Tutup MTQN Kalsel ke-35, Paman Birin Berpesan Untuk Raih Prestasi Tingkat Nasional

TAPIN – Berlangsung meriah, rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-35 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tapin, resmi di tutup Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin pada Kamis (2/5) malam.

Gubernur Kalsel saat menutup MTQN ke-35 tingkat provinsi Kalsel di Tapin

Kabupaten Banjar untuk kedua kalinya, berturut – turut menjadi juara umum pada pagelaran MTQN ke-35 Tingkat Provinsi Kalsel di Kabupaten Tapin, disusul kota Banjarmasin urutan kedua, dan kota Banjarbaru di posisi ketiga.

Seluruh pemenang MTQN ke-35 tingkat provinsi Kalsel

Penutupan MTQN Ke-35 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tapin tersebut, ditandai dengan penyerahan piala bergilir juara umum oleh Paman Birin kepada Wakil Bupati Banjar Habib Idrus Al Habsyi.

Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan ucapan selamat kepada para juara tiap cabang lomba MTQN ke-35 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan ini.

Paman Birin berharap, prestasi yang diraih para juara tersebut dapat menjadi motivasi untuk meraih prestasi di MTQ tingkat nasional yang akan digelar di Kalimantan Timur dan IKN mendatang.

“Kepada para juara MTQ Ke-35 ini, khususnya kafilah yang meraih juara umum, saya ucapkan selamat dan sukses. Semoga prestasi yang diraih di MTQ Tingkat Provinsi ini, akan mengantarkan provinsi Kalimantan Selatan untuk meraih prestasi yang membanggakan di MTQ Tingkat Nasional nanti,” ucap Paman Birin.

Paman Birin bersyukur, penyelenggaraan MTQ ke-35 di Kabupaten Tapin dapat berjalan dengan sukses dan lancar. Menurutnya, kesuksesan tersebut bukan hanya milik Kabupaten Tapin, bukan pula hanya milik para juara, tetapi melainkan kesuksesan bersama dalam upaya membumikan Al-Qur’an di Kalimantan Selatan.

“MTQ adalah sarana untuk memperkenalkan kemerduan dan keindahan dalam membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an, menguji hafalan Al-Qur’an, dan sekaligus arena mensyiarkan Islam,” tuturnya.

Paman Birin berharap, setelah pelaksanaan MTQ ini, kiranya tumbuh dalam diri masing – masing, bergema dalam lingkungan keluarga, serta mewarnai kehidupan masyarakat dengan akhlak Al-Qur’an.

“Mari kita hidupkan kembali kebiasaan membaca Al-Qur’an sehabis sholat magrib, seperti di masa lalu,” harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin memberikan hadiah paket umrah kepada 32 peserta terbaik satu di setiap cabang lomba.

“Alhamdulillah, ini ada peningkatan, jika pada MTQN ke-34 di Kota Banjarbaru kita memberikan hadiah umrah kepada 14 orang yang berhasil meraih prestasi, maka MTQN ke-35 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Tapin kita berikan hadiah umrah sebanyak 32 orang,” pungkasnya.

Sementara itu, Pj. Bupati Tapin Syarifuddin dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih sebesar – besarnya kepada Paman Birin atas perhatian maupun dukungan secara langsung, yang diberikan selama pelaksanaan MTQ. Sehingga MTQ ke-35 di Kabupaten Tapin dapat melahirkan qori-qoriah, hafiz-hafizah dan cabang-cabang lomba lainnya yang nantinya akan menjadi perwakilan Kalsel di MTQ nasional.

“Saya ucapkan terima kasih atas atensinya yang luar biasa dari Gubernur kita Paman Birin bersama Acil Odah, semoga segala hajat beliau dikabulkan oleh Allah, dan beliau sekeluarga diberikan kesehatan, aamiin ya rabbal alamin,” ujarnya.

Begitu pula Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Muhammad Tambrin dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Paman Birin atas dukungannya selama pelaksanaan MTQ di Kabupaten Tapin.

Dirinya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta dan kafilah yang ikut serta menyukseskan acara MTQ ke-35 tersebut. Ia berharap, kepada para peserta yang belum meraih prestasi agar kiranya dapat terus mengasah kemampuan mereka sehingga nantinya dapat meraih prestasi terbaik di MTQ ke-36 yang rencananya akan digelar di Kabupaten Banjar tahun mendatang. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Panggil Pihak RSUD Ulin Terkait Adanya Dugaan Malapraktik

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan memanggil pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin terkait adanya dugaan malapraktik di RSUD tersebut.

Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin didampingi Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Gina Mariati dan dihadiri Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Ulin, Yuddy Riswandi dan jajarannya serta sejumlah dokter senior RSUD Ulin Banjarmasin, di ruang Komisi IV DPRD Kalsel, Kamis (2/5).

Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin mengatakan tujuan komisinya memanggil pihak rumah sakit adalah untuk mendengar langsung keterangan serta kronologi yang sebenarnya dari pihak tenaga kesehatannya terkait berita peristiwa bayi yang meninggal saat persalinan terjadi, beberapa waktu lalu.

“Saya kira kita harus mendengarkan keterangan secara berimbang. Karena itu kami memanggil pihak yang dianggap bertanggungjawab. Kita tidak ingin permasalahan ini terus bergulir dengan saling menyalahkan,” jelasnya.

Lutfi berharap permasalahan ini bisa cepat selesai dan nantinya hasil persidangan bisa mengungkap sebenar-benarnya kondisi dan kejadian tersebut.

“Sekarang posisinya sudah masuk BAP, kita tunggu saja hasil di pengadilan,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin, Yuddy Riswandhy Noora menyampaikan waktu itu, sang ibu berinisial MS (38) sebelumnya sempat mendatangi Rumah Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin.

“Pasien datang sendiri, tanpa pendampingan dari Rumah Sakit Sultan Suriansyah Banjarmasin,” kata Yuddy.

Tindakan medis semakin tidak bisa maksimal. Sebab, tensi darah sang ibu sedang tinggi. Yuddy menyebut, kondisi tersebut membuat sang ibu tidak bisa menjalani persalinan dengan tindakan operasi. Ia menegaskan, persalinan sudah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

“Prinsipnya, kami di rumah sakit untuk menolong,” tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Dokter senior spesialis kandungan RSUD Ulin Banjarmasin, Samuel Tobing. Ia mengungkapkan kondisi pasien dalam keadaan darurat saat tiba di RSUD Ulin. Sehingga, perlu segera mendapat penanganan, karena sudah kontraksi.

“Tetapi ketika dilakukan pemeriksaan. Tensi sang ibu tinggi. Apalagi kaki almarhum anak sempat keluar, hingga tidak bisa dilakukan persalinan melalui operasi,” tuturnya.

Ketika itu, lanjut Tobing, kondisi sang ibu sempat mengalami kejang. Menurutnya, kondisi tersebut berbahaya saat persalinan. Bahkan, potensinya berujung kematian bagi sang ibu.

“Saat itu diberikan obat kejang kepada ibu. Kami berupaya agar ibunya selamat,” ujarnya.

Tobing menambahkan, usia kehamilam sang ibu masih 31 minggu atau tujuh bulan. Ia mengklaim hal tersebut telah dijelaskan kepada pihak keluarga.

“Saat itu, keluarga tak banyak komentar, dan kami anggap sudah mengerti,” katanya.

Tobing menuturkan kejadian ini tidak diharapkan pihaknya. Namun pihaknya tetap harus menolong untuk menyelamatkan nyawa sang ibu. Kendati demikian, lanjutnya, kejadian ini menjadi koreksi bagi RSUD Ulin. Pihaknya melakukan asessmen. Bahkan sudah melaporkan kejadian ini ke Ikatan Dokter Indonesia (IDI). (NRH/RDM/RH)

Terima Aspirasi Mahasiswa, Komisi IV DPRD Kalsel Siap Perjuangkan Untuk Ditindaklanjuti

BANJARMASIN – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kalsel menggelar unjuk rasa di depan gedung DPRD Kalsel, Kamis (2/5). Aksi tersebut dalam rangka memeringati Hari Buruh Internasional dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas).

Aksi Unjuk Rasa Aliansi BEM se Kalsel ke DPRD Kalsel

Koordinator Wilayah (Korwil) BEM se-Kalsel, Ahmad Sunir Ridha mengatakan ada 10 tuntutan yang disampaikan dalam aksi tersebut.

Pada peringatan Hardiknas, ada tiga poin yang disampaikan yakni menuntut sinkronisasi kerja antar-stakeholder dalam pendidikan untuk menciptakan kualitas pendidikan yang layak di Kalsel mulai dari pendidikan menengah hingga perguruan tinggi. Kedua mendesak pemerintah untuk memperhatikan kesejahteraan guru honorer di wilayah Kalsel dan ketiga meminta pemerintah untuk melakukan pemerataan dan penyetaraan antara pendidikan inklusi dan non-inklusi dalam pengadaan sarana dan prasarana pendidikan.

“Kami ingin pendidikan yang layak dan gratis. Karena pendidikan bukan milik mereka yang ber uang saja, jadi harus ada peningkatan dalam memperingati Hardiknas tahun ini,” jelasnya.

Sementara, ada tujuh poin tuntutan yang disampaikan dalam rangka Peringatan Hari Buruh Internasional, yaitu menuntut Pemprov Kalsel menyampaikan pencabutan pasal ketenagakerjaan dalam Undang-Undang Cipta Kerja Nomor 6 Tahun 2023 kepada DPR-RI dan mendesak Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel untuk lebih serius dalam melakukan controlling dan monitoring secara berkala kepada para pelaku usaha (perusahaan) dalam menegakan hukum.

Kemudian menuntut Pemprov Kalsel untuk menaikkan UMP demi keberlangsungan para pekerja di Kalsel. Lalu, mendesak pemerintah untuk segera mensahkan RUU PPRT (Perlindungan Pekerja Rumah Tangga) menjadi Undang-Undang.

Mahasiswa juga menuntut DPRD Kalsel mengawasi realisasi perencanaan penambahan volume subsidi pupuk Rp54 triliun agar tidak terjadi penyalahgunaan anggaran dan menuntut Pemprov Kalsel agar memperhatikan kesejahteraan petani dan buruh. Terakhir menuntut Pemprov Kalsel agar tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan politik dan elitnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Muhammad Lutfi Saifuddin mengakui, aspirasi dari BEM Kalsel ini merupakan hal yang sama dengan yang dirasakan Komisi IV DPRD Kalsel. Sepuluh tuntutan mahasiswa tersebut akan disampaikan ke tingkat nasional. Lutfi berharap, aksi ini menjadi pemicu agar pemerintah daerah lebih konsen lagi terhadap dunia pendidikan.

“Kami akan bagi sesuai Komisi yang membidangi dari seluruh tuntutan,” tuturnya.

Aksi unjuk rasa tersebut diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama antara anggota DPRD Kalsel, pihak kepolisian dan mahasiswa. (NRH/RDM/RH)

PENGUMUMAN PESERTA CALON DEWAN DIREKSI LPPL RADIO ABDI PERSADA PERIODE 2024-2029

PENGUMUMAN PESERTA CALON DEWAN DIREKSI LPPL RADIO ABDI PERSADA PERIODE 2024-2029 DINYATAKAN LULUS SELEKSI ADMINISTRASI DAN BERHAK UNTUK MENGIKUTI SELEKSI TAHAP KE-2 (Computer Assisted Test / CAT)

CAT dilaksanakan pada :

Hari/Tanggal : Selasa, 7 Mei 2024
Tempat : Learning Center (LC) Program Studi Ilmu Komputer FMIPA ULM Lt 2 Gedung 2 FMIPA ULM Jl.A.Yani KM.36.5 Lok Selatan Banjarbaru.
Waktu : 10.00 WITA sd Selesai

KPU Banjarmasin Resmi Tetapkan 45 Anggota DPRD Banjarmasin Terpilih

BANJARMASIN – Komisi Pemilihan Umum Banjarmasin telah resmi menetapkan 45 Anggota DPRD Banjarmasin periode 2024 – 2029.

Suasana Rapat Pleno di Aula KPU Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah, usai penetapan pada Kamis petang (2/5) mengatakan, pihaknya menggelar Rapat Pleno Penetapan Hasil Pemilu 2024 untuk calon anggota DPRD Banjarmasin untuk periode 2024 – 2029. Adapun calon anggota DPRD terpilih dari Partai Golkar mendapat 7 kursi, PKS 7 kursi, PAN 7 kursi, Gerindra 6 kursi, Demokrat 5 kursi, PDIP 5 kursi, PKB 5 kursi, Nasdem 2 kursi, dan terakhir PPP 1 kursi.

Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, saat diwancara awak media

‘Setelah terpilih dan telah ditetapkan ini, mereka wajib melaporkan harta kekayaan kepada instansi berwenang, paling lambat 21 hari sebelum pelantikan,” ucapnya

Disampaikan Rusnailah, untuk daftar nama anggota dewan terpilih dari Dapil 1 Banjarmasin Tengah yaitu Muhamamd Faisal (PAN), Edy Junaidi (Demokrat), Rudi Heriyadi (Golkar), Wakhid Husaini (PKS), Suyato (PDIP), Gusti Yasni Iqbal (Gerindra). Kemudian Dapil 2
Kecamatan Banjarmasin Timur, yang terpilih Tugiatno (PDIP), Noorlatifah (Golkar), Ferry Hidayat (PKB), H M Makmur (Demokrat), Mustakim (Nasdem), Harry Wijaya (PAN), Husaini (Gerindra), dan Samsul Arifin (PKS).
Sedangkan Dapil 3 Kecamatan Banjarmasin Utara, yang terpilih yakni Amalia Handayani (PAN), M Isnaini (Gerindra), Hendra (PKS), Rikval Fachruri (Golkar), Zainal Hakim (PKB), Rayhan Ananto (Demokrat), Taufik Husin (PDIP), Erni Yusnita (Nasdem), Syarifah Sakinah (PAN), Hari Kartono (Gerindra), Mutmainnnah (PKS). Selanjutnya Dapil 4 Kecamatan Banjarmasin Barat, yakni Dedy Sophyan (PKB), Saut Nathan Samosir (PDIP), Muhammad Yamin (Gerindra), Mathari (PKS), Rinda Herliani (PAN), Arufah Arif (PPP), Hariya Sisar (Golkar), Muhammad Ridho Akbar (Golkar), Gusti Yuli Rahman (Demokrat). Untuk Dapil 5, Kecamatan Banjarmasin Selatan yang terpilih yakni Afrizaldi (PAN), Sheilla Putri Mahardika (Golkar), Rahman Nanang Riduan (PKB), Nurrahman (PKS), Masriyah (Demokrat), Hadi Supriyanto (Gerindra), Muhaimin (PDIP), Istiqamah (PAN), Rusbandi (Golkar) Aliansyah (PKS), dan Hilyah Aulia (PKB).

“Pelaksanaan pleno ini dilakukan berdasarkan hasil keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada 29 April lalu, karena sudah tidak ada lagi gugatan,” tutupnya

Untuk diketahui, penetapan 45 anggota DPRD Banjarmasin terpilih, dihadiri Kepolisian, TNI, Bawaslu Banjarmasin, Sekretaris DPRD Banjarmasin, Anggota Dewan, partai politik serta anggota DPRD terpilih, bertempat di Aula KPU Jalan Perdagangan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

Tingkatkan Semangat, Diskominfo Provinsi Kalsel Konsisten Nyanyikan Indonesia Raya dan Mars Bergerak

BANJARBARU – Dalam upaya menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan kebanggaan terhadap negara serta daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalsel secara konsisten menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Bergerak.

Kantor Dinas Kominfo Provinsi Kalsel

Kepada Abdi Persada FM, Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, M. Muslim mengatakan, dengan memutar lagu kebangsaan Indonesia Raya setiap harinya pada jam kerja setiap pukul 10.00 WITA di seluruh ruangan kantor Diskominfo Provinsi Kalsel diharapkan dapat lebih menumbuhkan nilai patriotisme bagi seluruh pegawainya.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, M. Muslim saat diwawancara

“Sesuai edaran Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, nilai-nilai kebangsaan itu harus ditanamkan kepada setiap pegawai, tidak hanya mendengar tetapi ikut menyanyikan dan bersikap hikmat ketika Indonesia Raya di putarkan,” ucapnya kepada Abdi Persada FM, Selasa (30/4).

Muslim menambahkan, pihaknya juga secara konsisten pada jam 15.00 WITA memutarkan Mars Bergerak ciptaan Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor sebagaimana dinyayikannya lagu Indonesia Raya. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan semangat kerja jajarannya serta dapat lebih berinovasi dalam bekerja.

“Lagu Mars Bergerak memiliki makna berjuang gelorakan rakyat sekaligus akronim dari kata bergerak, diciptakan sebagai pemicu semangat untuk terus bergerak membangun Banua,” ungkapnya.

Dalam kesempatam tersebut, Muslim juga mengimbau kepada para pegawai Diskominfo Provinsi Kalsel dan juga tamu yang datang dijam kerja tersebut untuk turut ikuti menyanyikan Indonesia Raya maupun juga Mars Bergerak

“Bukan hanya pegawai Diskominfo, tetapi juga tamu yang datang ke Diskominfo diharapkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars Bergerak ini,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Puncak Harjad ke-72, Paman Birin Dorong Pembangunan di HSU Terus Meningkat dan Maju

HULU SUNGAI UTARA – Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin, mendorong pencapaian pembangunan berbagai sektor di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) terus meningkat dan semakin maju.

Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel (tengah) berfoto bersama Pj Bupati HSU dan ulama HSU

Semangat dan kerja keras seluruh lapisan masyarakat HSU, ujarnya, akan menjadikan daerah ini semakin maju, sejahtera, dan unggul di masa depan.

Gubernur dan Ketua TP PKK Provinsi Kalsel berfoto bersama Pramuka HSU

Hal ini diutarakan Paman Birin pada puncak peringatan Hari Jadi ke- 72 Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) Tahun 2024 yang terpusat di Lapangan Pahlawan Kota Amuntai pada Kamis (2/5) pagi.

Pada peringatan Harjad HSU yang ditetapkan setiap 1 Mei ini, turut bersama Paman Birin, Ketua TP PKK Kalsel, Raudatul Jannah atau Acil Odah dan putranya, Sandi Fitrian Noor, anggota DPR RI terpilih 2024-2029 pada Pemilu Serentak 2014.

Kedatangan Paman Birin, istri dan putranya bersamaan dengan Ketua DPRD Kalsel, Supian HK itu, disambut Pj Bupati HSU, Zakky Aswan didampingi beberapa pejabat lingkup Pemkab HSU lainnya.

Atas nama Pemerintah Provinsi Kalsel , Paman Birin menyampaikan selamat hari jadi yang ke-72 kepada seluruh jajaran Pemkab dan elemen masyarakat HSU.

“Mari jadikan peringatan hari jadi ini sebagai momentum bagi kita bersama, mensyukuri capaian pembangunan serta perjalanan Kabupaten Hulu Sungai Utara selama 72 tahun,” ujarnya.

Sejak berdiri, kabupaten ini mengalami berbagai perubahan dan perkembangan yang signifikan. Berbagai prestasi ditorehkan, baik bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, maupun sosial budaya.

Hal ini, ungkap Paman Birin, tidak terlepas dari peran serta seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemimpin, ulama, pengusaha, hingga seluruh lapisan masyarakat yang telah berkontribusi dalam membangun HSU ini.

“Hari jadi Kabupaten HSU adalah momen untuk menghargai pemerintah dan seluruh elemen masyarakat yang turut berkontribusi dalam memajukan daerah, sehingga membentuk wajah HSU yang agamis, beragam, dan dinamis,” tambahnya.

Meskipun telah banyak pencapaian diraih, Paman Birin berpesan, hendaknya pemerintah dan masyarakat tidak berpuas diri dulu.

Kabupaten HSU memiliki potensi yang besar untuk terus berkembang dan menjadi tempat yang lebih baik bagi generasi mendatang.

Tentu lanjut Paman Birin, capaian pembangunan di HSU merupakan bagian penting dan tak terpisahkan dari upaya mewujudkan Kalsel sebagai Gerbang IKN.

“Keberlanjutan pembangunan daerah di HSU perlu dikawal semua elemen masyarakat,” tegasnya.

Dari beberapa indikator – indikator pembangunan daerah, seperti ekonomi
dan kesejahteraan, dapat dilihat laju pertumbuhan yang positif. Misalnya, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang meningkat dari 69,63 tahun 2021 menjadi 71,12 di 2023. Angka harapan hidup juga mengalami peningkatan dari 71,50 hingga 72,21 di 2023.

Selain itu, Paman Birin menilai perkembangan Kabupaten HSU juga cukup baik di sektor ketenagakerjaan. Di satu sisi, tingkat partisipasi angkatan kerja mengalami kenaikan, dari 69,35 persen tahun 2022 menjadi 75,34 persen.

Artinya, banyak warga HSU yang bekerja, atau setidaknya rajin mencari pekerjaan.

Sementara sisi lain, Pemerintah Kabupaten HSU juga berhasil menekan angka pengangguran. Tingkat pengangguran terbuka turun dari tahun 2022 di angka 4,64 persen menjadi 3,85 di tahun 2023.

Hal ini dapat terjadi, jika situasi perekonomian daerah ini terus berkembang positif.
Selanjutnya diingatkan, tidak lama lagi, setiap daerah termasuk HSU, akan menghadapi agenda demokrasi terbesar di level pemilihan kepala daerah yakni pilkada serentak.

Paman Birin berharap Pilkada di Kalsel nantinya, berlangsung sukses, aman, dan damai.

Pada kesempatan itu, Paman Birin juga melakukan peresmian dan pencanangan sejumlah pembangunan infrastruktur di Kabupaten HSU. Yakni pembangunan Tugu Bundaran Kota Amuntai, pengoptimalisasian Pasar Alabio, peluncuran penggunaan RSUD Pembalah Batung Amuntai dan peresmian jalan bypass Bayur – Panangkalaan.

Penjabat Bupati HSU Zakky Aswan pun bersama warganyq, menyampaikan terima kasih atas berbagai bantuan pembangunan infrastruktur dari Paman Birin dan Acil Odah.

“Kalau dihitung-hitung jumlahnya lebih dari satu triliun, mudahan ditambah lagi,” ujar Zakly yang disambut tepuk tangan peserta yang hadir itu.

Sebelum meninggalkan lokasi, Paman Birin turut menyaksikan lomba panjat pinang yang diikuti perwakilan semua kecamatan di HSU. Sementara Acil Odah, meninjau stand-stand pameran UMKM HSU yang menyediakan berbagai produk makanan, pakaian, dan aneka kerajinan khas daerah setempat. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Serahkan Hasil Rekomendasi LKPj Gubernur Tahun 2023

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Rapat Paripurna dengan agenda Penyerahan Hasil Rekomendasi DPRD Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalsel Tahun Anggaran 2023 pada Kamis (2/5).

Rapat paripurna DPRD Kalsel tersebut dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin didampingi Wakil Ketua DPRD Kalsel, Karmila dan dihadiri Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar, Anggota DPRD Kalsel, sejumlah pejabat lingkup Pemprov Kalsel dan unsur Forkopimda.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Kalsel Dengan Agenda Penyerahan Hasil Rekomendasi DPRD Terhadap LKPj Gubernur 2023

Dalam laporan rekomendasi DPRD terhadap LKPj Gubernur Tahun 2023, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Karmila menyampaikan beberapa hal, diantaranya Panitia Khusus (Pansus) I mendukung dan memberikan rekomendasi terhadap pembentukan payung hukum Lain-lain Pendapat Asli Daerah Sah (LLPAD) Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan.

“Pansus II juga beri rekomendasi kepada Kepala Daerah terkait investasi pada Sektor Padat Karya. Pansus III soroti pengoptimalan program fisik yang berdampak bagi masyarakat terutama pelebaran dan perbaikan jalan provinsi. Pansus IV juga menyoroti di bidang pendidikan terkait kebijakan dan kegiatan yang dapat ditempuh untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah dari perspektif siswa,” jelasnya.

Karmila mengungkapkan, penyampaian rekomendasi ini merupakan catatan strategis sebagai wujud nyata tugas dan fungsi kepada masyarakat dan merupakan progres report dari Penyelenggaran Pemerintah Daerah selama satu tahun.

“Harapan kami kiranya laporan penyampaian rekomendasi beserta analisa yang disampaikan dapat menjadi landasan
pertimbangan dalam penyusunan arah kebijakan pembangunan yang akan datang,” tuturnya.

Sementara , Wakil Ketua DPRD Kalsel Muhammad Syaripuddin menekankan salah satu rekomendasi Dewan terkait peningkatan infrastruktur dan tatakelola pemerintahan. Ia berharap, berbagai masukan yang menjadi catatan diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tadi sudah disampaikan secara tertulis kepada Sekda, dan semoga ini perbaikan ini bisa dilaksanakan secara tepat, cepat,” harapnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar menyatakan Pemprov akan segera menindaklanjuti rekomendasi yang disampaikan DPRD Kalsel.

“Rekomendasi dari DPRD dalam bentuk apapun, baik saran, kritik maupun masukan dimaknai sebagai buah pemikiran dan analisa yang berarti bagi seluruh jajaran Pemprov Kalsel agar bekerja lebih baik,” terangnya.

Dalam proses LKPj Akhir Tahun 2023 ini, lanjut Roy, pihaknya sudah merasakan kebersamaan yang kental, sinergi yang kuat dan kemitraan antara eksekutif dan legislatif dalam menilai LKPj. Ia berharap sinergi ini akan terus berlanjut dalam hubungan kerja untuk penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik dan rakyat yang lebih sejahtera. (ADV-NRH/RDM/RH)

Wujudkan Ketahanan Pangan, PT Bangun Banua Jalin Kerja Sama Dengan ULM

BANJARMASIN – PT Bangun Banua Provinsi Kalimantan Selatan telah melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) di Banjarmasin, Rabu (1/5).

Penandatanganan tersebut langsung dilakukan oleh Direktur PT Bangun Banua Kalsel, Bayu Budjang bersama Rektor ULM, Ahmad Alim Bachri dan disaksikan oleh Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor yang diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Adi Santoso serta jajaran direksi PT Bangun Banua Provinsi Kalsel.

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Pemprov Kalsel, Adi Santoso mengatakan Pemprov Kalsel menyambut baik dan memberikan apresiasi atas terlaksananya penandatanganan MoU dan PKS tersebut.

“Hal ini menunjukkan komitmen, kolaborasi dan kerjasama nyata dalam membangun Banua, khususnya di bidang ketahanan pangan,” jelasnya.

Adi berharap penelitian dapat berjalan dengan baik dan lancar serta dapat menghasilkan kajian yang dapat memberikan banyak manfaat sehingga ketahanan pangan khususnya kebutuhan beras di Kalsel dapat terus terjaga.

“Serta dapat memperkuat posisi Kalsel sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional serta sebagai gerbang ibukota Nusantara (IKN),” harapnya.

Melalui kesempatan ini, Adi ingin mengajak semua pihak untuk berkomitmen memajukan dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat termasuk didalamnya mewujudkan ketahanan pangan khususnya beras.

Sementara itu, Direktur PT Bangun Banua Kalsel, Bayu Budjang menjelaskan penandatanganan MoU dan PKS ini dalam rangka pelaksanaan penelitian ketahanan pangan melalui ketersediaan dan kebutuhan beras di Kalsel.

Bayu menjelaskan ada empat daerah yang menjadi fokus pengembangan tanaman pangan yaitu kabupaten Tanah Laut, Barito Kuala, Kabupaten Banjar dan Hulu Sungai Tengah (HST).

“ULM akan menjadi mitra PT Bangun Banua dalam mengembangkan usaha, termasuk ketersediaan beras di Kalsel,” terangnya.

Hal senada juga disampaikan, Rektor ULM, Prof. Ahmad Alim Bachri. Ia berharap kerjasama yang terjalin antara kedua belah pihak ini dapat berkontribusi dalam membangun Kalsel dan dapat mensejahterakan masyarakat dengan menjadi penghasil ekspor yang bersumber dari hasil pertanian.

“Potensi lahan kita secara internal sangat memungkinkan, tinggal bagaimana kita untuk dapat menjadi daerah swasembada daging, dimana selama ini kebutuhan daging masih disuplai oleh daerah luar Kalsel,” ungkapnya.

Menurut Ahmad, saat ini Kalsel sudah mulai bangkit dengan program yang telah dilakukan oleh Pemprov Kalsel yaitu program Swasembada Sapi dan Sawit (SISKA KUINTIP) dan ini adalah program strategis yang bisa diintegrasikan dengan komoditas lainnya seperti jantung, kopi, pertania dan lainnya.

“Mudahan dengan kerja sama ini, Provinsi Kalsel akan lebih maju lagi dan bermartabat dalam hal ketahanan pangan,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Dispora Kalsel Gelar Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara Tingkat Provinsi

BANJARMASIN – Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan, kegiatan seleksi peserta pertukaran pemuda antar negeri Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024, di Kota Banjarmasin, Kamis (2/5).

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah, melalui Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi menyampaikan, saat ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Disporanya mulai melakukan seleksi pertukaran pemuda antar negara.

Kabid Pemberdayaan Pemuda Dispora Kalsel Rokhyatin Effendi

Pada tahun ini, menurut Rokhyatin, seleksi tersebut diikuti sebanyak 17 peserta, dari perwakilan 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada tahun ini pertukaran pemuda antar negara bertujuan ke Negara Australia,” ucap Rokhyatin.

Potensi pemuda Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan, dapat mengalami peningkatan dengan mengikuti pertukaran pemuda antar negara.

“Dispora Kalsel melakukan seleksi yang ketat kepada para peserta pertukaran pemuda antar negara tingkat propinsi Kalimantan Selatan ini,” jelasnya.

Sehingga diharapkan, pada saat mewakili Indonesia dan Provinsi Kalimantan Selatan kenegara tujuan, kemampuan pemuda dapat mengalami peningkatan.

“Dengan adanya pertukaran pemuda antar negara ini, dapat menambah ilmu pengetahuan dan pemahaman para pemuda terhadap negara tersebut, sehingga dapat bermanfaat untuk daerah masing masing asal pemuda tersebut,” ujarnya. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version