DPRD Kalsel Terima Audiensi Konfederasi Serikat Buruh Terkait Penetapan UMSP

BANJARMASIN – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan menerima audiensi Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSBSI) bersama KSBSI Provinsi Kalsel, di Gedung B DPRD Kalsel, Rabu (11/12).

Suasana audiensi organisasi buruh dan pihak-pihak terkait di DPRD Kalsel

Rombongan organisasi buruh tersebut diterima oleh Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Kartoyo bersama Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalsel, Irfan Sayuti, dan Sekretaris DPRD Kalsel, Muhammad Jaini, beserta jajaran masing-masing.

Dalam kegiatan itu, DPRD Kalsel juga turut menghadirkan perwakilan dari Dewan Pengupahan (DP) Provinsi Kalsel dan DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kalsel.

Kartoyo mengatakan, pertemuan ini untuk memfasilitasi organisasi buruh dengan pihak-pihak terkait yang membahas terkait Upah Minimum Sektoral Provinsi (UMSP) Tahun 2025.

“Karena pembahasan UMSP ini belum rampung pada rapat di Dewan Pengupahan pada 9 Desember 2024. Jadi hari ini mereka minta difasilitasi bertemu dengan pihak-pihak terkait agar UMSP ditinjau ulang,” katanya.

Kartoyo mengungkapkan pada pertemuan ini, disepakati bahwa UMSP ditinjau ulang dan mekanisme pembahasannya diserahkan kepada pihak-pihak terkait. Ia berharap, selaku fasilitator atau mediator pada pertemuan kali ini, UMPS Kalsel 2025 bisa ditetapkan dengan memperhatikan kesejahteraan pekerja serta nilainya tidak memberatkan perusahaan.

“Ibaratnya “Ular tidak kekenyangan, kodok tidak mati”, artinya kedua pihak yang ingin menyelesaikan suatu masalah dengan prinsip saling menguntungkan dan masing-masing pihak merasa puas atas keputusannya yang diambil,” harapnya. (NRH/RDM/RH)

Penyerahan DIPA dan TKD 2025, Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin, Simak Arahan Presiden Prabowo Subianto

TAPIN – Plt Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin, menyimak arahan Presiden, Prabowo Subianto, saat mengikuti penyerahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) dan buku alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Tahun 2025 secara daring. Muhidin mengikuti daring, saat peringatan HUT ke-59 Kabupaten Tapin.

DIPA dan TKD Tahun Anggaran 2025 ini diserahkan langsung Presiden RI Prabowo Subianto, di Istana Negara, Jakarta, pada Selasa (10/12).

Muhidin dalam kegiatan daring itu didampingi Syafriadi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Selatan dan Subhan Nor Yaumil, Kepala Bapenda Provinsi Kalsel.

Suasana saat plt Gubernur Kalsel mengikuti penyerahan DIPA dan TKA 2025 secara daring

Sementara Muhidin mengikuti secara daring, Sekdaprov Kalsel, Roy Rizali Anwar hadir langsung di Istana Negara bersama kepala daerah se-Indonesia.

Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin tampak seksama menyimak dan mendengarkan arahan Presiden Prabowo Subianto.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo mengatakan penyerahan ini merupakan momen penting dalam pemerintahan, karena DIPA dan TKD ini merupakan simbol pelaksanaan APBN 2025.

“Setelah hampir dua bulan Kabinet Merah Putih menjabat, hari ini kita memasuki tahap penting dalam pemerintahan kita, yaitu acara penyerahan DIPA dan TKD tahun anggaran 2025. Hal ini merupakan simbol dimulainya pelaksanaan APBN 2025,” jelas Presiden.

Prabowo juga meminta agar penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun 2025 dilaksanakan secara fokus dan efisien dengan mengurangi pemborosan terhadap kegiatan yang tidak perlu.

“Kita harus jamin setiap rupiah sampai ke rakyat yang memerlukan. Kita tidak boleh lagi toleransi terhadap kebocoran pengeluaran yang boros, hal-hal yang tidak langsung mengatasi kesulitan rakyat,” kata Prabowo.

Lebih lanjut Prabowo menjelaskan, pemerintahannya bertekad untuk melaksanakan pembangunan nasional dalam rangka melanjutkan transformasi bangsa menuju Indonesia Maju dan makmur.

APBN tahun depan, kata Prabowo, dirancang untuk menjaga stabilitas, inklusivitas, keberlanjutan, dengan kehati-hatian.

Pada kegiatan ini, Presiden RI, Prabowo Subianto hadir didampingi Wapres Gibran Rakabuming Raka, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, serta Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan, juga menteri Kabinet Merah Putih dan sejumlah perwakilan kepala daerah.

Usai daring, Kepala Kanwil DJPB Kalsel Syafriadi menyebutkan, untuk Kalsel tahun 2025 mendapatkan pagu Transfer ke Daerah (TKD) sebesar 27,89 triliun. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Wisuda Sarjana ke-XXVIII STAI Al Jami Banjarmasin, Pemprov Kalsel Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

BANJARMASIN – Plt. Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin diwakili oleh Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Kalsel, Fatkhan menghadiri Rapat Senat Terbuka Wisuda ke-XXVIII Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Al Jami Banjarmasin Tahun 2024, yang dilaksanakan disalah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Rabu (11/12).

Suasana Wisuda Ke-XXXVIII STAI Al Jami Banjarmasin Tahun 2024

Dalam sambutannya, Fatkhan menyampaikan pesan Plt Gubernur Kalsel yang mengatakan bahwa pendidikan berkualitas adalah kunci utama dalam membangun kehidupan yang lebih baik. Pendidikan, menurutnya, menjadi fondasi penting untuk mendorong kemajuan dan perubahan positif dalam berbagai aspek kehidupan.

Kepala Biro Kesra Setdaprov Kalsel, Fatkhan saat membacakan sambutan Plt Gubernur Kalsel

“Sejarah telah mencatat, kemajuan dan keunggulan suatu bangsa, selalu diawali dengan kesuksesan dalam membangun pendidikan dan pengembangan ilmu pengetahuan,” kata Fatkhan.

Pemprov Kalsel, lanjutnya, terus memberikan perhatian dan mendorong agar pendidikan di Kalsel lebih berkualitas, berdaya saing, serta memberikan bekal untuk perwujudan masyarakat yang hidup dalam kemuliaan akhlak dan berpengetahuan yang luas, termasuk menghadirkan pendidikan yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Menurut Fatkhan kini tantangan lulusan dunia pendidikan tinggi cukup berat. Selain tuntutan perubahan dunia kerja yang sudah bergeser ke era masyarakat informasi, juga semakin banyaknya sarjana yang dilahirkan oleh perguruan tinggi.

“Sebagai akibatnya, tidak semua lulusan perguruan tinggi dapat terserap oleh dunia kerja. Jika paradigma kita masih berfikir sarjana berarti mudah mencari kerja, maka bersiap-siaplah untuk kecewa,” ucapnya.

Ia meyakini STAI Al Jami Banjarmasin mempunyai kemampuan untuk melahirkan sarjana yang berkualitas serta memiliki potensi besar untuk menjadi tenaga pendidik yang unggul dan profesional.

“Atas nama pribadi dan juga pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengucapkan selamat kepada mahasiswa atas gelar yang didapat, sehingga diharapkan lulusan dari STAI Jami Banjarmasin ini dapat memberikan bakti terbaik bagi almamater, masyarakat dan Banua Kalimantan Selatan khususnya di bidang pendidikan Agama Islam,” tutupnya.

Sementara itu, Ketua STAI Al Jami Banjarmasin, Akhyar Rasyidi menyebutkan jumlah wisudawan kali ini sebanyak 152 orang yang terdiri dari 88 perempuan dan 64 laki-laki dengan gelar sarjana pendidikan atau S.Pd pada jurusan Pendidikan Agama Islam.

“Harapan besar kami agar para lulusan dapat menjadi generasi muda yang berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa dan Banua Kalsel, terlebih lagi di bidang keagamaan dan sosial,” tukasnya. (BDR/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Apresiasi Kick Off Program TAMASYA dan GATE dari BKKBN RI

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, turut menghadiri Kick Off taman asuh anak (Tamasya) dan gerakan ayah teladan (GATE) dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). Kick Off Tamasya dan GATE, dilaksanakan serentak diseluruh Provinsi se – Indonesia, dan Di Kalimantan Selatan, program tersebut diikuti secara daring, bertempat di BPKP Perwakilan Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (11/12).

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Kalsel Muhidin, yang diwakili Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AKB Kalsel, Musyridyansyah menyampaikan, dengan adanya program ini diharapkan dapat memberikan dorongan, terkait penanganan anak anak mulai dari Bayi baru lahir, hingga Balita, agar generasi penerus bangsa, dapat bersaing menuju Indonesia Emas 2045.

Kabid Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana DP3AKB Kalsel, Musyridyansyah

“Dengan adanya program ini semakin yakin bahwa relevansi taman asuh anak (Tamasya) dan gerakan ayah teladan (GATE) akan memberikan dorongan bahwa kita tidak hanya menangani anak – anak yang baru lahir, namun juga menangani anak – anak di tataran balita,” ungkap Musyridyansyah.

Plt Gubernur Kalsel Muhidin menilai, anak – anak harus memiliki masa depan yang cerah. Terlebih di era globalisasi seperti sekarang ini, pola asuh anak tidak hanya menjadi urusan ibu semata, namun juga menjadi urusan ayah.

“Jadi program ayah teladan diyakini kedepannya dapat membuat anak – anak akan memiliki semangat luar biasa untuk menghadapi saingan dunia yang semakin berat,” tutupnya

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan Farah Adibah menyampaikan, kedua program tersebut, bertujuan dalam rangka pengembangan layanan pengasuhan anak usia dini yang berkualitas, serta mendorong penguatan peran ayah dalam pengasuhan.

Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan Farah Adibah

“Launcing program taman asuh anak (Tamasya) dan gerakan ayah teladan (GATE) dilaksanakan serentak di Indonesia, dan di Kalimantan Selatan, kami berkerjasa bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kalimantan Selatan,” tutup Adibah.

Untuk diketahui, selain dihadiri Perwakilan BKKBN Provinsi Kalimantan Selatan, dan Pemerintah Provinsi Kalsel, Kick Off taman asuh anak dan gerakan ayah teladan, juga dihadiri Wakil Walikota Banjarbaru Wartono, Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Kalimantan Selatan Ayi Riyanto, beserta satgas Stunting Kabupaten – Kota. (MRF/RDM/RH)

Peringati Hari Disabilitas Internasional, PLDPI Kalsel Gelar Lomba dan Senam Bersama

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Pusat Layananan dan Disabilitas Pendidikan Inklusi (PLDPI) Provinsi Kalimantan Selatan, memperingati Hari Disabilitas Internasional dengan menggelar Senam Bersama dan Berbagai Lomba, bagi para peserta didik.

Kepada wartawan Kepala Seksi Intervensi Terpadu PLDPI Kalsel Slamet Riadi, disela kegiatan pada Rabu (11/12) mengatakan, peringatan Hari Disabilitas Internasional 2024 ini mengangkat tema “Memperkuat Kepemimpinan Penyandang Disabilitas untuk Masa Depan yang Inklusif dan Berkelanjutan”. Dimana, bertujuan tentang pentingnya peran aktif penyandang disabilitas untuk terlibat langsung dalam setiap aspek kehidupan.

Kepala Seksi Intervensi Terpadu PLDPI Kalsel Slamet Riadi, saat memberikan komentarnya

“Ini merupakan momen untuk meningkatkan kesadaran dan memberikan dukungan kepada penyandang disabilitas serta memperjuangkan hak-hak mereka,” ucapnya

Disampaikan Slamet, Hari Disabilitas Internasional memiliki latar belakang yang kuat, diantaranya tercermin dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 yang mengatur tentang penyandang disabilitas di Indonesia. Mengajarkan untuk tidak melihat fisik seseorang, karena setiap orang memiliki peran masing-masing.

“Tugas kita bersama untuk mengasah potensi, agar menjadi pribadi mandiri dan produktif,” pinta Slamet

Sementara itu, Sekretaris Forum Orang Tua Anak PLDPI Kalsel Amalia Karinah menambahkan, kegiatan ini tentu sangat menyenangkan seluruh orang tua karena anak-anak ini diberikan hak yang sama dengan anak pada umumnya, tanpa ada perbedaan. Pihaknya bersama orang tua lain sangat berterimakasih dan bersyukur dengan pelayanan yang diberikan oleh PLDPI Kalsel, melalui berbagai terapis yang diberikan selama ini.

Sekretaris Forum Orang Tua Anak PLDPI Kalsel Amalia Karinah, saat diwancara

“Kegiatan diawali senam bersama peserta didik, orang tua dan seluruh Jajaran PLDPI Kalsel. Dilanjutkan peserta didik mengikuti berbagai lomba diantaranya memasukkan bola ke dalam keranjang, mewarnai dan memasang puzzle estafet,” tutupnya

Untuk diketahui, pemenang Lomba memasukan bola dalam keranjang Juara Satu Raisa Putri Adhany, sedangkan memasang puzzle estafet Juara Pertama dari Qolbun Salim Al Musawa dan Nadine Nur Aulia Putri dan untuk mewarna Juara Satu Alisa Nurmedina, gelaran dipusatkan bertempat di halaman kantor PLDPI Kalsel berlokasi Jalan Perdagangan Banjarmasin. (NHF/RDM/RH)

Plt Gubernur Kalsel Minta ASN Kembangkan Potensi Demi Dukung Pelayanan Publik

BANJARBARU – Plt Gubernur Kalsel Muhidin berpesan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingungan Pemprov Kalsel, untuk selalu mengembangkan potensi demi mendukung pelayanan publik yang maksimal.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Ahmad Bagiawan melepaskan tanda keikutsertaan peserta

Pernyataan itu disampaikan Muhidin melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Ahmad Bagiawan, saat memimpin upacara penutupan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan XII Lingkup Pemprov Kalsel, di Aula BPSDMD Kalsel, Banjarbaru, Rabu (11/12).

“Seluruh aksi perubahan yang dipelajari selama pelatihan setiap peserta harus dikelola secara berkelanjutan dan memberikan terobosan serta manfaat,” katanya.

Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel Ahmad Bagiawan memberikan selamat kepada peserta PKP Angkatan XII

Ia juga meminta seluruh peserta untuk menjadi pemimpin yang lebih baik secara gagasan dan kedisiplinan. Sebab sebagai Pintu Gerbang IKN, Kalsel menurutnya sangat memerlukan peningkatan kinerja organisasi. Baik dari aspek perencanaan, pelaksanaan maupun pengawasan.

“Semoga dari seluruh peserta PKP lahir pejabat-pejabat yang mampu melaksanakan tugasnya dengan baik, sekaligus dapat diandalkan untuk memantaskan provinsi kita sebagai gerbang IKN,” harapnya.

Diketahui peserta PKP Angkatan XII lingkup Pemprov Kalsel tahun 2024, menjalani pelatihan mulai 13 Agustus hingga 11 Desember 2024.

Dari sebanyak 40 orang peserta, 1 diantaranya masih ditunda kelulusan akibat mengalami sakit parah saat pelatihan. Sementara 39 orang lainnya dinyatakan lulus dengan hasil memuaskan. (SYA/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Minta Pemerintah Daerah Waspada Bencana La Nina

BANJARMASIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan meminta Pemerintah Daerah untuk waspada ancaman La Nina dengan melakukan mitigasi bencana di daerah masing masing.

Kabid Kesiapsiagaan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan Bambang Dedi Mulyadi menjelaskan, saat ini Provinsi Kalimantan Selatan tengah menghadapi ancaman musibah La Nina, seperti angin kencang atau puting beliung, banjir, serta tanah longsor.

Kabid Kesiapsiagaan BPBD Kalsel Bambang Dedi Mulyadi

“Karena itu BPBD Provinsi Kalimantan Selatan mengeluarkan himbauan kepada Bupati dan Walikota, agar waspada didaerah masing masing terhadap ancaman musibah La Nina tersebut,” ungkap Bambang, pada saat menjadi narasumber Topik Kita Hari Ini (TKHI) di Radio Abdi Persada FM, edisi Selasa (10/12).

Menurutnya kondisi curah hujan tinggi berpotensi membawa bencana, diprediksi berlangsung hingga April 2025 mendatang.

“Karena itu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan meminta kepada Pemerintah Daerah untuk melakukan mitigasi bencana di daerah masing masing,” ujarnya.

Masyarakat juga diingatkan agar turut waspada terhadap ancaman bencana La Nina tersebut. Dengan menyiapkan tas siaga bencana.

“Pada saat menghadapi prediksi adanya ancaman musibah La Nina di Provinsi Kalimantan Selatan khususnya pada rawan bencana banjir, angin puting beliung, serta tanah longsor,” tuturnya.

Masyarakat diminta untuk mempersiapkan tas siaga bencana di tempat tinggal masing masing.

“Tas siaga bencana tersebut, dapat berisi surat surat penting, makanan ringan secukup, minuman, obat obatan, serta lainnya,” ucapnya.

Sehingga pada saat bencana terjadi maka warga tinggal mengangkat tas siaga bencana tersebut. (SRI/RDM/RH)

Pelayanan Publik Pemprov Kalsel Masuk 10 Besar Terbaik Nasional

BANJARMASIN – Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kalsel, Muhidin menghadiri acara Penganugerahan Predikat Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik pada Pemerintah Daerah, Kepolisian Resor, dan Kantor Pertanahan (Kantah) di Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024.

Suasana Penyerahan Penghargaan Kepada Pemda di Kalsel

Acara yang diselenggarakan oleh Kantor Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalsel bertempat di salah satu hotel berbintang, Rabu (11/12).

Pada kesempatan itu, diumumkan hasil penilaian terhadap Pemprov Kalsel untuk tingkat kepatuhan pelayanan publik yang berada di zona hijau dengan nilai 94,48. Nilai ini pula menjadikan Provinsi Kalsel masuk 10 Nasional (Top Ten) di tahun 2024 ini.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Kalsel, Muhidin menyampaikan terima kasih kepada Kanwil Perwakilan Ombudsman RI Kalsel atas penilaian ini terhadap Pemprov dan pihak lainnya di Kalsel. Namun, Gubernur Kalsel terpilih Pilkada 2024 ini tetap dengan lapang dada, menerima segala arahan dan masukan untuk perbaikan pelayanan kedepannya sehingga bisa lebih meningkatkan mutu pelayanan di berbagai sektor.

Pemprov Kalsel, lanjut Muhidin, berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan publik dan mendukung setiap upaya menciptakan pelayanan publik yang lebih baik.

“Saya menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemda, polri, dan seluruh ASN yang telah berdedikasi dalam masalah ini,” ujarnya

Tak lupa Muhidin menyampaikan harapan, anugerah yang diterima ini memberikan motivasi semua penerima untuk terus meningkatkan pelayan publik.

“Mari kita ‘Bekerja Bersama, Merangkul Bersama’ untuk Kalsel yang lebih baik,” ajaknya.

Muhidin menambahkan para kepala SKPD dan jajaran lingkup Pemprov Kalsel sudah diminta untuk bekerja lebih optimal dan mempersilahkan mereka yang tidak bisa dengan komitmen itu.

“Jangan ada lagi orang yang minta izin itu dipersulit,” tegasnya

Sementara itu, Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kalsel, Hadi Rahman mengatakan, penganugerahan ini selain penilaian, diharapkan juga berdampak secara kualitatif dan dirasakan masyarakat.

Beberapa catatan penting yang disampaikan Rahman, selain Pemprov Kalsel yang masuk 10 nasional di tahun ini, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) meraih posisi pertama untuk lokus Pemda selama dua tahun berturut-turut yaitu 95,07 di tahun 2023 dan 96,52 di tahun 2024, serta terjadi kenaikan nilai tertinggi di Pemkab Kotabaru sebesar 22,30 poin dari 71,67 di 2023 menjadi 93,97 di 2024.

Suasana Penyerahan Penghargaan kepada Polres/ta di Kalsel

Resume yang didapat juga, Kantor Pertanahan Kabupaten Tanah Laut mendapat nilai tertinggi yakni 99,57 tidak hanya untuk kategori Kantah, tetapi untuk seluruh lokus di Kalsel yang berjumlah 135, sekaligus bertahan 3 tahun berturut-turut. Sementara, seluruh jajaran Polres/ta di Kalsel mendapat nilai di atas poin 90 dengan nilai rata-rata tertinggi 93,89, turut berkontribusi pada capaian Polri tahun 2024 yang masuk Zona Hijau dengan nilai 80,87 (B).

Hasil baik ini, lanjut Hadi Rahman, bukan hasil cepat yang bisa didapat, tapi melalui proses panjang dan banyak tenaga, ditambah peran kepala daerah dan unsur terkait lainnya.

“Penilaian ini juga tantangan bagi kita karena ekspektasi masyarakat begitu tinggi atas pelayanan publik yang disediakan,” tuturnya.

Penyerahan piagam penghargaan untuk 10 Pemerintah Kabupaten/Kota dengan nilai tertinggi dilakukan Plt Gubernur Kalsel, Muhidin didampingi Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Kalsel, Galuh Tantri Narindra dan Kepala Kanwil Ombudsman Provinsi Kalsel, Hadi Rahman.

Sedangkan piagam untuk 10 Polres dan 10 Kantor Pertanahan dengan nilai tertinggi, dilakukan Kepala Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman didampingi Plt Gubernur Kalsel, Muhidin. (NRH/RDM/RH)

Muhidin dan Fathul Jannah Disambut Antusias Warga, Bagikan 59.000 Wadai dan Buka Expo Tapin 2024

TAPIN – Disambut ceria dan antusias oleh warga, Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin menyambangi Expo Tapin dalam rangka Harjad ke-59 Kabupaten Tapin, di halaman Siring Rantau Baru, kawasan Pendopo Galuh Bastari, pada Selasa (10/12) siang.

Plt Gubernur didampingi istri, membagikan kue kepada warga Tapin

Kedatangan Muhidin dan istri, membuat warga yang sejak pagi menanti mendekat untuk bersalaman.

Memasuki stand expo yang menyajikan 59 jenis wadai dengan total 59.000 kue/wadai, Muhidin dan Fathul Jannah secara bergantian membagikan kue-kue kepada warga.

Kue-kue yang dibagikan diantaranya bingka, bingka barandam, kararaban, kikicak, bulungan hayam, kelalapon, cingkarok batu, wajik, apam, untuk-untuk, sarimuka, wadai balapis, cincin, cucur, lamang, gagatas, gaguduh dan sebagainya.

Sepanjang tenda yang menyiapkan aneka wadai, sepanjang itu pula Muhidin dan Fathul Jannah dengan sabar membagikan kepada warga.

Selepas membagikan wadai, Muhidin meresmikan Expo Tapin 2024 dengan pemotongn pita didampingi istri Fathul Jannah, Pj. Bupati Tapin serta Wakapolda Kalsel.

Expo Tapin 2024 Kegiatan yang digelar sejak 10-18 Desember 2024 untuk memeriahkan hari jadi Bumi Ruhui Rahayu tersebut. Warga telah memadati di kawasan Siring Tapin tersebut.

“Kita hari ini memperingati Harjad Kabupaten Tapin yang ke-59. Alhamdulillah, kegiatan ini sangat meriah yang dihadiri oleh unsur pemerintah dan masyarakat sekitar,” kata Muhidin.

Ia pun menyempatkan mengunjungi berbagai stand Expo Tapin 2024. Diantaranya stand TP PKK Kabupaten Tapin, kemudian mengisi tanda kehadiran. Lalu, orang nomor 1 di Kalsel itu menuju stand dinas dan UMKM lainnya.

“Alhamdulilah. Kabupaten Tapin semakin maju dan berkembang. Pembangunan terus meningkat dan akan terus kita tingkatkan seperti infrastruktur,” ungkap Muhidin. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

Gelar Rakor IP ASN 2024, Pemprov Kalsel Berikan Penghargaan kepada SKPD

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) pengukuran Indeks Profesionalitas Aparatur Sipil Negara (IP ASN) Pemprov Kalsel Tahun 2024, di salah satu hotel di Banjarbaru, Selasa (10/12).

Kegiatan yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Husnul Hatimah ini juga dirangkai dengan pemberian penghargaan IP ASN kepada Biro, SKPD, Satuan Pendidikan dan UPTD di lingkup Pemprov Kalsel.

Staf Ahli Gubernur Kalsel, Husnul Hatimah saat membuka sekaligus memberikan sambutan Rakor IP ASN 2024

Dalam sambutannya Husnul mengatakan, IP ASN tidak hanya mencerminkan tingkat kompetensi, tetapi juga etika kerja, integritas, serta kemampuan dalam beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Melalui pengukuran ini, kita dapat mengetahui sejauh mana kompetensi dan integritas ASN di lingkungan Pemerintahan Provinsi Kalimantan Selatan dalam rangka mendukung penyelenggaraan pemerintahan yang efektif dan efisien,” ucap Husnul.

Lebih jauh ia mengatakan, peningkatan profesionalitas ASN harus dilakukan secara holistik. Oleh sebab itu, diperlukan koordinasi serta kolaborasi antara Pemprov Kalsel, Pemkab/Pemkot se-Kalimantan Selatan.

“Hal ini dikarenakan ASN bekerja pada berbagai tingkatan pemerintahan. Oleh sebab itu, mari kita tingkatkan sinergi untuk mewujudkan ASN Kalimantan Selatan yang profesional dan berkualitas,” kata Husnul.

Husnul juga memberikan apresiasi kepada seluruh SKPD, Biro pada Sekertariat Daerah, UPTD/UPPD serta satuan pendidikan yang telah memberikan hasil yang maksimal terhadap nilai IP ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Komitmen saudara-saudara sekalian sangat penting dalam rangka meningkatkan motivasi dalam peningkatan IP ASN di lingkungan Pemprov Kalsel,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala BKD Kalsel, Dinansyah melalui Kabid Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan, Lily Hidayat menjelaskan IP ASN ini merupakan tolak ukur yang menggambarkan keprofesionalitasan ASN di lingkungan Pemprov Kalsel berdasarkan indikator seperti kualitas pendidikan, kompetensi, kinerja, dan kedisiplinan.

“Pada tahun ini ada sejumlah kategori instansi yang kita lakukan penilaiannya diantaranya SKPD lingkup Pemprov Kalsel, Biro-Biro Sekretariat Daerah Kalsel, UPTD/UPPD, dan satuan pendidikan di Kalsel,” kata Dayat.

Dayat menambahkan melalui Rapat Koordinasi dan pemberian penghargaan ini juga menandakan bahwa IP ASN di Provinsi Kalsel terus mengalami peningkatan setiap tahunnya, dimana pada 2024 ini IP ASN Provinsi Kalsel sebesar 80,73 persen.

“Ini merupakan capaian yang sangat baik bagi Provinsi Kalsel, dan ini kita harapkan di tahun-tahun akan datang akan terus meningkat, tentunya dengan dukungan dari semua pihak,” tegasnya.

Pada kesempatan ini ia juga mengucapkan terima kasih kepada Plt. Gubernur Kalsel, Muhidin yang berkomitmen memberikan dukungannya terhadap peningkatan IP ASN di Provinsi Kalsel.

“Kita harapkan kedepan dukungan-dukungan seperti ini bisa terus menjadi atensi pimpinan untuk mendukung peningkatan IP ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi yang saat ini terus mengalami peningkatan,” tutupnya.

Diketahui, Adapun SKPD yang menjadi tiga besar peraih penilaian tertinggi IP ASN oleh BKD Kalsel ini antara lain, peringkat pertama Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, disusul Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kalsel, serta Badan Kepegawaian Daerah Kalsel.

Selanjutnya untuk kategori Biro peraih IP ASN tertinggi yakni peringkat pertama Biro Pengadaan Barang dan Jasa, disusul Biro Organisasi, dan Biro Administrasi Pembangunan.

Sedangkan untuk kategori UPTD/UPPD diisi oleh UPTD Balai Latihan Kerja sebagai peringkat pertama, disusul UPPD Rantau, dan UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan Kab. Tanah Laut.

Dan terakhir untuk kategori satuan pendidikan peringkat pertama IP ASN terbaik diraih oleh SMKN 2 Sungai Pinang Kab. Banjar, SMKN 1 Binuang Kab Tapin, dan SMAN 1 Batu Ampar Kab. Tanah Laut. (BDR/RDM/RH)

Exit mobile version