20 April 2026

Jelang Ramadhan, TPID Kalsel dan Kota Banjarmasin Pastikan Harga Bapok Normal

Suasana sidak di Pasar Beras Kelayan

BANJARMASIN – Jelang Ramadhan 1446 H, harga bahan pokok biasanya mengalami kenaikan signifikan. Kondisi itu pulalah yang dikhawatirkan bakal terjadi tahun ini, di Kota Banjarmasin dan Kalimantan Selatan secara umum.

Untuk memastikan kondisi harga dan stok bahan pokok jelang Ramadhan ini, TPID Provinsi Kalsel dan TPID Kota Banjarmasin, melaksanakan sidak ke sejumlah pasar, pada Rabu (26/2) pagi. Sidak dipimpin Plt Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Muhammad Syarifuddin yang diwakili Kepala Dinas Perdagangan Provinsi, Sulkan serta Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman.

Suasana sidak di pasar ritel modern Banjarmasin

Turut serta pada sidak pasar ini, Satgas Pangan Polda Kalsel, BPOM, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi, serta instansi dan SKPD lingkup Pemprov Kalsel dan Pemko Banjarmasin, yang tergabung dalam TPID Provinsi dan TPID Kota Banjarmasin.

“Hari ini kita melakukan inspeksi ke pasar, dan sepanjang pemantauan kami, harga-harga masih normal. Tidak ada tanda-tanda kenaikan, seminggu terakhir kami tanyakan kepada pedagang bahwa tidak ada kenaikan,” ungkap Kadisdag Kalsel, Sulkan selepas sidak di tutup pertama, Pasar Pekauman.

Suasana sidak di Pasar Pekauman

Menurut Sulkan, normalnya harga bahan pokok ini, dipengaruhi stok yang mencukupi. Meski begitu, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aksi borong.

“Kami imbau tidak ada aksi borong bahan pokok, karena tersedia dengan aman dan harga normal,” jelasnya.

Sementara itu, usai sidak di titik kedua, Pasar Beras Kelayan, Sekda Kota Banjarmasin, Ikhsan Budiman juga menjelaskan, bahwa stok bahan pokok juga terjaga dengan baik.

“Saat ini kita berada di distributor komoditas beras dan minyak. Seperti yang terlihat, stok masih banyak, jadi masyarakat tidak perlu khawatir. Terkait harga dari distributor ke pengecer ya terbilang normal saja,” jelas Ikhsan.

Menurut Ikhsan, pedagang mengambil keuntungan masih terbilang wajar. Contohnya Beras Usang dibanderol dengan harga 15 ribu per liter dari distributor, kemudian dibandingkan dengan pengecer diharga 18 ribu.

“Selisihnya masih dikisaran wajar, karena ada biaya distribusi dan juga perhitungan keuntungan,” tutup Ikhsan.

Sidak pasar TPID Provinsi Kalsel dan TPID Kota Banjarmasin ini, ditutup dengan peninjuan ke pasar ritel modern di Jalan Ahmad Yani kilometer 4 Banjarmasin. (RIW/RDM/RH)

Tinggalkan Balasan

Abdi Persada | Newsphere by AF themes.