Selama Ramadhan, Kubah Abah Guru Zuhdi Terbuka Untuk Umum

BANJARMASIN – Meski bulan puasa, antusias para pengunjung kubah Abah Guru Zuhdi di Banjarmasin tetap tinggi, dan untuk jam operasinal tidak ada perubahan. Hal itu disampaikan, Ketua Yayasan Majta, Muhammad Nidauddin, kepada sejumlah wartawan, pada Senin (27/3).

Ketua Yayasan Majta, Muhammad Nidauddin

Muhammad mengatakan, saat ini para ziarah yang mengunjungi ke Kubah Ulama Kharismatik KH. Ahmad Zuhdiannoor atau dikenal Guru Zuhdi, tidak hanya warga sekitar, juga dari kabupaten dan kota lainnya bahkan lintas Provinsi. Waktunya mulai jam 06.00 – 00.00 WITA, berlokasi di kawasan samping Masjid Jami Sungai Jingah, Jalan Antasan Kecil Timur, Kecamatan Banjarmasin Utara.

“Kubah ini terbuka untuk umum, rencananya akan tutup satu hari saja, pada tanggal 8 Ramadhan, yaitu bertepatan haul ke – 3 Abah Guru Zuhdi,” ucapnya

Disampaikan Muhammad, terkait pelaksanaan Haul ini sebelumnya dua tahun berturut-turut mengalami pandemi COVID-19, dan biasanya peringatan Haul KH Ahmad Zuhdiannor di Masjid Jami serta ke Masjid lainnya dari para Jamaah, untuk tahun ini akan digelar di Kubah Abah Guru Zuhdi serta terbuka secara umum. Hal itu disampaikan pihak keluarga Guru Zuhdi, melalui surat Yayasan Majta Banjarmasin nomor 012/YMT-BJM/III/2023.

“Pihak keluarga menegaskan tidak pernah meminta sumbangan untuk kegiatan Haul ke-3 Abah Guru Zuhdi, karena niatnya syiar agama,” jelasnya

Lebih lanjut Muhammad menambahkan, saat ini beberapa persiapan mulai dilakukan, seperti koordinasi rekayasa jalan disekitar lokasi Haul Abah Guru Zuhdi, agar
tidak terjadi kemacetan. Selain itu menurunkan petugas relawan yang akan berjaga, disepanjang jalan menuju lokasi Haul tersebut.

“Bagi tamu undangan kami persiapkan jalur khusus, petugas nanti memiliki tanda pengenal yang sudah ditetapkan panitia,” tutupnya

Untuk diketahui, pada malam ke delapan bulan Ramadhan atau Kamis 30 Maret 2023, akan digelar Haul Ulama Kharismatik KH. Ahmad Zuhdiannoor atau dikenal Guru Zuhdi, berlokasi di Kubah kawasan samping Masjid Jami Sungai Jingah, Jalan Antasan Kecil Timur Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

Petugas Kebersihan DLH Banjarmasin Dapat Bantuan Paket Sembako

BANJARMASIN – Sebanyak 150 paket sembilan bahan pokok (Sembako) dibagikan kepada Petugas Kebersihan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menyerahkan paket sembako

Paket Sembako tersebut diserahkan BNI, diterima langsung oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, di lobby Balaikota Banjarmasin, Senin (27/3).

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya mengucapkan, terimakasih atas diberikannya bantuan paket sembako,” ucap Ibnu.

Tentunya, lanjut Ibnu, paket sembako yang diberikan dapat membantu petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin.

“Kami menilai bantuan yang diberikan kepada petugas kebersihan DLH Kota Banjarmasin, sudah tepat sasaran,” ujarnya.

Ibnu berharap, bantuan yang diberikan tersebut, dapat mendekatkan BNI kepada warga di Kota Banjarmasin.

“Kami berharap bantuan sembako dari pihak ketiga dapat terus diberikan, untuk masyarakat kurang mampu di Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Lapak Pasar Wadai Ramadhan Tahun 2024 Akan Dimasukan ke APBD Kota Banjarmasin

BANJARMASIN – Pasar Wadai Ramadhan di Siring Menara Pandang Banjarmasin, merupakan wisata kuliner pada saat Bulan Ramadhan berlangsung. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin pada tahun depan, memasukkan lapak pedagang ke APBD Kota Banjarmasin.

Pasar Wadai Ramadhan dibuka oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan dihadiri Wakil Walikota Arifin Noor pada Kamis Sore (23/3).

Dalam sambutannya Ibnu mengatakan, Pasar Wadai Ramadhan ini, merupakan wisata yang menarik pada bulan ramadhan.

“Pasar Wadai Ramadhan di Kota Banjarmasin saat ini dilaksanakan selama 30 tahun lamanya,” ungkap Ibnu.

Oleh karena itu, Ibnu berharap, semua pihak untuk dapat terus mendukung terselenggaranya pasar wadai ramadhan di Kota Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga mengungkapkan, jika Lapak Pasar Wadai Ramadhan pada tahun 2024 akan dimasukan ke dalam, Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarmasin.

“Setiap tahun pada saat pelaksanaan Pasar Wadai Ramadhan, Pemerintah Kota Banjarmasin tidak menyediakan anggaran untuk lapak pedagang,” jelasnya.

Lapak tersebut, lanjut Ibnu, dikelola oleh pihak paguyuban Pasar Wadai Ramadhan Kota Banjarmasin.

Namun, untuk tahun depan akan dimasukan ke dalam lapak dianggarkan ke dalam APBD Kota Banjarmasin.

“Sehingga tidak adalagi menimbulkan polimik yang mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan pemungutan lapak pedagang tersebut,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Hari Dongeng Sedunia, Ria Enes dan Susan Hibur Ratusan Anak di Perpus Palnam

Banjarmasin – Ratusan anak dan orang tua dari berbagai lembaga pendidikan taman kanak-kanak, serta guru pendamping, memadati ruang Perpustakaan Anak Palnam.

Mereka tampak sangat antusias menyambut kedatangan Pendongeng Nasional, Ria Enes dan Boneka Susan di Perpustakaan Anak yang berada di perkantoran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalsel, Senin (20/3).

Sejak awal masuk ruangan, anak-anak langsung berteriak senang, mendengar suara boneka khas Susan. Mereka diajak bernyanyi hingga bermain tebak-tebakan sambil mendongeng.

Anak-anak pun terlihat ceria dan tertawa girang, mendengarkan cerita yang dibawakan Pendongeng kelahiran 29 Juni 1968 tersebut yang penuh dengan pesan moral.

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie (kiri) dan Pendongeng Nasional Ria Enez (kanan)

Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie mengatakan pihaknya mendatangkan Ria Enes tersebut bertujuan untuk mengenalkan sejak dini perpustakaan kepada anak-anak, hingga menumbuhkan dan meningkatkan minat baca mereka.

“Ini sudah kesekian kalinya kita datangkan, selain juga pendongeng lain, sebagai upaya promosi perpustakaan dan menumbuhkan literasi anak generasi penerus sejak dini,” ungkapnya kepada wartawan, di ruang kerjanya.

Sementara itu, Pendongeng Nasional, Ria Enes mengaku senang dapat kembali berjumpa anak-anak di Kalsel. Dirinya berharap melalui momen ini, guru dan orang tua kembali menggalakkan tradisi bercerita kepada anak-anak mereka.

Suasana Pendongeng Nasional, Ria Enez menghibur ratusan anak di Perpustakaan Palnam

“Bercerita atau mendongeng ini memang harus kita teruskan. Betapa pentingnya salah satu metode pembelajaran lewat dongeng ini, dan saya kira paling efektif untuk anak, baik mengenal hingga membangun karakter mereka,” jelasnya

Salah satu orang tua yang ikut hadir, Rendi, mengapresiasi langkah Dispersip Kalsel ini. Apalagi menurutnya, anaknya sangat antusias mengikuti acara ini

Sebelumnya, Dispersip Kalsel telah mendatangkan Pendongeng Nasional Kempho Antaka ke Banjarmasin, Senin (13/3). Selanjutnya, Dispersip Kalsel juga akan kembali mengagendakan mendatangkan pendongeng lain, dalam rangka peringatan Hari Buku pada April 2023 nanti. (NRH/RDM/APR)

Untuk Pelestarian, Festival Silat Budaya Digelar di Kalsel

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan saat ini ikutserta, melestarikan silat budaya. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansya mengatakan, salah satu cara pelestarian silat budaya tersebut, dengan menggelar Festival Silat Budaya oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

“Festival Silat Budaya tersebut telah dilaksanakan selama dua hari Sabtu 18 hingga Minggu 19 Maret 2023 di kawasan Kiram,” ungkapnya.

Sehingga diharapkan, dengan adanya Festival Silat Budaya ini, para atlet Silat tersebut, dapat terus berlatih. Sehingga, mereka berprestasi dan dapat mewakili Kalsel pada tingkat nasional.

“Seperti harapan gubernur agar para atlet silat budaya, dapat terus berprestasi,” ucapnya.

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Hermansyah (Depan)

Dalam kesempatan tersebut, Hermansyah mengungkapkan, jika para pemenang pada Festival Silat Budaya akan mewakili Kalsel pada Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Pornas) Tahun 2023 di Jawa Barat.

“Pada Festival Silat Budaya Tingkat Provinsi diikuti 100 Peserta dari 13 Kabupaten dan kota di Kalsel,” ucapnya.

Dan, para pemenang diharapkan dapat mempertahankan prestasi terbaik mereka saat ini. Mengingat, mereka akan mewakili Kalsel pada ajang Pornas di Jawa Barat mendatang.

“Kami berharap, pada ajang Pornas di Jawa Barat para atlet dapat meraih medali sebanyak banyaknya,” ujar Hermansyah. (SRI/RDM/APR)

PERINGATAN WOHD di Kalsel, Ajang PENINGKATAN KESADARAN MASYARAKAT

BANJARMASIN – Peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia atau dikenal World Oral Health Day (WOHD) yang digelar setiap 20 Maret 2023, sebagai ajang untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan, kesehatan gigi dan mulut.

Hal itu disampaikan, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, disela kegiatan Bakti Sosial, pada Senin (20/3).

Teguh menjelaskan, kegiatan Bakti Sosial ini untuk memperingati World Oral Health Day (WOHD), bekerjasama dengan Fakultas Kedokteran Gigi ULM dan Unilever, dimaksudkan memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat di Banua, sesuai fungsi dan tugas RSGM Gusti Hasan Aman. Selain itu sebagai pendidikan bagi dokter gigi muda.

“Baksos ini merupakan media promosi pelayanan kesehatan bagi warga di Kalsel,” ucapnya

Disampaikan Teguh, dengan peringatan
World Oral Health Day (WOHD), berdampak semakin meningkatkan kesadaran warga,
untuk selalu mengutamakan menjaga kebersihan, kesehatan gigi dan mulut sejak dini hingga diusia tua. Mengingat masih banyak warga yang takut untuk memeriksa giginya meskipun tidak sakit, padahal dengan rutin diperiksa setiap enam bulan sekali, dapat mencegah berbagai penyakit.

“Semoga masyarakat terbiasa melakukan perawatan dan pengobatan, serta menjadi kegiatan rutin memelihara gigi,” pinta Teguh

Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto dengan Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Gigi ULM, Irham Taufiqurrahman

Sementara itu, Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Gigi ULM Irham Taufiqurrahman mengatakan, untuk kegiatan kerjasama dalam bentuk Bakti Sosial ini merupakan pertama kali, dan sangat mengapresiasi banyaknya pasien. Ia berharap warga dapat semakin menyadari untuk meningkatkan dalam menjaga kebersihan, kesehatan gigi dan mulut.

“Dengan diberikan sarana edukasi untuk anak -anak, kedepan mereka bisa lebih baik lagi dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut,” tutupnya

Dalam kegiatan Bakti Sosial World Oral Health Day (WOHD) ini, ada sebanyak 141 pasien yaitu, untuk dewasa pembersihan karang gigi sebanyak 60 orang, sedangkan bagi anak – anak pelayanan Fissure Sealant 39 orang serta Topikal Aplikasi Fluor 42 orang. Melibatkan dokter gigi spesialis, dokter gigi umum, baik dari Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan dan Fakultas Kedokteran Gigi ULM sebanyak 35 orang.

Untuk diketahui, peringatan Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Sedunia, dibuka secara resmi, Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Teguh Hadianto, didampingi Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Gigi ULM Irham Taufiqurrahman, dihadiri Perwakilan Persatuan Dokter Gigi Indonesia Kalsel dan PDGI cabang Banjarmasin, Jajaran Direksi serta Pegawai RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, bertempat di Halaman Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman berlokasi di Jalan Simpang Ulin Banjarmasin. (NHF/RDM/APR)

Ramadhan, PASOKAN IKAN SEGAR DI KALSEL MENCUKUPI

BANJARMASIN – Pasokan Ikan Laut Segar di Provinsi Kalimantan Selatan, pada saat menjelang dan selama Ramadhan tahun ini dipastikan mencukupi.

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin melalui Kasi Tata Operasional Darmuni menjelaskan, lancarnya pasokan ikan laut di tempat mereka tersebut, dengan banyaknya kapal nelayan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, sejak beberapa hari ini.

“Saat ini pasokan ikan lancar,” ungkapnya, kepada Abdi Persada FM, Senin (20/3).

Menurut Darmuni, Kapal nelayan yang masuk berkisar 6 sampai 7 kapal membawa masing masing sekitar 10 sampai 20 ton berbagai jenis ikan laut. Seperti ikan tongkol, peda, lajang, serta lainnya.

“Sehingga total pasokan ikan laut segar yang masuk berkisar 60 sampai 120 ton setiap harinya,” ujarnya.

Kasi Tata Operasional UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Darmuni

Sehingga, dapat dipastikan untuk pasokan ikan laut segar aman dan lancar menjelang dan saat Ramadhan berlangsung di Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Sementara itu, untuk harga ikan laut segar di pasaran saat ini tidak mengalami kenaikan yang signifikan.

Untuk harga ikan peda sampai saat ini dijual masih dikisaran harga 35 ribu perkilo, ikan lajang dijual 25 ribu perkilo, sedangkan ikan tongkol sisik berkisar 20 sampai 22 perkilo, dan ikan tongkol gundul 18 ribu per kilo, serta ikan salmon berkisar 25 ribu per kilonya.

“Dengan harga tersebut, maka harga ikan laut segar dipastikan tidak ada kenaikan atau masih normal,” tuturnya.

Menurut Darmuni, saat ini kapal nelayan yang masuk ke Pelabuhan Perikanan cukup banyak, sehingga tidak terjadi kenaikan harga ikan saat ini.

“Harga ikan bisa mengalami kenaikan apabila kapal nelayan yang masuk hanya 1 sampai 2 kapal saja,” ucap Darmuni. (SRI/RDM/APR)

Catat Tanggalnya! Ini Jadwal Layanan Tukar Uang Rupiah BI Kalsel Selama Ramadan

Banjarmasin – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Selatan (BI Kalsel) akan menyelenggarakan layanan penukaran uang Rupiah selama Ramadan. Kegiatan itu dirangkum dalam tajuk SERAMBI 2023, singkatan dari “Semarak Rupiah Ramadan dan Berkah Idulfitri 2023”.

Pembukaan (launching) SERAMBI 2023 akan dilaksanakan Selasa (21/3).
Dalam keterangan yang dirilis Humas BI Kalsel, Direktur BI Kalsel, Budi Widihartanto mengatakan, sebelumnya pihaknya telah melaksanakan rangkaian uji coba inovasi layanan penukaran uang Rupiah, yaitu kas keliling susur sungai Martapura pada 14 Maret 2023, dan layanan tukar uang tanpa turun kendaraan (drive-through) di kantor BI Kalsel pada 16 Maret 2023.

Layanan penukaran uang di kas keliling susur sungai

Dari hasil uji coba tersebut, Budi mengatakan, animo masyarakat cukup tinggi. Sehingga demi memenuhi kebutuhan uang kartal bagi masyarakat dalam jumlah yang cukup, jenis pecahan yang sesuai, dan kualitas yang layak edar (clean money policy), maka BI Kalsel akan melanjutkan layanan penukaran uang tunai selama bulan Ramadan.

“Ada tiga jenis inovasi layanan penukaran yang akan kami lakukan selama Ramadan. Yaitu kas keliling susur sungai Martapura menggunakan perahu bermotor (kelotok), layanan tukar uang tanpa turun kendaraan (drive-through), dan kas keliling di Pasar Wadai Ramadan menggunakan mobil kas,” tutur Budi.

Untuk itu, lanjut Budi, pihaknya telah menyusun jadwal layanan penukaran uang untuk masing – masing kegiatan. Pertama, kas keliling susur sungai Martapura, akan diselenggarakan selama dua kali, yaitu 17 April 2023 dan 19 April 2023.
Kedua, layanan tukar uang tanpa turun kendaraan di kantor BI Kalsel, Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, akan dilakukan sebanyak sembilan kali. Yaitu pada pembukaan kegiatan SERAMBI 2023, pada 21 Maret 2023, kemudian tanggal 3 sampai 6 April 2023, dan tanggal 10 sampai 13 April 2023.
Terakhir, layanan kas keliling di Pasar Wadai Ramadan, akan diselenggarakan secara bergantian di Taman Siring nol kilometer Banjarmasin, dan Menara Pandang Siring Banjarmasin. Totalnya sebanyak empat kali, dimulai sejak 10 – 13 April 2023.

Kapal kas keliling susur sungai

Selain melalui tiga kegiatan penukaran yang dilakukan BI Kalsel tadi, Budi juga mengingatkan dan mengimbau bahwa masyarakat juga bisa menukarkan uang Rupiah melalui kantor cabang bank umum dan BPR di Kalimantan Selatan.

“Tepatnya ada 207 kantor cabang bank umum dan BPR yang berpartisipasi dalam kegiatan SERAMBI 2023 ini,” jelas Budi.

Masyarakat yang ingin menukarkan uangnya dapat terlebih dahulu mempelajari syarat penukaran uang Rupiah melalui kas keliling yang dapat diakses pada tautan https://pintar.bi.go.id/Order/SyaratPenukaranKasKeliling maupun syarat penukaran uang rusak/uang cacat pada tautan https://pintar.bi.go.id/Order/SyaratPenukaran.

“Ke depan, BI Kalsel akan terus berkomitmen memberikan layanan kas yang prima agar masyarakat semakin mudah untuk memperoleh uang Rupiah layak edar, dalam jumlah yang cukup, dan pecahan yang sesuai,” tutup Budi. (BIKalsel-RIW/RDM/APR)

DPRD Banjarmasin Sahkan Empat Raperda Menjadi Perda

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna, persetujuan bersama penetapan empat Rancangan Peraturan Daerah menjadi Perda.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin

Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, setelah rapat paripurna, pada Kamis (16/3).

Yamin menjelaskan, ke empat Raperda yang disahkan menjadi Perda yaitu Penanggulangan Kemiskinan, Pencegahan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan, Pengembangan Ekonomi Kreatif serta Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat memimpin Rapat Paripurna

“Dalam isi penting Perda penanggulangan kemiskinan akan mengatur, mempertegas aturan dan kriteria penerima bantuan sosial, agar tepat sasaran, melalui difokuskan peran Ketua RT, RW dan Kelurahan dalam pendataan warga tidak mampu,” katanya

Disampaikan Yamin, untuk Perda Pencegahan Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan ini, akan mengatur jarak radius terdekat dalam menangani kebakaran. Sehingga tidak melanggar arus lalulintas.

“Kita ingin aturan ini diselaraskan di lapangan, supaya tidak bertentangan dengan perundang – undangan yang lebih tinggi,” ucapnya

Lebih lanjut Yamin menambahkan, dalam Perda Pengembangan Ekonomi Kreatif, dapat semakin membuka peluang usaha, agar meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyakarat. Sedangkan Perda Penyelenggaraan Toleransi Kehidupan Bermasyarakat, dimaksudkan sebagai upaya untuk terus menjaga toleransi, apalagi berbagai macam suku dan etnis yang bermukim di kota ini.

“Mari kita laksanakan dengan baik dan maksimal di lapangan,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna, persetujuan bersama penetapan empat Raperda menjadi Perda, Rapat dipimpin Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Muhammad Yamin, didampingi Matnor Ali dan Tugiatno, dihadiri Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Berharap, Ada Pojok Baca Tersedia di Lingkungan Kerja

BANJARMASIN – Panitia Khusus tentang Rancangan Peraturan Daerah Peningkatan Budaya Literasi DPRD Banjarmasin menyarankan, untuk meningkatkan dan menumbuhkan budaya membaca bagi masyarakat, seluruh jajaran dan instansi di lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin, sebaiknya menyediakan pojok baca di lingkungan kerja.

Suasana Rapat Pansus Raperda Peningkatan Budaya Literasi DPRD Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Pansus Raperda Peningkatan Budaya Literasi DPRD Banjarmasin, Faisal Heriyadi, pada Selasa (14/3) usai rapat pembahasan yang sudah memasuki pasal ke 41, mengatakan, ada beberapa usulan yang telah disarankan diantaranya rencana ada Pojok Baca di masing-masing SKPD Banjarmasin, kemudian kampung literasi di setiap Kecamatan bahkan Kelurahan.

“Adanya tempat disediakan tentu memudahkan warga dalam meningkatkan budaya literasi,” katanya

Disampaikan Faisal, dalam pembahasan Raperda Peningkatan Budaya Literasi ini, dua SKPD sangat berperan penting yaitu Dinas Pendidikan, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarmasin. Ia berharap dapat semakin meningkatkan sumber daya manusia (SDM) menuju tercipta generasi emas di Indonesia.

“Pihaknya akan terus menggelar kelanjutan pembahasan, diupayakan bulan April akan finalisasi,” ungkapnya

Lebih lanjut Faisal menambahkan, selama ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan sangat bagus dalam peningkatan budaya literasi, melalui pengembangan perpustakan daerah. Selain itu di Kota Depok DKI Jakarta juga memiliki perpustakaan digital, yakni warga cukup memasukan NIK dan user name, sudah bisa membaca buku di rumahnya.

“Kami ingin Pemko meniru mengembangkan budaya literasi terutama bagi generasi penerus,” tutup Faisal.

Untuk diketahui, DPRD menggelar Rapat Panitia Khusus tentang Raperda Peningkatan Budaya Literasi DPRD Banjarmasin, dipimpin Ketua Pansus Faisal Heriyadi, didampingi Wakilnya Rinda Herliani, dengan anggota Abdurrasyid Ridha, Istiqomah, dan Wakhid Husaini. Dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Banjarmasin Ihsan Al Haq, Perwakilan Dinas Pendidikan dan Bagian Hukum Banjarmasin, bertempat di ruang Komisi I DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version