DISPORA KALSEL GELAR GOWES GETHERING TAHUN 2022

BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung kebugaran tubuh di mana Pandemi COVID-19 ini, maka Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menggelar olahraga Gowes Gethering Tahun 2022, di Kota Banjarmasin, Jumat (18/2).

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, dilaksanakan Gowes Gethering ini dalam rangka menjalin silaturahmi antar Goweser yang tergabung di Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.

“Gowes Gethering ini untuk menjalin silaturahmi antar Goweser yang tergabung di Dispora Kalsel,” ungkap Hermansyah.

Foto bersama peserta gowes Gethering Dispora Kalsel

Meski hujan melanda, lanjutnya, tidak menghalanginya para Goweser untuk mengikuti Gethering Gowes Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pada Gowes Gethering Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan ini, diikuti 150 Goweser,” ucapnya.

Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan menyediakan hadiah utama Kulkas Dua Pintu, serta dua unit sepeda, dan puluhan hadiah hiburan lainnya.

Pada kesempatan tersebut Hermansyah juga mengatakan, jika olahraga gowes sepeda ini, akan terus dilaksanakan di Provinsi Kalimantan Selatan.

“Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan saat ini, akan terus menggelar pelaksanaan olahraga gowes sepeda,” ujarnya.

Mengingat, lanjut Hermansyah, olahraga gowes sepeda ini untuk meningkatkan stamina kebugaran tubuh, ditengah Pandemi COVID-19 yang terjadi saat ini.

“Kami berharap agar pandemi COVID-19 ini akan segera berlalu,” ucap Hermansyah. (SRI/RDM/APR)

DPRD BANJARMASIN SETUJU, RUMDIN WALI KOTA DIBANGUN

BANJARMASIN – Kalangan legislatif menyetujui pembangunan rumah dinas Wali Kota yang berlokasi di Jalan Jenderal Sudirman, samping Kantor eks Gubernur Kalsel.

Kepada sejumlah wartawan, Ketua Komisi III DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Isnaini pada Jumat (18/2) mengatakan, pihaknya setuju dibangun rumah dinas Wali Kota, karena sebagai kota tua hingga sekarang tidak memiliki rumdin, padahal sebagai identias kepala daerah.

“Kami dukung dan itu harus diwujudkan,” ucapnya

Isnaini menjelaskan, selama ini Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina menempati rumah dinas di Jalan Darma Praja, padahal rumdin itu sebenarnya diperuntukkan untuk Wakil Wali Kota Banjarmasin. Terkait posisi lahan berhadapan dengan siring sungai Martapura, hal itu sangatlah tepat, menggambarkan sebagai ikon kota seribu sungai.

“Sangat bagus letaknya berada di tengah kota dan representatif,” jelas Isnaini

Plt Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Rini Subantari

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kota Banjarmasin, Rini Subantari, menyampaikan, anggaran untuk pembebasan lahan pembangunan rumah dinas Wali Kota Banjarmasin, sebesar Rp 31 miliar dengan lahan seluas berkisar 2.400 meter persegi. Saat ini sudah dibayarkan Rp19 miliar, besaran anggaran sudah melalui proses penilaian dari Appraisal dan rencana pembangunan fisik di tahun 2023 mendatang.

“Sisa Rp 12 miliar akan dianggarkan lagi di APBD perubahan, sekalian DED rumdin,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

DPRD Banjarmasin Apresiasi Peran Senkom Mitra Polri

BANJARMASIN – Kalangan legislatif sangat mengapresiasi hadirnya Sentra Komunikasi Mitra Polri, yang aktif menangani berbagai persoalan di masyarakat.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin, Matnor Ali, kepada wartawan, Kamis (17/2), adanya organisasi kemasyarakatan Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri ini, berperan aktif dalam menjaga keamanan, ketertiban di lingkungan masyarakat, dan ikut serta memberantas narkoba.

“Mereka ini berjiwa sosial tinggi, bila ada persoalan atau bencana, segera memberi bantuan tanpa pamrih,” ucapnya

Disampaikan Matnor, hadirnya organisasi ini sangat membantu, karena personelnya siap turun langsung ke lapangan. Ia berharap, pemerintah kota dapat memberi dukungan penuh.

“Kami sangat berterima kasih dengan organisasi ini,” jelasnya

Lebih lanjut Matnor Ali menambahkan, untuk jumlah anggota Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri ada sekitar 1.500 orang se Kalsel, semuanya sudah terlatih baik dalam menangani bencana, bela negara, serta pencegahan narkoba.

“Kami minta juga Senkom Mitra Polri, turut mengantisipasi penanganan COVID-19, di masa sekarang ini, terlebih munculnya varian baru Omicron,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Warga Banjarmasin Diimbau Kembali Perketat Penerapan Prokes COVID-19

BANJARMASIN – Dengan ditetapkannya Kota Banjarmasin pada level 3 PPKM oleh Pemerintah Pusat. Maka, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengajak warga kota ini, untuk kembali perketat penerapan protokol kesehatan COVID-19.

“Karena status PPKM di Kota Banjarmasin berada di level 3, maka pihaknya mengajak seluruh warga untuk kembali perketat penerapan protokol kesehatan COVID-19,” ucap Ibnu.

Selain itu, lanjutnya, Pemerintah Kota Banjarmasin juga mengajak warga, untuk optimis bahwa pandemi COVID-19 ini, akan segera berlalu.

“Alasan Kota Banjarmasin berada pada PPKM level 3, karena capaian vaksinasi lansia masih berada dibawah 60 persen,” ungkapnya.

Ibnu menjelaskan, Pemerintah Kota Banjarmasin menghadapi kendala, untuk peningkatan capaian vaksinasi lansia di Kota Banjarmasin, disebabkan, banyaknya lansia memiliki hipertensi.

“Untuk melakukan vaksinasi COVID-19 kepada lansia, tidak semudah warga umum lainnya,” ucapnya.

Menurut Ibnu, ketika lansia mau mengikuti vaksinasi, tentunya dilakukan pemeriksaan terlebih dahulu.

Pada saat dilakukan pemeriksaan inilah ternyata banyak lansia memiliki komorbit seperti hipertensi.

“Karena memiliki hipertensi tersebut, maka lansia tidak bisa diberikan suntik vaksin tersebut,” ujar Ibnu. (SRI/RDM/RH)

DWP Kota Banjarmasin Menggelar Sosialisasi Koperasi Noorsari dan E-Reporting

BANJARMASIN – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Banjarmasin menghimbau kepada seluruh anggota mereka, untuk menjadi anggota koperasi. Oleh karena itu, dilaksanakan Sosialisasi Koperasi dan E-Reporting

Sosialisasi dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai, Rabu (16/2). Dihadiri Penasehat DWP Kota Banjarmasin Hardiyanti Arifin Noor.

Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Banjarmasin Hardiyanti Arifin Noor (Tengah)

Hardiyanti mengatakan, pada saat ini pihaknya melaksanakan pertemuan, Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin dengan Unit Dharma Wanita Persatuan yang ada dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin.

“Pada pertemuan ini diisi dengan sosialisasi koperasi Noorsari dan Pembinaan Sistem Pelaporan Elektronik (E-Reporting),” ungkap Hardiyanti.

Menurut Hardiyanti, terkait mengenai koperasi tersebut, pihaknya menghimbau, kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan dilingkup SKPD di Pemerintah Kota Banjarmasin dapat menjadi anggota koperasi.

“Kami menghimbau kepada seluruh anggota Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin dan Unit agar dapat menjadi anggota koperasi Noorsari,” ujarnya.

Mengingat, lanjut Hardiyanti, saat ini koperasi tersebut telah berbadan hukum.

“Sedangkan tujuan didirikannya koperasi untuk kesejahteraan anggota,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin Bagian Ekonomi memberikan bantuan untuk pemasangan produk UMKM.

Seperti yang disampaikan, Koordinator Bidang Ekonomi Dharma Wanita Persatuan Kota Banjarmasin Rabiatul Adawiyah Doyo Pudjadi.

“Dalam rangka membantu meningkatkan perekonomian pelaku UMKM di Kota Banjarmasin ini, maka Dharma Wanita Persatuan Bagian Ekonomi Kota Banjarmasin membantu melakukan pemasaran atau penjualan produk UMKM,” tuturnya.

Rabiatul mengatakan, untuk produk UMKM yang mereka pasarkan, adalah produk kuliner seperti aneka cemilan, sambal, kain sasirangan, atribut produk Dharma Wanita serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin : Warga Isoman Harus Diberi Bantuan

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banjarmasin, menyarankan Pemerintah kota mendata warga dan memberi bantuan, bagi yang melakukan isolasi mandiri.

Menurut Wakil Ketua DPRD Kota Banjarmasin Muhammad Yamin, kepada wartawan pada Rabu (16/2), naiknya angka kasus COVID-19, terlebih munculnya varian baru Omicron, sebagian besar warga yang terpapar tentu melakukan isolasi mandiri, dengan demikian ini harus segera diberikan bantuan, untuk memenuhi keperluan sehari hari.

“Kami ingin pemko mendata warga isoman, agar nanti diberi bantuan,” ucapnya

Yamin menjelaskan, dengan sekarang berstatus level tiga, dalam Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) khususnya di kota seribu sungai ini, maka seluruh lapisan masyarakat hendaklah semakin ketat lagi dalam menerapkan protokol kesehatan.

“Prokes jangan kendor, dan terus tingkatkan imunitas” pintanya

Lebih lanjut Politisi Gerindra DPRD Kota Banjarmasin ini menambahkan, masyarakat juga semakin gencar melakukan vaksinasi, bagi yang baru vaksin satu, maka lanjutkan kevaksin dua, setelah enam bulan bisa ke vaksin tiga. Apalagi ketersediaan vaksin masih ada, dan tidak hanya di puskesmas namun banyak yang digelar secara massal.

“Mari bersama-sama kita cegah meluasnya penyebaran virus corona,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Raperda Pajak Daerah Banjarmasin, Lirik Perdagangan Online

BANJARMASIN – Pembahasan rancangan peraturan daerah tentang pajak daerah, khususnya perdagangan online, dinilai memberikan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sangat besar.

Ketua Panitia Khusus Raperda Pajak Daerah, DPRD Kota Banjarmasin, Bambang Yanto Permono, kepada wartawan belum lama tadi mengatakan, dari hasil rapat pansus sementara, sektor perdagangan online mulai menjamur di kota seribu sungai, dan dilirik dalam pembahasan pajak daerah. Namun masih mencari formulasi yang tepat, terkait payung hukum tersebut.

“Kita bahas raperda ini, agar pajak daerah terus berkembang, salah satunya dilirik perdagangan barang secara online,” katanya.

Bambang menyampaikan, selama ini pihaknya membahas penyesuaian besaran pajak, seperti pajak tempat hiburan malam, item pajaknya terpisah dengan pajak makan dan minum, sehingga diusulkan satu pajak saja.

“Komitmen kami bersama pemerintah kota, untuk memaksimalkan pungutan pajak,” jelasnya.

Lebih lanjut Bambang menambahkan, dalam pembahasan raperda pajak daerah, rencananya akan digabungkan sembilan Perda tentang pajak, diantaranya Perda pajak restoran dan rumah makan, Perda sarang burung walet, Perda reklame, Perda pajak parkir, Perda pajak hiburan malam dan pajak bumi bangunan (PBB).

“Kedepan penarikan pajak difokuskan pada satu instansi, yaitu Badan Keuangan Daerah Kota Banjarmasin, tidak lagi banyak dinas menangani pajak,” tutup Bambang. (NHF/RDM/RH)

Pembangunan Jembatan Sungai Jingah Diharapkan dari APBD Pemprov Kalsel

BANJARMASIN – Harapan dari Pemerintah Kota Banjarmasin tersebut, terungkap pada acara Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Banjarmasin Tahun 2023, di salah satu hotel berbintang di Kota Banjarmasin, Selasa (15/2).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, rencana pembangunan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin mendatang, serta adanya aspirasi dari masyarakat untuk pembangunan di kota Banjarmasin ini.

“Kami mengharapkan untuk pembangunan di tahun 2023 tersebut, apa yang menjadi visi dan misi kepala daerah Ibnu dan Arifin, dapat terlaksana semuanya. Mengingat, , ada 20 program kerja, serta usulan dari aspirasi masyarakat,” harapnya.

Menurut Ibnu, pada koordinasi publik rencana pembangunan ini, pihaknya meminta masukan kepada semua pihak. Agar pembangunan yang dilakukan tepat sasaran.

Dalam kesempatan tersebut, Ibnu juga mengatakan, jika Pemerintah Kota Banjarmasin mendapatkan, aspirasi dari masyarakat mengenai, pembangunan Jembatan Sungai Jingah ke Sungai Bilu.

“Kami mendapatkan usulan aspirasi mengenai, pembangunan Jembatan Sungai Jinggah,” ungkapnya.

Namun, lanjutnya, karena prioritas Pembangunan Jembatan di Kota Banjarmasin, berada di Jembatan Sungai Gampa ke Jalan Pramuka. Oleh karena itu, untuk rencana pembangunan Jembatan Sungai Jingah bisa diusulkan bersama sama dengan pembiayaan dibantu oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Akan tetapi untuk rencana pembangunan Jembatan Sungai Jingah tidak bisa menggunakan rancangan yang sudah ada,” ujarnya.

Mengingat, lanjut Ibnu, rancangan tersebut untuk jalan besar sehingga memakan biaya yang cukup besar, hampir Rp 175 M, untuk biaya pembangunan fisik, diluar dari biaya pembebasan lahan.

“Oleh karena itu, untuk rancangan dibuat ulang. Dengan rencana Jembatan Gantung dengan biaya lebih murah. Hanya sekitar 25 – 30 miliar rupiah saja,” ucap Ibnu.

Sementara itu, Plt Kepala Bappeda Litbangda Kota Banjarmasin Rian Utama mengatakan, untuk pembangunan Jembatan Sungai Gampa ke Sungai Jingah bertujuan, untuk memecahkan kemacetan dikawasan tersebut.

Plt Kepala Bappeda Litbangda Kota Banjarmasin Rian Utama

“Namun, untuk pembangunan tersebut memihat dari skala prioritas yang sudah ada,” ucapnya.

Mengingat, lanjut Rian, saat ini yang menjadi skala prioritas pembangunan jembatan di Kota Banjarmasin, adalah pembangunan Jembatan Sungai Gampa ke kawasan Pramuka.

Menurut Rian, program prioritas ini tentunya menunjang pembangunan nasional. Yaitu, jalan bebas hambatan.

“Untuk pembangunan Jembatan Sungai Gampa Walikota Banjarmasin sudah memiliki solusi. Yaitu, pembangunan diharapkan dapat bantuan dari APBD Provinsi Kalsel,” ucap Rian.

Sedangkan, tambahnya, apabila mengandalkan anggaran dari APBD Kota Banjarmasin cukup berat. (SRI/RDM/RH)

Vaksinasi Lansia dan Anak Rendah di Banjarmasin

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Polda Kalimantan Selatan menggelar, pembekalan kepada tiga pilar, yaitu, Babinkamtibmas, Babinsa, serta Lurah, mengenai penanganan vaksin COVID-19. Pembekalan dilaksanakan di Aula Kayuh Baimbai, Senin (14/2).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, Pemerintah Kota Banjarmasin bersama Polda Kalsel menggelar pembekalan, untuk tiga pilar dalam penanganan COVID-19, terutama vaksin.

“Pada kesempatan ini Pemerintah Kota Banjarmasin mengucapkan terimakasih kepada Wakapolda yang telah memberikan pembekalan, kepada tiga pilar tersebut,” ungkap Ibnu.

Sehingga, lanjutnya, saat ini untuk arah dan langkah langkah dalam penanganan vaksin COVID-19 sudah jelas. Terutama untuk vaksin.

Mengingat, angka capaian vaksinasi untuk lansia dan anak anak di Kota Banjarmasin masih rendah.

“Sebenarnya untuk angka vaksinasi COVID-19 di Kota Banjarmasin, sudah melampaui sebesar 84 persen,” ucapnya.

Tetapi, tambah Ibnu, yang masih kurang untuk capaian angka vaksinasi lansia dan anak.

“Angka capaian vaksinasi lansia dan anak ditargetkan diatas 60 persen. Sedangkan, di Kota Banjarmasin hanya sebesar 49 persen,” tuturnya.

Menurut Ibnu, angka tersebut tidak bergerak hingga saat ini. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin kembali gencar untuk vaksinasi lansia dan anak di Kota Banjarmasin.

“Untuk Kota Banjarmasin vaksin lansia dan anak saat ini ditarget sebesar 70 persen,” ucapnya.

Oleh karena itu, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap dapat mencapai angka diatas 70 persen, untuk vaksin lansia dan anak di Kota Banjarmasin mendatang.

Pada kegiatan pembekalan dari Polda Kalimantan Selatan ini, dihadiri Kapolres Kota Banjarmasin Kombes Polisi Sabana Atmojo, Dandim Banjarmasin Kolonel Inf Oki Andriansyah Adiwirya, serta lainnya. (SRI/RDM/RH)

TNI AL dan Lanal Banjarmasin Kembali Gelar Vaksinasi Maritim di Kelayan Barat Banjarmasin

BANJARMASIN – Dalam rangka untuk menciptakan Herd Immunity, Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin kembali menggelar Serbuan Vaksinasi Maritim, yang bertempat di area Gg Tenteram 1 Rt 10 Kelurahan Kelayan Barat Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kamis (10/2).

Dengan menggunakan Vaksin jenis Sinovac dan Astrazeneca yang sudah terbukti efektif digunakan, Lanal Banjarmasin mengerahkan sebanyak 12 Tenaga Kesehatan (Nakes) sekaligus sebagai Tim Vaksinator dari Balai Pengobatan (BP) Lanal Banjarmasin,  untuk dosis pertama, kedua dan ketiga (Booster) yang ditujukan kepada warga kota Banjarmasin yang terdiri dari para pedagang, pelajar dan para Lanjut Usia (Manula).

Dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) yang ketat, dari jumlah peserta sebanyak 84 orang telah berhasil divaksinasi semua dengan aman dan sehat, hal ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmennya dalam membantu dan mendukung program pemerintah untuk percepatan menanggulangi penyebaran wabah COVID-19.

Saat meninjau, Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Herbiyantoko, M.Tr. Hanla menyampaikan, Vaksinasi ini bertujuan untuk menciptakan pemerataan Herd Immunity dielemen masyarakat, guna menekan dan meminimalisir angka penderita serta menghentikan laju penyebaran COVID-19.

“Musim Pandemi  belum berakhir, maka Vaksinasi akan terus dikebut untuk pemerataan Herd Immunity dielemen masyarakat bertujuan agar terlindungi dari penyebaran wabah COVID-19,” ucap Danlanal Banjarmasin Herbiyantoko.

Danlanal Banjarmasin Herbiyantoko menambahkan, untuk mendorong dan mensukseskan program pemerintah dalam pencapaian Vaksinasi, TNI AL tetap berkomitmen dengan memanfaaatkan sarana dan prasarana yang dimiliki dan siap bersinergi dengan instansi terkait untuk menghentikan laju pertumbuhan Virus Corona.

“kedepannya pemerataan Vaksinasi massal ini akan terus dikebut oleh Lanal Banjarmasin sekaligus mensosialisasikan tentang wabah COVID-19, terutama bagi warga yang tinggal di daerah pedalaman dan belum tersentuh Vaksinasi, dikarenakan tidak adanya Akses untuk menuju lokasi Vaksinasi atau terbatasnya sarana transportasi,” lanjut Danlanal Banjarmasin.

Selain meninjau vaksinasi maritim, dikesempatannya Danlanal Banjarmasin juga menyapa dan mengunjungi para warga lanjut usia (Lansia) di area vaksinasi secara langsung, untuk menghimbau agar mereka bersedia untuk bervaksin. (TNI AL.LANALBJM-MRF/RDM/RH)

Exit mobile version