Tingkat Kehadiran ASN Lingkup SKPD di Pemko Banjarmasin Capai 95 Persen

BANJARMASIN – Pada hari pertama masuk kerja, setelah cuti bersama lebaran Idul Fitri Tahun 2023 ini, untuk tingkat kehadiran Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemko Banjarmasin, hampir rata rata mencapai 95 persen.

Seperti yang disampaikan Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman kepada sejumlah wartawan, Rabu (26/4).

Sekdako Banjarmasin Ikhsan Budiman

Ikhsan mengatakan, ia mendapatkan laporan mengenai, ASN dilingkup Pemko Banjarmasin, jika hampir seluruh ASN masuk kerja di hari pertama ini.

“ASN yang melakukan cuti di masing masing SKPD hanya sedikit, hanya berkisar 1 sampai 5 orang saja,” ungkapnya.

Tentunya, lanjut Ikhsan, jumlah tersebut masih jauh dibawah 30 persen, dari jumlah ASN yang tetapkan boleh mengambil cuti.

Sementara itu, Kepala Diskominfotik Banjarmasin Windiasti Kartika mengungkapkan, pada hari pertama masuk kerja dilingkup Diskominfotik Kota Banjarmasin, hanya 3 orang saja yang mengambil cuti.

Kadiskominfotik Banjarmasin Windiasti Kartika

“Ketiga ASN tersebut memiliki alasan masing masing, seperti ada yang sudah lama tidak mengambil cuti, serta lainnya,” ucap Windi.

Hal senada juga dikatakan Kepala Dinas koperasi, Usaha Mikro dan Tenagakerja Kota Banjarmasin Isa Ansari.

Kadis Koperasi, Usaha Mikro, dan Tenagakerja Kota Banjarmasin Isa Ansari

“Dari 52 ASN ditempat kami tercatat pada hari pertama masuk kerja, hanya 2 orang yang mengambil cuti,” ungkapnya.

ASN yang mengambil cuti tersebut, rata rata sudah lama pengajuan cuti tahunan mereka tersebut, sehingga berdasarkan aturan cuti tersebut diperbolehkan.

“Karena mengambil cuti diperbolehkan, maka hal tersebut tidak menjadi masalah,” ucap Isa.

Mengingat, berdasarkan aturan ASN yang boleh mengambil cuti pada satu SKPD tidak melebihi dari 30 persen, dari tingkat kehadiran. (SRI/RDM/RH)

Sopir Angkutan Umum di Kalsel Jalani Tes Narkoba

BANJARMASIN – Seratus orang lebih sopir angkutan umum di Terminal Type B Provinsi Kalimantan Selatan di tes urine.

Pelaksanaan tes urine para sopir angkutan umum tersebut, di pantau langsung oleh Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Fitri Hernandi, didampingi BNN dan pihak kepolisian, di Terminal Type B Kilometer 6, Kota Banjarmasin, Selasa (18/4).

Kadishub Kalsel Fitri Hernandi

“Tes urine ini dilaksanakan bagi sopir angkutan umum menjelang Pelaksanaan Mudik Lebaran Idul Fitri Tahun 2023,” ungkap Fitri.

Dan, lanjutnya, berdasarkan hasil tes urine yang dilakukan saat ini, semua sopir angkutan umum yang mengikuti tes urine narkoba, hasilnya negatif.

“Tentunya, pemeriksaan urine narkoba ini, untuk menghindari adanya sopir yang menggunakan barang terlarang tersebut,” ucapnya.

Dengan tujuan memberikan keselamatan bagi pemudik, agar selamat sampai tujuan.

“Tes urine narkoba ini, selain dilaksanakan di Terminal Type B Kilometer 6 Kota Banjarmasin, juga akan dilaksanakan di Terminal Kilometer 17, Kabupaten Banjar,” ujar Fitri.

Dalam kesempatan tersebut, juga diserahkan paket sembako berbagi dari Paman Birin, untuk para sopir angkutan umum di Terminal Type B Provinsi Kalimantan Selatan.

Fitri mengatakan, paket sembako diserahkan kepada para sopir angkutan umum secara simbolis di Terminal Type B Kilometer 6, Kota Banjarmasin.

“Bantuan ini diberikan karena adanya pelaksanaan mudik gratis, yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” jelasnya.

Oleh karena itu, bantuan paket sembako ini, untuk membantu para sopir angkutan umum yang ada di terminal Type B, yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Diharapkan dengan bantuan ini, dapat membantu para sopir angkutan umum tersebut,” ucap Fitri. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Pemko Perbaiki Data Warga Miskin Ekstrim

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Pemerintah Kota, memperbaiki data warga tidak mampu ekstrim di tahun 2023 ini.

Hal itu disampaikan, Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Saut Nathan Samosir, kepada wartawan pada akhir pekan tadi.

Saut mengatakan, dari hasil rapat dengan Dinas Sosial Banjarmasin, baru-baru tadi, berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosia (DPKS)l Banjarmasin, warga tidak mampu ekstrim ada sekitar 5.706 Kepala Keluarga dan sudah mendapatkan SK Wali Kota untuk memperoleh bantuan. Namun data Pemerintah pusat ada sebanyak 8.333 Kepala Keluarga, ini artinya terjadi perselisihan data sekitar 2.700 Kepala Keluarga.

“Kami minta Pemko segera perbaiki data di tahun 2023 ini,” ucapnya

Disampaikan Saut, dalam perbaikan data warga tidak mampu, saat ini ditangani Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional Kalimantan Selatan. Sehingga, Dinas Sosial harus segera menjalin koordinasi dengan BKKBN Kalsel, agar bisa dilakukan pembenahan data tersebut.

“Komunikasi sangat penting untuk mencocokkan data miskin ekstrim antara pusat dan daerah,” jelasnya

Lebih lanjut Saut menambahkan, dengan cepatnya dilakukan perbaikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Banjarmasin, untuk jumlah Kepala Keluarga miskin ekstrim, agar warga yang tidak terdaftar dapat diantisipasi sejak dini.

“Penyebab data selisih harus diketahui dari DTKS Banjarmasin, supaya disandingkan dengan BKKBN Kalsel,” tutup Politisi PDI Perjuangan. (NHF/RDM/RH)

Reses di Banjarmasin Timur Lebih Banyak Usulan Terkait Infrastruktur

BANJARMASIN – Usulan reses di Kecamatan Banjarmasin Timur, lebih banyak tentang infrastruktur. Hal itu disampaikan, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Harry Wijaya, dari daerah Pemilihan setempat.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, saat diwancara awak media

Harry menjelaskan, dari hasil penelaahan dan aspirasi masyarakat untuk Kelurahan Pekapuran Raya dan Kelurahan Pengambangan, rata-rata mengusulkan perbaikan jalan. Aspirasi ini akan dihimpun dan dimasukkan dalam dokumen formal menjadi pokok pokok pikiran (pokir).

“Kami terus berkomitmen untuk mengawal, agar segera terealisasi,” ucapnya kepada sejumlah wartawan, pada Jumat (14/4) sore.

Disampaikan Harry, selain perbaikan jalan lingkungan, sebagian warga mengusulkan pembangunan Gapura di setiap tingkat RT. Namun, ini tidak bisa secepatnya direalisasikan, karena harus mengutamakan yang lebih urgent dalam pembangunan.

“Setiap usulan dilakukan koordinasi untuk ditindaklanjuti bersama dengan dinas terkait,” ungkapnya

Suasana reses perorangan tahun 2023, Ketua DPRD Banjarmasin, bertempat di Ruko Jalan A Yani KM 5,5 Banjarmasin

Lebih lanjut Politisi PAN DPRD Banjarmasin ini menambahkan, untuk pelaksanaan penelaahan dan aspirasi masyarakat masa sidang I tahun 2023 ini memang dilaksanakan secara perorangan, bertujuan agar seluruh aspirasi masyarakat dapat terakomodir oleh para anggota dewan disetiap daerah pemilihan masing-masing.

“Masa reses perorangan pertama ini dapat menjadi acuan seluruh anggota Dewan, untuk menerima aspirasi konstituen sesuai dapil,” tutup Harry.

Seperti diketahui, pelaksanaan penelaahan dan aspirasi masyarakat DPRD Banjarmasin tahun 2023 secara perorangan, digelar selama tiga hari, mulai Jumat sampai Minggu, pada tanggal 14 – 16 April 2023. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Imbau ASN, Mudik Jangan Gunakan Mobdin

BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya mengimbau, para Aparatur Sipil Negara (ASN) saat mudik nanti, tidak menggunakan fasilitas mobil dinas.

Harry mengatakan, larangan ASN mudik menggunakan mobil dinas tercantum dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 Pasal 3 poin c dan Pasal 4. Karena
mudik lebaran, untuk kepentingan pribadi, dengan demikian bagi yang melanggar aturan, akan dikenakan sanksi tercantum di Pasal 7, yaitu berupa hukuman disiplin.

“Ada 3 hukum bagi yang melanggar itu, yakni ringan, sedang, dan berat,” kata Harry di hadapan wartawan pada Kamis (13/4) sore.

Disampaikan Harry, saat ini Pemerintah telah menetapkan jadwal cuti bersama libur Hari Raya Idul Fitri mulai 19 – 25 April 2023. Sehingga, para Aparatur Sipil Negara (ASN) dilingkup Pemko Banjarmasin, jangan memperpanjang cuti lebaran dari jadwal yang sudah ditetapkan.

“Kita tidak ingin pasca cuti bersama, akan terjadi kekosongan pelayanan terhadap masyarakat, disebabkan ASN tidak masuk kerja, karena masih cuti,” jelasnya

Lebih lanjut Politisi PAN DPRD Banjarmasin mengimbau, sebelum mudik hendaklah diperhatikan keselamatan rumah masing-masing, diantaranya melepaskan semua aliran listrik pada alat-alat elektronik seperti, TV, AC, dan kulkas. Selain itu untuk kompor gas juga sebaiknya dicopot selang gas, agar terhindar dari bahaya kebakaran.

“Tagline ‘Mudik Aman Berkesan’, semoga selamat sampai tujuan hingga kembali ke Banjarmasin,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Selama Libur Idul Fitri Pelayanan di RSUD Ulin Tetap Buka

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin tetap memberikan pelayanan kepada warga, selama libur lebaran Idul Fitri mendatang, kecuali pelayanan Poliklinik.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Izzak Zulkarnain Akbar menjelaskan, pada libur lebaran pada tanggal 19 sampai 25 April 2023 mendatang, RSUD Ulin Banjarmasin sudah mempersiapkan segalanya, agar pelayanan tetap berjalan.

“Jauh jauh hari RSUD Ulin Banjarmasin telah melaksanakan rapat, untuk pengaturan petugas di ruang rawat inap serta penunjang, yang akan bertugas pada libur lebaran mendatang,” ungkap Izzak, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Sehingga, lanjutnya, para petugas ini tidak boleh mengambil cuti, pada saat libur lebaran berlangsung.

Pelayanan yang buka pada saat libur lebaran di RSUD Ulin Banjarmasin, yakni IGD, Rawat Inap, serta lainnya. Yang tutup hanya layanan poliklinik saja.

Selain itu, untuk menghadapi libur lebaran tersebut, RSUD Ulin Banjarmasin juga memastikan, untuk ketersediaan obat obatan aman.

“Karena selama libur lebaran pabrik obat obatan tutup tidak buka. Maka, RSUD Ulin Banjarmasin sudah mempersiapkan ketersediaan obat obatan selama libur lebaran,” ucap Izzak.

Untuk mengantisipasi kekurangan obat selama libur lebaran berlangsung, maka saat ini untuk ketersediaan obat obat sudah mencukupi, pada saat libur lebaran berlangsung.

“Kami berharap selama libur lebaran semua warga di Banua ini, tetap terjaga kesehatannya,” ujar Izzak. (SRI/RDM/RH)

Kota Banjarmasin Terima Dua Penghargaan Dari Gubernur Kalsel

BANJARMASIN – Bulan Ramadhan ini, Pemerintah Kota Banjarmasin menerima dua penghargaan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Yakni, penghargaan dalam hal Kinerja Pemerintah Kota Banjarmasin dalam penanganan Kluster Aktifitas Fisik Tingkat Kalsel tahun 2022, serta kota terbaik dalam penanganan kasus stunting kategori Rembuk Stunting Sesuai Jadwal Tingkat Kalsel Tahun 2022.

Kedua penghargaan tersebut diterima Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, saat kegiatan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), Provinsi Kalimantan Selatan, Tahun 2024 itu, di Gedung Auditorium KH Idham Chalid, Kota Banjarbaru.

“Kami baru saja menerima penghargaan tersebut,” ungkap Ibnu, di Kota Banjarmasin, Kamis (13/4).

Ibnu mengaku, bersyukur atas diberikannya kedua penghargaan tersebut, dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

Sehingga, lanjut Ibnu, dengan diterimanya penghargaan tersebut, dapat menjadi motivasi bagi seluruh ASN Pemerintah Kota Banjarmasin, untuk dapat terus bekerja.

“Dengan adanya penghargaan tersebut, maka Pemko Banjarmasin agar terus mempertahankan yang sudah diraih, dan berbuat lebih baik lagi untuk kemaslahatan masyarakat Kota Banjarmasin,” tutur Ibnu lebih lanjut.

Terutama, tambahnya, untuk SKPD yang menangani penurunan kasus stunting, serta Gerakan Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat (Germas).

“Pemerintah Kota Banjarmasin berkomitmen dalam hal penurunan kasus stunting di Kota Banjarmasin ini,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Pemko Beli Lahan Pertanian Tiap Tahun

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Pemerintah Kota Banjarmasin, dapat membeli lahan pertanian berkelanjutan setiap tahun.Hal itu disampaikan, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah, kepada sejumlah wartawan, pada akhir pekan tadi.

Awan menjelaskan, saat ini keperluan beras sangat tinggi, terlebih harganya mengalami kenaikan khusus beras lokal. Dengan demikian pihaknya meminta Pemerintah Kota Banjarmasin, mulai sekarang dapat menganggarkan pembelian lahan pertanian berkelanjutan setiap tahun.

“Pemko bisa anggarkan beli lahan setiap tahun, seluas lima hektar,” katanya

Disampaikan Awan, kondisi sekarang ini untuk lahan pertanian keberlanjutan di Banjarmasin, dinilai tidak mencukupi khusus ketersediaan beras. Sehingga, sangat penting meningkatkan adanya lahan pertanian berkelanjutan tersebut.

“Kita minta dalam membeli lahan pertanian, hendaklah yang masih produktif, agar tidak dialihfungsi mendirikan bangunan,” ucapnya

Lebih lanjut Politisi PKS DPRD Banjarmasin ini menambahkan, dua wilayah masih potensial untuk menjadi lahan pertanian berkelanjutan yaitu di beberapa kawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan dan sebagian wilayah Banjarmasin Timur. Pembelian lahan itu merupakan aset milik Pemerintah Kota, agar dapat dijaga dengan sebaik baiknya.

“Tiga kecamatan lain seperti Banjarmasin Utara, Tengah dan Barat, potensi menjadi lahan pertanian berkelanjutan telah berkurang, akibat tergerus pembangunan baik ruko, dan perumahan,” tutup Awan. (NHF/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Berikan Dana Hibah 1 M Untuk Baznas Banjarmasin

BANJARMASIN – Walikota Banjarmasin beserta jajarannya melakukan, pembayaran zakat pada Ramadhan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Basnaz) Kota Banjarmasin.

Pembayaran zakat ini dilaksanakan, di Aula Kayuh Baimbai, Kantor Walikota Banjarmasin, Senin (10/4).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, pembayaran zakat melalui Baznas ini merupakan arahan langsung dari Presiden RI Joko Widodo, Gubernur Kalimantan Selatan, hingga Walikota, serta Bupati.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan pembayaran zakat pada Ramadhan ini, melalui Baznas Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin menyerahkan, dana hibah sebesar Rp 1 M kepada Baznas Kota Banjarmasin.

“Dana hibah yang diberikan tersebut, untuk mendukung program yang telah ditetapkan oleh Baznas Kota Banjarmasin,” ucap Ibnu.

Dana hibah, lanjutnya, untuk peningkatan pendapatan Baznas Kota Banjarmasin, yang nantinya untuk memberikan manfaat, untuk kepentingan umat di Kota Banjarmasin.

“Selain itu, Baznas juga memberikan bantuan, untuk kegiatan non APBD seperti pembenahan rumah tidak layak huni,” ujar Ibnu.

Selain melaksanakan kegiatan pembayaran zakat tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin juga menyerahkan, Bantuan Hibah secara simbolis Tahun Anggaran 2023. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Serentak Gelar Rapat Bahas LKPj Wali Kota TA. 2022

BANJARMASIN – Empat Komisi di DPRD Banjarmasin, secara serentak menggelar Rapat Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Banjarmasin tahun anggaran 2022.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin Banjarmasin, Faisal Heriyadi, di sela-sela rapat mengatakan, untuk Komisi I telah digelar rapat dengan Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Banjarmasin, terkait mall pelayanan publik (MPP) sebagai bukti keseriusan Pemerintah Kota dalam membangun, agar memberi kemudahkan masyarakat melakukan setiap urusan dalam bentuk pelayanan menjadi satu.

Ketua Komisi I DPRD Banjarmasin Banjarmasin, Faisal Heriyadi, (ditengah)

“MPP ini menjadi sentral bagi pelayanan masyarakat secara cepat,” katanya

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah mengatakan, pihaknya menggelar rapat bersama Dinas Perdagangan dan Perindustrian, terkait pencapaian target retribusi pasar, kemudian stok bahan pangan selama bulan Ramadhan dan menjelang hari raya idul Fitri.

Ketua Komisi II DPRD Banjarmasin, Awan Subarkah

“Selain dengan Disperindag, rapat tadi dengan BPKPAD dan DKPPP Banjarmasin, rencananya akan dilanjutkan pada Kamis 13 April 2023,” jelasnya

Selanjutnya, Komisi III DPRD Banjarmasin, menggelar dengan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Dinas Lingkungan Hidup, sedangkan Komisi IV DPRD Banjarmasin bersama Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) dan Badan Penanggulangan Bencama Daerah (BPBD) Banjarmasin.

Suasana Rapat LKPj Wali Kota 2022, di ruang Komisi IV DPRD Banjarmasin

Untuk diketahui, DPRD kota Banjarmasin menggelar Rapat Pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota tahun 2022, bertempat di masing-masing ruang empat Komisi, pada Kamis (6/4). (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version