Gubernur Kalsel Dukung Pameran UKM Jateng Expo di Kota Banjarmasin

BANJARBARU – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor menyambut baik dan akan mendukung penuh penyelenggaraan pameran Usaha, Kecil dan Menengah (UKM) Jawa Tengah (Jateng) Expo di salah satu pusat perbelanjaan terbesar di Kota Banjarmasin pada 28 Juli 2023 mendatang.

Kepada abdi Persada FM, Ketua Harian Dekranasda Provinsi Kalsel, Mahyuni mengatakan, pihaknya bersama Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) dan SKPD terkait melaksanakan rapat koordinasi untuk memastikan kelancaran pameran UKM Jateng Expo di Banjarmasin.

“Memang dari IKM kita tidak diikutsertakan dan hanya memfasilitasi 32 UKM Jateng dalam memasarkan produk unggulannya, seperti fashion, home decor dan kuliner,” Ucap Mahyuni di Kantor Dinas Perindustrian Kalsel pada Rabu (5/7).

Mahyuni melanjutkan, dari kegiatan UKM Jateng expo bisa menunjang para pelaku IKM, terutama di Kalsel untuk berkembang melalui kolaborasi dengan UKM di Jateng. Dalam event UKM Jateng expo nantinya akan digelar pula berbagai kegiatan menarik, seperti talkshow dan bussiness matching yang akan menghasilkan beberapa MoU, seperti kopi, sasirangan dan usaha lainnya.

“Sehingga pertemuan bisnis antara masing – masing pelaku usaha dapat berkomunikasi untuk menghasilkan kerjasama dari sisi bahan baku atau hasil produksi dalam memasarkan produknya bisa go internasional,” lanjut Mahyuni.

Event di Banjarmasin akan membuka peluang pasar UKM Jateng yang lebih baik dan bisa meraih nilai penjualan yang lebih besar dari event yang sama di provinsi lainnya.

“Maka dari itu, event UKM Jateng expo dapat juga membuka akses pasar, kerjasama dan peluang berkembangnya IKM Kalsel,” kata Mahyuni. (MRF/RDM/RH)

Susan dan Fahruri, Resmi Dilantik Jadi PAW Anggota DPRD Kalsel Sisa Masa Jabatan 2029-2024

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat paripurna istimewa dengan agenda Pengucapan Sumpah/Janji Pengganti Antar Waktu (PAW) Anggota DPRD Kalsel Sisa Masa Jabatan Tahun 2019-2024, Rabu (5/7).

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Mariana dan diikuti sejumlah Anggota Dewan serta dihadiri Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kalsel, Nurul Fajar Desira, sejumlah pejabat SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Suasana Pengucapan Sumpah/Janji PAW Anggota DPRD Kalsel Sisa Masa Jabatan 2019-2024

PAW dua Anggota DPRD Kalsel yaitu Susan dari Fraksi Partai Golkar Kalsel dilantik menggantikan almarhum Hasanuddin Murad dan Fahruri dari Fraksi PKS Kalsel menggantikan Haryanto yang mengundurkan diri dari Dewan.

Dilantiknya dua PAW tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri) Nomor 100.2.1.4-1332 Tahun 2023.

Usai memimpin pengucapan sumpah dan janji PAW, Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK menyampaikan dengan dilantiknya dua orang anggota dewan PAW ini, selain jumlah anggota dewan lengkap 55 orang, juga diharapkan di sisa masa jabatan ini agar dapat bersinergi dalam rangka memajukan Banua yang lebih baik.

“Lengkap sudah anggota dewannya. Ini kolaborasi yang baik, saling sinergitas satu dengan yang lain. Kami di dewan ini tidak ada hijau, kuning, putih, semua sama mewakili rakyat. Wabil khusus lagi kebijakan selama lima tahun tidak lepas dari peran pemerintah,” katanya kepada wartawan.

Sementara itu, Fahruri usai dilantik menyampaikan apresiasinya dengan terselenggaranya pelantikan anggota dewan PAW ini. Ia bertekad akan menjalankan sisa masa jabatan ini dengan sebaik-baiknya.

“Terima kasih kepada semua pihak atas terselenggaranya pelantikan hari ini. Kami akan menjalankan amanah ini dengan sebaik-baiknya, turun ke lapangan menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan,” tuturnya.

Hal senada juga diungkapkan Susan yang menyampaikan rasa terima kasihnya setelah resmi dilantik dan diambil sumpah janji sebagai anggota dewan PAW dan memulai tugas pertama pada hari ini sebagai wakil rakyat di provinsi.

“Saya akan bersinergi dengan anggota dewan lainnya dan mudah-mudahan bisa menyerap aspirasi masyarakat di Kabupaten Barito Kuala yang saya wakili. Tugas pertama hari ini adalah rapat komisi terkait uji kelayakan,” pungkasnya.

Sedangkan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Provinsi Kalsel, Nurul Fajar Desira, dalam rapat paripurna PAW tersebut menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor.

Dalam sambutan tertulisnya, antara lain gubernur menyampaikan pelantikan anggota dewan PAW ini merupakan momentum yang tepat dalam memperkuat komitmen di era reformasi.

“DPRD memiliki peran strategis dan penting dalam sistem demokrasi kita,” jelas Gubernur.

Oleh karena itu, lanjut Gubernur, badan legislasi menjadi semakin strategis dalam mewakili kepentingan rakyat dan sebagai mitra kerja, Pemprov Kalsel selalu memberikan dukungan penuh terhadap segala upaya yang dilakukan oleh DPRD dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat berjalan dengan baik.

Salah satu dasar hukumnya adalah Undang-undang (UU) Republik Indonesia Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapat LPj Walkot 2022

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menggelar Rapat Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota tahun 2022, bertempat di ruang Rapat Paripurna, pada Rabu (5/7)

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, setelah rapat mengatakan, berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI serta hasil Laporan Pertanggungjawaban (LPj) tahun 2022, untuk capaian target pendapatan pemko Banjarmasin sudah cukup baik. Namun, ada beberapa catatan yang perlu disempurnakan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Memang hasil inventaris LHP Walikota itu pendapatan daerah tercapai 90 persen dan PAD tercapai 86 persen yang terdiri pajak dan retribusi,” ucapnya

Disampaikan Matnor, dengan adanya Rapat pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota tahun 2022 ini, tentu untuk mengevaluasi hasil kinerja dan pencapaian program dan anggaran pembangunan kota Banjarmasin 2022, yaitu catatannya PAD dari segi retribusi hanya tercapai 66 persen dan pajak daerah 80 persen.

“Ke depan kami meminta bisa dinaikkan 100 persen,” jelas politisi Golkar DPRD Banjarmasin

Lebih lanjut Matnor menambahkan, Wali Kota bersama SKPD terkait dapat lebih memaksimalkan lagi capaian dan realisasi anggaran yang sudah ditetapkan, agar hasil pembangunan yang dilakukan, dirasakan langsung oleh masyarakat. Mengingat hasil pemeriksaan dan keberhasilan dalam capaian tahun sebelumnya ini, akan menentukan besaran ketetapan pada Badan Anggaran di tahun berikutnya.

“Beberapa catatan ini diperhatikan, untuk perbaikan kinerja,” tutupnya

Untuk diketahui, Rapat Pembahasan Laporan Pertanggungjawaban (LPj) Wali Kota tahun 2022, dipimpin Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali, didampingi unsur pimpinan Muhammad Yamin dan Tugiatno, dihadiri Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, Tim Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Dewan serta SKPD terkait Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Syariah Expo 2023, Gubernur Kalsel : Sarana Sosialiasi Pentingnya Hidup Dengan Nilai Syariah

BANJAR – Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah Institut Agama Islam Darussalam (IAID) Martapura menggelar Syariah Expo 2023, di Alun-alun Ratu Zaleha Martapura, mulai 5-7 Juli 2023.

Saat membuka kegiatan, Rabu (5/7), Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Husnul Hatimah, menyampaikan apresiasinya terhadap Fakultas Syariah IADI Martapura, karena telah membantu meningkatkan perekonomian masyarakat khususnya pelaku UMKM di Kabupaten Banjar.

“Terutama dalam mengendalikan inflasi akibat hampir dua tahun lebih kita mengalami masa pandemi yang menyebabkan ekonomi terpuruk,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, menurut Gubernur, mampu memberikan kesempatan yang sangat berharga untuk berperan aktif dalam masyarakat dan menjalin hubungan lebih erat dengan pelaku UMKM sekitar.

“Saya yakin kegiatan ini memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ucapnya.

Lebih lanjut, Gubernur menyebut kegiatan ini menjadi sarana dalam mensosialisasikan pentingnya hidup dengan nilai-nilai syariah dalam kehidupan sehari-hari.

“Sebagai Fakultas Syariah, fakultas ini memiliki peran strategis dalam mempromosikan dan mengedukasi masyarakat tentang prinsip-prinsip syariah yang berlandaskan syariat Islam,” tuturnya.

Untuk diketahui, dalam kegiatan Syariah Expo 2023 terdapat bazar dari berbagai UMKM setempat. Kegiatan juga akan dirangkai dengan berbagai lomba berkonsep syariah.

Hadir pada kegiatan, Bupati Banjar diwakili Kadisdik Kabupaten Banjar Liana Penny, Wakil Rektor III IAID Martapura Izuddin, tokoh agama, tokoh masyarakat dan lainnya. (SYA/RDM/RH)

29 Kasus Diungkap Polres Banjar Dalam Ops Antik Intan 2023

BANJAR – Sebanyak 29 kasus terungkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Banjar selama periode 15 – 28 Juni 2023 melalui Operasi Antik Intan. 32 tersangka berhasil di tahan. Satu diantaranya masih dibawah umur dan berstatus pelajar di sekolah menengah atas.

Sejumlah tersangka yang berhasil diringkus dalam Ops Antik Intan 2023 Polres Banjar

Saat menggelar konferensi pers di Halaman Depan Polres Banjar, Rabu (5/7), Kapolres Banjar AKBP Muhammad Ifan Hariyat menyampaikan telah mengungkap kasus narkotika di wilayah hukum Polres Banjar di beberapa tempat kejadian perkara.

“Disamping dalam Operasi Antik Intan, Sat Narkoba Polres Banjar juga mengungkap kasus narkotika dan penyalahgunaan menjual obat tanpa ijin edar,” ucap Kapolres dihadapan puluhan awak media.

Sejumlah barang bukti yang berhasil diamankan petugas dalam Ops Antik Intan 2023

Adapun  barang bukti yang diamankan yaitu Sabu-Sabu seberat 55,17 Gram, Aprazolam 31 butir, Valdimex 20 butir, Atarak 20 Butir, Zenith 115 Butir dan Dextro 43 Butir.

“Pelaku menguasai sabu untuk dijual kembali. Pengedar dan kurir,” ungkapnya.

Menurut pengakuan tersangka, disebutkan Kapolres, peredaran narkotika dilakukan untuk mencukupi kebutuhan hidup karena mereka tidak memiliki pekerjaan tetap.

Atas tindakan tersebut para tersangka dijerat dengan Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika Pasal 114 dan 112 dengan ancaman hukuman 5 tahun kurungan penjara.

“Untuk yang masih dibawah umur kita lakukan diversi,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Disperin Kalsel Beri Penghargaan Kepada Pegawai Terbaik

BANJARBARU – Dinas Perindustrian (Disperin) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar apel pagi di halaman kantor Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, pada Rabu (5/7).

Pada apel tersebut juga digelar penyerahan penghargaan kepada para pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Disperin Provinsi Kalsel. Terdapat 3 pegawai Disperin menerima penghargaan yang diserahkan langsung oleh Kepala Disperin Provinsi Kalsel Mahyuni, karena telah memenuhi kriteria-kriteria yang telah ditetapkan.

Adapun salah satu kriteria tersebut yakni tingkat kerajian kehadiran, tertib waktu dan tertib administrasi, tertib penyampaian laporan, serta tertib penginputan rencana kerja. Adapun penerima penghargaan tersebut yakni 1 pejabat eselon 4 Disperin Provinsi Kalsel, Abdina. 1 Staff Disperin Provinsi Kalsel, Basit. dan 1 pegawai kontrak Disperin Provinsi Kalsel, Ahmad.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Disperin Provinsi Kalsel Mahyuni menyampaikan, dengan adanya pemberian penghargaan, pihaknya mengharapkan dapat memberikan motivasi dan kebahagian kepada para pegawai, sehingga dapat meningkatkan kinerja mereka dalam bertugas.

“Pemberian penghargaan kepada pegawai Disperin Provinsi Kalsel yang mendapat penilaian 100 persen dalam kinerja memang sangat sulit, namun ketiga penerima penghargaan tersebut mendapat penilaian yang cukup tinggi dibandingkan pegawai lain,” ucap Mahyuni.

Ia mengharapkan kepada seluruh pejabat dan staff Disperin Provinsi Kalsel, kedepannya dapat memberikan kinerja yang lebih baik, dikarenakan seluruh staff Pemerintah Provinsi Kalsel, berfokus untuk melayani masyarakat banua.

“Ini sesuai harapan Gubernur Kalsel untuk pelayanan yang utama terhadap masyarakat,” tutup Mahyuni. (MRF/RDM/RH)

149 Peserta Siap Bersaing Untuk Memperebutkan Naga Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisatanya menggelar, Pemilihan Nanang Galuh Tahun 2023 Tingkat Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Selasa Sore (4/7).

Plt Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Banjarmasin Fatimah menjelaskan, saat ini untuk pemilihan Nanang Galuh Tahun 2023 Tingkat Kota Banjarmasin memasuki tahapan seleksi, yang diikuti sebanyak 149 peserta.

Plt Kadisbudparpora Banjarmasin Fatimah

“Untuk pelaksanaan pemilihan Nanang Galuh Tahun 2023 ini, kami melihat peserta antusias dalam mengikuti pemilihan ini,” ungkapnya.

Fatimah mengatakan, pada ajang Pemilihan Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 ini, peserta akan mengikuti beberapa tahapan seleksi, sehingga nantinya terpilih Nanang Galuh Kota Banjarmasin, yang benar benar berkualitas, sebagai Duta Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin ini.

“Peserta akan mengikuti lima tahapan seleksi, yang telah tentunya oleh panitia,” ujar Fatimah.

Sementara itu, salah satu Dewan Juri Pemilihan Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 Yasmin Qamarani mengatakan, peserta Pemilihan Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 ini, masing masing sudah terlihat kemampuan yang dimiliki.

Juri Naga Banjarmasin Yasmin Qamarani

“Kemampuan yang sudah terlihat, seperti cara menyampaikan pendapat, sosialisasi, ilmu pengetahuan, kesopanan, serta lainnya,” jelas Yasmin.

Oleh karena itu, lanjutnya, pada pemilihan Nanang Galuh Tahun ini persaingan cukup ketat.

Namun, tambahnya, berdasarkan arahan Walikota Banjarmasin, agar kedepannya para Nanang Galuh ini dapat menjadi wakil kebudayaan dan pariwisata Kota Banjarmasin, maka keaktifan mereka dalam bersosial media, turut menjadi penilaian.

“Karena media sosial ini, merupakan salah satu wadah untuk mempromosikan, kebudayaan dan pariwisata yang ada di Kota Banjarmasin,” ucap Yasmin.

Sedangkan, salah satu peserta Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 Ahmad Rafli Reza mengaku, ketertarikannya Mengikuti ajang Pemilihan Nanang Galuh ini, berdasarkan kegemaran. Yaitu suka berwisata keberbagai daerah.

Peserta Naga Banjarmasin Ahmad Rafli Reza

“Karena suka berwisata maka saya pun ingin memperkenalkan budaya dan wisata yang ada di Kota Banjarmasin ini,” ungkapnya.

Menurut Rafli, budaya dan wisata di Kota Banjarmasin memiliki kekhasan tersendiri. Yang tidak kalah menariknya dengan di daerah lainnya.

Oleh karena itu, ia meminta dukungan dari seluruh warga Kota Banjarmasin, agar keinginannya memajukan budaya dan wisata di Kota Banjarmasin, dapat terwujud melalui Pemilihan Nanang Galuh Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2023 ini. (SRI/RDM/RH)

Pemkab Banjar Dorong Pekerja Jadi Peserta BPJS Ketenagakerjaan

BANJAR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar mendorong pekerja agar mendapat jaminan perlindungan sosial melalui keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Suasana FGD Perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Pemkab Banjar dan BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin di salah satu hotel kota Banjarbaru, Rabu (5/7).

Tindakan itu merupakan upaya dukungan Pemkab Banjar terhadap Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek).

Dalam Focus Group Discussion (FGD) yang diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin bersama Pemkab Banjar, di salah satu hotel kota Banjarbaru, Rabu (5/7), Sekdakab Banjar Muhammad Hilman mengatakan ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari keikutsertaan program BPJS Ketenagakerjaan. Diantaranya jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian dan jaminan hari tua.

Bagi yang ingin mendaftar juga tidak harus bekerja formal. Pekerja informal seperti kuli bangunan, juru parkir hingga atlet pun bisa mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

(ki-ka) Sekdakab Banjar Muhammad Hilman didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin Murniati saat memberikan keterangan kepada wartawan

“Sederhananya siapa saja yang berusaha memenuhi kebutuhan hidup itu disebut pekerja dan bisa mendaftar,” ujar Hilman.

Melalui perlindungan jaminan sosial ini, menurut Hilman juga akan berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama bagi yang kehilangan anggota keluarganya akibat kecelakaan kerja.

“Dengan begini kemiskinan ekstrem Kabupaten Banjar juga akan berkurang,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banjarmasin Murniati mengungkapkan, pihaknya telah memberikan kemudahan bagi pekerja informal yang ingin mendaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan melalui Agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Agen Perisai).

Agen itu bertugas melalukan sosialisasi, akuisisi, edukasi, menerima pendaftaran, kemudian meng-collect iuran dan pengelolaan kepersertaan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

“Siapa saja terkecuali ASN bisa menjadi Agen Perisai. Syaratnya cukup KTP dan ijazah minimal SMA sederajat,” terangnya.

Murniati menambahkan, dalam waktu dekat pihaknya juga akan bekerjasama dengan seluruh Puskesmas di Kabupaten Banjar, agar setiap pekerja yang mengalami luka ringan saat bekerja tidak perlu jauh-jauh pergi ke rumah sakit.

“Kita berikan kemudahan bagi peserta kita yang di pelosok,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Tiga Hari Berjalan, Program “Pemutihan” PKB Disambut Antusias Masyarakat Kalsel

BANJARMASIN – Program Pemberian Insentif/Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) atau yang dikenal dengan “Pemutihan” disambut antusias oleh masyarakat di Kalimantan Selatan.

Antusias masyarakat ini terbukti dengan meningkatnya pembayaran PKB di Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banjarmasin I dalam tiga hari pertama program berjalan di tahun ini.

Kepala UPPD SAMSAT Banjarmasin I, Anni Hanisyah (tengah) didampingi Kasi Gar Subdit Bin Kum Dirlantas Polda Kalsel, Wiwik S (kiri) dan Kepala Unit Operasional PT Jasa Raharja Cabang Kalsel, Jullyanto Eka P.N (kanan)

“Pemutihan pajak sudah kami laksanakan mulai Sabtu (1/7) kemarin, hingga saat ini pendapatan sudah hampir Rp1 miliar”, kata Kepala UPPD Samsat Banjarmasin I, Anni Hanisyah, kepada wartawan, usai melakukan sosialisasi Program Relaksasi PKB dan BBNKB di kawasan jalan KS Tubun Depan Kantor Koramil Banjarmasin Selatan, Selasa (4/7).

Oleh karena itu, menurut Anni, pihaknya lebih gencar melakukan sosialisasi untuk mengingatkan kembali kepada masyarakat bahwa membayar pajak itu mudah dan hasilnya digunakan untuk membangun Banua.

“Program Pemutihan Pajak ini sesuai arahan Gubernur Kalsel untuk memudahkan dan meringankan masyarakat membayar pajak,” tambahnya

Sementara itu, Kepala Seksi Pelanggaran Subdit Pembinaan dan Penegakan Hukum Direktorat Lalu Lintas Polda Kalsel, Kompol YF Wiwik Setiyarini berharap masyarakat Kalsel semakin taat terhadap peraturan pemerintah daerah, dalam hal ini membayar PKB.

“Dan juga kami ingin menertibkan wajib pajak dan juga mematuhi peraturan lalu lintas seperti memakai helm ketika berkendara dan membawa kelengkapan SIM dan STNK,” tuturnya.

Sedangkan, Kepala Unit Operasional PT Jasa Raharja Cabang Kalsel, Jullyanto Eka P.N berharap sosialisasi Program Pemutihan PKB dan BBNKB ini diharapkan dapat mengurangi terjadinya kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak.

“Karena pada tahun 2022 lalu, tingkat kepatuhan masyarakat dalam membayar PKB dan sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan hanya sebesar 50-58 persen. Sedangkan sisanya menunggak”, tambahnya.

Untuk itu, lanjut Jullyanto, PT Jasa Raharja mendukung pemerintah provinsi Kalsel dalam memudahkan pembayaran pajak kendaraan melalui program pemberian insentif/relaksasi PKB dan BBNKB. (NRH/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Minta Pengelola Objek Wisata Jaga Keamanan Pengunjung

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta, para pengelola objek wisata, dapat menjaga keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung objek wisata di banua.

Hal itu disampaikan, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, Senin (3/7).

Syarifuddin menjelaskan, memasuki libur panjang hingga 15 Juli 2023 mendatang, tentunya banyak warga memanfaatkan untuk berwisata, yang tersebar di masing-masing 13 Kabupaten dan Kota. Dengan demikian para pengelola objek wisata, saling berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata untuk memberi rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung.

“Wisatawan sekarang mulai mengalami peningkatan tidak hanya lokal, luar daerah bahkan mancanegara,” ucapnya

Disampaikan Syarifuddin, para pengelola objek wisata hendaklah melakukan antisipasi sejak dini, melalui penambahan petugas jaga dan rambu peringatan, khusus wisata yang berbasis alam, seperti di sungai dan pantai.

“Mereka bisa menambah petugas, dan memasang rambu peringatan, agar wisatawan lebih berhati-hati,” pintanya.

Lebih lanjut Syarifuddin mengimbau, para orang tua hendaknya terus memberikan pengawasan lebih intens terutama bagi anak-anak, agar menghindari dari hal yang tidak diinginkan, yaitu mendampingi buah hatinya terutama masih belum berusia 14 tahun.

“Mari kita jaga bersama baik keamanan, keselamatan, dan kenyamanan selama berwisata,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version