BPBD Banjarmasin Terima Kunjungan Rescue Jepang dan Cambodia

BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarmasin menerima kunjungan silaturahmi dari Rescue Jepang dan Cambodia.

Kunjungan silaturahmi ini disambut Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman, didampingi Kepala Pelaksanaan BPBD Kota Banjarmasin Husni Thamrin, di Balaikota Banjarmasin, Rabu (17/7).

Kepala Pelaksanaan BPBD Kota Banjarmasin Husni Thamrin

“Kami mendapatkan kejutan kunjungan dari pelatih berpengalaman di bidang penanggulangan bencana alam dari Ketua Jepang Rescue (JPR) Kyoshi Masai, serta Rescue Royal Cambodia Soy Narith,” ungkap Husni Thamrin.

Kunjungan kali ini, lanjutnya, untuk melihat pelaksanaan Rescue di Kota Banjarmasin.

“Saat ini sudah memiliki layanan call center untuk pelayanan kebencanaan di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sedangkan menurutnya di Kamboja belum memiliki layanan call center tersebut.

“Dengan berkunjung ke Kota Banjarmasin, melihat bagaimana pelaksanaan call center,” ujar Husni Thamrin.

Pada kesempatam itu, Kyoshi Masai menyarankan agar Rescue Cambodia bisa mengikuti Kota Banjarmasin untuk membuat call center.

“Sedangkan untuk di Jepang layanan call center mereka sudah cukup besar,” ujarnya.

Sebelumnya Kota Banjarmasin, tambah Husni Thamrin, mendapatkan bantuan mobil pemadam kebakaran berkapasitas besar dengan fasilitas lengkap, untuk membantu memadamkan api ketika musibah kebakaran melanda Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Pemerintah Pusat, Tutup Situs-Situs Judi Online

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Pemerintah Pusat menutup seluruh situs-situs judi online.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, baru-baru tadi mengatakan, pentingnya peran Pemerintah Pusat untuk menutup seluruh situs-situs judi online yang berdampak sangat besar bagi daerah. Mengingat dampaknya menimbulkan berbagai persoalan di tengah masyarakat, terlilit masalah finansial, terjadi penurunan kualitas hidup dan terganggu hubungan sosial.

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat diwancara awak media

“Kami berharap semua situs-situs Judi online ditutup seluruhnya,” ucap Harry

Disampaikan Harry, bagi masyarakat di kota ini, jangan sampai terjerumus dengan perjudian baik online ataupun offline, terutama berusia masih produktif maupun generasi muda. Selain itu, judi ini akan membentuk kebiasaan buruk dan sikap tidak bertanggung jawab terhadap uang serta waktu.

“Kalau gemar berjudi otomatis berpotensi merusak masa depan,” jelasnya

Lebih lanjut Harry menambahkan, praktik judi sudah jelas dilarang dalam Agama, untuk jaringannyapun sudah jelas merugikan Bangsa dan Negara. Sehingga, bagi warga menduga ada perjudian secara online, maka segera melaporkan ke polisi terdekat dengan menyertakan rincian pelaporan yang jelas, yaitu alamat situs atau nama aplikasi tersebut.

“Masyarakat juga dapat melaporkan ke Kementerian Komunikasi dan Informatika RI,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Minta Waspada Peredaran Buah Kecubung

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan, terkait peredaran buah kecubung di kota ini.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Mathari, baru-baru tadi mengatakan, sejak pekan lalu kasus buah kecubung menjadi viral, yakni bagi yang mengkonsumsi akan mengalami mabuk, berhalusinasi, keracunan bahkan harus dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Sambang Lihum. Ia meminta, para orangtua harus waspada, terutama bagi memiliki anak-anak masih berusia remaja.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin, Mathari, saat memberikan komentarnya

“Orang tua harus peka terhadap perubahan perilaku anak sehari-hari,” pintanya

Disampaikan Mathari, peran lingkungan sekitar untuk mengantisipasi sejak dini, sangat penting, yakni memperhatian pada objek anak-anak remaja yang berkumpul, guna mencegah keterlibatan peredaran ataupun penyalahgunaan buah kecubung. Mengingat, kalau menjadi korban buah kecubung, akan memerlukan waktu dalam penyembuhan mentalnya.

“Kami prihatin dengan kasus ini dan berharap cepat tertangani,” jelasnya

Lebih lanjut Mathari menambahkan, pihak Kepolisian dapat terus gencar membasmi peredarannya, tidak hanya narkoba saja. Karena, efek dari buah kecubung akan merusak masa depan generasi muda, terutama dari segi kesehatan.

“Masyarakat harus mengetahui bahayanya, yaitu tidak hanya narkotika tetapi psikotropika,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Tingkatkan Kinerja Kehumasan, Setwan DPRD Banjarmasin Kaji Tiru ke Setwan DPRD Kabupaten Badung

BALI – Guna meningkatkan kehumasan, Sekretariat DPRD Banjarmasin melakukan kaji tiru ke Sekretariat DPRD Kabupaten Badung Provinsi Bali.

Suasana pertemuan Forwadek Banjarmasin

Hal itu disampaikan, Ketua Forum Wartawan Dewan Kota Banjarmasin, Bambang Santoso, usai pertemuan pada Jumat (12/7).

Bambang mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan kinerja program kehumasan dan peliputan informasi Sekretariat DPRD kota Banjarmasin. Ia berharap melalui pertemuan ini, dapat semakin terjalin komunikasi yang lebih baik lagi, antara Setwan Kota Banjarmasin dan Setwan Kabupaten Badung.

“Sharing ini sangat penting untuk peningkatan kinerja,” ucapnya

Sementara itu, Kepala Bagian Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung Provinsi Bali, Putu Ngurah Thomas mengakui selama ini telah terjalin sinergitas antara kehumasan dan pihak media, baik cetak, elektronik dan online. Pihaknya mengapresiasi kepada Setwan Kota Banjarmasin, yang telah memilih Setwan Kabupaten Badung, untuk sharing informasi.

Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, bersama Ketua Forwadek Banjarmasin

“Semoga hasil pertemuan ini dapat semakin terjalin kolaborasi yang lebih baik,” tutupnya

Seperti diketahui, konsultasi dan koordinasi dipimpin Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin Iwan Ristianto, diwakili Kasubbag Humas dan Protokol Sekretariat DPRD Banjarmasin, Erwin Arizona didampingi Ketua Forum Wartawan Dewan Banjarmasin Bambang Santoso tersebut.

Rombongan Setwan Kota Banjarmasin yang diterima Kabag Keuangan Sekretariat DPRD Kabupaten Badung, Putu Ngurah Thomas, juga diikuti sejumlah anggota persroom wartawan Dewan Kota Banjarmasin. (NHF/NRH/RH)

Tingkatkan Kualitas Layanan, RSUD Ulin Banjarmasin Laksanakan Pelatihan Hak Pasien dan Keluarga

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin melaksanakan kegiatan Pelatihan Hak Pasien dan Keluaga, di Auditorium Lantai 8 Gedung Ulin Tower RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (11/7).

Kepala Seksi Humas dan Informasi RSUD Ulin Banjarmasin, Yan Setiawan mengatakan pelatihan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dengan berbagai cara.

Kasi Humas RSUD Ulin Banjarmasin Yan Setiawan

Salah satu upaya yang dilakukan, lanjutnya, adalah mengasah sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan Hak Pasien dan Keluarga ini.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para tenaga medis, serta staf rumah sakit maupun security agar mampu memberikan pelayanan yang optimal kepada pasien dan keluarga,” jelasnya.

Yan berharap, peserta pelatihan dapat mengimplementasikan apa yang didapatkan dari pelatihan ini sehingga pelayanan prima dapat tercapai di RSUD Ulin Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Yan juga mengatakan, RSUD Ulin Banjarmasin berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik.

“Peningkatan SDM khususnya di bidang pelayanan perlu dilakukan, secara terus menerus. Oleh karena itu, RSUD Ulin Banjarmasin berkomitmen untuk memberikan pelatihan hak pasien dan keluarga,” ucapnya.

Pelatihan tersebut dilaksanakan setiap tahun agar pengetahuan para pegawai di bidang pelayanan terus bertambah.

“Sampai tahun 2024 ini untuk pelatihan hak pasien dan keluarga sudah masuk enam angkatan. Rencananya pada tahun depan akan dilaksanakan kembali,” pungkasnya. (SRI/NRH/RH)

RSUD Ulin Banjarmasin Terima Visitasi Kementerian Kesehatan RSPI Sulianti Saroso

BANJARMASIN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin menerima kedatangan Tim Visitasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Rumah Sakit Penyakit Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso Jakarta.

Kedatangan Rombongan Tim Visitasi Kemenkes RSPI Suliati Saroso yang dipimpin Teguh Sarry Hartono ini diterima Wakil Direktur Penunjang Non Medik Hukum dan Diklat Rusma Khazairin, beserta seluruh Tim Penanganan Penyakit Infeksi Emerging RSUD Ulin Banjarmasin, di Ruang Aula 1 Gedung Ulin Tower Lantai 7 RSUD Ulin Banjarmasin, Kamis (11/7).

Wadir Penunjang Non Medik Hukum dan Diklat RSUD Ulin Banjarmasin Rusma Khazairin

“Kedatangan Visitasi Kementerian Kesehatan RSPI Sulianti Saroso tersebut, untuk Kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Pengampunan Layanan PIE atau Penyakit Infeksi Emerging) Tahun 2024,” jelas Wakil Direktur Penunjang Non Medik Hukum dan Diklat RSUD Ulin Banjarmasin Rusma Khazairin.

Rusma berharap, dengan adanya kegiatan ini RSUD Ulin Banjarmasin semakin lebih baik lagi, dalam penanganan dan memberikan layanan PIE kepada masyarakat di Banua.

Kedatangan Tim ini juga, dalam rangka RSUD Ulin Banjarmasin menuju penilaian paripurna untuk Layanan Penyakit Efeksi Emerging tersebut.

Sementara itu, Perwakilan Tim Visitasi Kementerian Kesehatan RSPI Sulianti Saroso, Teguh Sarry Hartono menjelaskan untuk menuju penilaian Paripurna tersebut. RSUD Ulin Banjarmasin diminta untuk dapat melengkapi fasilitas untuk peningkatan pelayanan PIE tersebut. Meski saat ini sudah dinilai baik dalam memberikan pelayanan PIE tersebut.

“Untuk mendapatkan nilai Paripurna tersebut, RSUD Ulin Banjarmasin diwajibkan menjadi Rumah Sakit Pengampuan untuk tiga rumah sakit lainnya di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya.

Rumah Sakit daerah tersebut, yaitu RSUD Boejasin Kabupaten Tanah Laut, RSUD Ratu Zaleha Kabupaten Banjar serta RSUD Hasan Basri Kabupaten Hulu Sungai Selatan.

“RSUD Ulin Banjarmasin diharapkan mampu memenuhi persyaratan tersebut, sehingga nilai Paripurna dapat diraih,”jelasnya.

Pada kegiatan ini turut hadir perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan, Arlan Prabowo. (SRI/NRH/RH)

UPT PPA Kota Banjarmasin Lakukan Pembinaan Terhadap Anak Terduga Genk Motor

BANJARMASIN – Unit Pelaksana Tugas (UPT) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kota Banjarmasin, melakukan pembinaan terhadap anak anak terduga genk motor.

Kepala UPT Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Banjarmasin Susan mengatakan, PPA Kota Banjarmasin mendapatkan pelimpahan oleh Kepolisian untuk memberikan pembinaan terhadap anak genk motor tersebut.

“Beberapa waktu lalu kami mendapatkan pelimpahan dari petugas kepolisian,” ungkap Susan, Selasa (9/7).

Menurut Susan, pembinaan yang diberikan berupa pencerahan, dari segi moral dan agama sehingga mereka dapat memahami dan menghindari berbagai tindakan yang dapat mengarah ke kasus hukum yang akhirnya merugikan diri sendiri.

“Keterlibatan anak anak tersebut dalam genk motor, diantara mereka banyak yang ikut ikutan hanya sebagai bentuk solidaritas sebagai teman,” ujarnya.

Sehingga pembinaan perlu dilakukan lebih lanjut.

Susan mengatakan, orangtua anak yang terlibat genk motor di Banjarmasin diimbau, untuk terlibat dalam pengawasan terhadap pergaulan anak di luar rumah.

“Pada saat melakukan pembinaan terhadap anak anak yang terlibat genk motor di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Pihaknya melibatkan para orangtua turut mendampingi saat dilakukan pembinaan di Kantor Perlindungan Perempuan dan Anak Kota Banjarmasin.

“Dengan dilibatkannya para orangtua tersebut, maka para orangtua anak anak yang terlibat genk motor harus bertanggungjawab dan mengawasi bagaimana lingkungan dan pergaulannya, anak anak mereka,” ujar Susan. (SRI/RDM/RH)

Walikota Banjarmasin Kunjungi Indonesia Maju Expo di Jakarta

JAKARTA – Walikota Banjarmasin Ibnu Sina melakukan kunjungan ke Indonesia Maju Expo di Jakarta, Jumat (5/7).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, kunjungannya ke Indonesia Maju Expo ini, untuk melihat langsung pelaksanaan kegiatan tersebut.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Kebetulan Kota Banjarmasin menjadi salah satu peserta dari kegiatan Indonesia Maju Expo,” ungkap Ibnu.

Pada pameran ini, lanjutnya, Kota Banjarmasin memamerkan produk Sasirangan.

“Sasirangan sudah dipatenkan merupakan kerajinan khas Provinsi Kalimantan Selatan, termasuk Kota Banjarmasin, untuk memperkenalkan Sasirangan kepada masyarakat luas,” jelas Ibnu.

Sehingga, lanjutnya, Sasirangan diharapkan dapat menasional hingga medunia.

Walikota Banjarmasin berharap, akan semakin banyak pengunjung pameran yang melihat dan membeli produk Sasirangan Kota Banjarmasin.

Pada kesempatan tersebut, Pemko Banjarmasin menawarkan Kota Banjarmasin sebagai Kota Jasa dan Perdagangan bagi yang ingin berinvestasi di Kota Banjarmasin.

“Pada investigasi di Tahun 2023 lalu di Provinsi Kalimantan Selatan, terbanyak di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap, pada Tahun 2024 ini, dinilai investasi di Kota Banjarmasin semakin meningkat kembali.

“Kota Banjarmasin saat ini terus menawarkan investasi di sektor barang dan jasa,” ucap Walikota.

Sehingga, tambahnya, Pemerintah Kota Banjarmasin menawarkan kepada investor kemudahan dalam hal perizinan, untuk berinvestasi di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Tarik Minat Investor, Pemko Banjarmasin Ikuti Indonesia Maju Expo dan Forum 2024

JAKARTA – Pemerintah Kota Banjarmasin mengikuti Kegiatan Indonesia Maju Expo dan Forum 2024, di Balai Sidang Jakarta Convention Center Jakarta, Kamis (4/7). Rombongan Pemko Banjarmasin ini dipimpin Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

Pada kegiatan tersebut, Pemko Banjarmasin mengambil tema, “Ayo berinvestasi di Kota Banjarmasin, berinvestasi di Kota Banjarmasin yakin menguntungkan”.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman mengatakan, keikutsertaan Pemerintah Kota Banjarmasin pada kegiatan Indonesia Maju Expo ini, tentunya untuk mempromosikan potensi yang ada di kota ini. Seperti, kain Sasirangan, serta produk kuliner.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman (Tengah)

“Kota Banjarmasin memiliki kain Sasirangan serta kuliner, yang terkenal,” ucapnya.

Ikhsan berharap, dengan mengikuti kegiatan ini, semakin banyak masyarakat di Tanah Air yang mengetahui, tentang potensi yang ada di Kota Banjarmasin.

Pada kegiatan Indonesia Maju Expo tersebut, Pemerintah Kota Banjarmasin menawarkan keindahan Sungai Martapura.

“Pada kegiatan Indonesia Maju Expo ini, Pemko Banjarmasin menawarkan kepada daerah lain, agar mau berinvestasi di Kota Banjarmasin,” ucap Ikhsan.

Menurut Ikhsan, pihaknya tentu menawarkan potensi yang ada di Kota Banjarmasin, seperti keindahan Sungai Martapura, serta lainnya.

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya memberikan dukungan terhadap daerah yang mau berinvestasi di Kota Banjarmasin,” ujar Ikhsan.

Pada kegiatan ini turut hadir, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Banjarmasin Ichroom Muftezar, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Banjarmasin Ariyani, Kepala Diskominfotik Kota Banjarmasin Windiasti Kartika, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur Raperda RPJPD 2025 – 2045

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif menggelar Rapat Paripurna, tentang penyampaian tingkat I Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD).

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, usai rapat paripurna ditemui di ruang kerjanya pada Rabu (3/7) mengatakan, dalam rangka mewujudkan pembangunan terarah maju dan terdepan, pihaknya menerima Penyampaian Raperda RPJPD tahun 2025 – 2045, dan masing-masing delapan Fraksi memberikan tanggapan melalui pemandangan umum.

Ketua DPRD Banjarmasin, Harry Wijaya, saat diwancara

“Setengah Rapur akan dibentuk Pansus,” ucapnya

Disampaikan Harry, pembahasan RPJPD, harus diselaraskan dengan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Provinsi (RPJPP) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN), karena akan berlangsung hingga 20 tahun akan datang.

“Pembahasan Pansus disepakati oleh Komisi III DPRD kota Banjarmasin dengan deadline finalisasi hingga Agustus mendatang,” jelasnya

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina menambahkan, sebagai kota berjuluk Seribu Sungai, dan menjadi penyangga Ibukota Nusantara atau IKN, maka rancangan pembangunan harus tertata lagi. Selain itu, juga menjadi penyangga logistik yakni pusat ekonomi di Kalimantan Selatan.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, memberikan komentarnya

“Kami apresiasi pemandangan umum dari 8 Fraksi dan akan dibentuk Pansus,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna Tingkat I Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2025 – 2045, dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya didampingi Wakil Ketua Muhammad Yamin, Matnor Ali, Tugiatno dan Sekretaris Dewan Banjarmasin Iwan Ristianto. Dihadiri Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Sekretaris Daerah Banjarmasin Ikhsan Budiman, kalangan legislatif dan eksekutif, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version