Pemprov Kalsel Komitmen Dukung Inovasi dan Investasi Perbaikan Infrastruktur Air Bersih

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan investasi, dalam memperbaiki infrastruktur air bersih Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih.

Seperti yang disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dian Nur, pada syukuran HUT ke-52 Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih, Selasa (18/2).

Staf Ahli Gubernur Agus Dian Nur saat membacakan sambutan Gubernur Muhidin

“Sebagai salah satu pemegang saham di PAM Bandarmasih, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk terus memberikan dukungan,” ungkapnya.

Dukungan, lanjut Gubernur, seperti inovasi dan investasi guna memperbaiki infrastruktur air, meningkatkan kualitas layanan, dan memperluas jangkauan distribusi.

“Tentunya, langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Kalsel Muhidin dan Wakil Gubernur Hasnuryadi, untuk membangun Banua ini lebih maju dan berkelanjutan,” ucapnya.

Gubernur, Muhidin berharap, jajaran PAM Bandarmasih dapat terus menjadi pelopor dalam industri air minum di daerah.

“Air bersih adalah sumber kehidupan. Dengan tersedianya air yang berkualitas, kesehatan masyarakat meningkat, roda perekonomian bergerak, dan kesejahteraan semakin terwujud,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pemko Banjarmasin harapkan PAM Bandarmasih terus beri layanan terbaik.

Harapan ini merupakan pesan terakhir di masa Kepemimpinan Walikota Ibnu Sina serta Wakil Walikota Banjarmasin Arifin Noor.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan Selamat HUT PAM Bandarmasih yang ke 52,” ucapnya.

Sehingga, diharapkan dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh warga Kota Banjarmasin.

“Mengingat, PAM Bandarmasih memiliki peran penting sebagai pemberi pelayanan air bersih di Kota Banjarmasin,” ujar Arifin. (SRI/RIW/RH)

DPRD Banjarmasin Dukung Surat Edaran Darurat Sampah

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mendukung, diterbitkannya Surat Edaran Darurat Sampah di kota ini, oleh Walikota Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Harry Wijaya, baru-baru tadi mengatakan, terbitnya surat edaran tanggap darurat sampah, dimaksudkan masyarakat dapat memilah dan memilih sampah secara mandiri di rumah, sebelum dibuang ke Tempat Pembuangan Sampah (TPS).

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat diwancara

“Masyarakat harus bisa melakukan pemilahan sampah organic dan an organic,” ucapnya

Disampaikan Harry, dampak penutupan oleh Kementerian Lingkungan Hidup RI sejak awal Februari 2025 lalu, di Tempat Pembuangan akhir (TPA) di Basirih, otomatis tidak bisa maksimal ditangani oleh Pemerintah Kota. Dengan demikian, agar tidak menyebabkan menumpuk keberadaannya di sejumlah Tempat Pembuangan Sampah (TPS), peran serta masyarakat sangat penting.

“Saat ini sudah berdiri ratusan unit Bank Sampah, hendaklah dimanfaatkan,” pinta Harry

Hal senada juga disampaikan Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin Zainal Hakim. Ia menilai, permasalahan sampah bukan hanya tugas Pemerintah saja, tetapi merupakan tugas bersama masyarakat, agar dapat tertangani secata maksimal.

Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin Zainal Hakim, saat memberikan komentarnya

“DLH Banjarmasin hendaklah berikan sosialisasi cara menangani sampah di lingkungan sekitar,” tutupnya

Untuk diketahui, selama ini pembuangan sampah Kota Banjarmasin setiap harinya mencapai sekitar 650 ton. Namun, untuk membuang ke TPAS Banjarbakula Kota Banjarbaru, telah di batasi hanya 105 ton perhari. (NHF/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Minta PAM Bandarmasih Tingkatkan Pelayanan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih dapat meningkatkan, pelayanan kepada warga Kota Banjarmasin.

Permintaan ini disampaikan Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin melalui Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Setdaprov Kalsel Husnul khatimah, pada saat menghadiri Family Gathering HUT Perusahaan Air Minum Banjarmasin ke 52, di Banjarmasin, Minggu (16/2).

Staf Ahli Gubernur Kalsel Husnul Khatimah

“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan selamat HUT PAM Banjarmasin ke 53,” ungkap Gubernur.

Ia berharap, PAM Bandarmasih dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Banjarmasin.

Mengingat, lanjutnya, layanan air bersih ini untuk mendukung kesehatan masyarakat. Dengan terpenuhinya kebutuhan akan air bersih tersebut.

“Dengan semakin meningkatnya kualitas air bersih maka kesejahteraan dan kesehatan juga semakin meningkat di Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, pada HUT ke 52 PAM Bandarmasih ini, dapat memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya.

“Saat ini PAM Bandarmasih sudah memasuki usia 52 tahun atau setengah abad lebih. Maka, sesuai dengan tema yang diangkat tahun ini, air mengalir kepada seluruh pelanggan dengan kebaikan,” ungkapnya.

Sehingga, lanjut Ibnu, diharapkan pemasangan pipa induk dari Jalan A Yani ke Soetoyo S dapat terlaksana. Untuk melayani warga Kota Banjarmasin di kawasan Kecamatan Banjarmasin Barat.

“Mengingat dikawasan tersebut kurang maksimal mendapatkan layanan dari PAM Banjarmasih,” ujarnya.

Ibnu berharap, pekerjaan pembangunan pemasangan pipa induk tersebut dapat terlaksana tahun ini. (SRI/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Apresiasi Pemprov Kalsel Dukung Pasar Wadai Ramadhan

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, atas dukungan terhadap pelaksanaan Pasar Wadai Ramadhan di Tahun 2025.

“Pemerintah Kota Banjarmasin tentunya berterima kasih atas inisiatif untuk menyantukan Pasar Wadai Pemprov dengan Pasar Wadai Pemko Banjarmasin,” ungkap Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, usai mengikuti rapat bersama persiapan pelaksanaan Pasar Wadai Ramadhan Tahun 2025, di Eks Kantor Gubernur, di Banjarmasin, Kamis (13/2).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Ibnu mengatakan, dengan menjadi satunya Pasar Ramadhan ini, bertujuan untuk kemaslahatan dari pelaku UMKM yang ada di Kota Banjarmasin. Yang tergabung dalam Paguyuban Pasar Ramadhan Kota Banjarmasin.

“Kami berharap dapat lebih meriah, lebih besar serta tertata dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Ibnu, Pasar Wadai Ramadhan Tahun ini bisa menjadi ajang silaturahmi sekaligus membantu masyarakat mendapatkan masakan yang lebih berkualitas dengan harga terjangkau.

“Pasar Wadai Ramadhan tahun ini akan diikuti 145 stand, dengan anggaran sharing antara Pemko Banjarmasin dengan Pemprov Kalsel, melalui CSR Bank Kalsel,” jelas Ibnu.

Ibnu menjelaskan, pada pelaksanaan Pasar Wadai Ramadhan tahun ini, Pemerintah Kota Banjarmasin hanya mengalokasikan anggaran untuk 80 stand.

“Namun, berkat dukungan Gubernur dan CSR dari Bank Kalsel menjadi sebanyak 145 stand yang bisa terakomodasi pada Pasar Ramadhan Tahun 2025,” ucapnya.

Selain itu, Bank Kalsel juga akan menyediakan 50 unit tenda kerucut yang akan disebar pada lokasi Pasar Wadai Ramadhan di kawasan Eks Kantor Gubernur, di Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Pemko Banjarmasin Dukung Pekan Panutan SPT

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan dukungan terhadap Pelaksanaan Pekan Panutan Pajak Surat Pajak Tahunan (SPT) Tahun 2024, dii Aula Kayuh Baimbai, Kamis (13/2).

Pekan Panutan Pajak tersebut ditandai dengan pengisian SPT Pajak Pribadi Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin Devyanus.

“Pada Pekan SPT ini seluruh ASN lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin telah melaporkan SPT Tahunan mereka,” ungkap Ibnu.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina (Sasirangan Biru) didampingi Kepala KPP Pratama Banjarmasin Devyanus

Dikatakan Ibnu, Pemerintah Kota Banjarmasin memberikan apresiasi kepada pihak pajak yang setiap tahun selalu berkoordinasi. Mengenai, Pekan Panutan Pajak SPT Tahunan ini.

“Kami berharap, dengan adanya Pekan Panutan Pajak SPT Tahunan ini, kesadaran masyarakat di Kota Banjarmasin dalam melaporkan pajak mereka semakin meningkat, khususnya dikalangan ASN,” ucap Ibnu.

Sementara itu , Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Banjarmasin Devyanus menyampaikan, pihaknya melihat antusias warga untuk melaporkan SPT tahunan mereka ke kantor pajak sangat banyak.

“Karena itu, membuka 23 table pelayanan, kepada warga yang memerlukan pelayanan di Kantor KPP Pratama Banjarmasin,” ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga membuka pelayanan pajak diluar kantor, untuk memberikan pelayanan prima kepada wajib pajak di Kota Banjarmasin.

“Kami tentu berharap, kesadaran masyarakat dalam melakukan pelaporan SPT pajak tahunan ini, semakin meningkat,” ucapnya. (SRI/RDM/APR)

Darurat Sampah, DPRD Banjarmasin RDP dengan DLH dan BPKPAD

Banjarmasin – Komisi II dan Komisi III DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP), dengan Dinas Lingkungan Hidup Dan Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Banjarmasin, terkait Status Darurat Sampah di kota ini.

Rapat dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakilnya Harry Wijaya, Ketua Komisi II Faisal Heriyadi, Ketua Komisi III Muhammad Ridho Akbar, unsur pimpinan Komisi II dan Komisi III DPRD Banjarmasin beserta seluruh anggota, bertempat di ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin.

Kepada sejumlah wartawan, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, disela kegiatan Kamis (13/2) mengatakan, pasca ditutupnya Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Basirih, pihaknya ingin harus ada langkah kongkrit segera dilakukan khusus jangka pendek ini, tentang program kegiatan secara signifikan, agar tidak terjadi penumpukan di sejumlah tempat pembuangan sementara (TPS)

“Kami ingin sampah dapat tertangani maksimal,” ucapnya

Suasana RDP di Ruang Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin

Ia menyampaiakan, saat ini kondisi cuaca masih mengalami hujan dan terjadi genangan Rob. Sehingga, kalau sampah tidak mampu diatasi oleh Pemerintah kota, otomatis berdampak terjadi penumpukan dan membuat lingkungan tidak bersih serta sehat.

“Penanganan sampah tidak hanya mencari solusi jangka pendek tetapi juga jangka panjang,” pinta Harry

Sementara itu, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin Wahyu Hardi Cahyono menambahkan, untuk jangka pendek penanganan sampah dalam bentuk melakukan pergeseran anggaran di semua bidang ada sekitar 3,2 miliar. Pihaknya berupaya akan tertangani maksimal dalam waktu dekat ini, terlebih menjelang bulan suci Ramadhan.

“Kita juga terus jalin kolaborasi dengam Kecamatan, Kelurahan untuk bersama-sama menangani sampah,” tutupnya

Untuk diketahui, DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Gabungan Komisi II dan Komisi III, dihadiri Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Pendapatan dan Aset Daerah Banjarmasin Edy Wibowo, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Banjarmasin Wahyu Hardi Cahyono, Direktur Perumda Pasar Baiman Banjarmasin Muhammad Abdan Syakura. (NHF/RDM/APR)

Pemprov Kalsel dan Pemko Banjarmasin, Sepakati Kolaborasi Pasar Wadai Ramadhan 1446 Hijriah

Banjarmasin – Tidak terasa, kedatangan bulan suci Ramadhan tinggal menghitung hari. Begitu pula dengan kehadiran Pasar Wadai Ramadhan, yang hanya muncul setahun sekali, selama bulan puasa.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, tahun ini Pasar Wadai Ramadhan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, akan bergabung dengan Pemko Banjarmasin. Dimana lokasi yang dipilih, adalah di sepanjang Siring 0 Kilometer, dan juga di halaman kantor Gubernur di Banjarmasin.

Kolaborasi pasar wadai ini, dipastikan Gubernur, Muhidin, saat memimpin Rapat Koordinasi Persiapan Pasar Wadai Ramadhan 1446 Hijriah, di kantor Gubernur di Banjarmasin pada Kamis (13/2) siang.

Turut mendampingi Gubernur, Plh Sekdaprov, Muhammad Syarifuddin, Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi, Fathul Jannah dan juga Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina. Hadir pada rakor ini, jajaran SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan Pemko Banjarmasin, serta Bank Kalsel.

Usai meninjau lokasi pasar wadai, kepada wartawan, Muhidin menegaskan, kolaborasi ini merupakan upaya untuk menyatukan kekuatan dan sumber daya, agar Pasar Wadai Ramadan 2025 dapat berjalan lebih baik. Ini juga sesuai dengan tagline Bekerja Bersama Merangkul Semua.

“Karena lokasinya di depan kantor Gubernur, dan berada di kota Banjarmasin, maka tidak ada salahnya kita berkolaborasi untuk menampung 145 pedagang tahun ini,” ujar Gubernur.

Rencananya menurut Muhidin, para pedagang yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Wadai Ramadhan, akan ditempatkan di stan sepanjang Siring 0 Kilometer Banjarmasin, tanpa dipungut biaya atau gratis. Sedangkan halaman kantor Gubernur, diperuntukan bagi pedagang mitra Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Kalsel.

“Di dalam halaman Gubernur ini, nanti kita siapkan tempat untuk makan. Jadi masyarakat bisa langsung berbuka di sini,” urai Muhidin.

Bahkan, menurut Muhidin, tahun ini Pasar Wadai Ramadhan akan buka sampai jam 2 dinihari, untuk melayani masyarakat yang mencari makanan untuk bersahur.

“Mereka juga bisa bersahur di sini,” tutup Gubernur.

Pasar Wadai Ramadhan, biasanya dimulai sejak hari pertama bulan puasa. Dimana tahun ini, diperkirakan 1 Ramadhan bertepatan dengan 1 Maret 2025. (RIW/RDM/APR)

Pengelolaan Sampah di Kecamatan Banjarmasin Tengah, Masuk Musrenbang 2026

BANJARMASIN – Pengelolaan sampah di Kecamatan Banjarmasin Tengah masuk dalam Perencanaan Pembangunan di Tahun 2026, hal tersebut dibahas pada Musrenbang Tingkat Kecamatan Banjarmasin Tengah dilaksanakan, di salah satu hotel, di Kota Banjarmasin, Rabu (12/2). Dibuka Wakil Walikota Banjarmasin Ariffin Noor, didampingi Camat Banjarmasin Tengah, Maslun.

Wakil Walikota Banjarmasin, Ariffin Noor, didampingi Camat Banjarmasin Tengah, Maslun.

“Pada saat membuat rencana pembangunan tingkat Kecamatan Banjarmasin Timur, diharapkan berdasarkan kebutuhan masyarakat setempat,” ungkap Ariffin, kepada sejumlah wartawan.

Selain itu, lanjutnya, rencana pengelolaan sampah di Kecamatan Banjarmasin Tengah, dimasukkan ke dalam rencana pembangunan tahun 2026 mendatang.

“Pemerintah Kota Banjarmasin berharap, pada musrenbang tingkat kecamatan Banjarmasin Tengah ini, dapat menghasilkan rencana pembangunan yang bermanfaat untuk masyarakat setempat,” ucap Ariffin.

Sementara itu, Camat Banjarmasin Tengah Maslun menyampaikan, bahwa di Kecamatan Banjarmasin Tengah sudah menerapkan sistem pengolahan pemilihan sampah.

“Sebelum adanya edaran dari Walikota Banjarmasin mengenai permintaan pengelolaan pemilihan sampah di kelurahan, di Kecamatan Banjarmasin Tengah telah melakukan hal tersebut,” ungkapnya.

Bahkan, lanjut Maslun, di Kecamatan Banjarmasin Tengah memiliki program pemilihan sampah Silangsing atau sistem pemilihan sampah yang dilakukan di kelurahan yang melibatkan masyarakat setempat.

“Untuk program pemilihan sampah di Kecamatan Banjarmasin Tengah sudah berjalan,” ucapnya.

Namun, tambah Maslun, Kecamatan Banjarmasin Tengah saat ini terus melakukan peningkatan terhadap peran serta kelurahan dan masyarakat dalam pengolahan pemilihan sampah tersebut. (SRI/RDM/EYN)

Kembangkan Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Banua, Dispar Kalsel Gelar FPD

Banjarmasin – Dalam rangka mengembangkan sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Banua, Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan menggelar
Forum Perangkat Daerah 2025.

Kepada sejumlah wartawan, usai acara, Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin, pada Selasa (11/2) mengatakan, agenda utama dari forum ini membahas dan memberikan masukan terkait penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Dinas Pariwisata Kalsel tahun 2025-2029.

Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin saat diwancara

“FPD ini merupakan acuan dalam melaksanaan program dan kegiatan Dispar Kalsel selama lima tahun mendatang,” ucapnya

Menurut Syarifuddin, saat ini Kalimantan Selatan memiliki enam destinasi pariwisata prioritas, salah satunya Loksado di Kabupaten Hulu Sungai Selatan dan Kerbau Rawa di Kabupaten HSU. Selain itu, Pemerintah Provinsi juga sudah menerbitkan Perda Ekonomi Kreatif. Dimana, untuk pengembangan serta pengimplementasian menjadi tantangan besar bagi Dinas Pariwisata.

“Destinasi wisata prioritas itu seperti kawasan religi, alam, budaya, buatan dan ekologi,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, sebagai gerbang Ibukota Nusantara (IKN) pihaknya telah melakukan pembenahan pada sejumlah sektor pariwisata Kalsel. Dalam rangka meningkatkan kunjungan wisata ke Kalsel, diantaranya membuka rute penerbangan langsung ke Kalsel. Seperti Bali – Banjarmasin, Lombok – Banjarmasin dan Pontianak-Banjarmasin.

Suasana Forum Perangkat Daerah Dinas Pariwisata Kalsel

“Hal ini dilakukan untuk semakin meningkatkan kunjungan dan memajukan roda perekonomian,” tutupnya

Pada Forum Perangkat Daerah ini Dispar Kalsel, turut menghadirkan sejumlah narasumber kompeten seperti Kepala Bappeda Kalsel, Ariadi Noor, Direktur Akademi Pariwisata Nasional dan Anggota Komisi II DPRD Kalsel, Dewi Raisha Aprillia.

Untuk diketahui, Forum Perangkat Daerah 2025 dibuka secara resmi Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin, didampingi Kabid, Kasi dan Jajaran Dispar Kalsel. Dihadiri Perwakilan SKPD Pemprov Kalsel, Diantaranya Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Dinas Perdagangan Kalsel, Dinas Pariwisata Kabupaten dan Kota dan beberapa Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), bertempat di Aula Dispar Kalsel. (NHF/RIW/APR)

RSUD Ulin Gelar Konsultasi Publik 2025

Banjarmasin – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, menggelar Konsultasi Publik Tahun 2025, di Aula Ulin Tower Lantai 8, pada Selasa (11/2). Konsultasi Publik ini dibuka Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Diauddin.

“Konsultasi publik kali ini mengangkat tema, Bekerja Bersama Merangkul Semua Guna Peningkatan Mutu Pelayanan Publik RSUD Ulin yang Prima,” jelas Diauddin.

Diauddin mengatakan, konsultasi publik ini merupakan kegiatan rutin RSUD Ulin Banjarmasin, untuk mengetahui pendapat dari masyarakat mengenai pelayanan yang telah diberikan rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan tersebut.

“Semakin banyak keluhan yang disampaikan, maka RSUD Ulin Banjarmasin dapat memperbaiki layanan,” ucap Diauddin.

Dalam kesempatan tersebut, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan meminta RSUD Ulin Banjarmasin meningkatkan fasilitas pelayanannya.

Plt Kadinkes Kalsel Muhammad Muslim

Seperti disampaikan Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Muhamad Muslim, pada saat mengikuti kegiatan tersebut.

“Pelaksanaan Konsultasi Publik Tahun 2025 ini tentunya menjadi masukan bagi RSUD Ulin Banjarmasin,” ujarnya.

Dalam rangka, meningkatkan dua hal penting. Yaitu akses serta peningkatan mutu pelayanan.

“Untuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan memberikan dukungan untuk peningkatan pelayanan di rumah sakit milik Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ini,” tutur Muslim.

Selain itu, lanjutnya, RSUD Ulin Banjarmasin juga diminta untuk meningkatkan pelayanan di bidang antrean pasien, keluhan serta lainnya, agar peningkatan pelayanan semakin meningkat ke depannya.

Kegiatan yang berlangsung satu hari ini, juga dihadiri Ombudsman Kalimantan Selatan, pihak kecamatan, kelurahan, media massa dan masyarakat umum khusus warga sekitar RSUD Ulin Banjarmasin, serta lainnya. (SRI/RIW/APR)

Exit mobile version