BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum Banjarmasin, terus memberikan sosialisasi bagi pemilih pemula di kota ini.
Kepada Abdi Persada FM, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, ditemui di ruang kerjanya baru-baru tadi mengatakan, kegiatan sosialisasi ini sangat penting untuk memberikan edukasi kepada para pemilih pemula terutama peserta didik baik di tingkat SMA, SMK dan MA, dalam rangka memberikan pendidikan politik, agar mereka cerdas dalam memilih serta meningkatkan partisipasi untuk hadir ke Tempat Pemungutan Suara atau (TPS).
“Saat ini sudah ada 4 sekolah diberikan sosialisasi bagi pemilih pemula diantaranya MAN 2, dan SMAN 1 Banjarmasin,” ucapnya
Disampaikan Rusnailah, gerakan sosialisasi juga nantinya para pemilih pemula dapat mensosialisasikan kepada keluarga, teman dekat, dan lingkungan di sekitar, untuk memberikan hak suaranya, pada Pemilu tanggal 14 Februari 2024 mendatang.
“Rencananya pekan depan akan dilanjutkan baik di SMA, SMK dan MA,” jelasnya
Lebih lanjut Rusnailah menambahkan, selain ke sekolah-sekolah, pihaknya juga akan memberikan sosialisasi ke Perguruan Tinggi baik Negeri dan Swasta yang ada di Kota ini, serta masyarakat melalui Kelurahan dan Kecamatan setempat.
“Kita terus bergerak sebelum memasuki masa kampanye,” tutupnya
Untuk diketahui, berdasarkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Banjarmasin berjumlah 485.062 pemilih, dan ada sekitar 23,53 persen pemilih pemula atau dikenal generasi Z. (NHF/RDM/RH)
BANJAR – Ratusan ASN dan Non ASN di sekitar kota Banjarbaru dan kabupaten Banjar, melakukan akad massal nasabah KPR subsidi, di salah satu komplek perumahan kawasan Matraman kabupaten Banjar, pada Jumat (25/8). Hadir langsung untuk menyaksikan akad massal ini, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Turut hadir pula perwakilan BP Tapera, Kepala Disperkim Provinsi Kalsel, Ketua DPD Real Estate Indonesia (REI) Kalsel, dan juga Komisaris Utama serta Dirut Bank Kalsel.
Gubernur Kalsel berfoto bersama ASN dan Non ASN yang sudah melakukan akad pembelian rumah subsidi
Dalam sambutannya usai menyaksikan akad massal, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) mengatakan, saat ini masih banyak masyarakat di Kalimantan Selatan yang belum memiliki rumah.
“Saya berharap pengembang dapat menawarkan rumah dengan harga murah, tapi tidak murahan. Sehingga tidak hanya ASN, tetapi Non ASN atau masyarakat biasa, juga dapat membeli rumah,” harapnya.
Menanggapi harapan Paman Birin ini, Ketua DPD REI Provinsi Kalsel, Ahyat Sarbini memastikan, bahwa pihaknya mendukung program pemerintah, menyediakan satu juta unit rumah.
“Kalo pak Jokowi menggaungkan progam satu juta rumah, maka REI Kalsel memberikan program satu juta rupiah terima kunci,” paparnya.
Selain itu, untuk memperingati hari jadi ke-73 provinsi Kalimantan Selatan tahun ini, pihaknya juga memberikan cashback 2 juta rupiah, untuk pembelian rumah di lokasi kegiatan akad massal di Matraman kabupaten Banjar.
Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Provinsi Kalsel, Mursyidah Aminy, akad massal yang dilakukan kali ini, merupakan tindak lanjut dari MoU tripartit yang dilakukan pada Agustus 2022 lalu. Yakni antara pemerintah provinsi Kalsel, BP Tapera dan DPD REI Kalsel.
“Penyediaan rumah, khususnya untuk ASN hingga Agustus ini sudah mencapai 600 unit lebih. Angka ini sudah melebihi target sebanyak 500 unit,” tutupnya.
Sebelum menyaksikan akad massal nasabah KPR subsidi, Paman Birin melakukan penanaman pohon di lokasi acara. Aksi ini merupakan bagian dari program satu pohon satu rumah, yang digaungkan Bank Kalsel untuk mendukung program Revolusi Hijau. (RIW/RDM/RH)
BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada Abdi Persada FM, pada Kamis (24/8) mengatakan, saat ini sedang dilakukan proses pembangunan pergantian jembatan di Jalan Padat Karya Kelurahan Sungai Andai Kecamatan Banjarmasin Utara, dimana jembatan itu merupakan penghubung antara Jalan Padat Karya dan Jalan Sungai Andai. Ia berharap dapat selesai tepat waktu.
“Selama ini menjadi prioritas yang dilewati, baik kalangan pelajar, warga sekitar, serta jamaah yang rutin ke majelis di Masjid Ar-Raudhah,” ucapnya
Wakil Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Bambang Yanto Permono
Disampaikan Bambang, sebelum dilakukan perbaikan, kondisi jembatan itu mengalami kerusakan. Seperti beberapa penyangga lantai mengalami patah, bahkan tidak bisa dilewati oleh angkutan dengan muatan 3 ton lebih.
“Pergantian jembatan sangatlah tepat dilakukan, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” jelasnya
Bambang menambahkan, selama dalam tahap pengerjaan pergantian jembatan, warga telah dialihkan ke jembatan alternatif, yang berada di Komplek Kayu Bulan, untuk memudahkan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati,” tutupnya
Para pekerja sedang melakukan pemasangan tiang pancang
Untuk diketahui, pergantian jembatan sungai andai dimulai kontraknya sejak 30 Mei 2023, dengan waktu pelaksanaan 180 hari kalender, dan menggunakan dana APBD 2023 sebesar Rp10 miliar lebih. (NHF/RDM/RH)
BANJARBARU – Forum Aksi Penyuluh Antikorupsi (Forum APIK) Kalsel Periode merupakan perpanjangan tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah yang menjadi agen perubahan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kalsel. Pada Rabu (23/8) Sore, Pemerintah Provinsi Kalsel resmi mengukuhkan Forum Aksi Penyuluh Antikorupsi (Forum APIK) Kalsel Periode 2023-2027.
Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel, Akhmad Fydayeen menyampaikan, pengukuhan Forum APIK Kalsel menjadi salah satu bukti komitmen dan dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel terhadap pencegahan dan pemberantasan korupsi.
Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel Ahmad Fydayeen
“Forum APIK Kalsel yang dikukuhkan merupakan perpanjangan tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di daerah yang dapat menjadi agen perubahan,” ungkap Fydayeen.
Ia menambahkan, melalui Forum APIK Kalsel dari nilai-nilai integritas, budaya antikorupsi dan bahaya korupsi dapat tersosialisasi dengan baik sampai ke tingkat masyarakat terkecil guna mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntabel serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengawasan pemerintahan dan pembangunan.
“Sehingga setiap program dan kegiatan yang direncanakan dapat diimplemantasikan secara efektif dan efisien serta menjadi manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat,” tutupnya.
Ditempat yang sama, Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Suvervisi KPK RI Uding Juharudin menyampaikan, keberadaan Forum APIK Kalsel akan menyuarakan anti korupsi di Kalsel, seperti memberikan penyuluhan, pendidikan anti korupsi, membangun kerjasama dan sinergi kepada siapa saja dalam membudayakan anti korupsi.
Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Suvervisi KPK RI Uding Juharudin
“Dari segi jumlah, Forum APIK Kalsel masih kurang tetapi sudah menambah jumlah secara nasional penyuluh anti korups di Indonesia,” ucap Juharudin.
Sementara itu, Ketua Forum APIK Kalsel, Mujiburahman mengatakan, Forum ini merupakan binaan dari KPK dan diperlukan peran dari masyarakat serta nilai-nilai pencegahan korupsi akan disalurkan kepada masyarakat di Kalsel.
“Subjek yang kami lakukan itu penyuluhan, baik kepada pemerintah daerah, instansi maupun lembaga dan sekarang sudah ada 21 orang yang tersebar di 13 Kabupaten/Kota dengan berbagai profesi dari akademisi, ASN dan lainnya,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)
BANJARBARU – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melaksanakan Rapat Koordinasi Verifikasi Monitoring Center For Prevention (MCP) berlangsung di ruang rapat Aberani Sulaiman, Rabu (23/8) sore. Rakor ini untuk memberikan pendampimgan kepada pemda guna membangun sistem pencegahan Korupsi.
Rapat Koordinasi Verifikasi Monitoring Center For Prevention (MCP) di Kalsel
Kepala Inspektorat Provinsi Kalsel Ahmad Fydayeen menyampaikan, pihaknya akan menargetkan nilai 90 untuk masuk sepuluh besar penilaian MCP dari seluruh provinsi di Indonesia.
“Masing-masing kabupaten Kota se-Kalsel ditargetkan dengan nilai 90 ditahun 2023. Ditahun sebelumnya nilai tertinggi Kabupaten Tanah Laut. Tapi ditahun ini masih belum tahu, karena saat ini sedang proses penginputan,” kata Fydayeen.
Ia mengungkapkan, untuk menaikkan nilai MCP se-Kalsel, pihaknya berkoordinasi bersama KPK RI dan Kemendagri, untuk memonitoring dan memverifikator Inspektorat se-Kalsel.
“MCP monitoringnya dari KPK dan verifikatornya dari Kemendagri, Inspektorat akan menilai SKPD diwilayahnya agar indikator MCP setiap Kabupaten-Kota dapat naik, ” lanjutnya.
Sesuai arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, adanya MCP dari KPK ini tentu kita sama-sama dalam rangka mencapai Good governance.
Sementara itu, Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Suvervisi KPK RI Uding Juharudin mengatakan, saat ini Kalsel punya capaian MCP yang cukup bagus. Dia mengungkapkan, pada tahun 2022 dari 13 Kab/kota dan 1 Provinsi Kalsel capaian MCP adalah 86 persen.
Kepala Satuan Tugas Koordinasi dan Suvervisi KPK RI Uding Juharudin
“Sekarang memang masih, pemenuhan bukti-bukti masih belum sempurna, kerena masih berproses. Baru akan dapat nilai apabila menyampaikan setiap triwulan, berarti 4 laporan. Capaian sekarang sekitar dibawah 50 an lah tapi angka itu belum final,” ucap Juharudin.
Ia menambahkan, dalam pengelolaan sistem MCP ini, pihaknya tidak sendiri. Namun bersama BPKP dan (Kemendagri). Dalam MCP KPK, ada 8 area intervensi kegiatan koordinasi supervisi dan pencegahan (korsupgah). 8 area itu meliputi, Perencanaan dan Penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan (Pelayanan Terpadu Satu Pintu), Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), Manajemen ASN, Optimalisasi Pajak Daerah, Manajemen Aset Daerah dan Tata Kelola Dana Desa. Rapat koordinasi MCP KPK. (MRF/RDM/RH)
BANJAR – Ribuan sepeda motor memenuhi lokasi finish Kirab Kemerdekaan Merah Putih ke-4 Kalimantan Selatan (Kalsel), di Kiram Park, Kabupaten Banjar, Kamis (24/8).
Dimulai dari Markas Korem 101/Antasari Banjarmasin, peserta kirab mencapai kurang lebih 5.000 peserta itu bukan hanya dari aparat TNI-Polri dan ASN Pemprov Kalsel, tetapi juga berbagai komunitas motor serta masyarakat sipil.
Menempuh jarak sekitar 50 kilometer, kirab dipimpin Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menggunakan motor trail didampingi Dandrem 101/Antasari Ari Aryanto.
Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyerukan semangat kemerdekaan kepada peserta. Ia juga mengajak masyarakat bekerjasama agar kesejahteraan bisa dirasakan semua pihak secara merata.
Gubernur Kalsel Sahbirin Noor saat memberi sambutan dalam acara Kirab Kemerdekaan, di Kiram Park, Kamis (24/8)
“Mari sama-sama kita berantas kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan,” serunya.
Sementara itu, Danrem 101/Antasari Ari Aryanto mengatakan, Kirab Kemerdekaan ini merupakan wujud kebersamaan aparat, pemerintah dan masyarakat.
“Semoga makna kirab ini bisa terasa seluruh masyarakat, bahwa persatuan dan kesatuan itu hal yang utama,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Ari juga mengajak masyarakat bersama-sama membangun bangsa khususnya demi pembangunan Kalsel yang lebih maju.
“Tentunya paling utama kesejahteraan masyarakat semakin meningkat,” tuturnya.
Salah satu anggota komunitas motor saat menampilkan aksi akrobat di acara Kirab Kemerdekaan
Kirab Kemerdekaan dirangkai dengan berbagai hiburan. Mulai dari pertunjukan musik, penampilan akrobat motor, aksi memanah sambil menunggang kuda dari TNI AU, hingga undian doorprize dengan hadiah utama sepeda motor. (SYA/RDM/RH)
BANJARMASIN – Tim Futsal Baldez dari Kota Banjarmasin berhasil menjuarai Festival Futsal Piala Paman Birin Tahun 2023.
Kemenangan tersebut diraih setelah pada babak final mengalahkan Tim Futsal Senyum dari Kota Banjarmasin, di GOR Hasanuddin HM, Kamis (24/8). Penyerahan hadiah oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah.
Kadispora Kalsel Hermansyah
“Kegiatan Futsal Piala Paman Birin telah selesai dilaksanakan. Yang berhasil dimenangkan oleh Tim Futsal Baldez dari Kota Banjarmasin,” Ungkap Hermansyah, kepada sejumlah wartawan.
Pada babak final tersebut, lanjutnya, dihasilkan para pemain yang berkualitas. Sehingga, diharapkan atlet futsal akan lahir dari Festival Futsal Piala Paman Birin ini.
“Dapat dilihat permainan Futsal yang dimainkan oleh kedua tim tersebut, benar benar bagus dan berkualitas,” ucap Hermansyah.
Sehingga, lanjutnya, Pemerintah Provinsi kalimantan Selatan akan terus melaksanakan kegiatan ini, pada tahun tahun selanjutnya.
Sementara itu, Festival Futsal Piala Paman Birin menjadi motivasi bagi para atlet untuk berlatih lebih giat lagi.
Demikian disampaikan Owner Tim Futsal Baldez Kota Banjarmasin Mustohir Arifin.
“Festival Futsal Piala Paman Birin yang digelar setiap tahun ini, menjadikan atlet atlet di Provinsi Kalimantan Selatan, semakin bersemangat dalam menghadapi kejuaraan tersebut,” ujarnya.
Owner Tim Futsal Baldez Musthohir Arifin
Mengingat, lanjut Mustohir, atlet atlet futsal tersebut dalam waktu dekat ini akan menghadapi Pertandingan Pra PON Futsal, yang digelar pada bulan Nopember 2023 mendatang.
“Kami berharap, kegiatan ini dapat terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, untuk pembinaan cabang olahraga Futsal,” tambahnya.
Pemenang Festival Futsal Piala Paman Birin Tahun 2023, Juara 1 diraih Tim Futsal Baldez dari Kota Banjarmasin, Juara 2 diraih Senyum FC dari Kota Banjarmasin, Juara 3 diraih Muthe dari Kotabaru, serta Juara 4 diraih Subaru. Top Score diraih Hasriyannor dari Tim Futsal Baldez, dan Best Player diraih Imam Anshari dari Tim Futsal Baldez. (SRI/RDM/RH)
TANAH BUMBU – Lomba menyanyi yang diselenggarakan selama tiga hari, mulai 21 – 23 Agustus 2023, di Kabupaten Kotabaru dan Tanah Bumbu, sukses digelar.
Kegiatan tersebut juga bertepatan dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke 73 dan HUT RI ke 78.
Penampilan peserta yang berhasil masuk 8 besar pada final lomba menyanyi dalam memeriahkan HUT Provinsi Kalsel ke 73
Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengungkapkan, turut memberikan apresiasi kepada peserta yang berhasil lolos ke final. Yang mana, ada delapan peserta telah berhasil memperlihatkan kepiawaiannya dalam mengasah vokal untuk bernyanyi.
“Kami selaku tim penyelenggara sangat berterima kasih kepada media pathner yang turut mendukung acara tersebut sehingga bisa terselenggaranya kegiatan ini, sebut saja Pemprov dalam hal ini Gubernur Paman Birin, DPRD, dan Bank Kalsel,” ujarnya, usai digelarnya final lomba menyanyi dalam rangkaian Hari Jadi (Harjad) Provinsi Kalsel ke 73, di Desa Sarigadung, Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Rabu (23/8) malam.
Pelaksanaan yang terinspirasi dari kegiatan lomba menyanyi ‘Satu Rasa Cinta’ dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Gedung Mahligai Banjarmasin itu pun berharap, pada rangkaian penyelenggaraan ini dapat memberikan semangat dalam membawa pengaruh besar terhadap pembangunan daerah.
“Semoga acara ini dapat dilaksanakan di kabupaten/kota di Kalsel. Tetapi, dengan adanya kegiatan ini dapat menyemarakkan HUT Provinsi Kalsel ke 73 yang gaungnya lebih luas lagi makanya acara tersebut digelar,” ungkap legislator Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu yang kerap disapa Paman Yani.
Selain itu, dirinya berpesan kepada peserta yang berhasil menyabet gelar juara I, II, III, harapan dan favorit dapat terus mengasah kemampuan mereka dalam mengembangkan bakat vokalnya untuk terus bernyanyi.
“Kita berharap acara ini juga dapat dilaksanakan di kabupaten/kota lain agar semarak ulang tahun di banua tercinta dapat dirasakan dengan penuh kegembiraan,” bebernya.
Sebelumnya, pada babak penyisihan di Kabupaten Kotabaru yang diselenggarakan di SMA Negeri 1 Kotabaru di Pulau Laut Sigam, Senin (21/8) malam. Dari 25 peserta yang besaing, panitia berhasil menyaring 4 peserta terbaik dengan menampilkan bakat menyanyinya kepada tiga juri berpengalaman dibidang tarik suara dan musik.
Pemenang final lomba menyanyi (kiri) juara I, II dan III yang ditetapkan melalui hasil ketetapan juri (kanan) dalam kemeriahan HUT ke 73 tahun Provinsi Kalsel
Tak tanggung-tanggung, peserta di Kotabaru ini tak hanya berasal dari kota. Melainkan juga diikuti dari peserta kepulauan.
“Patut disyukuri karena dimomen ke 73 ini dapat dimeriahkan oleh peserta yang sangat antusias mengikutinya,” jelas wakil rakyat yang duduk khusus menangani bidang ekonomi dan keuangan di rumah banjar itu.
Sementara di babak penyisihan lainnya, Selasa (22/8) malam, di Kabupaten Tanah Bumbu, yang digelar di halaman UPPD Batulicin. Terdapat 15 peserta juga berhasil terjaring 4 orang terbaik untuk mengikuti acara final lomba menyanyi.
“Semoga ini bisa terus diselenggarakan. Sehingga, makna Harjad banua kita bisa terus digelorakan,” tukasnya.
Untuk diketahui, penyelenggaraan yang digelar secara semarak tersebut juga menyediakan hadiah utama bagi pemenang berupa sepeda motor, umroh dan uang tunai puluhan juta rupiah. Serta penyerahan doorprize kepada 40 orang yang beruntung dari ribuan masyarakat yang turut hadir dalam memeriahkan kegiatan HUT Provinsi Kalsel ke 73. (RHS/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan kembali menggelar Job Fair di tahun 2023.
Suasana Job Fair di Banjarmasin (sumber google)
Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti menjelaskan pelaksanaan Job Fair ini akan dirangkai dengan kegiatan Kalsel Expo 2023 yang akan diselenggarakan mulai 30 Agustus – 3 September 2023 di lapangan Murdjani Banjarbaru.
Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti
“Hingga saat ini, sudah terdata lebih 30 perusahaan yang akan berpartisipasi dan menjadi fasilitator dalam kegiatan Job Fair tersebut dengan membuka sekitar seribu lowongan kerja,” katanya kepada wartawan, Rabu (23/8).
Ditambahkan Irfan, jumlah perusahaan dan lowongan kerja yang ada di Job Fair 2023 ini akan terus bertambah seiring dengan banyaknya respon beberapa perusahaan yang ingin ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Diharapkan melalui kegiatan ini bisa menjadi salah satu cara untuk menumbuhkan sektor ketenagakerjaan di Kalsel yang sebelumnya turun akibat pandemi COVID-19.
Sebelumnya, pada tahun 2021 dan 2022, pelaksanaan Job Fair diselenggarakan secara online atau daring. Mengingat masih dalam suasana pandemi COVID-19. Sementara pada tahun 2023 ini, akan digelar secara onsite.
Bagi perusahaan yang ingin menjadi fasilitator bisa mengakses laman https://bit.ly/bursakerjakalsel2023 , sedangkan untuk para pencari kerja yang ingin mendaftar jadi peserta bisa langsung mengakses laman https://bit.ly/siapkerjakalsel2023. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Kirab Kemerdekaan kembali digelar tahun ini, oleh pemerintah provinsi Kalimantan Selatan dan Korem 101/Antasari. Kegiatan ini menjadi agenda rutin memperingati HUT Kemerdekaan RI, dan tahun ini sudah memasuki tahun keempat. Tercatat lebih dari 5.000 peserta mengikuti Kirab Kemerdekaan, yang dimulai dari Makorem 101/Antasari di Banjarmasin, dan berakhir di Kiram Park kabupaten Banjar tersebut.
Gubernur Kalsel (tengah, mikropon) bersama Forkopimda Kalsel berfoto sebelum melepas Kirab Kemerdekaan
Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor bersama sejumlah unsur Forkopimda Provinsi, turut serta pada kirab kali ini, yang berlangsung pada Kamis (24/8). Diantaranya Ketua DPRD Provinsi, Danrem 101/Antasari, Danlanud Syamsudin Noor, Wakapolda dan Sekdaprov Kalsel. Mereka terlihat memakai baju bertemakan pejuang, berwarna coklat muda.
Sesaat sebelum mengibaskan bendera start tanda dimulainya kirab, Paman Birin (sapaan khas Gubernur Kalsel) meneriakkan kata merdeka, untuk memberikan semangat kepada para peserta.
“Salam perjuangan anak bangsa Republik Indonesia. Mari kita mulai Kirab Kemerdekaan ini. Merdeka!,” serunya.
Paman Birin juga berpesan, agar seluruh peserta berhati – hati selama di perjalanan, mematuhi aturan lalu lintas, dan tidak memacu kendaraan dalam kecepatan tinggi.
“Jika mengalami kendala, cukup menepi dan nanti ada tim mekanik yang membantu. Kita juga siapkan tim kesehatan jika mengalami masalah kesehatan,” tutupnya.
Pada Kirab Kemerdekaan ke-4 tahun 2023 ini, tidak hanya para pemotor yang ikut serta, namun juga goweser atau pengayuh sepeda. Mereka berangkat satu jam lebih dulu, dari rombongan Paman Birin serta ribuan pemotor lainnya.
Sementara para pemotor yang ikut Kirab Kemerdekaan kali ini, diantaranya berasal dari unsur TNI-Polri, SKPD lingkup pemerintah provinsi Kalimantan Selatan, HDCI dan IMBI Kalsel, serta ojek online dan masyarakat umum. (RIW/RDM/RH)