daerah untuk mewujudkan pertumbunhan ekonomi secara inklusif dan berkelanjutan.

“UMKM yang sudah terdata di di Platform “SiBakul” sebanyak kurang lebih 340 ribu yang tersebar di kabupaten/kota. Platform ini tidak hanya pendataan saja, tetapi juga pembinaan dan pendamingan dari dinas Koperasi UMKM dan stakeholder,” jelasnya.

Sementara , Sekretaris Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Iqbal Yudiannor menuturkan bahwa potensi SDA di Kalsel tak perlu diragukan lagi. Tak hanya sektor perkebunan, daerah ini juga memiliki potensi tanaman pangan, hortikultura serta peternakan yang sangat berpotensi bila diolah dengan baik.

“Salah satu alternatif untuk mendukung pengembangan pemanfaatan potensi Sumber Daya Alam yang ada di suatu wilayah dapat dilakukan melalui penyusunan Neraca Sumber Daya Alam,” terangnya.

Iqbal menerangkan penyusunan neraca sumber daya alam ini berkaitan dengan pengelolaan sumberdaya alam yang dapat menguntungkan baik secara ekonomi dan lingkungan serta adanya kelangsungan bagi kesejahteraan masyarakat untuk generasi sekarang dan generasi penerusnya.

“Neraca ini tidak mengarah kepada SDA saja, sektor kelautan dan UMKM itu juga kita tingkatkan dua kali lipat,” tambahnya.

Iqbal berharap kedepannya, dengan adanya optimalisasi neraca perkonomian ini, potensi lokal di Banua dapat meningkat dan kesejahteraan para pelaku UMKM juga semakin meningkat. Itu juga beimbas pada SDA yang melimpah dan dipergunakan secara baik.

“SDA kita sudah cukup ya baik, hanya pengolahannya saja yang kita tingkatkan,” tegasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Gandeng Pemko Banjarbaru, Salurkan Bantuan Haul ke-19 Guru Sekumpul

BANJARBARU – Bank Kalsel terus berperan aktif mendukung kegiatan sosial dan keagamaan, salah satunya kegiatan haul ke-19 Guru Sekumpul, yang dijadwalkan berlangsung pada 14 Januari 2024 mendatang.

Bersama Pemerintah Kota Banjarbaru sebagai salah satu pemegang saham Bank Kalsel, dan selalu bergandengan tangan dalam mensukseskan kegiatan Haul Guru Sekumpul setiap tahunnya. Di momen tahun ini Bank Kalsel menyerahkan satu ekor sapi melaui Program Unit Pengumpul Zakat (UPZ) guna mendukung dan membantu untuk kelancaran acara tersebut. Penyerahan bantuan secara langsung dilakukan Wali Kota Banjarbaru, M. Aditya Mufti Arifin, kepada Perwakilan Dapur Umum Pendidikan Bersatu, Habib Abdullah, yang didampingi Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Khairunnisa.

Acara ini berlangsung di Kelurahan Landasan Ulin Tengah, Kota Banjarbaru, Provinsi Kalimantan Selatan, pada Rabu (10/1).

Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Arifin, menyampaikan bahwa sumbangan satu ekor sapi adalah wujud konkret dari kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel dalam mensukseskan Haul ke-19 Guru Sekumpul tahun ini.

“Semoga berkah, semoga bermanfaat, tidak hanya untuk jamaah tapi juga untuk petugas yang ada di posko-posko haul,” ungkap Aditya.

Sementara itu, Kepala Bank Kalsel Cabang Banjarbaru, Khairunnisa, menjelaskan bahwa penyerahan bantuan pada hari tersebut merupakan bagian dari komitmen Bank Kalsel dalam mendukung kegiatan masyarakat, khususnya di bidang sosial dan keagamaan.

“Kami menyerahkan bantuan ini melalui Wali Kota Banjarbaru, M Aditya Mufti Arifin, kepada Panitia Haul Guru Sekumpul yang berada di sekitar Landasan Ulin. Hal ini diharapkan dapat dibagikan kepada para jamaah yang sedang dalam perjalanan menuju kegiatan tersebut,” ungkap Khairunnisa.

Dalam kesempatan yang sama, Perwakilan Dapur Umum Pendidikan Bersatu, Habib Abdullah, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan satu ekor sapi yang diberikan kepada pihaknya.

“Insya Allah, bantuan ini akan kami manfaatkan untuk memenuhi kebutuhan makanan jamaah Haul Guru Sekumpul di sekitar wilayah dapur umum,” pungkas Abdullah.

Sebagai informasi tambahan, selain pembagian sapi, rencananya juga akan turut dibagikan snack sebanyak 2.000 box di halaman kantor, khususnya bagi jamaah Haul Guru Sekumpul dari Banjarmasin menuju Martapura. (ADV-RIW/RDM/RH)

Museum Lambung Mangkurat Kalsel Inginkan Pengembangan Lebih Maju

BANJARBARU – Memasuki usia ke-45 tahun, Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan menginginkan pengembangan yang lebih maju.

Proses pemotongan tumpeng saat syukuran peringatan HUT ke-45 Tahun Museum Lambung Mangkurat Kalsel

Di sela syukuran HUT ke-45, pada Rabu (10/1) di Banjarbaru, Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel, Muhammad Taufik Akbar mengatakan, museum kebanggaan Kalsel itu tahun demi tahun sudah terus peningkatan pengunjung.

Meski begitu, Akbar menginginkan agar museum menjadi salah satu rekreasi wajib dikunjungi oleh masyarakat di segala usia.

“Tentunya itu bisa diwujudkan dengan peningkatan fasilitas di museum,” ujar Akbar.

Selain itu, Akbar menyebut juga akan menyesuaikan perkembangan zaman melalui pemanfaatan digital di museum, termasuk menambah barang koleksi mereka yang tentu saja memiliki sejarah dan budaya penting didalamnya.

“Apalagi museum sudah memasuki usia 45 tahun ini, harus lebih maju kedepannya,” tutur Akbar.

Bahkan, Akbar juga meminta dukungan dan masukan dari pegawai museum yang sudah purna tugas demi pengembangan museum.

“Bisa saja ada rencana mereka yang belum terealisasi, dan kalau memang bagus kita usahakan bisa mewujudkannya,” ungkap Akbar.

Diketahui Museum Lambung Mangkurat Kalsel didirikan sejak 10 Januari 1978.

Hingga saat ini, museum dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel itu telah memiliki ribuan benda koleksi baik dari peninggalan sejarah maupun hibah dari ahli waris dan kolektor. (SYA/RDM/RH)

2023, Kontribusi PT Bangun Banua ke Kas Daerah Kalsel Capai Rp3 M

BANJARMASIN – Pembenahan yang dilakukan PT Bangun Banua Kalimantan Selatan pada beberapa tahun terakhir ini mulai menunjukkan hasil. Hal ini dibuktikan dengan kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) ini ke kas daerah Kalsel terus meningkat.

Direktur Utama PT Bangun Banua Kalsel, Bayu Budjang mengatakan kontribusi ke kas daerah Kalsel sebagai bagian dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) mencapai Rp3 miliar pada tahun 2023 atau meningkat 100 persen jika dibandingkan pada tahun 2022 sebesar Rp 1,6 miliar.

Dirut PT Bangun Banua Kalsel, Bayu Budjang

“Hal itu sumbernya dari anak-anak perusahaan PT Bangun Banua Kalsel seperti PT Ambang Nusa Persada dan anak perusahaan lainnya serta divisi yang ada seperti hotel, gas elpiji, semua pendapatannya meningkat sehingga otomatis deviden yang didapatkan Bangun Banua juga meningkat,” katanya kepada wartawan, Rabu (10/1).

Salah satu usaha PT Bangun Banua Kalsel

Bayu menambahkan pihaknya memprediksi kontribusi ke kas daerah ditargetkan sebesar Rp5 miliar pada akhir 2024 nanti. Mengingat PT Bangun Banua terus berupaya melakukan optimalisasi dan mengembangkan sayap bisnisnya, termasuk pada sektor migas, properti, hotel dan divisi usaha pangan.

“Divisi usaha pangan ini nanti Bangun Banua ditunjuk sebagai pengelola kebutuhan pangan di Kalsel. Hal ini sebagaimana amanah Pemprov Kalsel bahwa PT Bangun Banua masuk dalam tim pengendali inflasi daerah. Jadi tidak hanya beras saja, termasuk kebutuhan pokok seperti daging, bawang merah, bawang putih, cabe rawit dan minyak goreng, semua nanti akan didistribusikan oleh Bangun Banua,” terangnya.

Selain itu, lanjut Bayu, di tahun 2024 ini, Bangun Banua akan mengembangkan usaha keagenan LPG (Elpiji) 3 Kilogram kerjasama dengan PT Pertamina Retail ke kabupaten/kota di Kalsel.

“Keagenan LPG ini baru dua daerah yaitu kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar pada 2023. Sedangkan 2024, kita akan target semua kabupaten/kota di Kalsel sudah terjangkau distribusi agen LPG,” tuturnya. (NRH/RDM/RH)

Exit mobile version