Lantik Pejabat Struktural dan Fungsional, Gubernur Kalsel Minta Pejabat Sukseskan Penyelenggaraan Pemerintahan

Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), Sahbirin Noor melantik pejabat struktural dan pejabat fungsional setingkat eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel di gedung Mahligai Pancasila, Jum’at (25/2).

Pelantikan disaksikan oleh Ketua DPRD Kalsel, Supian HK, Sekretaris Daerah Kalsel Roy Rizali Anwar, Sekretaris DPRD Kalsel A.M Rozaniansyah dan sejumlah Kepala serta pejabat SKPD di lingkungan Pemprov Kalsel.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor menegaskan bahwa pengisian jabatan, baik karena mutasi, promosi maupun mengisi kekosongan sebagai sebuah proses yang biasa-biasa saja. Menurutnya, hal ini kelaziman yang berulang-ulang terjadi dalam organisasi pemerintahan, baik karena penyegaran, prestasi maupun evaluasi yang telah dijalankan secara proporsional termasuk meningkatkan kinerja SKPD dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

“Apapun latar belakangnya, setiap pelantikan pejabat pada posisi apapun, saya ingin agar keberadaan pejabat-pejabat yang baru mampu bekerja lebih baik, lebih cepat dan lebih tanggap terhadap dinamika yang berkembang, khususnya berkaitan dengan tugas dan fungsi yang melekat di SKPD yang Saudara pimpin,” katanya.

Selain itu, Sahbirin juga meminta pejabat yang baru dilantik bisa menjadi “kunci-kunci” untuk membuka “pintu-pintu” yang menampakkan kemajuan Banua. Pasalnya, lanjut Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini, keberadaan pejabat pimpinan tinggi Pratama yang kompeten dan profesional menjadi salah satu kunci dalam menyukseskan penyelenggaraan pemerintahan serta mewujudkan Kalsel maju sebagai gerbang ibu kota negara.

“Sebagai provinsi yang menyatakan diri menjadi gerbang ibu kota negara sekaligus sebagai penyangga IKN maka Pemprov harus bergerak cepat bahwa Kalsel layak dan pantas menyandang predikat tersebut,” tegasnya.

Karenanya, menurut Paman Birin, para pejabat harus segera meningkatkan kinerja SKPD, khususnya dengan membangun budaya kerja yang baik di lingkungan SKPD yang dipimpin. Ia juga akan terus memantau dan mengevaluasi kinerja pejabat SKPD Lingkungan Pemprov Kalsel dan tidak segan-segan untuk mengganti pejabat di posisi manapun jika kinerjanya tidak sesuai harapan.

Adapun nama-nama pejabat yang dilantik sebagai berikut :
(1) Kepala Bappeda Kalsel, Nurul Fajar Desira dilantik sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kalsel.
(2) Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel, Siswansyah dilantik sebagai Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Kalsel.
(3) Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kalsel Sulkan dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Kalsel.
(4) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel Suparno dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kalsel.
(5) Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kalsel Husnul Hatimah dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Kalsel
(6) Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan KB Kalsel Irfan Sayuti dilantik sebagai Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel.
(7) Asisten Administrasi Umum Sekdaprov Kalsel, Adi Santoso dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kalsel.
(8) Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Kalsel, Fathurrahman dilantik sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kalsel.
(9) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kalsel, Zulkifli dilantik sebagai Kepala Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan KB Kalsel.
(10) Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Informatika Kalsel, Faried Fakhmansyah dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kalsel.
(11) Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, Gusti Yanuar Noor Rifa’i dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kalsel.
(12) Direktur RSUD Dr. H. Moch. Ansari Saleh, dr Izaak Zoelkarnain Akbar dilantik sebagai Direktur RSUD Ulin Banjarmasin.
(13) Kepala Badan Keuangan Daerah Kalsel, Agus Dyan Nur dilantik sebagai Wakil Direktur Umum dan Keuangan RSUD Ulin Banjarmasin.
(14) Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, dr Muhammad Muslim dilantik sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel.
(15) Kepala Biro Perekonomian Sekdaprov Kalsel, Ina Yuliani dilantik sebagai Kepala Bidang Ketransmigrasian pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kalsel. (NRH/RDM/APR)

Reses Legislator Kalsel, Ini Harapan Warga Karang Intan

Banjarmasin – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel, Syarifah Rugayah melaksanakan kegiatan reses di Daerah Pemilihannya di Kabupaten Banjar pada 13-20 Februari 2022 lalu.

Syarifah mengungkapkan banyak aspirasi yang disampaikan oleh warga dalam resesnya, antara lain rehabilitasi fasilitas umum (fasum) seperti langgar, masjid, sekolah hingga infrastruktur jalan.

“Di Desa Penyambaran Kecamatan Karang Intan misalnya, warga meminta perbaikan tempat ibadah seperti langgar karena kapasitasnya yang sudah tak mampu lagi menampung warga, serta kondisi bangunan yang dinilai sudah memerlukan rehabilitasi,” katanya kepada wartawan, Kamis (24/2).

Begitu juga di Desa Kiram Kecamatan Karang Intan, lanjut Syarifah, warga di RT 03 meminta perbaikan mesjid, jalan, madrasah, termasuk penambahan tiang listrik.

Legislator yang duduk di Komisi IV DPRD Kalsel ini memastikan akan menindaklanjutinya berdasarkan tanggung jawab dan kewenangannya.

“Ada beberapa aspirasi yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Banjar, adapula yang menjadi kewenangan Pemprov Kalsel. Kami akan sampaikan sesuai kewenangannya untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya. (NRH/RDM/APR)

PEMPROV KALSEL TARGETKAN KAFILAH KALSEL JUARA UMUM FASI XI PALEMBANG

BANJARMASIN – Mendapatkan target kembali untuk menjadi juara umum pada Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XI di Palembang, Sumatera Selatan mendatang. Maka, BKPRMI Provinsi Kalsel menggelar Pembinaan Tahsin Pemuda dan Training Center (TC) peserta FASI Kontingen Kalsel.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Hermansyah mengatakan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan bersama dengan BKPRMI Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Pembinaan Tahsin Pemuda serta TC Kafilah Provinsi Kalimantan Selatan untuk mengikuti Festival Anak Soleh di Palembang, mendatang.

“Kegiatan ini dilaksanakan, untuk melihat kesiapan Kafilah Provinsi Kalimantan Selatan untuk menghadapi FASI tingkat nasional ke 11 di Palembang, Sumatera Selatan tersebut,” ungkapnya.

Pada kejuaraan FASI tingkat nasional Kafilah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan telah menyiapkan anggaran untuk keberangkatan para kafilah tersebut.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalsel Hermansyah

Selain itu, lanjut Hermansyah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali menargetkan untuk Kafilah Provinsi Kalimantan Selatan dapat menjadi juara umum pada FASI Tingkat Nasional ke XI di Palembang, Sumatera Selatan mendatang.

“Target tersebut sesuai dengan keberhasilan Kontingen Kalimantan Selatan pada FASI sebelumnya di Bandung, dan di Kota Banjarmasin. Kontingen Kalimantan Selatan telah berhasil berturut turut keluar sebagai juara umum,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Harian BKPMRI Provinsi Kalimantan Selatan Fahrurazi mengatakan, pada FASI ke XI di Palembang, kontingen Kalimantan Selatan diperkuat 41 peserta yang siap bertanding mengikuti semua nomor yang dipertandingkan.

“Secara umum persiapa peserta sendiri sudah matang dan siap bertanding, untuk kembali merebut juara umum pada FASI tingkat nasional di Sumatera Selatan mendatang,” ucap Fahrurazi. (SRI/RDM/APR)

Musrenbang di Banjarmasin Timur LEBIH Banyak Usulkan Infrastruktur

BANJARMASIN – Musyawarah perencanaan pembangunan (Musrenbang) di
Kecamatan Banjarmasin Timur, usulannya lebih banyak mengarah pada infrastruktur.

Kepada sejumlah wartawan Anggota Komisi II DPRD Kota Banjarmasin Awan Subarkah, pada Jumat (25/2) mengatakan, dari hasil kegiatan Musrenbang di Kecamatan Banjarmasin Timur baru baru tadi, warga menyampaikan usulan perbaikan jalan lingkungan dan drainase, karena dampak banjir rob pada bulan Januari 2022 lalu, yang menyebabkan terjadi genangan.

“Kita sebagai wakil rakyat akan memperjuangkan usulan ini hingga di musrenbang tingkat kota,” katanya

Disampaikan Awan, langkah pihaknya saat ini akan segera berkoordinasi dengan pemerintah kota, untuk melakukan pemetaan titik-titik yang perlu diperhatian.

Ia berharap semua usulan warga di masing-masing Kelurahan dapat terakomodir.

“Kita ingin setiap pekerjaan itu terencana dengan matang,” ucapnya.

Lebih lanjut politisi PKS ini menambahkan, selain usulan infrastruktur, warga juga menyampaikan terhadap pemerintah kota untuk terus memperhatikan kondisi ekonomi mereka. Mengingat dampak pandemi COVID-19, masih banyak yang belum mendapatkan lapangan pekerjaan.

“”Pemerintah bisa terus menstimulan bantuan permodalan melalui UMKM, supaya terus bangkit dan berkembang,” tutupnya. (NHF/RDM/APR)

2022, RSGM GUSTI HASAN AMAN KALSEL SIAPKAN BERBAGAI INOVASI

BANJARMASIN – Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan, tahun 2022 ini telah mempersiapkan berbagai inovasi.

Kepada Abdi Persada FM, Direktur Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman, Provinsi Kalimantan Selatan Sapta Rianta Hutasoit, melalui sambungan telepon pada Kamis (24/2) mengatakan, ditahun 2022 ini pihaknya memiliki berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik bagi semua lapisan masyarakat, dengan cara berupaya menjadikan sebagai Badan Layanan Umum Daerah atau BLUD, kemudian naik tingkat menjadi rumah sakit tipe A, dan membuat pelayanan semakin meningkat yaitu RSGM sebagai pusat pelayanan gigi di Kalsel.

“Saya mengupayakan, setelah lulus pasca sarjana dari Fakultas Kedokteran, Magister Kesehatan Jurusan Analisis Kebijakan Kesehatan ini, dapat semakin meningkatkan setiap kebijakan dengan kemampuan manager yang lebih baik lagi,” ucapnya.

Disampaikan Sapta, selama menempuh masa study satu tahun lima bulan, di masa masih pandemi COVID-19 tentulah menghadapi berbagai macam tantangan, namun semuanya mampu dilalui berkat dukungan penuh dari suami, tiga buah hatinya, keluarga besar serta jajaran di RSGM. Untuk judul tesis yang digarap pada bulan Desember 2021 tadi, tentang hubungan penggunaan APD level 3 dan ruangan bertekanan negatif terhadap keselamatan tenaga kesehatan pada tindakan aerosol, dan telah mengantarkan sebagai wisudawan terbaik dengan IPK 4,00.

“Memang tingkat kesibukan yang tinggi, mulai Direktur RSGM, kuliah S2 dan punya praktek, dan semua bisa terakomodir, yakni ia mengagendakan setiap kegiatan di google kalender dibantu asisten,” katanya.

Wanita kelahiran Medan 24 September 1971 ini menambahkan, selama ini di RSGM Gusti Hasan Aman dalam memberikan pelayanan bagi pasien di ruangan bertekanan negatif,
yaitu sebuah ruangan yang disaring dengan Hepafilter, sehingga udara yang dikeluarkan sudah sangat aman, dan tidak akan terkontaminasi COVID-19. Sebelumnya dimiliki ruang enam ruangan, sekarang ini ditambah enam, sehingga ada sebanyak 12 buah ruangan.

“Dengan maksimalnya kami melayani, masyarakat diminta tidak perlu takut untuk berobat, saat mengalami sakit terutama di bagian gigi dan mulut,” tutup Sapta.

Seperti diketahui, Rumah Sakit Gigi dan Mulut Gusti Hasan Aman adalah rumah sakit daerah yang memberikan pelayanan kesehatan gigi dan mulut, menggunaan teknologi modern. Sehingga pelayanan kesehatan gigi yang diberikan kepada masyarakat selalu berkembang, seiring kemajuan ilmu pengetahuan. (NHF/RDM/APR)

Ormas di Tanah Laut Diharapkan Implementasikan Pancasila Dalam Berorganisasi

Banjarmasin – Organisasi Masyarakat (Ormas) di Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), khususnya di Kabupaten Tanah Laut (Tala) diharapkan dapat mengimplementasikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dalam berorganisasi.

Harapan itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Syarifah Rugayah kepada wartawan, Kamis (24/2).

Menurutnya dua elemen itu sangat penting untuk ditanamkan pada seluruh pengurus maupun anggota dalam menjalankan roda organisasi. Pasalnya, dalam sebuah organisasi, tentu banyak hal yang berpotensi menimbulkan perpecahan, tak sedikit karena perbedaan pendapat.

“Kan di dalam organisasi itu banyak orang banyak kepala, kita tidak bisa memaksa mereka untuk menyamakan pendapat satu sama lain. Toleransi salah satu hal yang mencegah adanya perselisihan karena perbedaan persepsi itu,” kata Srikandi Dewan dari Fraksi Golkar ini.

Untuk diketahui, Anggota DPRD Kalsel Syarifah Rugayah melaksanakan sosialisasi
Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di salah satu rumah makan di Desa Ambungan Kabupaten Tanah Laut, Selasa (22/2).

Kegiatan itu yang dihadiri para perempuan dari berbagai Ormas di Tala, mulai dari PMi, Karang Taruna, Perwari, dan Fatayat NU Tanah laut, termasuk juga penyuluh agama dan guru TPA di Pelaihari yang menghadirkan Widyaiswara Ahli Madya Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemprov Kalsel Ratna Rosana sebagai narasumber. (NRH/RDM/APR)

PELATIHAN WIRAUSAHA PEMUDA RESMI DITUTUP OLEH DISPORA KALSEL

BANJARMASIN – Setelah kurang lebih 4 hari melaksanakan Pelatihan Kewirausahaan Pemuda Se Kalimantan Selatan di Kota Banjarmasin, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan resmi menutup pelatihan tersebut. Kamis (24/2).

Kebag Pengembangan Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan Heru Susmianto mengatakan, pelatihan kewirausahaan pemuda saat ini resmi ditutup oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Selatan. Dan, diharapkan peserta pelatihan dapat meningkatkan usaha mereka.

“Saat ini kami telah menyelesaikan proses pelatihan Kewirausahaan Pemuda Se Kalimantan Selatan, yang digelar di Kota Banjarmasin,” ucap Heru.

Heru mengharapkan, kepada 80 peserta tersebut dapat meningkatkan kemampuan mereka, dalam menjalankan usaha mereka tersebut.

“Peningkatan usaha dapat dilakukan oleh peserta yang telah mengikuti pelatihan kewirausahaan pemuda, di daerah mereka masing masing,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Heru juga mengatakan, pihaknya juga akan memberikan bantuan peralatan usaha untuk 58 kelompok usaha.

“Kami membuka peluang kepada pemuda di kabupaten dan kota, untuk mengajukan proposal untuk permohonan bantuan peralatan, untuk meningkatkan usaha yang mereka jalankan,” ujarnya.

Menurut Heru, bantuan yang diberikan sebesar 10 juta, dan nanti akan dibelikan peralatan usaha seperti yang diajukan dalam proposal mereka tersebut.

“Permohonan bantuan peralatan usaha tersebut, dapat disampaikan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga di daerah masing masing,” ucapnya. (SRI/RDM/APR)

11 DAERAH HANYA MENGUSULKAN 1 NAMA KETUA DPC PARTAI DEMOKRAT YANG DIAJUKAN KE TIM 5

BANJARMASIN – Banyaknya Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan hanya mengusulkan 1 nama Ketua DPC Partai Demokrat, dalam Muscab IV Serentak 13 Kabupaten dan Kota se Kalsel.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan Bambang Yanto Permono mengatakan, hanya ada 1 nama calon Ketua DPC Partai Demokrat yang diusulkan 11 kabupaten di Kalsel. Bukan menandakan bahwa tidak adanya regenerasi atau kurangnya kader yang layak.

“Satu nama calon Ketua DPC Partai Demokrat tersebut, karena kita melihat kedewasaan yang baik di tiap DPC Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Selatan,” ucapnya, Kamis (24/2).

Bambang menjelaskan, sebelumnya banyak nama yang berpotensi dan layak serta ingin meramaikan perhelatan Muscab serentak ini.

Namun, lanjutnya, terjadi komunikasi yang baik dari tiap daerah tersebut karena memiliki tujuan yang sama untuk membesarkan Partai Demokrat di Kabupaten dan Kota masing Masing. Sehingga, dimunculkan 1 nama calon Ketua DPC Partai Demokrat saja.

“DPD Partai Demokrat juga telah berkomunikasi keseluruh bakal calon ketua ditiap Kabupaten dan Kota dan banyak yang menyatakan menjadi satu untuk memenangkan Partai Demokrat,” ungkapnya.

Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalsel Bambang Yanto

Bambang mencontohkan, seperti di Kota Banjarmasin, terdapat 3 nama (Edi Junaidi, Muhammad Syahreza dan Gusti Yuli), namun mereka bersepaham untuk bersatu dan menunjuk Edi Junaidi untuk maju di dalam Muscab IV Kota Banjarmasin.

“Seperti arahan Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan Ibnu Sina, daripada Kita Berperang di Dalam, lebih baik Kita Satukan Amunisi dan Energi untuk Berperang di Luar. Karena yang akan kita hadapi adalah Pilpres , Pileg dan Pilkada 2024. Kita harus mengutamakan Kebersamaan,” tutur Bambang lebih lanjut.

Pihaknya bersyukur, Perhelatan Muscab IV Serentak Kabupaten dan Kota Se Kalimantan Selatan telah selesai. Dan. Diharapkanakan muncul Ketua Ketua DPC yang terbaik dan siap berjuang bersama, untuk Kayuh Baimbai memenangkan Partai Demokrat di Provinsi Kalimantan Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang juga menjelaskan tahapan pemilihan ketua DPC Partai Demokrat tersebut.

Tahapannya seluruh Calon Ketua akan melalui Fit dan Propertest oleh Tim 5 yang terdiri dari Ketua Umum DPP Partai Demokrat , Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Kepala BPOKK DPP Partai Demokrat, Ketua DPD Partai Demokrat Kalsel dan Sekretaris DPD Partai Demokrat Kalsel . Setelahnya baru seluruh Calon akan di pilih dan di tetapkan menjadi Ketua DPC Definitif periode 2022-2027.

Bambang mengatakan, untuk daftar Nama Calon Ketua DPC Kabupaten Kota Se – Kalsel, Kota Banjarmasin Edi Junaidi, Kota Banjarbaru Said Sobari, Kab Batola Ihsan Giyanto, Kab Banjar Masrur Auf Jafar serta Ismail, Kab Tanah Laut Arkani, Kab Tanah Bumbu Yudha Kusuma, Kab Kotabaru Sahidudin, Kab Tapin Miftahul Janah, Kab Hulu Sungai Selatan Muhajir Rahman, Kab Hulu Sungai Tengah Rifki Rifani dan Rahim, Kab Hulu Sungai Utara Romeir Emma Ramadayanti Rivilla, Kab Balangan Samsudinor serta Kab Tabalong Ferry T Elpani. (SRI/RDM/APR)

7.000 ASN DITARGET UNTUK VAKSIN BOOSTER

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin membuka pelayanan vaksin booster, bagi ASN dan Non ASN mereka.

Pelayanan vaksin booster dilaksanakan di Lobby Balaikota Banjarmasin, Rabu (23/2).

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, bahwa kegiatan ini merupakan salah satu upaya dalam mengejar capaian target vaksinasi di Banjarmasin menjelang Ramadhan.

“Kami membuka pelayanan vaksin booster ini, untuk meningkatkan capaian vaksinasi,” ungkap Ibnu.

Ibnu berharap, sebelum Ramadhan angka capaian vaksinasi di Kota Banjarmasin sudah tinggi sehingga kota ini bisa turun level.

Salah satu ASN disuntik Booster

“Kami berharap, sebelum pelaksanaan Ramadhan mendatang, capaian vaksinasi sudah tinggi, sehingga Kota Banjarmasin bisa turun level PPKM,” tuturnya.

Oleh karena itu, kegiatan vaksinasi ini menyasar seluruh ASN di ruang lingkup Pemerintah Kota Banjarmasin yang berjumlah sekitar 7.000 ASN.

Pada pelaksanaan kegiatan vaksinasi saat ini, Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan 1.000 vaksin tercapai.

“Pada pelaksanaan kegiatan vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan saat ini, Pemerintah Kota Banjarmasin menargetkan 1.000 orang,” ucap Ibnu.

Target tersebut, sesuai kesepekatan bersama dengan Forkopimda Kota Banjarmasin.

“Oleh karena itu kami mengajak seluruh warga Kota Banjarmasin termasuk para ASN dan Non ASN dilingkup Pemerintah Kota Banjarmasin dapat mengikuti program vaksinasi yang dilaksanakan di Kota Banjarmasin,” ujar Ibnu. (SRI/RDM/APR)

DISDAG KALSEL PASTIKAN TELUR AYAM RAS AMAN DI PASARAN

BANJARMASIN – Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan memastikan, ketersediaan telur ayam ras aman di pasaran.

Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan Birhasani, kepada wartawan pada Selasa (22/2) siang, saat ini produksi telur ayam ras di Kalimantan Selatan lebih besar dibandingkan dengan keperluan masyarakat, dengan demikian diperkirakan tidak mengalami kekurangan.

“Kersediaan telur ayam ras aman hingga bulan April yaitu bertepatan bulan suci Ramadhan,” ucapnya

Birhasani menjelaskan, untuk harga telur ayam ras perkilo sekarang ini hanya Rp20 ribu rupiah sampai Rp21 ribu rupiah, dibawah harga acuan dari harga Pemerintah Rp25 ribu rupiah. Selain itu telur ayam yang ada di Kalimantan Selatan, untuk pangsa pasarnya sudah masuk ke luar daerah.

“Dua Provinsi seperti Kaltim dan Kalteng, menjadi pemasaran telur ayam ras,” katanya

Lebih lanjut Birhasani menyampaikan, adanya dugaan telur ayam ras illegal masuk ke Kalimantan Selatan, hal itu tidaklah benar, karena selama ini setiap telur ayam ras yang masuk ke Kalsel, sudah melalui proses karantina antar pulau, dan diberikan sertifikasi kesehatan hewan. Begitupun telur atau ayam yang di Kalsel dan akan dipasarkan ke luar daerah, juga sudah melalui proses dari Balai Karantina Pertanian.

“Pemasok telur ayam ras di Kalsel ini dari Provinsi Jawa Timur, sedangkan pemasok lokal baik ayam dan telurnya sentralnya di Kabupaten Tanah Laut. Namun ke depan akan semakin memperketat pengawasan, untuk mencegah penyebaran penyakit hewan antar pulau,” tutupnya panjang lebar. (NHF/RDM/APR)

Exit mobile version