Dispersip Kalsel Kolaborasi Dengan Dispersip Banjarmasin Gelar Bimtek Pendataan Perpustakaan

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) berkolaborasi bersama Dispersip Kota Banjarmasin menggelar Bimbingan Teknis Pendataan Perpustakaan yang dilaksanakan di gedung Menara Pandang Banjarmasin, Rabu (27/9).

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani yang diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Perpustakaan, Wildan Akhyar mengatakan bimtek ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan terkait pendataan perpustakaan dan pembuatan laporan perkembangan perpustakaan.

Kabid Pelayanan dan Pembinaan Dispersip Kalsel, Wildan Akhyar (kiri) dan Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, M. Ikhsan Al-Haq (kanan)

“Melalui kegiatan ini, diharapkan akan semakin banyak perpustakaan yang ada di Kalsel memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) dan dapat mengisi data perpustakaan dengan benar,” jelasnya.

Wildan mengungkapkan pendataan ini sangat penting untuk menggambarkan kondisi yang ada di lapangan yang akan menjadi masukan untuk menetapkan kebijakan di level provinsi maupun nasional.

“Ada sekitar 1.978 perpustakaan yang sudah memiliki NPP dari 4.781 perpustakaan yang ada di Kalsel. Data ini sesuai dengan Aplikasi Pendataan Perpustakaan Berbasis Wilayah,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dispersip Kota Banjarmasin, Muhammad Ikhsan Al-Haq menjelaskan dari 498 perpustakaan yang ada di kota Banjarmasin, sebesar 50 persen atau 250 perpustakaan diantaranya sudah memiliki NPP. Menurutnya, ada beberapa kendala yang dihadapi dalam pendataan ini, diantaranya permasalahan sumber daya manusia.

“Seperti kekurangan jumlah pustakawan dan tidak ada petugas khusus perpustakaan yang mengelola perpustakaan, jadi sebagian dikerjakan oleh tenaga honorer,” ungkapnya.

Oleh karena itu, Ikhsan menyatakan bimbingan teknis pendataan perpustakaan ini sangat berarti agar ke depan perkembangan perpustakaan semakin baik.

“Melalui kegiatan ini diharapkan target semua perpustakaan di Banjarmasin memiliki NPP pada tahun 2025 mendatang bisa terealisasi,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Lagi, UPZ Bank Kalsel Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Banjarmasin

BANJARMASIN – Sebagai bentuk kepedulian sosial khususnya terhadap warga yang terdampak akibat kebakaran yang sering terjadi akhir-akhir ini, Bank Kalsel melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) kembali menyerahkan bantuan uang tunai sebesar Rp46 juta rupiah, kepada 23 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak akibat kebakaran di belakang Masjid Jami. Yakni warga Gang Syukuri dan Gang Suka Damai, Kelurahan Antasan Kecil Timur Kecamatan Banjarmasin Utara, pada Selasa (26/9).

Bantuan diserahkan Direktur UPZ Bank Kalsel, M. Fajri Muhtadi kepada Haris Fadillah selaku perwakilan warga yang terdampak, dengan disaksikan Ahmad Fakhrudy Lurah Antasan Kecil Timur dan Ketua RT setempat.

Ahmad Fakhrudy mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan UPZ Bank Kalsel kepada warganya, yang terkena musibah kebakaran pada Kamis malam pekan lalu.

“Saya mewakili warga yang terkena musibah kebakaran mengucapkan terima kasih kepada Bank Kalsel dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang telah menyalurkan bantuan uang tunai. Saya juga mengimbau warga agar memanfaatkan bantuan ini dengan sebaik mungkin, baik untuk menyewa rumah sementara atau membelikan beragam hal yang penting dan keperluan hidup sehari-hari,” ungkap Fakhrudy.

Pada kesempatan yang sama, Direktur UPZ Bank Kalsel, M Fajri Muhtadi mengungkapkan, bahwa bantuan yang disalurkan ini berasal dari zakat penghasilan pegawai Bank Kalsel yang dipotong setiap bulannya maupun sumbangan lainnya.

“Unit Pengumpul Zakat (UPZ) merupakan wadah untuk kami menyalurkan segala bentuk kepedulian di bidang pendidikan, kesehatan dan aktivitas sosial lainnya. Kali ini kami memberikan bantuan kepada warga Gang Syukuri dan Gang Suka Damai yang terkena musibah kebakaran. Berharap dengan bantuan yang diserahkan hari ini dapat digunakan sebagaimana mestinya dan semoga warga yang terdampak diberikan kesabaran dan ketabahan serta kita sama-sama berdoa agar tidak terjadi lagi musibah lainnya,” pungkas Fajri. (ADV-RIW/RDM/RH)

Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Sukses Gelar Lomba Maulid Habsyi

BANJARMASIN – Taman Budaya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, sukses menggelar Lomba Maulid Habsyi untuk Pelajar.

Kepada sejumlah wartawan, Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, setelah memberikan piala kepada para pemenang, pada Selasa (26/9) mengatakan, guna memberikan ruang kreativitas bagi kalangan peserta didik di Banua, pihaknya menggelar perdana Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar, selama satu hari dan telah berjalan sukses. Ia berupaya, kegiatan ini akan dilaksanakan kembali pada tahun 2024 mendatang.

Kepala UPTD Taman Budaya didampingi Kasi Promosi dan Dokumentasi Taman Budaya Disdikbud Kalsel, saat diwancara

“Lomba ini sangat tepat digelar karena masih dalam bulan Rabiul Awal Tahun Hijriyah,” ucapnya

Disampaikan Suharyanti, Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar ini, telah diikuti sebanyak 34 group yang tersebar di tiga belas Kabupaten dan Kota, satu group ada sekitar 10 hingga 15 orang, dengan dua kategori yaitu perempuan dan laki-laki. Selain itu ada satu group khusus yang mengikuti yaitu dari Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik Fajar Harapan.

“Kami apresiasi mereka turut serta tampil dan memiliki kreativitas,” jelasnya

Sementara itu, Kasi Promosi dan Dokumentasi Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Nita Aulia, menambahkan, Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar ini, ada tiga juri yang berkompeten dalam memberikan penilaian, yaitu Normansyah, M Husnul Yakin, dan Lita Ariani Thamrin. Kriteria penilaian ada tiga, vocal, musik dan adab syair.

“Untuk vokal diantaranya, keutuhan dan power suara, kesesuaian dan backing, kemudian musik, irama dasar, akurasi pukulan dan adab syair seperti keserasian busana, ekspresi serta penghayatan,” tutupnya

Foto bersama para pemenang Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar

Untuk diketahui, Lomba Maulid Habsyi Kategori Pelajar, terpilih Juara Pertama untuk Kategori Putra dari MA Darul Ilmi dengan nilai 824, dan Juara Pertama Kategori Putri dari MAN 3 Banjarmasin dengan Nilai 832, dan penampil dengan bertalenta khusus, dari Group Nurul Qolbi, Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Netra dan Fisik Fajar Harapan, yang bersekolah di Sekolah Luar Biasa (SLB) A Negeri 3 Martapura. (NHF/RDM/RH)

Pemko Banjarbaru Gelar Pekan Pelayanan KB Peringati Hari Kontrasepsi Sedunia

BANJARBARU – Pemerintah Kota Banjarbaru melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBPMPPA) Kota Banjarbaru menggelar pekan pelayanan KB dalam rangka hari kontrasepsi sedunia. Pekan pelayan KB tersebut diselenggarakan di Klinik Kasih Ibu Landasan Ulin Kota Banjarbaru, pada Selasa (26/9).

Kepala DPPKBPMPPA Kota Banjarbaru Sri Lailana menyampaikan, pekan pelayanan KB diharapkan, dapat memberikan pengetahuan kepada masyarakat, betapa pentingnya peran perencanaan sehat melalui KB, salah satunya yakni mempercepat penurunan stunting.

“Kami berharap banyak bahwa apa yang tergali selama ini bagian dari mitra kerja Pemerintah Kota Banjarbaru,” ungkap Sri.

Penggunaan KB, menurutnya mampu mencegah terjadinya stunting. Karena ibu mempunyai banyak waktu, energi, dan sumber daya untuk menyusui bayi yang dilahirkan dan fokus terhadap pengasuhan anak pada periode 1000 HPK. Tantangan dalam percepatan penurunan stunting adalah komitmen dan dukungan berkelanjutan dari pimpinan, pengetahuan dan pendidikan gizi, koordinasi dan integrasi intervensi gizi, kapasitas dan kualitas pelaksana program kegiatan sosialisasi stunting.

“Kami menargetkan pelaksanaan pelayanan KB di Kota Banjarbaru mencapai angka 5031. Oleh karena itu, kami meminta dukungan seluruh orang tua, baik ibu-ibu maupun para ayah, agar mendukung Program perencanaan sehat melalui KB, ” tutupnya.

Sementara itu, Ketua Pokja KBKR, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan Mahendra Prakosa menyampaikan, salah satu tujuan pekan pelayanan KB, yakni untuk meningkatkan MCPR, atau Prevelensi kontrasepsi modern, yang masih berada diangka 54,9 persen, secara nasional.

Ketua Pokja KBKR, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Selatan dr Mahendra Prakosa

“Alhamdulillah untuk angka MCPR di Kalsel itu 74,3 persen, dan untuk Kota Banjarbaru per Agustus 2023 sudah mencapai 65,4 persen, ” ucap dr Mahendra.
dr Mahendra menambahkan, angka MCPR Kalimantan Selatan menjadi yang tertinggi dibanding seluruh Daerah di Indonesia, dan hal ini menjadi suatu hal yang patut dibanggakan, mengingat tujuan pekan pelayanan KB salah satunya untuk meningkatkan angka MCPR.

“Tapi tentunya kila lihat dalam tujuan pekan pelayanan KB yakni selain meningkatkan MCPR, yakni pelayanan KB terhadap orang yang membutuhkan pelayanan KB,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

Kini di Banjarmasin Ada Rumah Kemasan

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin meresmikan Rumah Kemasan yang di kelola oleh Dinas Perdagangan dan Perindustrian setempat. Lokasinya ada di Komplek Meranti Kayutangi, Kecamatan Banjarmasin Utara, Selasa (26/9). Peresmian dilakukan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina meresmikan Rumah kemasan

“Peresmian Rumah Kemasan tersebut merupakan dari 20 program prioritas Pemerintah Kota Banjarmasin yang akhirnya bisa terwujud,” ungkap Ibnu, kepada sejumlah wartawan.

Menurut Ibnu, lokasi dari Rumah Kemasan ini strategis di kawasan Kayutangi dekat dengan pemukiman penduduk dan juga dengan kampus ULM. Sehingga, dapat mempermudah pelaku UMKM.

“Rumah kemasan ini dibuat untuk membantu pelaku UMKM yang ada di Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu.

Dengan adanya rumah kemasan ini pelaku UMKM akan mudah untuk membuat kemasan produk mereka tersebut.

“Jika ke Pulau Jawa sekali pembuatan dengan minimal order sampai 1.000 atau 10.000 pcs, sedang disini bisa dengan skala yang lebih kecil, bisa per 100 item,” ucap Ibnu.

Dengan adanya rumah kemasan ini, bisa membantu para pelaku UKM Banjarmasin untuk bisa bersaing, bukan hanya di tingkat lokal bahkan tingkat nasional.

“Dengan kemasan yang bagus, makanan produk tersebut naik kelas dengan menghadirkan produk-produk yang higienis,” ucapnya lagi.

Untuk diketahui, rumah kemasan milik Pemerintah Kota Banjarmasin ini dikelola Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin. Dilengkapi, dengan mesin kemasan sudah bagus, dan semua jenis untuk kemasan ada di lantai dasar (lantai 1) dan di lantai 2 dipergunakan untuk sosialisasi dn pelatihan.

Turut hadir pada Pembukaan tersebut, Ketua Dekranasda Siti Wasilah, Wakil Dekranasda Hardiyanti, Plh Disperdagin Noorsyahdi, Forkopimda, Sejumlah Kepala SKPD, Camat, Lurah serta masyarakat sekitar. (SRI/RDM/RH)

Meriahkan HUT TNI ke 78, Lanud Syamsudin Noor Gelar Bazar Murah Bantu Masyarakat

BANJARBARU – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Syamsudin Noor menggelar bazar murah dalam rangkaian peringatan HUT TNI ke 78. Kali ini dimeriahkan sebanyak 30 stand termasuk FKPPI Kalsel yang menjual berbagai kebutuhan bahan pokok (bapok).

Suasana bazar murah yang dilaksanakan di lanud TNI AU Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (26/9) pagi

Komandan Lanud Syamsudin Noor, Kolonel Pnb Vincentius Endy, mengungkapkan, sebagai bentuk pedulian TNI terhadap masyarakat, hal ini cukup beralasan melihat harga sejumlah kebutuhan bahan yang serba naik.

“Ini dalam rangkaian kegiatan dalam memeriahkan HUT TNI ke 78 yang tentunya bisa dirasakan masyarakat yang setidaknya dapat membantu perekonomian mereka saat sekarang ini,” ujarnya, kepada Abdi Persada FM, usai meninjau bazar murah di halaman kantor Lanud Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (26/9).

Kegiatan ini, harap dia, dapat membantu meringankan perekonomian masyarakat ditengah gempuran inflasi. Sejatinya, untuk memenuhi kebutuhan mereka.

“Peran FKPPI Kalsel juga sangat membantu di sini didukung dengan stand yang terlibat langsung,” ungkapnya.

Dari kemeriahan itu, ia menerangkan, sebanyak 30 stand turut berpartisipasi. Tak hanya, kebutuhan pokok saja. Keperluan lainnya seperti penukaran gas elpiji juga tersedia.

“Saya harapkan TNI bisa terus bersama dengan masyarakat. Bahkan, kegiatan TNI harus bisa dirasakan oleh rakyat sepenuhnya,” harapnya.

Sementara itu, Sekretaris HIPWI KB FKPPI Kalsel, Nawang Wijayati, menuturkan, dalam memeriahkan HUT TNI ke 78 di Lanud Syamsudin Noor, setidaknya FKPPI sudah tiga kali ikut berpartisipasi.

“Kami sangat berterima kasih kepada Lanud Syamsudin Noor yang sudah mengikutsertakan FKPPI Kalsel dalam kegiatan tersebut. Kita juga sudah terlibat 3 kali dalam kegiatan ini. Perlu diketahui, salah satu sayap dari FKPPI yakni HIPWI harus kita optimalkan,” jelasnya.

Dalam partisipasinya, FKPPI juga turut menjual paket sembako selama kegiatan bazar murah ini berlangsung, terdiri dari gula pasir dan minyak goreng. Alhasil, 780 paket yang disediakan ludes terjual dalam hitungan jam.

“Semoga ini bisa bermanfaat. Saya juga berharap, kami dari dari putra/putri TNI Polri memiliki manfaat dan semangat untuk terus berkontribusi kepada masyarakat secara luas khususnya di Kalsel,” pungkasnya.

Selain FKPPI Kalsel yang didampingi Bendahara PD XVI KB, Novita Tyasti, turut berpartisipasi PIA ARDHYA GARINI Cabang 11 Daerah II Lanud Syamsudin Noor. Serta dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Banjarbaru, Muriani, dan PT Pertamina Cabang Banjarmasin. (RHS/RDM/RH)

Paman Yani dan Keluarga Besar Sekenceng Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445H

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani, menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 Hijriah, di Tanah Bumbu, Senin (25/9) malam.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (tengah) khusyuk membaca shalawat pada peringatan Maulid Nabi Muhammad 1445H

Usai salat Isya, acara ini berlangsung khusyuk diiringi berbagai macam syair Maulid Habsyi, tanda kecintaan terhadap Nabi Muhammad SAW.

Puluhan warga dan Keluarga Besar Sekenceng memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1445 di Tanah Bumbu

Peringatan dihadiri oleh Keluarga Besar Sekenceng Kalsel, serta puluhan warga sekitar.

“Alhamdulillah kita sudah memasuki bulan Maulid. Malam ini kita peringati, dan keluarga besar Sekenceng Kalsel juga hadir. Seperti dari Banjarmasin, Martapura, Banua Anam dan Kotabaru. Ini tanda kekeluargaan kekerabatan kita,” tutur Paman Yani.

Melihat berkumpulnya keluarga besar Sekenceng Kalsel yang rela jauh-jauh datang ke Kabupaten Tanah Bumbu, legislator bidang keuangan dan ekonomi itu, mengapresiasi rasa kekeluargaan yang mereka miliki.

Paman Yani berharap kegiatan ini bisa memberi keberkahan kepada tamu yang datang khususnya keluarga besar Sekenceng Kalsel.

“Semoga kita semua bisa berkumpul kembali pada bulan Maulid tahun depan,” harap wakil rakyat Dapil VI Kotabaru dan Tanah Bumbu itu.

Nuansa kekeluargaan Sekenceng Kalsel semakin terasa kental. Lantaran peringatan Maulid juga dirangkai dengan doa dan tahlil kepada salah seorang anggota Sekenceng Kalsel yang telah wafat.

“Begitulah keluarga Sekenceng Kalsel ini, kekeluargaannya sangat kental sekali. Ini patut kita syukuri dan mudah-mudahan Sekenceng Kalsel akan terus seperti ini dan terus berjaya,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Diundang Presiden, Paman Birin Mendapat Apresiasi

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menjadi tamu kehormatan yang diundang secara khusus oleh Presiden RI, Joko Widodo, ke Istana Negara Jakarta, Senin (25/9).
Paman Birin diundang karena komitmen dan kepeduliannya terhadap perkembangan pers daerah dan nasional selama menjabat sebagai Gubernur Kalsel.
Gubernur penerima penghargaan Pena Mas dari PWI Pusat pada tahun 2021 lalu itu, menjadi satu-satunya kepala daerah yang diundang menyaksikan peresmian pembukaan Kongres Persatuan Wartawan Indonesia ke XXV tahun 2023 oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara.

Di hadapan Presiden Jokowi, Ketua PWI Pusat, Atas S Depari, menyampaikan bahwa Paman Birin memiliki kepedulian terhadap masyarakat pers di Kalsel dan nasional.

“Perlu Pak Presiden ketahui, Gubernur Kalsel Paman Birin adalah penerima penghargaan Pena Mas dari PWI atas kepedulian dan komitmennya terhadap masyarakat pers di Kalsel dan bahkan secara nasional,” kata Atal saat memberikan sambutan di depan presiden dan para Ketua PWI dari seluruh Indonesia.

Untuk diketahui, di masa kepemimpinan Paman Birin, Kalsel menjadi tuan rumah Hari Pers Nasional. Paman Birin juga terus mendorong penguatan kompetensi wartawan melalui pelaksanaan uji kompetensi wartawan yang didukung oleh Pemprov Kalsel.
Presiden Joko Widodo dalam sambutannya mengingatkan agar pers jangan hanya mengejar berita sensasional yang asal viral. “Pers harus berbeda dengan citizen journalism. Pers jangan hanya mengejar asal viral dan sensasional. Apalagi di tahun politik, pers harus bisa memegang teguh kode etik. Itulah yang membedakan pers dengan citizen journalism,” kata Presiden Jokowi yang didampingi Menteri Kominfo dan Sekretaris Kabinet.

Menanggapi pesan Presiden Jokowi, Paman Birin mengatakan bahwa sebagai gubernur dirinya selalu menganggap pers sebagai mitra dalam membangun daerah.
“Pers itu adalah teman yang baik, karena selalu mengingatkan untuk bekerja dalam koridor aturan. Baik Pemprov Kalsel dan teman-teman pers berjalan sinergi untuk membangun banua sesuai peran masing-masing,” kata Paman Birin.

Ia juga berharap agar pers di daerah berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa dengan memberikan informasi yang sesuai kode etik. “Seperti diingatkan Pak Presiden, pegang teguh kode etik, karena itu adalah ruh bagi jurnalis dalam menjalankan tugasnya secara profesional,” tutupnya. (PWI.Kalsel/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Bahas Transportasi Konektivitas Jalur Darat dan Sungai

BANJARMASIN – Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Transportasi, tengah membahas Konektivitas Jalur Darat dan Sungai.

Kepada wartawan, Ketua Pansus Raperda Penyelenggaraan Transportasi, DPRD Banjarmasin, Afrizaldi, baru-baru tadi menjelaskan, sejak zaman dahulu jalur transportasi di Kota Banjarmasin dikenal melalui sungai, dalam bentuk jual beli. Namun, seiring kemajuan teknologi, bertambahnya penduduk, beralih ke daratan, dengan dibahas payung hukum ini untuk menghidupkan kembali transportasi di Sungai.

“Kami ingin tercipta konektivitas transportasi baik di jalur darat dan sungai,” ucapnya

Disampaikan Afrizaldi, poin penting dalam pembahasan, untuk menjadikan masa depan transportasi, agar lebih terarah dan tertata lagi, karena luasnya kota seribu sungai. Ia berharap, dapat mengantisipasi sejak dini terjadinya kemacetan di setiap ruas jalan dalam kurun waktu 10 hingga 20 tahun ke depan.

“Banjarmasin ini luasnya sekitar 98 kilometer persegi, tetapi sebagai kota yang sangat padat dan sibuk, maka harus memiliki jalur transportasi terencana,” jelasnya

Lebih lanjut Afrizaldi menambahkan, dengan tercipta konektivitas transportasi di darat dan sungai secara berkelanjutan, guna memajukan kota seribu sungai, yang sering dikunjungi oleh para wisatawan tidak hanya Nusantara juga dari Mancanegara.

“Kita ingin beberapa dermaga, dapat terjalin konektivitas pelayanan transportasi,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Resmi Buka Pelatihan PKA Angkatan Ke 5 dan 6 2023

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan resmi membuka Pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan ke 5 dan 6 tahun 2023. Pembukaan PKA tersebut, dilaksanakan di Aula Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimatan Selatan, pada Senin (25/9).

Mewakili Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, Asisen Bidang Pemerintahan dan Kesra Setdaprov Kalsel Nurul Fajar Desira menyampaikan, bahwa pihaknya mengapresiasi Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Provinsi Kalimatan Selatan, atas terselenggaranya pelatihan kepemimpinan administrator (PKA) angkatan ke 5 dan 6 tahun 2023. Melalui pelatihan kepemimpinan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kemampuan, kapasitas, dan kompetensi teknis,manajerial,serta kepemimpinan para pejabat administrator di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pemerintah memerlukan pejabat administrator yang mampu mengemban tanggung jawab pemimpin, pelaksanaan program pembangunan, serta mengelola administrasi Pemerintahan selaras dengan peraturan pemerintah nomor 11 tahun 2017,” ungkap Fajar.

Peserta PKA angkatan ke 5 dan 6 tahun 2023

Pejabat administrator harus dapat menjamin akuntabilitas jabatannya, untuk memimpin pelaksanaan seluruh kegiatan yang sudah direncanakan dengan baik dan efisien, sesuai standar operasional prosedur dalam rangka peningkatan kinerja secara berkesinambungan.

“Inilah amanah yang diemban oleh para peserta diklat yang nantinya akan menentukan keberlangsungan unit organisasi baik itu dalam hal peningkatan kinerja unit organisasi,maupun dalam memberikan pelayanan publik yang berkualitas bagi masyarakat,” lanjut Fajar.

Fajar menambahkan, saat ini paradigma para pejabat administrator harus mampu menetapkan arah dan tujuan serta memetakan bagi jalannya birokrasi dalam hal pelayanan yang terintegrasi.

“Pejabat administrator harus mampu memiliki orientasi yang baik, dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan memiliki jiwa kepemimpinan yang ada,” ucap Fajar.

Penting menurutnya, agar para peserta diklat dapat berperan aktif mengikuti pelatihan kepemimpinan administrator (PKA), dengan harapan tidak hanya untuk menambah pengetahuan dan keterampilan, tetapi dapat menambah kompetensi kepemimpinan. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version