Dukung Visi Misi Gubernur dan Wagub Kalsel, Dispar Gelar Forum Betukar Ekraf
Foto bersama
BANJARMASIN – Dalam rangka mendukung Visi Misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Dinas Pariwisata Kalsel menggelar Forum Betukar Ekraf 2025, Selasa (29/4) bertempat disalah satu Hotel Berbintang di Banjarmasin.

Dalam sambutan Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, yang dibacakan Kabid Ekonomi Kreatif Kelembagaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata Fasial Amir, mengatakan, Forum Bersama Tukar Wawasan Ekonomi Kreatif (Batukar Ekraf) ini mengangkat tema Pengembangan Ekosistem Ekonomi Kreatif di Kalsel. Guna membangun kemitraan strategis dan memperkuat kompetensi pelaku ekonomi kreatif di Banua, serta mewujudkan percepatan pertumbuhan usaha kreatif yang berdaya saing.

“Semua program dan inisiatif ini selaras dengan visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Selatan terpilih, yakni Mewujudkan Kalimantan Selatan yang Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing Berbasis Keunggulan Lokal dan Ekonomi Kreatif,” ucapnya
Faisal menyampaikan, berdasarkan data kontribusi sektor ini terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) meningkat dari 4,89 persen pada tahun 2022 menjadi 5,02 persen di tahun 2023. Dimana, Sub sektor kuliner, fesyen dan kriya menjadi sektor unggulan yang menopang pertumbuhan tersebut. Yakni telah berkontribusi lebih dari 54 persen terhadap ekonomi kreatif di Kalimantan Selatan. Sehingga sektor ini memiliki masa depan cerah.
“Kami akan terus dikembangkan melalui beberapa program strategis diantaranya, seleksi dan pembinaan talenta kreatif potensial di subsektor kulinerfesyen, dan kriya yang berlangsung selama enam bulan dengan pendekatan kurasi, pelatihan dan pendampingan berkelanjutan,” jelasnya
Lebih lanjut Faisal menambahkan, untuk tantangan ke depan tentu tidak ringan, yaitu masih dihadapkan pada isu-isu strategis seperti rendahnya daya saing SDM kreatif dalam komersialisasi kekayaan intelektual, ekosistem KI yang belum optimal, serta belum meratanya rantai pasok ekonomi kreatif di daerah. Namun, dengan kolaborasi kuat, inovasi berkelanjutan, serta komitmen bersama, semua tantangan dapat dilalui.
“Mari kita bangun ekosistem ekonomi kreatif Banua ini dengan semangat sinergi, inovasi, dan keberlanjutan” tutupnya.
Forum Betukar Ekraf 2025 menghadirkan Narasumber Direktur Manajemen Strategis Kemenekraf RI, Dekan Fakultas Ekonomi ULM, Managing Direktor Wetland Box, Forum Sineas Banua, Founder Ruang Actor Acting Class, dan Ketua DPW Gekrafs Kalsel. Turut hadir Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, diwakili Kabid Kebudayaan Kalsel Raudati Hildayati, Dinas Perdagangan Kalsel serta Dinas Pariwisata 13 Kabupaten dan Kota.
Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, menggelar Forum
Betukar Ekraf 2025, dibuka secara resmi Kepala Dinas Pariwisata Kalsel Muhammad Syarifuddin, diwakili Kepala Bidang Ekonomi Kreatif Kelembagaan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pariwisata Fasial Amir, didampingi Kasi Pengembangan Ekonomi Kreatif Faturrahman serta jajaran Dispar Kalsel. (NHF/RDM/RH)
