Awali 2024, DPRD Banjarmasin Gelar Rapur

BANJARMASIN – Mengawali kinerja tahun 2024, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna, bertempat di ruang Paripurna DPRD kota Banjarmasin, pada Selasa (2/1).

Kepada sejumlah wartawan, usai rapat Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Matnor Ali, mengatakan, agenda Rapat Paripurna Perihal Tutup Masa Sidang tahun 2023 dan Buka Masa Sidang tahun 2024, merupakan kegiatan rutin tahunan. Dimana, pihaknya menyampaikan realisasi kegiatan dewan sesuai fungsinya yaitu Legislasi, Pengawasan, dan Anggaran. Ia berharap, untuk tahun 2024, dapat semakin meningkatkan kinerja lebih baik lagi.

“Seluruh kegiatan sudah banyak terealisasi di tahun 2023,” kata Matnor

Hal senada disampaikan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, dijelaskannya, dalam Rapat Paripurna pihaknya menyampaikan tiga buah Rancangan Peraturan Daerah. Dimana, merupakan inisiatif Dewan Banjarmasin yaitu Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 12 tahun 2016 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Hiburan dan Rekreasi, kemudian Penyelenggaraan Kearsipan dan Pemberian Insentif atau kemudahan kepada masyarakat atau investor. Ia meminta, setelah diajukan ini akan segera dilakukan pembahasan.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, didampingi Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Matnor Ali

“Setelah disampaikan Raperda, 8 fraksi masing-masing menyampaikan saran dan pendapatnya,” ucap Yamin

Menanggapi hal itu, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, menyampaikan pihaknya sangat
berterima kasih sudan berjalan dengan baik, selama ini dalam membangun Kota Banjarmasin, dengan terus saling berkolaborasi memajukan kota seribu sungai.
Terkait pengajuan Rancangan Peraturan Daerah, pihaknya akan terus bersinergi dalam melakukan pembahasan nantinya.

Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina (ditengah)

“Kami apresiasi awal tahun 2024 langsung bekerja,” tutup Ibnu

Untuk diketahui, Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, didampingi unsur pimpinan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, Matnor Ali, dan Tugiatno, serta Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, Wakil Wali Kota Banjarmasin, Arifin Noor, Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman, kalangan legislatif juga pihak eksekutif. (NHF/RDM/RH)

Inflasi 2023 Terjaga, Harga Rokok Jadi Andil Paling Besar Inflasi di Kalsel

BANJARBARU – Seiring dengan dicabutnya status pandemi COVID-19 pada pertengahan tahun 2023, maka kondisi perekonomian Kalimantan Selatan pun, terus mengalami peningkatan. Termasuk untuk angka inflasi, yang dipengaruhi Indeks Harga Gabungan – IHK di 3 kota, yakni Banjarmasin, Tanjung (Tabalong) dan Kotabaru. Terbukti, data Badan Pusat Statistik (BPS) provinsi Kalsel, yang dirilis pada Selasa (2/1) terlihat bahwa inflasi Kalimantan Selatan tahun 2023, turun signifikan dibanding tahun sebelumnya. Jika pada 2022 inflasi Kalsel tercatat 6,99 persen, maka pada 2023 menjadi 2,43 persen.

“Inflasi pada Desember 2023, juga terjaga di angka 0,18 persen, dari kumulatif penghitungan di 3 kota,” jelas Martin Wibisono, saat jumpa pers perdana tahun 2024 dikantornya di Banjarbaru, Selasa (2/1).

Martin merincikan, inflasi di 3 kota yang melakukan penghitungan IHK di Kalsel, juga turun signifikan dibanding tahun sebelumnya. Yakni Tanjung mengalami inflasi sebesar 2,39 persen, turun dari tahun sebelumnya sebesar 5,01 persen. Begitu juga dengan Kotabaru mengalami inflasi tinggi hingga 8,55 persen tahun lalu, turun menjadi 3,81 persen tahun ini. Sedangkan kota Banjarmasin, mengalami inflasi 2, 28 persen atau turun drastis dari 6, 98 persen tahun lalu.

“Secara Month to Month pada Desember terjadi inflasi gabungan tiga kota IHK sebesar 0,18 persen, dengan penyumbang andil inflasi terbesar antara lain, ikan gabus, bawang merah, emas perhiasan, daging ayam ras, ikan nila, dan cabai rawit,” paparnya.

Sedangkan yang menahan laju inflasi bulanan antara lain, angkutan udara,
ikan tongkol, kacang panjang, mangga, ikan kembung, bahan bakar rumah tangga, buncis dan ayam hidup.

“Sementara komoditas penyumbang andil inflasi terbesar pada tahun 2023, antara lain rokok kretek filter, emas perhiasan, dan beras,” tutup Martin.

Diantara kota-kota IHK di Kalimantan, kota Banjarmasin mencatatkan inflasi paling rendah yakni 0,12 persen. Sedangkan inflasi tertinggi terjadi di Pontianak, sebesar 0,66 persen. (RIW/RDM/RH)

Libur Nataru Kunjungan Wisata ke Siring Piere Tendean Meningkat

BANJARMASIN – Kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Siring Piere Tendean Kota Banjarmasin, pada libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mengalami peningkatan.

Kasubbag TU UPTD Kawasan Wisata Kota Banjarmasin Selamat Budianto menjelaskan, kunjungan wisatawan untuk kawasan wisata Siring Tendean cukup banyak.

Kasubbag TU UPTD Kawasan Wisata Kota Banjarmasin Selamat Budianto

“Peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Siring tersebut, berkisar 10 hingga 15 persen,” ungkap Budi.

Kunjungan wisatawan tersebut, lanjutnya, bertambah dengan diluncurkannya air mancur menari di Jembatan Pasar Lama oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Keberadaan air mancur tersebut, semakin memperbanyak kunjungan masyarakat ke kawasan Siring Piere Tendean,” ujarnya.

Menurut, berdasarkan pantauan pihaknya peningkatan kunjungan wisatawan ke kawasan Siring tersebut, berkisar 10 sampai 15 persen.

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga mengatakan, di Tahun 2024 ini pihaknya melakukan peningkatan sarana dan prasarana untuk kenyamanan pengunjung.

“Dalam rangka memberikan kenyamanan kepada pengunjung dikawasan wisata Siring Piere Tendean, maka akan dilengkapi dengan box ATM,” ucapnya.

Dengan adanya box ATM dikawasan tersebut, akan memudahkan wisatawan apabila mereka ingin mengambil uang dikawasan tersebut.

“Selain menambah sarana box ATM, sarana dan prasarana lainnya juga akan ditambah serta dibenahi. Sehingga kawasan wisata Siring Piere Tendean benar benar nyaman untuk berwisata,” ujar Budi.

Seperti diketahui, di kawasan wisata Siring Menara Pandang terdapat beberapa objek wisata yang bisa dikunjungi warga, seperti, patung bekantan, pasar terapung, rumah Anno, menara pandang, serta air mancur menari Jembatan Pasar Lama. (SRI/RDM/RH)

Kalsel Jadi Peserta Terbanyak Se Indonesia Pada Penanaman Serentak 2023

BANJAR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar penanaman pohon serentak di Gunung Pematon, Desa Kiram, Kabupaten Banjar. Penanaman tersebut dilaksanakan secara serentak diseluruh Indonesia, Sabtu (30/12), yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sebagai bagian dari refleksi akhir tahun 2023.

Kalimantan Selatan menjadi daerah yang jumlah pesertanya terbanyak dengan total 2500 orang temasuk mahasiswa ULM sebanyak 1000 orang. Adapun bibit yang ditanam sebanyak 7.500 bibit

Kawasan Gunung Pamaton di Kabupaten Banjar menjadi salah satu fokus penghijauan oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, bersama ribuan masyarakat termasuk mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Kawasan Gunung Pamaton merupakan areal rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS) PT Adaro Indonesia dengan luas 321 hektar. Selain itu, Gunung Pamaton juga menjadi bagian Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) milik Universitas Lambung Mangkurat.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menyampaikan, pada momen penanaman pohon serentak ini, sangat bangga dan gembira, bahwa Kalsel Babussalam, bisa berperan aktif dan ikut berpartisipasi dalam menghijaukan Indonesia. Untuk itu, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada kementerian lingkungan hidup dan kehutanan republik indonesia, seluruh elemen pemerintah, TNI, POLRI, BUMN, BUMD, para pelaku usaha, universitas, mahasiswa dan seluruh lapisan masyarakat, yang saling berkolaborasi di berbagai kegiatan penanaman pohon di Kalimantan Selatan.

“Menanam pohon ini bukan hanya penghijauan semata, tetapi juga membangun kembali ekosistem hutan yang mulai berkurang. Insya Allah, ketika hutan kita kembali menghijau di Kalimantan Selatan, maka flora dan fauna akan ikut berkembang dengan baik,” ucap Paman Birin (sapaan akrabnya).

Gunung Pamaton sempat terbakar pada saat musim kemarau, dengan penghijauan Paman Birin mengajak semua yang berhadir untuk bersama sama merawat lingkungan agar tidak mudah terbakar. Program Revolusi Hijau yang digagas Pemprov Kalsel berdampak positif bagi perbaikan lingkungan.

“Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, dalam kurun waktu 2013 hingga 2022, Kalimantan Selatan mampu menurunkan lahan kritis seluas 184.102 hektar. Dari 642.580 hektar diawalnya, turun menjadi 458.478 hektar,” lanjutnya.

Menurutnya, ini progres yang sangat cepat dan memberikan harapan besar terhadap percepatan penurunan lahan kritis di Kalimantan Selatan dan penurunan lahan kritis akan berdampak langsung terhadap perbaikan lingkungan. Gerakan Revolusi Hijau yang dicanangkan sejak tahun 2017, memiliki andil signifikan terhadap masifnya penghijauan di Kalimantan Selatan.

“Lewat gerakan ini, berbagai pihak ikut terlibat dalam penanaman pohon, mulai dari jajaran pemerintah pusat dan daerah, TNI, POLRI, BUMN, BUMD, pelaku usaha, Universitas, dan bahkan masyarakat,” ucapnya lagi.

Sementara itu, Dirjen Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Hanif Faisol Nurafiq menyampaikan, memasuki musim penghujan seluruh daerah di Indonesia diminta untuk melakukan penanaman secara terus menerus. Kedepan, Pemprov Kalsel akan menjadikan gunung Pamaton menjadi destinasi wisata.

“Pemprov Kalsel akan mengaspal jalan menuju puncak gunung Pamaton. Ini juga untuk mengiringi destinasi wisata di Tahura lainya,” ucap Hanif.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel Fathimatuzzahra menambahkan, dalam satu bulan terakhir ini melakukan penanaman bekerjasama dengan PT Adaro Indonesia yang rutin dilaksanakan setiap Kamis dan Jumat di kawasan Gunung Pamaton. Adapun bibit yang ditanam terdiri dari mahoni, pulai dan gamal.

“Ketiga pohon itulah yang mampu tumbuh dengan baik ketika di tanam beberapa tahun lalu di Gunung Pamaton,” tutupnya. (MRF/RDM/RH)

2023, UPTD Taman Budaya Kalsel Serap Kegiatan Hampir 100 Persen

BANJARMASIN – Unit Pelaksana Teknis Daerah Taman Budaya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Selatan, telah mampu menyerap kegiatan hampir 100 persen.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala UPTD Taman Budaya Disdikbud Kalsel, Suharyanti, ditemui di ruang kerjanya, pada Jumat (29/12) mengatakan, hingga diakhir tahun ini, untuk serapan kegiatan sudah mencapai 98 persen, yaitu mulai dilaksanakan pada bulan Februari hingga Awal Desember 2023. Ia berupaya, di tahun 2024 mendatang, akan semakin lebih baik lagi, ditambah mendapat Dana Alokasi Khusus dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, melalui Direktorat Kebudayaan sebesar 2 miliar rupiah.

“Program kegiatan di tahun 2024 mendatang telah dipersiapkan lebih bagus lagi, dengan materi-materi yang berbeda setiap tahun,” ungkapnya

Disampaikan Suharyanti, selama ini Taman Budaya Disdikbud Kalsel, untuk kegiatan satu cabang seni, ada beberapa kali rangkaian, pertama pelatihan atau workshop, tindak lanjutnya pergelaran dan perlombaan. Hal itu dimaksudkan, tidak hanya sekedar melaksanakan program.

“Kami ingin output itu harus tepat sasaran,” jelas Yanti.

Ia menambahkan, untuk tahun 2024 mendatang pihaknya terus berinovasi, yaitu setiap pergelaran, tidak selalu didalam Gedung, tetapi memanfaatkan di sekeliling halaman Taman Budaya, guna memberikan informasi, bahwa setiap pertunjukan selalu mengalami perkembangan.

“Pergelaran bisa dilaksanakan ke beberapa sudut gedung nanti,” tutupnya (NHF/RDM/RH)

LAB K3 Kalsel Klaim Serapan Kegiatan Tahun 2023 Berjalan Maksimal

BANJARMASIN – Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, mengklaim seluruh kegiatan selama Tahun 2023 telah berjalan maksimal.

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Noorlianisyah, ditemui di ruang kerjanya pada Jumat (29/12) mengatakan, hingga akhir tahun 2023 ini, seluruh kegiatan telah mampu dicapai sekitar 93 persen, dan untuk Perusahaan ada sebanyak 200 yang sudah dilayani. Ia berupaya di tahun 2024 mendatang, akan terus lebih baik lagi dalam memberikan pelayanan pengujian.

“Target PAD BLUD di Perubahan dari Rp 1,6 miliar menjadi 2 miliar mampu dicapai Rp 2,3 miliar, tahun depan direncanakan 2,5 miliar,” ucapnya

Disampaikan Noorlianisyah, selama ini Perusahaan yang dilayani tidak hanya tersebar ditiga belas Kabupaten dan Kota, juga dari Kalimantan Tengah. Paling banyak, pelayanan bergerak dibidang pengujian lingkungan kerja, seperti perusahaan tambang batubara, kelapa sawit, karet dll

“Sekarang di Lab K3 juga melayani beberapa hotel dan rumah sakit,” jelasnya

Lebih lanjut Noorlianisyah menambahkan, untuk di tahun 2024 mendatang, pihaknya akan terus melakukan berbagai inovasi, seperti kegiatan temu pelanggan sekaligus melaunching Aplikasi SIP K3. Dimana, sudah menjalin kerjasama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika Kalimantan Selatan.

“Promosi Lab K3 di Media Sosial tetap terus kami lakukan karena hal tersebut berdampak besar, terbukti setiap tahun selalu mengalami kenaikan. Permintaan Pelayanan Pengujian di Perusahaan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

2023, Aduan Masyarakat Pada Aplikasi LAPOR PAMAN Meningkat

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel mencatatkan kenaikan serapan aspirasi atau aduan pada aplikasi LAPOR PAMAN di tahun 2023 mencapai sekitar 200 persen. Tercapat hingga Kamis (28/12) total aspirasi atau aduan yang masuk sebanyak 373 aduan. Jumlah tersebut mengalami kenaikan signifikan dimana pada tahun-tahun sebelumnya serapan aspirasi atau aduan yang masuk pada aplikasi LAPOR PAMAN hanya berkisar antara 120-150 aduan per tahunnya.

Perkantoran Diskominfo Provinsi Kalsel

Kepala Diskominfo Provibsi Kalsel melalui Seksi Pengelola Opini Publik Chairun Ni’mah menyampaikan, pihaknya bersyukur ditahun 2023 ini capaian jumlah pengaduan naik siginifikan sekitar 200 persen. Dan ini menjadi sejarah dalam pengelolaan SP4N LAPOR PAMAN di Kalsel dalam lima tahun terkahir,” ucap Chairun, baru – baru tadi.

Ia menerangkan, dari total 373 aduan tersebut 363 aduan atau sekitar 98 persen telah selesai dilakukan tindak lanjut, dan 10 sisanya masih dalam proses. Dalam proses ini aduan akan ditindaklanjuti oleh SKPD yang bersangkutan, dengan berproses secara sistem.

“Karena jika secara sistem itu kalau belum sampai 10 hari biasanya tidak tertutup secara otomatis,” lanjut Chairun.

Sosialisasi aplikasi LAPOR PAMAN! oleh Kepala Diskomfo Provinsi kalsel Muhammad Muslim (baju merah)

Adapun aduan atau aspirasi yang menjadi trending sepanjang 2023 ini yakni terkait dengan Aplikasi Kinerja Kalsel (APIK), yang terdiri mulai dari eror dan lainnya, sehingga pejabat penghubung akan memasukkan data aduan yang didapat dari APIK secara manual.

“Kami berkomitmen untuk mendigitalisasikan aduan dengan baik dan meningkatkan jumlah serapan aspirasi, mengingat tahun 2024 mendatang merupakan tahun politik,” lanjut Chairun.

Ditahun 2024 mendatang, Diskominfo Provinsi Kalsel akan berupaya untuk mendigitalisasikan aduan pada aplikasi LAPOR, karena selama ini masih banyak aduan yang masuk dari media sosial, website, ataupun datang langsung ke kantor Diskominfo Provinsi Kalsel.

“Kami juga akan berupaya untuk meningkatkan jumlah aduan yang masuk apalagi tahun depan itu adalah tahun politik, dan banyak juga aduan yang terdigitalisasi,” tutup Chairun. (MRF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Berhasil Tangani Bencana Ditahun 2023 Dengan Baik

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan, menggelar press release terkait evaluasi dan pendataan capaian – capaian kinerja dalam penanggulangan bencana di Provinsi Kalimantan Selatan, yang dilaksanakan di Aula BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Jum’at (29/12).

Press release BPBD Provinsi Kalimantan Selatan pada Jum’at (29/12)

Kepala BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Suria Fadliansyah menyampaikan, dalam rangka memperkuat ketahanan bencana lingkup masyarakat di Kalimantan Selatan, BPBD Provinsi Kalimantan Selatan terus bahu – membahu dalam ketahanan bencana. Adapun fasilitas fasilitas penanganan bencana milik BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, akan terus disiagakan untuk penanangan dan bantuan bencana kepada masyarakat di banua ini.

“Ada beberapa fasilitas yang terpenuhi baik dari pusat, maupun dari Provinsi sendiri untuk pelaksanaan kesiapsiagaan terhadap bencana,” ungkap Suria, di Aula BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, Jum’at (29/12).

Suria menambahkan, pihaknya bersyukur, penanganan bencana ditahun 2023 ini berjalan dengan baik, bahkan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan mendapat apresiasi terhadap penanganan bencana dari Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB).

“Termasuk logistiknya kita juga mendapatkan apresiasi terbaik, kemudian kerjasama terbaik antar daerah dalam bantuan-bantuan kepada masyarakat,” lanjut Suria.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga telah menyiapkan kampung siaga bencana, yang disiapkan untuk masyarakat agar memiliki kemampuan dan pengetahuan tentang penanggulangan bencana. Tidak hanya menanggulangi pada saat terjadinya bencana, masyarakat juga akan diberikan bekal penanganan sebelum dan sesudah terjadinya bencana.

“Sehingga bencana dapat diminimalisir dampaknya, dan desa tangguh bencana kurang lebih ada 50 yang tersebar di Kabupaten-Kota di Kalimantan Selatan,” lanjut Suria.

Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan di programkan untuk memiliki lebih dari 1 desa tangguh bencana. Desa tangguh bencana bukan hanya ada disetiap Kabupaten, namun juga disetiap Kota seperti Kota Banjarmasin dan Banjarbaru. (MRF/RDM/RH)

Komisi II DPRD Kalsel Apresiasi Pendapatan UPPD Samsat Batulicin

TANAH BUMBU – Komisi II DPRD Kalsel mengapresiasi pendapatan Unit Pengelolaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Tahun 2023 yang melebihi target dengan total realisasi Rp 150 miliar lebih.

“Kami sebagai Komisi II DPRD Kalsel turut berbahagia karena capaiannya sudah diatas target walaupun masih beberapa persen,” ucap Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, saat melakukan kunjungan kerja ke UPPD Samsat Batulicin, Jumat (29/12).

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi (mic) saat meninjau capaian pendapatan UPPD Samsat Batulicin

Menurut Yani Helmi, capain tersebut tidak terlepas dari program relaksaasi yang digalakan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor sejak Juli 2023 lalu.

“Kami sebagai wakil masyarakat sangat mengapresiasi, karena mungkin ada warga yang tidak mampu bisa terbantu ada diskon pajak dan penghapusan denda juga,” ungkap wakil rakyat akrab disapa Paman Yani.

Paman Yani berharap capaian UPPD Samsat Batulicin tahun 2024 bisa kembali melebihi target, meskipun kemungkinan target tahun tersebut bertambah.

“Dari tahun 2020 target terus naik. Kemungkinan bisa naik tahun depan dari 5 sampai 6 miliar. Artinya UPPD Samsat Batulicin harus memiliki strategi lagi agar bisa mencapai target itu,” tutur Paman Yani.

Di samping itu, menurut Paman Yani, UPPD Samsat Batulicin juga sudah memiliki cabang pembantu di Kecamatan Satui. Sehingga bisa lebih mudah dalam mencapai target.

“Nanti di banggar juga akan kita perjuangkan agar bisa didirikan cabang baru di Mantewe,” beber Paman Yani.

Foto sejumlah pegawai UPPD Samsat Batulicin bersama Komisi II DPRD Kalsel

Di tempat sama, anggota Komisi II DPRD Kalsel, Burhanuddin, menilai UPPD Samsat Batulicin bisa lebih meningkatkan pendapatan melalui ajakan kepada perusahaan tentang pentingnya mengganti nomor polisi (nopol) alat berat yang menggunakan nopol luar ke nopol Kalsel.

“Sehingga hasil operasionalnya bisa meningkatkan kas daerah kita. Mari bina pelayanan yang baik ini semoga jadi percontohan bagi daerah lain di kalsel,” kata Burhanuddin.

Kepala UPPD Samsat Batulicin, Indra Abdillah, menyebut tahun 2024 nanti pihaknya berencana bekerjasama dengan pihak kepolisian di Tanah Bumbu, dalam hal penertiban nopol luar Kalsel ke perusahaan.

“Kalau dipetakan, sebenarnya pajak yang dihasilkan dari alat berat tentu lebih banyak dibanding kendaraan komersil. Jadi potensinya satu rupiah pun kami perjuangkan,” ungkap Indra.

Begitu pula soal target tahun 2024. Indra mengaku telah mengatur beberapa strategi dalam menunjang pendapatan mereka seperti program jemput bola dan wajib pajak untuk setiap pegawai instansi pemerintah.

“Sama seperti tahun ini, kami melakukan kegiatan lapangan dengan menurunkan dua tim yaitu tim pendapatan lainnya dan pajak kendaraan bermotor untuk melakukan penagihan kepada perusahaan wajib pajak air permukaan maupun karyawan dan karyawati yang memiliki kendaraan roda dua atau empat,” ungkap Indra. (SYA/RDM/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Siaga Pelayanan Selama Libur Tahun Baru

BANJARMASIN – Rumah Sakit Ulin Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin tetap memberikan pelayanan selama libur tahun baru 2024 mendatang.

Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin menjelaskan, untuk di Rumah Sakit Ulin pihaknya selalu siap 24 jam, dalam memberikan pelayanan khusus di Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit tersebut.

Plt Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

“Selama libur tahun baru pelayanan 24 jam di IGD tetap berlangsung,” ucap Diauddin.

Menurutnya, pada Tahun Baru ini sama seperti biasanya tidak ada persiapan khusus. Namun, apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan melibatkan massa, maka tenaga medis di rumah sakit Ulin siap untuk memberikan pertolongan dan pelayanan.

“Tidak ada yang khusus pada tahun baru, namun kami telah mempersiapkan bantuan tambahan apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan,” ujarnya.

Petugas medis di RSUD Ulin Banjarmasin stand bye 24 jam apabila terjadi kejadian yang tidak diinginkan, untuk turun membantu petugas di IGD.

Namun, lanjut Diauddin, pihaknya berharap pada pelaksanaan libur tahun baru, tidak terjadi kejadian yang tidak diinginkan.

“Kami tentunya berharap pada pelaksanaan perayaan dan libur tahun baru dapat berjalan lancar serta aman,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version