16 Januari 2026

Komdiphoria 2025 Resmi Dimulai, Dorong Generasi Muda Kuasai Transformasi Digital

BANJARBARU – Rangkaian kegiatan Komunikasi Digital Uphoria (Komdiphoria) Tahun 2025 resmi dimulai, sebagai bagian dari Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) se-Kalimantan Selatan, yang berlangsung di salah satu mal terbesar di Banjarbaru, pada Jumat (26/9).

Gelaran ini diawali dengan Kelas Host bertajuk “The Art of Hosting : Seni Menyampaikan Pesan Tanpa Batas” yang menghadirkan narasumber, Aditya Agusta dari lembaga pelatihan Cue Card, yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta.

Usai kelas tersebut, acara dilanjutkan dengan seminar bertema “Dukungan Perangkat Transformasi Digital, Monitoring Isu, Jaringan, SDM Digital, Kebijakan PEMDI, serta Keamanan Informasi.” Seminar ini menghadirkan sejumlah narasumber, diantaranya Product Development PT Media Cepat Indonesia (Rapid Network), Rendy Giantara, Direktur PT Sifatama Selamaya Solusindo South Kalimantan IT, Muhammad Lazuardi Yunanda, serta Head of Creative Production Icons Nusantara, Santika Saraswati Pribadi.

Salah satu penampilan peserta lomba stand up comedy Komdophoria 2025

Tak hanya itu, Komdiphoria 2025 juga dimeriahkan dengan berbagai kompetisi, mulai dari lomba stand up comedy hingga turnamen mobile legends yang memperebutkan hadiah jutaan rupiah.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim melalui Sekretaris Diskominfo Kalsel, Mashudi menyampaikan, bahwa kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk mengasah kemampuan berbicara di depan publik sekaligus memahami pentingnya transformasi digital.

“Kami ingin generasi muda memiliki kepercayaan diri dalam menyampaikan pesan-pesan positif kepada publik, serta lebih memahami bagaimana transformasi digital berlangsung,” ujar Mashudi.

Lebih lanjut, Ia menegaskan Komdiphoria juga menjadi sarana untuk mengenalkan peran dan fungsi Diskominfo kepada masyarakat.

“Selain mengenalkan program Diskominfo, kami juga mengajak masyarakat berpartisipasi dalam mewujudkan pelayanan publik yang cepat, aman, dan efisien. Kami berharap ada masukan dari masyarakat agar layanan publik berbasis digital di Kalsel bisa semakin lebih baik kedepan,” tutupnya. (BDR/RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.