Bank Kalsel Raih Penghargaan GCG and Risk Management

BANJARMASIN – Bank Kalsel raih apresiasi bergengsi pada event yang diselenggarakan Majalah Economic Review, atas keberhasilan dalam menerapkan manajemen risiko yang baik, penerapan IT Governance and Resource yang memadai, dalam penerapan prinsip dan penerapan tata kelola.

Dua penghargaan yang diterima Bank Kalsel

Pada kesempatan ini, Bank Kalsel berhasil memperoleh anugerah penghargaan 3rd The Best GCG Management -VII-2022 (Kategori : Asset Rp15 hingga Rp20 trilyun) dan 3rd The Best Indonesia Enteprise Risk Management-V-2022 (Kategori : Asset Rp15 hingga Rp20 trilyun).

Ajang tersebut diselenggarakan Majalah Economic Review bekerjasama dengan Indonesia Asia Institute, Indonesia Leaders Foundation, Perempuan Pemimpin Indonesia, Ideku Group dan didukung dewan juri independen dan profesional dari IPMI International Business, Perbanas Institute dan Universitas Pertamina.

Raihan ini menegaskan penerapan prinsip tata kelola perusahaan dan manajemen risiko yang baik oleh Bank Kalsel, sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dewan juri menilai kinerja tata kelola perusahaan dan manajemen risiko berdasarkan data publik yang diperoleh dari website, Laporan Tahunan 2021 dan info publik lainnya.

Penilaian dilakukan kepada 1.000 perusahaan publik Tbk dan non Tbk, dimana penyaringan diawali dari kinerja keuangan, Tata Kelola Perusahaan atau Good Corporate Governance (GCG) dan Risk Management Process per Desember 2021.

Penghargaan diterima oleh Suriadi selaku Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan Bank Kalsel, mewakili Direktur Utama Bank Kalsel secara daring akhir pekan tadi.

Dalam kesempatan tersebut, Suriadi mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas apresiasi yang diberikan.

“Mewakili manajemen dan seluruh insan Bank Kalsel, mengucapkan terimakasih yang sebesar- besarnya atas penghargaan yang diberikan oleh Economic Review dan Dewan Juri atas penghargaan yang diberikan. Semoga melalui raihan ini, menjadikan kami semakin bersemangat dalam bekerja untuk memberikan kinerja dan layanan terbaik bagi masyarakat,” tutur Suriadi.

Ia menambahkan, penghargaan ini tidak lepas dari dukungan seluruh pemegang saham dan nasabah setia Bank Kalsel.

“Kami harap penghargaan ini dapat memacu seluruh insan Bank Kalsel untuk meningkatkan kinerja, tata kelola perusahaan dan penerapan manajemen risiko yang lebih baik lagi sehingga membuat prestasi Bank Kalsel semakin baik lagi di tengah transformasi digital yang kami lakukan untuk nasabah setia,” pungkas Suriadi. (ADV-RIW/RDM/RH)

Wakil Rakyat Kalsel Inginkan Budaya Banua dan Kearifan Lokal Terus Lestari

BANJARMASIN – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Rachmah Norlias menginginkan Budaya Banua dan Kearifan Lokal terus lestari.

Untuk itu, ia gencar melaksanakan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 14 Tahun 2017 tentang Budaya Banua dan Kearifan Lokal. Kali ini sosialisasi bertempat di Aula Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel, Senin (19/12).

“Diharapkan melalui sosialisasi ini dapat meningkatkan pemahaman tentang budaya dan kearifan lokal sehingga terus melekat di kehidupan kita sehari-hari,” katanya kepada wartawan.

Dalam kesempatan itu, Rachmah juga berharap semua pihak bisa melakukan inovasi dan berkreasi dalam rangka turut serta melestarikan budaya Banjar dan kearifan lokal.

“Misalnya di Dispersip Kalsel bisa menyediakan pakaian adat Banjar untuk dipinjamkan atau disewakan kepada pengunjung perpustakaan yang ingin berfoto karena bentuk kantor Dispersip ini sudah serupa rumah Banjar. Mudah-mudahan saran ini bisa diterima,” harapnya.

Sementara, Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan Perpustakaan Dispersip Kalsel, Wildan Akhyar mengungkapkan pihaknya terus berinovasi dalam pelayanan perpustakaan.

Salah satunya dengan membuat ruang layanan “Local Content” yang menyediakan buku-buku yang ditulis oleh penulis-penulis lokal yang isi bukunya tentang Kalsel.

“Kedepan, kita mencoba mengeksplor hal-hal lain yang berbau budaya lokal, apakah nanti pakaian khas Banjar atau pakaian pengantin Banjar,” jelasnya.

Menurut Wildan, usulan itu akan ditelaah lagi sehingga konteks perpustakaan sekarang dimana perpustakaan sebagai pusat kegiatan menyediakan banyak hal dan terutama mengedepankan budaya lokal bisa terlaksana dengan baik. (NRH/RDM/RH)

Legislator Kalsel Dorong Penguatan Wasbang Terhadap Generasi Muda

BANJARMASIN – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Suripno Sumas kembali mengundang generasi muda dalam sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan (Wasbang). Lantaran, menurutnya, generasi muda sebagai generasi bangsa penerus perjuangan cita-cita bangsa perlu lebih mengerti dan menguatkan pemahaman mereka tentang nilai-nilai Ideologi Pancasila dan wasbang.

“Oleh karena itu melalui sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wasbang dapat memantapkan pemahaman terhadap Ideologi Pancasila dan Wasbang,” katanya kepada wartawan, Sabtu (17/12).

Suripno berharap, saat ini yang terpenting adalah penghayatan dan pengamalan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara sehari-hari sehingga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terus terjaga.

Pada sosialisasi kali ini, Suripno menghadirkan narasumber yaitu mantan Ketua Pemuda Panca Marga (PPM) Kalsel, Fatimah Adam dan Sekretaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalsel Muhammad Yusuf.

Dalam sosialisasi tersebut, Fatimah Adam lebih banyak mengenalkan anak-anak muda binaannya yang dianggap sukses dan diharapkan bisa sebagai motivator, inisiator dan katalisator untuk generasi muda lainnya.

Suasana Sosialisasi Wawasan Kebangsaan oleh Anggota DPRD Kalsel, Suripno Sumas

Fatimah menyontohkan seorang anak muda yang dianggap sukses berwirausaha, Hendry dengan bermodal kerja keras dan kejujuran mendapatkan kepercayaan sebagai agen LPG di Banjarmasin dan Kalimantan Tengah (Kalteng).

“Karena kejujuran selain sebagai implementasi dari Ideologi Pancasila dan Wasbang, juga modal utama dalam kehidupan,” terang Fatimah. (NRH/RDM/RH)

Sosper Pajak Daerah, Paman Yani Ajak Warga Tanbu Manfaatkan Sisa Waktu Relaksasi

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengajak warga di Bumi Bersujud Tanah Bumbu untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan dari program diskon dan penghapusan denda pajak kendaraan bermotor (PKB) yang beberapa hari lagi akan berakhir.

“Ayo manfaatkan sisa waktunya, mumpung ini merupakan kebijakan baik dari kepala daerah untuk meringankan beban warga selama masa atau proses pemulihan ekonomi,” ujarnya kepada awak media, usai menggelar kegiatan sosialisasi perda soal pajak daerah Kalsel, di Desa Bersujud, Simpang Empat, Tanah Bumbu, Senin (19/12) siang.

Warga Desa Bersujud sangat antusias mendengarkan paparan terkait Pajak Daerah Provinsi Kalsel

Adanya kebijakan itu, adalah sebagai bentuk perhatian atas kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang saat ini masih terjadi. Apalagi, inflasi turut mempengaruhi di masa pemulihan.

“Kita tak bisa memungkiri ada juga kenaikan lain selain BBM. Contoh, sejumlah harga bahan pokok (pangan). Nah, yang akhirnya dikeluarkanlah kebijakan dari kepala daerah untuk membantu warganya di Kalsel. Tentu saja, kami berterima kasih kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atas pemberian bantuannya ini,” tutur legislator yang membidangi ekonomi dan keuangan.

Selama penerapan diskon dan penghapusan, politisi partai berlambang beringin (Golkar) yang akrab disapa Paman Yani itu juga turut memberikan apresiasi karena dari hasil dia melakukan monitoring penerimaan di UPPD Batulicin meningkat drastis dengan angka realisasi 96 persen.

“Akhir Desember 2022 sudah pasti 100 persen. Bahkan lebih dan semoga tercapai sesuai harapan kita semua. Tentu tak hanya di Tanbu saja melainkan kabupaten/kota lain juga demikian artinya berhasil merealisasikan target kasda,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan Badan Keuangan Daerah Kalsel, Andi Sada, menuturkan, dari hasil laporan yang diterima pendapatan PKB di Kotabaru pun juga mengalami gerakan positif sama halnya seperti UPPD Samsat Batulicin, Tanah Bumbu dengan capaian realisasi menyetuh angka 96 persen.

“Dengan adanya program relaksasi ini masyarakat terus berdatangan untuk melakukan pembayaran. Alhamdulillah, juga berhasil tercapai dengan baik. Kita harapkan animo masyarakat terhadap diskon juga dapat memberikan peran positif,” tuturnya.

Senada dengan Paman Yani, ia berharap dari rangkaian program itu bisa memberikan kontribusi terhadap pendapatan asli daerah (PAD) yang sekaligus dapat membantu meringankan beban perekonomian masyarakat menuju pemulihan pasca tingginya penyebaran COVID-19.

“Jadi, manfaatkan sebaik-baik program ini yang hanya tinggal beberapa hari lagi. Tepatnya berakhir pada 24 Desember 2022,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

3.941 TK PTK Setara SMA di Kalsel Jalani Seleksi Akhir Perpanjangan Kontrak

BANJARBARU – Sebanyaak 3.941 Tenaga Kontrak (TK) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) setara SMA sederajat di Kalimantan Selatan (Kalsel), mengikuti seleksi tahap terakhir sebagai salah satu persyaratan untuk perpanjangan kontrak tahun 2023.

Ribuan tenaga kontrak tersebut terdiri dari 1.545 orang PTK SMK, 2.052 orang PTK SMA, dan 344 orang PTK Pendidikan Khusus (Diksus).

Salah seorang peserta saat mengisi lembar soal evaluasi perpanjangan kontrak TK PTK Disdikbud Kalsel

Seleksi berupa wawancara ini rutin dilaksanakan setiap menjelang tutup tahun di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel. Di tahun 2022 seleksi digelar mulai 19 – 27 Desember 2022.

Melalui Kepala Bidang PTK, Fahrudinoor, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun mengatakan, setiap harinya ada 805 PTK yang menjalani proses seleksi ini mulai jam 8 pagi hingga 4 sore.

Kepala Bidang PTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Fahrudinoor

“Ini adalah proses evaluasi untuk meningkatkan kinerja mereka (TK PTK), untuk kelanjutan masa perpanjangan kontrak tahun 2023 mendatang,” ujarnya.

Tahapan seleksi dimulai dari verifikasi data oleh sekolah. Data tersebut selanjutnya divalidasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel hingga pada tahap terakhir yakni proses wawancara.

“Kita lakukan wawancara ini untuk melihat sejauh mana komitmen mereka terhadap masa kontrak,” beber Fahrudinoor.

Selain itu, lanjut Fahrudinoor, pada tahap terakhir ini pihaknya juga ingin melihat kinerja TK PTK selama menjalankan tugas di sekolah masing-masing, sekaligus memetakan kebutuhan PTK di setiap sekolah.

“Jadi kalau di satu sekolah ada kekurangan PTK sedangkan di sekolah lain ada kelebihan, maka akan kita lakukan pemerataan,” paparnya.

Dengan proses seleksi ini, dunia pendidikan di Kalsel diharapkan menjadi lebih berkualitas. Terutama dalam menciptakan pelajar yang berkompeten dan mampu bersaing di era globalisasi saat ini. (SYA/RDM/RH)

FKPT Kalsel Akan Gandeng Selebgram Kampanye Positif di Medsos

BANJARMASIN – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalimantan Selatan merencanakan akan menggandeng Selebgram dalam kampanye positif di media sosial. Hal ini disampaikan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalimantan Selatan, Aliansyah Mahad, kepada sejumlah wartawan, di Banjarmasin Tengah, Sabtu (17/12).

Suasana pertemuan Refleksi Akhir Tahun Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalsel

“Generasi muda ini dinilai rawan terpapar paham radikal,” katanya

Disampaikan Aliansyah, selain selebgram, pihaknya akan memberikan sosialisasi, terkait pencegahan paham radikalisme yakni ke sekolah, pondok pesantren, kemudian organisasi mahasiswa dan tokoh pemuda.

“Peran orangtua dan guru sebagai pendidik sangat utama, dalam memberi pencegahan radikalisme di Banua,” jelasnya

Lebih lanjut Aliansyah menambahkan, dengan mengangkat tema “Wujudkan Indonesia Damai dan Harmoni” pihaknya tetap melanjutkan program tahun 2023 mendatang, melalui jalinan komunikasi yang baik, kepada stakeholder terkait, yaitu Kepolisian, Pemerintah Daerah, Tokoh Agama dan seluruh komponen masyarakat di Banua.

“Kami akan terus sinergikan jalinan komunikasi ini,” tutupnya

Foto bersama Ketua dengan jajaran FKPT Kalsel dan Ketua PWI Kalsel Zainal Helmie

Untuk diketahui, Refleksi Akhir Tahun Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Kalimantan Selatan digelar bersama seluruh jajaran FKPT Kalsel, dihadiri Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kalsel Zainal Helmie, bersama para awak media, baik cetak, elektronik dan online. (NHF/RDM/RH)

BKOM Kalsel Gelar Sosialisasi Kebugaran di Diskominfo Kalsel

BANJARBARU – Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat Provinsi Kalimantan Selatan (BKOM Kalsel) menggelar program sosialisasi kesehatan olahraga, kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kalsel, bertempat di Aula Dinas Kominfo Kalsel, Banjarbaru, Jum’at (16/12).

Suasana kegiatan sosialisasi tentang kebugaran oleh BKOM Kalsel di Aula Dinas Kominfo Kalsel

Sosialisasi tentang kesehatan dan kebugaran ini disambut baik oleh Plh. Kepala Diskominfo Kalsel, Tanwiriah, beserta seluruh ASN yang mengikuti program ini.

(ki-ka) Plh Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Tanwiriah, didampingi Kepala BKOM Kalsel, Sucilianti Akbar, saat memberi keterangan kepada awak media

Menurut Tanwiriyah, program ini sangat dibutuhkan oleh ASN termasuk di Dinas Kominfo Kalsel.

Sehingga Ia berencana untuk menjalin kerjasama dengan BKOM Kalsel, agar memastikan kebugaran tubuh ASN tetap terjaga demi kelancaran aktifitas dalam bekerja.

“Selain itu, kita juga dapat membantu pendapatan BKOM sebagai BLUD milik Dinas Kesehatan Kalsel,” ujarnya.

Kepala BKOM Kalsel, Sucilianita Akbar mengatakan, selain Dinas Kominfo, sosialisasi ini juga digelar di SKPD lain mulai dari tingkat Kabupaten/Kota hingga Provinsi.

“Kita ingin menunjang kebugaran ASN di semua SKPD mulai lingkup Pemerintah Kabupaten/Kota, Provinsi dan pihak swasta,” paparnya.

Ia mengaku, sejauh ini sudah ada beberapa SKPD dan pihak swasta yang telah melakukan kerjasama dengan BKOM Kalsel.

Adapun sejumlah pelayanan yang ditawarkan pihaknya dalam kerjasama tersebut diantaranya, pemeriksaan kebugaran yang terdiri pemeriksaan fisik, cek lab, capacity buliding melalui kegiatan outbound.

“Untuk paket penawaran harga ditempat kita sangat murah sekali berkisar 1 sampai 2 juta Rupiah, lebih murah dibanding harga yang kami tawarkan kepada pihak swasta yang mencapai belasan juta,” bebernya.

Dengan kisaran harga tersebut, Sucilianti mengungkapkan, SKPD yang menjalin kerjasama sudah mendapatkan pelayanan senam, cek kesehatan, kebugaran dan permainan yang dikemas dalam bentuk olahraga kesehatan.

“Apalagi ini sangat penting untuk meningkatkan imun kita di saat pandemi seperti ini, ” tutupnya.(SYA/RDM/RH)

Menkes Gunadi Pantau Layanan Kesehatan, Telaga Bauntung Jadi Pilot Project Posprim

BANJAR – Menkes RI Budi Gunadi Sadikin bertandang ke sejumlah desa terpencil di Kecamatan Telaga Bauntung, Kabupaten Banjar. Kedatangannya ini untuk memantau pemaksimalan layanan kesehatan menuju Universal Health Covarage (UHC).

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Nurgita Tyas (kanan) bersama Menkes RI Budi Gunadi (kiri) saat menjelaskan layanan Posyandu di Kecamatan Telaga Bauntung. (Dok. Nurgita Tyas)

Pada kesempatan itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi bersama rombongan yang hadir menggunakan transportasi udara (helikopter) langsung disambut Bupati Banjar, Saidi Mansyur.

Dilokasi, Bupati bersama Menkes RI juga turut mengujungi beberapa Posyandu yang berada di Kecamatan Telaga Beruntung. Termasuk yang berada di Desa Telaga Baru dan Desa Lok Tanah yang berada di wilayah Puskesmas Telaga Bauntung.

Saidi berharap dengan adanya perhatian pemerintah melalui Kemenkes ini setidaknya peran atas usulan rencana Posyandu Primer (Posprim) pada 2023 dapat memaksimalkan pelayanan kesehatan. Dengan wujud yang komprehensif dan berkualitas.

“Ini merupakan kolaborasi publik dan dengan swasta dalam mencapai UHC,” ujarnya, melalui rilis resminya, Jumat (16/12) sore.

Keinginan dari pemerintah, menurut Saidi, tentu sudah mengacu pada empat pilar penting yang dilaksanakan melalui edukasi penduduk, pencegahan sekunder, peningkatan kapasitas dan kapabilitas pelayanan primer dengan tujuan penguatan tata kelola management dapat berjalan baik.

“Rencana ada satu Posyandu Prima (Posprim) 2023 dan satu puskesmas yang dibentuk. Namun, usulan ini menjadi 19 puskesmas dan 6 poskesdes,” paparnya.

Saat ini menurutnya, dari 290 desa/kelurahan dengan 25 puskesmas dan 70 pembantu. Telaga Bauntung merupakan wilayah pilot project yang akan dilakukan uji coba pelayanan kesehayan primer.

“Semoga dengan hadirnya pak menteri akan semakin menambah semangat kami untuk mengintergrasi layanan kesehatan. Uji coba ini berada di Posyandu Kecubung di Desa Telaga Baru dan Lok Tanah di Telaga Bauntung,” tutupnya. (PEMKAB BANJAR-RHS/RDM/RH)

Peringatan Hari Ibu ke 94 Diharapkan Dapat Tingkatkan Peran Perempuan

BANJARBARU – Wakil Wali Kota Banjarbaru Wartono menghadiri kegiatan Peringatan Hari Ibu ke 94 dan HUT Gabungan Organisasi Wanita (GOW) ke-20 Kota Banjarbaru, serta HUT Dharma Wanita Persatuan (DWP) ke-23 Kota Banjarbaru yang dilaksanakan di Aula RS Daerah Idaman (RSDI) Banjarbaru, Jum’at (16/12).

Wartono menyampaikan, Peringatan Hari Ibu (PHI) yang selalu diperingati setiap tanggal 22 Desember merupakan bentuk penghargaan dan apresiasi terhadap perjuangan perempuan dari masa ke masa. Dengan mengangkat tema “Perempuan berdaya Indonesia maju” Sangatlah relevan dengan kondisi pandemi covid-19 saat ini, yang menunjukkan bahwa perempuan mendapat beban lebih berat.

Wakil Walikota Banjarbaru (kiri) bersama Ketua GOW Kota Banjarbaru (kanan)

“Seperti hasil survei oleh United Nation Women bahwa pandemi COVID-19 telah memperparah kerentanan ekonomi perempuan dan ketidaksetaraan gender, dan serta mengancam upaya pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan,” ungkap Wartono.

Perempuanlah yang mengambil peran bergerak menanggapi bencana COVID-19 sebagai penggerak sosial dengan gerakan gotong royong untuk mengatasi kondisi ekonomi dan penyediaan makanan yang melibatkan banyak orang.

“Peran perempuan sangat banyak dalam menurunkan angka pandemi covid-19 di Kota Banjarbaru. Seperti menjadi tenaga kesehatan, ilmuwan, peneliti, yang diandalkan dalam mencegah penyebaran covid-19 mulai dari lingkup Keluarga, lingkungan, hingga tempat kerja,” tutup Wartono.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Banjarbaru, Vivi Mar’i Zubedi Aditya Mufti Ariffin mengajak kepada seluruh perempuan yang tergabung dari berbagai organisasi se-Kota Banjarbaru. Agar saling bergandengan tangan menjadi garda terdepan membantu Pemerintah Kota Banjarbaru, membantu perempuan-perempuan lainnya untuk mewujudkan kesetaraan gender.

“Diharapkan dapat menjadi waktu tepat untuk menggalang aksi bersama untuk mendorong kemandirian perempuan di Kota Banjarbaru,” ungkap Vivi.

Untuk diketahui, dalam acara kali ini juga diserahkan penghargaan Champion Leader Peserta Kelas Si Purun Tahun 2022, Penghargaan Kelompok Industri Rumahan Perempuan Tingkat Provinsi, Penghargaan evaluasi Peningkatan Kualitas Keluarga Tingkat Provinsi (kategori utama), serta penghargaan SKPD terbaik implementasi pengarus utamaan gender (PUG) lingkup Pemko Banjarbaru. (MRF/RDM/RH)

Tekan Radikalisme dan Hoax, Paman Yani Bekali Warga Sarigadung Melalui Wasbang

TANAH BUMBU – Radikalisme dan berita bohong (hoax) masih jadi ancaman serius bagi negara. Legislatif yang duduk di rumah banjar pun harus turun gunung dalam mengentaskan permasalahan ini. Salah satunya yang dilakukan Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi.

Sebagai langkah kongkrit yang dilakukannya saat ini adalah memberikan pembekalan ilmu dan edukasi melalui penanaman sosialisasi Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan. Berlokasi di Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (16/12) sore.

Legislator Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru ini juga turut menyampaikan agar tidak mudah terintimidasi. Bahkan, dirinya berharap, tak hanya generasi milenial melainkan penyelenggaraan itu dapat secara penuh dicerna dengan baik agar bisa menilai ke arah yang lebih baik.

“Dengan adanya sosialisasi ini, kita berharap bisa memberikan edukasi kepada warga yang ada disini. Secara baik, mereka bisa memahami. Ke depan, bisa diimplementasikan sehingga paham radikalisme serta provokasi tidak terjadi,” ujar legislatif yang membidangi ekonomi dan keuangan itu.

Agar tidak mudah terprovokasi, politisi dari fraksi Golkar ini pun terus mengingatkan agar masyarakat dapat secara cerdas dan bijak dalam menggunakan perangkat media sosial (medsos).

“Harusnya seperti itu, kita menghendaki posisi ancaman radikalisme melalui jejaring sosial dapat ditekan dan dibumi hanguskan supaya tidak ada perpecahan antar sesama,” harapnya.

Sementara itu, perwakilan dari Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kalsel, Harry Widhiayatmoko, menuturkan, sebagai bentuk tindakan tegas mengecam tumbuhnya radikaslisme dapat diperlihatkan dengan sikap menjunjung tinggi kecintaan terhadap NKRI di banua.

Narasumber dari Badan Kesbangpol, Harry Widhiatyatmoko memberikan materi 4 Pilar Bernegara dan Berbangsa

“Selain itu, tak henti-hentinya mengingatkan agar empat pilar berbangsa dan bernegara terus ditanamkan yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI serta Bhinneka Tungga Ika. Utamanya, untuk mengikat agar cerdas dalam mengantasi permasalahan yang ada di negara kita termasuk memerangi radikalisme dan intimidasi penggunaan medsos,” ucapnya.

Saat ini Pemprov Kalsel, tuturnya, juga turut mendorong penekanan provokasi negatif yang dapat menumbuhkan radikalisme. Sehingga, ancaman tersebut dapat dikendalikan. Serta keamanan dan stabilitas negara mampu terjaga baik.

“Inilah yang merupakan langkah kami. Tentu, dukungan dari legislatif melalui Paman Yani sangat berharga sekali,” tutupnya. (RHS/RDM/RH)

Exit mobile version