BANJARMASIN – Pembangunan gedung baru DPRD Banjarmasin yang berlokasi di samping gedung lama, Jalan Lambung Mangkurat sudah mulai terlihat hasilnya.
Suasana pembangunan gedung baru DPRD Banjarmasin
Pelaksana Proyek, Riduan, kepada sejumlah wartawan pada Selasa (25/10) mengatakan, sejak mulai dilakukan tahapan proyek pekerjaan pembangunan pada Agustus 2022 tadi, pihaknya membangun lantai dasar dan sudah sekitar 25 persen, kendala yang dihadapi saat ini terjadinya hujan hampir setiap hari.
Pelaksana proyek, Riduan
“Biasanya kita tunggu selesai hujan sekitar satu atau dua jam, baru dilanjutkan pekerjaan,” ungkapnya
Riduan menjelaskan, dalam pembangunan gedung baru DPRD Banjarmasin, ada sebanyak 30 orang pekerja, dimulai jam 08.00 – 22.00 WITA, untuk malam Jumat dan malam Minggu libur, ia berupaya pekerjaan akan selesai tetap waktu.
“Kami selalu tekankan SOP dalam APD, agar para pekerja tercipta keselamatannya,” tutup Riduan.
Untuk diketahui, pembangunan gedung baru DPRD Banjarmasin, berkonsep rumah Banjar bubungan tinggi dan gajah menyusu, dengan anggaran sekitar Rp40 miliar, direncanakan selesai tahun 2023 mendatang. Lantai dasar gedung baru itu, untuk tempat parkir, dan musala, lantai satu ruang aspirasi, disediakan ruangan pers, lantai dua ruang kerja komisi dan 41 anggota dewan, sedangkan lantai tiga ruang rapat besar serta empat ruang unsur pimpinan. (NHF/RDM/RH)
Banjarmasin – Sebagai bentuk apresiasi terhadap nasabah setia, khususnya Aparatur Sipil Negara (ASN), Bank Kalsel gelar penarikan Undian Simpeda KPE Periode VIII tahun 2022, di Aula Lantai 7, Kantor Pusat Bank Kalsel, pada Senin (24/10). Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan sejak tahun 2015, bagi ASN pemegang Tabungan Simpeda (Simpanan Pembangunan Daerah) Kartu Pegawai Elektronik (KPE) Bank Kalsel.
Kegiatan dihadiri Komisaris Independen Bank Kalsel, Syahrituah Siregar; Anggota Dewan Pengawas Syariah Bank Kalsel, H. Darul Quthni; serta jajaran Direksi Bank Kalsel, yang terdiri atas Direktur Utama, Hanawijaya; Direktur Kepatuhan, IGK. Prasetya; dan Direktur Operasional, Ahmad Fatrya Putra. Turut berhadir Kepala Divisi dan Kepala Kantor Cabang di wilayah terdekat dengan Kantor Pusat Bank Kalsel.
Penarikan undian dilakukan Dewan Komisaris dan Direksi Bank Kalsel secara bergantian, dengan disaksikan Neddy Farmanto selaku notaris, Aipda Hasyim Al Ayubi selaku perwakilan dari pihak Kepolisian Republik Indonesia dan Rizdie Prima Surya selaku perwakilan dari Dinas Sosial Provinsi Kalsel. Kegiatan ini turut disaksikan secara daring, yang diikuti Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu Bank Kalsel.
Dalam sambutannya, Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya mengungkapkan, bahwa Tabungan Simpeda sudah eksis sejak 30 tahun yang lalu dan merupakan salah satu produk pemersatu BPD seluruh Indonesia, di samping produk-produk dan layanan perbankan Bank Kalsel lainnya.
Suasana penarikan undian Simpeda KPE
“Tabungan Simpeda merupakan produk tabungan yang menguntungkan dengan akses luas serta diikutkan dalam undian lokal maupun nasional dengan total hadiah milyaran rupiah. Dari tahun ke tahun, Tabungan Simpeda KPE Bank Kalsel menunjukkan tren meningkat dari tahun 2015 hingga tahun 2021, baik dari jumlah nasabah, produk, maupun layanan. Peningkatan ini tak luput dari dukungan dan kepercayaan Pemerintah Daerah dan seluruh nasabah khususnya nasabah ASN yang selalu setia dan loyal terhadap produk dan layanan Bank Kalsel,” terang Hanawijaya.
Pada penarikan undian Simpeda KPE kali ini, Bank Kalsel menyuguhkan hadiah total sebanyak 150 Logam Mulia, yang terbagi 100 Logam Mulia masing-masing seberat 5 gram dan 50 Logam Mulia masing-masing seberat 10 gram. Hadiah ini dibagikan kepada nasabah Simpeda KPE Bank Kalsel di seluruh Kabupaten/Kota se-Kalimantan Selatan.
Lebih lanjut, Hanawijaya mengungkapkan, bahwa undian Tabungan Simpeda KPE merupakan salah satu wujud apresiasi kepada para ASN sebagai nasabah terbesar Bank Kalsel.
“ASN merupakan nasabah terbesar Bank Kalsel baik untuk produk tabungan maupun kredit, sehingga kami patut memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih salah satunya melalui Undian Simpeda KPE ini. Mudah-mudahan dengan kegiatan ini semakin meningkatkan loyalitas nasabah khususnya ASN sehingga Bank Kalsel semakin eksis dan semakin dipercaya oleh nasabah. Kami ucapkan selamat kepada para Pemenang yang beruntung,” tuturnya.
Tabungan Simpeda KPE Bank Kalsel menunjukkan tren meningkat dari tahun ke tahun, baik dari jumlah nasabah, produk, maupun layanan. Kepercayaan dan kesetiaan para Pemegang Saham serta nasabah diakui telah membawa Bank Kalsel tetap tumbuh di tengah ketatnya persaingan industri perbankan.
Direktur Utama Bank Kalsel
“Di umur yang tak muda lagi, Bank Kalsel selalu berupaya “tampil muda” dan menjadi Bank Daerah yang handal dan terpercaya di sektor perbankan. Bank Kalsel bisa terus menghasilkan kinerja dan prestasi yang baik, berkat apresiasi dan penghargaan dari seluruh nasabah, yang telah mendukung dan menjadikan Bank Kalsel, sebagai bank yang terpercaya dalam menghimpun dan menyalurkan dana mereka,” pungkas Hanawijaya.
Dikesempatan ini, juga dilakukan penyerahan simbolis kepada Pemenang Undian Simpeda Nasional Periode ke-1 Tahun XXXIII-2022, oleh Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya, kepada Endang Martini (nasabah setia Bank Kalsel), dengan didampingi Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Utama, Firmansyah. Endang berhasil meraih hadiah sebesar Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah) yang merupakan Pemenang ke-III dari even Undian Simpeda Nasional. Selain Endang, juga terdapat 25 Pemenang Undian Simpeda Nasional yang merupakan nasabah setia Bank Kalsel, sehingga total hadiah yang diraih nasabah Bank Kalsel adalah sebesar Rp85.000.000,- (delapan puluh lima juta rupiah). (ADV-RIW/RDM/APR)
Banjarmasin – Sekretaris Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Suripno Sumas mengajak masyarakat kembali mengarah ke cita-cita luhur Bangsa Indonesia agar selalu bersumber pada empat pilar.
Hal itu disampaikannya kepada wartawan usai melaksanakan kegiatan sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di kawasan Kecamatan Banjarmasin Tengah, Senin (24/10).
Menurut Suripno, saat ini kondisi bangsa Indonesia disusupi oleh beberapa informasi yang agak menyimpang dari keinginan para tokoh pendiri bangsa Indonesia agar rakyat tetap utuh dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NRKI), bersatu dalam Bhinneka Tunggal Ika, menjadikan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 sebagai sumber hukum serta Pancasila sebagai dasar negara.
“Karenanya, melalui pelaksanaan sosialisasi ini, kami ingin mengajak mereka untuk memahami kondisi tersebut dan bisa menangkalnya dengan pemahaman wawasan kebangsaan,” harapnya.
Selain itu, Suripno juga berharap para peserta sosialisasi yang merupakan pengurus salah satu partai politik di Banjarmasin dapat lebih memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, Widyaiswara BPSDM Provinsi Kalsel, Ratna Rosana sebagai narasumber dalam kegiatan sosialisasi tersebut menambahkan penguatan nilai-nilai Pancasila merupakan tanggung jawab bersama.
“Tentu saja dimulai dari keluarga, pemerintah dan masyarakat. Ketiga unsur tersebut harus bersinergi dengan baik,” jelasnya.
Ratna juga menekankan pengamalan Pancasila sila pertama yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa, karena menurutnya ketika manusia menjalankan kewajiban beragama dengan baik maka pengamalan sila-sila Pancasila lainnya akan menyusul. (NRH/RDM/APR)
BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin Afrizaldi, kepada sejumlah wartawan, pada Senin sore (24/10) usai meninjau ke lapangan mengatakan, dengan terjadinya insiden yang menyebabkan kecelakaan kerja dalam pembangunan Jembatan Sulawesi II, dalam waktu dekat dijadwalkan rapat dengar pendapat (RDP), bersama Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin.
Wakil Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin, Afrizaldi
“Kami tidak ingin kejadian itu terulang kembali,” ucapnya
Disampaikan Afrizaldi, pihaknya secara pribadi turut berbelasungkawa atas kejadian naas yang menimpa korban, disebabkan girder beton tergelincir. Seharusnya setiap proyek pembangunan harus diutamakan Standar Operasional Prosedur (SOP) keselamatan kerja.
“Semoga tidak menjadi penghambat pekerjaan proyek, dan selesai sesuai batas waktu yang ditetapkan,” pintanya.
Lebih lanjut Afrizaldi menyarankan, setiap pekerjaan proyek pagar itu sebaiknya dipasangi kamera pengawas, bertujuan untuk memberikan kemudahan dalam pengawasan dilapangan.
“Ketika ada insiden bisa diketahui dari rekaman CCTV tersebut,” tutup Politisi PAN DPRD Banjarmasin.
Seperti ramai diberitakan, telah terjadi insiden kecelakaan kerja yang menyebabkan seorang pekerja meninggal dunia, saat pembangunan proyek Jembatan Sulawesi II Banjarmasin, pada Minggu (23/10), sekitar jam 14.40 WITA.
Suasana pembangunan Jembatan Sulawesi II
Pekerja bernama Kasim itu terhimpit girder beton yang terjatuh saat mau dipasang, korban sempat dievakuasi dan dilarikan ke RSUD Ulin Banjarmasin menggunakan ambulan relawan BPK setempat. Namun korban dinyatakan meninggal dunia. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, mendorong para pelaku UMKM mengajukan sebagai koperasi baru.
Kepada sejumlah wartawan, Kepala Dinas Koperasi UMKM dan Tenaga Kerja Kota Banjarmasin, Isa Ansari, baru baru tadi menjelaskan, saat ini syarat pengajuan koperasi baru telah dipermudah yaitu minimal anggotanya sembilan orang, tidak seperti dahulu harus 20 orang, kemudian menyetujui simpanan wajib, simpanan pokok dan dana cadangan. Ia berharap dengan mulai banyak muncul pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah di kota ini, dapat mendaftarkan sebagai anggota baru koperasi.
“Ada empat jenis koperasi diantaranya koperasi konsumen, produsen serba usaha dan simpan pinjam,” ucapnya
Disampaikan Isa, masyarakat terutama pelaku UMKM harus mengetahui manfaat koperasi yaitu meningkatkan kehidupan ekonomi anggota koperasi dan masyarakat di sekitar, memajukan usaha, menambah permodalan dan membuat produk semakin dikenal secara luas, serta membantu pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat yang adil dan makmur.
“Kami selalu beri dukungan bagi koperasi dalam bentuk pelatihan, pembekalan manajemen dan peningkatan usaha koperasi sebagai program prioritas setiap tahun,” jelasnya
Lebih lanjut Isa menambahkan, untuk data sementara ini, total koperasi di Kota Banjarmasin, ada sebanyak 520 koperasi, yang aktif 330 koperasi, sedangkan sisanya 190 koperasi sudah tidak aktif lagi. Namun dari 190 koperasi yang tidak aktif, masih bisa dipertahankan sebanyak 107 koperasi yaitu pihaknya berupaya melakukan pembinaan, agar tetap bertahan bisa bangkit kembali menjalankan usaha, seiring mulai melandai pandemi COVID-19.
“Bagi 83 koperasi yang tidak aktif sama sekali, sudah diajukan ke Kementerian Koperasi dan UMK RI untuk dibubarkan, karena baik kantor dan anggotanya tidak ada lagi,” tutup Isa. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Sebanyak 10 penyakit yang berpotensi Kejadian Luar Biasa (KLB), dibahas Panitia Khusus Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Penanganan dan Penanggulangan Wabah Penyakit Menular DPRD Banjarmasin.
Kepada sejumlah wartawan Ketua Pansus Raperda Penanganan dan Penanggulangan Wabah Penyakit Menular, DPRD Banjarmasin Mudah, pada Rabu (19/10) mengatakan, dalam rapat perdana ini, untuk judul terlebih dahulu dibahas yaitu persamaan persepsi, kemudian pemetaan sepuluh penyakit di kota seribu sungai yang berpotensi dikhawatirkan menjadi Kejadian Luar Biasa (KLB).
Ketua Pansus Raperda Penanganan dan Penanggulangan Wabah Penyakit Menular, DPRD Banjarmasin, Mudah
“Kita buat aturan ini hampir dua tahun telah terjadi penularan COVID-19, maka menjadi pelajaran bersama, agar siap menghadapi bencana penyakit menular,” ucapnya
Disampaikan Mudah, dari sepuluh penyakit yang dinilai wabah atau bisa menyebabkan KLB diantaranya Malaria, Diare Akut, Demam Berdarah Dengu, flu dan COVID-19, apalagi tatanan geografis di Banjarmasin lebih banyak rawa, sehingga mudah muncul penyakit tersebut.
“Sebelumnya kita dulu memiliki Perda nomor 5 tahun 2017 tentang sistem kesehatan, namun tidak mengatur secara khusus, terkait wabah penyakit menular untuk penanganan dan pengendalian, sehingga ini terobosan baru,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin melalui Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Bandiyah, menyampaikan, kehadiran Raperda ini bertujuan sebagai pedoman untuk menurunkan angka kesakitan, kecacatan dan kematian akibat wabah penyakit menular, karena sudah menjadi kewajiban Pemerintah Daerah melindungi masyarakat.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinkes Banjarmasin, Bandiyah
“Ini baru tahap awal pembahasan, kita perlu pendapat dan saran untuk kesempurnaan Raperda ini setelah menjadi Perda,” tutupnya.
Untuk diketahui, pembahasan Rapat Pansus tentang Raperda Penanggulangan Wabah Penyakit Menular, berlangsung di ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin, dipimpin Ketua Pansus Mudah, bersama anggota Gusti Yuli Rahman, Arufah Arif, Mathari dan Sukrowardhi. Dihadiri Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Bandiyah, Kabag Hukum Jefri Fransyah, serta Kabid Pengelolaan Sampah, Dinas Lingkungan Hidup Daerah Banjarmasin, Marzuki. (NHF/RDM/RH)
BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, sejak dua bulan lalu, telah membuka layanan pendaftaran pasien secara online.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar mengatakan, pihaknya saat ini telah membuka layanan pendaftaran pasien secara online.
“Pendaftaran pasien secara online tersebut telah dibuka sejak dua bulan lalu,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.
Menurut Izzak, dengan adanya pendaftaran online ini, maka masyarakat tidak perlu lagi datang langsung ke RSUD Ulin Banjarmasin, untuk mengambil nomor antrian di rumah sakit, cukup mendaftar secara online.
Dengan adanya pendaftaran secara online ini, maka akan berdampak positif terhadap pelayanan terutama, untuk mengurangi calo di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Izzak juga mengungkapkan, bahwa RSUD Ulin Banjarmasin setiap hari melayani 1.000 pasien lebih, untuk mendapatkan pelayanan di rumah sakit tersebut.
“Untuk jumlah kunjungan pasien di RSUD Ulin Banjarmasin setiap hari sebanyak seribu pasien lebih,” jelasnya.
Oleh karena itu, lanjut Izzak, pihaknya berusaha untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada pasien pasien tersebut.
Menurut Izzak, pihaknya juga menerima keluhan keluhan dari para pasien, serta berusaha untuk memberikan solusi terhadap keluhan yang disampaikan oleh pasien.
“RSUD Ulin Banjarmasin berusaha untuk menekan seminim mungkin, adanya keluhan dari pasien terhadap pelayanan yang diberikan,” ucap Izzak. (SRI/RDM/RH)
BANJAR – Stand Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin melayani paspor bagi pengunjung Kalsel Expo 2022 yang merupakan rangkaian event Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional ke 29.
Hal itu disampaikan, Kepala Seksi Teknologi dan Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Muhammad Yamin kepada wartawan di sela kegiatan pameran di alun-alun Ratu Zaleha Martapura Kabupaten Banjar pada Rabu (12/10).
Kasi Teknologi dan Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin, Muhammad Yamin
“Karena ini hanya stand pameran maka para pengunjung yang ingin membuat paspor dapat mengisi formulir, sesi wawancara dan pengambilan foto. Sedangkan buku paspor akan diproses dan bisa diambil di kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin selama tiga hari kerja setelah pembayaran,” jelasnya.
Terkait biaya pembuatan paspor, menurut Yasmin, untuk paspor non elektronik dikenakan biaya Rp350 ribu dan untuk paspor elektronik dikenakan biaya Rp650 ribu.
“Mulai terhitung sejak 12 Oktober 2022, masa berlaku paspor dari lima tahun menjadi 10 tahun. Sementara untuk biaya tetap, belum ada perubahan,” tambahnya.
Bagi masyarakat yang ingin pelayanan paspor tanpa perlu mendatangi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banjarmasin bisa menggunakan layanan “Eazy Pasport”. Hal ini dalam rangka memberikan kemudahan kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan pelayanan paspor.
“Dengan layanan ini, kami melayani pembuatan paspor secara kolektif di lokasi pemohon,” terangnya. (NRH/RDM/RH)
BANJARMASIN – Adanya warung gratis di halaman Masjid Jami Banjarmasin, turut serta berpartisipasi mensukseskan lomba di venue Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional ke – 29 untuk Cabang Hifzil Qur’an golongan 10 Juz dan 20 Juz.
Kepada sejumlah wartawan, Pendiri warung gratis halaman Masjid Jami Banjarmasin, Ahmad Syarbini, pada Kamis (13/10) mengatakan, pihaknya sangat senang Masjid Jami terpilih sebagai salah satu venue dalam menyelenggarakan lomba MTQN, sehingga warung gratis yang dikelola pihaknya dengan relawan terus dilaksanakan, untuk meramaikan event Nasional di Kota Religi.
Pendiri warung gratis halaman Masjid Jami Banjarmasin, Ahmad Syarbini
“Kita buka warung gratis ini buka sejak enam bulan yang lalu, sebelumnya di depan Masjid Jami, sekarang pindah ke belakang,” katanya
Disampaikan Syarbini, untuk dana membuka warung gratis melalui sumbangan Ikatan Persaudaraan Jemaah Subuh, sekarang sudah berkembang dari banyak donator, bahkan pihaknya mendapat bantuan pribadi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, untuk mensukseskan lomba di venue Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional ke – 29 untuk Cabang Hifzil Qur’an golongan 10 Juz dan 20 Juz, berupa gula teh dan kopi, karena ke warung ini tidak hanya pengunjung sekitar, pasti dari kafilah provinsi lain serta Panitia Pusat MTQN.
“Kita sediakan minuman teh, kopi, air mineral, untuk kue seperti roti, apam, serta nasi bungkus, biasanya sumbangan dari warga, warung ini buka dari pagi hingga Jam 21.00 WITA,” ungkapnya.
Menanggapi hal itu, Direktorat Bimbingan Masyarakat Kemenag RI, Gufron menilai, warung gratis menyajikan teh, kopi, air mineral, ini baru pertama kalinya ada di Kota besar, dan sangat diapresiasi untuk menyemarakkan event Nasional lomba di venue Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional ke – 29 untuk Cabang Hifzil Qur’an golongan 10 Juz dan 20 Juz yaitu di Masjid Jami Banjarmasin. Ia berharap dapat ditiru bagi Masjid lain nantinya.
Direktorat Bimbingan Masyarakat Kemenag RI, Gufron
“Semoga menjadi ladang amal jariah bagi yang menyumbang dan relawan yang bekerja untuk melayani,” tutup Gufron
Untuk diketahui, Masjid Jami ini berlokasi di Jalan Masjid Jami RT 03 RW 01 Nomor 01, Kelurahan Antasan Kecil Timur, Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)
MARTAPURA – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, turutserta dalam memeriahkan kegiatan Pameran Kalsel Expo MTQ Nasional, di Cahaya Bumi Selamat (CBS), Martapura, Kabupaten Banjar, Rabu (11/10).
Wadir Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin Agus Dyan Nur mengatakan, RSUD Ulin Banjarmasin ikut berpartisipasi dalam kegiatan Pameran MTQ Nasional Kalsel Expo 2022.
Wadir Administrasi Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin Agus Dyan Nur (Tengah)
“Ada beberapa layanan kesehatan gratis yang diberikan oleh kepada pengunjung selama pameran berlangsung,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Agus, juga ada puluhan hadiah doorprize untuk para pengunjung stand RSUD Ulin yang beruntung.
“Kita memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada para pengunjung pameran MTQ Nasional Kalsel Expo 2022 di Alun-alun Ratu Zalecha Martapura,” ungkapnya.
Layanan gratis tersebut, tambah Agus, pemeriksaan gula darah, tensi darah, saturasi oksigen, dan fungsi paru atau spirometri.
Selain itu, di stand RSUD Ulin Banjarmasin juga menjual beberapa produk-produk UMKM dari Kopkar “Sehat” RSUD Ulin Banjarmasin, salah satunya yaitu korset untuk pasien sakit pinggang.
“Ini sebagai bentuk partisipasi RSUD Ulin Banjarmasin dalam ikut serta dalam memeriahkan pelaksanaan Pameran MTQ Nasional Kalsel Expo 2022,” ucap Agus. (SRI/RDM/RH)