Hadiri International Conference on Infrastructure (ICI), Wagub Hasnuryadi Dukung Infrastruktur Ramah Lingkungan

JAKARTA – Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman menghadiri International Conference of Infrastructure (ICI) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan pada Rabu (11/6).

Wagub Kalsel saat menghadiri ICI 2025 di Jakarta

ICI 2025 dibuka langsung Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harirmurti Yudhoyono (AHY).

Acara prestisius ini mempertemukan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pejabat pemerintah, akademisi, hingga pelaku industri infrastruktur, untuk membahas tantangan dan inovasi dalam pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia.

Konferensi juga dihadiri sejumlah tokoh penting dari berbagai daerah, termasuk Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman, yang turut hadir bersama Kepala Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan Ariadi Noor, Pelaksana Tugas Harian Kepala Dinas PUPR Kalsel, Wahid dan Tenaga Ahli Gubernur, Khalikin Noor

Pada pembukaan itu, Menko IPK AHY menuturkan, Presiden Prabowo Subianto telah menetapkan agenda pembangunan yang jelas dan berani. Indonesia harus mengamankan masa depan bangsa dengan memperkuat ketahanan pangan, ketahanan air, dan ketahanan energi melalui infrastruktur yang terpadu, berkeadilan, dan berkelanjutan.

Indonesia juga telah menetapkan target nasional yang ambisius yakni mencapai angka pertumbuhan ekonomi sebesar 8 persen dalam lima tahun ke depan.

“Untuk mencapainya, kita tidak dapat mengandalkan konsumsi dalam negeri saja. Kami harus membuka seluruh potensi ekonomi dimana selama ini masih ada yang terkunci, dari pertanian hingga pabrik, dari pelabuhan hingga platform digital,” ujar AHY.

Membuka potensi yang terkunci, lanjut AHY, berarti berani mempertebal investasi dalam penyediaan infrastruktur. Investasi perlu dipertebal untuk membangun infrastruktur yang mengurangi biaya logistik dan meningkatkan produktivitas, membangun infrastruktur yang menjamin air untuk pertanian, energi untuk industri, dan perumahan bagi pekerja, dan membangun infrastruktur yang meningkatkan mobilitas perkotaan, menghubungkan daerah pedesaan, dan menarik investasi yang sejalan dengan iklim.

AHY mengakui bahwa pihaknya mengincar investasi swasta untuk puluhan sektor infrastruktur melalui ajang ICI 2025.

Beberapa proyek yang membutuhkan investasi dalam bentuk pembiayaan dari swasta, diantaranya ketahanan pangan, perumahan, sampai energi terbarukan.

“Kami menyambut investor global bukan hanya untuk keuntungan, tetapi juga untuk berpartner dalam transformasi jangka panjang. Ini adalah topik utama yang akan kami jelajahi bersama selama dua hari berikutnya di ICI 2025,” ujar AHY.

Sementara itu, Wagub Kalsel Hasnuryadi Sulaiman menyampaikan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, dalam mendukung pengembangan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berorientasi pada pemerataan pembangunan.

Wagub Kalsel ini juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk menghadapi tantangan geografis dan sosial di wilayah Kalimantan Selatan.

“Kami berharap forum seperti ICI ini dapat menjadi ajang saling bertukar gagasan dan menjembatani kebutuhan daerah dengan kebijakan pusat, terutama dalam menyongsong pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang tentu berdampak langsung bagi Kalimantan,” ujar Hasnuryadi.

Wagub juga mengungkapkan, kehadiran Kepala Bappeda dan Plh. Kepala Dinas PUPR Kalsel juga menjadi bukti sinergi lintas OPD dalam memperkuat perencanaan dan pelaksanaan proyek strategis daerah. Mereka aktif mengikuti sejumlah panel diskusi dan menjalin komunikasi dengan para pemangku kepentingan nasional maupun internasional.

Konferensi ini menjadi momentum penting bagi Kalimantan Selatan untuk memperkuat posisinya dalam peta pembangunan infrastruktur nasional, seiring dengan perkembangan kawasan Indonesia Timur dan pembangunan IKN. (Biroadpim-RIW/RH)

Pansus I LKPj Gubernur Kalsel TA 2024 Gelar RDP Lanjutan Bersama Lima Mitra Kerja di Jakarta

JAKARTA – Panitia Khusus (Pansus) I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) yang membidangi hukum dan pemerintahan, kembali melanjutkan rapat dengar pendapat (RDP) terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Gubernur Kalsel Tahun Anggaran 2024, bersama sejumlah mitra kerja dari lingkup Pemerintah Provinsi Kalsel.

Rapat tersebut dilaksanakan di ruang rapat lantai 3 Gedung Badan Penghubung Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Jalan Biliton, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/4).

Ketua Pansus I, Rais Ruhayat, menyampaikan bahwa RDP kali ini melibatkan lima perangkat daerah, yakni Badan Penghubung Pemprov Kalsel, Biro Pemerintahan Sekretariat Daerah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), serta Sekretariat DPRD.

“RDP ini kami lakukan untuk memperdalam evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kegiatan yang tertuang dalam LKPj Gubernur. Hasil dari pertemuan ini akan menjadi catatan penting dalam penyusunan rekomendasi yang akan kami sampaikan pada rapat paripurna mendatang,” ujar Rais.

Ia menambahkan, rekomendasi final dijadwalkan akan dirampungkan pada 30 April 2025. Rekomendasi tersebut akan berisi saran, masukan, serta usulan konkret kepada masing-masing mitra kerja guna meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di masa mendatang.

Sementara itu, Sekretaris Pansus I, Ilham Nor, menyebutkan bahwa dari total 17 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang menjadi fokus evaluasi, sebanyak 16 SKPD telah didalami. Satu SKPD yang belum dijadwalkan adalah Dinas Komunikasi dan Informatika, yang direncanakan akan mengikuti RDP pada 24 April 2025.

“Setelah seluruh RDP selesai, kami akan melakukan finalisasi terhadap draf rekomendasi. Harapannya, tidak ada hambatan berarti sehingga rekomendasi dapat segera disampaikan dalam sidang paripurna,” terang Ilham.

Menutup pernyataannya, Rais Ruhayat berharap agar seluruh catatan dan usulan yang telah disusun oleh Pansus I dapat diterapkan secara optimal oleh jajaran eksekutif di lingkungan Pemprov Kalsel.

“Harapan kami, seluruh saran yang telah kami berikan dalam rangka penguatan tata kelola pemerintahan dapat ditindaklanjuti dengan baik dan menjadi dasar perbaikan ke depan,” pungkasnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Anjungan Kalsel TMII Terbaik se-Indonesia, Bentuk Komitmen Muhidin-Hasnuryadi Pada Pelestarian Budaya Banjar

JAKARTA – Anjungan Daerah Kalimantan Selatan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dinobatkan menjadi yang terbaik se-Indonesia.

Penghargaan terbaik se-Indonesia ini diserahkan langsung Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon berupa Penghargaan Pradana Nitya Budaya TMII Award untuk Anjungan Terbaik 1 kepada Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Hasnuryadi Sulaiman dalam rangka perayaan HUT ke-50 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Jakarta Timur, pada Minggu (20/4) malam.

Wagub Hasnuryadi Sulaiman, hadir pada TMII Award dengan memakai busana adat Banjar motif berwarna kuning didampingi istri drg. Ellyana Trisya yang juga menggunakan busana adat Banjar.

Sebelum diumumkan, Wagub Hasnuryadi pun berjajar dengan sejumlah kepala daerah yang masuk nominasi tersebut. Detik-detik pemanggilan bahwa Kalsel merupakan anjungan terbaik 1, sejarah Banjar pun diceritakan dalam momentum tersebut.

Dalam potret daerah di Kalimantan Selatan dijelaskan tentang nuansa suku Banjar tergambar dari Rumah Adat Bumbungan Tinggi yang ada di Bumi Lambung Mangkurat. Terdapat sejumlah suku, yaitu suku Banjar dari pesisir dan suku Dayak dari pedalaman.

Wagub Hasnuryadi pun melambaikan tangan di hadapan seluruh penonton Pesta Rakyat Nusantara tersebut. Kemudian, sosok orang nomor dua di Kalsel itu berjabat tangan dengan Menbud Fadli Zon dan menerima Piala Emas bergilir, piagam dan uang pembinaan senilai 100 Juta Rupiah dari Kementerian Kebudayaan RI.

“Alhamdulillah, hari ini kita menerima penghargaan dari Kementerian Kebudayaan RI oleh Bapak Fadli Zon. Mengenai penghargaan anjungan terbaik 1 untuk Kalimantan Selatan di momen HUT ke-50 TMII dalam Pesta Rakyat Nusantara ini,” sampai Wagub Hasnuryadi selepas acara.

Keberhasilan Anjungan Daerah Kalsel menjadi yang terbaik tak lepas dari peran dan dukungan penuh Gubernur, Muhidin yang berkomitmen terus memajukan keberadaan anjungan Kalsel di TMII.

Disebutkan Wagub, Gubernur Muhidin pun terus mendorong berbagai kegiatan budaya Banjar untuk selalu ditampilkan di Anjungan Daerah Kalsel di TMII.

Dengan adanya penghargaan ini, Wagub Hasnuryadi pun mengharapkan kemajuan Banua semakin harum di kancah nasional dan membawa kebaikan untuk di daerah ke depannya.

Diketahui, Anugerah Anjungan TMII sebagai bentuk apresiasi atas peran besar setiap anjungan daerah dalam menampilkan wajah budaya Nusantara kepada dunia.

Pradana Nitya Budaya TMII Award merupakan penghargaan yang pertama kali diberikan pemerintah terhadap anjungan daerah di TMII sebagai bentuk apresiasi atas komitmennya dalam pelestarian budaya secara berkelanjutan di anjungan daerah

Diraihnya penghargaan ini oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, bersaing dalam 16 nominasi anjungan daerah yang masuk tahap 2 penilaian di antaranya yaitu Bengkulu, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Timur, Sulawesi Barat, Bangka Belitung, Papua, Bali, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, D.I Yogyakarta dan DKI Jakarta.

Dalam rangka hari jadinya, TMII menggelar Pesta Rakyat Nusantara mulai tanggal 18 hingga 27 April 2025. Khusus Sabtu dan Minggu 19-20 April 2025. Dan Pesta Rakyat Nusantara merupakan agenda pagelaran 50 atraksi seni budaya Nusantara, kirab budaya Nusantara yang terdiri dari lima gunungan keberkahan, pesta kuliner Nusantara hingga sajian musik dari musisi ternama Indonesia seperti Ari Lasso, Vierratale, Geisha dan Feel Koplo. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Ketua DPRD Kalsel Hadiri Rapat Koordinasi Tindak Lanjut Inpres 1/2025

JAKARTA – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Supian HK menghadiri rapat koordinasi tindak lanjut Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja Dalam Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, Rabu (19/2).

Rakor ADPSI di Jakarta

Diinisiasi oleh Asosiasi DPRD Provinsi Seluruh Indonesia (ADPSI), kegiatan ini dihadiri oleh Ketua DPRD Provinsi Seluruh Indonesia, bertempat di Ruang Rapat Serbaguna Gedung DPRD Provinsi DKI Jakarta.

Supian HK mengatakan pertemuan ini bertujuan untuk menindaklanjuti Inpres Nomor 1 Tahun 2025 guna memastikan bahwa pelaksanaan efisiensi belanja di berbagai sektor dapat berjalan dengan efektif dan selaras dengan kebijakan pemerintah pusat.

Sebagai wakil rakyat, ia memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk daerah khususnya Kalsel, dapat digunakan secara efektif dan efisien.

“Alhamdulillah tadi kita silaturahmi dan berkordinasi dengan ketua DPRD seluruh Indonesia. Insyaallah kita akan coba maksimalkan implementasi agar program prioritas tetap terjaga dan tercapai sesuai dengan arahan Presiden,” ucapnya

Lebih lanjut, Supian HK juga mengingatkan bahwa Inpres ini harus dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan kinerja dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Ia berharap dengan implementasi nantinya, Kalsel dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam pengelolaan keuangan yang efektif dan efisien. (ADV-NRH/RDM/RH)

Gladi Bersih, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman Siap Ikuti Pelantikan Kepala Daerah

JAKARTA – Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Terrpilih Periode 2025-2030, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman mengikuti gladi bersih Pelantikan Kepala Daerah Terpilih Hasil Pilkada 2024 yang diselenggarakan di kawasan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (19/2) pagi.

Selepas hujan, Gubernur Kalsel, Muhidin bersama Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman yang berbaur bersama kepala daerah lainnya mengikuti prosesi baris berbaris.

Seperti saat gladi kotor sehari sebelumnya, Muhidin dan Hasnuryadi mengenakan kemeja lengan panjang warna putih, celana hitam, dan sepatu hitam tampak antusias mengikuti berbagai tahapan gladi bersih.

Pada gladi bersih itu, hadir semua kepala daerah Provinsi, kabupaten/kota se-Indonesia berbaris rapi dan melakukan gerakan olahraga secara bersama-sama.

Dari terlihat dalam gladi bersih itu, Gubernur, Muhidin bersama Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman berjalan dari Monas untuk menyeberangi kawasan Istana Negara.

Gubernur, Muhidin dan Hasnuryadi tampak tersenyum dan tetap semangat mengikuti berbagai kegiatan sebagai bentuk kesiapan dalam mengikuti pelantikan serentak 2025.

Gubernur Kalsel, Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman pun menyimak serius soal informasi dan materi yang disampaikan berkaitan dengan prosesi pelantikan.

“Alhamdulillah, hari ini kita mengikuti gladi bersih bersama kepala daerah se-Indonesia. Dan tidak ada kesalahan, kita mengikuti arahan dalam pelantikan dan Insya Allah kita siap mengikuti prosesi pelantikan besok,” ucap Gubernur Muhidin didampingi Wakil Gubernur Kalsel terpilih, Hasnuryadi Sulaiman selepas gladi bersih

Pada gladi bersih itu juga ditunjukkan aksi pasukan drumband melakukan atraksi dalam memeriahkan kegiatan persiapan pelantikan 481 kepala daerah terpilih yang akan digelar di Istana Merdeka, Jakarta pada Kamis (20/2).

Gladi bersih yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk memastikan kelancaran jalannya upacara pelantikan. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Penuh Semangat, Gubernur Muhidin dan Hasnuryadi Ikuti Gladi Kotor Pelantikan di Monas Jakarta

JAKARTA – Gubernur Kalsel, Muhidin dan Wakil Gubernur Kalsel Terpilih, Hasnuryadi Sulaiman mengikuti kegiatan gladi kotor pelantikan kepala daerah terpilih periode 2025-2030 di kawasan Monas Jakarta pada Selasa (18/2) pagi.

Gubernur dan Wagub Kalsel Terpilih berbincang dengan kepala daerah yang akan dilantik

Menggunakan training, kaos warna putih dan bertopi, Gubernur H. Muhidin telah tiba sekitar pukul 06.30 WITA dan tak lama kemudian disusul Wakil Gubernur Terpilih Hasnuryadi Sulaiman dengan training, kaos putih serta menggunakan topi.

Selanjutnya, pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih 2025-2023 yang mengusung tagline “Bekerja Bersama, Merangkul Semua” ini, berjalan menuju halaman Monas, Jakarta bersama kepala daerah terpilih lainnya se-Indonesia.

Nampak jelas terlihat, Muhidin dan Hasnuryadi penuh semangat memulai berbagai tahapan kegiatan gladi kotor dengan berdiri tegap dan melakukan aksi baris berbaris dengan rapi.

Di tenda acara pun, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman tampak seksama mengikuti instruksi dalam menjalankan giat berbaris untuk disiapkan jelang pelantikan serentak. Berbagai gerakan mulai dengan melakukan gerak tangan sebagaimana olahraga kecil, kemudian memberi hormat kepada komandan pasukan, dilakukan penuh semangat serta berbagai gerakan instruksi lainnya.

“Alhamdulilah. Hari ini Selasa, kita kumpul bersama kepala daerah di Monas dalam persiapan pelantikan serentak maka dilakukan gladi kotor. Dan besok lagi, giat gladi bersihnya itu,” sampai Gubernur, Muhidin didampingi Wakil Gubernur Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman selepas gladi kotor.

Diakhir acara, suasana hangat terjalin bersama kepala daerah terpilih lainnya se-Indonesia. Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman, terlihat berdialog santai dengan para kepala daerah.

Gladi kotor dan bersih, digelar untuk keperluan agenda pelantikan kepala daerah secara serentak pada 20 Februari 2025. Untuk gladi kotor dilakukan Selasa (18/2) sedangkan gladi bersih dilaksanakan pada Rabu (19/2).

Nantinya, Presiden Prabowo Subianto akan melantik ratusan kepala daerah terpilih secara serentak pada Kamis (20/2) mendatang. Hal itu tertuang dalam Peraturan Presiden atau Perpres Nomor 13 Tahun 2025, tentang tata cara pelantikan kepala dan wakil kepala daerah.

Ada 481 kepala daerah dari total 505 kepala daerah terpilih yang akan dilantik Presiden secara serentak. (Biroadpim-RIW/RH)

Wajib Ikuti Retreat Kepala Daerah di Magelang, Gubernur Muhidin Siapkan Keperluan Menginap Selama Sepekan

JAKARTA – Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, memastikan diri, siap mengikuti retreat kepala daerah di Akademi Militer Magelang, pada 21-28 Februari 2025 mendatang. Kelengkapan ragam baju telah disiapkan, baik itu baju putih, baju olahraga dan baju batik

Gubernur Kalsel saat tiba di Kemendagri RI

Di halaman kantor Kemendagri, di hadapan wartawan, Gubernur, Muhidin mengatakan, akan membawa delapan pakaian untuk mengikuti kegiatan Retreat Akmil Magelang.

“Baju putih kita bawa selengkapnya. Mungkin bisa 7 atau 8. Kita bawa. baju putih, baju olahraga dipersiapkan. Batik itu 3 lembar sudah cukup,” kata Muhidin usai menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta Pusat, Senin (17/2) pagi.

Gubernur Kalsel saat memberikan keterangan kepada wartawan

Dalam kesempatan itu, Muhidin mengaku sudah mempersiapkan diri secara matang, apalagi hasil pemeriksaan kesehatan, menunjukkan hasil yang baik. Bersama wakilnya, Hasnuryadi Sulaiman sudah menjalani pemeriksaan kesehatan tersebut.

Gubernur, Muhidin menilai, kegiatan retreat bukanlah hal yang memberatkan. Sebab, menurutnya dengan mengikuti retreat ini dapat mengenal kepala daerah dari seluruh Indonesia.

“Enggak memberatkan. Malah ini kita untuk istirahat di sana. Kalau di daerah kita sibuk. Dan diharapkan adalah mungkin kita silaturahmi dengan yang lain, selama satu minggu mungkin cukup berkenalan dengan yang lain,” ungkap Muhidin.

Untuk diketahui, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar pemeriksaan kesehatan lanjutan dan registrasi untuk 242 kepala daerah dan wakil kepala daerah pada hari kedua, Senin (17/2).

Pemeriksaan kesehatan hari kedua, digelar dalam tiga sesi. Sesi pembuka pukul 08.00-10.00 WIB, sesi kedua 10.00-12.00 WIB, sesi terakhir pukul 13.00-15.00 WIB.

Registrasi dan pemeriksaan kesehatan tersebut merupakan rangkaian dari pelantikan kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan digelar di Istana Kepresidenan Jakarta pada Kamis (20/2).

Selain itu, pemeriksaan kesehatan juga penting dilakukan untuk mengecek kesiapan kepala daerah mengikuti orientasi atau retreat yang akan digelar pada 21-28 Februari 2025 di Akademi Militer di Magelang, Jawa Tengah. (Biroadpim-RIW/RDM/RH)

Jelang Pelantikan, Gubernur Muhidin dan Hasnuryadi Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Kemendagri

JAKARTA – Gubernur, Muhidin dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan terpilih, Hasnuryadi Sulaiman, menjalani pemeriksaan kesehatan di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jalan Medan Merdeka Utara, Gambir, Jakarta Pusat, pada Senin (17/2) pagi.

Gubernur dan Wagub Kalsel Terpilih saat memberikan keterangan usai menjalani pemeriksaan kesehatan

Pemeriksaan kesehatan ini merupakan bagian dari tahapan wajib sebelum pelantikan, sebagaimana tertuang dalam Surat Radiogram Kemendagri Nomor 100.2.1.3/644/SJ. Pelantikan dijadwalkan berlangsung pada Kamis (20/2) mendatang.

Pemeriksaan kesehatan bagi kepala daerah terpilih pada Pilkada Serentak 2024 ini, berlangsung selama dua hari, dari 16 hingga 17 Februari 2025. Pemeriksaan mencakup berbagai aspek kesehatan dasar, seperti pengecekan gula darah, tekanan darah, kolesterol, serta asam urat.

Usai menjalani pemeriksaan, Muhidin menyampaikan, bahwa semua tahapan berjalan lancar dan hasil tes menunjukkan kondisi kesehatan mereka dalam keadaan baik.

“Alhamdulillah, hari ini saya bersama Adinda Hasnur telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Kami telah menjalani berbagai tes seperti pemeriksaan darah, kolesterol, asam urat, dan lainnya. Alhamdulillah, semuanya dalam kondisi normal,” ujar Muhidin dengan penuh syukur.

Sementara itu, Hasnuryadi Sulaiman menambahkan bahwa dirinya telah mempersiapkan diri dengan menjaga pola makan dan istirahat yang cukup sebelum menjalani pemeriksaan.

Lebih lanjut, Muhidin menegaskan, bahwa dirinya dan Hasnur siap untuk pelantikan serta menjalani tahapan berikutnya, termasuk orientasi kepala daerah atau retreat yang akan berlangsung di Magelang, Jawa Tengah.

Sebagai informasi, setelah dilantik, para kepala daerah terpilih nantinya diwajibkan mengikuti pembekalan atau retreat di Akademi Militer (Akmil) Magelang selama sepekan, yakni dari 21 hingga 28 Februari 2025. Program ini bertujuan untuk memperkuat kepemimpinan dan wawasan kebangsaan guna mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan kesiapan yang matang, Muhidin dan Hasnuryadi Sulaiman optimis dapat mengemban amanah sebagai pemimpin Kalimantan Selatan “Bekerja Bersama, Merangkul Semua” demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Banua. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Banhub Kalsel di Jakarta Diharapkan Bisa Menambah Pendapatan Daerah

JAKARTA – Potensi pendapatan Badan Penghubung (Banhub) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Jakarta diharapkan dapat dimaksimalkan. Harapan ini disampaikan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalsel, Muhammad Yani Helmi, yang akrab disapa Paman Yani, saat memimpin rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel dalam rangka monitoring ke Banhub Provinsi Kalsel di Jakarta Pusat, Jumat (14/2).

“Ada potensi pendapatan daerah melalui penginapan di Banhub Provinsi Kalsel di Jakarta ini. Kami berharap hal ini dapat berkontribusi pada pendapatan Provinsi Kalsel,” ujar Paman Yani.

Selain itu, Paman Yani juga menyoroti keberadaan Anjungan Kalsel yang berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Ia berharap agar Anjungan Kalsel dapat dimaksimalkan sebagai etalase budaya Kalsel untuk promosi.

“Semoga Anjungan TMII ini terus berkembang, agar masyarakat semakin tertarik untuk mengunjungi Kalsel melalui pameran dan showcase yang ada di sana,” tambahnya.

Rombongan Komisi II DPRD Provinsi Kalsel disambut oleh Kasubid Pelayanan dan Akomodasi Banhub Provinsi Kalsel, Irisandy Nasution. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas kunjungan para wakil rakyat “Rumah Banjar”.

“Terima kasih atas kunjungan ini. Kehadiran Bapak dan Ibu anggota DPRD Provinsi Kalsel memberikan semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan pelayanan. Dukungan dari DPRD sangat kami harapkan,” ujar Irisandy. (ADV-NRH/RDM/RH)

Bank Kalsel Dukung Pembangunan Gazebo Anjungan Kalsel di TMII

Jakarta – Bank Kalsel kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pembangunan yang dicanangkan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin. Salah satunya terkait optimalisasi promosi potensi daerah dan pembangunan Kalimantan Selatan. Dukungan yang diberikan Bank Kalsel berupa pembangunan gazebo di Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah. Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung optimalisasi promosi pariwisata di Kalimantan Selatan dan memberikan ruang bagi masyarakat maupun wisatawan untuk lebih mengenal potensi alam dan budaya daerah yang berkunjung ke Anjungan Kalimantan Selatan.

Penyerahan dukungan pembangunan gazebo secara simbolis dilakukan Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin kepada Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, yang juga turut didampingi Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Terpilih, Hasnuryadi Sulaiman, Plh Sekda Provinsi Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, dan Dirjen Bina Marga Kementrian PU, Roy Rizali Anwar, saat acara Rapat Kerja Koordinasi Provinsi Kalimantan Selatan belum lama tadi di Anjungan Kalsel di Taman Mini Indonesia Indah.

Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin dalam keterangannya menyampaikan, Bank Kalsel selalu berkomitmen untuk mendukung program – program pemerintah provinsi untuk kemajuan Kalimantan Selatan, salah satunya melalui dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang mendukung promosi pariwisata dengan memperkenalkan keindahan dan potensi Kalsel kepada lebih banyak orang.

“Pembangunan gazebo di Anjungan Kalsel ini kami harapkan dapat menjadi salah satu daya tarik untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan,” harap Fachrudin.

Gazebo yang dibangun dua lantai ini diharapkan menambah daya tarik bagi para pengunjung. Selain memberikan fasilitas bagi pengunjung untuk beristirahat, gazebo ini juga berfungsi sebagai media untuk memperkenalkan berbagai produk lokal, keindahan alam, serta kearifan budaya Kalsel. Hal ini sejalan dengan upaya Bank Kalsel dalam berperan aktif dalam pengembangan sektor pariwisata dan budaya Kalimantan Selatan.

Dengan adanya gazebo tersebut, Bank Kalsel juga ingin menunjukkan kontribusi nyata dalam mendorong perkembangan sektor pariwisata dan perekonomian daerah, melalui kolaborasi bersama pemerintah dan berbagai pihak terkait. (ADV-RIW/RDM/APR)

Exit mobile version