Bisnis Coffe Shop di Kalsel Mulai Dongkrak Ekonomi dan Buka Lapangan Pekerjaan

BANJARBARU – Bisnis coffe shop di Kalsel mulai bertumbuh baik. Tak hanya ditujukan bagi pecinta kopi, melainkan juga berdampak positif terhadap luasnya lapangan pekerjaan hingga membaiknya ekonomi di banua.

Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setdaprov Kalsel, Suparmi, menyebut, dengan keberadaan ini tentu dapat menunjang efektivitas dalam peningkatan kualitas perekonomian masyarakat.

“Tentu ini mampu menunjungan kesejahteraan masyarakat sekaligus dapat mendongkrak ekonomi kita di banua,” dalam isi sambutan Gubernur Kalsel yang dibacakannya pada gelaran acara syukuran dan sekaligus opening Coffe Uncle B, di area Food Court Hotel Batung Batulis, Banjarbaru, Selasa (10/10).

Ditambah lagi, kata dia, kontribusi dari bisnis ini mampu menunjang pendapatan daerah. Terlebih, menurutnya, mampu membuka lapangan kerja secara luas.

Suasana opening Uncle B Coffe di Hotel Batung Batulis di Banjarbaru dihadiri sejumlah instansi/lembaga

“Juga dapat membantu program pembangunan dan layanan publik di daerah. Termasuk dapat mendorong pengusaha atau pun pelaku usaha untuk terus tumbuh dan berkembang,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur PT Bangun Banua, Bayu Budjang, mengungkapkan, keberadaan adanya kafe yang bediri di lokasi bisnis perusahaan milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan itu tentu bisa mendorong pertumbuhan angka pengunjung untuk dapat tertarik menginap di Hotel Batung Batulis Banjarbaru.

“Tentu kita sangat mendukung adanya potensi ini. Justru, UMKM yang seperti ini turut mendorong untuk orang datang dan mengetahui lebih jauh terkait Hotel Batung Batulis,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Owner Uncle B Coffe, Henny, menyampaikan, dipilihnya Hotel Batung Batulis sebagai lokasi bisnis kafe yang identik lebih mengenalkan kopi lokal ini tujuannya juga untuk membantu mendongkrak angka pengunjung agar bisa menginap.

“Yang jelas membantu. Serta lokasinya juga strategis di pusat kota dan akses jalan raya ini bisa lebih mengenalkan kopi lokal agar tak kalah bersaing dengan kopi lainnya,” ucapnya. (RHS/RDM/APR)

Bantu Penanganan Karhutla, Paman Birin: Terima Kasih Pemerintah Pusat

Jakarta – Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor atau Paman Birin, memberikan apresiasi dan penghargaan tinggi terhadap peran nyata pemerintah pusat dalam membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerahnya dan provinsi lain di Indonesia.

Terima kasih itu diutarakan Paman Birin dalam paparan tertulisnya yang disampaikan Sekdaprov Kalsel Roy Rizali Anwar, saat menghadiri Rakor Khusus Peningkatan Upaya Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2023 , di Kantor Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup RI, Jakarta, pada Senin (9/10).

Dituliskan Gubernur Kalsel, respon cepat BNPB, Kementerian LHK terhadap usulan Kalsel terkait pentingnya bantuan heli water bombing, heli Patroli dan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC ) atau hujan buatan. Selain juga kerja keras segenap komponen masyarakat sangat membantu dalam penanganan karhutla dan masalah kekeringan.

Sekdaprov Kalsel saat menghadiri rakor khusus karhutla di Jakarta

“Saat ini kabut asap di Kalsel akibat karhutla selama sepekan terakhir terlihat berkurang dan semoga terus berkurang,” tulisnya.

Menurut Paman Birin, dalam menanggulangi permasalahan Karhutla di Kalsel, sangat dibantu TNI/ POLRI, petugas Kementerian KLK di daerah, para relawan dan petugas pemadam gabungan dari unsur masyarakat.

“Penanganan Karhutla perlu pemantapan koordinasi melibatkan semua pihak, baik pemerintah pusat , provinsi, kabupaten/kota, swasta dan segenap komponen,” tekannya.

Kawasan objek vital perekonomian seperti wilayah bandara internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, hingga hari ini tetap menjadi fokus utama.

Pemprov Kalsel juga bersinergi dengan BNPB dengan mengusulkan bantuan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) , heli water bombing dan heli patroli. Termasuk dengan Badan Riset Inovasi Nasional juga Badan Restorasi Gambut dan KLH.

Paman Birin menjelaskan, upaya atau langkah langkah penanganan karhutla di daerahnya selain pengoptimalan satgas darat dan udara, membangun infrastruktur juga merangkul lembaga lembaga lain yang turut berkontribusi termasuk perguruan tinggi.

Gubernur Kalsel juga menginisiasi aksi kemanusiaan seperti pembagian masker, distribusi air bersih ke pelosok terdampak kekeringan, pemeriksaan kesehatan dan pemberian vitamin gratis dengan mengerahkan SKPD SKPD.

Hal sama juga dilakukan pemerintah kabupaten/ kota se Kalimantan Selatan.

Sementara itu Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD dalam arahannya memberikan apresiasi langkah langkah strategis yang telah dilakukan Provinsi Kalsel.

Mahfud juga mengapresiasi upaya dan kerja keras daerah lain dalam menanggulangi karhutla, kabut asap dan kekeringan.

Suasana rakor khusus karhutla di Jakarta

Menkopolhukam dalam arahannya menyampaikan pesan penting antara lain, daerah perlu lebih memperkokoh komitmen dalam upaya menangani masalah karhutla dengan cara memantapkan atau. mempertajam program program pencegahan dan penanggulangan karhutla.

Kepala daerah diminta terus memonitor kondisi terkini karhutla dengan mencermati data data BMKG

Masifkan patroli rutin gabungan bersama komponen . Tegas dalam penegakan hukum dalam penanganan karhutla.

”Jika di daerah karhutla nya meningkat dan memberikan dampak bagi aktivitas atau perekonomian maka jangan ragu untuk menaikan status ke tanggap darurat serta penyediaan alokasi anggaran BTT,” tekan Mahfud.

Rakor khusus peningkatan penanggulangan karhutla selain dihadiri pimpinan lembaga terkait tingkat pusat juga dihadiri Pangdam VI Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan,
Kapolda Kalsel Irjen Pol Andi Rian Djajadi dan Danrem 101/Antasari, Brigjend TNI Ari Aryanto. (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Tumbuhkan Semangat Kenali Pejuang, Museum Wasaka Kalsel Kembali Gelar Lomba Mading 3D

BANJARMASIN – Guna menumbuhkan semangat apresiasi serta minat dalam upaya mengenal kembali sejarah perjuangan para pejuang di Kalimantan Selatan, Museum Wasaka dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, kembali menggelar Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi untuk kategori pelajar.

Suasana pembukaan Lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3D, di halaman Museum Wasaka Kalsel Banjarmasin

Kepada wartawan, Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, Arry Risfansyah, pada Senin (9/10) mengatakan, lomba ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Tahun ini khusus sekolah yang berhasil menjadi juara terbaik satu, dua dan tiga hingga juara harapan, ditujukan agar lebih mengenal lagi tentang Revolusi Fisik di Kalsel.

Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Disdikbud Kalsel, Arry Risfansyah

“Kegiatan ini menggunakan Dana Alokasi Khusus BOP non fisik selama tiga hari mulai tanggal 9 hingga 11 Oktober 2023,” ucapnya

Arry menjelaskan, sebelum digelar lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi kategori pelajar ini, pihaknya memberikan sosialisasi kepada para peserta dari 16 Sekolah baik SMA/SMK di Banjarmasin, pada Kamis 5 Oktober tadi. Masing-masing sekolah diikuti 9 peserta didik, dan satu guru pendamping, yang disampaikan oleh tiga Narasumber sekaligus sebagai juri, yaitu Wajidi, Budi Kurniawan dan M Syahriel M Noor.

“Kami ingin peserta lomba ini dapat menambah wawasan dan pengetahuan, karena temanya tentang Revolusi Fisik di Kalsel,” ungkap Arry

Sementara itu, salah seorang Juri, Wajidi mengatakan, ada empat kategori penilaian yang diberikan oleh tiga juri untuk lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi kategori pelajar yaitu kreativitas dan keunikan, isi kesesuaian dengan tema tentang Revolusi Fisik Kalimantan Selatan, tata bahasa, kebersihan, kerapian, dan keindahan, serta presentasi dari masing-masing perwakilan kelompok.

“Lomba ini dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kemajuan dan kebudayaan di Banua,” tutupnya.

Untuk diketahui, lomba Edukatif Kultural Museum Mading 3 Dimensi ini ibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, yang diwakili Kasi Cagar Budaya dan Permuseuman, Arry Risfansyah, bersama Jajaran Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel yang bertempat di halaman Museum Wasaka Jalan Kampung Kenanga Kelurahan Sungai Jingah Kecamatan Banjarmasin Utara, Senin (9/10). (NHF/RDM/RH)

Dapat Laporan Sungai Mengering, Paman Birin Bagikan Air Bersih ke Empat Desa

BANJAR – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor kembali membagikan air bersih kepada warga yang membutuhkan. Mengenakan rompi hitam dan peci, Paman Birin (sapaan khas Gubernur) memegang selang dari tangki mobil berisi air bersih, untuk dibagikan kepada masyarakat.

Adapun desa di Kabupaten Banjar yang terdampak kekeringan dan yang dibagikan air bersih, adalah desa Sindang Jaya, Karya Makmur, Sumber Sari dan Galam Rabah.

Penyaluran air bersih oleh SKPD lingkup Pemprov Kalsel

Seluruh bantuan air bersih berkumpul terlebih dahulu di halaman Kantor Gubernur Kalsel di Banjarbaru di sela apel pagi, Senin (9/10) pagi. Kemudian, rombongan yang membawa tandon air, meluncur dipimpin langsung Paman Birin.

Penyaluran air bersih oleh SKPD lingkup Pemprov Kalsel

Gubernur Kalsel Paman Birin mengaku, dirinya menerima laporan bahwa ada 4 desa yang kekurangan air bahkan sungainya pun mengering.

“Kita mendapat informasi kemarin habis Maghrib, ada 4 desa di daerah kabupaten Banjar kekurangan air bersih, bahkan sungainya mengering. Untuk itu kita hari ini langsung bergerak kesana membantu masyarakat,” katanya.

Paman Birin menegaskan, saat ibu pihaknya juga terus berjuang untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Bahkan, Paman Birin tak ingin Presiden Joko Widodo datang ke Banua hanya karena kebakaran hutan dan lahan seperti beberapa tahun sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sindang Jaya, Abdul Wahab mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih dari Paman Birin.

“Alhamdulillah hari ini mendapatkan air bersih dari Paman Birin, kami isi ke tandon-tandon, dengan bantuan ini persediaan air kami cukup untuk seminggu,” katanya.

Menurutnya, desa Sindang Jaya Kecamatan Cinta Puri, saat dihuni 300 warga, dan belum mendapat layanan PDAM. Dikatakannya, selama ini masyarakat harus membeli air bersih dengan harga 8 ribu per galon.

Dirinya berharap, musim kemarau segera berakhir agar mereka tak lagi kekurangan air bersih. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

PC PMII Berkolaborasi Dengan Pemerintah Untuk Membangun Banjarmasin

BANJARMASIN – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Banjarmasin masa khidmat 2024, yang baru dilantik akan terus berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin, untuk membangun Banjarmasin.

Ketua PC PMII Kota Banjarmasin yang baru dilantik Alfiannor Effendy mengatakan, bahwa program yang akan dijalankan masih tidak jauh dengan pengurus terdahulu, dimana akan mempolakan pengkaderan dan tetap berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjarmasin dari segi aspek lingkungan maupun pendidikan.

Ketua PC PMII Kota Banjarmasin Alfiannor Effendy

“PC PMII Kota Banjarmasin turut serta membangun Kota Banjarmasin,” ungkap Alfiannor, kepada sejumlah wartawan, pada akhir pekan tadi.

Selain itu, lanjutnya, PC PMII melihat masalah sosial di Kota Banjarmasin masih belum merata.

“PC PMII Kota Banjarmasin turut serta untuk membantu pemerintah dalam mengatasi masalah sosial tersebut,” ujarnya lagi.

Alfiannor berharap, kedepan PC PMII Kota Banjarmasin dapat lebih maju lagi, bersama dengan pengurus yang baru dilantik ini.

Dalam kesempatan tersebut, Alfiannor juga mengungkapkan rencana kerja mereka, membangun Rumah Belajar Pergerakan.

“Rumah Belajar Pergerakan ini dibangun, untuk anak anak yang belum sempat menempuh pendidikan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Akibat masalah sosial yang masih belum merata di Kota Banjarmasin.

“Dalam membangun Rumah Belajar Pengerakan tersebut, kami meminta dukungan dari Pemerintah Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Selain itu, PC PMII Kota Banjarmasin akan membantu Pemerintah dalam hal pengkaderan pemuda pemuda yang potensial.

“Pengkaderan pemuda di PC PMII Kota Banjarmasin terus dilakukan,” ucap Alfiannor.

Seperti diketahui, Pelantikan PC PMII Kota Banjarmasin dilaksanakan pada akhir pekan tadi. Dilakukan oleh Wasekjen PB PMII Bidang Penatataan Kota Ramli Jauhari dan disaksikan langsung oleh Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor. (SRI/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Fasilitasi KIM Kemuning Banjarbaru Pada Ajang KIM Festival 2023 di Surabaya

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel akan mengirimkan satu Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) untuk mengikuti Festival Nasional KIM 2023 di Kota Surabaya pada tanggal 27-28 Oktober mendatang.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhammad Muslim melalui Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media Diskominfo Kalsel Erlinda Puspita Ningrum menyampaikan, sebelumnya pihaknya telah melakukan seleksi internal. dimana hasil dari seleksi tersebut KIM Kemuning Mandiri Kota Banjarbaru terpilih untuk mewakili Provinsi Kalsel.

Kepala Seksi Kemitraan dan Hubungan Media Diskominfo Kalsel Erlinda Puspita Ningrum

“Jadi Pemerintah Provinsi Kalsel bekerjasama Pemerintah Kota Banjarbaru, akan bersama-sama membantu KIM Kemuning Mandiri mengikuti kompetisi pada Festival KIM Nasional tersebut,” kata Puspa, baru-baru tadi.

Ada tiga tema yang dikategorikan oleh pihak Kementerian Kominfo RI, yakni KIM yang bergerak di bidang UMKM, KIM bidang pariwisata, dan KIM bidang pertanian. 

Produk UMKM Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Banjarbaru

Pada kegiatan tersebut, KIM Kemuning Mandiri Banjarbaru akan melakukan sesi presentasi dan wawancara, kemudian menampilkan video profil, dan membuat stand pameran. 

“Untuk KIM Kemuning Banjarbaru sendiri fokusnya ke UMKM, namun ini bisa kita tambahkan dengan pariwisata karena KIM Kemuning Mandiri Banjarbaru ini juga aktif dalam giat promosi Geopark Meratus yang menjadi potensi pariwisata di Kalsel,” ucap Puspa.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan akan benar-benar mempersiapkan KIM Kemuning Banjarbaru untuk mengenal program-program pemerintah pusat. KIM sendiri merupakan mitra pemerintah yang memiliki tugas utama untuk mendesiminasikan kebijakan ataupun program pemerintah kepada masyarakat, untuk itu, PR kita harus bisa menyiapkan mereka dengan sebaik mungkin sesuai dengan tugas pokoknya. 

“KIM Kemuning Banjarbaru juga akan mengikuti lomba cerdas cermat yang berkaitan dengan program atau kebijakan pemerintah baik pusat atau daerah, ” tutup Puspa. (MRF/RDM/RH)

Gelar South Borneo Expo 2023 di Surabaya, BI dan Pemprov Kalsel Promosikan Potensi Banua

JAWA TIMUR – Berbagai risiko dan tantangan yang menyertai perekonomian perlu direspons dengan tepat. Salah satu caranya adalah dengan mendorong sumber – sumber pertumbuhan ekonomi baru seperti UMKM, pariwisata, dan investasi.

Pemikiran itu melandasi sinergi antara Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel untuk menggelar “South Borneo Expo 2023” di salah satu hotel berbintang di Surabaya, dari 6 – 8 Oktober 2023.

Membuka rangkaian kegiatan pada Sabtu (7/10), Kepala Perwakilan BI Kalsel Wahyu Pratomo mengatakan, tema yang diangkat pada kegiatan ini adalah ‘Mendorong Pertumbuhan Kalsel yang Inklusif dan Berkelanjutan Melalui Pengembangan Sektor Perdagangan, Pariwisata, dan Investasi’.

“Pada intinya South Borneo Expo 2023 memiliki tiga agenda besar. Pertama, pameran perdagangan berupa showcasing produk UMKM unggulan. Kedua, promosi pariwisata, termasuk Geopark Meratus, agar wisatawan luar Kalsel tertarik berwisata di Kalsel,” tutur Wahyu.

Ketiga, lanjut Wahyu, temu investor berupa presentasi Investment Projects Ready to Offer (IPRO) kepada para calon investor yang dirangkaikan dengan kegiatan business matching antara pelaku UMKM dengan agregator.

“Oleh karena itu, lokasi kegiatan sengaja kami pilih di Surabaya sebagai upaya mendekatkan diri kepada pembeli, wisatawan, dan investor potensial dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Banua,” kata Wahyu.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan, yang diwakili Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemrov Kalsel, Suparmi berharap lewat South Borneo Expo 2023,  para pengunjung akan lebih mengetahui produk-produk UMKM unggulan khas Kalsel yang memiliki ciri khas tersendiri, unik, dan menarik.

“Oleh sebab itu, Pemprov Kalsel juga terus fokus pada upaya transformasi ekonomi dari sektor primer menuju sektor ekonomi berbasis nilai tambah atau hilirisasi, khususnya melalui pengembangan UMKM dan pariwisata,” kata Suparmi.

Suparmi juga berpesan agar seluruh pihak dapat memanfaatkan kegiatan ini untuk membangun kemitraan di antara sesama pelaku usaha dan investor, meningkatkan kepercayaan konsumen pada produk yang ditawarkan, dan terus berinovasi serta berkolaborasi agar produk yang dijual lebih variatif dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

South Borneo Expo 2023 juga dihadiri berbagai stakeholders terkait, mulai dari Ketua Dekranasda Provinsi Kalsel, pimpinan SKPD Pemprov Kalsel, Pimpinan Bank Kalsel, Pimpinan asosiasi perdagangan dan pariwisata Kalsel dan Jatim, hingga pelaku usaha, agregator, dan investor.

Dalam waktu dekat, kegiatan South Borneo Expo 2023 akan dilanjutkan dengan Pamor Borneo 2023 di Banjarmasin pada November 2023 yang fokus kegiatannya tetap pada upaya mendorong pertumbuhan ekonomi Kalsel yang inklusif dan berkelanjutan melalui pengembangan sektor perdagangan, pariwisata, dan investasi. (BIKalsel-RIW/RDM/RH)

Blusukan ke Desa Gunung Besar, Paman Yani Ingatkan Pentingnya Jaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Muhammad Yani Helmi terus mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perbedaan suku, ras dan agama.

Satu diantaranya yakni melalui kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Desa Gunung Besar, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Jumat (6/10).

Menurut politisi akrab dengan sapaan Paman Yani, DPRD Kalsel memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat tentang bagaimana menjaga keamanan bangsa ini.

“Kalau bicara keamanan tentu sangat luas, di Kalsel sendiri diketahui bahwa kehidupan homogen, perbedaan suku ras agama memang banyak disini, bahkan di Desa ini juga tergabung dari berbagai suku,” ujar Paman Yani.

Keberagaman itulah menurut legislator Daerah Pemilihan (Dapil) VI Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu, jangan sampai rusak oleh suatu hal yang kecil.

“Misal Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang baru-baru tadi digelar serempak seluruh Kabupaten/Kota. Nah ini saya mengingatkan semangat persatuan dan harus kita junjung tinggi, kita eratkan barisan untuk mencegah radikalisme,” tutur Paman Yani.

Politisi bidang keuangan dan ekonomi itu menilai, oknum radikalisme sangat mudah menghasut dan merusak persatuan bangsa. Sebabnya, semangat persatuan dan kesatuan harus dijaga mulai dari level tapak seperti RT dan Desa.

Jelang Pemilu dan Pilkada 2024 nanti, dia terus mengingatkan, agar seluruh masyarakat khususnya di Desa Gunung Besar untuk tak mudah tersulut emosi apabila memiliki perbedaan pilihan.

“Siapa saja pemimpinnya boleh. Asal jangan sampai terkontak-kotak dengan adanya kepentingan politik. Semangat persatuan harus kita dorong agar kehidupan berbangsa dan bernegara dalam rangka membangun negeri ini bisa berjalan baik dan lancar. Tentu saja Pancasila sebagai ideologi dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai batang tubuhnya. Sehingga kita bisa hidup damai apapun sukunya agamanya dan rasnya yang terpenting bisa hidup rukun dan damai,” imbuh Paman Yani.

Sementara itu, Kassubid Fasilitasi Kelembagaan Pemerintahan Perwakilan dan Partai Politik Badan Kesbangpol Kalsel, Harry Widhiyatmoko, menyampaikan, tugas dalam menjaga persatuan dan kesatuan tak hanya dari Pemerintah Daerah (Pemda) saja, melainkan, seluruh unsur masyarakat harus ikut berpartisipasi.

“Harapannya sosialisasi tersebut dapat menciptakan masyarakat yang berkualitas, cinta tanah air dan rasa partiotisme. Kemudian, dapat membentengi diri agar paham-paham yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila mampu ditangkal maksimal,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, tokoh masyarakat Desa Gunung Besar, Syuhada, menilai sosialisasi yang diberikan kepada masyarakat khususnya di Desa mereka tentu sangat bermanfaat. Apalagi, jelang pemilu 2024 penangkalnya adalah penguatan dalam menjaga persatuan hingga toleransi.

“Baru kali ini ada anggota legislatif yaitu Paman Yani yang mau hadir langsung mensosialisasikan ini. Tentu, tahun politik saat ini sangat sensitif sekali dengan adanya kegiatan tersebut sangat bermanfaat baik dan kami sangat terbantu,” ungkapnya. (SYA/RDM/RH)

Raperda Pajak dan Retribusi Daerah Tengah Disusun, Paman Yani : Masyarakat Perlu Mengetahui Ini

TANAH BUMBU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah menyusun Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang pajak dan retribusi daerah, agar manfaat hasilnya bisa dirasakan oleh masyarakat.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi, mengatakan Raperda itu masih dalam tahap pembahasan dan akan dirapatkan kembali bersama Pemprov Kalsel, untuk selanjutnya bisa disahkan oleh Pemerintah Pusat.

“Perda baru nanti akan ada porsi (tarif) yang kita naikkan dan ada pula porsi yang kita turunkan supaya seimbang. Memang ini menyangkut keinginan orang banyak, sehingga bisa mengakomodir masyarakat,” ujar Paman Yani (sapaan akrab), usai menggelar sosialisasi Ranperda tentang pajak dan retribusi daerah, di RT 12 Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, Senin (2/10).

Meski masih dalam tahap rancangan, menurut Paman Yani, masyarakat perlu mengetahui tentang perubahan Perda ini.

Apalagi, Ranperda ini menyangkut tentang pajak dan retribusi yang notabene kewajiban setiap lapisan masyarakat.

“Kita harus mensosialisasikan ini ke masyarakat, agar mereka mengetahui kemana uang yang mereka bayarkan selama ini. Seperti untuk membangun jalan, infrastruktur dan lainnya demi kesejahteraan masyarakat,” tutur Paman Yani.

Sosialisasi yang kerap dilakukan Wakil Rakyat Daerah Pemilihan (Dapil) VI meliputi Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru itu, terbukti memicu semangat masyarakat untuk membangun daerah melalui taat pajak.

Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, mengatakan capaian realisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) mereka hingga triwulan ketiga (Januari-September) tahun 2023 sudah mencapai 81 persen. Jauh dari target yang diberikan pada periode tersebut sebesar 65 persen.

“Saya rasa tingkat kesadaran warga di Tanah Bumbu terhadap wajib pajak sudah semakin tinggi. Tentunya ini tidak terlepas dari program penghapusan denda yang diberikan Pemprov Kalsel pada HUT Kalsel kemarin ditambah sosialisasi tentang pajak yang terus disampaikan Paman Yani ke masyarakat,” ungkapnya.

Indra mengaku sangat mengapresiasi upaya Paman Yani, dalam mensosialisasikan wajib pajak dengan terjun langsung ke masyarakat.

“Apa yang beliau lakukan jelas jadi pemicu semangat kami untuk lebih mendongkrak pendapatan melalui hasil pajak. Karena pajak itu dari rakyat dan juga untuk rakyat,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Gerakan Pangan Murah Terus Dilaksanakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Selatan, kembali melaksanakan gerakan pangan murah yang ditujukan untuk memenuhi kebuhanan pangan masyarakat yang dapat dibeli dengan harga yang relatif murah dibandingkan harga pasar. Kegiatan yang dilaksanakan di halaman kantor dinas pertanian dan ketahanan pangan pada Jum’at (6/10) ini, mendapat apresiasi langsung dari masyarakat, yang mendapatkan manfaat dari kegiatan pangan murah ini.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalsel Syamsir Rahman menyampaikan, Gerakan pangan murah bertujuan untuk membantu masyarakat Kalimantan Selatan, terlebih masyarakat kurang mampu, untuk mendapatkan bahan pokok dengan harga yang relatif murah, dibandingkan dengan harga di pasaran.

“Gerakan pangan murah yang merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, diharapkan dapat membantu puluhan masyarakat untuk mendapatkan pangan murah,” ungkap Syamsir Rahman.

Gerakan pangan murah yang merupakan kolaborasi bersama Badan Pangan Nasional tersebut, menjual berbagai macam bahan kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar. Diantaranya yakni bawang merah dan bawang putih, beras, telur, kecap, serta kebutuhan rumah tangga lainnya. Selain itu, pangan murah juga menjual berbagai aneka ragam makanan dan minuman produksi UMKM banua.

“Pada gerakan pangan murah, Dinas PKP Provinsi Kalsel menjual 9 bahan pokok yaitu beras, gula, minyak goreng, bawang merah, bawang putih, daging ayam ras, telur ayam ras, sayuran segar, nugget frozen food dan lainnya,” ujar Syamsir Rahman.

Gerakan pangan murah juga merupakan inisiatif langsung dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, selain membantu masyarakat kurang mampu, juga dapat menurunkan angka inflasi di Kalsel.

“Kegiatan pangan murah ini sebagai salah satu upaya Pemprov dalam menurunkan angka inflasi. Apalagi angka inflasi kalsel sudah di bawah nasional,” tutup Syamsir. (MRF/RDM/RH)

Exit mobile version