2024, Pemprov Kalsel Siapkan Misi Dagang

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Perdagangan Kalsel, mempersiapkan misi dagang tahun 2024.

Kepada wartawan, Kepala Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan, Sulkan, ditemui di ruang kerjanya, pada Senin (19/2) mengatakan, kegiatan misi dagang ini untuk memfasilitasi dan memperluas akses pasar produk Usaha Kecil Menengah (UKM) Kalsel ke berbagai daerah, agar saling mendukung pemenuhan keperluan masyarakat kedua daerah, juga sebagai pengembangan usaha di Banua.

Kepala Dinas Perdagangan Kalimantan Selatan, Sulkan, saat diwancara

“Kita sudah menyebarkan undangan ke 16 kedutaan besar di Indonesia, untuk mendukung kegiatan misi dagang,” ucapnya

Ia menyampaikan, untuk tahun 2024 ini, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, akan melaksanakan kegiatan misi dagang di tiga Provinsi yaitu DKI Jakarta, Yogyakarta, dan Bali. Selama ini, Kalsel memiliki pangsa pasar yang dijual tidak hanya Nasional juga Mancanegara, diantaranya kain khas sasirangan, anyaman purun, dan dari hasil hutan, serta perkebunan seperti teh gaharu.

“Bulan Maret mendatang, akan dilaksanakan di DKI Jakarta,” jelasnya

Lebih lanjut Sulkan menambahkan, pihaknya berupaya memberikan ruang kepada pengusaha dan pelaku industri, untuk memperkenalkan produk. Sehingga, dapat lebih dikenal luas, melalui banyak undangan yang hadir, maka tentu semakin besar tertarik dengan produk UMKM nantinya.

“Semoga misi dagang ini, dapat menciptakan pasar baru,” tutup Sulkan. (NHF/RDM/RH)

Tingkatkan Pengelolaan Keuangan Daerah, Komisi II DPRD Kalsel Berkunjung ke DPRD Bali

DENPASAR – Sebuah langkah positif dalam upaya meningkatkan kapabilitas dan efisiensi pengelolaan ekonomi dan keuangan daerah, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Provinsi Bali, Senin (19/2).

Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Suprastowo menyampaikan kunjungan kerja tersebut dalam rangka menggali informasi dan bertukar pikiran berkenaan dengan tugas pokok dan fungsi komisi II yang membidangi ekonomi dan keuangan.

“Dalam pertemuan tersebut, lanjut Imam, pembahasan lebih menitik beratkan pada pelaksanaan administrasi keuangan di DPRD Bali. Dari informasi yang disampaikan bahwa pemeriksaan di Bali begitu detail. Hal ini tentu menjadi masukan penting bagi perwakilan rakyat di DPRD Kalsel,” katanya.

Suasana Kunjungan Komisi II DPRD Kalsel ke DPRD Bali

Sebagai seorang wakil rakyat, lanjut Imam, erat kaitannya dengan urusan administrasi keuangan yang dibantu dan difasilitasi oleh Sekretariat DPRD Provinsi Kalsel. Di DPRD Provinsi Kalsel sendiri, ada dua kegiatan yang masing-masing dilaksanakan dua kali dalam satu bulan, yakni Sosialisasi Perda serta Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila.

Imam menerangkan bahwa setiap anggota DPRD Kalsel akan dialokasikan sejumlah dana untuk pelaksanaan kedua kegiatan rutin tersebut seacara resmi yang sudah diatur pos-posnya untuk apa saja dan hal tersebut menuntut mereka untuk membuat laporan pertanggung jawaban setelah pelaksanaannya.

“Dengan laporan itu, diharapkan anggota dewan dan staf agar lebih teliti dan berhati-hati dalam merinci berkas administrasi laporan keuangan, agar ketika dilakukan pemeriksaan seperti di Bali, kita tidak terkejut,” terangnya.

Rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel disambut langsung oleh Kapala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Provinsi Bali, I Nyoman Edy Subagiarta. Ia mengatakan bahwa pihaknya senantiasa terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dengan provinsi lain. Edy berharap pertukaran informasi ini dapat memberikan manfaat positif bagi kedua belah pihak dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (ADV-NRH/RDM/RH)

Kini, Kalsel Tidak Hanya Waspada Banjir Tapi Juga Waspada Gempa

BANJARMASIN – Kalimantan Selatan beberapa kali terakhir terjadi gempa di daratan. Oleh karena itu, banua kini tidak hanya waspada banjir, tapi juga waspada gempa.

“Pada saat terjadi gempa pertama di Provinsi Kalimantan Selatan pada tanggal 13 Februari 2024 lalu, BPBD Kalsel langsung mendapatkan arahan dari Gubernur Sahbirin Noor,” ungkap Kabid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Bambang Dedi Mulyadi, saat menjadi narasumber pada Program TKHI di Radio Abdi Persada, Selasa (20/2).

Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi

Bambang menjelaskan, waspada gempa sejak dini perlu dilakukan, agar penanganan bencana gempa dapat cepat teratasi, apabila musibah tersebut terjadi.

“Dalam penanganan gempa BPBD Provinsi Kalimantan Selatan terus bekerjasama dengan BMKG,” ucap Bambang.

Pihaknya juga menghimbau, apabila masyarakat menemukan bencana seperti gempa, dapat memberikan laporan ke BPBD Provinsi Kalimantan Selatan di call center 112.

“Saat ini BPBD Provinsi Kalimantan Selatan dalam menghadapi bencana, sudah menyiapkan sarana dan prasarana untuk penanganan, apabila terjadi bencana tersebut,” ujar Bambang.

Karena selama ini, lanjutnya, hanya waspada banjir maka sarana yang dimiliki untuk penanganan banjir.

Dalam waspada gempa ini, maka BPBD Provinsi Kalimantan Selatan memerlukan mobil serba guna, yang dilengkapi peralatan pertolongan korban pada saat musibah gempa terjadi.

“Saat ini mobil serba guna bencana diperlukan di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucap Bambang. (SRI/RDM/RH)

Komisi I DPRD Kalsel Pelajari Keberhasilan Pemekaran Wilayah Kabupaten Pulang Pisau

PULANG PISAU – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke DPRD Kabupaten Pulang Pisau Kabupaten Kalimantan Tengah (Kalteng), Senin (19/01).

Rombongan Komisi I DPRD Kalsel yang dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Siti Noortita Ayu Febria Roosani didampingi Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Suripno Sumas diterima oleh Kepala Bagian Dukungan Administrasi Kesekretariatan Program Dan Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Medie Rolitae beserta jajarannya.

Suasana Kunjungan Komisi I DPRD Kalsel ke DPRD Kabupaten Pulang Pisau

Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Zulfa Asma Vikra menyampaikan dalam kegiatan ini, pihaknya ingin menggali dan mengumpulkan informasi terkait kronologi keberhasilan pemekaran wilayah Kabupaten Pulang Pisau dari Kabupaten Kapuas yang hanya memakan waktu lebih kurang lima tahun.

”Kedatangan kami ini untuk mengetahui sekaligus menanyakan kronologi keberhasilan pemekaran wilayah Kabupaten Pulang Pisau dari Kabupaten Kapuas mengingat di Kalsel juga ada usulan pemekaran di dua wilayah, yakni di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Kotabaru,” katanya.

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Burhanuddin. Selain untuk mengetahui kronologi keberhasilan pemekaran wilayah Kabupaten Pulang Pisau, lanjutnya, kunjungan kerja ini juga ingin mengetahui strategi yang mendorong percepatan persetujuan dari Kemendagri.

“Yang pertama kami melakukan kunjungan kerja terkait pemekaran wilayah. Kedua, karena kami dari Dapil 6, masalah pemekaran Tanah Kambatang Lima ini sudah berproses, hanya saja kami menginginkan prosesnya bisa dipercepat. Melalui pemekaran ini, diharapkan daerah Kambatang Lima ini bisa berkembang,” tuturnya.

Oleh karena itu, diharapkan hasil kegiatan tersebut dapat menjadi bahan masukan bagi Kalsel yang bersiap untuk mengajukan usulan pembentukan dua daerah otonom baru (DOB) ke Kemendagri yakni Kabupaten Gambut Raya pemekaran dari Kabupaten Banjar, dan Kabupaten Tanah Kambatang Lima pemekaran dari Kabupaten Kotabaru. (ADV-NRH/RDM/RH)

Optimalkan Pemanfaatan Data dan Kajian Fiskal Regional, Kanwil DJPb Kalsel Tandatangani MoU Dengan ULM

BANJARMASIN – Dalam pelaksanaan tugas dan fungsi Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Selatan, menghasilkan banyak data terkait APBN yang berasal dari proses bisnis pelaksanaan anggaran serta kajian dan analisis fiskal di wilayah Kalimantan Selatan.

Untuk mengoptimalkan pemanfaatan data dan kajian tersebut, DJPb Kalimantan Selatan meresmikan Treasury Corner yang berlokasi di Post Graduate Building Fakultas Ekonomi dan Bisnis(FEB) Universitas Lambung Mangkurat. Peresmian Treasury Corner sekaligus penandatanganan Nota Kesepahaman antara Rektor Universitas Lambung Mangkurat dengan Kepala Kanwil DJPb Kalimantan Selatan itu, dilaksanakan di lobby kampus FEB Universitas Lambung Mangkurat, pada Selasa (20/2).

Suasana peresmian Treasury Corner Kanwil DJPb Kalsel di ULM

Pada acara tersebut Kepala Kanwil DJPb Kalimantan Selatan, Syafriadi juga menyampaikan selayang pandang mengenai Treasury Corner. Yak i bahwa, banyak data yang dihasilkan Kanwil DJPb Kalimantan Selatan, baik data APBN yang merupakan output dari proses bisnis pengelolaan APBN, data perekonomian yang didapatkan dari sinergi dan kolaborasi dengan mitra strategi, serta kajian dan analisis perekonomian di daerah.

“Output dan produk tersebut kami harapkan bisa lebih bermanfaat bagi seluruh pihak, terutama di kalangan civitas akademik. Untuk itu, kami menginisiasi Treasury Corner yang kami bangun di lingkungan kampus ULM ini,” tegas Syafriadi.

Treasury Corner merupakan program strategis Kanwil DJPb Kalimantan Selatan dalam mewujudkan sinergi dan kolaborasi kelembagaan, khususnya dengan Universitas Lambung Mangkurat dalam pemanfaatan data, pengembangan kapasitas SDM, dan upaya kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi melalui berbagai kajian fiskal dalam lingkup regional.

Di dalam Treasury Corner ditampilkan infografis perkembangan kinerja fiskal regional, pelaksanaan APBN, Government Finance Statistic, dan informasi perbendaharaan serta program beasiswa melalui LPDP.

Selain itu, Treasury Corner menyediakan fasilitas sistem informasi regional berupa dashboard Dana Alokasi Transfer ke Daerah, dashboard Dana Dekonsentrasi dan Tugas Pembantuan, dashboard collecting agent, weekly report kinerja fiskal, dan virtual library yang berisi kajian dan analisis perekonomian daerah.

Selain fasilitas informasi, Treasury Corner juga memiliki program sharing knowledge dan diskusi fiskal regional dan seputar APBN.

“Kehadiran Treasury Corner di kampus ULM ini diharapkan memberikan manfaat bagi civitas akademika dan menjadi awal optimalisasi kemanfaatan data dan kajian yang dimiliki Kanwil DJPb Kalimantan Selatan,” pungkas Syafriadi. (KanwilDJPbKalsel-RIW/RDM/RH)

Jamnas CAF Kalsel 2024, Gubernur Ajak Masyarakat Bangun Keluarga Harmonis

BANJAR – Jambore Nasional (JAMNAS) Camping Adventure Family (CAF) Indonesia Regional Kalimantan Selatan tahun 2024 resmi dibuka oleh Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dian Nur di Alam Roh 20, Kiram, Kabupaten Banjar, pada Sabtu (17/2).

Foto Bersama usai pembukaan JAMNAS CAF Indonesia Regional Kalimantan Selatan

Dalam sambutannya Gubernur Kalimantan Selatan yang dibacakan Agus Dian Nur mengajak kepada peserta Jamnas CAF Indonesia untuk membangun keluarga yang harmonis.

“Mari jadikan acara ini sebagai momentum untuk merenung dan memahami betapa pentingnya peran kita dalam membangun keluarga yang harmonis dalam tatanan masyarakat yang baik di Kalsel,” ujarnya.

Menurutnya, harmonisasi bukanlah sesuatu yang bisa dicapai secara instan, tetapi merupakan hasil dari kerja keras dan komitmen bersama untuk saling mendukung dan menghargai satu sama lain

“Harmonisasi tidak hanya terbatas pada tingkat masyarakat secara keseluruhan, tetapi dimulai dari tatanan terkecil, yaitu dalam sebuah keluarga,” ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor juga berkomitmen untuk terus mendukung dan memfasilitasi segala upaya yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi dan membangun keluarga yang harmonis.

“Saya selaku Gubernur Kalsel, akan terus berkomitmen untuk mendukung dan memfasilitasi segala upaya yang bertujuan untuk mempererat hubungan silaturahmi dan membangun keluarga yang harmonis,” jelasnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Ketua Pelaksanaan Jamnas CAF Indonesia Regional Kalimantan Selatan, Abdurahman mengatakan kegiatan ini merupakan wadah bagi pencinta camping untuk bersilaturahmi dan membangun komunikasi antar keluarga

“Melalui komunitas ini, kami berharap dapat memberikan banyak manfaat bagi keluarga kita, terutama dalam menumbuhkan kecintaan terhadap alam dan memperkuat kebersamaan, mudah-mudahan dengan kegiatan ini akan tercipta keluarga harmonis, dan dari keluarga harmonis akan tercipta generasi yang berkualitas,” ujarnya.

Untuk diketahui kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, yakni pada 17 hingga 18 Februari 2024 dan diikuti oleh lebih dari 800 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan.

Kemudian juga dimeriahkan dengan berbagai macam stand UMKM serta penampilan Tari Tradisional seperti Tari Radap Rahayu, Tari Burung Ruai, Tari Panggkur Sagu Papua dan juga hiburan lainnya seperti Konser Musik hingga menyalakan Api Unggun. (BDR/RDM/RH)

Hingga Hari Ketiga, Rekapitulasi Suara di Kecamatan Banjarmasin Utara Berjalan Kondusif

BANJARMASIN – Memasuki hari ketiga dalam proses rekapitulasi suara di Kecamatan Banjarmasin Utara, masih berjalan kondusif. Hal itu disampaikan, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Banjarmasin Utara, Iberahim, kepada Abdi Persada FM, pada Senin (19/2).

PPK, Kepolisian dan Linmas Kecamatan Banjarmasin Utara

Iberahim mengatakan, sejak mulai dilakukannya rekapitulasi pada Sabtu 17 Februari 2024, untuk kondisi di lapangan berlangsung tertib, pihaknya menargetkan akan selesai paling lambat 2 Maret 2024, untuk nantinya digelar rapat pleno. Selama ini proses dilakukan, secara bertahap dari kelurahan yang jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) paling sedikit.

Ketua PPK Banjarmasin Utara, Iberahim

“Kami mengapresiasi adanya bantua dari berbagai pihak untuk keamanan selama bekerja,” ucapnya

Sementara itu, Ketua Panwas Kecamatan Banjarmasin Utara, Nora Purwati, menjelaskan pihaknya terus melakukan pemantauan dan mengawal di lapangkan, proses rekapitulasi suara, hingga berlanjut ke tingkat Kota Banjarmasin. Jumlah anggota yang diturunkan setiap harinya, masing-masing satu orang dari Panwaslu Kelurahan.

“Kita bergiliran mengawasi mulai pagi, siang bahkan hingga tengah malam Jam 00.00 WITA,” ungkapnya

Menanggapi itu, Perwira Pengendali Kepolisian Banjarmasin Utara, Sunarmo, menambahkan, ada sebanyak tiga regu pengamanan, telah disiagakan selama proses rekapitulasi suara, khususnya di Kecamatan Banjarmasin Utara. Pertama regu Kepolisian, kedua TNI dan ketiga Linmas, setiap harinya ada sekitar 10 hingga 12 orang melakukan penjagaan, selama 12 Jam secara bergantian.

“Alhamdulillah hingga sekarang berjalan aman di lapangan. Selama buka posko, pihaknya juga dibantu tim kesehatan dari Puskesmas setempat,” tutupnya

Untuk diketahui, setelah dilakukan pemungutan suara pada tanggal 14 Februari 2024, langkah berikutnya dilakukan proses rekapitulasi mulai dari Tempat Pemungutan Suara atau TPS. kemudian dilanjutkan tingkat Kelurahan dan ke masing-masing Kecamatan setempat. (NHF/RDM/RH)

Warga Banjarmasin Dinilai Masih Tidak Disiplin Waktu Membuang Sampah di TPS

BANJARMASIN – Warga Kota Banjarmasin sampai saat ini masih banyak tidak tertib, pada waktu membuang sampah di Tempat Pembuangan Sampah (TPS), yang ada di lingkungan tempat tinggalnya.

Menurut Kabid Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Marzuki, Senin (19/2), sampai saat kami masih menemukan warga yang tidak disiplin dalam membuang sampah, padahal waktu pembuangan sampah di TPS tersebut, telah ditetapkan pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Banjarmasin.

Kabid Kebersihan DLH Banjarmasin Marzuki

“Seharusnya jam membuang sampah ke TPS di Kota Banjarmasin jam 8 malam hingga jam 6 pagi,” jelasnya.

Namun, lanjut Marzuki, pihaknya masih menemukan adanya warga yang membuang sampah di siang hari.

Ia mencontohkan, TPS Navigasi Belitung saat ini masuk ke dalam TPS yang tidak tertib waktu membuang sampah di Kota Banjarmasin.

“Untuk TPS yang tidak tertib dalam waktu pembuangan sampah di Kota Banjarmasin, salah satunya di TPS Navigasi Belitung,” ungkapnya lagi.

Sampah masih menumpuk hingga jam 11 siang, padahal di pagi hari sudah dibersihkan oleh petugas kebersihan DLH Kota Banjarmasin.

Karena itu, pihaknya mempertanyakan permasalahan pada TPS tersebut, hingga masih saja, sampah sampah menumpuk di waktu siang hari.

“Kami terus berupaya untuk pengangkutan sampah sampah di seluruh TPS yang ada di Kota Banjarmasin, demi kebersihan lingkungan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Namun, tambahnya, untuk itu semua diperlukan kerjasama dan kedisiplinan warga Kota Banjarmasin, dalam membuang sampah di TPS, sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan.

“Kami menghimbau kepada warga untuk disiplin waktu membuang sampah di TPS,” ucap Marzuki. (SRI/RDM/RH)

Peringati Hari Dongeng Sedunia, Dispersip Kalsel Hadirkan Pendongeng Nasional, Kak Iman Surahman

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Dongeng Sedunia, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalsel menghadirkan Pendongeng Nasional, Kak Iman Surahman.

Melalui kegiatan “Perpus Palnam Berdongeng”, Kak Iman turut menghibur ratusan anak yang merupakan perwakilan dari 19 Taman Kanak-kanak yang ada di Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar di aula Dispersip Kalsel, Senin (19/2) pagi.

Suasana Perpustakaan Palnam Berdongeng bersama Pendongeng Nasional, Kak Imam Surahman

Kepala Dispersip Provinsi Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pelayanan, Pembinaan Perpustakaan, Adethia Hailina menyampaikan pada kegiatan mendongeng ini, pihaknya sengaja memilih peserta usia didik TK karena pada usia tersebut anak-anak masih relatif mudah untuk ditanamkan nilai-nilai moral dan membangun karakter mereka.

“Sesuai dengan tema yang ditetapkan komunitas dongeng sedunia, tema tahun ini adalah membangun jembatan. Dengan kegiatan dongeng ini diharapkan bisa membangun jembatan komunikasi lewat anak-anak usia dini, agar kedepan mereka bisa menghadapi perbedaan tanpa perpecahan,” jelasnya.

Sementara itu, Pendongeng Nasional sekaligus Founder Komunitas Dongeng Ceria Management, Kak Iman Surahman menjelaskan, dongeng merupakan salah satu cara alternatif untuk menyampaikan pesan kepada anak-anak dengan cara yang menyenangkan, dan tidak memberi tekanan kepada mereka.

“Pada prinsipnya berdongeng ini merupakan suatu wadah berkomunikasi kepada anak secara massal, untuk menyelesaikan makna dari pesan atau cerita dongeng,” terangnya.

Dalam berdongeng, lanjut Kak Iman, ada beberapa hal yang harus diperhatikan salah satunya yakni pendongeng harus bisa menyamakan frekuensi anak-anak yang hadir.

“Jika mereka sudah satu frekuensi dan siap menerima pesan, baru kita bisa sampaikan pesan dari dongeng, jika tidak dikhawatirkan pesan yang kita sampaikan nanti akan mental lagi,” tambahnya.

Selain “Perpus Palnam Berdongeng”, Kak Iman juga berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam Workshop “Mendidik dan Menasehati Anak Lewat Bercerita” pada Senin (19/2) siang, yang diikuti kalangan guru dan orang tua. (NRH/RDM/RH)

Sambut Danlanud Syamsudin Noor Baru, Ini Harapan Paman Birin

BANJARMASIN – Setelah bertugas selama 1 tahun 5 bulan sebagai Komandan Lanud (Danlaud) Syamsudin Noor, Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra akhirnya mendapat promosi ke Makoopsud. Posisinya digantikan Kolonel Pnb Sri Raharjo, melalui serah terima jabatan pada Jumat (16/2) di Makoopsud.

Danlanud Syamsudin Noor yang baru, Kolonel Pnb Sri Raharjo beserta istri

Untuk menyambut kedatangan pejabat baru, dan melepas pejabat lama, Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor menggelar malam pisah sambut di gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, pada Sabtu (17/2) malam. Hadir pada malam ramah tamah ini, unsur Forkopimda Provinsi Kalsel, diantaranya Ketua DPRD Provinsi, Kepala Kejaksaan Tinggi Kalsel, Danrem 101/Antasari dan para pejabat yang dilepas dan disambut.

Gubernur Kalsel saat memberikan sambutan

Dalam sambutannya, Gubernur mengucapkan selamat datang kepada Danlanud Syamsudin Noor yang baru, Kolonel Pnb Sri Raharjo. Paman Birin (sapaan khas Gubernur) juga mengajak pejabat baru untuk bersama-sama bergerak dan berkoordinasi satu sama lain, untuk kemajuan Banua.

Dimana amanat yang diemban masing-masing unsur Forkopimda, ujar Paman Birin, adalah tanggung jawab yang harus dilaksanakan untuk bangsa ini. Dan apapun masalah yang muncul, hendaknya diselesaikan bersama.

“Membangun dengan kebersamaan adalah persembahan kita untuk Bumi Pertiwi,” ujar Paman Birin.

Paman Birin juga menyampaikan ucapan terima kasih serta penghargaan yang luar biasa kepada Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra atas pengabdiannya di Kalsel, selama 1 tahun 5 bulan.

“Sukses di tempat yang baru, dan jangan lupakan kami di Banua,” harapnya.

Malam pisah sambut ini, diakhiri dengan pertukaran cenderamata antara unsur Forkopimda Kalsel, dengan Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra beserta istri. Diawali Gubernur Kalsel, yang menyerahkan cenderamata, diataranya berupa cincin dan kain Sasirangan. Sementara Kolonel Pnb Vincentius Endy Hadi Putra menyerahkan 2 cenderamata, yang salah satunya adalah miniatur pesawat tempur. (RIW/RDM/RH)

Exit mobile version