Pelatihan Bela Negara Menwa Suryanata Kalsel 2023 Resmi Berakhir

BANJARBARU – Bertempat di Rindam VI/Mulawarman, telah dilaksanakan penutupan pelatihan bela negara, bagi resimen mahasiswa suryanata Kalsel tahun 2023. Penutupan tersebut juga dirangkai dengan kegiatan pembukaan pelatihan Kursus Kader Pelaksana Nasional (SUSKALAKNAS) Rindam VI/Mulawarman Banjarbaru, Selasa (28/11).

Resimen mahasiswa (Menwa) yang telah melaksanakan pelatihan bela negara diharapkan dapat mengamalkan ilmu ilmu yang didapat, untuk kesatuan Negara Indonesia.

Dalam sambutan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang dibacakan Danrindam VI/Mulawarman, Kolonel Inf Robby Suryadi, disampaikan bahwa Kegiatan pelatihan bela negara bukan hanya sebagai momentum bagi mahasiswa, tetapi menjadi bukti nyata untuk memperkuat dan menjaga kedaulatan negara. Kegiatan pelatihan bela negara sangat penting sebagai sarana pengembangan kapasitas dan kesiapan anggota resimen mahasiswa, untuk membentuk karakter, disiplin, dan keterampilan yang akan menjadi modal berharga bagi para mahasiswa penerus bangsa.

“Mudah-mudahan menwa dapat mengamalkan pembentukan karakter di kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Selaras dengan pelatihan bela negara, pelatihan Kursus Kader Pelaksana Nasional (SUSKALAKNAS), tahun 2023 yang baru saja dilaksanakan, diharapkan dapat membentuk kader kader resimen mahawiswa (MENWA) yang memiliki sikap disiplin, mental, pengetahuan dan keterampilan.

“Pelatihan SUSKALAKNAS bertujuan, untuk membentuk kader kader resimen mahawiswa (MENWA) yang memiliki sikap disiplin, mental, pengetahuan dan keterampilan,” lanjutnya.

Menwa tidak hanya dituntut untuk menambah pengetahuan, skill dan pengalaman. Namun juga untuk membentuk disiplin, keberanian, sikap dan mental. (MRF/RDM

Pameran Temporer ke Empat Tahun 2023, Muslam Kalsel Angkat Tema Muatan Lokal

BANJARBARU – Museum Lambung Mangkurat Kalsel kembali menggelar pameran temporer untuk keempat kalinya tahun 2023. Tema yang diusung tentang pendidikan muatan lokal.

Pameran dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel melalui Kabid Kebudayaan Raudati Hildayati, pada Selasa (28/11). Hadir pada kegiatan ratusan pelajar SMK 3 Banjarmasjn sekaligus para guru pendamping.

“Kami menyambut baik upaya museum menampilkan muatan lokal dalam materi pameran pada hari ini. Semoga mendorong semangat peserta didik untuk terus mencintai dengan seruan ayo belajar muatan lokal di Museum Lambung Mangkurat Kalsel,” seru Hildayati

Kabid Kebudayaan Disdikbud Kalsel Raudati Hildayati (tengah) saat memotong tali bunga tanda pembukaan pameran

Menurut Hildayati , museum didirikan untuk kepentingan pelestarian sejarah peradaban. Selain itu juga dalam rangka pembinaan serta sebagai sarana pendidikan dan kebudayaan.

“Museum juga merupakan salah satu tempat belajar,” kata Hildayati.

Museum yang erat kaitannya dengan pendidikan generasi muda saat ini adalah muatan lokal. Berdasarkan Permendikbud no 79 Tahun 2014 muatan lokal adalah kajian atau mata pelajaran pada satuan pendidikan yang berisi muatan dan proses pembelajaran tentang potensi dan keunikan dan keunikan lokal.

“Hal ini dimaksudkan agar peserta didik terbentuk pengalamaannya terhadap keunggulan dan kearifan di tempat daerah dia tinggal,” ungkapnya.

Muatan Lokal di Kalsel, lanjut Hildayati, meliputi bahan kajian, bahasa dan sastra Banjar. Ragam kesenian budaya daerah Banjar bisa dilihat langsung melalui koleksi benda budaya yang dimiliki Museum Lambung Mangkurat Kalsel.

“Jadi museum ini bisa  menjadi alternatif peraga dalam proses belajar mengajar di sekolah dalam mata pelajaran muatan lokal,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Museum Lambung Mangkurat Kalsel Muhammad Taufik Akbar, mengaku bersyukur bisa melaksanakan pameran temporer ke empat tahun 2023.

“Mudah-mudahan apa yang kami tampilkan dalam pameran ini bisa menambah ilmu tentang budaya khususnya muatan lokal bagi pelajar yang datang,” harap Taufik.(SYA)

Waspadai Penyakit di Musim Pancaroba, Ini Tips Direktur RSD Idaman Banjarbaru

BANJARBARU – Potensi hujan dan cuaca ekstrem dalam masa peralihan musim kemarau ke hujan (pancaroba) seperti yang terjadi di wilayah Banjarbaru saat ini, kerap mendatangkan berbagai jenis penyakit. Mulai dari demam berdarah, batu pilek, hingga serangan asma.

Direktur Rumah Sakit Daerah (RSD) Idaman Kota Banjarbaru, dr. Danny Indrawardhana, memberikan tips untuk terhindar dari berbagai penyakit tersebut. Salah satu yang utama ialah menjaga daya tahan tubuh.

“Pada prinsipnya tentu harus menjaga daya tahan tubuh. Diimbangi juga dengan makanan yang sehat dan kalau perlu mengkonsumsi vitamin,” ucapnya, Selasa (28/11).

Selain itu masyarakat juga diimbau untuk menyediakan waktu istirahat yang cukup serta banyak meminum air putih. Sebab diterangkannya, apabila daya tahan tubuh menurun maka virus atau penyakit akan cepat masuk.

Diakui Danny, untuk di RSD Idaman Banjarbaru sendiri saat ini memang terjadi peningkatan pasien yang mengalami gangguan pernafasan pasca memasuki peralihan musim. Kendati demikian, ia memastikan situasi tersebut masih sangat terkontrol.

“Memang ada peningkatan terkait keluhan pernafasan di Instalasi Gawat Darurat. Namun ini masih terkontrol. Kami juga mengingatkan agar masyarakat yang mengalami gangguan pernafasan segera gunakan masker,” ucapnya.

Lantas, apa yang harus dilakukan apabila sudah mengalami gejala penyakit? Dalam hal ini Danny menyarankan untuk lebih dulu melakukan pengecekan kesehatan di fasilitas Kesehatan terdekat, baik itu puskemas maupun klinik.
Namun ia mengingatkan apabila gejala tersebut semakin parah dan tidak kunjung sembuh, ia menyarakankan untuk segera berobat di RSD Idaman Banjarbaru. Apalagi saat ini RSD Idaman digawangi oleh banyak dokter spesialis yang tentunya sangat kompenten dan profesional.

“Kalau gangguan pernafasan ini sudah semakin parah, tolong jangan dibiarkan. Karena akan berpotensi radang paru. Kami imbau untuk segera melakukan pengobatan,” tuntasnya. (RSDI.BJB-RDM)

Pemprov Kalsel Komitmen Terus Dukung dan Majukan Pendidikan Diniyah Takmiliyah di Banua

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, mengapresiasi atas dilaksanakannya musyawarah wilayah ke-3, Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah Kalimantan Selatan. Forum yang dilaksanakan di Gedung Islamic Center Anang Jazuli Semman, pada Senin (27/11) ini, dihadiri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, yang diwakili Staff Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Setdaprov Kalsel Husnul Khatimah.

Husnul menyampaikan, Diniyah Takmiliyah memiliki peran penting, dalam membentuk karakter dan moral para penerus bangsa. pendidikan agama yang bersumber dari nilai-nilai keagamaan dan kebenaran, adalah pondasi utama dalam membentuk generasi yang berkualitas.

“Dengan dilaksanakannya musyawarah ini, dapat semakin memperkokoh tekad dan semangat, dalam merumuskan langkah-langkah strategis, agar keberadaan DPW FKDT kalsel, semakin maju dan berkembang kedepannya,” ungkap Husnul.

Ia melanjutkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, berkomitmen terus mendukung dan memajukan pendidikan, diniyah takmiliyah yang ada di wilayah Kalimantan Selatan. Program-program pembinaan dan pemberdayaan guru-guru di berbagai lembaga pendidikan agama, harus terus di tingkatkan. Sebab, guru yang berkualitas, akan menjadi kunci keberhasilan dalam mentransfer nilai-nilai agama kepada peserta didik. oleh karena itu, pelatihan dan pendampingan bagi guru-guru Diniyah Takmiliyah, akan menjadi prioritas Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pengembangan kurikulum pendidikan Diniyah Takmiliyah menjadi perhatian serius bagi Provinsi Kalsel. kurikulum yang relevan dan responsif terhadap perkembangan zaman akan memberikan daya tarik tersendiri bagi peserta didik,” tutup Husnul. (MRF/RDM/APR)

Pemprov Kalsel keluarkan Surat Edaran Kesiapsiagaan Hadapi Potensi Bencana 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar apel kesiapsiagaan, dalam penanganan banjir, angin puting beliung, dan tanah longsor (Batingsor) di lapangan Institut Agama Islam Darussalam Martapura, Senin (27/11), yang dipimpin langsung oleh Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.

Gubernur menyampaikan, kegiatan apel merupakan bagian penting dari langkah antisipatif dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana yang kemungkinan terjadi saat ini. Melalui apel kesiapsiagaan, diharapkan dapat meningkatkan koordinasi dan sinergitas yang baik, antar unsur Pemerintah, TNI, Polri, BUMN, BUMD, Organisasi Kemasyarakatan, hingga para relawan.

“Dalam menghadapi risiko bencana kita tidak boleh lengah, dan harus berada dalam keadaan waspada yang tinggi,” ungkap Sahbirin Noor.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, telah mengeluarkan surat edaran gubernur, terkait antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, tahun 2024. Berdasarkan proyeksi dari BMKG, puncak musim hujan di Kalimantan Selatan diperkirakan, terjadi pada januari 2024 mendatang. Menghadapi periode peralihan musim ini, diperlukan adanya peningkatan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang merayap, mulai dari hujan lebat hingga angin kencang atau puting beliung.

“Saya menekankan pentingnya partisipasi aktif, kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak dalam upaya pencegahan, kesiapsiagaan, dan penanganan bencana di Kalimantan Selatan,” lanjut Sahbirin Noor.

Mengenai kesiapsiagaan dan upaya antisipasi menghadapi risiko bencana di penghujung tahun ini dan juga di awal tahun depan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sedang dan terus menjalin koordinasi dengan Pemerintah kabupaten/kota. Beberapa upaya tersebut seperti pemetaan wilayah yang dipandang rentan terhadap bencana, perumusan skenario kontijensi dan evakuasi, pembentukan tim siaga bencana, serta pengaktifan posko penanganan bencana.

“Dengan berbekal personil dan relawan yang terlatih, peralatan dan logistik yang memadai, serta koordinasi lintas sektoral yang kuat, saya yakin kita mampu meminimalkan dampak buruk dari bencana alam,” tutup Paman Birin (sapaan akrabnya)

Sementara itu, Kepala BPBD Kalsel Suria Fadliansyah menyampaikan, kegiatan ini merupakan langkah antisipasi dari sisi petugas hingga peralatan untuk siaga menghadapi banjir, puting beliung dan tanah longsor.

“BPBD Kalssl telah membuat peta rawan bencana dan berkoordinasi dengan kabupaten kota untuk kesiapsiagaan jika terjadi bencana, ” ungkapnya.

Ia melanjutkan, BPBD Kalsel sudah siap siaga dengan stake holder terkait sesuai arahan dari Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, jika terjadi bencana, bisa dengan cepat menangani dengan efektif dan efisien. (MRF/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN SETUJUI RAPERDA APBD 2024 JADI PERDA

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif bersama Pemerintah Kota telah menyetujui, Raperda APBD 2024 menjadi Perda, melalui Rapat Paripurna yang digelar pada akhir pekan tadi.

Hal itu disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali, kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi.

Matnor menjelaskan, pada APBD tahun 2024 mendatang, telah disahkan sebesar Rp2,6 Triliun. Jumlah itu naik dari tahun sebelumnya sebesar Rp2,5 Triliun. Namun, kenaikan ini terjadi defisit sekitar Rp125 Miliar, yaitu setelah TAPD berkoordinasi untuk dilakukan pemangkasan anggaran beberapa program SKPD dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.

Suasana Rapat Paripurna

“Sebelumnya hampir Rp400 Miliar, tetapi disepakati dipangkas dengan pertimbangan dan tidak mengesampingkan program, kegiatan pokok dan dasar serta belanja wajib di SKPD,” ucapnya

Disampaikan Matnor, defisit anggaran yang terjadi, dapat diatasi oleh Pemerintah Kota Banjarmasin. Dimana, bisa tertutupi oleh adanya Silpa, dan SKPD penghasil PAD dapat bekerja lebih maksimal lagi dalam mencapai target. Terkait program kesehatan, infrastruktur, dan pendidikan tetap diprioritaskan.

“Kami berharap, APBD ini mampu direalisasikan guna meningkatkan pencapaian pembangunan warga seribu sungai,” pintanya

Lebih lanjut Matnor menambahkan, selain pengesahan APBD 2024, pihaknya juga mensahkan empat buah Raperda menjadi Perda, yaitu penetapan Pajak dan Retribusi Daerah, Pemberdayaan dan Perlindungan Lanjut Usia, Fasilitasi Penyelenggaran Pesantren dan Pengembangan Budaya Literasi.

“Rapur juga menyetuju Program Pembentukan Perda (Propemperda) tahun 2024,” tutup Matnor.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna, di pimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, didampingi Wakilnya Matnor Ali, dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin, Arifin Noor, Sekda Banjarmasin, Ikhsan Budiman, kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna pada Jumat (24/11) petang. (NHF/ RDM/APR)

DISPORA KALSEL GELAR PELATIHAN PEMBEKALAN SP3

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel menggelar, Pelatihan dan Pembekalan Sarjana dan Pemuda Penggerak Pembangunan (SP3), di salah satu hotel di Kota Banjarmasin, Senin (27/11). Dibuka Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi, mewakili Kadispora Kalsel Hermansyah.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora kalsel Rokhyatin Effendi

“Kegiatan yang dilaksanakan saat ini, merupakan rangkaian kegiatan Sarjan dan pemuda penggerak pembangunan di Provinsi Kalimantan Selatan,” ungkap Rokhyatin.

Tujuan kegiatan ini, lanjutnya, untuk meningkatkan kemampuan para pemuda, dan pelatihan saat ini mengenai sosial media specialist.

“Kami berharap, dengan adanya pelatihan ini dapat menambah ilmu pengetahuan pemuda terhadap pemanfaatan sosial media, untuk dunia usaha,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Rokhyatin juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus mendorong pemuda, untuk menguasai teknologi.

“Saat ini zaman terus berkembang begitu juga teknologi semakin maju,” ucapnya.

Oleh karena itu, tambah Rokhyatin, pemuda di Provinsi Kalimantan Selatan dibekali dengan teknologi dan lainnya.

“Saat ini sedang booming kewirausahaan melalui sistem online multimedia, sehingga para pemuda di Kalsel juga dibekali tentang pemanfaatan sosial media tersebut,” tuturnya lebih lanjut.

Rokhyatin mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora, mendorong para pemuda untuk semangat dalam mengusai teknologi tersebut. (SRI/RDM/APR)

Gelar Apel Siaga, Bawaslu Kalsel Pastikan Kesiapan Panwas Pemilu 2024

Banjarmasin – Ratusan orang berpakaian serba hitam, berkumpul di halaman balaikota Banjarmasin pada Senin (27/11) pagi. Mereka adalah para pengawas pemilu se Kalimantan Selatan, yang akan mengikuti Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu 2024, yang digelar Bawaslu Provinsi Kalsel.

Turut hadir pada apel siaga ini, jajaran Forkopimda Provinsi Kalsel. Diantaranya Gubernur Kalsel, yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Provinsi, Ketua DPRD Provinsi, Kapolda Kalsel dan Danrem 101/Antasari. Tidak ketinggalan Walikota Banjarmasin, turut hadir pada apel yang dipimpin Ketua Bawaslu Provinsi, Aries Mardiono.

Kepada wartawan usai apel siaga, Aries Mardiono mengatakan, sebanyak 750 panwas dari 13 kabupaten kota di Kalsel mengikuti kegiatan ini. Seluruhnya dipastikan siap mengawasi jalannya kampanye pemilu 2024, yang dimulai Selasa (28/11)

Aries mengatakan, kampanye hanya dilaksanakan selama 75 hari, dan tentunya selain tata cara, prosedur mekanisme juga ada larangan – larangan yang mengatur. Sehingga perlu ada kehadiran pengawas pemilu pada setiap kampanye yang dilakukan setiap peserta pemilu.

“Baik itu pertemuan tatap muka, pertemuan terbatas, alat peraga kampanye, penyebaran bahan kampanye dan juga di media sosial,” paparnya.

Khusus untuk pengawasan kampanye di media sosial, Aries mengingatkan peserta pemilu 2024, untuk mematuhi aturan perundangan – undangan yang berlaku. Yakni kampanye hanya dilakukan di 20 akun resmi setiap platform. Termasuk didalamnya akun pribadi peserta pemilu.

Bawaslu akan mengawasi konten kampanye di media sosial ini. Dimana tidak boleh mengandung ujaran kebencian, fitnah, unsur SARA, dan juga politik uang.

“Karena di medsos itu juga bisa terjadi politik uang, mengingat adanya pola give away dan segala macamnya. Nah itu tidak boleh,” tegasnya.

Lebih lanjut Aries menekankan, dalam penindakan setiap pelanggaran pemilu 2024, pihaknya tidak akan tebang pilih.

“Tapi kami pilih tebang. Siapapun yang melakukan pelanggaran, tentu akan kami tindak,” tutupnya. (RIW/RDM/APR)

Paman Yani Kembali Gelorakan Semangat Persatuan di Tanah Bumbu

TANAH BUMBU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, kembali melakukan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila, di Tanah Bumbu, Minggu (26/11). 

Menurut Yani Helmi, kegiatan ini merupakan agenda penting untuk menjaga rasa kebersamaan. Pasalnya, hal itu kini mulai luntur di daerah perkotaan akibat digerus zaman. 

“Alhamdulillah, kami kembali hadir ditengah masyarakat khususnya Kabupaten Tanah Bumbu. Ini selalu saja kita gelorakan,” ujar Yani Helmi usai kegiatan, di Desa Bersujud, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu. 

Politisi yang akrab disapa Paman Yani ini menilai semangat kebersamaan bisa dilakukan melalui hal kecil seperti gotong royong dan menjaga silaturahmi sesama warga. 

“Nah dari hal kecil itu akan membesar, karena efeknya bagus buat tamu dan bahkaan warga desa itu sendiri. Sehingga kita harus benar-benar menjaga kebersamaan ini dalam lingkup NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” tutur Paman Yani. 

Berangkat dari semangat kebersamaan itu, lanjut Paman Yani, juga akan berpengaruh terhadap toleransi sesama warga dalam semboyan Bhinneka Tunggal Ika. 

“Apalagi di Desa ini tidak hanya terdiri dari suku Banjar, melainkan dari berbagai suku seperti Jawa, Bugis, Bali, bahkan ada dari NTB dan NTT,” beber Paman Yani. 

Ia berharap kegiatan ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat. Sehingga bisa menangkal segala pengaruh radikalisme yang ingin masuk ke desa mereka. 

“Kita ketahui saat ini mendekati tahun politik. Biasanya ada gangguan keamanan. Itu pentingnya masyarakat bersatu untuk memelihara keamanan lingkungannya,” tutup Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Ke Kalsel, Komisi Informasi RI Audiensi Dengan Paman Birin

BANJARMASIN – Komisi Informasi (KI) RI melakukan audiensi dengan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, pada Jumat (24/11) malam di kediaman resmi komplek gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin. Empat komisioner KI hadir langsung bertemu dengan Paman Birin, didampingi jajaran Komisioner Informasi Provinsi Kalsel, termasuk Ketua, Nawang Wijayati.

Gubernur berfoto bersama Komisi Informasi Provinsi Kalsel

Kepada wartawan usai pertemuan tertutup, Komisioner KI RI, Rospita Visi Paulyn menjelaskan, bahwa kehadiran mereka di Kalsel adalah untuk melakukan audiensi pendampingan, terkait Indeks Keterbukaan Informasi Publik (IKIP) Kalsel tahun 2022, yang tergolong masih rendah, atau masih berada di bawah angka rata – rata nasional.

“Berdasarkan hasil survei Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2022, poin provinsi Kalsel berada pada angka 72,27 atau berada di peringkat 8 terbawah,” urainya.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur sangat mengapresiasi audiensi yang dilakukan KI RI, Karena Paman Birin  mendukung dan berkomitmen penuh untuk pelaksanaan keterbukaan informasi publik di Kalsel. 

“Karena alasan ini, kami yakin tahun depan IKIP Kalsel akan semakin baik,” tegasnya.

Rospita menambahkan, faktor yang menyebabkan rendahnya IKIP di Kalsel ini, yakni masih banyaknya masyarakat yang belum mengetahui keberadaan Komisi Informasi. Padahal masyarakat juga punya hak atas informasi publik,” paparnya. 

Rospita melanjutkan, badan publik juga wajib membuat Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) untuk memudahkan akses masyarakat mendapatkan informasi. PPID di provinsi Kalsel sendiri sudah ada, namun belum menyebar secara menyeluruh di badan publik yang ada baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota, hingga desa.

“Ini tentu menjadi semangat kami dan Komisi Informasi Kalsel yang baru terpilih. Kami berharap dengan semangat baru dari Komisi Informasi Provinsi Kalsel dapat menggerakkan Badan Publik di Kalimantan Selatan agar pembentukan PPID bisa merata di seluruh Kalsel, sehingga hak akses masyarakat terhadap informasi publik bisa terpenuhi secara maksimal,” tutupnya.

Rospita juga mengapresiasi Paman Birin, yang bersedia menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakornas Komisi Informasi se-Indonesia tahun 2024 mendatang. Pihaknya akan mempertimbangkan kesiapan Kalimantan Selatan ini, untuk menjadi tuan rumah rakornas awal tahun depan. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version