Antisipasi Kepadatan Jamaah 5 Rajab, Lalu Lintas Truk Dialihkan dan Aktifkan One Way
Suasana rapat Momen 5 Rajab di Gedung Idham Chalid
BANJARBARU – Rapat persiapan Momen 5 Rajab 1447 Hijriah, berlangsung di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Kamis (18/12). Rapat dipimpin langsung Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, bersama unsur Forkopimda, aparat keamanan, relawan, serta perwakilan masyarakat.

Dalam rapat tersebut disepakati sejumlah langkah strategis, salah satunya rekayasa lalu lintas dengan pembatasan operasional kendaraan besar pada H-2 hingga H+2 pelaksanaan Momen 5 Rajab.
“Kendaraan berat seperti truk roda enam dan pengangkut alat berat tidak diperkenankan melintasi jalur utama menuju Martapura. Kendaraan dialihkan melalui jalur Margasari menuju Banjarmasin dan sebaliknya untuk menghindari kepadatan dan potensi kecelakaan,” ujar Muhidin.
Selain pengaturan lalu lintas, rapat juga menegaskan penggunaan istilah Momen 5 Rajab sebagai sebutan resmi kegiatan rutin tahunan di Musholla Ar-Raudhah Sekumpul.
Gubernur turut mengimbau masyarakat agar tidak memasang baliho, spanduk, maupun atribut kegiatan yang mengatasnamakan pribadi atau organisasi selama pelaksanaan momen tersebut.
“Apabila ingin menggelar kegiatan serupa, silakan dilakukan setelah kegiatan utama di Sekumpul selesai,” imbaunya.
Untuk mengurangi kepadatan jamaah, masyarakat dari wilayah jauh juga diimbau mengikuti rangkaian kegiatan melalui siaran langsung YouTube resmi Ar-Raudhah, yang telah disiapkan relawan Sekumpul.
Sementara itu, Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan menyampaikan, pengamanan akan melibatkan 3.700 personel gabungan Polri, TNI, dan instansi terkait, yang disebar dari perbatasan Kalimantan Timur hingga Kalimantan Tengah.
“Kami juga akan memberlakukan sistem satu arah (one way) untuk mempercepat penguraian arus jamaah saat kepulangan,” jelasnya.
Polda Kalsel turut menyiapkan 11 dapur lapangan, 4 kendaraan dapur keliling, serta 6 unit water treatment yang ditempatkan di tengah-tengah jamaah ,guna memenuhi kebutuhan logistik dan air bersih.
“Jika lelah atau mengantuk, jangan dipaksakan. Manfaatkan rest area dan pos pelayanan yang telah disediakan pemerintah dan relawan,” katanya.
Di sisi lain, pihak Tim Induk Sekumpul sampai saat ini belum menginformasikan terkait tanggal resmi pelaksanaan Momen 5 Rajab.
“Kami masih menunggu informasi dari pihak keluarga (Guru Sekumpul). Yang jelas semua informasi akan kami sebarkan di media sosial resmi milik kami,” jelas Abdel, Ketua Tim Induk Sekumpul.
Ia menambahkan, saat ini telah terdata 525 posko dengan total 42.161 relawan yang tersebar di berbagai zona pelayanan.
“Masing-masing posko sudah terbagi dalam beberapa zona termasuk zona air dan zona kesehatan,” bebernya. (SYA/RIW/RH)
