18 Juli 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Tanbu Jadi Sentral Industri Hilirisasi Ikan Gabus Kalsel

1 min read

Albumin dihasilkan dari ekstrak ikan gabus yang bermanfaat bagi kesehatan

BANJARBARU – Pengelolaan industri hilirisasi Ikan Gabus dalam skala besar di Kalimantan Selatan (Kalsel), telah ditindaklanjuti oleh Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM). Lokasi pengelolaan dipusatkan di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kalsel, Endri, menilai Kabupaten Tanbu sangat cocok dijadikan sebagai sentral industri tersebut, karena termasuk dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

Kepala DPMPTSP Kalsel, Endri

“Otomatis jika ditempatkan disana biaya produksi mungkin sedikit, karena untuk distribusi bisa melalui jalur laut. Dan memang kawasan tersebut betul-betul ingin dijadikan kawasan industri,” jelasnya, Kamis (14/12).

Rencana pembangunan kawasan industri ikan gabus itu, lanjut Endri, saat ini tengah dalam proses kajian Investment Project Ready to Over (I-PRO) dari BKPM.

“Kajiannya diprediksi selesai pada penghujung Desember nanti,” terangnya.

Endri mengungkapkan, kawasan tersebut rencananya memiliki luasan sekitar 100 hektrar. Didalamnya terdapat beberapa zona. Diantaranya pembibitan, penangkaran dan pengolahan.

“Tetapi nanti bukan cuma untuk pembibitan dan penangkara, tetapi berfokus pada hilirisasinya. Seperti kolagen dan albumin,” ucapnya.

Endri menilai, permintaan terhadap hasil olahan ikan gabus memang sangat tinggi, bahkan beriorentasi ekspor. Sebabnya, meski sentral industri ikan gabus dipusatkan di Tanah Bumbu, pihaknya juga tetap meminta suplai tambahan dari pembudidaya di daerah lain seperti Kandangan dan Barabai.

“Mungkin mereka akan membantu suplai kesana, karena permintaan cukup tinggi,” tuturnya.

Endri mengaku setelah proses kajian selesai, industri hilirisasi ikan gabus bisa dipromosikan kepada calon investor.

“Kita juga tentunya akan melakukan pengawasan terhadap investasi yang ada di Kalsel. Termasuk pengawasan potensi industri hilirisasi lain,” tutup Endri. (SYA/NRH/RH)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.