Tingkatkan Edukasi Kesehatan Gigi Sejak Dini, RSGM Gusti Hasan Aman Gelar Penyuluhan dan Sigaber
Suasana sikat gigi bersama
BANJARMASIN – Dalam upaya meningkatkan edukasi kesehatan gigi sejak dini, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Kalimantan Selatan, menggelar kegiatan Penyuluhan Kesehatan Gigi dan Mulut serta Sikat Gigi Bersama (SIGABER), dengan peserta didik dari SDN Melayu 2 Banjarmasin.

Kegiatan berlangsung di halaman RSGM Provinsi, sekaligus menjadi rangkaian Peringatan ke-61 Hari Kesehatan Nasional (HKN) Tahun 2025, pada Kamis (27/11).
Plt Direktur RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, Mashuda, diwakili Kepala Bidang Pelayanan, Efrin Riyadi menyampaikan, edukasi kesehatan gigi merupakan langkah penting yang harus terus digencarkan.

Menurutnya, kesehatan gigi yang buruk dapat menghambat aktivitas belajar anak, sehingga diperlukan pembiasaan perawatan gigi sejak usia sekolah.
“Edukasi seperti ini sangat diperlukan agar anak-anak memahami pentingnya menjaga kebersihan gigi. Selain penyuluhan, kami juga mengajarkan praktik sikat gigi yang benar, sehingga nantinya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Efrin.
Disampaikan Efrin, dalam kegiatan tersebut, tim kesehatan RSGM Gusti Hasan Aman Kalsel, menurunkan sejumlah dokter gigi dan dokter umum, yang memberikan materi mengenai cara merawat gigi, dampak penyakit gigi, hingga pentingnya kontrol gigi secara berkala.
“Anak-anak mendapatkan kesempatan mempraktikkan langsung teknik menyikat gigi yang baik dan benar dengan didampingi petugas kesehatan,” jelasnya
Sementara itu, Kepala SDN Melayu 2 Banjarmasin, Iskandar Maulana, mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan ini dan menilai bahwa edukasi kesehatan gigi merupakan bagian dari upaya menanamkan kebiasaan hidup sehat sejak dini.
Karena sangat penting bagi anak – anak, bukan hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga contoh praktik nyata cara merawat gigi dengan benar. Kegiatan sikat gigi bersama, dapat membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut sebagai bagian dari kesehatan tubuh secara menyeluruh.
“Kami berharap anak-anak kelas 4 dan 5 yang mengikuti kegiatan ini dapat menerapkannya di rumah maupun di sekolah,” tutupnya.
Selama kegiatan berlangsung, peserta didik juga diberikan kuis dan door prize, untuk mengetahui sejauh mana wawasan dan pengetahuan, yang sudah diperoleh saat edukasi tersebut. (NHF/RIW/RH)
