HULU SUNGAI SELATAN – Kehadiran Plt Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi istri, Fathul Jannah, pada puncak peringatan Hari Jadi (Harjad) ke-74 Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), Senin (2/12), di Lapangan Tugu Lambung Mangkurat kota Kandangan disambut antusias warga.
Antusias warga terlihat saat berjejer di sepanjang jalan yang dilalui Muhidin dan istri, didampingi Plt Bupati HSS, Endri juga bersama istri menunju lokasi acara. Warga pun mengelu-elukan kehadiran Gubernur Kalsel terpilih Pilkada Serentak 2024 tersebut.
Muhidin yang diikuti sejumlah kepala SKPD lingkup Pemprov Kalsel ini berjalan dari Pendopo Bupati HSS menuju lokasi acara di Lapangan Tugu Lambung Mangkurat Kandangan.
Diiringi grup hadrah, warga nampak bahagia bisa bertatap langsung dengan orang nomor satu di Kalsel ini dan mengambil foto melalui handphone pribadi.
Muhidin dan istri pun dengan ramah menyambut sapaan warga HSS, bahkan beberapa diantaranya dilayani untuk foto bersama.
Begitu juga usai acara, saat peninjauan lokasi penyediaan makanan gratis, Muhidin bergabung dengan warga. Tak hanya ingin bersalaman, warga pun berusaha mengajak foto bersama.
*Alhamdulilah. Terimakasih kasih Pak Muhidin,” sampai warga.
Sementara itu, pada puncak harjad, Muhidin menyampaikan selamat hari jadi Kabupaten HSS ke-74.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, saya menyampaikan selamat memperingati hari jadi ke 74 Kabupaten Hulu Sungai Selatan. Semoga kabupaten ini bisa berkembang lebih maju, menyongsong kesiapan Provinsi Kalsel menuju gerbang IKN,” ujar Muhidin dalam pidato sambutannya.
Pada kesempatan itu, Muhidin juga mengimbau pemerintah dan masyarakat agar menguatkan komitmen memelihara persatuan dan kesatuan, apalagi saat ini baru saja berakhir penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2024 yang bisa saja menyisakan perbedaan di masyarakat.
“Yang penting, yang sudah menang merayakan tidak berlebihan, yang kalah siap-siap membantu membangun daerahnya,” ajak Muhidin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)
HULU SUNGAI SELATAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, Bidang Pengembangan Destinasi Pariwisata menggelar “Meratus Geopark Youth Edu-Camp 2024”, selama dua hari 29 hingga 30 November 2024, kegiatan dipusatkan di Alam Roh 7 Resort Lokasado Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS).
Suasana Meratus Geopark Youth Edu-Camp 2024 di Kab HSS
Plt Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, dalam sambutanya yang dibacakan Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah program yang sangat penting, guna menanamkan nilai-nilai pelestarian alam, terutama bagi genarasi muda dalam membantu Pemerintah Daerah untuk mengelola kekayaan alam Geopark Meratus yang saat ini menjadi bagian dari UNESCO Global Geopark.
“Para peserta Geopark Youth Edu-Camp 2024 adalah garda terdepan dalam menjaga kelestarian Meratus, mengembangkan kreativitas, mempromosikan keindahan, serta menjadikan sumber inspirasi dan inovasi di masa depan,” kata Syarifuddin
Foto bersama Kepala Dinas Pariwisata dan Jajaran Dispar Kalsel
Ia menjelaskan, kegiatan Meratus Geopark Youth Edu Camp 2024 ini adalah tempat belajar dan menyerap nilai-nilai, bukan hanya tentang geologi, tetapi tentang kehidupan, harmoni dengan alam, dan tanggung jawab kepada bumi. Bertujuan untuk membangun semangat kolaborasi, kepedulian lingkungan, serta kesadaran akan pentingnya hubungan harmonis antara manusia dan alam.
“Kegiatan ini membangun semangat para generasi muda Banua untuk menjadi duta-duta Geopark Meratus, yang kreatif dan berdampak kepada kehidupan sosial masyarakat dan lingkungan sekitar Geopark Meratus,” pintanya
Untuk diketahui, gelaran Meratus Geopark Youth Edu-Camp 2024 juga dilakukan pelantikan kepengurusan Meratus Geopark Youth Forum Masa Bakti 2024 – 2026, oleh Plt Gubernur Kalsel Muhidin, diwakili Kepala Dispar Kalsel, Muhammad Syarifuddin.
Menghadirkan Narasumber BAPPENAS RI selaku pembicara utama pada boothcamp, Ketua Badan Pengelola Geopark Meratus, dan Tokoh Pemuda Banua, diikuti 43 orang finalis Meratus Geopark Youth Forum, perwakilan Dinas Pariwisata 13 kabupaten/kota, Mapala sejumlah perguruan tinggi di Banjarmasin, serta komunitas pecinta alam di Kalsel. (DISPAR.KALSEL-NHF/RDM/RH)
JAKARTA – Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin, didampingi Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI) 2024 serta menyimak dengan seksama arahan Presiden RI, terkait sinergi memperkuat stabilitas dan transformasi ekonomi nasional, di Grha Bhasvara Icchana, Kantor Pusat Bank Indonesia, Jumat (29/11) malam.
Dalam PTBI 2024 tersebut, Muhidin menerima penghargaan Bank Indonesia (BI) Awards Tahun 2024, dengan kategori Pemerintah Provinsi dengan Implementasi QRIS Terbaik.
Penghargaan yang diterima plt Gubernur ini, atas keberhasilan Provinsi Kalsel sebagai daerah dengan implementasi terbaik pengunaan QRIS wilayah Kalimantan.
Selain Provinsi Kalsel, Provinsi Kepulauan Riau (Terbaik Wilayah Sumatera), Provinsi Yogyakarta (Pulau Jawa), Provinsi Bali (NTB dan Bali) serta Provinsi Sulawesi Selatan (Wilayah Sulawesi) juga mendapatkan penghargaan serupa.
Atas prestasi nasional dan apresiasi Bank Indonesia ini, Muhidin mengungkapkan keberhasilan ini sebagai wujud upaya Pemprov Kalsel bersama Bank Indonesia serta stakeholder terkait untuk terus mendukung digitalisasi di Banua.
“Alhamdulilah, penghargaan ini sebagai wujud pertumbuhan ekonomi di Banua yang terus meningkat dan menjadi semangat serta komitmen kita bersama untuk terus membangun daerah, khususnya dalam peningkatan ekonomi Banua,” ucapnya.
Muhidin juga mengatakan, tingginya volume penggunaan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran tak lepas dari semakin bertumbuhnya UMKM di Banua.
Untuk itu, Muhidin akan terus mendorong pertumbuhan UMKM dengan aneka produk lokal unggulan yang dapat menjangkau pasar nasional bahkan internasional.
“Kita terus dorong dan dukung untuk kemajuan UMKM. Termasuk juga digitalisasi pembayaran dengan menggunakan QRIS. Prestasi ini harus terus kita tingkatkan,” ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menghadiri Pertemuan Tahunan Bank Indonesia di Grha Bhasvara Icchana, kompleks kantor pusat BI, Kota Jakarta Pusat, Jumat (29/11/2024) malam.
Dalam sambutannya, Prabowo mengaku sangat senang dan sangat gembira dengan tema PTBI tahun ini, yaitu “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional”.
”Memang inilah kunci dari pada kebangkitan suatu bangsa. Sinergi, kolaborasi, kerja sama, persatuan, kerukunan, ini adalah rumus keberhasilan suatu bangsa, ini adalah hasil dari sejarah. Hanya negara yang elitenya bisa rukun dan bersatu, yang elitenya bisa kerja sama, negara itu akan bangkit,” ujar Prabowo.
Oleh karena itu, Prabowo menilai tidak perlu banyak arahan yang diberikan. Sebab semua sudah berada di jalur yang tepat.
”Kalau gubernur BI, kalau para pengendali perbankan indonesia memiliki semangat seperti ini, artinya semangat cinta tanah air. Karena kalau ada kesadaran sinergi dan ada pemahaman bahwa stabilitas yang akan memungkinkan transformasi suatu bangsa, berarti kita berada dalam kondisi yang kuat,” kata Prabowo.
”Karena apa? Karena memang bangsa kita, negara kita Indonesia memang diberi karunia. Diberi karunia yang terus menerus yang luar biasa,” lanjutnya.
Sementara itu, Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo mengungkapkan terpilihnya Donald Trump dapat mengubah arah kebijakan AS hingga membawa perubahan besar pada geopolitik dan perekonomian dunia.
“Katakanlah geopolitik, disrupsi rantai pasok, fragmentasi ekonomi, akibatnya prospek ekonomi global akan meredup pada 2025-2025, ketidakpastian akan tinggi,” kata Perry
Ketidakpastian ini ditandai dengan lima karakteristik. Pertama slower dan divergent growth atau perlambatan dan ketimpangan pertumbuhan. Menurut Perry, ekonomi AS akan membaik, tetapi Eropa dan China akan melambat.
“India dan Indonesia cukup baik,” tegasnya.
Kedua, penurunan inflasi akan melambat bahkan berisiko naik pada 2025 karena gangguan rantai pasok dan rantai pajak.
Ketiga, imbal hasil US Treasury atau surat utang AS akan meningkat, hingga mencapai 4,75%-5% pada 2026. Ini disebabkan oleh membengkaknya defisit pemerintah AS. Keempat, fenomena strong dolar berlanjut.
Dan kelima, preferensi investor global yang akan mulai menanamkan modalnya di AS. Kondisi ini, kata Perry, dapat meningkatkan suku bunga dan memperkuat dolar AS.
“Semoga dolar Amerika tidak menguat lagi,” tegas Perry. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)
BANJARBARU – Integrasi Pupuk bersubsidi (INPUBERS) adalah salah satu upaya Pemerintah melakukan perbaikan dalam penyaluran pupuk bersubsidi. Dengan adanya INPUBERS, maka penyaluran pupuk bersubsidi kepada para petani, akan melalui sistem online, yakni para penyuluh pertanian, akan melakukan pendataan terhadap para petani di wilayah masing – masing, untuk didaftarkan sebagai penerima pupuk bersubsidi dari Kementerian Pertanian (Kementan).
Plh. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Kalsel, Imam Subarkah mengungkapkan, dengan adanya program INPUBERS, maka kios – kios penjual alat pertanian akan menjadi ujung tombak dalam penyaluran pupuk bersubsidi melalui program INPUBERS.
Plh Kadis PKP Kalsel Imam Subarkah
“jadi para petani yang sudah didata oleh penyuluh pertanian, mereka dapat mengambil pupuk bersubsidi pada kios – kios yang sudah ditetapkan, ” ungkap Imam, Senin (25/11).
Ditambahkannya, awal mula dilakukan uji coba program INPUBERS, hanya terdapat 5 Provinsi yang dipilih Kementerian Pertanian (Kementan) yang menjadi Pilot Project pelaksanaan program INPUBERS. Kalsel menjadi salah satu daerah tersebut, bahkan mendapat penghargaan pada penerapan penyaluran pupuk bersubsidi.
“Untuk selanjutnya ini menjadi tugas Pemerintah Provinsi Kalsel dalam menyalurkan pupuk bersubsidi, karena alokasi pupuk bersubaidi ditahun 2024 ini 2 kali lipat lebih banyak dibanding tahun sebelumnya,” tutup Imam.
Sementara itu, Kabid Tanaman Pangan, Dinas PKP Provinsi Kalsel, Rahmawati menambahkan, program INPUBERS digunakan para petani untuk mendapat pupuk bersubsidi, dengan alur para petani mendatangi kios penjual alat pertanian untuk mengambil pupuk dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan pemilik kios sudah menginstal aplikasi INPUBERS
“Petani datang membawa KTP, lalu dilakukan foto pada aplikasi INPUBERS, dan melakukan tanda tangan elektronik pada aplikasi tersebut,” ungkap Rahma.
Pada aplikasi INPUBERS sudah tertera alokasi pupuk bagi para petani sesuai dengan alokasi yang sudah diusulkan para penyuluh pertanian, sehingga para petani dapat mengambil jatah pupuk bersubsidi sesuai dengan alokasi yang tertera di aplikasi.
“Jadi para petani tidak bisa lagi melebihi pengambilan pupuk bersubsidi karena harus sesuai dengan alokasi yang tertera,” tutup Rahma. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Dinas Komunikasi Informatika (Kominfo) provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Focus Group Discussion (FGD), di Aula Dinas Kominfo Kalsel, Banjarbaru, Selasa (26/11).
Suasana FGD Pemanfaatan Aset Videotron di Aula Dinas Kominfo Kalsel
Diskusi tersebut membahas implementasi pemerintah terhadap Perda Kalsel Nomor 1 Tahun 2024, yang mengatur tentang penerapan regulasi pajak reklame di aset pemerintah sebagai upaya peningkatan daerah. Khususnya yang berkaitan dengan retribusi videotron.
FGD mengundang sejumlah SKPD terkait dari 13 Kabupaten/Kota di Kalsel, diantaranya Dinas Perkim Kota Banjarbaru dan Dinas PMPTSP Kabupaten Banjar.
Kepala Dinas Kominfo Kalsel Muhamad Muslim mengatakan, kegiatan itu bertujuan untuk mendiskusikan sebuah rumusan optimalisasi terhadap aset milik pemerintah yang dalam hal ini adalah videotron.
Kepala Dinas Kominfo Kalsel (tengah) saat memberikan keterangan kepada wartawan
Muslim menilai videotron yang dimiliki Pemprov atau Pemko/Pemkab bisa dimanfaatkan untuk menjadi sumber pemasukan daerah.
Dengan kata lain videotron akan dimanfaatkan agar memiliki kontribusi terhadap pembangunan.
“Kita berharap videotron ini memiliki beberapa time atau waktu yang bisa kita mitrakan dengan pihak-pihak di luar pemerintah. Sehingga optimalisasi bisa tetap terjaga,” katanya.
Pentingnya kehadiran pemerintah Kabupaten/Kota dalam FGD itu, menurut Muslim, karena untuk menyamakan regulasi pemprov dan pemkab/pemko. Pasalnya setiap daerah memiliki regulasi masing-masing dalam hal retribusi pemanfaatan reklame.
“Sehingga pemanfaatan aset ini bisa dioptimalkan dengan menyimpulkan beberapa regulasi yang ada,” jelasnya.
Selain videotron, Muslim menyebut aset lain yang dimiliki oleh pemerintah juga harus memiliki fungsi dan manfaat yang tinggi, khususnya bagi SKPD bersangkutan dan masyarakat.
“Disamping itu, aset-aset tersebut juga harus dioptimalkan menjadi salah satu sumber pemasukan daerah,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin menyerahkan penganugerahan kompetisi pelayanan publik, hasil dari Kompetisi Inovasi Tahun 2024, di Aula Gedung Ulin Tower Lantai Delapan, Selasa (26/11), diserahkan Wakil Direktur Penunjang Non Medik, Hukum, Diklat RSUD Ulin Banjarmasin Rusma Khazairin, didampingi Ketua Panitia Kompetisi Inovasi Tahun 2024 Purnomo, Kasi Humas dan Informasi RSUD Ulin Banjarmasin Yan Setiawan.
Rusma menjelaskan, kegiatan kompetisi inovasi ini merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan di RSUD Ulin Banjarmasin. Kegiatan ini merupakan satu satunya yang dilaksanakan dilingkup RSUD Ulin Banjarmasin. Karena itu, lanjut Risma, manajemen RSUD Banjarmasin memberikan dukungan penuh kepada seluruh karyawan, untuk dapat meningkatkan inovasi mereka di bidang pelayanan masing masing.
“Pada kegiatan ini RSUD Ulin Banjarmasin menyediakan uang pembinaan kepada seluruh peserta yang mengikuti Kompetisi Inovasi tersebut,” ujarnya.
Penyerahan penghargaan kepada para pemenang
Sementara itu, Ketua Panitia Kompetisi Inovasi Tahun 2024 RSUD Ulin Banjarmasin Pramono menjelaskan, pada pelaksanaan Kompetisi Inovasi Tahun 2024 ini, pihaknya menilai terjadi peningkatan kualitas inovasi dari peserta.
“Hal ini terbukti dengan hasil inovasi juara 1 mengenai Metode Baru Perawatan Kolostomi aman cegah infeksi dan lecet pada bayi tersebut,” ujarnya.
Inovasi ini, tambahnya, sangat berguna dalam perawatan luka pada bayi, agar tidak melebar atau membesar. Begitu juga pada inovasi lainnya yang telah menjadi juara pada Kompetisi Inovasi Tahun 2024 dilingkup RSUD Ulin Banjarmasin.
Juara 1 pada kompetisi ini akan mewakili Kalimantan Selatan pada kompetisi inovasi kesehatan tingkat nasional mendatang.
Pemenang Kompetisi Inovasi Tahun 2024 RSUD Ulin Banjarmasin. Juara 1 diraih Tim Instalasi Neonatal Resiko Tinggi dengan inovasi MB Pakacil atau Metode Baru Perawatan Kolostomi Aman Cegah Infeksi dan Lecet. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Publikasi ALCo Regional Kalimantan Selatan untuk realisasi hingga Oktober 2024, pada Selasa (26/11) di kantornya kawasan jalan D.I Panjaitan Banjarmasin. Pertemuan rutin bulanan ini, dipimpin Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi, Syafriadi, dan dihadiri perwakilan Kementrian Keuangan Kalsel, Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Kalsel, Kepala OJK Kalsel, serta instansi vertikal di Kalsel dan perwakilan dari Pemerintah Provinsi Kalsel
Suasana Publikasi ALCo Regional Kalsel
Dalam paparannya saat pertemuan, Syafriadi menyampaikan bahwa kinerja APBD Regional Kalimantan Selatan hingga akhir Oktober 2024, mencapai Rp35,38 triliun atau sekitar 82,43 persen dari target pendapatan daerah. Angka ini meningkat sebesar 20,04 persen dibanding tahun lalu.
“Pajak Daerah terealisasi 4,48 triliun rupiah atau meningkat 10,23 persen dari tahun lalu dan Retribusi daerah sebesar 0,74 triliun meningkat 555,80 persen dibanding tahun lalu,” ujarnya.
Kakanwil DJPb Kalsel saat memberikan keterangan kepada wartawan
Menurut Syafriadi, retribusi daerah mengalami peningkatan signifikan hingga sebesar 555 persen lebih, disebabkan meningkatnya retribusi jasa layanan umum dari pendapatan BLUD.
Di sisi lain, peningkatan pajak daerah sebesar 10,23 persen disumbang dari kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor, Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor, Pajak Hotel, Pajak Restoran, dan Pajak Hiburan.
“Komponen pendapatan yang mendominasi struktur Pendapatan Daerah se-Kalimantan Selatan adalah Pendapatan Transfer sebesar Rp28,82 triliun, dengan kontribusi 82,47 persen terhadap total pendapatan daerah,” tambahnya.
Syafriadi mengatakan, dari sisi Belanja Daerah, realisasi belanja telah mencapai Rp28,32 triliun (56,99 persen) tumbuh 29,86 persen. Belanja pegawai telah terealisasi sebesar Rp8,35 triliun. Untuk Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp7,73 triliun, belanja modal telah terealisasi sebesar Rp6,09 triliun.
“Semua jenis belanja mengalami peningkatan dibanding tahun 2023 kecuali Belanja Tidak Terduga yang terkontraksi 61,63 persen (yoy),” timpalnya.
Mesk rata – rata kinerja APBD di Kalsel mengalami peningkatan, namun Syafriadi menyayangkan, bahwa Belanja Daerah yang bersumber dari APBD, masih memiliki kecenderungan setiap tahunnya terealisasi paling besar, atau menumpuk di akhir tahun anggaran. Sehingga belum optimal untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi.
“Pada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Belanja Modal merupakan jenis belanja yang paling tinggi persentase realisasinya di triwulan IV yakni sampai dengan Oktober sebesar 63,55 persen,” tambahnya.
Berdasarkan penelitian terdahulu, pergerseran belanja modal sebesar Rp1 triliun dari akhir triwulan IV ke pertengahan triwulan III akan berdampak pada peningkatan pertumbuhan ekonomi 0,05 persen di triwulan III. Penyebab utama keterlambatan realisasi belanja APBD adalah terlambatnya proses pengadaan barang dan jasa sehingga realisasi belanja daerah mundur ke akhir tahun anggaran.
Beberapa penyebab keterlambatan realisasi belanja daerah selain keterlambatan lelang adalah perencanaan DED (Detail Enginering Design) yang terlambat, penetapan Pejabat Pengelola Keuangan dan Pejabat Pengadaan Barang/Jasa yang juga terlambat dan keterlambatan petunjuk teknis Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik dari Kementerian/Lembaga Negara terkait.
Solusi atau rekomendasi dalam rangka akselerasi belanja APBD yang dapat diberikan, menurut Syafriadi, yaitu pengadaan atau lelang pekerjaan barang/jasa secara dini, percepatan DED, penetapan pejabat pengelola kegiatan dan pengadaan lebih awal dan percepatan penerbitan juknis DAK Fisi. (RIW/RDM/RH)
PARINGIN – Sebagai wujud kepedulian terhadap pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah(UMKM), khususnya pedagang pentol keliling, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Bank Kalsel menyalurkan bantuan berupa gerobak dan tambahan modal usaha pada Senin (25/11) di Bank Kalsel Kantor Cabang Paringin. Penyerahan bantuan dilakukan langsung Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, didampingi Kepala Bank Kalsel Cabang Paringin, Fitri Hernadi.
Bantuan tersebut diberikan kepada dua pedagang pentol asal Balangan, yaitu Muhammad Abdillah Akbar dan Muhammad Dahlan. Fachrudin berharap agar bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan optimal untuk mendukung keberlangsungan usaha dan mencari nafkah untuk keluarga mereka.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menjalankan usaha, guna menunjang perekonomian mereka,” harapnya.
Fachrudin juga menambahkan, kegiatan serupa rutin dilakukan di berbagai daerah. Selain bantuan berupa barang, UPZ Bank Kalsel turut memberikan tambahan modal untuk memastikan usaha penerima bantuan dapat berkembang lebih baik di masa depan.
Salah satu penerima bantuan, Muhammad Abdillah Akbar, menyampaikan rasa syukurnya atas perhatian dan bantuan yang diberikan.
“Kami sangat bersyukur atas bantuan berupa gerobak dan tambahan modal ini. Semoga usaha kami semakin maju,” ungkapnya.
Program ini merupakan bentuk nyata komitmen Bank Kalsel dalam mendukung UMKM lokal, sekaligus menunjukkan peran lembaga keuangan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. (ADV-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Ratusan anak-anak PAUD dari sejumlah sekolah di Banjarmasin tampak sangat antusias mengikuti kegiatan Perpus Palnam Berdongeng yang diinisiasi oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan.
Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani (tengah) didampingi Plt Sekretaris Dispersip Kalsel, Adethia Hailina (kiri) dan Pendongeng Bunda Enik (kanan)
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Dongeng Nasional 2024 ini menghadirkan Pendongeng Asli Banua, Bunda Enik Pendongeng asal Kampung Dongeng Banjarmasin, bertempat di aula Dispersip Kalsel, Selasa (26/11).
Bunda Enik membawakan cerita rakyat Kalsel
Tidak hanya mendongeng, pada kesempatan tersebut Bunda Enik juga mengajak anak-anak yang hadir dengan untuk melakukan senam guna melatih konsentrasi dan motorik mereka.
Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan kegiatan ini merupakan salah satu upaya pihaknya dalam meningkatkan literasi dan minat baca kepada anak-anak sejak usia dini.
“Ini merupakan upaya kami dalam rangka memperingati Hari Dongeng Nasional yang jatuh di tanggal 28 November, dimana kali ini kita menghadirkan pendongeng asli Banua” katanya.
Tidak hanya meningkatkan literasi dan minat baca kepada anak-anak sejak usia dini, melalui kegiatan ini, Nurliani juga ingin mengangkat citra pendongeng lokal.
“Di hari Dongeng Nasional ini kita ingin menyampaikan bahwa Kalsel juga punya pendongeng yang tidak kalah dengan bagusnya dengan pendongeng nasional,” jelasnya.
Kepala Dispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung ini berharap melalui kegiatan ini bisa meningkatkan kecintaan anak-anak kepada buku dan juga perpustakaan.
“Semoga anak-anak mencintai buku dan perpustakaan sejak usia sedini mungkin” harapnya.
Sementara itu, Pendongeng Banua, Bunda Enik mengatakan pada kesempatan ini dirinya membawakan salah satu cerita rakyat Kalsel yang berjudul Bulu Landak.
“Cerita ini memiliki pesan moral yang bagus untuk anak-anak. Dimana melalui cerita ini anak-anak diharapkan dapat saling menghormati, kerjasama, dan musyawarah untuk mufakat” tuturnya.
Tidak hanya Bunda Enik, pada peringatan Hari Dongeng Sedunia 2024 Dispersip Kalsel juga turut mendatangkan pendongeng nasional Kang Deden sebagai salah satu upaya mereka dalam meningkatkan literasi dan minat baca masyarakat Banua. (NRH/RDM/RH)
BANJAR – Bupati Banjar Saidi Mansyur kembali menjalankan tugas sebagai pemimpin Kabupaten Banjar setelah cuti masa kampanye Pilkada selama kurang lebih dua bulan.
Serah terima jabatan antara Pjs Bupati Banjar Akhmad Fydayeen kepada Bupati H Saidi Mansyur dan Wakil Bupati Banjar H Habib Idrus Al Habsyi, dilaksanakan di Mahligai Sultan Adam Martapura, Senin (25/11) pagi.
Saidi Mansyur (tengah) saat menandatangani sertijab kepada Pjs Bupati Banjar.(foto-Humas Pemkab Banjar)
Dalam acara tersebut, Saidi Mansyur menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Akhmad Fydayeen karena telah menjalankan program-program daerah dengan sangat baik.
“Terima kasih, semoga silaturahmi tetap terjalin karena pak Fydayeen sudah merupakan bagian dari Kabupaten Banjar,” katanya.
Sementara itu, Fydayeen mengaku bangga karena bisa menjadi Pjs Bupati Banjar. Sebab menurutnya, jabatan tersebut merupakan suatu keistimewaan yang diamanatkan negara dalam rangka mengherakan roda pemerintahan di masa kampanye.
“Kabupaten Banjar merupakan salah satu wilayah yang sangat besar, dan ini menjadi kesempatan saya untuk lebih dekat dengan masyarakat serta mempelajari lebih jauh potensi dan budayanya,” ujarnya.
Tidak lupa, Fydayeen juga menyampaikan terima kasih kepad seluruh unsur Forkopimda dan seluruh jajaran Pemkab Banjar yang telah bekerjasama untuk menjaga stabilitas keamanan dan menjalankan program stategis yang telah dicanangkan.
“Semoga Kabupaten Banjar semakin maju dengan segala program-programnya dan bisa berkontribusi besar bagi banua Kalimantan Selatan dan negara,” pungkasnya. (SYA/RDM/RH)