BANJARMASIN – Kepengurusan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Provinsi Kalimantan Selatan secara resmi dilantik dan dikukuhkan oleh Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad di salah satu hotel berbintang, Kamis (26/5).
Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, pimpinan pusat meminta DPD Partai Gerindra Kalsel segera melakukan pembenahan-pembenahan, dan pemetaan untuk meraih suara terbanyak dalam Pemilu 2024.
Suasana Pelantikan Pengurus DPD dan Rakerda Partai Gerindra Kalsel
“Kita harus sinergikan perolehan suara antara DPRD kabupaten/kota, provinsi, maupun DPR RI, serta serius untuk memenangkan Pemilu 2024,” katanya.
Sementara itu, Wakil Ketua DPP Partai Gerindra Desmond J Mahesa menyampaikan Partai Gerindra telah bersiap untuk menghadapi Pemilu tahun 2024.
“Sekarang tinggal pembuktiannya. Kekurangan harus dievaluasi. Sekarang momen Partai Gerindra untuk melakukan perbaikan-perbaikan dalam memenangkan Pemilu 2024,” jelasnya.
Sedangkan Ketua DPD Partai Gerindra Kalsel yang baru dilantik, Mariana mengharapkan kepengurusan yang baru ini bisa dan harus bekerjasama dan lebih solid untuk Partai Gerindra di Kalsel.
“Mudah-mudahan melalui kepengurusan kami yang baru ini, Gerindra di Kalsel lebih dicintai oleh masyarakat Banua dan membawa kebaikan. Serta mampu mencapai target yang diinginkan dalam Pemilu 2024 mendatang,” harapnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi memiilki gedung layanan perpustakaan difabel.
Suasana peresmian gedung perpustakaan difabel
Peresmian gedung yang terletak di Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (Dispersip) Kalsel di Jalan Ahmad Yani KM 6 tersebut dilakukan Gubernur Kalsel yang diwakili oleh Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar bersama Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando, Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie, Selasa (24/5).
Suasana pengukuhan Bunda Literasi
Peresmian perpustakaan khusus bagi disabilitas yang terdiri dari dua lantai dan dua bangunan tersebut dirangkaikan dengan acara pengukuhan Fathul Jannah Muhidin sebagai Bunda Literasi Kalsel serta talkshow peningkatan Indeks Literasi Masyarakat (IPL) di aula Dispersip Provinsi Kalsel.
Penyematan Bunda Literasi dilakukan langsung oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI Muhammad Syarif Bando.
Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menyampaikan Pemprov Kalsel berupaya memastikan pengembangan SDM dan literasi turut menyentuh kalangan difabel, dengan penyediaan fasilitas yang memadai. Kendati Kalsel saat ini menduduki peringkat IPL tertinggi se-Indonesia, menurutnya, Gubernur Kalsel berpesan agar tidak berhenti berinovasi dan menyiapkan pelayanan terbaik.
“IPL tertinggi se Indonesia dengan nilai 48.7, tentu bukan prestasi yang datang kebetulan. Setidaknya perlu perjuangan panjang, tak kalah penting ialah menggerakkan komunitas-komunitas literasi untuk berperan aktif mengedukasi masyarakat hingga ke pelosok,” katanya.
Disamping itu, Gubernur Kalsel menyampaikan pembangunan literasi menjadi tulang punggung kualitas sumber daya manusia. Saat ini pemerintah selalu berupaya maksimal untuk menyiapkan pelayanan terbaik dan akses literasi yang seluas-luasnya.
“Minat baca yang tinggi akan melahirkan masyarakat yang cerdas, produktif, dan kreatif,” jelasnya.
Sementara, Kepala Dispersip Kalsel Nurliani Dardie menyebutkan, anggaran pembangunan gedung layanan perpustakaan difabel berasal dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK)
“Gedung perpustakaan yang diresmikan dibangun dari DAK fisik perpustakaan nasional tahun anggaran 2021,” terangnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Kebudayaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, menyiapkan penilaian Kubah Basirih yang berhasil masuk 50 Besar dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) tahun 2022.
Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin, Iwan Fitriady, kepada wartawan, pada Senin (23/5) mengatakan, dengan masuknya 50 besar dalam ADWI Makam Kubah Basirih, yang berlokasi Jalan Keramat Kelurahan Basirih, Kecamatan Banjarmasin Barat, tentunya menjadi kebanggaan tersendiri terutama warga kota seribu sungai. Apalagi mampu mengalahkan sekitar 3500 destinasi wisata desa, dari 34 provinsi se Indonesia, dan itu semua berkat dukungan seluruh pihak, baik Pokdarwis serta masyarakat.
“Beberapa indikator menjadi penilaian Pemerintah pusat, diantaranya keaktifan Pokdarwis Kubah Basirih dan tingginya tingkat kunjungan wisata religi, ke Makam keramat dari ulama besar Habib Hamid bin Abbas Bahasyim, yaitu tidak hanya penduduk lokal, luar daerah hingga mancanegara,” ucapnya.
Disampaikan Iwan, saat ini pihaknya telah menyiapkan tahapan verifikasi penilaian ke lapangan, tim juri nanti dari Kemenkraf RI, dan akan dilaksanakan selama tiga hari, rencananya tanggal 3 – 5 Juni 2022. Objek wisata religi Kubah Basirih ini merupakan bukti situs sejarah, dalam penyebaran agama Islam di Banjarmasin.
“Kami usulkan beberapa destinasi wisata diantaranya Kubah Basirih, Mesjid Sultan Suriansyah, Kampung Biuku, dan Kampung Sungai Jingah. Namun yang masuk 50 besar destinasi wisata desa yaitu Kubah Basirih, karena tingkat kunjungan yang sangat tinggi,” ungkapnya.
Lebih lanjut Iwan menambahkan, Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kubah Habib Basirih, melakukan persiapan di lapangan dengan mencat ulang seluruh kawasan Kubah untuk dipercantik. Kemudian menggerakkan UMKM sekitar dalam rangka memperkenalkan produk andalan. Selain itu home stay, dan juga mempersiapkan atraksi untuk memeriahkan acara tersebut.
“Atraksi kearifan lokal seperti penampilan Hadrah telah dipersiapkan untuk lebih memperkenalkan budaya,” tutup Iwan. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Puluhan siswa dan siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Banjarmasin yang tergabung dalam pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) mendapat pembekalan dari Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Dewi Damayanti Said.
Pembekalan tersebut meliputi pembinaan wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila.
“Saya ingin semua siswa SMA mendapatkan sosialisasi ini karena mereka akan masuk bangku kuliah. Meskipun mereka sudah mendapat pelajaran PPKn, tetapi pembekalan ini akan menambah wawasan dan pengalaman mereka,” kata Dewi kepada wartawan, baru-baru tadi.
Suasana Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan oleh Anggota DPRD Kalsel, Dewi Damayanti Said
Selain itu, “Srikandi Dewan” ini juga memberikan pendidikan politik kepada pengurus OSIS ini. Pasalnya, pada 2024 mendatang, mereka akan terdaftar sebagai pemilih pemula. Ia mengakui politik erat kaitannya dengan Pancasila dimana jika para siswa dan siswi ini tidak diarahkan dengan baik maka akan berpotensi menimbulkan konflik dan merusak tatatan negara.
“Pendidikan politik bagi pemilih pemula penting agar mereka memahami jalur yang benar. Jangan sampai ada money politik. Berdemokrasi sejak dini itu memang penting untuk disosialisasikan sehingga saya harap dari Dewan atau partai politik bisa melakukan kegiatan ini nantinya,” jelasnya.
Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi pembinaan Wawasan Kebangsaan dan nilai-nilai Pancasila yang dilaksanakan pada Selasa (24/5) itu juga menghadirkan narasumber Anggota Polri Kompol Suryanti yang menyampaikan pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di masyarakat sesuai amanah Pancasila kepada peserta. (NRH/RDM/RH)
BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-114, dan Kick Off Program Merdeka Sampah di sepanjang Jalan Protokol menuju Ibu Kota provinsi. Kegiatan yang digagas Dinas Lingkungan Hidup Kalsel ini, dipusatkan di lapangan Satpas Ditlantas Polda Kalsel, Liang Anggang Banjarbaru, Jum’at (27/5).
Gubernur Kalsel saat membuka peringatan Harkitnas
Peringatan Harkitnas dan Kick Off Program Merdeka Sampah tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fatimatuzzahra.
Gubernur Kalsel (4 dari kanan) saat menanam pohon pada peringatan Harkitnas
Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor usai kick off mengatakan, kegiatan ini untuk menginformasikan kepada masyarakat tentang pentingnya kerjasama dalam pengelolaan lingkungan hidup. Kegiatan ini berupaya menjadi media dalam menyampaikan pesan-pesan lingkungan hidup kepada masyarakat di sepanjang jalan protokol dan juga pengguna jalan.
“Hari ini kita bersih-bersih dan lakukan penanaman pohon. Kita tahu saat ini pemanasan global yang sangat berpengaruh dengan lingkungan, maka tidak ada kata lain selain menanam dan menanam untuk anak cucu kita,” ucap gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.
Paman Birin melanjutkan, dengan digelarnya Harkitnas ke-114 dan Kick Off Program Merdeka Sampah, Masyarakat Kalsel akan dapat mengubah masa depan provinsi ini dengan cara menanam pohon yang dapat menghasilkan oksigen untuk kebutuhan oksigen para masyarakat dimasa yang akan datang. Lingkungan hidup merupakan salah satu faktor penting dan mendasar untuk menjamin keberlangsungan pembangunan di Banua Kalimantan Selatan.
“Kita tanam sekarang bisa menyelamatkan nyawa ratusan orang dimasa depan,” lanjut Paman Birin.
Dilanjutkannya, Oktober mendatang Provinsi Kalsel akan menggelar Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional tahun 2022, yang pembukaanya akan dilaksanakan di Kiram Park Kabupaten Banjar. Untuk mensukseskan Perhelatan Nasional tersebut, diharapkan kepada semua Instansi, para Alim Ulama, SKPD Terkait, TNI-Polri, dan Kelompok Masyarakat agar dapat berkerjasama dan berkontribusi untuk mensukseskan kegiatan MTQ yang dihadiri tamu undangan dari seluruh daerah di Indonesia.
“Dengan adanya program merdeka sampah , diharapkan jalan protokol Menjadi bersih dan nyaman dalam menyambut peserta MTQ,” tutup Paman Birin.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Haifah Dwi Nirwana menjelaskan, bahwa kondisi jalan-jalan protokol saat ini banyak ditemukan sampah. Masalah sampah masih menjadi perhatian pihaknya, untuk mengubah pola pikir masyarakat agar bersama menjaga lingkungan.
“Ini tidak hanya berhenti pada hari ini, ini ada lah program yang akan kita kawal kita monitor terus perkembangannya, termasuk melibatkan TNI dan Polri,” ucap Hanifah. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Memasuki Juni, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) 2022/2023 akan segera dimulai. Tepatnya sejak 6 Juni 2022 nanti.
Terkait hal ini anggota Komisi 1 DPRD Kota Banjarbaru, Windi Novianto meminta agar Pemko Banjarbaru serius terhadap perkembangan sektor pendidikan di kota ini. Salah satunya soal PPDB yang memang harus benar-benar dimatangkan dalam kesiapannya.
“PPDB SMP di kota Banjarbaru diharapkan berasaskan objektif, transparan, dan akuntabel tanpa diskriminasi,” kata Windi kepada abdi Persada FM, Jumat (27/5).
Menurut data yang dimiliki legislator PDI Perjuangan ini, saat ini ada 14 SMP Negeri dan 10 SMP swasta di Banjarbaru.
“Semoga semua pendaftar bisa tertampung. Hal ini tentu dapat membuat kualitas pendidikan kita lebih baik dan merata,” kata Windi.
Selain itu ia juga meminta agar kesiapan seperti pelaksanaan lewat daring (online) bisa disiapkan maksimal. Mengingat PPDB akan masih dilaksanakan dengan format yang sama.
Seperti diketahui, Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pendidikan sudah mengeluarkan edaran mengenai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Online untuk seluruh SMPN di kota ini.
PPDB tahun ini masih melalui 4 jalur; yakni jalur zonasi, jalur afirmasi, jalur perpindahan tugas orang tua/wali dan jalur prestasi, yang pendaftarannya dibuka pada tanggal 6 – 8 Juni 2022. (RDM/RH)
BANJARBARU – Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel menargetkan hingga 2023 status desa tertinggal dapat berubah menjadi berkembang. Sedangkan, untuk status maju bakal dinaikan ke level mandiri.
Kepala Dinas PMD Kalsel Farid Fakhmansyah memaparkan diprogramkannya perubahan status desa setiap tahun bertujuan agar ekonomi masyarakat pedesaan dapat jauh lebih baik lagi meski saat ini pelaksanan perbaikannya diakui dilakukan secara bertahap.
“Mestinya seluruh desa dalam status mandiri karena itu merupakan capain paling tertinggi, tetapi, jumlah rata-rata untuk saat ini masih berkisar diangka 68 persen artinya satu setengah persen dari desa yang ada di Kalsel,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, Jumat (27/5) siang.
Namun ditegaskannya, khusus desa yang masih berstatus sangat dan tertinggal juga ditargetkan tiap tahun naik yang artinya secara bertahap ditekankan terus mengalami peningkatan hingga bisa mencapai ke level berkembang.
“Nah, proyeksi kami ke depan akan terus berkoordinasi, bersinergi serta berkolaborasi dengan pemda kabupaten agar mampu menaikan status tiap desa,” jelasnya.
Tentu kolaborasi yang dibangun, menurut Farid, dilakukan secara berkesinambungan serta berkelanjutan seiring penerapan program yang diharapkan capaian persentase kenaikan status mampu terealisasi secara signifikan.
“Agar fokus kita dalam meningkatkan status desa bisa terwujud,” ungkapnya.
Menurutnya, kunci utama dalam rangka meningkatkan perubahan status desa agar pencapaiannya mudah terealisasi salah satunya adalah melakukan penataan.
“Baik dalam segi kelembagaan ekonomi, pemerintahan desa, pengembangan sektor perekonomian masyarakat hingga kawasan pedesaannya,” ungkapnya.
Mantan Staff Ahli Gubernur membidangi ekonomi dan pembangunan ini berharap proporsi desa mandiri dan maju ke depan diharapkan lebih besar ketimbang status tertinggal dan berkembang yang saat ini masih dominan di Kalsel.
“Diharapkan juga tidak ada lagi desa sangat tertinggal. Jadi, cakupan atau tahapannya dimulai dari sangat tertinggal berubah menjadi tertinggal selanjutnya naik status berkembang berikutnya adalah maju hingga tingkatan level paling tertinggi yakni mandiri,” pungkasnya.
Untuk diketahui, dari 11 kabupaten di Kalsel tercatat baru 28 desa dari sembilan yang menduduki status mandiri diantaranya Kotabaru, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Tapin, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Barito Kuala dan Tabalong. (RHS/RDM/RH)
BANJARBARU – Hasil monitoring BPKP Kalimantan Selatan dan pendataan yang melibatkan seluruh Inspektorat Daerah di Kalimantan Selatan, menemukan lima Pemerintah Daerah belum mempunyai strategi dan tindakan yang nyata dalam meningkatkan penggunaan produk dalam negeri.
Skema pengawasan P3DN di Kalsel
Padahal, Presiden Joko Widodo telah berulang kali mengingatkan pentingnya keberpihakan pada produk dalam negeri ini, terutama dengan terbitnya Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022.
Kelima pemerintah daerah tersebut adalah Pemerintah Kabupaten Kotabaru, Tapin, Tanah Bumbu, kota Banjarmasin, dan Banjarbaru. Hal ini tampak dengan belum jelasnya pengelola e-katalog lokal dan belum adanya kebijakan kepala daerah yang mendorong penggunaan produk dalam negeri.
Sementara itu, empat daerahnya lainnya hanya mempunyai pengelola e-katalog lokal atau hanya memiliki kebijakan mendorong penggunaan produk dalam negeri. Yaitu kabupaten Banjar, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Utara, dan Balangan.
“Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022 telah memerintahkan dengan tegas, semua Pemerintah Daerah mempunyai strategi, tindakan, dan target yang jelas dalam mendukung penggunaan produk dalam negeri,” jelas Kepala BPKP Kalsel, Rudy Mahani Harahap dalam rilisnya yang diterima Abdi Persada pada Kamis (26/5).
Penggunaan produk dalam negeri ditekankan kembali oleh Presiden, karena tekanan kuat kompetisi ekonomi global akibat Pandemi COVID-19 dan perang Rusia-Ukraina.
“Jika anggaran Pemerintah Daerah tidak diarahkan untuk produk lokal, maka akan banyak usaha lokal yang bangkrut, meningkatnya pengangguran dan kriminalitas, dan konflik sosial di dalam negeri,” tambah Rudy.
Anggaran pemerintah daerah berpotensi besar menjadi penyangga ekonomi lokal di Kalimantan Selatan. Sebagai contoh, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memiliki anggaran Rp6,4 triliun yang dapat dikucurkan untuk menguatkan industri dalam negeri.
Karenanya, seluruh Pemerintah Daerah di Kalimantan Selatan harus serius dalam menjalankan Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2022.
“Salah satunya dengan membentuk Tim Koordinasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), yang melibatkan unsur pengusaha lokal dan diketuai oleh Kepala Dinas Perindustrian secara harian,” ujarnya.
Monitoring dan pendataan strategi, tindakan, dan pencapaian target pemerintah daerah di Kalimantan Selatan ini sudah berlangsung selama dua minggu dengan menggunakan perangkat teknologi canggih “Siswas P3DN” yang dikembangkan oleh BPKP.
Penggunanya adalah seluruh unsur BPKP, Inspektorat, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), dan Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) setempat.
Hasil monitoring dan pendataan disampaikan langsung ke Presiden sebagai bahan rapat kabinet. Presiden juga telah menegur beberapa kementerian/lembaga di pusat yang belum memiliki strategi dan tindakan nyata. (BPKPKalsel-RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, memberikan dukungan terhadap peningkatan olahraga Basket, dengan menyelenggarakan Pertandingan Paman Birin Basketball Competition Bergerak di Gelanggang Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Banjarmasin, Kamis (26/5).
Pertandingan ini dibuka Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada saat membacakan sambutan pembukaan kejuaraan Basket Piala Paman Birin
“Pemerintah Kalsel tentunya memberikan dukungan terhadap peningkatan olahraga Basket,” ungkap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin, kepada sejumlah wartawan.
Tidak hanya, lanjutnya, basket dan semua olahraga yang ada di Banua ini, mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, agar dapat berkembang bersama sama.
“Sehingga dengan begitu, prestasi maksimal dapat diberikan kepada Provinsi Kalsel,” ucapnya.
Menurut Paman Birin, saat ini fasilitas olahraga basket sudah memadai, sehingga diharapkan masyarakat khususnya pengemar olahraga basket dapat memanfaatkan hal tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin mengatakan, meski suasana COVID-19 belum berakhir, namun warga hendaknya tetap berolahraga, untuk menjaga kebugaran tubuh, serta penerapannya protokol kesehatan tetap dilaksanakan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, diselenggarakan kejuaraan Basket Piala Paman Birin ini bekerjasama dengan Persatuan Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Kalsel.
“Kejuaraan Basket Piala Paman Birin merupakan pertandingan antar klub,” ungkapnya.
Menurut Hermansyah, pada pertandingan Basket Piala Paman Birin ini, diikuti 16 klub Basket yang ada di Provinsi Kalsel.
“Kejuaraan diselanggarakan 26 sampai 29 Mei di GOR Hasanuddin HM Banjarmasin,” ucapnya.
Diharapkan, pada kejuaraan ini didapatkan bibit bibit atlet berprestasi kedepannya, untuk Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)
BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kalsel sebagai pengawal dalam menciptakan pemerintahan berbasis elektronik di provinsi ini.
Menindaklanjuti hal tersebut, salah satu upaya yang dilakukan oleh Diskominfo Kalsel adalah dengan meningkatkan kualitas SDM dalam bidang pemberitaan, melalui pelatihan jurnalistik dan fotografi yang bekerjasama dengan Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara Kalsel.
“Kita patut bersyukur karena hari ini kita dibantu oleh Antara untuk memberikan peningkatan kapasitas dari kompetensi kita, kegiatan yang paling tidak memenuhi kaidah-kaidah dari jurnalistik,” ucap Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim, saat membuka pelatihan tersebut di Kanwil Antara Kalsel, Banjarmasin, Selasa (24/5).
Kepala Diskominfo Kalsel, Muhammad Muslim, saat memberikan sambutan dalam pelatihan jurnalistik
Muslim mengungkapkan, kerjasama Diskominfo Kalsel dengan LKBN Antara Kalsel tidak hanya sampai pelatihan ini saja, melainkan juga meningkatkan kapasitas SDM disegala bidang.
“Kita punya kekuatan (dalam bidang media), baik dari Abdi Persada FM maupun Media Center. Ini kedepan kita upayakan betul, untuk meningkatkan kualitas-kualitas yang bisa kita tingkatkan,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Biro Antara Kalsel, Aulia Badar berharap, pelatihan ini dapat menimbulkan hasil positif bagi jurnalis di Diskominfo Kalsel.
Apalagi dilanjutkannya, LKBN Antara dan Diskominfo merupakan stakeholder dari Kemkominfo.
“Semoga seluruh kerjasama yang telah kita bangun dapat berjalan dengan lancar,” harapnya. (SYA/RDM/RH)