Perebutkan Trophy Paman Birin, Turnamen Sepak Bola U 40 di Banjarbaru Resmi Dibuka

BANJARBARU – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, resmi membuka turnamen bergengsi U 40 antar kelurahan di Ibu Kota Provinsi, Banjarbaru, yang memperebutkan trophy VI Paman Birin. Acara ini berlangsung selama sepekan mulai 25 Mei – 1 Juni 2023.

Dalam penyelenggaraannya, kepala daerah ditingkat provinsi itu tak lupa menyemangati seluruh tim yang siap mengikuti pertandingan. Apalagi, ini merupakan wujud rasa syukur bertambah dewasanya Kota Banjarbaru yang juga berjuluk ‘Dream City’.

“Selamat bertanding. Jaga sportivitas dan jagan ragu untuk menggapai keberhasilanmu dilaga ini,” ujarnya dalam sambutan resminya pada pembukaan turnamen sepak bola U 40 antar kelurahan, di lapangan hijau Murjani Banjarbaru, Rabu (24/5) sore.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini sangat mendukung dan mengapresiasi penyelenggaran dari turnamen yang digelar untuk kelurahan. Bahkan, mengharapkan akan adanya lagi pemberian trophy selanjutnya dalam memperebutkan gelar juara sepak bola ini.

“Semoga nantinya ada lagi trophy ke 7 Paman Birin untuk menyemarakkan pertandingan,” harapnya.

Sebelum membuka laga eksibisi, secara simbolis Gubernur Paman Birin, Ketua DPRD Kalsel Supian HK dan Wakil Wali Kota Wartono melakukan pengambilan acak nama tim dari kelurahan yang siap beradu dilaga pertandingan turnamen U 40.

Setelah peluit wasit ditiup tanda pertandingan dimulai , orang nomor satu di provinsi ini langsung unjuk kepiawaiannya bermain di rumput hijau Murjani Banjarbaru. Tak sampai disitu, ia juga berhasil menyumbang 3 gol pada laga persahabatan melawan tim gabungan dari Bank Kalsel dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) regional 9 Kalimantan.

Gol ke 3 yang dilakukan Pemprov FC melalui tendangan keberuntungan Paman Birin yang berhasil membobol gawang milik Bank Kalsel FC dan OJK Regional 9 Kalimantan

Dari pertandingan ini pula, Ketua Pembina Panitia Turnamen Sepak Bola U 40 antar kelurahan se Kota Banjarbaru, Wahyuddin, mengharapkan, adanya penyelenggaraan sepak bola antar kelurahan berumur maksimal 40 tahun di Banjarbaru itu setidaknya mampu memupuk semangat mereka lagi. Karena mengejar prestasi tak mengenal usia.

Ketua Pembina Panitia, Wahyuddin, dalam sesi wawancaranya bersama puluhan jurnalis di lokasi kegiatan turnamen sepak bola U 40, di lapangan hijau Murjani Banjarbaru.

“Penyelenggaraan turnamen ini tentu dalam rangka memacu pemain-pemain yang sudah veteran menjadi contoh bagi generasi muda agar ikut semangat dan terdorong untuk bisa mencapai prestasi,” tutur mantan Kalak BPBD Provinsi Kalsel tersebut.

Meski hanya memperebutkan trophy, beber Ujud (panggilan akrab), akan ada lagi nantinya kejutan yang bakal diberikan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam memeriahkan gelaran sepak bola ini.

“Selain nanti ada trophy tentu ada juga uang pembinaan. Nah, pada saat penutupan biasanya Paman Birin secara spontan memberikan kejutan jadi kita tunggu saja sesuai kondisi dan situasi yang ada di lapangan nanti,” ungkapnya. (RHS/RDM/RH)

Kemenparekraf RI Bekerjasama Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi Daftar HAKI

BANJARMASIN – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI.

Kegiatan sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual atau HAKI

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, Muhammad Neil El Himam, secara daring, pada Rabu (24/5) bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin.

Kepada wartawan, Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Robinson Sinaga, mengatakan, sosialisasi dan fasilitasi pendaftaran kekayaan intelektual ini sangat penting, untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman terhadap para pelaku pariwisata, agar ekonomi kreatif dapat berkembang dalam rangka mendukung perekonomian Nasional.

“Program prioritas Nasional ini bertujuan meningkatkan pemahaman untuk memberi perlindungan, agar memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI),” ungkapnya

Disampaikan Robinson, ada dua fasilitasi oleh Kemenparekraf RI, untuk kegiatan ini pertama pembiayaan, kedua proses administrasi pendaftaran, agar dapat tepat sasaran. Para peserta akan maju satu persatu untuk konsultasi dengan tim, guna memastikan jenis HAKI yang diperlukan, karena bermacam jenis Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) itu diantaranya hak cipta, paten, desain, merek, dan rahasia dagang.

“Kami akan terus memberi pendampingan sampai sertifikat HAKI ini keluar dan disampaikan kepada pelaku ekonomi kreatif yang telah mendaftar,” jelasnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan, saat ini masih banyak pelaku ekonomi kreatif yang belum memahami tentang pentingnya kekayaan intelektual, apalagi banyak produk unggulan yang khas di Kalsel, diantaranya kain sasirangan, kopi khas suku Dayak, kerajinan purun, dan kaligrafi kayu seni Banjar, bahkan ada sebagian produk makanan, seperti ikan sepat, keripik pisang serta akar pinang.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, didampingi Direktur Pengembangan Kekayaan Intelektual Industri Kreatif dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Robinson Sinaga

“Dengan adanya kegiatan ini, seluruh produk Kalsel mampu bersaing baik ditingkat Nasional hingga Internasional,” ucapnya.

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, dengan dimilikinya Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) dapat memberikan perlindungan hukum, yakni produknya terlindungi, supaya tidak terganggu lagi saat berbisnis nanti.

“Para peserta harus memanfaatkan kesempatan ini, karena dibiayai baik dari Kemenparekraf RI dan juga dari Pemprov Kalsel,” tutupnya.

Untuk diketahui, Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, melalui Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif, bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Kekayaan Intelektual tahun 2023, diikuti sebanyak 75 pelaku ekonomi kreatif yang tersebar di Kabupaten dan Kota. (NHF/RDM/RH)

Buka Rakor Tim Pembina Samsat, Paman Birin Targetkan Peningkatan Layanan

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor membuka Rapat Koordinasi Tim Pembina Samsat se Kalsel, pada Rabu (24/5) di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin. Turut hadir pada acara ini, Kapolda Kalsel, Brigjen Pol Andi Rian Djajadi, Kepala Cabang PT Jasa Raharja Kalsel, Benyamin Bob Panjaitan, dan juga Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalsel, Subhan Noor Yaumil.

Gubernur Kalsel (tengah), berfoto bersama dengan peserta Rakor Tim Pembina Samsat se Kalsel

Usai membuka acara, kepada wartawan, Gubernur memastikan, bahwa rakor ini digelar untuk memantapkan koordinasi, konsolidasi dan juga sinergi demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Gubernur didampingi Kapolda, Kacab Jasa Raharja dan Kepala Bapenda Kalsel, saat memberikan keterangan kepada wartawan

“Ini sesuai visi pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, untuk memberikan pelayanan publik terbaik. Inilah yang akan dibahas pada rakor kali ini”, jelasnya.

Dengan target pelayanan terbaik ini pula, maka pada acara ini juga ditandatangani kesepakatan bersama antara Paman Birin (sapaan khas Gubernur) dengan Kapolda Kalsel, soal pembangunan gedung prototype BPKB tipe C. Tidak tanggung – tanggung, mulai tahun 2024 akan dibangun 2 gedung prototype BPKB di Kalsel. Yakni di Pantai Hambawang, Hulu Sungai Tengah dan di Batulicin, Tanah Bumbu.

“Pembangunan gedung ini untuk memudahkan masyarakat yang ingin mengurus BPKB,” tambahnya.

Menurut Paman Birin, dengan hadirnya gedung baru itu nantinya, pelayanan menjadi lebih mudah. Pelayanan bagi kota warga Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar dan Barito Kuala akan terpusat di Banjarbaru.

Sementara warga Banua Anam dilayani di Pantai Hambawang. Sedangkan warga pesisir dari Kotabaru, Tanah Bumbu dan Tanah Laut, akan dilayani di Batulicin.

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kalsel, Subhan Noor Yaumil menambahkan, selain pembangunan gedung BPKB, tahun ini juga dipastikan, program relaksasi pajak kendaraan bermotor kembali diberlakukan. Tepatnya mulai 1 April hingga akhir September 2023.

“Denda pajak akan dihapuskan untuk tunggakan pembayaran mulai 3 hingga 20 tahun,” paparnya.

Selain itu, menurut Subhan, akan ada pengurangan beban pajak yang harus dilunasi wajib pajak. Contohnya untuk tunggakan 11 hingga 20 tahun, hanya perlu membayar tunggakan pajak 10 tahun plus 1. Sementara untuk tunggakan 5 sampai 10 tahun, hanya perlu membayar 5 tahun plus 1.

“Bea balik nama kendaraan bermotor juga digratiskan. Sedangkan pembayaran tunggakan pajaknya dipotong 50 persen,” tutupnya. (RIW/RDM/RH)

Jalan Tembus Makam Datu Kelampayan Dipastikan Tuntas Akhir Tahun 2023

BANJARBARU – Akses jalan alternatif menuju makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari (Datu Kelampayan) di Desa Kelampayan Tengah, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, bakal bisa ditembus mulus pada akhir tahun 2023.

Kepala Dinas PUPR Kalsel, Ahmad Solhan, melalui Kabid Bina Marga, Azan Syariful Muaz, menyampaikan, pada tahun 2022 lalu pihaknya telah menuntaskan ruas jalan tembus sekitar 2,8 Kilometer dari target 5,2 kilometer. Artinya, tinggal menyelesaikan 2,4 kilometer lagi agar proyeknya dikatakan selesai.

Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kalsel Azan Syariful Muaz saat menjelaskan penuntasan jalan tembus menuju makam Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari di Kabupaten Banjar

“Insha Allah pada akhir tahun ini tuntas dan bisa dilewati masyarakat, sehingga, turut mempermudah bagi penziarah untuk bisa sampai ke lokasi makam Datu Kelampayan,” ujarnya kepada Abdi Persada FM, di ruang kerjanya, baru-baru tadi.

Ia menuturkan, alokasi untuk pengerjaan ini ditotalkan mencapai Rp50 miliar melalui Anggaran Belanja dan Pendapatan Daerah (APBD) dengan masa target pengerjaan selama dua tahun.

“Ini dua tahun anggaran ya. Sebelumnya kita mengeluarkan alokasi pertama tahun 2022 itu sekitar Rp25 miliar. Dilanjutkan untuk penuntasan jalan tembusnya Rp25 miliar lagi. Artinya, keseluruhan mencapai Rp50 miliar,” beber dia.

Dirinya menegaskan, estimasi waktu penuntasan proyek jalan tembus menuju makam Datu Kelampayan ini paling lambat November 2023.

“Kontrak pengerjaannya selesai pada bulan itu dan kita harapkan tidak ada kendala,” ungkapnya.

Adanya akses jalan alternatif ini, lanjut dia, diharapkan mampu mengurai kemacetan saat melakukan ziarah. Bahkan, pembangunan akses tersebut juga melintasi enam desa di Kabupaten Banjar yakni Sungai Kitano, Akar Baru, Akar Begantung, Munggu Raya, Dalam Pagar Ulu dan Kelampayan Tengah.

“Saat ini masih proses pelaksanaan untuk penuntasan jalan tembusnya,” pungkasnya. (RHS/RDM/RH)

Tanbu Target Masuk Tiga Besar Perolehan Medali POPDA Tingkat Provinsi di Banjarmasin

BANJARMASIN – Kabupaten Tanah Bumbu pada gelaran ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalsel Tahun 2023 di Kota Banjarmasin, menargetkan masuk tiga besar perolehan medali.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Tanah Bumbu Samsuddin mengungkapkan, pada ajang POPDA sebelumnya Kabupaten Tanah Bumbu berada di peringkat 4, oleh karena itu, pada POPDA Tahun 2023 pihaknya berharap, mampu meraih prestasi semaksimal mungkin, dapat masuk tiga besar perolehan medali.

Kadispora dan pariwisata Kab Tanbu Samsuddin

“Kami dari kontingen Tanah Bumbu, diperkuat dengan 114 orang dengan jumlah atlet 90,” ungkap Samsuddin, kepada sejumlah wartawan, di GOR Hasanuddin HM, Rabu (24/5).

Dan, lanjutnya, Kontingen Tanah Bumbu berjuang dengan sportif untuk meraih sebanyak banyaknya medali.

“Sehingga apa yang ditargetkan dari Tanah Bumbu dapat diperoleh oleh kami,” ucapnya.

Dengan andalan perolehan medali pada cabang olahraga Karate serta Panahan.

“Pada kedua cabang olahraga tersebut, kami berharap dapat mendulang medali sebanyak banyaknya,” ujar Samsuddin.

Oleh karena itu, pihaknya mengingatkan kepada seluruh atlet dapat menjaga kesehatan selama pertandingan berlangsung. Sehingga, prestasi terbaik dapat diperoleh.

Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu juga akan memperhatikan masalah bonus, bagi atlet yang berhasil meraih medali. (SRI/RDM/RH)

Gubernur Kalsel Resmi Buka POPDA Tingkat Provinsi di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Tingkat Provinsi Kalsel, resmi digelar di Kota Banjarmasin. Setelah secara dibuka oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, di Gedung Olahraga Remaja (GOR) Hasanuddin HM, Kota Banjarmasin, Rabu (24/5).

Gubernur mengucapkan selamat bertanding kepada para atlet pelajar dari 13 Kabupaten dan Kota di Kalsel, yang mengikuti POPDA di Kota Banjarmasin ini.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan pembukaan

“Kami mengucapkan selamat datang dan bertanding kepada seluruh atlet,” ungkapnya.

Sahbirin berharap, para atlet pelajar ini dapat memberikan prestasi terbaik mereka, pada ajang POPDA Tingkat Provinsi Tahun 2023 di Kota Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu di jajaran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini mengingatkan, kepada juri serta wasit pertandingan agar dapat berlaku jujur dalam memberikan penilaian.

“Kami meminta tidak hanya atlet, tetapi wasit serta juri untuk dapat bersikap jujur, selama pertandingan berlangsung,” ucapnya tegas.

Sehingga, lanjut Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, dihasilkan juara yang sebenar benarnya.

“Para juara inilah yang akan membawa nama harum Banua pada ajang nasional maupun internasional,” ujar Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, pada POPDA Tingkat Provinsi ini dilaksanakan tanggal 24 – 28 Mei 2023. Dengan mempertandingkan 11 cabang olahraga, yakni, Renang, Gulat, Judo, Atletik, Dayung, Karate, Menembak, Panahan, Panjat Tebing, Taekwondo, serta Kempo.

Kadispora Kalsel Hermansyah

“Peraih medali emas pada ajang POPDA Tingkat Provinsi ini, akan mewakili Kalsel pada POPNAS Tahun 2023 di Palembang mendatang,” ucap Hermansyah. (ADV/SRI/RDM/RH)

Langganan Banjir, Warga Desa Antasan Senor Ilir Minta Bantuan Perbaikan RTLH

BANJAR – Warga Desa Antasan Senor Ilir Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar meminta kepada Wakil Rakyat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) untuk memperjuangkan bantuan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

Hal itu disampaikan Pembakal Desa Antasan Senor Ilir, Jamaluddin, ketika mengikuti sosialisas Perda yang dilaksanakan Anggota Komisi III DPRD Kalsel di Kabupaten Banjar, beberapa waktu lalu.

Jamaluddin menjelaskan sebagian besar bagian lantai rumah warga lebih rendah dari jalan utama.sehingga saat terjadi banjir dipastikan seluruh rumah warga di desa ini terendam. Oleh karena itu, warga berharap ada bantuan perbaikan minimal peninggian bagian lantai rumah mereka.

“Mudah-mudahan desa ini ada terbantu dengan tangan dingin Pak Isra sebagai wakil rakyat untuk turun tangan. Tiap tahun kami mengalami kebanjiran jadi rumah sebagian besar banyak yang rusak dan rendah. Mudah-mudahan berkat beliau, kami dapat bantuan,” harapnya.

Suasana Sosialisasi Perda oleh Anggota DPRD Kalsel, Isra Ismail

Sementara, Anggota Komisi III DPRD Kalsel Isra Ismail menyatakan bahwa aspirasi yang disampaikan warga akan menjadi perhatiannya untuk bisa diperjuangkan kepada instansi terkait, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten Banjar.

“Apa yang disampaikan Pembakal itu jadi perhatian saya selaku anggota DPRD Kalsel yang duduk di komisi III yang membidangi perumahan dan pemukiman. Memang kita ketahui di Kalsel banyak rumah tak layak huni. Terlebih akibat banjir kemaren banyak rumah yang terendam. Mudah-mudahan ini nanti dapat kita perjuangkan,” tambahnya.

Untuk diketahui, kegiatan sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman ini juga menjadi ajang untuk menghimpun aspirasi warga, terlebih sesuai dengan perda yang disosialisasikan sehingga diharapkan warga memahami alur untuk mengusulkan bantuan perbaikan RTLH. (NRH/RDM/RH)

Dispersip Kalsel Terus Berupaya Tingkatkan Minat Baca Warga Binaan

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) terus bergerak untuk menumbuhkan minat baca.

Kali ini melalui tim mobil perpustakaan keliling (Pusling) menyasar ke Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura. Bahkan, Dispersip Kalsel juga meminjamkan beberapa buku ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Banjarbaru.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie sangat bersyukur, program peningkatan literasi instansinya diterima dan disambut baik oleh LPKA Martapura dan Lapas Banjarbaru. Ia pun berjanji, kerjasama yang sudah terjalin akan terus dijaga dan ditingkatkan.

“Semoga apa yang telah dilakukan dapat berguna dan memberi manfaat dan menambah wawasan positif bagi warga binaan,” katanya, Selasa (23/5).

Kedatangan mobil Pusling Dispersip Kalsel tersebut disambut antusias penghuni Lapas. Di mana para warga binaan langsung berdatangan untuk meminjam dan membaca buku yang disediakan di mobil Pusling tersebut.

Duta layanan LPKA Kelas l Martapura, Nabella Elyana mengucapkan terima kasih dengan pihak Pusling Dispersip Kalsel yang mau berkunjung. Mengingat, anak-anak LPKA Kelas 1 Martapura sangat memerlukan buku-buku untuk menghibur, membuka wawasan dan meningkatkan minat baca.

“Mudah-mudahan program Dispersip Kalsel ini akan terus berjalan dengan baik di LPKA Kelas I Martapura,” harapnya.

Hal senada juga disampaikan Petugas Perpustakaan dan Staf Administrasi Pembinaan Lapas Kelas II Banjarbaru, Bagus Satria. Ia mengaku buku-buku yang dipinjamkan ke Lapas Banjarbaru sangat bermanfaat untuk warga binaan.

Suasana Tim Pusling Dispersip Kalsel berkunjung ke LPKA Martapura dan Lapas Banjarbaru

“Semoga kerjasama terus berlanjut dan kalau bisa per tiga bulan bukunya ditukar,” tuturnya. (DISPERSIPKALSEL-NRH/RDM/RH)

Fraksi-Fraksi di DPRD Kalsel Apresiasi Kinerja Pemprov Kalsel

BANJARMASIN – Fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan memberikan apresiasi terhadap Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel Tahun Anggaran 2022.

Apresiasi itu sebagaimana disampaikan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Muhammad Syaripuddin, kepada wartawan, usai memimpin rapat Paripurna DPRD Kalsel, Rabu (24/5).

“Teman-teman fraksi menyampaikan apresiasi atas kinerja Pemprov Kalsel yang berhasil mempertahankan Opini Wajar Tanpa Pengecualian untuk ke 10 kalinya berturut-turut dari BPK RI,” katanya.

Fraksi-fraksi DPRD Kalsel, lanjut Wakil rakyat yang akrab disapa Bang Dhin ini, mengharapkan agar temuan-temuan BPK dalam LHP LKPD Tahun 2022 agar bisa segera diperbaiki dan tidak terulang lagi di masa-masa mendatang.

“Ke depan, diharapkan dilakukan perbaikan sedemikian rupa sehingga kinerja pemerintah akan lebih baik lagi”, tambahnya.

Menanggapi pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Kalsel, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor dalam jawabannya yang dibacakan Sekretaris Daerah-nya, Roy Rizali Anwar mengucapkan terimakasih atas penghargaan yang diberikan oleh Fraksi-fraksi terhadap Opini WTP.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel

“Pencapaian ini merupakan hasil kerjasama dan dukungan dari semua pihak khususnya legislatif dan eksekutif”, tuturnya.

Gubernur juga berharap agar proses pembahasan Raperda ini berjalan dengan lancar sehingga segera mendapat persetujuan bersama.

Untuk diketahui, rapat paripurna DPRD Kalsel juga dihadiri sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan unsur Forkopimda.

Adapun agenda rapat yaitu Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kalsel atas Penjelasan Gubernur Terhadap Raperda Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022, dan dilanjutkan dengan Tanggapan/Jawaban Gubernur Kalsel atas Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD terhadap Raperda Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2022. (NRH/RDM/RH)

Pemkab/Kota Kalsel Diminta Tingkatkan Upaya Penanganan Stunting

BANJARBARU – Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Roy Rizali Anwar, berharap Pemerintah Kabupaten/Kota lebih meningkatkan upaya penanaganan stunting. Agar target prevelensi stunting tahun 2024 sebesar 14 persen bisa tercapai.

Suasana penilaian kinerja 8 aksi konvergensi penurunan stunting, di Kantor Bappeda Kalsel, Selasa (23/5).

Hal itu disampaikannya saat membuka kegiatan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Kabupaten/Kota se-Kalsel, di Ruang Rapat Syahrir Bappeda Kalsel, Selasa (23/5).

Roy mengungkapkan, angka stunting di Kalimantan Selatan saat ini sudah berada di angka 22 persen. Meski begitu, menurutnya upaya ekstra dalam menurunkan angka stunting ini masih sangat diperlukan.

“Pemerintah pusat telah menetapkan bahwa stunting menjadi salah satu prioritas nasional. Berbagai program penurunan stunting telah dilakukan, namun masih dibutuhkan upaya proyektif agar angka prevelensi stunting kita bagus,” ujarnya.

Roy menuturkan, untuk mencapai target tahun 2024, kolaborasi berbagai sektor baik dari pemerintah maupun non pemerintah juga sangat diperlukan.

Disisi lain, lanjut Roy, kebenaran data yang dikumpulkan juga sangat berpengaruh terhadap langkah penanganan yang akan dilakukan.

“Kalau data sudah benar semua akan jelas. Bagaimana penanganan, anggarannya berapa, sumbernya dari mana, penanggung jawabnya siapa. Terus target setiap tahunnya juga harus jelas,” tuturnya.

Selain itu, menurutnya, Pemkab/ko juga dapat mencontoh program yang telah dilaksanakan oleh Kabupaten/Kota yang berhasil menurunkan angka stuntingnya.

Misalnya Kabupaten Tapin. Roy menyebut, tahun 2021 prevelensi stuntingnya sebesar 33,5 persen sementara tahun 2022 menjadi 14,5 persen. Sama halnya Kabupaten Banjar. Dari 40,2 persen tahun 2021 menjadi 26,4 persen tahun 2022.

“Secara pelan tapi pasti, ini menunjukkan upaya serius dari daerah dalam menghadapi tantangan stunting,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version