Buka Forum Konsultasi Publik RSJ Sambang Lihum, Acil Odah Dorong Kalsel Bebas Pasung

BANJAR – Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum, menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) pada Sabtu (18/5) yang dibuka Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor diwakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Raudatul Jannah.

Kadinkes Kalsel berfoto bersama dengan Direktur RSJ Sambang dan Kepala Bappeda Kalsel (Sumber foto: Biro Adpim)

Forum Konsultasi Publik ini, merupakan pelaksanaan dari amanat tentang layanan publik yang berkewajiban untuk melaksanakan Forum Konsultasi Publik, yang tertuang dalam Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2009, tentang Pelayanan Publik, Permen PAN RB Nomor 17 Tahun 2017 dan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2013.

“Dalam penanganan masalah kejiwaan, stigma terhadap instansi yang melayani kejiwaan seperti RSJ Sambang Lihum, juga terhadap mereka yang memiliki masalah kejiwaan harus menjadi perhatian,” ujar Raudatul Jannah kepada wartawan, usai pembukaan FKP.

Acil Odah (sapaan khas Kepala Dinas Kesehatan Provinsi) mengatakan, stigma negatif penting dihilangkan, karena mereka yang memiliki masalah kejiwaan juga memiliki hak yang sama untuk menjalani kehidupan.

“Kita perlu mendukung mereka, jangan sampai stigma itu terus melekat kepada mereka, ini akan mempersulit kehidupan maupun penyembuhan,” tegasnya.

Selain itu, Acil Odah juga terus mendorong agar Kalsel bebas dari pasung. Mereka yang memiliki masalah kejiwaan sebut Acil Odah, pasti ada sebabnya, maka dari itu harus ditangani dengan baik dan tepat.

“Kita terus mendorong agar Kalsel bebas dari pasung, bahkan nol kasus,” harapnya.

Acil Odah berharap, melalui Forum Konsultasi Publik ini, seluruh stakeholders dapat berpartisi aktif, sehingga dapat bersama-sama mewujudkan layanan yang prima bagi masyarakat.

“Jadi, forum ini merupakan wahana bagi kita semua, untuk menerima masukan, saran, sehingga kita dapat melakukan evaluasi maupun perencanaan program yang lebih baik lagi,” tutupnya.

Sementara itu, Plt. Direktur RSJ Sambang Lihum, dr. Yuddy Riswandhy Noora mengatakan, untuk mewujudkan Kalsel bebas pasung, pihaknya sudah memiliki layanan keliling yang disebut Saliling atau Sambang Lihum keliling.

Plt Direktur RSJ Sambang Lihum (Sumber foto: Biro Adpim)

“Saliling adalah layanan unggulan dan bentuk inovasi dari pelayanan RSJ Sambang Lihum, sehingga masyarakat dapat merasakan langsung pelayanan yang kami berikan,” ungkapnya.

Yuddy berharap, melalui forum ini juga dapat tercapai kesamaan persepsi, sehingga dapat saling bersinergi dalam memberikan layanan kejiwaan.

“Jadi harapannya, ada saling sinergi antara Pemprov Kalsel dalam hal ini RSJ Sambang Lihum dengan Pemerintah Kabupaten/Kota,” harapnya.

Yuddy menyampaikan, pelaksanaan Forum Konsultasi Publik dimaksudkan untuk menjaring aspirasi pemangku kepentingan, termasuk masyarakat demi terwujudnya peningkatan layanan. (RIW/RDM/RH)

Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024 Harus Jadi Garda Terdepan Promosi Wisata

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mengharapkan, Putra Putri Pariwisata 2024, dapat menjadi garda terdepan dalam mempromosikan wisata di Banua. Hal itu disampaikan, Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, usai membuka gelaran Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024, di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Sabtu (18/5).

Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel, Roy Rizali Anwar

Roy mengatakan, saat ini destinasi wisata yang tersebar di seluruh Kabupaten dan Kota, telah memiliki beragam keindahan alam dan kekayaan budaya yang menjadi potensi pariwisata, untuk dapat dikembangkan serta dipromosikan, agar mampu menarik para wisatawan. Sehingga, Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024, merupakan garda terdepan dalam kemajuan Kepariwisataan di Banua.

“Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024, harus mampu meningkatkan citra positif pariwisata daerah, dengan cara dapat memahami yang menjadi keunggulan dari berbagai sektor pariwisata di 13 Kabupaten dan Kota,” ucapnya

Suasana Grand Final Pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kalsel 2024

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Selatan, Muhammad Syarifuddin, menyampaikan, setelah terpilih Pemenang ini mereka memiliki tugas yang sangat penting untuk membantu Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, guna memajukan sektor Pariwisata di Banua dengan cara dapat semakin meningkat kunjungan wisatawan, baik domestik hingga mancanegara.

“Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel 2024 telah diikuti sebanyak 36 finalis, terdiri 18 orang laki-laki dan 18 perempuan, yakni 13 pasang Putra Putri delegasi dari Kabupaten dan Kota, serta 5 pasang Putra Putri merupakan hasil audisi umum. Dimana,
melalui serangkaian seleksi panjang dan penilaian, mulai dari karantina terbuka, tertutup serta sejumlah tahapan lain,” jelasnya panjang lebar

Lebih lanjut Syarifuddin menambahkan, pemenang Putra Putri Pariwisata Kalimantan Selatan tahun 2024, kini mengemban misi sebagai promotor duta wisata. Mengingat tahun ini Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, telah mengajukan Geopark Meratus sebagai UNESCO Global Geopark.

“Alhamdulillah tahun ini Geopark Meratus masuk dalam penilaian UGG, kita harapkan mereka mempromosikan,” tutup Pj Bupati Tapin ini.

Gelaran Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel tahun 2024, dibuka secara resmi Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin beserta jajaran Dispar Kalsel. Dihadiri Pj Bupati Kabupaten Batola Mujiyat dan Pj Bupati Tanah Laut Syamsir Rahman, tak ketinggalan Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten/Kota serta tamu undangan lainnya.

Adapun Dewan Juri Grand Final Pemilihan Putra Putri Pariwisata Kalsel tahun 2024 selain Kepala Dinas Pariwisata Kalsel, Muhammad Syarifuddin, ada pula dari Deksranasda Kalsel, Chatrine Ambarsari, Ling Ling Saputri (Putri Pariwisata Indonesia 2022), Puspa Andhika Mahajana (Talent Manajet EL JHON) Pageant) dan Fatimah Adam (Bidang Kebudayaan)

Untuk diketahui, Juara Pertama Putra Pariwisata Kalimantan Selatan tahun 2024 Muhammad Adhan Chalik dari Kabupaten Tapin, dan Putri Pariwisata Kalsel Raudah berasal Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Selanjutnya Putra Putri Pariwisata Pesona Kalsel 2024, diraih Ramadhan Gymnasiar dan Wangi Maret Ananda. Sedangkan Putra Putri Pariwisata Geopark Meratus Kalsel 2024 Muhammad Nabil Zahidy dan Nadya Azzahra. (NHF/RDM/RH)

Tuntaskan Reses, Paman Yani Komitmen Perjuangkan Suara Rakyat

KOTABARU – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi atau Paman Yani telah menyelesaikan seluruh kegiatan reses di daerah konstituennya yakni Tanah Bumbu dan Kotabaru.

Reses yang dimulai sejak Minggu (12/5), di Tanah Bumbu itu berakhir di Desa Gedambaan, Kecamatan Pulau Laut Sigam, Kabupaten Kotabaru, Minggu (19/5) malam.

“Alhamdulillah kami bersyukur sudah melaksanakan keseluruhan reses di 16 titik mulai dari Tanah Bumbu hingga malam hari ini di Kotabaru,” kata Paman Yani.

Ia mengatakan, seluruh aspirasi masyarakat di seluruh desa yang menjadi lokasi reses akan disampaikan dan diperjuangkannya di Rumah Banjar (kantor DPRD Kalsel).

“Pasti akan kami sampaikan lewat e-Pokir dulu,” beber Paman Yani.

Paman Yani menyebut, seluruh aspirasi nantinya akan dipilah kembali. Tujuannya untuk memastikan ranah Pemkab dan Pemprov.

“Ini yang perlu diketahui masyarakat,” tutur Paman Yani.

Meski reses di titik terakhir dilaksanakan pada malam hari, hal itu tidak menurunkan sedikitpun antusias dari masyarakat.

Nyatanya, kehadiran wakil rakyat yang kembali terpilih pada Pemilu 2024 itu disambut gembira oleh ratusan masyarakat yang sudah menunggu sejak petang.

“Saya pribadi sangat berterimakasih kepada masyarakat yang kembali mempercayakan saya sebagai motorik suara mereka di Rumah Banjar,” ungkap Paman Yani. (SYA/RDM/RH)

Peringati HUT Ke – 60, PERIP Kalsel Bersama FKPPI Ziarah Bersama Ke Makam Pahlawan

BANJARBARU – Persatuan Istri Purnawirawan (PERIP) Kalimantan Selatan menggelar ziarah bersama ke makam pahlawan Bumi Kencana dan makam pahlawan Nasional Brigjen TNI Purn Hassan Basry, Sabtu (18/5). Kegiatan ini dalam rangka peringatan memasuki usia ke 60 PERIP.

Ziarah tabur bunga di makam pahlawan bumi kencana

Selain melakukan ziarah dan tabur bunga, PERIP Kalsel juga merangkainya dengan kegiatan bakti sosial ke panti asuhan, untuk memberikan tali asih kepada penghuni panti.

Dipimpin Ketua PERIP PD Kalsel, Indriati Annikmah Nasib Alamsyah, ziarah diawali dengan upacara penghormatan kepada para pahlawan pejuang Banua.

Selain PERIP Kalsel, ziarah tabur bunga juga dihadiri Keluarga Besar Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI/Polri (KB-FKPPI) Kalsel, dimana Sekretaris Himpunan Pengusaha dan Wiraswasta (HIPWI FKPPI) Kalsel Nawang Wijayanti menjadi pemimpin barisan upacara ziarah tabur bunga.

Kepada Abdi Persada FM, Ketua PERIP PD Kalsel, Indriati Annikmah Nasib Alamsyah menyampaikan, ziarah tabur bunga serta pembagian tali asih kepada anak – anak panti, merupakan kegiatan rutin yang pihaknya laksanakan disetiap memperingati ulang tahun PERIP.

“Ini rutin kita lakukan agar jiwa pahlawan tetap melekat di hati seluruh pengurus dan anggota Perip Kalsel,” ungkap Indriati.

Usai berziarah, rombongan PERIP Kalsel langsung menuju ke Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (Panti Asuhan), untuk memberikan santunan berupa uang tunai. Bantuan diserahkan langsung oleh Ketua PERIP PD Kalsel, kepada pengurus lembaga.

Indriati berharap di usia ke 60 ini, PERIP PD Kalsel semakin kompak dan tetap meneruskan perjuangan para pendahulu.

“Karena kita juga termasuk bagian dari para pejuang, kita ingin meneruskan semangat mereka, semangat pengabdian tanpa batas,” tutup Indriati.

Di tempat yang sama, Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel Nawang Wijayati menyampaikan, diulang tahun ke 60 tahun PERIP ini, pihaknya juga mengucapkan rasa syukur dan turut berbahagia, dan hal ini menjadi salah satu kegiatan silaturrahmi antara FKPPI Kalsel bersama PERIP Kalsel.

“Kita harus dapat mengenang kembali jasa – jasa para pahlawan yang telah berhasil memerdekakan Republik Indonesia ini dari para penjajah,” ungkap Nawang.

Ia melanjutkan, ziarah dan tabur bunga di makam pahlawan, memiliki kesan tersendiri bagi anggota FKPPI Kalsel, dimana selain mempererat tali silaturrahmi, juga dapat mengudakasi anggota FKPPI yang merupakan putera-puteri purnawirawan TNI/POLRI.

“Dalam hal ini FKPPI Kalimantan Selatan agar lebih mengenal sejarah perjuangan para pahlawan,” tutup Nawang.

Senada dengan Nawang Wijayati, Bendahara PD XVI KB FKPPI Kalimantan Selatan Novita Tyasti Zaidi menyampaikan, PERIP Kalsel bersama FKPPI Kalsel akan terus menjalin kerjasama, hal ini bertujuan untuk terus menjalankan misi – misi pahlawan nasional, yang gugur dalam membela persatuan dan kesatuan Republik Indonesia.

“Kami FKPPI Kalsel mengucapkan selamat ulang tahun ke 60 untuk PERIP,” ungkap Novi. (MRF/RDM/RH)

Pameran Hardiknas Kalsel 2024, Pemprov Harapkan Pendidikan di Banua Terus Berkembang

BANJARBARU – Dalam rangka menyemarakkan bulan Merdeka Belajar sekaligus untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2024, sejumlah pelaku pendidikan di Kalimantan Selatan menggelar Pameran dengan mengangkat tema “Bergerak Bersama, Lanjutkan Merdeka Belajar” bertempat di halaman Museum Lambung Mangkurat, Banjarbaru, Jum’at (17/5).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Gubernur Kalsel yang diwakili Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Husnul Hatimah, dalam sambutannya ia mengatakan pameran ini merupakan momentum yang sangat baik untuk menampilkan berbagai capaian kinerja dan inovasi pendidikan yang telah dilakukan di Kalsel.

Suasana Pembukaan Pameran Hardiknas 2024

“Pameran ini dapat menjadi ajang untuk menampilkan capaian kinerja dan inovasi pendidikan di daerah masing-masing, serta mempromosikan kekayaan budaya lokal, serta dapat melihat secara langsung bagaimana kurikulum merdeka telah memberikan ruang bagi satuan pendidikan di Kalsel dan guru-guru untuk berinovasi dan mengembangkan model pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik daerah,” katanya.

Ia menambahkan kegiatan ini menunjukkan bahwa semangat merdeka belajar dan merdeka berbudaya telah mengakar kuat di daerah, hal ini menunjukkan pendidikan di daerah terus berkembang dan bergerak maju seiring dengan perkembangan zaman.

“Pendidikan adalah tanggung jawab bersama. Untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat,” ucapnya.

Husnul juga berterima kasih dan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sehingga diharapkan kegiatan tersebut dapat memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat.

Foto bersama usai Pembukaan Pameran Hardiknas 2024

“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mensukseskan acara pameran ini termasuk para peserta pameran panitia dan pihak-pihak terkait lainnya, terima kasih atas kerja keras dan dedikasi dalam mempersiapkan acara ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Husnul menyampaikan Pemerintah Provinsi tentu berperan dalam menyediakan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, serta menyusun kebijakan dan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat

“Lembaga pendidikan bertugas untuk menyelenggarakan proses pembelajaran yang berkualitas dan mengembangkan potensi peserta didik secara optimal sedangkan masyarakat berperan mendukung dan berpartisipasi aktif dalam upaya peningkatan mutu pendidikan,” tutupnya.

Untuk diketahui, Kegiatan pameran tersebut diselenggarakan selama 3 hari yakni dari 17 – 19 Mei, dimeriahkan dengan berbagai macam perlombaan, pertunjukan seni, dan juga stand dari satuan pendidikan yang ada di Kalsel. (BDR/RDM/APR)

2024, Dinsos Kalsel Bakal Bangun 55 Unit RS-RTLH

Banjarmasin – Upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam mengentaskan kemiskinan terus digencarkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan dengan membangun 55 unit bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (RS-RTLH).

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinsos Provinsi Kalimantan Selatan, Gusnanda Effendi mengatakan bantuan RS-RTLH ini merupakan program unggulan dari Bidang Perlindungan dan Jamsos Dinsos Kalimantam Selatan.

Bantuan RS-RTLH tersebut adalah kegiatan rehabilitasi rumah kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang rumahnya tidak layak untuk dihuni.

Kabid Perlindungan dan Jamsos Kalsel, Gusnanda Effendi

“Seperti tahun sebelumnya, di tahun 2024, kita melakukan perbaikan atau rehabilitasi rumah sebanyak 55 unit yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Kalsel,” jelasnya, Jum’at (17/5).

Gusnanda menjelaskan program bantuan RS-RTLH ini melibatkan pemilik rumah KPM, warga/tetangga sekitar, Ketua RT, Pembakal dan Pendamping.

“Disebut rehabilitasi sosial karena dikerjakan bersama-sama,” terangnya.

Adapun komponen yang dikerjakan pada rehabilitasi rumah ini adalah Atap, Lantai, Dinding (Aladin) yang kondisinya sudah lapuk dan tidak layak lagi.

Selain itu, lanjut Gusnanda, program RS-RTLH ini juga menyediakan toilet karena hampir 90 persen masyarakat yang RTLH tidak memiliki toilet yang layak.

“Biaya bantuan sebesar Rp25 juta per unit yang digunakan untuk pembelian material dan lain-lain,” sebutnya.

Gusnanda berharap bantuan RS-RTLH yang diberikan ini bisa meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Banua, khususnya yang berpenghasilan rendah. (NRH/RDM/APR)

Tingkatkan Kapasitas, Dinsos Kalsel Gelar Bimtek Pemutakhiran Datu Soban

Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Kalimantan Selatan terus menunjukkan keseriusannya dalam menyediakan data-data Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) serta Potensi Dan Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS) di 13 Kabupaten/Kota.

Hal tersebut dibuktikan dengan digelarnya Bimbingan Teknis Pemutakhiran Data Terpadu Sosial Banua (Datu Soban) se Kalimantan Selatan Tahun 2024 selama dua hari yaitu 16-17 Mei 2024 di salah satu hotel berbintang.

Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Selatan, Gusnanda Effendi mengatakan kegiatan ini diikuti para supervisor, petugas data dan TKSK Kecamatan di kabupaten/kota di Kalsel.

“Kita ketahui, Datu Soban ini merupakan aplikasi berbasis web yang dimiliki Dinsos Kalsel yang berisi 26 PPKS dan 12 PPKS,” jelasnya, Jum’at (17/5).

Gusnanda berharap Datu Soban menyajikan data yang reliable (dapat diandalkan), up-to-date (terbaru), dan bisa dipertanggungjawabkan sehingga perlu dilakukan bimtek pemutakhiran data.

Mengingat, Datu Soban ini digunakan untuk membantu instansi maupun SKPD lain dalam membuat suatu program kegiatan. Selain itu, data tersebut juga bisa dimanfaatkan untuk memberikan bantuan sosial kepada masyarakat yang memerlukan.

“Bagaimana kita bisa menyalurkan bansos secara tepat sasaran kalau kita tidak memiliki data yang betul-betul bisa dipertanggungjawabkan,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Pengelolaan Data Dinsos Kalsel, Sugiyono, menjelaskan kegiatan bimtek ini dibagi menjadi empat kali kegiatan.

“Hari ini adalah kegiatan terakhir yang diikuti empat kabupaten yaitu dari Kabupaten Tapin, Banjarbaru, Tanah Laut dan Tanah Bumbu,” terangnya.

Sugiyono mengungkapkan bimtek ini bertujuan untuk memutakhirkan data-data PPKS yang diantaranya anak terlantar, anak dengan kedisabilitasan, lanjut usia terlantar, penyandang disabilitas, dan perempuan rawan sosial ekonomi.

“Materi yang disampaikan dari Dinsos Kalsel, Badan Statistik Pusat (BPS) dan Dinas Kominfo Kalsel terkait aplikasi yang kita terapkan pada Datu Soban,” ucapnya.

Sugiyono menambahkan supaya data-data lebih mutakhir, valid dan akurat, Datu Soban juga dilengkapi dengan foto dan titik koordinat dari PPKS tersebut.

Ia juga berharap melalui bimtek ini, para petugas data dapat melaksanakan tugas yang telah ditetapkan, tepat waktu dan menghasilkan data yang akurat serta bisa dipertanggungjawabkan. (NRH/RDM/APR)

Ciptakan Wirausaha Baru, Disnakertrans Kalsel Gelar Program TTG Tata Boga di Desa Bincau Muara

Banjar – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan terapan Teknologi Tepat Guna (TTG) bidang Tata Boga di Desa Bincau Muara Kecamatan Martapura Kabupaten Banjar.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti mengatakan sesuai dengan arahan Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor bahwa pihaknya akan terus mendorong peningkatan perekonomian dengan menciptakan wirausaha baru, salah satunya dengan kegiatan TTG ini.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan kami yang sudah banyak menghasilkan wirausaha baru di bidang tata boga seperti yang pernah kami laksanakan di Desa Indrasari pada tahun sebelumnya,” jelasnya, Kamis (16/5).

Kepala Disnakertrans Kalsel, Irfan Sayuti saat memberikan sambutan

Irfan menerangkan, pelatihan ini sangat berdampak positif untuk memberdayakan masyarakat, khususnya para Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan mengoptimalkan potensi sumber daya manusia yang masih dapat dikembangkan sebagai peluang peningkatan pendapatan keluarga, aksebilitas masyarakat dan peningkatan perekonomian lokal.

Untuk itu, pihaknya berharap setelah kegiatan ini selesai, para peserta mampu menjadi wirausaha yang tangguh dan bisa membantu menopang ekonomi keluarga.

“Sehingga bisa menuntaskan kemiskinan dan mengurangi pengangguran di Kalimantan Selatan,”harapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Pelatihan Penempatan Produktivitas Tenaga Kerja (P4TK) Disnakertrans Kalsel, Indah Fajarwati menambahkan kegiatan TTG ini dilaksanakan selama tiga hari yaitu 15-18 Mei 2024.

Pada kegiatan ini, lanjutnya, para peserta tidak hanya diberikan bantuan sarana dan prasana, akan tetapi mereka juga dilatih langsung oleh instruktur yang ahli di bidang tata boga.

“Berbagai olahan yang akan diberikan oleh instruktur diantaranya pembuatan kue tradisional, kue kering, bakery hingga pastry,” tuturnya.

Menanggapi hal ini, Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Banjar, Syahidi Amrullah mengucapkan terimakasih dengan adanya kegiatan TTG yang dilaksanakan oleh Disnaketrans Kalsel kerena kegiatan ini sangat membantu masyarakat untuk menjadi modal usaha berwirausaha.

“Kegiatan ini akan terus kami dorong agar tidak berhenti setelah pelaksanaan ini selesai. Kami akan upgrade lagi skill mereka dengan program-program dari kami,” pungkasnya. (DISNAKERTRANS.KALSEL-NRH/RDM/APR)

Meski Refocusing, DPRD Banjarmasin Meminta Program Pembangunan Tetap Berkesinambungan

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif meminta meski terjadinya Refocusing, seluruh program pembangunan tetap dijalankan secara berkesinambungan.

Kepada sejumlah wartawan, Anggota Komisi III DPRD Banjarmasin, Muhammad Isnaini, pada Jumat (17/5) mengatakan, saat ini ada sebagian SKPD yang belum melaksanakan program pembangunan, dengan alasan terkendala keterbatasan anggaran, karena dampak dari refocusing anggaran 2023. Ia berharap, jangan sampai menjadi alasan di tahun 2024.

“Kami ingin pembangunan tetap berjalan optimal di lapangan,” ucapnya

Ia menyampaikan, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Banjarmasin mendapatkan anggaran APBD Kota Banjarmasin mencapai 2,1 Trilyun dalam rangka melaksanakan kegiatan tugas pokok dan fungsinya sebagai penyedia layanan publik. Sedangkan, Refocusing hanya 348 miliar, ini artinya masih banyak anggaran untuk merealisasi kegiatan pokok yang sudah diprogramkan.

“Refocusing bukan alasan tidak melakukan pekerjaan,” pintanya

Lebih lanjut Isnaini menambahkan, selama ini Pemerintah kota Banjarmasin juga telah menerima anggaran dari Pemerintah Pusat, maka dana itu dapat digunakan untuk belanja dalam melaksanakan pembangunan di kota seribu sungai. Namun, kalau masih belum bisa merealisasikan program, hendaklah segera digelar diskusi dengan pihak legislatif.

“Pembangunan di Banjarmasin ini harus semakin maju dan terdepan dari kota besar lainnya,” tutup Isnaini. (NHF/RDM/APR)

Pemko Banjarmasin Peringati Proklamasi Gubernur Tentara ALRI

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin Memperingati Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan atau Proklamasi 17 Mei 1949, di halaman Balaikota Banjarmasin, Jumat (17/5). Upacara dipimpin Sekretaris Dearah Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman.

“Perjuangan Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan menjadi pedoman bagi masyarakat Kalimantan Selatan,” ungkap Ikhsan kepada sejumlah wartawan, usai upacara.

Sekda Kota Banjarmasin Ikhsan Budiman

Sehingga, lanjutnya, momen ini diingat kembali bagaimana kesadaran pejuang untuk bersedia, menyatakan diri untuk menjadi bagian NKRI.

“Semangat para pejuang tersebut, dapat menjadi panutan masyarakat saat ini, untuk membangun Kota Banjarmasin,” ujarnya lagi.

Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Banjarmasin menandai Peringatan HUT Proklamasi Gubernur Tentara ALRI Divisi IV Pertahanan Kalimantan Ke 75, menjadi momentum penting Kalimantan sebagai Ibu Kota Negara Nusantara atau IKN.

“Peringatan HUT ALRI tahun ini sangat penting, karena mengukuhkan Kalimantan sebagai Ibu kota Nusantara,” ujarnya.

Maka, dengan itu membuktikan bahwa Kalimantan sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI. (SRI/RDM/APR)

Exit mobile version