19 April 2026

Panen Papuyu, Pemkab Banjar Dorong Inovasi Ketahanan Pangan dan Ekonomi Warga

Foto bersama saat panen ikan papuyu.(foto : MC Kab Banjar)

BANJAR – Pemerintah Kabupaten Banjar kembali melaksanakan panen raya ikan Papuyu (Betok) di kolam milik Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdatan) Tabulihin, Kecamatan Karang Intan, Senin (15/9).

Hasil panen dari kolam Pokdakan Tabulihi.(foto : MC Kab Banjar)

Kegiatan ini merupakan bagian dari aksi inovasi Intan Sikapayu (Inovasi Tangguh Sinergi Kampung Ikan Papuyu) yang diinisiasi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (DKPP) Kabupaten Banjar.

Pj Sekda Banjar Ikhwansyah, menyampaikan, ikan Papuyu memiliki nilai ekonomi tinggi, apalagi jika dikembangkan menjadi produk olahan seperti kerupuk, nugget, maupun abon.

“Inilah yang menunjukkan besarnya potensi ikan papuyu dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, panen kali ini menjadi bukti nyata keberhasilan masyarakat Karang Intan dalam mengembangkan sektor perikanan berbasis kearifan lokal. Selain itu, keberadaan kawasan khusus budidaya ikan papuyu juga diharapkan mampu menjaga kelestarian hayati sekaligus membuka peluang usaha baru bagi warga.

“Pemkab Banjar akan terus memberikan dukungan melalui penyediaan bibit unggul, pelatihan manajemen, hingga membuka akses pasar yang lebih luas. Harapan kita, hasil panen yang melimpah ini dapat meningkatkan pendapatan keluarga, memperkuat ketahanan pangan daerah, serta menyediakan protein hewani yang terjangkau dan berkualitas,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala DKPP Banjar, Sipliansyah Hartani menyebut, waktu panen tahun ini lebih cepat dibanding sebelumnya, yakni hanya enam bulan masa pemeliharaan.

“Tahun lalu hasil panen mencapai 1,59 ton dari 20 ribu benih dengan nilai jual sekitar Rp113 juta dari modal awal Rp60 juta. Kali ini, dari 15 ribu benih, diperkirakan menghasilkan sekitar 1,3 ton,” jelasnya.

Sipliansyah menambahkan, seluruh modal budidaya berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) yang disalurkan melalui DKPP dan dikelola langsung kelompok pembudidaya. Ia juga membuka kesempatan bagi masyarakat atau kelompok yang ingin mengembangkan budidaya papuyu untuk belajar langsung ke dinas.

“Kami menginginkan ikan Papuyu tidak hanya menjadi ikon lokal, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkasnya. (SYA/RIW/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.