18 Juli 2024

LPPL Radio Abdi Persada 104,7 FM

Bergerak Untuk Banua

Gelar Apel Siaga, Bawaslu Kalsel Pastikan Kesiapan Panwas Pemilu 2024

2 min read

Seluruh peserta apel siaga pengawasan kampanye pemilu 2024 berfoto bersama

Banjarmasin – Ratusan orang berpakaian serba hitam, berkumpul di halaman balaikota Banjarmasin pada Senin (27/11) pagi. Mereka adalah para pengawas pemilu se Kalimantan Selatan, yang akan mengikuti Apel Siaga Pengawasan Kampanye Pemilu 2024, yang digelar Bawaslu Provinsi Kalsel.

Turut hadir pada apel siaga ini, jajaran Forkopimda Provinsi Kalsel. Diantaranya Gubernur Kalsel, yang diwakili Kepala Badan Kesbangpol Provinsi, Ketua DPRD Provinsi, Kapolda Kalsel dan Danrem 101/Antasari. Tidak ketinggalan Walikota Banjarmasin, turut hadir pada apel yang dipimpin Ketua Bawaslu Provinsi, Aries Mardiono.

Kepada wartawan usai apel siaga, Aries Mardiono mengatakan, sebanyak 750 panwas dari 13 kabupaten kota di Kalsel mengikuti kegiatan ini. Seluruhnya dipastikan siap mengawasi jalannya kampanye pemilu 2024, yang dimulai Selasa (28/11)

Aries mengatakan, kampanye hanya dilaksanakan selama 75 hari, dan tentunya selain tata cara, prosedur mekanisme juga ada larangan – larangan yang mengatur. Sehingga perlu ada kehadiran pengawas pemilu pada setiap kampanye yang dilakukan setiap peserta pemilu.

“Baik itu pertemuan tatap muka, pertemuan terbatas, alat peraga kampanye, penyebaran bahan kampanye dan juga di media sosial,” paparnya.

Khusus untuk pengawasan kampanye di media sosial, Aries mengingatkan peserta pemilu 2024, untuk mematuhi aturan perundangan – undangan yang berlaku. Yakni kampanye hanya dilakukan di 20 akun resmi setiap platform. Termasuk didalamnya akun pribadi peserta pemilu.

Bawaslu akan mengawasi konten kampanye di media sosial ini. Dimana tidak boleh mengandung ujaran kebencian, fitnah, unsur SARA, dan juga politik uang.

“Karena di medsos itu juga bisa terjadi politik uang, mengingat adanya pola give away dan segala macamnya. Nah itu tidak boleh,” tegasnya.

Lebih lanjut Aries menekankan, dalam penindakan setiap pelanggaran pemilu 2024, pihaknya tidak akan tebang pilih.

“Tapi kami pilih tebang. Siapapun yang melakukan pelanggaran, tentu akan kami tindak,” tutupnya. (RIW/RDM/APR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.