DPRD Banjarmasin Wacanakan Pengurusan Izin Bangunan Gedung Tidak Lagi Manual

BANJARMASIN – Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Izin Bangunan Gedung DPRD Banjarmasin, dalam pengurusannya menggunakan sistem elektronik.

Suasana Rapat Pansus Raperda Izin Bangunan Gedung (IBG) DPRD Banjarmasin

Hal itu disampaikan, Ketua Pansus Raperda Izin Bangunan Gedung DPRD Banjarmasin, Suyato, pada Selasa (29/8).

Suasana Rapat di ruang Paripurna DPRD Banjarmasin

Suyato menjelaskan, sebelumnya untuk pengurusan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) dilakukan secara manual, yaitu melalui Ketua RT dan pihak Kelurahan. Namun, setelah menerima masukan dari Kementerian Dalam Negeri, untuk dilakukan perubahan Peraturan dan judulnya menjadi Izin Bangunan Gedung (IBG), maka proses izin nanti secara elektronik.

“Dengan adanya perubahan perizinan ini, guna memudahkan masyarakat di lapangan,” jelasnya

Disampaikan Suyato, untuk peran Camat dimasing-masing lima Kecamatan, tetap akan mengetahui perizinan itu, dari pihak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banjarmasin, dalam rangka memberikan pengawasan di lapangan.

“Setelah disahkan Perda ini nanti, tentu diatur lagi melalui terbit Perwali,” ungkapnya

Lebih lanjut Suyato menambahkan, dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Izin Bangunan Gedung, juga mengatur klasifikasi bangunan untuk menentukan ketinggian gedung dan rumah di kota ini. Ia berharap, sebelum akhir tahun 2023, dapat dilakukan finalisasi.

“Dalam pembahasan kali ini dihadiri 4 Camat yaitu Camat Banjarmasin Barat, Camat Banjarmasin Tengah, Camat Banjarmasin Timur, dan Camat Banjarmasin Selatan. Sehingga, rapat berikutnya dapat dihadiri 5 Camat dan Satpol Banjarmasin,” tutupnya panjang lebar

Untuk diketahui, pembahasan Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah, tentang Izin Bangunan Gedung DPRD Banjarmasin, dipimpin Ketua Pansus Suyato, didampingi anggota Darma Sri Handayani, dihadiri perwakilan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banjarmasin, bertempat di ruang Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Bersama Bapanas, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah

BANJARBARU – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan berkolaborasi dengan Badan Pangan Nasional menggelar gerakan pangan murah di Halaman Kantor DPKP Banjarbaru. Kegiatan gerakan pangan murah ini dalam rangka memperingati hari jadi Provinsi Kalimantan selatan ke 73 dan HUT RI ke 78.

Usai mengunjungi kegiatan gerakan pangan murah, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel Syamsir Rahman menyampaikan, gerakan pangan murah ini digelar selama dua hari mulai tanggal 28-29 Agustus 2023. Tujuan kegiatan ini untuk membantu masyarakat Kalsel khususnya disekitar Banjarbaru untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga relatif murah dibandingkan harga di pasar.

“Sesuai dengan program yang diarahkan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor (Paman Birin), untuk membantu masyarakat kita dengan gerakan pangan murah,” ungkap Syamsir.

Syamsir melanjutkan, pada gerakan pangan murah ini pihaknya menjual 9 bahan pokok diantaranya yaitu beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, daging ayam ras, telur ayam ras, sayuran segar, nugget frozen food dan lainnya, sehingga masyarakat berpenghasilan ke bawah dapat membelinya.

“Jadi kita jual 9 kebutuhan bahan pokok dengan harga dibawah pasar,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga melakukan diskon kepada masyarakat yang membeli bahan pokok mulai dari diskon Rp1.000 – Rp5.000 setiap bahan pokok. Gerakan pangan murah ini juga merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, selain membantu masyarakat kurang mampu, juga dapat menurunkan angka inflasi di Kalsel.

“Kegiatan pangan murah ini sebagai salah satu upaya Pemprov dalam menurunkan angka inflasi. Apalagi angka inflasi kalsel sudah di bawah nasional,” tutup Syamsir. (MRF/RDM/RH)

Jelang Akhir Masa Jabatan Bupati, DPRD Katingan Konsultasi ke DPRD Kalsel

BANJARMASIN — Menjelang berakhirnya masa jabatan Bupati Katingan pada 24 September 2023 mendatang, DPRD Kabupaten Katingan, melakukan konsultasi dan koordinasi ke DPRD Provinsi Kalimantan Selatan.

Suasana Kunjungan DPRD Katingan ke DPRD Kalsel

Konsultasi dan koordinasi tersebut dalam rangka menindaklanjuti visi dan misi kepala daerah dalam Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang juga akan turut berakhir.

Hal itu disampaikan, Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Katingan, Nanang Suriansyah, kepada wartawan, usai pertemuan, Selasa (29/8).

“Konsultasi dan koordinasi ini terkait dengan pelaksanaan fungsi dan tugas DPRD dimana penekanan yang ingin kami ketahui karena kami akan menghadapi pembahasan KUA PPAS tahun 2024. Mengingat Kabupaten Katingan bahwa kepala daerahnya berakhir 24 September 2023 ini. Sehubungan dengan berakhirnya kepala daerah maka visi misi yang dituangkan dalam RPJMD selama 5 tahun itu juga berakhir. Keterkaitan dengan berakhirnya RPJMD maka kami akan melakukan pendalaman,” jelasnya.

Selain terkait menjelang habisnya masa jabatan Bupati, lanjut Nanang, pihaknya juga berkonsultasi tentang kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS). Pasalnya, DPRD Katingan akan melakukan pembahasan KUA-PPAS 2024 dengan mitra kerja dalam waktu dekat.

Dalam pertemuan tersebut, tidak hanya rombongan badan anggaran (Banggar) tetapi kunjungan ini juga mengikutsertakan anggota badan musyawarah (Banmus) DPRD Katingan. Hal ini dilakukan agar pembahasan rancangan APBD tahun 2024 bisa terlaksana sesuai jadwal.

Untuk diketahui, kedatangan rombongan DPRD Katingan disambut Jajaran Pejabat Sekretariat DPRD Kalsel. Pasalnya, seluruh anggota DPRD Kalsel terjadwal melakukan kunjungan kerja ke luar daerah. (NRH/RDM/RH)

Perpustakaan Kab/Kota di Kalsel Diharapkan Dapat Lakukan Pendataan Secara Mandiri

TABALONG – Perpustakaan yang ada di kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) diharapkan dapat melakukan pendataan berbasis wilayah secara mandiri.

Harapan itu disampaikan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel, Nurliani dibacakan oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Akhyar dalam sambutannya pada acara pembukaan Bimbingan Teknis Pendataan Perpustakaan di Kabupaten/Kota se Kalsel, Senin (28/8).

Suasana Bimtek Pendataan Perpustakaan di Kab/Kota se Kalsel di Kabupaten Tabalong

Dalam Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan disebutkan bahwa pemerintah di daerah, dalam hal ini Dispersip Kalsel memiliki kewenangan untuk mengatur, mengawasi dan mengevaluasi penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan di wilayah masing-masing.

Hal-hal yang perlu diatur, diawasi dan dievaluasi tersebut meliputi semua aspek penyelenggaraan dan pengelolaan perpustakaan, termasuk kegiatan pendataan semua jenis perpustakaan yang ada di Kalsel yang mengacu pada pendapatan berbasis wilayah yang dibuat oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia.

“Pendataan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan perpustakaan,” jelas Nurliani dalam siaran persnya, Selasa (28/8).

Oleh karena itu, lanjutnya, kegiatan bimbingan teknis pendataan ini harus terhubung secara online ke server jaringan Perpusnas agar data yang dimasukkan sesuai dengan format yang ada.

“Bimtek pendataan ini bertujuan untuk mengetahui secara nyata kondisi semua jenis Perpus yang ada di Kalsel dari semua aspek penyelenggaraan perpustakaan, termasuk juga untuk memudahkan dalam melakukan pembinaan perpustakaan yang ada,” terangnya

Diharapkan dengan adanya kegiatan Bimtek ini dapat menambah wawasan, pengetahuan dan keterampilan para pustakawan dan para pengelola perpustakaan dalam melakukan pendataan perpustakaan berbasis wilayah secara mandiri sehingga mampu memasukkan perpustakaannya masing-masing dengan benar.

Sementara, Kepala Dispersip Kabupaten Tabalong, Norhayati, mengungkapkan jumlah perpustakaan yang perlu dibina oleh Dispersip Kabupaten Tabalong sebanyak 496 Perpustakaan, mulai dari Perpustakaan Desa, Perpustakaan Kecamatan, Perpustakaaan Masyarakat, Perpustakaaan sekolah dan Perpustakaan Khusus.

Saat ini, data pelaporan perpustakaaan masih bersifat manual, sehingga kurang efisiensi dalam pengumpulan data di setiap wilayah Kabupaten Tabalong.

“Dari 496 Perpustakaan sebanyak 112 Perpustakaan yang memberikan data laporan perpustakaaan kepada Dispersip Tabalong,” tambahnya.

Ditambahkan Norhayati, data sangat penting untuk melakukan sebuah evaluasi dan kajian sebagai dasar dalam perencanaan. Selain itu, data juga dipergunakan sebagai bahan laporan perkembangan dan pertanggungjawaban aktivitas dalam bekerja. Begitu juga dengan perpustakaan bahwa data perpustakaan juga berpengaruh kepada Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat.

“Kami berharap kepada seluruh peserta Bimtek Pendataan Perpustakaan dapat mengikuti kegiatan ini dengan seksama sehingga data perpustakaan yang disampaikan dapat menaikkan nilai Indeks Pembangunan Literasi Masayarakat Kabupaten Tabalong,” pungkasnya. (DISPERSIP.KALSEL-NRH/RDM/RH)

Pendaftaran PPPK Dibuka 17 September 2023, 505 Formasi Tersedia Untuk Guru di Kalsel

BANJARBARU – Sebanyak 505 formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), diusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk mengisi kekosongan Jabatan Fungsional (JF) Guru pada tahun 2023.

Kepala Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Disdikbud Kalsel Fahrudinoor mengatakan, usulan tersebut telah disetujui Pemerintah Pusat dalam Rakor Pengusulan Kebutuhan PPPK JF Guru, di Surabaya, pada 24 Juni lalu.

Kepala Bidang PTK Disdikbud Kalsel, Fahrudinoor

“Sudah kita usulkan ke pusat untuk diakomodasi. Sementara untuk tahap seleksi masih menunggu informasi resmi dari BKD Kalsel,” katanya, Selasa (29/8).

Fahrudinoor menyebut, ada 66 JF yang disediakan untuk calon PPPK Guru tahun ini.

Formasi PPPK hanya dibuka untuk Guru atau Tenaga Pendidik. Sementara bagi Tenaga Kependidikan, lanjut Fahrudinoor, masih dalam proses penyusunan dari Kemendikbudristek terkait formasi apa saja yang akan dibutuhkan nantinya.

“Semoga formasi untuk Tenaga Kependidikan juga dibuka tahun ini. Karena rata-rata Dinas Pendidikan dari provinsi lain juga menginginkan hal ini,” ungkapnya.

Dalam Surat Edaran Badan Kepegawaian Negara (BKN) Nomor 7948/B-KS.04.1/SD/K/2023 yang diterbitkan pada 10 Agustus 2023, disebutkan, pendaftaran seleksi PPPK akan dimulai pada 17 September 2023.

Berdasarkan jadwal tersebut, pengumuman seleksi PPPK 2023 akan mulai diumumkan oleh masing-masing instansi pada 16 sampai 30 September 2023. (SYA/RDM/RH)

Korban Kebakaran Sebrang Masjid Jami Dapat Bantuan Dari Pemko Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin menyerahkan bantuan, untuk korban kebakaran, di kawasan Seberang Masjid Jami, Kelurahan Surgi Mufti.

Bantuan diserahkan oleh Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin Dolly Syahbana, Selasa (29/8).

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor pada saat menyerahkan bantuan

“Bantuan yang diserahkan ini untuk membantu warga yang sedang mendapatkan musibah kebakaran,” ungkap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

Dan, lanjutnya, diharapkan bantuan ini dapat mengurangi sedikit beban dari para korban tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Banjarmasin ini juga, meminta warga untuk dapat berhati hati terhadap musibah kebakaran, yang bisa saja terjadi di musim panas ini.

“Pada saat musim kemarau ini, Kota Banjarmasin tidak luput dari musibah kebakaran,” ujarnya.

Musibah kebakaran tersebut tetap melanda Kota Banjarmasin. Oleh karena itu, warga diminta untuk berhati hati dalam menjaga lingkungan rumah tinggal mereka.

“Pemerintah Kota Banjarmasin selalu mengajak warga untuk dapat melakukan pencegahan terhadap musibah kebakaran di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Bantuan yang diberikan berupa bantuan berupa bantuan paket sembako, peralatan dapur, uang tunai, serta lainnya.

Seperti diketahui, musibah kebakaran tersebut pada Jumat Malam lalu dengan korban 10 rumah mengalami kerusakan, dengan rusak berat sebanyak 8 rumah rusak total, 1 rumah rusak sedang, 1 rumah rusak ringan, yang dialami oleh 21 kepala keluarga, dengan jumlah jiwa sebanyak 55 jiwa. Sedangkan, penyebab kekabaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian, dan kerugian masih dalam perhitungan. (SRI/RDM/RH)

September, Dispersip Kalsel Bagikan Hadiah Puluhan Juta Bagi Pengunjung Perpustakaan Pierre Tendean

BANJARMASIN – Dalam rangka menyambut Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjungan Perpustakaan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) akan membagikan hadiah dengan total puluhan juta rupiah bagi para pengunjung.

Suasana Perpustakaan Pierre Tendean Banjarmasin

Pengundian dan pembagian hadiah sendiri nantinya akan difokuskan di Perpustakaan Piere Tendean, yang berlokasi di seberang Menara Pandang Kota Banjarmasin.

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie mengungkapkan, selain untuk memperingati Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjungan Perpustakaan, kegiatan ini merupakan salah satu upaya pihaknya untuk mempromosikan Perpustakan Piere Tendean.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani (tengah) didampingi jajarannya

“Rencananya bagi pemustaka yang datang, bisa langsung mendapat kesempatan untuk mengambil kupon undian, dan kita umumkan hari itu juga,” ungkapnya, baru-baru tadi.

Nurliani menambahkan, bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama satu bulan penuh, dengan total hadiah yang disiapkan sekitar Rp30 Juta.

“Untuk hadiah utamanya satu buah kulkas, yang akan diundi pada 14 September 2023,” jelasnya.

Untuk bisa mendapatkan undian ini, lanjut Nurliani, pengunjung yang datang harus mendaftarkan sebagai anggota perpustakan terlebih dahulu.

Cara mendaftarmya pun cukup mudah, pengunjung hanya perlu menyiapkan kartu identitas baik itu KTP atau SIM kepada petugas Perpustakaan Piere Tendean.

“Yang belum menjadi anggota bisa juga langsung mendaftar, dan akan mendapat kartu anggota. Apalagi prosesnya sangat mudah dan hanya perlu waktu beberapa menit,” ucapnya. (NRH/RDM/RH)

Sambut Hari Kemerdekaan RI, Bank Kalsel Gelar Fun Gowes

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) ke-78, Bank Kalsel melalui Komunitas Sepeda Bank Kalsel gelar Fun Gowes 78K bersama Manajemen yang dihadiri oleh Komisaris Utama, Hatmansyah, Komisaris, Rizal Akbar Sarupi, Komisaris Independen, Syahrituah Siregar, Direktur Utama, Fachrudin, Direktur Kepatuhan, IGK Prasetya, serta beberapa Kepala Divisi dan Kepala Cabang dan para pegawai Bank Kalsel ikut memeriahkan dalam kegiatan tersebut, pada Minggu (27/8).

Ditandai dengan pengibaran bendera start, para peserta mengayunkan sepedanya dari Kantor Pusat Bank Kalsel dengan rute dari Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura hingga kembali ke Banjarmasin, dengan total jarak yang ditempuh peserta adalah ± 78 km.

Selain itu, kegiatan ini juga tetap menerapkan protokol keselamatan, seperti pemberian jarak antar pesepeda dan patuh lalu lintas saat di perjalanan. Pitstop atau pemberhentian sementara ditentukan pada beberapa titik, mulai Rest Area Kota Citra Graha (KCG), KC Banjarbaru, KC Martapura dan Warung D’Jaring Teluk Selong Martapura hingga kembali ke Kantor Pusat Bank Kalsel.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh peserta yang merupakan Insan Bank Kalsel, yang turut serta memeriahkan perayaan Kemerdekaan RI ke-78 melalui Fun Gowes dengan total jarak tempuh ± 78 km.

“Syukur Alhamdulillah, Fun Gowes hari ini berjalan lancar, dengan tetap menjaga jarak dan keselamatan dalam bersepeda pada saat di perjalanan. Inisiasi mengadakan acara bersepeda ini sebagai ajang untuk menumbuhkan kegemaran berolahraga agar menjadi bagian gaya hidup sehat Insan Bank Kalsel. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai ajang silaturahmi antar pegawai dan manajemen Bank Kalsel”, pungkas Fachrudin. (ADV-RIW/RDM/RH)

Peringati HAN 2023, Gubernur Kalsel Wujudkan Daerah Layak Anak

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 39 tahun 2023, di Gedung Idham Chalid Setda Provinsi Kalsel, Senin (28/8). Dengan tema “Anak Terlindungi Indonesia Maju” dinilai sebagai bentuk penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa.

Peringatan HAN dihadiri langsung Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, bersama Ketua TP-PKK Provinsi Kalsel Raudatul Jannah, yang dikukuhkan langsung pada kegiatan tersebut, sebagai Bunda Forum Anak Daerah Kalsel.

Pada kegiatan tersebut pula, Gubernur yang akrab disapa Paman Birin pun mengajak ratusan anak-anak yang hadir untuk bernyanyi bersama-sama dengan riang gembira.

Dalam sambutannya Paman Birin menyampaikan, Pemprov Kalsel berkomitmen untuk terus mendorong terwujudnya kebijakan kabupaten/kota layak anak, agar terwujud provinsi layak anak, yang pada akhirnya akan mewujudkan Indonesia layak anak.

“Saya berpesan, agar seluruh lapisan masyarakat di Kalsel dapat mengutamakan hak anak, serta perlindungan dan kesempatan anak, agar anak dapat berkembang demi masa depan bangsa Indonesia, ” ungkap Paman Birin.
Hari anak merupakan hari istemewa bagi kita semua, hari anak memberikan kegembiraan yang dipancarkan dalam berbagai momen, dan dapat mengakomodir bakat dan kemampuan anak.

“Daerah yang layak bagi anak pada akhir nya menjadikan daerah tersebut layak bagi seluruh komponen masyakarat, seperti kebutuhan lingkungan kondusif untuk tumbuh kembang,” lanjut Paman Birin.

Pada peringatan HAN 2023, juga dirangkai dengan pelantikan bunda forum anak daerah dan penandatanganan perjanjian kerja sama antara DPPPAKB Provinsi Kalsel, Badan Narkotika Nasional, dan Ikatan Motor Indonesia Provinsi Kalsel tentang pemenuhan hak anak, perlindungan serta penanganan perempuan dan anak.

Bunda forum anak daerah tentunya dapat mengambil peran strategis dalam memberikan panduan dan arahan kepada forum anak, agar lebih meningkatkan potensi kemampuan anak-anak yang bergabung dalam forum anak maupun anak anak secara menyeluruh di Kalsel.

“Bunda forum anak daerah diharapkan akan mampu berperan dalam pelaksanaan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak, mampu menampung aspirasi dan suara anak, membimbing forum anak daerah dalam menyuarakan hak-hak anak serta menjalankan fungsi pelopor dan pelapor di Kalsel,” ucap Paman Birin.

Paman Birin menambahkan, di 2023, forum anak daerah Provinsi Kalsel berhasil memperoleh penghargaan sebagai forum anak terbaik di Indonesia tengah, pada penghargaan data forum anak (dafa) award 2023,” ujar Sahbirin.

Selanjutnya, di tahun 2023 ini, Kalsel terpilih sebagai provinsi layak anak (provila) dan menjadi satu-satunya provinsi penerima penghargaan ini di Pulau Kalimantan. Disamping itu untuk kabupaten/kota yang sudah memperoleh penghargaan kabupaten/kota layak anak, agar terus tingkatkan kualitas pemenuhan dan perlindungan anak.

“Tahun 2023 ini juga, forum anak daerah Provinsi Kalsel berhasil memperoleh penghargaan sebagai forum anak terbaik di Indonesia tengah, pada penghargaan data forum anak (dafa) award 2023,” tutup Paman Birin. (MRF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Warga Waspadai Cuaca Panas

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta seluruh lapisan masyarakat di kota ini, untuk terus mewaspadai cuaca panas dengan selalu menjaga kesehatan.

Kepada wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, pada Senin (28/8) mengatakan, saat ini telah terjadi peningkatan suhu panas khususnya di Kota Seribu Sungai, bahkan dalam satu bulan hanya satu kali saja hujan, ini artinya dinilai memasuki panas ekstrem.

“Kami minta terus menjaga kesehatan, diantaranya penyakit yang diwaspadai, ISPA dan Asma,” ucapnya

Disampaikan Matnor, masyarakat hendaklah kembali menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan banyak mengkonsumsi air putih, guna mencegah Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) serta Asma, akibat terjadi cuaca panas ekstrem, apalagi udara sekarang ini menimbulkan asap.

“Masker prioritas dipakai, kalau dalam perjalanan menggunakan kendaraan roda dua, kemudian konsumsi makanan bergizi dan seimbang, serta membiasakan minum air putih dua liter perharinya,” pintanya.

Lebih lanjut Matnor menambahkan, bagi warga yang mengalami Asma dan ISPA, hendaklah segera melakukan pemeriksaan ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat, untuk mencegah penyakit semakin parah.

“Warga harus segera berkonsultasi dengan dokter, terutama ke Puskesmas,” tutupnya.

Untuk diketahui, saat ini cuaca panas bukan hanya terjadi di kota seribu sungai, juga di seluruh kabupaten dan kota Kalimantan Selatan. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version