BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Banjarmasin sepakat, reses digelar secara perkelompok.
Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, kepada wartawan pada Senin (21/2) menjelaskan, dari hasil rapat paripurna intern pada pekan kemarin, diputuskan untuk kegiatan reses tahun 2022 ini, akan digelar secara perkelompok.
“Reses merupakan agenda wajib anggota DPRD, dalam pelaksanaan bisa perorangan atau kolektif,” ucapnya
Yamin menjelaskan, memang sempat ada usulan sebagian anggota Dewan, kegiatan reses kembali digelar seperti beberapa tahun lalu, pernah secara perorangan. Namun anggota lain ada yang mengusulkan perkelompok, keputusan diambil secara bersama-sama baik musyawarah dan mufakat yaitu kolektif.
“Kalau reses secara kelompok ini difasilitasi Sekretariat DPRD, anggota dewan hanya hadir dan mendengarkan aspirasi masyarakat,” jelasnya
Menurutnya, reses perorangan, dan dilaksanakan masing-masing 45 anggota dewan, maka bisa menyerap aspirasi masyarakat secara luas.
Untuk diketahui, masa reses adalah masa anggota dewan melakukan kegiatan di luar masa sidang, untuk menyerap aspirasi warga. Baik terkait infrastruktur atau hal lainnya. (NHF/RDM/APR)
BANJARMASIN – Untuk melahirkan wirausaha muda di provinsi Kalimantan Selatan ini, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Bidang Kepemudaan menggelar Pelatihan Kewirausahaan Pemuda di Provinsi ini, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Senin (21/2).
Acara dibuka oleh Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel Syaiful Azhari mewakili Gubernur Provinsi Kalimantan Selatan Sahbirin Noor.
Dalam sambutan Gubernur yang dibacakan Syaiful mengatakan, agar para pemuda yang menjadi peserta pelatihan kewirausahaan ini, dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh sungguh dan serius.
Sehingga, lanjut Gubernur, nantinya akan lahir para wirausahawan muda di Provinsi Kalimantan Selatan ini.
“Tentunya pemuda yang terpilih mengikuti pelatihanan wirausaha pemuda ini, merupakan pemuda pilihan,” ucapnya.
Oleh karena itu, tambah Gubernur, para pemuda tersebut dapat mengikuti pelatihan dengan serius,” ujarnya.
Agar dari pelatihan wirausaha pemuda yang digelar Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel, dapat melahirkan wirausaha muda, yang handal dan profesional.
“Kami mengharapkan dari pelatihan ini lahir wirausahawan dari pemuda yang handal dan tangguh dalam menjalankan usahanya,” tutur Gubernur.
Mengingat, lanjutnya, saat ini dalam menjalankan usaha diperlukan kegigihan dan semangat dari pelaku usaha tersebut.
“Para pemuda yang menjalankan usahanya diharapkan memiliki semangat juang tinggi, dalam menjalankan usahanya, sehingga mencapai kesuksesan,” ucapnya.
Dan, tambahnya, para pemuda di provinsi ini, juga mampu membuka lapangan pekerjaan sendiri, melalui usaha yang dilakukan mereka.
Foto bersama dengan peserta pelatihan kewirausahaan pemuda Dispora Kalsel
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tentunya memberikan, dukungan dan bantuan kepada para pemuda untuk menjadi wirausaha pemuda di provinsi ini.
“Tentu kami berpesan agar para pemuda tidak perlu takut dalam membuka usaha serta menjalankan usaha mereka, meski menghadapi tantangan di masa pandemi COVID-19 ini,” ucap Gubernur.
Sementara itu Kabag Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Heru Susmianto mengatakan, pelatihan yang mereka gelar ini sesuai dengan visi dan misi Gubernur Provinsi Kalsel, yaitu peningkatan kewirausahaan.
“Kegiatan pelatihan ini agar para pemuda tersebut dapat mandiri dalam menjalankan usaha mereka,” ucap Heru.
Pada pelatihan yang mereka laksanakan ini, diikuti oleh perwakilan dari 13 Kabupaten/Kota di Provinsi Kalsel.
“Untuk pelatihan wirausaha pemuda ini, diikuti 80 orang pemuda,” ujar Heru. (SRI/RDM/APR)
Banjarmasin – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Muhammad Lutfi Saifuddin melaksanakan kegiatan reses bersama wartawan yang tergabung dalam Persroom DPRD Kalsel di salah satu cafe, Minggu (20/2) malam.
Legislator Kalsel dari Fraksi Partai Gerindra itu mengatakan, dirinya merasa perlu melakukan reses bersama kalangan wartawan, karena wartawan merupakan sumber informasi yang dekat dengan masyarakat.
“Mungkin dari kawan-kawan pers mengetahui banyak aspirasi masyarakat yang tumbuh dan berkembang yang perlu kita tindaklanjuti,” katanya.
Selain menyampaikan aspirasi, menurut Lutfi, wartawan juga menginformasikan dan menyebarluaskan apa yang telah diperjuangkan anggota dewan melalui pemberitaan. Sehingga, ia berharap melalui kegiatan ini, sinergitas wakil rakyat dengan wartawan untuk menyerap aspirasi masyarakat serta menyampaikan informasi dapat berjalan baik.
“Kami mengharapkan sinergitas untuk terus bersama-sama menyuarakan aspirasi di Kalsel,” ucapnya.
Diungkapkan Lutfi, banyak sekali aspirasi yang disampaikan masyarakat yang tidak hanya terkait kewenangan provinsi, tetapi juga pemerintah kota saat dirinya melakukan reses ke daerah pemilihannya di kota Banjarmasin pada 13-20 Februari 2022. Hal ini, lanjutnya, harus menjadi perhatian bersama seluruh anggota DPRD Provinsi dan Kota, agar lebih sering bersinergi dan berkomunikasi mengenai pembagian tugas sebagai wakil rakyat dalam pembangunan, sehingga apa yang diperlukan masyarakat bisa terpenuhi semuanya.
“Apa yang jadi kewenangan provinsi bisa dipenuhi pemerintah provinsi, yang jadi kewenangan pemerintah kota/kabupaten bisa terlaksana, seperti perbaikan jalan lingkungan fasilitas umum di sekitar lingkungan tempat tinggal masyarakat, yang merupakan tugasnya pemerintah kabupaten dan kota setempat,” jelasnya.
Lutfi menambahkan, hasil reses ini akan ditampung dan dikumpulkan, kemudian disampaikan ke Pemprov Kalsel sekaligus untuk membuka komunikasi dengan pemerintah dan DPRD Kota/Kabupaten. (NRH/RDM/APR)
KOTABARU – Anggota legislatif di DPRD Kalimantan Selatan Muhammad Yani Helmi, meminta agar pemerintah daerah bisa lebih meningkatkan sinerginya dalam menanggulangi penyebaran varian baru COVID-19, Omicron.
“Selain menjaring aspirasi dari warga setempat, saya harapkan masyarakat disini bisa menjaga kesehatannya baik secara pribadi maupun keluarga. Perlu diketahui wabah COVID-19 di Kalsel luar biasa merebaknya,” ujarnya usai melaksanakan kegiatan reses, di RT 01 Desa Gunung Ulin, Pulau Laut Utara, Kotabaru, Jumat (18/2).
Terlebih lagi, adanya mutasi varian baru Omicron menjadi bukti bahwa pelaksanaan tracing, tracking dan treatment (3T) harus digencar. Tentu, langkah itu dimaksudkan agar angka penyebaran serta penularan tidak terus mengalami penambahan.
“Saya berharap kepada pemerintah, baik Pemprov Kalsel terutama Pemkab Kotabaru terus meningkatkan 3T ini sehingga apa yang diperintahkan oleh Presiden kita pak Jokowi pada Vidcon kemarin dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya,” ungkap Yani Helmi, anggota Komisi II yang juga membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Kalsel tersebut.
Wakil Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Kalsel juga, menyebutkan, selama satu pekan sedikitnya tercatat sudah ada 4.410 orang di provinsi ini yang terinfeksi COVID-19.
“Kalau ini dianggap biasa saja dikarenakan COVID-19 kemarin sempat mulai menurun secara siginifikan tetapi kalau kita hari ini kembali mengalami kenaikan bahkan varian baru Omicron juga menjadi perhatian. Tentu, kami menginginkan pemerintah setempat bersama jajaran bisa bersinergi kembali dalam menanggulangi wabah pandemi ini,” paparnya.
Selain meminta sinergitas antara Pemprov Kalsel dan Pemkab Kotabaru diperkuat, anggota legislatif yang merupakan Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru juga menginginkan agar keberadaan Kampung Tangguh Banua (KTB) kembali dihidupkan.
“Ini himbauan saya kepada Pemprov Kalsel dan kabupaten/kota di provinsi ini terutama di Dapil VI Tanbu dan Kotabaru. Tentu, ini bagus dilaksanakan segera mungkin karena kita harus bersiap,” ucapnya.
Sebagai antisipasi lain, Paman Yani (sapaan akrab) sebelumnya juga telah melakukan rapat khusus bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel beserta RSUD Ulin dan Ansari Saleh Banjarmasin dalam mengantisipasi lonjakan kasus penyebaran COVID-19.
“Pihaknya juga sudah mempersiapkan tempat tidur yang jumlahnya cukup banyak kemarin, kami sudah mendapatkan laporan langsung dari Direktur RSUD Ulin Banjarmasin beserta dengan pendukung lainnya seperti ketersediaan oksigen dan kesiapannya cukup besar. Berdasarkan hasil informasi ada dua vendor yang akan melayani Kalsel khususnya untuk rumah sakit itu sendiri terlebih ini menjadi rujukan utama bagi kabupaten/kota,” paparnya.
Bahkan, adik kandung Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor itu, juga meminta seluruh elemen TNI/Polri, pemerintah desa dan masyarakat di Kalsel khususnya di Kabupaten Kotabaru agar bersama-sama ikut memerangi penyebaran dari wabah ini.
“Jadi, saya berharap kepada rekan-rekan keamanan bisa kembali ikut bekerja keras terutama kehadiran para pejabat Pemprov Kalsel yang hadir mengikuti kegiatan ini juga bersama-sama menanggulanginya, sehingga, ini akan baik untuk masyarakat ketika varian Omicron kembali merebak di Indonesia hingga di Kalsel setidaknya kita sudah bisa bersiap diri,” tuturnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Gunung Ulun, Bripka Yasin, menyampaikan, selama melaksanakan tugas dirinya bersama Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI terus mengingatkan warganya untuk tetap memperketat protokol kesehatan (prokes) dengan harapan selain mencegah penyebaran diyakini juga mampu menangkal penularan dari wabah COVID-19.
“Tentu, kami bersama TNI dari Babinsa menghimbau masyarakat khususnya Desa Gunung Ulin ini supaya tetap mematuhi serta menjaga protokol kesehatan, dari situlah kita dianjurkan pemerintah untuk menyekat atau pengurangi penyebaran COVID-19 dan diharapkan bisa segera berakhir,” ungkapnya. (RHS/RDM/APR)
BANJARMASIN – Direktorat Intelkam Polda Kalsel menggelar, sosialisasi keamanan dan ketertiban dikawasan Pasar Antasari, Kota Banjarmasin, Jumat (18/2).
Sosialisasi diberikan kepada Relawan Pasar Sentra Antasari oleh Kanit 2 Subdit Kamneg Direktorat Intelkam Polda Kalsel Kompol M Sukar beserta jajarannya.
Sukar mengatakan, sosialisasi ini yang mereka laksanakan ini dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Relawan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin.
“Sosialisasi yang kami laksanakan ini, dalam rangka menjalin silaturahmi dengan Relawan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin,” ungkap Sukar.
Pada sosialisasi ini juga, lanjutnya, disampaikan juga mengenai COVID-19 serta ajakan untuk bervaksin. Baik untuk vaksin 1, 2, dan booster.
“Kami juga menyampaikan pentingnya mengenai vaksinasi ditengah Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini,” ujar Sukar.
Selain itu, tambahnya, pihaknya juga mengajak Relawan Pasar Sentra Antasari, untuk dapat membantu petugas Kepolisian dalam menjaga ketertiban dan keamanan dikawasan Pasar Sentra Antasari tersebut.
“Mengingat jumlah anggota Kepolisian terbatas, maka dukungan dari masyarakat dalam membantu menjaga keamanan serta ketertiban sangat diperlukan,” tutur Sukar.
Pada kesempatan itu, ada beberapa poin yang di sampaikan terkait Kamtibmas diantaranya pemuda pasar yang tergabung dalam Relawan Pasar Sentra Antasari ini, di harapkan dapat berperan serta dalam menjaga Sitkamtibmas yang kondusif di kota Banjarmasin khususnya di kawasan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin.
Selain menjaga Kamtibmas, diharapakan para pemuda juga menjadi relawan Prokes sebagai upaya pencegah penyebaran Covid di kawasan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin.
Pada sosialisasi ini diikuti oleh puluhan Relawan Pasar Sentra Antasari Banjarmasin, serta diserahkan bantuan masker, televisi LCD, lampu lalulintas, senter, rompi parkir, serta lainnya. (SRI/RDM/APR)
Banjarmasin – Ratusan anak yang merupakan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Terpadu Aisyiyah 2 Banjarmasin berkunjung ke Perpustakaan Palnam Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel). Kedatangan mereka bertujuan untuk mendekatkan dan menumbuhkan semangat anak-anak untuk menyukai buku dan membaca.
Salah seorang guru pendamping PAUD Terpadu Aisyiyah 2 Banjarmasin, Khadijah mengatakan ada sekitar 140 orang anak dari kelompok bermain A dan B yang datang berkunjung dan berkegiatan di Perpustakaan Anak Palnam. Menurutnya, kunjungan anak-anak tersebut dibagi dalam kelompok selama empat hari, dari 14 – 17 Februari 2022.
Guru Pendamping PAUD Aisyiyah 2 Banjarmasin
“Anak-anak sangat senang dan antusias belajar dan bermain di Perpustakaan Anak Palnam ini. Apalagi suasana perpustakaan anak ini sangat nyaman. Meskipun diantara anak-anak tersebut sudah pernah berkunjung ke perpustakaan bersama orang tuanya, namun mereka sangat semangat kembali mendatangi perpustakaan bersama teman-temannya,” kata Khadijah didamping guru lainnya, Mirna Shopia Apriyanti Nurhaika, Kamis (17/2).
Sebelumnya, Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani mengatakan kedatangan anak-anak dari berbagai sekolah ke Perpustakaan Palnam sengaja dilakukan oleh pihak sekolah untuk mengenalkan serta menumbuhkan minat baca sambil bermain. Apalagi Perpustakaan Anak Palnam terus berbenah dan meningkatkan sarana dan prasarana yang mendukung untuk menarik pemustaka cilik belajar sambil bermain.
“Hal ini juga dilakukan untuk mengisi waktu di sela-sela belajar agar anak-anak lebih mengenal perpustakaan,” jelasnya.
Untuk diketahui, Perpustakaan Palnam siap menerima kunjungan dari sekolah atau masyarakat setiap hari dari Senin sampai Kamis mulai jam 09.00-16.00 WITA. Untuk Sabtu dan Minggu mulai jam 09.00-17.00 WITA dan Jum’at jam 09.00-11.30 WITA. Pelayanan ini tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat guna mencegah penularan virus COVID-19 yang belum usai. (NRH/RDM/APR)
BANJARBARU – Kalimantan Selatan memiliki potensi yang cukup besar untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara (IKN) baru, hal ini terlihat dari capaian – capaian yang diraih Kalsel. Seperti selalu surflusnya kebutuhan pangan di banua ini, beserta fasilitas – fasilitas pembangunan yang sudah berjalan untuk mendukung perpindahan IKN baru di Kalimantan Timur.
Belum lama tadi, Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Roy Rizali Anwar menyampaikan, banyak potensi yang dimiliki Kalsel untuk menjadi pendukung IKN baru di Kaltim, sebagian potensi yang dimiliki Kalsel yakni mempunyai pelabuhan dimekar putih dengan kedalaman mencapai 25 meter, area pertanian yang selalu berhasil surflus mencapai 1,1 juta hektar setiap tahunnya, serta sektor Perindustrian yang selalu berkembang disetiap tahunnya.
“Kita sudah berstatemen bahwa Kalsel sebagai gerbang Ibu Kota Negera baru, jadi kita punya potensi cukup besar untuk menyokong Ibu Kota Negara baru di Kaltim, banyak potensi yang ada seperti pelabuhan kita punya potensi laut dalam dimekar putih lautnya sampai 25 M, potensi area pertanian dimana 1,1 juta hektar produksi pertahun dan kebutuhan kita hanya 400 ton pertahun,” ungkap Roy.
Roy menambahkan, pihaknya mengharapkan mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara Baru sehingga perkembangan di Provinsi Kaltim, juga akan menular di Provinsi Kalsel.
“Dukungan dari pemerintah pusat juga diharapkan agar bisa meningkatkan infrasturktur pendukung untuk menjadi jalur transportasi yang nantinya langsung ke Ibu Kota Negara baru,” ungkap Roy.
Dilanjutkan Roy, untuk menjadi pendukung Ibu Kota Negara Baru, Pemerintah Provinsi Kalsel akan mengusulkan peningkatan pendidikan Vokasi di Banua ini. Tujuan peningkatan pendidikan Vokasi di Kalsel yakni untuk meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkompeten dibidangnya masing-masing, pihaknya telah mengusulkan sejumlah Politeknik kepada Kementerian untuk mendapatkan jurusan baru, beserta pengusulan mata jurusan baru di Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin.
“Dengan adanya peningkatan sejumlah pendidikan vokasi, maka generasi muda kalsel tidak hanya akan menjadi penonton saja pada saat ibu kota berpindah ke Kaltim, namun juga akan berperan untuk pembangunan,” tutup Roy. (MRF/RDM/APR)
Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) telah mengalokasikan dana anggaran sebesar 21,07 persen untuk urusan pendidikan.
Sesuai dengan amanah UUD 1945 dan UU No 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional sebesar 20 persen dapat dipenuhi.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel M Yusuf Effendi mengatakan, telah dialokasikan anggaran untuk urusan pendidikan pada Disdikbud Kalsel sebesar Rp1.315.613.899.788.
“Itu jumlah keseluruhan yang di kelola oleh Disdikbud Kalsel, UPT dan Satuan Pendidikan SMA, SMK, maupun SLB,” jelas Yusuf, Kamis (17/2).
Sementara itu jika besaran alokasi anggaran berorientasi pada fungsi pendidikan dan terkait dengan SKPD lain, papar Yusuf, maka alokasi anggarannya menjadi Rp1.336.831.924.488 atau sebesar 21, 41 persen.
“Berdasarkan data tersebut menunjukkan bahwa alokasi anggaran untuk pendidikan di Kalsel sudah melebihi amanah dari indang – undang,” jelas Yusuf lagi.
Yusuf menginginkan agar peningkatan mutu pendidikan di provinsi ini tidak hanya dibebankan kepada Disdikbud saja, melainkan seluruh pemangku kepentingan, termasuk Guru Tenaga Pendidik (GTK) dan masyarakat.
“Mari kita bersama-sama dan bekerjasama agar mutu pendidikan di provinsi kita menjadi lebih meningkat, sehingga dapat menciptakan SDM yang berkualitas dan bermanfaat untuk banua kita,” tutupnya.(SYA/RDM/APR)
BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung kebugaran tubuh di mana Pandemi COVID-19 ini, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar olahraga Gowes Gethering Tahun 2022, di Kota Banjarmasin, Jumat (18/2).
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, dilaksanakan Gowes Gethering ini dalam rangka menjalin silaturahmi antar Goweser yang tergabung di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.
“Gowes Gethering ini untuk menjalin silaturahmi antar Goweser yang tergabung di Dispora Kalsel,” ungkap Hermansyah.
Foto bersama peserta gowes Gethering Dispora Kalsel
Meski hujan melanda, lanjutnya, tidak menghalanginya para Goweser untuk mengikuti Gethering Gowes Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.
“Pada Gowes Gethering Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ini, diikuti 150 Goweser,” ucapnya.
Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan hadiah utama Kulkas Dua Pintu, serta dua unit sepeda, dan puluhan hadiah hiburan lainnya.
Pada kesempatan tersebut Hermansyah juga mengatakan, jika olahraga gowes sepeda ini, akan terus dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, akan terus menggelar pelaksanaan olahraga gowes sepeda,” ujarnya.
Mengingat, lanjut Hermansyah, olahraga gowes sepeda ini untuk meningkatkan stamina kebugaran tubuh, ditengah Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini.
“Kami berharap agar pandemi COVID-19 ini akan segera berlalu,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/APR)
BANJARMASIN – Kalangan legislatif menyetujui pembangunan rumah dinas Wali Kota yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, samping Kantor eks Gubernur Kalsel.
Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini pada Jumat (18/2) mengatakan, pihaknya setuju dibangun rumah dinas Wali Kota, karena sebagai kota tua hingga sekarang tidak memiliki rumdin, padahal sebagai identias kepala daerah.
“Kami dukung dan itu harus diwujudkan,” ucapnya
Isnaini menjelaskan, selama ini Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menempati rumah dinas di Jalan Darma Praja, padahal rumdin itu sebenarnya diperuntukkan untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin. Terkait posisi lahan berhadapan dengan siring sungai Martapura, hal itu sangatlah tepat, menggambarkan sebagai ikon kota seribu sungai.
“Sangat bagus letaknya berada di tengah kota dan representatif,” jelas Isnaini
Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Rini Subantari
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Rini Subantari, menyampaikan, anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan rumah dinas Wali Kota Banjarmasin, sebesar Rp 31 miliar dengan lahan seluas berkisar 2.400 meter persegi. Saat ini sudah dibayarkan Rp19 miliar, besaran anggaran sudah melalui proses penilaian dari Appraisal dan rencana pembangunan fisik di tahun 2023 mendatang.
“Sisa Rp 12 miliar akan dianggarkan lagi di APBD perubahan, sekalian DED rumdin,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)