Tingkatkan Partisipasi Pemilih, KPU Banjarmasin Gelar Rakor

BANJARMASIN – Dalam rangka meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada Serentak tahun 2024, KPU Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi.

Foto bersama : Ketua KPU Banjarmasin dengan Komisioner dan Peserta Rakor

Kepada sejumlah wartawan, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, disela Rapat Koordinasi pada Rabu (7/8) Agustus mengatakan, kegiatan ini sangat penting karena pihaknya menargetkan partisipasi pemilih sebesar 90 persen. Di mana, akan semakin gencar memberikan sosialisasi, kepada seluruh lapisan masyarakat di kota ini.

Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah, saat memberikan komentarnya

Target ini juga lebih besar dibandingkan pada Pemilu 2024. Yakni artisipasi pemilih saat itu sebesar 80 persen.

“Sosialisasi diprioritaskan pemilih pemula, seperti ke Pondok Pesantren, SMA/ SMK/ dan MA,” ungkapnya

Disampaikan Rusnailah, selain sosialisasi, pihaknya menggelar berbagai macam lomba,
seperti lomba video pendek, jingle, cipta puisi dan pantun, guna menarik minat para pemilih muda. Ia berharap, mendapat dukungan penuh dari semua pihak, agar tercapai target tersebut.

“Mohon dukungan semua lapisan masyarakat, termasuk kawan-kawan pers,” jelasnya

Sementara itu, Komisioner Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Banjarmasin, Barkatullah Amin, menambahkan, pihaknya mengapresiasi langkah KPU Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi dan Sosialisasi, guna mewujudkan partisipasi yang tinggi, agar tercipta Pemilihan Umum Serentak 2024 aman lancar dan sukses.

“Pengawasan tetap terus dilakukan mulai 27 – 29 Agustus mendatang. Di mana, pasangan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Banjarmasin, mendaftar ke KPU Banjarmasin,” tutupnya

Untuk diketahui, KPU Banjarmasin menggelar Rapat Koordinasi Tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2024, dalam rangka menghadapi penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Walikota dan Wakil Walikota. Kegiatan dibuka secara resmi Ketua KPU Banjarmasin Rusnailah, didampingi Komisioner KPU, Sekretaris KPU dan Jajaran KPU Banjarmasin. Menghadirkan beberapa Narasumber diantaranya Bawaslu, Kejaksaan Negeri dan Pengadilan Banjarmasin. Turut hadir Perwakilan Partai Politik Banjarmasin, bertempat disalah satu Hotel Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Segera Selesaikan Pembebasan Lahan Veteran

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin segera menyelesaikan, pembebasan lahan Veteran untuk normalisasi sungai.

Kepala Bidang Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathony, menjelaskan, pembebasan lahan hampir keseluruhan sudah dapat diselesaikan.

Kabid Sungai Dinas PUPR Banjarmasin Hizbul Wathony

“Saat ini hanya tertinggal dua bangunan saja. Jika sebelumnya empat bangunan yang belum dapat dibebaskan,” ungkap Thony.

Empat bangunan tersebut, lanjutnya, Warung Ridho, D’master, Klenteng Soetji Nurani, serta Taher Square.

Namun, setelah dilakukan pembicaraan dengan pihak Balai Besar Sungai, kemungkinan untuk dua Bangunan Warung Ridho dan D’master tidak terkena pembebasan.

“Setelah berdiskusi untuk kedua bangunan tersebut, kemungkinan tidak terkena pembebasan,” ucapnya.

Sehingga, tambah Thony, saat ini tertinggal dua bangunan saja, yang secepatnya dapat dibebaskan. Yaitu Klenteng Soetji nurani serta Taher square.

“Untuk pembebasan tersebut nantinya akan ada pembicaraan lebih lanjut bersama pimpinan,” ujarnya.

Mengingat, kemungkinan pengerjaan normalisasi Sungai Veteran ini, pada Agustus ini, akan ada penandatanganan kontrak kerja.

“Meski tersisa dua bangunan yang belum bisa dibebaskan. Namun untuk pekerjaan pembangunan normalisasi sungai oleh Pemerintah Pusat terus dilakukan,” tutur Thony.

Dan, lanjutnya, rencana pada Agustus ini proses pelaksanaan sudah memasuki tahapan penandatanganan kontrak kerja.

“Pelaksanaan pekerjaan normalisasi sungai Veteran ini merupakan proyek nasional. Sedangkan Pemko Banjarmasin bertugas melakukan pembebasan lahan,” ujarnya.

Seperti diketahui, Proyek Pekerjaan Normalisasi Sungai Veteran ini merupakan pekerjaan dari Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian PUPR, melalui Balai Wilayah Sungai Kalimantan III, dengan anggaran sebesar 1 Triliun, dengan jangka program pekerjaan 5 Tahun, dimulai dari Tahun 2023 – 2028. (SRI/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Terus Lakukan Pembinaan Terhadap Kampung Proklim

BANJARMASIN – Pertumbuhan Program Kampung Iklim atau Proklim di Kota Banjarmasin semakin meningkat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Banjarmasin Alive Yoesfah Love menjelaskan, tingginya pertumbuhan Proklim di Kota Banjarmasin ini, mendapatkan apresiasi dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Kadis DLH Banjarmasin Alive Yoesfah Love (Tengah)

“Sejak 10 tahun lalu, DLH Kota Banjarmasin terus melakukan pembinaan Kampung Proklim hingga saat ini,” ungkapnya kepada sejumlah wartawan, Selasa (6/8).

Menurutnya hal ini mengingat Program Kampung Iklim ini merupakan suatu gerakan berskala nasional, yang bertujuan untuk mengendalikan perubahan iklim dengan melibatkan komunitas masyarakat serta pemangku kepentingan.

“Di Kota Banjarmasin untuk Proklim ini sudah mendapatkan penghargaan tertinggi berupa Trophy Lestari, pada tahun:2023 diberikan kepada kawasan Sungai Miai RW 2, Kecamatan Banjarmasin Utara,” ujarnya.

Proklim ini sangat bermanfaat untuk warga Kota Banjarmasin. Dalam hal mengatasi perubahan lingkungan.

“Karena itu, kami mengajak seluruh SKPD terkait yang ada di Kota Banjarmasin, untuk terlibat aktif dalam pembinaan Kampung Proklim ini,” ucap Alive.

Selama ini, tambahnya, untuk pembinaan Kampung Proklim DLH Kota Banjarmasin didukung oleh CSR perusahaan yang ada di kota ini.

Sementara itu, di Kota Banjarmasin untuk Kampung Proklim Sungai Miai 2 Banjarmasin sudah siap menghadapi perubahan iklim yang terjadi saat ini.

Ketua Proklim Sungai Miai RW 2 Agusliana mengatakan, dalam menjalankan Kampung Proklim ini, tentu pihaknya melibatkan warga setempat.

“Proklim dapat berjalan hingga saat ini. Di Kampung Proklim Sungai Miai RW 2 ini, sudah dilengkapi dengan ketahanan pangan adanya kebun pangan serta tanaman obat, selain itu dilengkapi dengan adanya kolam ikan, Bank Sampah, tempat daur ulang sampah, serta lainnya,” ungkap Agusliana.

Sehingga Kampung Proklim Sungai Miai RW 2 ini, merupakan kampung Proklim yang siap menghadapi perubahan iklim saat ini. (SRI/RDM/RH)

Banjarmasin Jadi Tuan Rumah Kongres JKPI 2024

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin menjadi tuan rumah kongres Jaringan Kota Pusaka (JKPI) Tahun 2024.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menjelaskan, agenda Kongres ke 6 Jaringan Kota Pusaka (JKPI) di Kota Banjarmasin dipastikan digelar pada tanggal 18 – 21 September 2024 mendatang.

“Dimana pergelaran JKPI berbarengan dengan momentum Peringatan Hari Jadi (Harjad) Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota, kepada sejumlah wartawan, baru baru tadi.

Ibnu mengatakan pergelaran agenda besar ini akan dihadiri 80 kabupaten dan kota se Indonesia yang menjadi anggota JKPI.

Selain itu, berbagai rangkaian kegiatan dilaksanakan diantaranya pameran, seminar, hingga pertunjukan seni budaya.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga mengatakan, jika nantinya Walikota Banjarmasin akan ditunjuk sebagai Ketua JKPI selanjutnya.

“Pada pelaksanaan Kongres JKPI Tahun 2024 di Kota Banjarmasin, akan Ada penunjukan Walikota Banjarmasin sebagai Ketua JKPI periode selanjutnya,” ungkap Ibnu.

Seperti sebelumnya, Kota yang menjadi tuan rumah akan ditunjuk sebagai ketua berikutnya.

“Walikota Banjarmasin akan menerima tongkat estafet dari Walikota Semarang. Untuk menjalankan tugas selanjutnya,” ucap Ibnu. (SRI/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Terus Upayakan Penurunan Stunting

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin Melaksanakan Diseminasi Hasil Audit Kasus Stunting di Kota Banjarmasin, di Aula Kayuh Baimbai, Kamis (1/8). Dibuka Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, didampingi Wakil Ketua TP PKK Kota Banjarmasin Hardiyanti.

Arifin mengatakan, kegiatan tersebut untuk melihat dan mengevaluasi kasus stunting di Kota Banjarmasin. Dalam mengejar target Pemerintah Pusat.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

“Pada tahun 2024 ini Pemerintah Kota Banjarmasin ditarget dapat mencapai 14 persen penurunan stunting,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan.

Karena itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan segala upaya untuk penurunan angka stunting tersebut.

“Pemerintah Kota Banjarmasin meminta dukungan untuk semua pihak, dalam mencapai upaya penurunan stunting,” ujarnya.

Arifin mengatakan, sedangkan untuk capaian angka stunting di Kota Banjarmasin hingga saat ini sudah dikisaran 26 persen.

“Capaian sebesar 26 persen tersebut, membuat Kota Banjarmasin masih harus mengejar capaian sebesar 12 persen lagi, untuk mencapai target penurunan angka stunting sebesar 14 persen,” tutur Arifin.

Untuk mencapai penurunan sebesar 12 persen tersebut, maka pengumpulan data data kasus stunting di Kota Banjarmasin sangat diperlukan.

“Saat ini diperlukan data yang akurat pada kasus penurunan stunting, sehingga hasil nyata upaya dari penurunan stunting di Kota Banjarmasin dapat terlihat serta tercapai,” ucap Arifin. (SRI/RDM/RH)

Santri TPQ/LPTQ Kota Banjarmasin Diharapkan Amalkan Al Qur’an

BANJARMASIN – Santri dan Santriwati TPQ dan LPTQ Kota Banjarmasin diharapkan tetap mengamalkan Al Qur’an meski telah diwisuda.

Wisuda ini dilaksanakan, di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (31/7).

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan apresiasi atas digelarnya Khataman dan wisuda santri TPQ dan LPTQ ini,” ungkap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor, kepada sejumlah wartawan usai mewisuda santri.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

Sehingga, lanjutnya, anak anak ini tumbuh menjadi pribadi yang cinta Al Qur’an.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan terhadap pihak penyelenggara kegiatan tersebut.

“Pemko Banjarmasin mengucapkan terimakasih, kepada penyelenggara yang telah berhasil mengantarkan santri dan santriwati menyelesaikan pendidikan Al Quran hingga khatam,” ucap Arifin.

Pada kegiatan khatam Al-Quran dan wisuda ini diikuti sebanyak 112 santri dan santriwati di Kota Banjarmasin.

“Pemko Banjarmasin memberikan dukungan untuk peningkatan pendidikan cinta Al Qur’an di kota tersebut,” ujarnya.

Mengingat, pendidikan cinta Al Qur’an ini, sangat bermanfaat untuk anak anak kedepannya. Sehingga, perlu mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Dengan adanya pendidikan cinta Al Qur’an ini, maka diharapkan anak didik TPQ dan LPTQ dapat menjadi pribadi yang memiliki akhlak yang mulia,” ucap Arifin. (SRI/RDM/RH)

Kemenpora Berikan Pelatihan Pengembangan Kewirausahaan Pemuda di Banjarmasin

BANJARMASIN – Kemenpora RI memberikan pelatihan pengembangan Kewirausahaan pemuda, untuk mendukung penciptaan ekosistem Kewirausahaan di Kota Banjarmasin, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Selasa (30/7).

Asisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora Hendro Wicaksono mengatakan, kegiatan ini merupakan program kerja dari Kemenpilora untuk pemuda yang ada di Kabupaten dan Kota di Tanah Air

Assisten Deputi Kewirausahaan Pemuda Kemenpora RI Hendro Wicaksono

“Saat ini pelatihan dilaksanakan di Kota Banjarmasin, dengan tujuan meningkatkan wirausaha muda, sehingga pemuda setempat semakin kreatif dan inovatif dalam menjalankan usahanya,” ungkapnya.

Hendro berharap, sehingga kedepannya para pemuda tersebut, dapat meningkatkan roda perekonomian di Kota Banjarmasin.

Sementara itu, Pemko Banjarmasin memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelatihan penumbuhan minat wirausaha pemuda oleh Kemenpora RI.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor didampingi Sekretaris Disbudporapar Banjarmasin Fitriah

“Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi dengan digelar pelatihan penumbuhan minat wirausaha pemuda oleh Kemenpora,” ucap Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

Pemuda di Kota Banjarmasin diharapkan, tidak mudah menyerah dalam menjalankan usahanya.
Pemuda juga diminta, untuk tidak mudah menyerah, serta dapat menemukan peluang usahanya, agar dapat terus maju.

Sedangkan, Sekretaris Disbudporapar Kota Banjarmasin Fitriah mengatakan, pemuda Kota Banjarmasin yang mengikuti kegiatan Pelatihan dari Kemenpora ini, merupakan perwakilan pemuda dari wilayah ekstrim kemiskinan.

“Dengan melibatkan pemuda setempat pada pelatihan tersebut, maka kedepannya para pemuda tersebut, dapat meningkatkan perekonomian mereka,” ucap Fitriah. (SRI/RDM/RH)

RSUD Ulin Berkomitmen Tingkatkan dan Perkuat Mutu Pelayanan

BANJARMASIN – RSUD Ulin Banjarmasin terus berkomitmen untuk dapat meningkatkan dan menguatkan mutu pelayanan untuk masyarakat. Untuk itu, maka dilakukan Monitoring Evaluasi (Monev) akreditasi yang bersinergi dengan Lembaga Akreditasi Rumah Sakit Damar Husada Paripurna (LARS DHP), di Aula lantai 8, Gedung Ulin Tower, Kamis (25/7).

“Pelaksanaan Monev ini merupakan bentuk komitmen rumah sakit dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat supaya bisa terus prima,” ungkap Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin, kepada sejumlah wartawan.

Direktur RSUD Ulin Banjarmasin Diauddin

Sehingga, lanjutnya, pelaksanaan ini penting dalam meningkatkan mutu serta keselamatan pasien sehingga sehingga mampu memberikan pelayanan yang prima kepada seluruh pasien di RSUD Ulin Banjarmasin.

Pada kegiatan Monev kali ini Tim Penilai akan ke lapangan untuk melihat dan menilai secara langsung pemberian pelayanan di RSUD Ulin Banjarmasin, selama dua hari mendatang.

Dalam kesempatan tersebut Diauddin juga menjelaskan, RSUD Ulin Banjarmasin saat ini berfokus pada penanganan program prioritas yang diberikan Kemenkes RI.

“Setelah penilaian akrediatasi RSUD Ulin saat ini lebih memfokuskan terhadap program prioritas yang telah diberikan oleh Kementerian kesehatan untuk RSUD Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Diantaranya untuk penanganan penyakit kanker, jantung, stroke, ginjal dan Kesehatan Ibu dan Anak.

“Selain program prioritas tersebut RSUD Ulin juga tetap memberikan pelayanan yang lainnya,” ucap Diauddin.

Semua pelayanan kesehatan yang diberikan di RSUD Ulin Banjarmasin, untuk peningkatan kesehatan masyarakat di Banua.

Sementara itu, Ketua Tim Surveyor LARS SHP Ely Retno Setyowati mengatakan, tentunya apresiasinya diberikan kepada RSUD Ulin Banjarmasin, dengan menyelenggarakan Monev ini

“Rumah sakit tipe A yang ada di indonesia belum pernah menyelenggarakan kegiatan ini dengan lembaga akreditasi,” ungkapnya.

Untuk kegiatan survei sendiri, tambahnya, surveyor meliat seluruh pelayanan sebanyak 16 bab, mulai dari elemen 1 hingga semuanya mendapatkan penilaian.

“Kami sudah melihat dokumen, dan saat ini kami melihat ke lapangan untuk mengetahui apakah implementasi sesuai dengan pelaporan tertulis tersebut,” jelas Ely Retno. (SRI/RDM/RH)

UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Bagi Ikan Segar Dukung Suksesnya PIN

BANJARMASIN – Unit Pelaksana Tugas (UPT) Pelabuhan Perikanan Banjarmasin turut mendukung suksesnya pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio, di Kawasan Pelabuhan Perikanan Banjarmasin.

Pelaksanaan PIN di kawasan tersebut dilaksanakan RT 29, Kompleks Pelabuhan Perikanan Banjarmasin, Rabu (24/7).

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki mengatakan, pihaknya mendukung dengan pelaksanaan imunisasi polio di tempat mereka. Sehingga, lanjut Zaki, diharapkan anak anak yang mendapatkan imunisasi polio ini, dapat terbebas dari penyakit polio, serta tumbuh sehat.

Kepala UPT Pelabuhan Perikanan Banjarmasin Ahmad Zaki

“Kami berharap anak anak yang mendapat imunisasi polio ini, terhindar dari penyakit polio tersebut,” tutur Zaki.

Pada kesempatan tersebut, Pelabuhan Perikanan Banjarmasin memberikan bantuan ikan segar. Untuk memasyarakatkan gemar makan ikan kepada orangtua penerima imunisasi polio tersebut.

“Bantuan ikan segar ini dalam rangka untuk memasyarakatkan gemar makan ikan,” ucap Zaki.

Sementara itu, Ketua RT 29 Kelurahan Pelambuan Raudhatul Fatimah mengatakan, pihaknya bersyukur peserta PIN Polio di tempat mereka, antusias mengikuti kegiatan ini.

“Dengan antusiasnya minat masyarakat ini membuktikan bahwa kesadaran masyarakat semakin tinggi, dengan kesadaran anak anak mereka,” ucapnya.

Sedangkan Lurah Pelambuan Junaidi mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap tingginya minat masyarakat di Kelurahan Pelambuan mengikuti, PIN Polio ini.

“Alhamdulillah pelaksanaan PIN Polio berjalan sesuai harapan seluruh pihak pihak terkait, turutserta dalam mensukseskan PIN Polio di Kota Banjarmasin,” ucapnya. (SRI/RDM/RH)

Pelaku IKM di Banjarmasin Dibekali Silinas dan E-Katalog

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin melaksanakan Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (Silinas) dan E-Katalog Bagi Industri Kecil Menengah (IKM) Di Kota Banjarmasin, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Senin (22/7). Acara dibuka oleh Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor

“Sosialisasi yang dilaksanakan ini merupakan salah satu terobosan yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin,” ungkap Arifin.

Sosialisasi ini, lanjutnya, merupakan suatu kemajuan untuk IKM di Kota Banjarmasin dengan sistem Silinas dan e-katalog, untuk memberikan teknologi kepada para pelaku IKM tersebut.

“Silinas dan E-Katalog ini, agar pemasaran produk IKM dapat lebih meningkatkan lagi kedepannya,” ucap Arifin.

Para pelaku IKM dapat melakukan pemasaran pada Silinas dan e-katalog yang sudah diberlakukan secara nasional saat ini.

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, pelaku IKM di Kota Banjarmasin dapat melaporkan usaha mereka pada Silinas.

Seperti yang disampaikan, Pranata Komputer pada Seksi Pengolahan Data dan Informasi Industri Dinas Perindustrian Provinsi Kalimantan Selatan Niman Nasir, selaku narasumber pada Sosialisasi Silinas dan E-Katalog bagi pelaku IKM di Kota Banjarmasin.

Narasumber dari Disperin Kalsel Niman Nasir

“Saat ini kami menjadi narasumber untuk IKM di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sosialisasi Silinas tersebut, agar para pelaku IKM dapat menggunakan sistem tersebut, yang memang disediakan untuk para pelaku IKM tersebut.

“Sehingga, dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelaku IKM di Kota Banjarmasin, dapat melakukan peloporan melalui Silinas dua kali dalam setahun,” ujar Niman.

Karena itu Silinas ini diwajibkan untuk disosialisasikan kepada pelaku IKM oleh Pemerintah Daerah yang ada di 13 Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version