Pastikan Pelayanan Prima, DPRD Banjarmasin Kunjungi Puskesmas Sungai Andai

BANJARMASIN – Ketua Komisi IV DPRD kota Banjarmasin Nelly Listriani, usai kunjungan ke Puskesmas Sungai Andai pada Senin (3/2) mengatakan, tujuan berkunjung ini dalam rangka untuk memastikan peningkatan pelayanan kesehatan. Dimana, sejak berdiri hampir tiga tahun lalu dinilai sangat bagus memberikan layanan bagi masyarakat sekitar, terbukti banyaknya kunjungan pasien.

Suasana diskusi di Aula Puskesmas Sungai Andai

“Kami ingin melihat secara langsung pelayanan yang diberikan,” ucapnya

Disampaikan Nelly, pihaknya juga ingin mengetahui penanganan pasien selama ini, beberapa waktu lalu sempat terjadi genangan air, yang tentu berdampak kesehatan warga seperti penyakit kulit dan diare. Oleh karena itu keberadaan puskesmas sangatlah tepat.

“Alhamdulillah tidak ada ditemukan kasus penyakit yang serius,” ungkapnya

Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Nelly Listriani didampingi Anggota Husaini

Sementara itu, Anggota Komisi Empat DPRD Banjarmasin Husaini menambahkan, dalam rangka meningkatkan pelayanan sarana dan prasarana tentu harus ditingkatkan salah satunya tersedia mobil ambulan, dari hasil di lapangan, belum memiliki. Dengan demikian ini harus diprioritaskan nantinya melalui rapat anggaran dengan Dinas Kesehatan Banjarmasin.

“Kita ingin Puskesmas Sungai Andai akan lebih maju dalam pelayanan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin melakukan kunjungan kerja lapangan ke Puskesmas Sungai Andai, dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin Nelly Listriani didampingi Anggota Husaini, diterima Plt. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin Emma Ariesnawati, Kepala Puskesmas Sungai Andai Mei Vita Ariyani, Lurah Sungai Andai dan Perwakilan Kecamatan Banjarmasin Utara, berlokasi di Jalan Sungai Andai Komplek Herlina Perkasa Kecamatan Banjarmasin Utara. (NHF/RDM/RH)

Puluhan Guru Agama PPPK Paruh Waktu Sampaikan Keluhan ke DPRD Banjarmasin

BANJARMASIN – Sejumlah guru agama SD dan SMP berstatus Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu menyampaikan keluhan mereka ke Gedung DPRD Banjarmasin. Mereka diterima langsung oleh Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Mathari, pada Kamis (30/1).

Salah satu perwakilan guru dari SDN Telaga Biru 2, Muhammad Syahril mengungkapkan bahwa hingga kini mereka belum mendapatkan kejelasan terkait sistem kerja dan gaji setelah diangkat sebagai PPPK Paruh Waktu.

Guru Agama SDN Telaga Biru 2 Muhammad Syahril, saat diwancara

“Kami sampai sekarang belum mengetahui kapan pengangkatan kami akan dilakukan,” ujarnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Mathari, menilai bahwa kegelisahan para guru PPPK Paruh Waktu adalah hal yang wajar, mengingat mereka telah mengabdi sebagai tenaga pendidik selama bertahun-tahun.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin Mathari, saat memberikan komentarnya

“Mereka ingin ada kepastian status setelah lulus menjadi PPPK Paruh Waktu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Mathari menyampaikan bahwa setelah pertemuan tersebut, pihaknya langsung menghubungi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Banjarmasin. Hasilnya, BKD masih menunggu petunjuk teknis dan regulasi dari pemerintah pusat terkait status dan hak para guru PPPK Paruh Waktu.

“Kami menyarankan agar Pemko Banjarmasin tetap mempertahankan PPPK Paruh Waktu sambil menunggu kejelasan regulasi dari pusat. Terkait kesejahteraan mereka, untuk sementara, dapat menggunakan Dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDa),” pungkasnya. (NHF/NRH/RH)

Pasca Banjir, DPRD Banjarmasin Minta Pemko dan Warga Saling Kolaborasi

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan masyarakat sekitar, saling berkolaborasi membersihkan lingkungan setelah air mulai surut.

Kepada Abdi Persada FM, Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin Syarifah Saqinah, pada Kamis (30/1) mengatakan, sebelumnya sempat terjadi banjir di beberapa kawasan seperti sebagian di Kecamatan Banjarmasin Selatan dan Timur, akibat curah hujan tinggi dibarengi air pasang Rob. Namun, sekarang mulai surut, sehingga masyarakat sekitar, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas PUPR Banjarmasin, hendaklah saling berkolaborasi untuk membersihkan lingkungan sekitar.

“Kami ingin menjadi kegiatan rutin gotong royong membersihkan sungai-sungai,” ucapnya

Disampaikan Syarifah, biasanya kondisi jalan akan mengalami kerusakan akibat banjir, seperti berlubang. Dengan demikian, Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Banjarmasin, melakukan pemantauan di lapangan, dan kalau menemukan jalan rusak dapat segera diperbaiki, agar tidak menggangu bagi pengguna jalan tersebut.

“Jalan yang rusak tidak terlalu besar diperbaiki, tentu mengefisiensikan anggaran,” jelasnya

Lebih lanjut Syarifah mengimbau, dampak air surut, sampah akan menumpuk, maka ini harus secepatnya ditanggulangi, karena kalau dibiarkan akan mencemari lingkungan, otomatis menjadi tempat berkembang biaknya bakteri dan berbagai macam penyakit. 

“Mari bersama-sama menciptakan lingkungan bersih dan sehat,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Banjir di Kecamatan Banjarmasin Selatan, Diklaim Merupakan Kiriman Air Pasang dari Gambut

BANJARMASIN – Banjir di Kecamatan Banjarmasin Selatan, diklaim merupakan kiriman air padang dari kawasan Gambut, Kabupaten Banjar.

Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathoni menjelaskan, alasan belum surutnya banjir di kawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan hingga saat ini, selain karena banjir rob, juga karena adanya air kiriman dari kawasan Gambut.

Kabid Sungai Dinas PUPR Kota Banjarmasin Hizbul Wathoni

“Belum surutnya air dikawasan Kecamatan Banjarmasin Selatan ini, karena adanya kiriman dari kawasan Gambut,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Kamis (23/1).

Akibatnya, lanjut Thoni, banjir tidak kunjung surut, terutama di Kelurahan Pemurus Dalam, Tanjung Pagar, Pemurus Baru, dan beberapa kawasan sekitarnya.

Thoni mengatakan, saat ini pihaknya juga mengupayakan sejumlah langkah termasuk pembersihan sungai, untuk mengurangi ketinggian air di kawasan tersebut.

Untuk mengatasi pengurangan intensitas air pasang terakhir, pihaknya meningkatkan kinerja pasukan turbo atau pembersih sungai dan drainase, pada saat curah hujan tinggi.

“Pada saat terjadi curah hujan tinggi ini, kami melalui UPT telah meningkatkan kinerja pasukan turbo Dinas PUPR Kota Banjarmasin,” ucapnya.

Dinas PUPR Kota Banjarmasin memiliki 5 tim pasukan turbo yang saat ini telah diarahkan, untuk membersihkan sungai serta drainase di Kota Banjarmasin.

“Kami berharap dengan diterjunkannya pasukan turbo ini, dapat mempercepat penurunan ketinggian air pasang di Kota Banjarmasin,” ucap Thoni. (SRI/RIW/RH)

Pantau Langsug Kondisi Sekolah, DPRD Banjarmasin Kunjungi 2 SDN di Kota Ini

BANJARMASIN – Komisi IV DPRD kota Banjarmasin, melaksanakan kunjungan kerja lapangan ke SDN Sungai Jingah 5 dan SDN Pangeran 3, yang masing-masing berlokasi di wilayah Kecamatan Banjarmasin Utara.

Komisi IV DPRD Kota Banjarmasin, saat melakukan peninjauan di ruang guru SDN Sungai Jingah 5

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD kota Banjarmasin Rikval Fachruri, usai peninjauan pada Kamis (16/1) mengatakan, pihaknya melakukan kunjungan ke SDN Sungai Jingah 5, Jalan Sungai Andai, bertujuan untuk melihat secara langsung kondisi ruang kelas dan ruang guru, karena ada beberapa yang mengalami kerusakan, dan diharapkan dapat segera diperbaiki nantinya, agar tidak mengganggu proses belajar dan mengajar.

Ketua DPRD kota Banjarmasin Rikval Fachruri, saat diwancara awak media

“Kerusakan ini tentu sangat memerlukan untuk segera dilakukan perbaikan,” jelasnya

Rikval menyampaikan, pihaknya juga mengunjungi ke SDN Pangeran 3, berlokasi Jalan Karya Sabumi. Dimana, sekolah ini menjadi salah satu percontohan penerima Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang digelar oleh Badan Gizi Nasional (BGN) sejak 6 Januari 2025 lalu. Ia menilai, pelaksanaan program sejauh ini telah berjalan lancar dan tidak ada keluhan, seperti makanan terlambat datang.

“Kami minta Dinas Pendidikan Banjarmasin, terus menjalin koordinasi dengan sekolah-sekolah dan instansi terkait di lapangan,” pintanya

Hal senada disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Nelly Listriani, untuk kondisi ruang kelas dan guru di SDN Sungai Jingah 5, memang menjadi skala prioritas, dari 18 ruangan sebanyak tiga buah tidak bisa difungsikan untuk belajar dan mengajar, yakni tepatnya di lantai 2 karena bergoyang. Sedangkan ruang guru mengalami retak akibat getaran gempa tahun lalu. Sehingga, para tenaga pendidik kalau istirahat harus berada di dalam kelas.

“Sementara ini peserta didik kelas 1 dan 3 harus masuk shif, karena 3 ruangan tidak bisa difungsikan,” ungkapnya

Lebih lanjut Nelly menambahkan, terkait pelaksanaan porgram Pemerintah Pusat untuk Makanan Bergizi Gratis (MBG), dari hasil pemantauan cakupan gizi sudah lengkap seperti adanya karbohidrat, protein, sayur dan buah. Sedangkan untuk susu biasanya satu pekan sekali.

“Semoga nanti setiap hari diberikan susu, sebagai pelengkap 4 sehat 5 sempurna,” tutupnya.

Untuk diketahui, Komisi IV DPRD kota Banjarmasin melaksanakan kunjungan kerja lapangan ke SDN Sungai Jingah 5 dan SDN Pangeran 3. Peninjauan dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin Nelly Listriani, Sekretaris dan Anggota Komisi IV Dewan Banjarmasin, serta Kepala Dinas Pendidikan Banjarmasin Ahmad Baihaqi dengan jajaran Dinas Pendidikan Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Masuk Kampung Ketupat Banjarmasin Kini Gratis

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin kembali membuka tempat wisata kuliner Kampung Ketupat. Pembukaan dilakukan oleh Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, Rabu (15/1).

“Kampung Ketupat dibuka kembali dengan konsep baru, setelah kurang lebih 1 tahun tutup. Mudah-mudahan menjadi pilihan wisata kuliner di Banjarmasin,” ucap Ibnu.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina

Menurutnya, kampung tetap menonjolkan kuliner khas Banjar, serta tidak ada biaya masuk lagi atau gratis ke kawasan tersebut.

“Hadirnya kembali Kampung Ketupat ini, dapat menambah pilihan dari masyarakat untuk menikmati wisata kuliner yang ada di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Pada Kampung Ketupat ini, berbagai kuliner khas Banjar dan lainnya. Mulai yang tradisional hingga modern tersedia di 17 stand yang ada di dalam kawasan Kampung Ketupat tersebut.

“Di sini buka dari pagi karena ada sarapan pagi yang dijual seperti nasi kuning, bubur dan ini dibuka sampai malam,” kata Ibnu.

Sehingga, bagi warga yang ingin menikmati suasana wisata kuliner di Kampung Ketupat yang ada di kawasan pinggir Sungai Martapura dapat mengunjunginya.

“Ke depan rencananya di Kampung Ketupat ini akan dikembangkan semacam event wedding yang saat ini lagi trend,” ucap Ibnu.

Ibnu berharap, melalui pengelola yang baru ke depan Kampung Ketupat bisa lebih berkembang lagi. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Gelar Rapur dengan Dua Agenda

BANJARMASIN – DPRD Banjarmasin menggelar Rapat Paripurna, Rabu (15/1). Agenda pertama tentang Pengumuman Usul Pemberhentian Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, agenda kedua Pengumuman Hasil Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Terpilih, dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024.

Suasana Rapat Paripurna DPRD Banjarmasin

Kepada sejumlah wartawan, Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri, usai rapat mengatakan, usulan pemberhentian Ibnu Sina sebagai Walikota dan Arifin Noor Wakil Walikota Banjarmasin, akan berakhir. Hal ini berdasarkan keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 131 Tahun 2021 tentang Pengangkatan Kepala Daerah dan Wakilnya hasil Pilkada serentak 2020.

Ketua DPRD Kota Banjarmasin Rikval Fachruri, saat diwancara

“Setelah Rapur ini, akan disampaikan kepada Mendagri melalui Gubernur Kalsel,” ucapnya

Rikval menyampaikan, pihaknya atas nama DPRD Kota Banjarmasin sangat berterima kasih atas pengabdian Walikota Banjarmasin Ibnu Sina dan Wakilnya Arifin Noor selama memimpin. Dimana, telah banyak pembangunan yang sudah dicapai. Ia berharap, dapat terus memberikan berkontribusi bagi daerah, meskipun sudah tidak lagi di Pemerintahan.

“Selama ini Legislatif dan Eksekutif saling bersinergi dalam membangun kota seribu sungai,” jelasnya

Lebih lanjut Rikval menambahkan, pihaknya mengumuman Hasil Penetapan Pasangan Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin Terpilih, dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak Tahun 2024. Yakni berdasarkan penetapan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banjarmasin pasangan Muhammad Yamin sebagai Walikota dan Ananda yang menjadi Wakil Walikota periode 2025- 2030. Rikval berharap, pembangunan yang sudah terealiasi dapat dilanjutkan, dan bagi belum sempurna hendaklah diperbaiki, untuk kesejahteraan masyarakat.

“Semoga menjadikan Banjarmasin lebih maju terdepan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Rapat Paripurna dipimpin Ketua DPRD Banjarmasin Rikval Fachruri, didampingi Wakil Ketua Mathari dan Muhammad Isnaini, dihadiri Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, kalangan Legislatif dan Eksekutif, bertempat di Ruang Rapat Paripurna Dewan kota Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Dermaga Pelabuhan Banjarraya Siap Jadi Lokasi Sandar Kapal Wisata Pinisi

BANJARMASIN – Dermaga Pelabuhan Banjarraya saat ini telah bersiap untuk menjadi lokasi sandarnya Kapal Wisata Pinisi di Perairan Barito.

Kepala UPTD Pelabuhan dan Penyeberangan Banjarmasin Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin Nortain mengatakan, saat ini pihaknya telah mempersiapkan tempat sandar untuk Kapal Wisata Pinisi milik PT Ambang Barito Nusapersada.

Kepala UPTD Pelabuhan dan Penyebrangan Banjarmasin Nortain

“Kami sudah siap sebagai tempat sandar dari Kapal Wisata Pinisi tersebut,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, pada Rabu (15/1).

Nantinya, lanjut Nortain, Kapal Wisata Pinisi tersebut akan belayar setiap harinya melalui Dermaga Pelabuhan Banjar Raya, Kecamatan Banjarmasin Barat.

“Kerjasama yang dilaksanakan hanya sebagai tempat sandar dari Kapal wisata pinisi,” ujarnya.

Sedangkan, pengelolaan tetap dilakukan oleh PT Ambang Barito Nusapersada.

“Kami hanya mengenakan tarif retribusi kepada pengunjung pengguna layanan Pelabuhan Banjarraya ini,” ucapnya.

Sementara itu, Camat Banjarmasin Barat Ibnu Sabil mengatakan, Kecamatan Banjarmasin Barat tentu mendukung dengan dijadikan tempat sandar Kapal Wisata Pinisi di Dermaga Pelabuhan Banjar Raya.

“Dengan adanya Kapal wisata pinisi tersebut diharapkan dapat meningkatkan parawisata di Kecamatan Banjarmasin Barat,” ujarnya.

Ibnu Sabil menyampaikan, dengan meningkatnya wisata tersebut, dapat meningkatkan perekonomian di Kecamatan Banjarmasin Barat. (SRI/RDM/RH)

2025, Kecamatan Banjarmasin Barat Pastikan Tingkatkan Pelayanan

BANJARMASIN – Kecamatan Banjarmasin Barat di tahun 2025 ini, akan terus meningkatkan pelayanan untuk warga setempat.

Seperti yang disampaikan, Camat Banjarmasin Barat Ibnu Sabil, kepada sejumlah wartawan, Selasa (14/1).

“Pada tahun 2024 lalu di Kecamatan Banjarmasin Barat memiliki pelayanan untuk masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut, dengan moto Pelayanan Kecamatan Banjarmasin Bersinar,” ungkapnya.

Camat Banjarmasin Barat Ibnu Sabil

Pelayanan yang diberikan, lanjut Ibnu Sabil, bertujuan untuk mewujudkan Pelayanan Publik yang efektif, efisien, dan transparan, mewujudkan pelayanan publik yang bisa dipertanggungjawabkan, meningkatkan kualitas SDM berkompeten dan profesional, serta mewujudkan sarana dan prasarana pelayanan publik yang memadai.

“Di Kecamatan Banjarmasin Barat terdapat dua UPTD layanan pembayaran pajak, serta layanan kependudukan,” ucapnya.

Selain itu, tambah Ibnu Sabil, terdapat juga layanan waris, menikah.

“Kami juga menambah pelayanan hukum dan keluarga (Peluk) yang menfasilitasi masyarakat yang memiliki permasalahan hukum serta lainnya,” jelasnya.

Layanan lainya yang ada di Kecamatan Banjarmasin Barat yakni, petikemas edukasi, yang bekerjasama dengan pihak ketiga.

“Pada layanan petikemas edukasi ini sebagai wadah berkumpul untuk memberikan edukasi kepada masyarakat yang ada di Kecamatan Banjarmasin Barat ini,” tutur Ibnu Sabil lebih lanjut.

Layanan lain, seperti Basinggah Setumat merupakan layanan edukasi film sejarah, budaya Banjar. Seperti, nonton bareng bersama dengan masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini dilaksanakan di Halaman Kantor Kecamatan Banjarmasin Barat,” ujarnya.

Ibnu Sabil mengatakan, selain itu pihaknya juga memberikan layanan untuk bidang wisata dikawasan Kecamatan Banjarmasin Barat.

“Kami baru saja meluncurkan wisata kano di Sungai Jafri Zam Zam,” ucapnya.

Kedepannya, tambah Ibnu Sabil, pihaknya akan terus mengembangkan potensi wisata di kawasan Kecamatan Banjarmasin Barat ini. (SRI/RDM/RH)

Realisasi Anggaran 2024, Diperdagin Banjarmasin Capai 90 Persen Lebih

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Kota Banjarmasin berhasil mencapai realisasi anggaran sebesar 90 persen lebih di tahun 2024.

Keberhasilan ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin Ichroom Mutezar, Senin (13/1).

“Pada Tahun 2024 kami mendapatkan anggaran sebesar 28 miliar rupiah, dengan 10 program, 20 kegiatan, serta 48 sub kegiatan. Dengan capaian realisasi anggaran sebesar 26 miliar rupiah,” ungkap Tezar.

Untuk realisasi keuangan menurutnya, sebesar 90 persen lebih, serta realisasi fisik 99 persen lebih.

“Disperdagin Kota Banjarmasin berharap pada tahun 2025 kinerja dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin semakin meningkat,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Tezar juga mengungkapkan beberapa keberhasilan yang dicapai pada tahun 2024.

Salah satunya, Kota Banjarmasin ditetapkan sebagai kota tertib ukur.

“Pada Tahun 2024 Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Banjarmasin telah mencapai prestasi membawa Kota Banjarmasin menjadi Kota Tertib Ukur,” ujarnya.

Mengingat, pihaknya telah melakukan penertiban atau mengulang perhitungan pada tera ulang.

Di pasar pasar yang ada di Kota Banjarmasin, SPBU, serta lainnya. Pada Tahun 2024 tersebut pihaknya telah berhasil metera ulang ribuan alat timbang dan ukur di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Exit mobile version