Pelaku Usaha Kecil di Kota Banjarmasin Dibina Untuk Menjalankan Usahanya

BANJARMASIN – Pemko Banjarmasin melakukan sosialisasi program inkubasi usaha mikro kepada ratusan pengusaha kecil di kota tersebut, bertempat di salah Satu Hotel, di Banjarmasin, Selasa (2/7). Dibuka oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina.

Ibnu Sina mengatakan, dilaksanakannya Sosialisasi Program Inkubasi Usaha Mikro ini, untuk pembinaan kepada pelaku usaha di Kota Banjarmasin.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

“Program Inkubasi ini merupakan andalan dari Pemerintah Kota Banjarmasin untuk melahirkan pelaku usaha mikro,” ungkapnya.

Karena Kota Banjarmasin merupakan Kota Jasa dan Perdagangan.

“Sehingga, Pemko Banjarmasin melakukan pengawalan selaka 6 bulan bulan kepada para pelaku usaha baru yang terdaftar, pada program kawal inkubator,” jelasnya.

Selain itu, pengawalan yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin, melalui dinas terkait, pada saat menghasilkan produk, menjual produk, serta pada saat mempertahankan usaha agar tetap berjalan.

“Alumni kawal inkubasi yang telah dihasilkan pada program Pemerintah Banjarmasin, saat ini sudah berhasil menjalankan usahanya,” ucap Walikota.

Diharapkan, pada program selanjutnya dapat berjalan sukses seperti sebelumnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenaga kerja Kota Banjarmasin Isa Anshari mengatakan, pada kegiatan ini diikuti sebanyak 100 lebih pelaku usaha kecil, yang ada di Kota Banjarmasin.

“Program kawal inkubasi ini berlangsung hingga Oktober mendatang,” ucapnya.

Pada program tersebut, pelaku usaha diberikan pemahaman awal, manajemen berkelanjutan dari usaha yang mereka tekuni. (SRI/RDM/RH)

Ketua DPRD Banjarmasin Imbau Warga Terima Pantarlih

BANJARMASIN – Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya mengimbau, seluruh masyarakat di kota ini, menerima Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (Pantarlih).

Suasana Coklit di kediaman Ketua DPRD Banjarmasin

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, kepada wartawan, usai menerima KPU Banjarmasin dalam Coklit, pada Senin (1/7).

Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, saat memberikan komentarnya

Harry mengapresiasi kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) agar tercipta kesuksesan Pilkada yang dijadwalkan akan diselenggarakan pada 27 November 2024 mendatang. Ia mengimbau, masyarakat menerima petugas dan menyampaikan data kependudukan akurat.

“Dengan tercipta partisipasi yang tinggi dari warga, sangat penting untuk kesuksesan Pilkada, baik Pemilihan Gubernur dan Wagub serta Walikota dan Walkot,” katanya

Sementara itu, Ketua KPU Banjarmasin, Rusnailah menyampaikan kegiatan pencocokan dan penelitian (Coklit) digelar selama satu bulan, mulai tanggal 24 Juni – 24 Juli 2024.

Kegiatan ini, lanjutnya, bertujuan memastikan data pemilih akurat untuk Pilkada pada 27 November mendatang. Kunjungan ini tidak hanya simbolis, tetapi memverifikasi data kependudukan sesuai Daftar Penduduk Potensial Pemilih.

“Kalau ada data ketidaksesuaian, Pantarlih akan memperbarui, supaya siap digunakan pada Pilkada nanti,” ucapnya

Hal senada disampaikan Ketua Bawaslu Banjarmasin, Muhammad Fachrizannor. Ia mengaku selama kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) untuk sementara hingga hari ke delapan ini, tidak ada mengalami kendala di lapangan, dan pihaknya akan terus mendampingi hingga 24 Juli 2024 mendatang.

“Kami akan terus jalin sinergisitas di lapangan,” tutupnya

Untuk diketahui, KPU Kota Banjarmasin menggelar Pencocokan dan Penelitian (Coklit) di kediaman Ketua DPRD Banjarmasin Harry Wijaya, Jalan A Yani Komplek Bunyamin Permai 2 Kecamatan Banjarmasin Selatan.
Kegiatan Coklit dipimpin Ketua KPU Kota Banjarmasin Rusnailah, didampingi Komisioner dan Sekretaris KPU, Ketua Bawaslu Banjarmasin dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih), dan PPK serta PPS. (NHF/NRH/RH)

Gelaran BSF 2024 Resmi Ditutup

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin resmi menutup pelaksanaan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Tahun 2024.

Penutupan BSF dilakukan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina didampingi Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Minggu (30/6).

Dalam sambutannya Siti Wasilah mengucapkan terimakasih, kepada semua pihak yang telah turut serta mensukseskan pelaksanaan BSF Tahun 2024 ini.

Ketua Dekranasda Banjarmasin Siti Wasilah

“Seluruh kegiatan pelaksanaan BSF Tahun 2024 berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Oleh karena itu, diharapkan BSF ini dapat terus dilaksanakan pada tahun tahun berikutnya. Meski dengan kepemimpinan yang baru.

“Siapapun Walikotanya nanti, hendaknya Gelaran BSF dapat terus dilanjutkan,” harapnya.

Mengingat, pelaksanaan BSF ini merupakan wadah bagi pengrajin Sasirangan untuk menjual produk mereka.

Pesan yang sama juga disampaikan Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, kepada penerus pemimpin Kota Banjarmasin. Untuk tetap melanjutkan kegiatan pelaksanaan BSF di waktu yang akan datang.

“BSF ini merupakan kegiatan untuk seluruh pengrajin Sasirangan di Kota Banjarmasin,” ucap Walikota.

Sehingga, kegiatan ini menghidupkan kerajinan tradisional kain Sasirangan di Kota Banjarmasin.

Pada Malam Penutupan BSF Tahun 2024 turut dimeriahkan, dengan penampilan Fashion Show karya desainer Banua Catherine Ambar Sari dan Fahmi dengan tamu kehormatan desainer nasional Ayu Dyah Andari. (SRI/NRH/RH)

Pawai Basasirangan 2024 BSF Ke 8 Diikuti Ribuan Peserta

BANJARMASIN – Semarak Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke 8, semakin meriah dengan adanya parade Pawai Sasirangan 2024, terpusat di kawasan Siring Menara Pandang Banjarmasin, Minggu (30/6). Acara dilepas Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Ketua Dekranasda Banjarmasin Siti Wasilah.

Kemeriahan pawai tersebut diikuti kurang lebih 3.000 peserta yang terdiri dari 72 regu baik itu SKPD, sekolah-sekolah, komunitas serta kelompok sadar wisata (Pokdarwis) se- kota Banjarmasin.

Diskominfotik Kota Banjarmasin turut meramaikan Pawai Sasirangan

Ibnu Sina bersyukur atas animo masyarakat maupun para peserta yang turut meramaikan kegiatan parade Sasirangan BSF ke-8 tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini seluruh peserta pawai Basasirangan tercatat diikuti sebanyak 2900-an peserta,” ujarnya disela-sela pelepasan.

Ia pun berharap kegiatan yang rutin digelar setiap tahun itu dapat dilaksanakan kembali dengan lebih meriah di tahun-tahun mendatang.

Senada, Plt Kadisbudporapar Machli Riyadi mengapresiasi antusiasme peserta maupun masyarakat yang mengikuti jalannya parade pawai Basasirangan. Ia menuturkan, jumlah peserta yang hadir melebihi dari target yang dicanangkan oleh panitia penyelenggara.

“Alhamdulillah sukses luar biasa karena pesertanya sangat antusias, kita menargetkan 1.600 hingga maksimal 2.000 orang namun ternyata yang ikut ada 2.921 orang,” beber Machli Riyadi.

“Tentunya hal ini membuktikan bahwa kegiatan ini cukup di nanti-nanti oleh masyarakat dan unsur yang ikut dalam pawai, semuanya saling membaur bangga dengan Sasirangan,” sambungnya.

Lanjut, Machli menyebut bahwa jumlah peserta yang meningkat dari tahun-tahun sebelumnya juga disebabkan oleh kombinasi serta konsep pakem dari event tersebut.

“Sehingga peserta lebih bergairah dengan berbagai macam kreativitas yang ditampilkan,” katanya lagi.

Untuk itu, Machli ingin siapapun pemimpin baru yang nantinya melanjutkan pembangunan di kota Banjarmasin, akan tetap menjadikan ajang BSF ini sebagai agenda rutin tahunan bagi masyarakat kota Banjarmasin.

Adapun para pemenang pawai :
Kategori Terheboh

  1. Dinas Perdagangan & Perindustrian
  2. Dinas Kesehatan
  3. Sanggar Bastari

Kategori Terkompak

  1. PAM Bandarmasih
  2. PKK Kota Banjarmasin
  3. SMPN 21 Banjarmasin

Kategori Terkreatif

  1. Nanang Galuh/Putra Putri Sasirangann/Duta Anggrek
  2. Sarigading (Sekretariat Kota Banjarmasin)
  3. Inspektorat Kota Banjarmasin (ADV/SRI/RDM/RH)

Aizar dan Nayla Dinobatkan Sebagai Putra dan Putri Sasirangan Kota Banjarmasin Tahun 2024

BANJARMASIN – Pemilihan Putra dan Putri Sasirangan yang digelar pada Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Tahun 2024, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Sabtu Malam (29/6). Dan, terpilih Aizar Ahmadinejad dan Nayla Almira sebagai Putra dan Putri Sasirangan Kota Banjarmasin.

Para pemenang Putra Putri Sasirangan akan menjalankan tugas selama satu tahun ke depan, untuk mempromosikan pariwisata dan kain Sasirangan Kota Banjarmasin.

“Selamat sukses untuk para Putra Putri Sasirangan Kota Banjarmasin yang malam hari ini sudah terpilih. Mereka bertugas setahun ke depan dalam rangka mempromosikan pariwisata, mempromosikan Sasirangan, dan menjadi Duta Promosi Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, disela kegiatan tersebut.

Ia juga menyatakan harapannya, agar generasi muda, khususnya para duta terpilih, dapat meningkatkan kecintaan terhadap Sasirangan,

“Bersama-sama dengan Duta promosi lainnya, diharapkan dari anak-anak muda ini, mereka paling tidak dengan teman sebaya atau generasi milenial lebih mencintai Sasirangan,” ujarnya.

Kain Sasirangan sendiri telah mendapatkan sertifikat indikasi geografis dari Kalimantan Selatan, dan menurut Ibnu Sina, hal ini menjadi tanggung jawab bersama untuk melestarikan dan membudidayakan kain tradisional tersebut.

“Tugas kita lah untuk melestarikannya, membudidayakannya, dan mencintai sasirangan. Oleh karena itu, kita bangga anak-anak muda sekarang sudah tidak malu lagi dan kemudian bangga bersasirangan,” katanya.

Dengan semangat baru, Walikota berharap agar para Putra Putri Sasirangan yang terpilih dapat menjadi duta yang baik untuk Banjarmasin, membawa nama baik kota serta mempromosikan kekayaan budaya lokal, terutama kain sasirangan, kepada masyarakat luas.

Untuk diketahui, Juara pertama dari Putra Putri Sasirangan Kota Banjarmasin atas nama Aizar Ahmadinejad (Putra) dan Naila Almira(Putri), mereka mendapatkan uang tunai masing masing Rp. 3.750.000 serta mendapatkan predikat Duta Sasirangan Kota Banjarmasin periode 2024-2025. (ADV/SRI/RDM/RH)

Desainer Muda Banua Tampilkan Karyanya di Fashion Show Sasirangan BSF

BANJARMASIN – Fashion Show Sasirangan BSF ke 8 menjadi kesempatan bagi para Desainer Muda Banua yang tergabung di Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranasda) Kota Banjarmasin, untuk menampilkan karya terbaik mereka, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Jumat (28/6).

Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah mengatakan, momentum ini menjadi kesempatan para desainer Banua muda untuk memperkenalkan karyanya lebih luas.

Selain itu, tentunya bisa memotivasi para desainer muda untuk aktif memproduksi karya-karya mereka dan siap di pasarkan.

“Sehingga dinilai ekonomi menguatkan mereka dalam bidang fashion,” ucap Wasilah kepada awak media di sela-sela acara.

Tidak hanya menampilkan karya para desainer saja, dalam kesempatan itu dilaksanakan lomba desain fashion Sasirangan.

Wasilah berharap, melalui lomba desain fashion Sasirangan bisa mendorong anak-anak muda di Kota Seribu Sungai khususnya agar semakin mencintai dan bangga menggunakan Sasirangan.

“Tentunya dengan desain-desain yang cocok untuk anak muda,” katanya.

Melalui anak-anak muda yang cinta dan bangga menggunakannya. Maka secara tidak langsung mereka dapat membantu mempromosikan kain warisan budaya Banjar itu secara lebih luas lagi.

“Baik di tingkat nasional hingga internasional harapannya,” ucapnya.

Sementara itu, salah satu desainer yang mengikuti kegiatan tersebut, M Willyansyah mengaku bersyukur atas kesempatan yang diberikan tersebut.

“Kami mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang telah diberikan oleh Dekranasda Kota Banjarmasin,” ungkapnya.

Pada fashion show Sasirangan tersebut, Willy menampilkan karyanya, yang bertemakan The Beauty Of Sasirangan. Dimana keindahan dan kecantikan wasra Kalimantan Selatan yaitu Sasirangan ini dibentuk dan dibuat menjadi karya yang indah dan futuristik.

“Kami berharap Sasirangan dapat lebih mendunia lagi dan dikenal oleh orang banyak,” ujar Willy. (ADV/SRI/NRH/RH)

Kini di Kota Banjarmasin Ada Kampung Jelujur Sasirangan

BANJARMASIN – Pada rangkaian kegiatan Peringatan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) Tahun 2024 ini, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, didampingi Ketua Dekranasda Kota Banjarmasin Siti Wasilah meresmikan Kampung Tematik Jelujur di Kelurahan Alalak Utara, Sabtu (29/6)

Peresmian Kampung Jelujur itu ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan gapura Kampung Jelujur Sasirangan di Kelurahan Alalak Utara.

“Dengan diresmikan Kampung Jelujur ini, akan ada peningkatan kualitas pengrajin jelujur kain Sasirangan di Kota Banjarmasin,” ungkap Walikota.

Pengrajin Jelujur ini, jelasnya, merupakan mata rantai dari kerajinan kain Sasirangan di Kota Banjarmasin.

“Tidak akan ada kain Sasirangan tanpa pengrajin Jelujur, segitu juga sebaliknya,” ucap Walikota.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Tenagakerja Kota Banjarmasin, Isa Anshari menambahkan terdapat 162 Pengrajin Jelujur Sasirangan pada Kampung Jelujur Sasirangan tersebut.

“Sebanyak 162 pengrajin jelujur Sasirangan di Kelurahan Alalak ini, mayoritas merupakan ibu rumah tangga,” ungkap Isa.

Dengan dijadikannya kawasan tempat tinggal mereka sebagai kampung jelujur, maka para pengrajin tersebut berada dibawah binaan Dinas Koperasi UMKM dan Tenagakerja Kota Banjarmasin.

“Kami kampung jelujur Alalak Utara ini akan menjadi percontohan, bagi daerah lain di Kota Banjarmasin,” ucapnya. (ADV/SRI/NRH/RH)

Pemko Banjarmasin Gelar Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Ibnu-Arifin di BSF

BANJARMASIN – Mengambil momen pada pelaksanaan Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF)Tahun 2024 ini, Pemerintah Kota Banjarmasin menggelar Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Ibnu Sina-Arifin Noor, di salah satu pusat perbelanjaan terbesar, di Kota Banjarmasin, Jumat Malam (27/6).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakil Walikota Arifin Noor menyampaikan, keberhasilan pembangunan selama tiga tahun kepemimpinan mereka di Kota Banjarmasin.

Ibnu-Ariffin saat memberikan sambutan

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu, pada tiga tahun kepemimpinan Ibnu-Arifin,” ungkap Walikota.

Karena, lanjutmya, di periode kedua kepemimpinannya banyak dukungan diterima dari seluruh warga Kota Banjarmasin.

“Ayo kita saling dukung dan kayuh baimbai, dalam menyelesaikan janji politik dengan program 20 prioritas Ibnu-Arifin,” ucapnya.

Kota Banjarmasin ini merupakan ruang budaya, ruang kreativitas,ruang kolaborasi, serta lainnya.

“Untuk itu apa yang menjadi visi dan misi Ibnu-Arifin dapat diwujudkan bersama sama,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Walikota menitipkan pesan, siapapun yang nantinya menjadi Walikota Banjarmasin berikutnya, untuk tetap melanjutkan visi Kota Banjarmasin, sebagai Kota Sungai.

Pada kegiatan tersebut, ditampilkan Fashion Show karya desainer muda tergabung APPMI Kota Banjarmasin. (ADV/SRI/NRH/RH)

Anggota DPRD Banjarmasin Diminta Persiapkan Pengembalian Aset

BANJARMASIN – Sebanyak 45 Anggota DPRD Kota Banjarmasin diminta mempersiapkan pengembalian aset menjelang purna tugas. Hal itu disampaikan, Sekretaris DPRD Banjarmasin Iwan Ristianto, ditemui di ruang kerjanya, baru-baru tadi.

Sekretaris DPRD Banjarmasin, Iwan Ristianto, saat diwancara

Iwan menjelaskan, pengembalian aset atau barang inventaris milik negara menjelang purna tugas sangat penting, karena akan digunakan Anggota Dewan Periode 2024-2029. Ia berharap, pengembalian aset dilakukan sebelum berakhir masa jabatan pada 8 September 2024 mendatang.

“Kami ingin barang yang dikembalikan dalam kondisi masih bagus,” katanya

Iwan mengungkapkan selama ini, 45 anggota DPRD Kota Banjarmasin periode 2019-2024
telah mendapatkan fasilitas berupa sebuah laptop untuk menunjang tugas mereka sebagai wakil rakyat. Langkah yang akan dilakukan, Sekretariat DPRD Kota Banjarmasin akan mengirimkan surat imbauan kepada semua anggota dewan.

“Surat itu akan dikirimkan melalui masing-masing delapan fraksi,” jelasnya.

Lebih lanjut Iwan menambahkan, kewajiban pengembalikan fasilitas ini berlaku bagi seluruh anggota DPRD Banjarmasin, termasuk untuk yang kembali terpilih. Di mana, semua harus dikembalikan dulu ke Sekretariat.
Kemudian kalau sudah dilantik, baru diserahkan kembali.

“Deadline pengembalian aset paling lambat, satu hari sebelum pelantikan anggota DPRD yang baru terpilih periode tahun 2024-2029,” tutupnya. (NHF/NRH/RH)

Gekraf Kota Banjarmasin Diharapkan Mampu Dukung Keberadaan BSF

BANJARMASIN – Sebanyak 50 anggota Gerakan Ekonomi Kreatif (Gekraf) Kota Banjarmasin bersama Ketua Gekraf Kota Banjarmasin, Irfan Thalib secara resmi dilantik oleh Sekretaris Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gekraf, Arifin Ikhsan, dan disaksikan Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina, Kamis (27/6).

Walikota mengatakan, dengan dilantiknya Gekraf akan menjadi wadah bagi pelaku ekonomi kreatif di Banjarmasin untuk mengembangkan ekonomi kreatif.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina saat memberikan sambutan

“Eksistensi ekonomi kreatif akan semakin tertampung dan diharapkan mendunia karena tekad dari ekonomi kreatif untuk menjadikan kiblat,” ucap Walikota.

Di Banjarmasin, lanjut Walikota, Ekonomi Kreatif sudah membentuk forum bahkan sudah memiliki Perda Nomor 3 Tahun 2023 tentang Pengembangan Ekonomi Kreatif dan mengamanatkan kelembagaan berupa BLUD.

“BLUD ini diharapkan juga bisa dibina oleh pemko sebagai pengembangan ekonomi kreatif,” tuturnya.

Dengan diselenggarakan BSF ini, Walikota mengibaratkan, seperti “hari raya” bagi pelaku UMKM dan pengrajin ekonomi sasirangan.

Melalui BSF ini, pihaknya juga akan meluncurkan Kampung Jelujur di Kelurahan Alalak Selatan Kecamatan Banjarmasin Utara untuk meningkatkan usaha ekonomi kreatif.

Sementara, Ketua DPC Gekraf Kota Banjarmasin Irfan Thalib mengatakan, siap merangkul dan meningkatkan segala bentuk ekonomi kreatif di kota Banjarmasin.

“Kami juga siap membantu dan berkolaborasi dengan pelaku ekonomi kreatif di Banua,” ujarnya.

Irfan mengatakan bahwa banyak potensi ekonomi kreatif yang bisa dikembangkan selain usaha kerajinan kain sasirangan.

“Kini juga telah banyak anak muda yang bergerak di bidang perfilman, musik, kuliner, griya dan lain lain,” ucap Irfan. (ADV/SRI/NRH/RH)

Exit mobile version