Gelar Pelantikan dan Mukerwil, Paman Birin Harap ISNU Kalsel Terus Bersinergi dengan Pemda Tingkatkan SDM

BANJARMASIN – Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Kalimantan Selatan menggelar acara Pelantikan Pimpinan Wilayah ISNU dan Pimpinan Cabang ISNU Kabupaten/Kota Masa Khidmat 2024-2029 di salah satu hotel di Banjarmasin, Jum’at (4/10).

Pimpinan Wilayah dan Pimpinan Cabang ISNU Kabupaten/Kota di Kalsel tersebut dilantik oleh Ketua Umum PP ISNU, Ali Masykur Musa didampingi Ketua Tanfidizah PWNU Kalsel sekaligus Kepala Kanwil Kemenag Kalsel, Muhammad Thamrin.

Diketahui, Zainal dilantik sebagai Ketua PW ISNU Kalsel Masa Khidmat 2024-2029. Kemudian acara dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) yang dibuka oleh Ketua Umum PP ISNU, Ali Masykur Musa.

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, dalam sambutannya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur, menyampaikan sebagai organisasi yang mewadahi para intelektual dan sarjana Nahdlatul Ulama, ISNU memiliki peran strategis dalam menjawab tantangan-tantangan sosial, ekonomi dan pendidikan di era modern saat ini.

Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Agus Dyan Nur membacakan sambutan Gubernur Kalsel

“Dengan berbagai masalah yang dihadapi oleh masyarakat, seperti kemiskinan, ketimpangan akses pendidikan, pengangguran dan lain sebagainya, ISNU diharapkan mampu menjadi pionir dalam menciptakan solusi-solusi yang berbasis pada ilmu pengetahuan dan teknologi, namun tetap berakar pada kearifan lokal dan ajaran agama Islam yang Rahmatan Lil ‘Alamin,” tuturnya.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini menjelaskan bahwa Kalimantan Selatan memiliki potensi besar di berbagai bidang termasuk pendidikan, ekonomi, maupun budaya. Namun Kalsel juga dihadapkan pada tantangan, seperti upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.

Disinilah, lanjut Paman Birin, peran ISNU sangat diperlukan sebagai wadah kaum intelektual untuk memberikan sumbangsih nyata bagi peningkatan kualitas SDM dan mempercepat pembangunan daerah yang berbasis pada keadilan dan kesejahteraan.

“Saya yakin dengan latar belakang pendidikan dan pengalaman yang dimiliki oleh para pengurus ISNU, saudara-saudara dapat membawa perubahan positif, tidak hanya di lingkungan warga Nahdliyyin, tetapi juga bagi masyarakat luas,” terangnya.

Paman Birin juga berharap, ISNU dapat terus bersinergi dengan pemerintah daerah, perguruan tinggi dan organisasi masyarakat lainnya dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di masa yang akan datang. (NRH/RDM/RH)

Tekan Inflasi, Dinas PKP Kalsel Gelar Gerakan Pangan Murah Awal Oktober

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), mengadakan gerakan pangan murah di halaman Kantornya di Banjarbaru, Jum’at (4/10).

Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Kalsel Saptono menyampaikan, Kegiatan Pangan Murah ini diharapkan dapat menurunkan angka inflasi yang dinilai mengalami kenaikan diatas angka nasional pada September lalu.

Kabid Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (PKP) Provinsi Kalsel Saptono (Kanan)

“Kegiatan ini bertujuan untuk pengendalian inflasi dan memberikan harga murah bagi masyarakat sekitar,” ungkap Saptono.

Menurutnya, kegiatan ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat Kalsel dengan harga yang terjangkau. Apalagi Inflasi di Kalsel selama bulan September mengalami kenaikan sebesar 1,98 persen atau lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 1,4 persen.

“Kegiatan ini dilakukan untuk stabilisasi pangan dan memberikan harga murah bagi masyarakat,” lanjut Saptono.

Gerakan pangan murah (GPM) dijadikan salah satu upaya untuk mengendalikan inflasi di banua Kalimantan Selatan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memperoleh pangan murah.

“Beberapa komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, telur, gula, dan lain-lain dijual dengan harga di bawah pasar selama gerakan pangan murah ini berlangsung,” ungkap Saptono.

Dirinya juga meyakini, gerakan pangan murah seperti ini juga dapat meningkatkan pendapatan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta para petani lokal. Beberapa komoditas holtikultura seperti sayuran, cabai, dan makanan olahan hasil para petani dan pelaku UMKM pun dipromosikan selama kegiatan ini

“Terlihat selama GPM antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini cukup tinggi,” tutup Saptono.

Ketua III Bidang Penguatan dan Ketahanan Keluarga TP PKK Kalsel, Sukmawati

Sementara itu, Ketua III Bidang Penguatan dan Ketahanan Keluarga TP PKK Kalsel, Sukmawati menyampaikan, TP PKK Kalsel turut mensukseskan kegiatan pangan murah dengan melakukan pendekatan secara langsung kepada masyarakat. (MRF/RDM/RH)

Gema Maulid 40 Malam Diharapkan Jadi Identitas Religius di Kalsel

BANJARMASIN – Gelaran Gema Maulid 40 Malam diharapkan dapat menjadi sebuah identitas Religius di Kalimantan Selatan.

Dalam sambutan Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor, yang dibacakan Direktur Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Kalsel Yuddy Riswandhy Noora, pada Kamis (3/10) malam mengatakan, dalam gelaran Gema Maulid 40 Malam 1446 Hijriah hari ke 30 yang diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, momentum ini sebagai identitas religius melalui kegiatan keagamaan yang secara masif dan berkelanjutan, dan akan menjadi kekuatan spiritual bagi masyarakat di Banua.

Direktur RSJ Sambang Lihum Kalsel Yuddy Riswandhy, saat memberikan sambutan

“Gelaran ini mencerminkan betapa besar kecintaan masyarakat Banjar terhadap Rasulullah SAW,” ucapnya

Sementara itu, Tuan Guru Muhammad Noval Rosyad menyampaikan, peringatan Maulid ini adalah usaha untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan berharap mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di akhirat. Dimana sebagai Kalsel Babussalam artinya daerah yang diberkahi dan dilimpahi rahmat dari Allah SWT.

Tuan Guru Muhammad Noval Rosyad menyampaikan tausiah

“Gema Maulid ini merupakan syiar Islam yang harus terus hidup di tengah masyarakat Banua,” tutupnya

Turut Hadir para ASN lingkup Pemprov Kalsel diantaranya Dinas Pendidikan Kebudayaan, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Badan Kepegawaian Daerah, Biro Hukum, Biro Perekonomian dan Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum Kalsel serta masyarakat dari Jalan Sultan Adam kota Martapura.

Untuk diketahui, Gema Maulid 40 Malam 1446 H hari ke 30 diinisiasi oleh Gubernur Kalimantan Selatan, Sahbirin Noor, menghadirkan penceramah Tuan Guru Muhammad Noval Rosyad, pembacaan syair Maulid Habsyi dari group Al Ikhlas Pemurus Dalam Pal 7, dan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Rusdiansyah, bertempat di Gedung Mahligai Pancasila. (NHF/RDM/RH)

DPRD Provinsi Kalsel Terima Kunjungan DPRD Kabupaten Jembrana

BANJARMASIN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan rombongan anggota DPRD Kabupaten Jembrana dalam rangka studi komparasi dengan tujuan untuk meningkatkan kapasitas kedewanan.

Rombongan DPRD Kabupaten Jembrana yang dipimpin oleh Adrimin disambut hangat Anggota DPRD Provinsi Kalsel, Dirham Zain didampingi Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat DPRD Kalsel, Muhammad Andri Yuzhar beserta jajarannya di ruang rapat H Ismail Abdullah lantai 4 gedung B DPRD Kalsel, Kamis (3/10).

Anggota DPRD Kalsel, Dirham Zain mengungkapkan ada tiga tema utama yang dibicarakan dalam pertemuan tersebut, yakni tentang optimalisasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), rencana kerja DPRD, dan pengelolaan lingkungan hidup.

“Ketiga-tiganya sudah kita berikan masukan serta pandangan,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Adrimin, menyampaikan bahwa ada tiga komisi yang kali ini bertandang ke DPRD Kalsel, yakni komisi I, Komisi II dan Komisi III.

Adrimin mengaku dirinya mendapatkan banyak masukan dalam peraturan tersebut, meskipun bahwa ada perbedaan jumlah APBD antara pihaknya di Kabupaten dan Provinsi Kalsel.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan, waktu dan masukan yang telah diberikan. Hasil pertemuan ini dapat menjadi bahan masukan bagi kami,” terangnya. (ADV-NRH/RDM/RH)

Pesan Paman Birin Untuk Atlet NPC Kalsel di Peparnas Solo : Bertandinglah dengan Bahagia

BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor atau Paman Birin berpesan, agar atlet Nasional Paralimpik Comite (NPC) Banua, yang bertanding di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) di Solo, dapat bertanding dengan bahagia.

Pesan ini disampaikan gubernur, melalui Plt Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel Diauddin, kepada sejumlah wartawan, belum lama tadi.

Plt Kadispora Kalsel Diauddin

“Gubernur Kalimantan Selatan memiliki slogan bekerja dengan bahagia, maka diminta kepada seluruh atlet NPC yang bertanding di Peparnas Solo, dapat bertanding dengan bahagia,” ungkap Diauddin.

Dengan begitu prestasi yang dihasilkan dapat dengan maksimal diperoleh.

“Para atlet diminta untuk terus semangat berjuang dengan sepenuh hati, serta berjuang dengan bahagia, agar semuanya dapat dengan mudah diperoleh,” ujarnya.

Dalam ksempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap, prestasi atlet NPC Banua yang bertanding di Peparnas Tahun 2024 di Solo, bisa samai prestasi atlet Kalsel di PON Aceh dan Sumut lalu.

“Prestasi yang diraih Kontingen Provinsi Kalimantan Selatan di PON lalu cukup membanggakan,” ucapnya.

Sehingga, tambah Diauddin, diharapkan prestasi yang sama juga dapat diraih oleh para atlet NPC yang saat ini sudah berada di Solo untuk mengikuti Peparnas Tahun 2024.

“Dispora Kalsel meminta doa dan dukungan dari masyarakat di Banua, untuk keberhasilan capaian prestasi dari atlet NPC Provinsi Kalimantan Selatan di Peparnas Tahun 2024 di Solo ini,” ucap Diauddin. (SRI/RDM/RH)

Bank Kalsel Raih Juara 2 Kategori Customer Service Pads Frontliner Championship BPDSI 2024

BANJARMASIN – Bank Kalsel berkomitmen terus memberikan pelayanan maksimal kepada nasabah setia Bank Kalsel, khususnya masyarakat Kalimantan Selatan. Hal ini ditunjukkan dengan prestasi yang diraih Bank Kalsel, menjadi juara ke-2 (dua) pada ajang Frontliner Championship BPDSI 2024 di Jakarta Selatan, September 2024 lalu. Penghargaan diserahkan langsung Sekjen ASBANDA dan Direktur Utama Bank Sumsel Babel, Achmad Syamsudin kepada Juara 2 Customer Service Bank Kalsel, Aida Maulina Rahmah, dengan didampingi Direktur Bisnis Bank Kalsel, Akhmad Fauzi Noor, serta disaksikan seluruh pendukung yang berhadir.

Suasana saat perwakilan Customer Service Bank Kalsel mendapatkan penghargaan juara 2

Sebelumnya, dalam pelaksanaan tersebut terdapat 17 (tujuh belas) Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia yang telah mengirimkan perwakilannya. Kompetisi yang mengangkat tema “Service to Sell” ini, bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan frontliner, yang terdiri dari satpam, teller, dan customer service kedepannya. Seluruh peserta juga telah mengikuti pembekalan secara online dari Dewan Juri pada 3-5 September 2024.

Adapun materi yang disampaikan seperti, service excellence, handling complaint, serta keterampilan public speaking dan presentasi. Pada kompetisi itu, para peserta melalui beberapa tahap dan dinilai berdasarkan bobot di masing-masing bidang. Seperti penilaian roleplay maksimal bobot sebesar 50 persen, kemudian untuk penilaian presentasi bobot maksimal 30 persen, dan penilaian tes kompetensi maksimal bobotnya 20 persen.

Selanjutnya, 3 (tiga) peserta dengan nilai tertinggi akan mengikuti tes tambahan berupa quick response dalam menentukan Juara 1, 2 dan 3.

Perwakilan Customer Service Bank Kalsel, Aida Maulina Rahmah berhasil melewati seluruh rangkaian tes dan menjadi salah satu dari tiga finalis terbaik, yang kemudian mengantarkannya pada posisi juara ke-2 (dua).

Dalam rilisnya, pada awal Oktober 2024, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian yang diraih perwakilan Customer Service Bank Kalsel, Aida Maulina Rahmah.

“Keberhasilan perwakilan Customer Service Bank Kalsel dalam meraih Juara ke-2 (dua) pada ajang ini adalah bukti nyata bahwa Insan Bank Kalsel memiliki kualitas dan kemampuan pelayanan yang luar biasa. Prestasi ini tidak hanya membanggakan Bank Kalsel, tetapi juga mengukuhkan komitmen Bank Kalsel untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah. Bank Kalsel juga berharap dengan pencapaian ini, dapat memotivasi seluruh Insan Bank Kalsel untuk terus meningkatkan kompetensi dan dedikasi dalam melayani masyarakat,” ujar Fachrudin.

Menanggapi kemenangannya, Aida Maulina Rahmah mengungkapkan rasa syukur yang tak terhingga atas doa dan dukungan dari Seluruh Insan Bank Kalsel, teman dan khususnya orang tua.

“Saya merasa sangat terhormat dan bersyukur bisa mewakili Bank Kalsel dalam kompetisi ini, serta dapat meraih Juara 2 (dua) kategori Customer Service. Prosesnya sangat menantang, terutama dalam menghadapi tes-tes yang membutuhkan keterampilan dan konsistensi dalam service excellence dan public speaking. Saya juga berterima kasih kepada tim dan manajemen Bank Kalsel yang telah memberikan doa dan dukungan penuh. Prestasi ini saya dedikasikan untuk Bank Kalsel dan seluruh rekan-rekan yang selalu memberikan semangat,” tutupnya. (ADV-RIW/RDM/RH)

One Landscape DLH Kalsel Berhasil Raih Juara Pertama Kalsel Inovation Award 2024

BANJARBARU – Dengan diumumkannya penganugerahan Kalsel Inovation Award (KIA) 2024 pada berbagai kategori, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Selatan, berhasil meraih juara pertama dengan inovasi “One Landscape Kalimantan Selatan” yang dilakukannya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan Hanifah Dwi Nirwana mengucapan terimakasih yang tak terhingga kepada Gubernur Kalsel Sahbirin Noor. Lomba inovasi yang dilaksanakan melalui Badan Riset Dan Inovasi Daerah (BRIDA) yang diikuti seluruh SKPD lingkup Kalsel ini menjadikan SKPD-nyq semangat dalam merancang dan melaksanakan inovasi baru agar bisa memberikan manfaat yang lebih luas lagi kepada masyarakat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah Dwi Nirwana

“One Landscape ini berupa suatu pelayanan kepada kabupaten – kota, kepada masyarakat, dalam hal perizinan dalam menyusun kajian lingkungan hidup strategis, serta penyediaan data – data yang dapat diakses secara luas,” ungkap Hanifah, usai pengumuman penganugerahan KIA di Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Kamis (3/10) tadi.

Dengan adanya inovasi ‘One Landscape’ menurutnya, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel juga memiliki cara bagaimana Kabupaten – Kota dapat berbagi data yang sama, sehingga diharapkan informasi mengenai bagaimana pembangunan lingkungan hidup bisa diakses dengan mudah.

“Dan kami bisa memberikan pelayanan dengan luas kepada masyarakat,” lanjut Hanifah.

Ditambahkan Hanifah, melalui ‘One Landscape’ pihaknya sudah mulai melakukan pencegahan sisi perencanaan yang lebih awal, terkait dampak – dampak yang akan timbul dilingkungan akibat suatu kegiatan.

“Hal ini dapat dimitigasi melalui analisis dari sumber – sumber data yang akurat dan data yang penting,” tutupnya.

Untuk diketahui, pada penganugerahan Kalsel Inovation Award 2024, juara pertamanya diraih Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, juara kedua Biro Pengadaan Barang dan Jasa Provinsi Kalsel dengan Inovasi ‘sistem informasi dan pemantauan evaluasi PBJ (Simanteb)’, dan juara ketiga Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel dengan Inovasi ‘tropical Rain Forest Education’. (MRF/RDM/RH)

BKOM Kalsel Gelar Workshop Pembudayaan Masyarakat Beraktivitas Fisik agar Sehat dan Bugar

BANJARBARU – Untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya aktivitas fisik, Balai Kesehatan Olahraga Masyarakat (BKOM) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Workshop Pembudayaan Masyarakat Beraktivitas Fisik Agar Sehat dan Bugar Tahun 2024 yang bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarbaru, Rabu (2/10).

Foto bersama usai pembukaan workshop

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari dari 2-3 Oktober ini diikuti oleh peserta dari TP PKK Provinsi dan 13 Kabupaten/Kota di Kalsel serta persatuan Dharma Wanita Kalsel.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalsel, Nurul Ahdani usai membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif ini, ia menekankan pentingnya olahraga sebagai salah satu pilar utama dalam menjaga kesehatan dan kebugaran masyarakat.

Plt. Kepala Dinkes Provinsi Kalsel, Nurul ahdani (kanan) didampingi Kepala BKOM Kalsel, Susi Hermina (kiri)

“Kegiatan seperti ini dapat mendorong masyarakat Kalsel agar lebih aktif berolahraga guna mencegah berbagai penyakit, sehingga diharapkan melalui WhatsApp ini kualitas hidup masyarakat dapat terus meningkat seiring dengan membudayakan olahraga sebagai gaya hidup,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nurul juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung gaya hidup sehat

“Program ini adalah bagian dari Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) yang diinisiasi oleh pemerintah pusat dan terus diimplementasikan di tingkat daerah,” ucap Nurul.

Sementara itu, Kepala BKOM Kalsel, Susi Hermina menjelaskan bahwa tujuan utama dari workshop ini adalah untuk mensosialisasikan pentingnya berolahraga kepada masyarakat, Menurutnya, TP PKK sebagai salah satu ujung tombak di masyarakat diharapkan dapat menjadi agen perubahan yang mampu menyampaikan edukasi tentang pentingnya aktivitas fisik di lingkungan mereka.

“Kami berharap setelah mengikuti kegiatan ini para peserta bisa menularkan semangat hidup sehat dan bugar kepada masyarakat di wilayah masing-masing,” kata Susi.

Susi menambahkan, selain penyampaian materi dari para narasumber, peserta juga mendapatkan pengetahuan mendalam terkait berbagai aspek kesehatan dan olahraga termasuk cara-cara sederhana untuk memulai kebiasaan hidup sehat di tengah aktivitas sehari-hari.

“Peserta juga diharapkan dapat meneruskan ilmu yang didapatkan dalam kehidupan sehari-hari serta mengajak keluarga dan lingkungan sekitar untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga kesehatan melalui olahraga,” pungkasnya. (BDR/RDM/RH)

Pemprov Kalsel Gelar Penganugerahan Kalsel Innovation Award dan Karya Tulis Ilmiah 2024

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Riset Dan Inovasi Daerah (BRIDA) menyelenggarakan penganugerahan Kalsel Innovation Award (KIA) dan Karya Tulis Ilmiah, yang dilaksanakan digedung Idham Chalid Setdaprov Kalsel, Kamis (3/10). Kegiatan ini dihadiri Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor. Yang diwakili Staff Ahli Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Setdaprov Kalsel, Adi Santoso.

Adi menyampaikan, kegiatan ini adalah salah satu upaya bersama untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas inovasi daerah untuk membangun kehidupan masyarakat yang lebih baik, dan menjadi langkah baru dalam mengoptimalkan pelaksanaan program pembangunan, serta untuk meningkatkan kinerja yang profesional. Menilik mundur kebelakang, era reformasi membawa banyak perubahan terutama dalam sikap kritis masyarakat terhadap Pemerintahan, terutama peningkatan kualitas pelayanan publik serta tuntutan akan kemudahan memperoleh data dan informasi.

“Seiring dengan perkembangan waktu dan kemajuan teknologi digitalisasi yang berkembang saat ini, maka aparatur pemerintah wajib merespon dan menyesuaikan serta melakukan pembenahan pada seluruh aspek kegiatan pembangunan,” ungkap Adi.

Ia menambahkan, sebuah inovasi memerlukan kreatifitas, baik dalam pemikiran, pengembangan teknologi dan selanjutnya mencari solusi penyelesaian yang tepat. karena itu inovasi lahir dari insan-insan yang berpikir maju dan haus akan perubahan.

“Kita yakin Daerah ini (Kalsel) kaya akan sumber daya manusia yang berpotensi, selain itu sumber daya alam yang kita miliki juga memberi kesempatan untuk menciptakan terobosan-terobosan baru yang dapat membawa banua menjadi lebih maju,” lanjutnya.

Tak lupa, Gubernur Kalsel Sahbirin Noor turut mengajak seluruh pihak agar dapat berkolaborasi, baik pemerintah, sektor swasta, akademisi, dan masyarakat untuk bersama-sama mendorong lahirnya inovasi baru.

“Kita harapkan lahirnya inovasi-inovasi baru tersebut dapat memaksimalkan tujuan yang dicapai sekaligus memberikan banyak kemudahan, terutama layanan yang dampaknya bersentuhan langsung dengan masyarakat luas,” tutup Adi.

Untuk diketahui, juara pertama KIA 2024 lingkup Pemprov Kalsel yaitu “One Landscape Kalimantan Selatan” dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), juara pertama dari Kabupaten/kota yaitu “Aplikasi Bisa (Boejasin Information System And Application)” Rumah Sakit Umum Daerah Hadji Boejasin dari Kabupaten Tanah Laut, dan Juara pertama dari Masyarakat umum Juragan Sayur dan Buah dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (MRF/RDM/RH)

Triwulan III, Pendapatan Lab K3 Disnakertrans Kalsel Capai 73,2 Persen

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja (Lab K3) di bawah naungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalsel, hngga Triwulan III ini berhasil capai pendapatan hingga 73,2 Persen.

Salah satu pegawai Lab K3 sedang melakukan pengujian

Kepada Abdi Persada FM Kepala Laboratorium Kesehatan dan Keselamatan Kerja Disnakertrans Kalsel Noorlianisyah, ditemui di ruang kerjanya pada Kamis (3/10) mengatakan, untuk pelayanan kesehatan dan keselamatan kerja pada perusahaan saat ini pihaknya telah berhasil mencapai pendapatan sebesar Rp1,8 miliar dari target Rp2,5 miliar. Adapun perusahaan yang dilayani tersebar di Kabupaten dan Kota, serta lintas Provinsi yakni Kalimantan Tengah.

Kepala Lab K3 Disnakertrans Kalsel Noorlianisyah

“Kita upayakan dengan SDM dan peralatan yang dimiliki Lab K3, akan tercapai target hingga akhir tahun 2024 mendatang,” ucapnya

Disampaikan Noorliansyah, untuk penguji lapangan sekarang ada 4 tim, dari tahun sebelumnya 3 tim. Dimana, tergantung dari paramater yang diminta perusahaan. Terkait promosi di Media Sosial tetap terus dilakukan karena berdampak besar, terbukti setiap tahun selalu mengalami kenaikan, untuk permintaan pelayanan pengujian di Perusahaan.

“Bentuk pelayanan berupa pengujian dibidang iklim kerja, pencahayaan, kebisingan dan getaran seluruh tubuh. Kemudian kualitas udara baik didalam serta luar ruangan, juga lingkungan perusahaan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Exit mobile version