Komisi I DPRD Kalsel Sampaikan Pokir ke Komisi II DPR RI

BANJARBARU – Kunjungan Kerja Panitia Kerja (Panja) Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) terkait pembahasan Rancangan Undang Undang (RUU) Tentang Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) dan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), dimanfaatkan dengan baik oleh Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Rachmah Norlias untuk menyampaikan Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Kalsel, Rabu (26/1) di Gedung Idham Chalid, Komplek Perkantoran Gubernur Kalsel.

Pokir tertulis dalam map putih berlogo rumah wakil rakyat Kalsel tersebut, diterima langsung oleh Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustofa, yang saat itu dipercaya selaku pimpinan rombongan Panja Komisi II DPR RI sebanyak 11 orang, yang diketuai oleh Ahmad Doli Kurnia Tandjung.

Dalam pertemuan tersebut, Rachmah Norlias mengatakan, bahwa pokir tersebut merupakan saran-saran tertulis hasil pembahasan Komisi I DPRD Provinsi kalsel terkait RUU tentang Provinsi Kalsel. Pada intinya, pihaknya mengharapkan adanya pemerataan pembangunan dan keseimbangan anggaran khususnya untuk daerah-daerah di Kalsel yang berbatasan dengan Ibukota Negara (IKN).

“Kalau boleh kami minta untuk Kalsel agar diberikan semacam semi otonomi khusus, agar ada keseimbangan anggaran pembangunan antara pulau Jawa dan Kalimantan,” tutur politisi Partai Amanat Nasional (PAN).

Secara terpisah, Anggota Komisi II DPR RI, Rifqizamy Karsayuda, menyatakan bersyukur mendapatkan banyak sekali masukan yang sangat penting dalam rangka pembahasan dan penyusunan draf RUU ini menjadi Undang Undang.

Untuk itu, politisi PDI-P Dapil Kalsel 1 ini mendorong agar segala kebutuhan kedua provinsi (Kaltim dan Kalsel) sebagai penyangga IKN bisa diatur sebaik mungkin di dalam RUU Kalsel dan RUU Kaltim. Sedangkan RUU tentang Kalbar memerlukan pengaturan yang lebih tegas terkait posisinya sebagai provinsi yang berbatasan dengan negara lain, ucapnya.

“Kami berharap dalam masa sidang (RUU) ini bisa selesai. Karena itu sinergitas dengan ketiga provinsi ini menjadi sangat penting. Jangan sampai setelah kami putuskan nanti ada riak dibelakangnya,” pungkasnya. (HUMASDPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

TNI AL – Lanal Banjarmasin Gelar Vaksinasi Maritim Untuk Anak Usia 6 – 11 Tahun

BANJARMASIN – Dalam rangka untuk menciptakan Herd Immunity, TNI Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin kembali menggelar Serbuan Vaksinasi Maritim, yang bertempat di SDN Kebun Bunga 1 Kec. Banjarmasin Timur pada Rabu (26/1). Vaksinasi ini menyasar kalangan anak – anak Sekolah Dasar (SD) serta para masyarakat umum yang ingin bervaksin, baik vasksinasi Dosis Pertama, kedua, dan Ketiga.

Kegiatan tersebut berdasarkan perintah langsung dari Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, agar disetiap Pangkalan TNI AL (Lanal) mendukung dan menyukseskan program pemerintah untuk melaksanakan Serbuan Vaksinasi kepada masyarakat Maritim (Pesisir), khususnya kepada anak-anak sekolah usia 6 – 11 tahun guna percepatan memutus mata rantai penyebaran wabah COVID-19.

Dengan menggunakan Vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca yang sudah terbukti efektif digunakan, Lanal Banjarmasin mengerahkan puluhan Tenaga Kesehatan (Nakes) sekaligus sebagai Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin,  untuk dosis pertama, kedua dan ketiga yang ditujukan kepada para anak-anak SD, serta masyarakat sekitar.

Dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, dari jumlah peserta sebanyak 142 orang telah berhasil divaksinasi semua dengan aman dan sehat.

Ditempat terpisah, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan,Vaksinasi Maritim akan terus dilaksanakan oleh Nakes Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin, terutama kepada anak – anak pelajar agar memiliki ketahanan Herd Immunity sehingga kesiapan dalam melaksanakan pembelajaran secara tatap muka disekolahan dapat berjalan dengan baik serta tidak ada lagi rasa kekwatiran penyebaran Virus Corona disekolahan.

“Vaksinasi massal untuk anak – anak ini tidak berhenti sampai disini saja, kedepan tetap kita lanjutkan secara bertahap baik dikota maupun dipedesaan, khususnya didaerah yang tempat sekolahannya tidak terjangkau atau terkendala akses dalam mendapatkan Vaksin,” ucapnya.

Herbiyantoko menambahkan, pihaknya mengharapkan kedepannya pemerataan Vaksinasi massal ini akan terus dikebut oleh Lanal Banjarmasin sekaligus mensosialisasikan tentang wabah COVID-19, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedalaman dan belum tersentuh Vaksinasi, dikarenakan tidak adanya Akses untuk menuju lokasi Vaksinasi atau terbatasnya sarana transportasi.

“Vaksinasi yang digelar ini untuk mendukung program Pemerintah Daerah maupun pusat melalui TNI AL dalam rangka menanggulangi wabah Covid-19 sesuai target yang ditentukan, hal ini akan dilakukan secara berkelanjutan sampai Pandemi Covid-19 dinyatakan berakhir,” tutupnya. (TNIAL-LANALBANJARMASIN-MRF/RDM/RH)

Gelar Sayembara Desain Gedung 2 Kantor Pusat, Bank Kalsel Siapkan Total Hadiah Ratusan Juta Rupiah

BANJARMASIN – Sambut hari ulang tahun yang ke-58, Bank Kalsel menggelar Sayembara Desain Gedung Baru 2 Kantor Pusat. Secara resmi, Bank Kalsel membuka pendaftaran peserta melalui pengumuman di akun instagram @bankkalsel dan website resmi di www.bankkalsel.co.id, sejak 17 Januari 2022 lalu. Dengan total hadiah sebesar Rp275 juta, kegiatan yang menghadirkan 5 juri profesional dan ahli di bidangnya ini, tanpa memungut biaya pendaftaran sama sekali alias gratis.

Mengutip acara talkshow OBLIGASI Bank Kalsel di instagram @bankkalsel baru – baru ini, Mitra Damayanti selaku Head of Supporting Group Bank Kalsel, menyampaikan bahwa Sayembara Desain Gedung 2 Bank Kalsel ini diadakan karena kapasitas kantor pusat yang ada saat ini tidak lagi dapat menampung bertambahnya pegawai kantor pusat.

“Seiring dengan semakin besarnya bisnis, bertambahnya sumber daya manusia (SDM) dan semakin banyaknya nasabah Bank Kalsel, sehingga perlu adanya gedung tambahan. Bank Kalsel memerlukan gedung tambahan yakni Gedung 2 di samping Gedung 1 (Gedung Kantor Pusat Bank Kalsel saat ini). Dengan gedung baru nanti kami ingin memberikan kenyamanan yang lebih kepada nasabah,” ungkap Mitra.

Mitra Damayanti menambahkan, dengan dibukanya sayembara ini dimungkinkan untuk menemukan ide dan gagasan desain yang beragam dan sesuai dengan perkembangan zaman saat ini.

“Kami berencana membangun gedung baru nanti dengan 15 lantai, sehingga desain yang terbaik tentunya yang kami harapkan juga akan menjadi ikon bangunan di Banjarmasin khususnya,” tambah Mitra.

Di kesempatan berbeda, Ayatullah Hasbi selaku Kepala Bagian Pengadaan Aset Divisi Umum Bank Kalsel mengatakan, bahwa antusiasme besar ditunjukkan dari jumlah peserta yang mengikuti sayembara ini. Terhitung hingga hari kedua pendaftaran pada 18 Januari 2022, jumlah peserta telah mencapai 30, baik secara tim maupun perorangan yang tersebar di berbagai kota se-Indonesia.

“Persyaratan untuk menjadi peserta adalah arsitek profesional baik perorangan maupun secara tim, dimana hingga hari kedua telah mencapai 30 peserta. Peserta berasal dari berbagai daerah mulai dari Banjarmasin, Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Manado, Padang dan Bali. Alhamdulillah, target awal kita 50 peserta namun kami yakini akan melampaui target, tentunya semakin banyak peserta semakin bagus,” ungkap Ayat.

Disamping itu, Ayatullah juga menyampaikan gedung baru nanti mengambil konsep Green Building dengan efisiensi energi yang dilengkapi berbagai fasilitas untuk kenyamanan dan kemudahan nasabah dan pegawai.

“Kami merencanakan l, gedung baru nanti akan dilengkapi space parkir yang lebih luas dan nyaman, food court,
Kantor Cabang Utama yang baru, ruang olahraga ataupun gym serta masjid,” jelas Ayatullah.

Bank Kalsel membagi hadiah Rp275 juta tersebut untuk 6 pemenang, dengan rincian 5 pemenang dari hasil penjurian dan 1 pemenang favorit berdasarkan jumlah likes terbanyak oleh followers instagram @bankkalsel. Pendaftaran sayembara ini dibuka sejak 17 Januari 2022 sampai dengan 17 Maret 2022. Untuk informasi lebih lengkap mengenai tata cara pendaftaran, pengisian formulir maupun alur sayembara dapat langsung mengunjungi website Bank Kalsel dan selalu mengikuti instagram @bankkalsel. (Adv-RIW/RDM/RH)

Rencana Revitalisasi Pasar Batuah, DPRD Banjarmasin : Sebaiknya Dibahas Intens

BANJARMASIN – Adanya rencana Pemerintah Kota, untuk melakukan revitalisasi pasar Batuah, harus dibahas lebih intens dengan warga sekitar.

Salah satu rumah, hunian warga Batuah

Demikian harapan Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Tugiatno, kepada wartawan pada Rabu (26/1). Menurutnya, saat ini ada ratusan warga yang bermukim di pasar Batuah, dengan rencana revitalisasi tentu membuat resah. Karena jika dilakukan relokasi, mereka akan dipindah dan tidak mempunyai tempat untuk bermukim.

“Puluhan tahun silam masyarakat tinggal secara turun temurun. Jika digusur mau tinggal di mana mereka,” ucapnya

Tugiatno menilai, memang revitalisasi pasar, merupakan program kerja pemerintah kota, untuk menata pasar yang lebih baik. Namun perlu pengkajian matang, dan melibatkan semua elemen, khususnya ratusan warga tersebut.

“Kita ke lapangan mendengarkan keluh kesah, saya mohon rencana ini ditunda dulu,” pinta Tugit.

Sementara itu, Ketua RT 12 Musliannor mengatakan, warga menolak keras, pasar Batuah dilakukan revitalisasi, karena hanya sekitar 25 persen saja para pedagang, sedangkan sisanya rumah hunian warga. Ia berharap ada solusi terbaik yang diberikan pemerintah. Mengingat masyarakat juga memiliki sertifikat dan rutin membayar pajak bumi bangunan atau PBB.

Ketua RT 12, warga Batuah, Musliannor

“Dengan bayar pajak, artinya sudah taat aturan, kalau digusur perlu uang mencari rumah,” tutupnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemerintah kota Banjarmasin, berencana akan melakukan revitalisasi pasar Batuah yang berlokasi di Jalan Veteran, depan kantor Kelurahan Kuripan, Kecamatan Banjarmasin Timur, melalui dana APBN dan APBD tahun 2022. Persoalan revitalisasi Pasar Batuah juga mendapat penolakan, dari Gerakan Pemuda Anshor Kalsel, yang telah membentuk tim kuasa hukum, yang siap membela warga, meminta revitalisasi dibatalkan. (NHF/RDM/RH)

Kebakaran di Pangeran Antasari, Menelan Korban Jiwa

BANJARMASIN – Kebakaran yang terjadi di Jalan Pangeran Antasari, Kota Banjarmasin, Rabu Siang (26/1), menelan korban jiwa seorang anak diperkirakan usia 8 tahun berinisial RZ.

Evaluasi korban jiwa

Khoidah salah satu korban kebakaran setempat mengatakan, ia tinggal bersebelahan dengan korban RZ.

“Sewaktu terjadi kebakaran kami sedang istirahat tidur siang,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, secara tiba-tiba mereka dibangun oleh tetangga lainnya, sambil berkata ada api.

“Setelah mendangar api-api tersebut, kami langsung bangun dan berlari keluar sambil membawa anak anak,” ujarnya.

Begitu keluar, tutur Khoidah, api sudah membesar. Dan pihaknya tidak mendengarkan ada ledakan atau bunyi apapun.

“Sedangkan korban RZ tinggal disebelah dengan kami, rumah kami hanya berbatas dinding saja,” ucapnya.

Menurut Khoidah, biasanya di rumah sebelah tersebut, hanya ada anak-anak saja. Orangtua sedang berjualan di pasar.

“Korban RZ tinggal dengan neneknya,” ujar Khoidah.

Proses evakuasi RZ berlangsungnya dramatis diiringi isak tangis keluarga serta tetangga korban.

Pada musibah kebakaran tersebut tidak hanya menelan korban jiwa, juga menghanguskan 2 buah rumah serta 1 ruko. (SRI/RDM/RH)

IKLH dan IPM Jadi Prioritas RPJMD Kalsel Tahun 2021-2026

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) Sahbirin Noor menegaskan, fokus pembangunan Kalsel pada RPJMD 2021-2026  adalah langkah konkret upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Suasana rapat terbatas program prioritas RPJMD 2021-2026, di Pimpin Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

Hal tersebut disampaikan Sahbirin Noor pada rapat terbatas terkait pelaksanaan program prioritas pada RPJMD 2021-2026, di Ruang Rapat PM Noor, Perkantoran Setda Kalsel, Banjarbaru, Selasa (25/1).

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, mengingatkan seluruh SKPD di jajaranya, untuk terus bergerak  bersama dalam melanjutkan pembangunan. Terlebih dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui kegiatan pembangunan.

“Alhamdulillah, ratusan penghargaan berhasil kita raih di periode pertama di tahun 2016-2021, sehingga kembali diberi amanah di periode kedua. Fokus kita adalah lebih terukur dalam upaya  kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.

Di awal masa kedua kepimpinannya yang kali ini bersama Wakil Gubernur, Muhidin, sejumlah prestasi berhasil diraih. Salah satunya menjadikan Kalsel sebagai provinsi dengan tingkat kemiskinan terendah di Pulau Kalimantan, bahkan di Indonesia dengan angka 4,56 persen di bulan September 2021.

Dari segi lingkungan, pada tahun 2021, IKLH Kalsel berhasil mencapai angka 70,92 atau naik dari 2020 sebesar 68,43. Capaian angka ini membuat Kalsel termasuk dalam kategori kualitas lingkungan sangat baik.

“Kita bersyukur berkat kerja keras semua pihak, khususnya dalam program lingkungan, IKLH Kalsel berhasil naik drastis menjadi kategori sangat baik,” ungkapnya.

Paman Birin berharap, prestasi ini dapat terus dijaga dan ditingkatkan. Khusus terkait lingkungan, parameter penilaian dalam IKLH yang meliputi indeks kualitas air (IKA), indeks kualitas air laut (IKAL), indeks kualitas udara (IKU), indeks kualitas lingkungan (IKL) dan indeks kualitas ekosistem gambut (IKEG), harus terus dijaga dan ditingkatkan.

“Kita harus tetap memperhatikan kondisi pencemaran air berupa kadar e-coli, dan sampah rumah tangga, sehingga dapat memperbaiki indeks kualitas air,” sebutnya.

Paman Birin juga memberikan catatan penting terkait Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Prov Kalsel. Dimana IPM Kalsel masih berada di bawah rata-rata nasional.

“Capaian IPM perlu menjadi perhatian kita, sektor kesehatan, permasalahan stunting menjadi konsen kita, sektor pendidikan, dan juga peningkatan ekonomi,” tegasnya.

Dihadapan peserta rapat yang dihadiri Sekdaprov Kalsel, jajaran Staf Khusus Gubernur, dan Kepala Bappeda Prov Kalsel, Paman Birin menegaskan agar program pembangunan dapat terus dilaksanakan dan diselesaikan.

“Segala program yang telah kita rencanakan, terutama program prioritas dapat dikerjakan dan diselesaikan sesuai target waktu yang telah ditentukan,” tegasnya.

Sementara itu Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan Nurul  Fajar Desira menjelaskan arah pembangunan di Kalimantan Selatan telah tercantum dalam dokumen RPJMD 2021-2026.

RPJMD merupakan penjabaran dari visi misi kepala daerah dan pedoman dasar kegiatan seluruh SKPD. Dimana RPJMD sendiri disusun berdasarkan arah kebijakan pembangunan nasional sebagaimana tercantum dalam RPJM Nasional. (BIROADPIM/SYA/RDM/RH)

Hanya 30 Pelaku UMK Yang Mendapatkan Bantuan Program Bahuma di Banjarmasin

BANJARMASIN – Dalam rangka peningkatan perekonomian di sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kota Banjarmasin, maka Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Seminar Inkubator Usaha Tahun 2022, untuk pelaku Usaha Menengah dan Kecil (UMK).

Seminar Inkubator ini dibuka langsung Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, di aula Kayuh Baimbai, Selasa (25/1).

“Digelarnya Seminar Inkubator Usaha Tahun 2022 ini dalam rangka memulihkan perekonomian di sektor pelaku UMK di Kota Banjarmasin,” ungkap Ibnu.

Menurut Ibnu, pada Seminar Inkubator Usaha ini Pemerintah Kota Banjarmasin bekerjasama dengan Bank Kalsel.

Peserta Seminar Inkubator Usaha Tahun 2022

Mengingat, lanjutnya, pada Seminar Inkubator Usaha ini juga, Pemerintah Kota Banjarmasin memperkenalkan program Bausaha Tanpa Bunga (Bahuma).

Menurut Ibnu, dari 100 orang pelaku usaha yang ikut Seminar Inkubator Usaha di Pemerintah Kota Banjarmasin, selama 4 bulan depan, serta mengikuti seleksi. Akan terpilih 30 orang yang berhak mendapatkan bantuan permodalan dari program Bahuma tersebut.

“Hanya 30 pelaku UMK di Kota Banjarmasin yang akan mendapatkan bantuan Bahuma oleh Pemko Banjarmasin,” ucapnya.

Dengan adanya bantuan tersebut, lanjut Ibnu, maka diharapkan akan hadir pelaku pelaku usaha, yang dapat meningkatkan perekonomian di sektor pelaku usaha UMK di Kota Banjarmasin.

Pada Seminar Inkubator Usaha Tahun 2022 ini, diikuti sebanyak 100 orang pelaku usaha menengah kecil di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Operasi Pasar Minyak Goreng di Basirih Selatan Diserbu Warga

BANJARMASIN – Operasi pasar minyak goreng di Kelurahan Basirih Selatan, hanya berlangsung 30 menit, langsung di serbu warga sekitar.

Kepada Abdi Persada FM pada Selasa (25/1), salah satu warga Basirih Selatan, Yana mengatakan, kegiatan operasi pasar sangatlah tepat, karena harga minyak goreng dipasaran perliternya masih dikisaran Rp17.000, sebagai pedagang gorengan, tentu merasa sangat terbantu.

Salah satu warga Basirih Selatan, Yana

“Dalam berdagang satu hari memerlukan minyak goreng dua liter, dengan operasi pasar ini sangat meringankan,” ucapnya

Disampaikan Yana, meski saat ini dibuka penjualan minyak goreng di beberapa ritel modern, ia tidak sempat berbelanja, disebabkan akses menuju ke ritel modern jauh dari tempat tinggal, sehingga memerlukan waktu.

“Apalagi diterapkan di beberapa ritel modern, jam belanja minyak goreng, hanya
antara pukul 18.00-19.00 WITA,” jelasnya

Dirinya berharap, kegiatan operasi pasar ini akan terus digelar, tidak hanya minyak goreng yang dijual perliternya Rp14.000. Namun juga keperluan bahan pokok lain, seperti gula pasir yang masih tinggi dipasaran perkilonya dikisaran Rp15.000.

“Kami sebagai pedagang kecil, sangatlah merasakan dampak dari kenaikan harga ini,” kata Yana.

Sementara itu, Lurah Basirih Selatan, Muhammad Sholhani, sangatlah mengapresiasi langkah dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin, bekerjasama dengan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, dan PT Syme Darby Oils, dalam menggelar operasi pasar. Sebelumnya di Kelurahan Tanjung Pagar, dilanjutkan ke Kelurahan di Basirih Selatan, ada sebanyak 1200 liter minyak goreng, masing-masing Kelurahan mendapat 600 liter, untuk didistribusikan ke warga sekitar.

Lurah Basirih Selatan, Muhammad Sholhani

“Kita sangat berterima kasih, demi terpenuhi keperluan warga, terutama para pedagang, mengingat akses menuju ke ritel modern sangat jauh dari tempat tinggal, dengan demikian tentu terbantu dari operasi pasar,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Kapolda Sambut Kepulangan Personel Brimob Polda Kalsel

BANJARBARU – Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rikwanto, menyambut kepulangan personel Satuan Brimob Polda Kalsel yang telah selesai melaksanakan tugas BKO di Polda Papua, Selasa (25/1) siang.

1 SSK Personel Brimob ini ditugaskan di Polda Papua dalam rangka operasi pengamanan daerah rawan di wilayah hukum NKRI, sejak Maret 2021 hingga Januari 2022.

Suasana saat penyambutan personel Brimob Polda Kalsel

Penyambutan para personel itu, dilakukan dengan upacara penerimaan pasukan yang dipusatkan di Lapangan EOC Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarbaru, yang dipimpin langsung Kapolda Kalsel dan dihadiri Irwasda Polda Kalsel, Dir Samapta Polda Kalsel, Dir Pamobvit Polda Kalsel, Kabid Propam Polda Kalsel, Dansat Brimob Polda Kalsel, dan Kapolres Banjarbaru.

Ucapan selamat datang dan selamat bergabung kembali ke Bumi Lambung Mangkurat, disampaikan Kapolda Kalsel kepada personel Sat Brimob Polda Kalsel serta ucapan belasungkawa atas gugurnya 2 orang personel Brimob Polda Kalsel, pada saat melaksanakan tugas BKO di Polda Papua. Yakni atas nama Bharatu (Anumerta) Supian dan Bharatu (Anumerta) Zulkipli.

“Saya sampaikan terimakasih dan bangga serta haru kepada seluruh personel penugasan yang telah melaksanakan tugas mulia itu dengan penuh dedikasi serta rasa tanggungjawab, bahkan tanpa terjadi pelanggaran yang dapat mencoreng nama kesatuan Polda Kalimantan Selatan,” ucap Kapolda.

Keberhasilan yang diraih, kata Kapolda Kalsel, tentunya didapati dengan semangat juang, dedikasi serta disiplin yang tinggi dan loyalitas kepada negara dan pimpinan.

Hal ini telah membuktikan, bahwa Satuan Brimob merupakan satuan terlatih yang dapat diandalkan dalam menanggulangi kejahatan berintensitas tinggi, yang merupakan satuan pamungkas Kepolisian Republik Indonesia.

Pada kesempatan itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs. Rikwanto, S.H., M.Hum. juga mengalungkan karangan bunga kepada Komandan Kompi penugasan perwakilan Brimob Polda Kalsel, sebagai tanda penghargaan dan ucapan selamat datang kembali di Bumi Lambung Mangkurat. (POLDAKALSEL-RIW/RDM/RH)

Legislatif dan Eksekutif Bersinergi Untuk Wujudkan Kedaulatan Pangan Kalsel

JAKARTA – Untuk mewujudkan kedaulatan pangan, kesejahteraan petani, serta peningkatan nilai tambah dan daya saing terhadap penggunaan Alat Mesin Pertanian (Alsintan), Komisi II DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan konsultasi ke Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI), Senin (24/1).

Suasana Kunker Komisi II DPRD Kalsel ke Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan RI di Jakarta

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Dewi Damayanti Said selaku ketua rombongan mengungkapkan bahwa kedatangannya bersama Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel untuk melakukan koordinasi awal terkait dengan rencana dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel membentuk Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Alsintan.

“Jadi tujuan kami adalah untuk konsultasi terkait rencana Pemprov Kalsel membentuk UPT Alsintan sebagai upaya dalam peningkatan terhadap pelayanan dan pengelolaannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel, Syamsir Rahman menilai kunjungan kerja ini menunjukkan adanya keterpaduan antara eksekutif dan legislatif untuk bersama-sama meminta dukungan kepada Kementerian Pertanian melalui Ditjen Prasarana dan Sarana Pertanian RI agar membantu terbentuknya UPT Alsintan.

“Kami sangat berterima kasih kepada Komisi II DPRD Kalsel yang sudah mensuport dan membantu kami semua. Saya yakin untuk rakyat Kalimantan Selatan yang terbaik adalah di sektor pertanian, karena batubara sudah lewat, kayu sudah tidak ada, tinggal pangan saja. Kita membutuhkan pangan untuk perut sampai nanti ke depan,” jelasnya.

Dengan pembentukan UPT Alsintan nantinya diharapkan agar pengelolaan alsintan yang ada di Kalsel bisa bermanfaat secara keseluruhan. Selain itu, juga diharapkan dapat memberi kemudahan kepada para petani dan memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui retribusi penggunaan Alsintan. (DPRDKALSEL-NRH/RDM/RH)

Exit mobile version