Pemprov Kalsel Gelar Sosialisasi dan Fasilitasi HKI

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Pariwisata Kalsel, Menggelar Sosialisasi dan Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin pada Rabu (30/10).

Foto bersama : Kabid Ekonomi Kreatif Kelembagaan dan SDM Dispar Kalsel, Narasumber dan Peserta UMKM

Acara dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata Kalimantan Selatan Muhammad Syarifuddin, diwakili Kabid Ekraf Kelembagaan dan SDM Pariwisata Dispar Kalsel Faisal Amir, didampingi Kasi Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kalsel Faturrahman dan jajaran Dispar Kalsel.

Dalam sambutannya Faisal mengatakan, HKI sangat penting untuk memberi perlindungan secara hukum sesuai peraturan perundang undangan, maka pihaknya memberikan sosialisasi dan fasilitasi, agar para pelaku ekonomi kreatif di Banua terlindungi baik diantaranya dari hak paten, merek, desain industri dan cipta karya.

“Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dapat meningkatkan sumber penghasilan bagi para pelaku ekonomi kreatif di seluruh Kabupaten dan Kota,” ucapnya

Produk UMKM hasil Kurasi yang didaftarkan HKI

Sementara itu, Kepala Seksi Pengembangan Ekonomi Kreatif Faturrahman menyampaikan, saat ini ada sebanyak 17 sub Sektor yang pihaknya berikan fasilitasi untuk HKI diantaranya Arsitektur, Desain Interior, Musik, Seni Rupa Desain Produk, Fesyen, Kuliner, Film, Animasi dan Video Fotografi. Fatur berharap, para pelaku Ekraf dapat semakin banyak mendaftarkan produk, merek, atau idenya.

“Kami menilai ada banyak talenta melalui konten kreatif terutama di bidang industri, maka manfaatkan kesempatan ini,” pintanya

Lebih lanjut Fatur menambahkan, Sosialisasi dan Fasilitasi Pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual (HKI) diantaranya Ketua Bidang Hukum Firma Hukum dan Kekayaan Intelektual Muhammad Erfani, Owner Borneou Muhammad Ideris Fahmi dan Dahlia Hardie Brand Identity Design, memberi materi tentang Membangun Kesadaran Pentingnya Hak Kekayaan Intelektual di Era Kolaborasi dan HAKI”, diikuti peserta UMKM yang sebelumnya sudah mendapatkan hasil Kurasi.

‘Setelah kegiatan sosialisasi ini, kami berikan konsultasi dan fasilitasi kekayaan Intelektual,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

November, Bayar Parkir di Pasar Sudimampir Pakai QRIS

BANJARMASIN – Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin pada November 2024 ini memperlakukan pembayaran retribusi parkir di Pasar Sudimampir dengan menggunakan pembayaran non tunai.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin Slamet Bedjo menjelaskan, saat ini di beberapa daerah sudah melakukan pembayaran parkir dengan cara non tunai yang sebelumnya telah dilakuka sosialisasi.

Kadishub Kota Banjarmasin Slamet Bedjo

“Sebelumnya kami telah memanggil para juru parkir dan pengelolaan lahan parkir mengenai, pembayaran non tunai ini,” ujarnya, Rabu (30/10).

Sehingga, sosialisasi pun telah dilakukan dalam penerapan pembayaran retribusi parkir non tunai ini.

“Karena itu warga Kota Banjarmasin diminta mempersiapkan pembayaran non tunai seperti QRIS atau Kartu E-money untuk membayar parkir di Pasar Sudimampir,” ucap Slamet.

Slamet mengatakan, dalam mempersiapkan pelaksanaan pembayaran non tunai untuk parkir di Pasar Sudimampir tersebut.

Maka, pihaknya meminta kepada seluruh warga Kota Banjarmasin, yang akan berkunjung ke Pasar Sudimampir, untuk mempersiapkan uang elektronik mereka. Agar bisa melakukan pembayaran

“Maka dengan begitu tidak ada lagi alasan tidak memiliki kris ataupun kartu elektronik tersebut,” ujar Slamet. (SRI/RDM/RH)

DPRD Kalsel Gelar Raker Bersama SKPD Mitra Kerja Bahas Permasalahan Banjir Hingga KBR

BANJARMASIN – Sejumlah persoalan dibahas dalam Rapat Kerja (Raker) antara Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA), Selasa (29/10).

Suasana Raker Komisi III DPRD Kalsel dan SKPD Mitra Kerja

Anggota Komisi III DPRD Kalsel, Habib Farhan Husein mengatakan, dalam Raker tersebut, pihaknya membahas persoalan banjir yang kerap terjadi pada sejumlah titik di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).

Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Farhan Husein

“Salah satu penyebabnya kondisi geografis dari Kabupaten HSU. Ada sejumlah titik cekungan yang menyebabkan sejumlah wilayah sering dilanda banjir,” jelasnya.

Habib Farhan menjelaskan terkait teknis mengatasi persoalan banjir di Kabupaten HSU ini akan ada rapat-rapat berikutnya.

Selain itu, Habib Farhan meminta agar sarana dan prasarana di Kebun Raya Banua (KRB) yang ada di Banjarbaru bisa lebih ditingkatkan.

“Seperti pengadaan Buggy Car, jalan aspal yang mendukung dan penambahan playground yang sesuai dengan perkembangan zaman,” sebutnya.

Karena, menurut dia, jika sejumlah sarana dan prasarana di KRB dapat ditingkatkan maka akan meningkatkan jumlah kunjungan dari masyarakat yang berwisata.

“Tentu ini juga akan mendongkrak terhadap peningkatan PAD dan roda ekonomi bagi warga sekitar juga akan meningkat,” pungkasnya. (NRH/RDM/RH)

Gelar Rakerda, Diskominfo Kalsel Tingkatkan Sinergi Pelayanan Publik

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus meningkatkan sinergi dalam pelayanan publik guna mendukung Transformasi Digital di wilayah Kalimantan Selatan.

Komitmen ini diwujudkan dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024, yang melibatkan Diskominfo dari 13 kabupaten/kota di Kalsel yang dilaksanakan bertempat salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Selasa (29/10).

Pada hari pertama, Rakerda menghadirkan sejumlah narasumber dari tingkat provinsi untuk membahas upaya peningkatan pelayanan publik. Hadir sebagai narasumber antara lain Kepala Bappeda Provinsi Kalsel, Ariadi Noor, Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalsel, Martin Wibisono, Kepala Ombudsman Kalsel, Hadi Rahman, serta Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Kalsel, Galuh Tantri Narindra.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim menjelaskan pentingnya sinergi untuk memperkuat pengawasan terhadap layanan publik.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim saat di wawancara

“Kami terus mendorong agar semua tingkatan, termasuk di level provinsi, dapat memberikan respon lebih cepat dalam menanggapi aspirasi masyarakat,” ungkapnya.

Diskusi pada hari pertama juga meliputi peningkatan kualitas layanan di daerah-daerah yang telah meraih nilai Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) tinggi, seperti Pemerintah Kota Banjarmasin yang mencapai Indeks SPBE 4.0. Selain itu, solusi penanganan area blank spot di wilayah Tabalong menjadi contoh yang bisa diikuti oleh kabupaten/kota lainnya.

Kemudian, evaluasi terkait penggunaan aplikasi SPAN Lapor yang berfungsi sebagai kanal aduan masyarakat turut menjadi agenda pembahasan.

“Evaluasi ini untuk memastikan respons pemerintah terhadap apa yang disampaikan masyarakat bisa lebih cepat, dengan beberapa indikator kami upayakan peningkatan respon melalui platform SPAN Lapor,” lanjut Muslim.

Diskusi lainnya berfokus pada penyederhanaan aplikasi pemerintah. Muslim menjelaskan bahwa sesuai dengan kebijakan pemerintah pusat terkait aplikasi pelayanan akan di moratorium mengingat banyaknya aplikasi yang jumlahnya mencapai puluhan ribu agar lebih efisien dan terintegrasi dalam satu pintu pelayanan.

“Jika ada aplikasi baru yang menambah fitur atau meningkatkan pelayanan, akan tetap diperbolehkan, namun aplikasi yang serupa akan dimoratorium guna mengurangi duplikasi,” tuturnya.

Upaya penyederhanaan ini bertujuan agar berbagai layanan dapat diakses melalui satu aplikasi terintegrasi sehingga memudahkan masyarakat sekaligus meningkatkan efektivitas kerja pemerintah.

“Melalui Rakerda Diskominfo 2024 ini, kita optimis dapat mewujudkan transformasi digital yang semakin maju, sehingga pelayanan publik di wilayah Kalimantan Selatan dapat terus berkembang dan lebih optimal,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Diskominfo Kalsel Gelar Bimtek Pengelolaan Website KIM.id

BANJARMASIN – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) di Kalimantan Selatan terkait pengelolaan website KIM.id, bertempat di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin, Selasa (29/10).

Kegiatan yang diikuti 100 peserta ini menghadirkan 4 narasumber dari Kementerian Kominfo, Praktisi Analis KIM.id, Diskominfo Kalsel serta Dinas PMD Kalsel tersebut dibuka langsung oleh Kepala Dinas Kominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim.

Kepala Dinas Kominfo Kalsel, Muhamad Muslim mengatakan selain meningkatkan keterampilan teknis, Bimtek ini bertujuan memberdayakan KIM agar mampu membangun jaringan informasi sosial dan berperan sebagai penghubung informasi masyarakat dalam rangka diseminasi informasi.

Kepala Diskominfo Kalsel, Muhamad Muslim saat membuka Kegiatan Bimtek KIM.id

“Melalui KIM.id, kami yakin akan ada dukungan yang lebih luas dalam memenuhi kebutuhan informasi masyarakat,” ujarnya.

KIM, lanjut Muslim, merupakan organisasi yang dibentuk dari masyarakat dan untuk masyarakat, yang menyajikan informasi mengenai potensi daerah dan dikemas secara variatif sehingga mudah diterima.

“Dengan Bimtek ini, kami berharap KIM dapat meningkatkan produktivitas dalam menghasilkan konten yang terus bermanfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

Ia juga menyebutkan bahwa dari total 100 KIM yang terdaftar, hanya 30 persen yang aktif mengelola media untuk mendiseminasikan informasi dari pemerintah daerah sehingga melalui Bimtek ini, diharapkan partisipasi KIM meningkat secara signifikan, sehingga target 80 persen KIM aktif dapat tercapai.

Suasana Bimtek Pengelolaan Website KIM.id

“Masalah yang sering dihadapi oleh KIM hampir sama di setiap daerah, antara lain keterbatasan kapasitas SDM, perangkat teknologi yang belum memadai, minimnya anggaran, serta tantangan dalam produksi dan pemilihan konten,” kata Muslim.

Kemudian, untuk memperkuat kapasitas KIM di masa depan, Diskominfo Kalsel berencana menggelar Jambore KIM pada 2025 mendatang.

“Jambore ini menjadi wadah bagi KIM untuk saling bertukar ide dalam menyampaikan informasi dari pemerintah daerah. Informasi sekecil apapun, jika dikemas menarik, pasti akan bermanfaat bagi masyarakat,” tutupnya.

Dalam kesempatan tersebut, juga dilakukan penandatanganan MoU untuk optimalisasi diseminasi informasi antara Dinas Kominfo Kalsel dengan sejumlah OPD Kalsel, diantaranya Dinas PMD, Dinas Pariwisata, Dinas Pertanian dan Media untuk pembinaan serta pengembangan KIM di wilayah Kalsel. (BDR/RDM/APR)

DPRD Kalsel : Pelaksanaan SKD CPNS di Lingkup Pemprov Berjalan Lancar

Banjarbaru – Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan Tahun Anggaran 2024 mendapat perhatian Pimpinan dan Anggota Komisi I DPRD Kalsel.

Rombongan Komisi I DPRD Kalsel yang dipimpin Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Rais Ruhayat didampingi Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Ahmad Bahasyim dan Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor langsung melakukan pemantauan ke lokasi seleksi yang terletak di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel, pada Senin (28/10).

Sekretaris Komisi I DPRD Kalsel, Ilham Noor mengatakan, sebagai mitra kerja Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel, pihak berkewajiban untuk melihat keadaan dan pelaksanaan kegiatan SKD CPNS Tahun 2024.
Ia menilai, secara umum pelaksanaan SKD CPNS Tahun 2024 ini sudah berjalan dengan baik, patut dipertahankan dan dikembangkan lagi.

“Sudah kita anggap bagus dan terus dikembangkan, dipertahankan, dan kalau kemudian ada evaluasi nanti kita akan bersama-sama mengevaluasinya dan membenahinya. Tapi secara umum sudah bagus,” jelasnya.

Ilham menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan seleksi ini yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), dengan harapan kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan berhasil mendapatkan calon-calon PNS yang memenuhi persyaratan.

“Yang menarik adalah sistem CAT yang digunakan sehingga langsung setelah selesai proses ujian akan langsung keluar (nilainya) sehingga ini akan memudahkan dari pihak BKD untuk menentukan kelulusan dari pesertanya,” tuturnya.

Ilham berharap, melalui seleksi ini dapat menghasilkan lulusan CPNS yang benar-benar terbaik untuk menjalankan roda pemerintahan, khususnya di Kalsel.

“Harapan kita bagi mereka yang terpilih, semangat untuk bekerja. Sedang yang belum terpilih janga putus asa, masih ada kesempatan lain,” pungkasnya.

Untuk diketahui, pelaksanaan SKD CPNS di lingkup Pemprov Kalsel Tahun 2024 yang dilaksanakan sejak tanggal 26 – 28 Oktober 2024 dibagi dalam delapan sesi pelaksanaan. Untuk satu sesi diikuti sebanyak 500 peserta dengan jumlah total sebanyak 4.289 orang.

Keseluruhan peserta akan memperebutkan 125 formasi yang terbagi dalam 6 jabatan fungsional, yakni Arsiparis, Auditor, Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintah Daerah (P2UPD), Perencana, dan Analis Ketahanan Pangan. (ADV-NRH/RDM/APR)

Petani Banjarmasin Ujicoba Penanaman Benih Padi Varietas Siam Madu

BANJARMASIN – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin mendapatkan bantuan pupuk dan benih padi dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Banjarmasin Yuliansyah menjelaskan, di tahun 2024 ini pihaknya telah menerima bantuan pupuk dan bibit padi, akan disalurkan secepatnya kepada para petani di Kota Banjarmasin.

Kepala DKPPP Banjarmasin Yuliansyah

“Bantuan pupuk dan benih padi telah kami terima,” ungkapnya, kepada sejumlah wartawan, Senin (28/10).

Saat ini, untuk benih padi untuk panen dua kali dalam satu tahun, menurutnya mulai ditanam pada November mendatang.

“Petani di Kota Banjarmasin mencoba penanaman benih padi varietas siam madu bantuan Pemprov Kalsel pertama kali,” ucapnya.

Yuliansyah mengatakan, saat ini petani di Kota Banjarmasin telah melakukan panen pertama mereka, dan selesai Oktober ini, serta sebagian petani telah melakukan penyemaian.

“Sehingga, pada bulan Nopember mendatang mencoba melakukan penanaman benih padi varietas siam madu di Kota Banjarmasin ini,” ujarnya.

Beras siam madu ini memiliki rasa yang akan disenangi oleh warga Kota Banjarmasin.

”Dengan adanya bantuan tersebut tentunya dapat membantu petani yang ada di Kota Banjarmasin,” ucap Yuliansyah. (SRI/RDM/APR)

Gubernur Ingatkan Pentingnya Menjaga Semangat Nilai Kejuangan 45 Melalui Kekuatan Rakyat Banua

Banjarmasin – Dewan Harian Daerah Badan Penerus Pembudayaan Kejuangan 45 (DHD 45) Provinsi Kalimantan Selatan, menyelenggarakan Sosialisasi “Semangat Nilai – Nilai Kejuangan 45 Melalui Kekuatan Rakyat Banua”, pada Senin (28/10) di Banjarmasin.

Sosialisasi dibuka Gubernur Kalsel melalui Asisten Bidang Administrasi Umum Setdaprov Kalsel, Ahmad Bagiawan sekaligus menyampaikan sambutannya.

Disampaikan, Gubernur menyambut positif atas terselenggaranya sosialisasi nilai kejuangan 45 ini, karena menjadi momentum penting bagi semua untuk mengenang dan menyegarkan kembali semangat perjuangan para pahlawan yang telah berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa.

Nilai-nilai yang terkandung dalam kejuangan 45 seperti nasionalisme, patriotisme, dan semangat pantang menyerah adalah warisan yang harus dijaga dan implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Di era modern yang penuh tantangan ini terutama di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi, semangat kejuangan perlu dijaga agar bangsa ini tetap kuat berdiri dan kokoh,” ujarnya.

Gubernur juga mengapresiasi inisiatif dengan harian DHD 45 Provinsi Kalsel yang senantiasa konsisten dalam memperluaskan nilai-nilai kejuangan kepada masyarakat.

Sosialisasi bertemakan “Satukan pemikiran dan kekuatan semangat mewujudkan DHD 45 yang berdayaguna untuk kemaslahatan Banua” ini berlangsung 28 – 29 Oktober yang diikuti pengurus DHD 45 tingkat provinsi (DHD) dan kabupaten/kota (DHC) se Kalsel.

Disampaikan ketua panitia kegiatan, Supianoor dalam laporannya, bahwa tujuan kegiatan adalah dalam rangka upaya penanaman nilai-nilai dan semangat kejuangan 45 bagi organisasi kemasyarakatan dan organisasi kepemudaan di Provinsi Kalsel, menumbuhkembangkan semangat juang dan jiwa nasionalisme serta nilai-nilai Pancasila pada generasi penerus bangsa.

Diharapkan peserta mampu mengimplementasikan nilai-nilai dan semangat kejuangan 45 di lingkungan keluarga, masyarakat sebagai sarana untuk berkarya melaksanakan kegiatan bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Sosialisasi menghadirkan narasumber dari Korem 101/Antasari, Badan Kesbangpol Kalsel, DHD 45 Provinsi Kalsel, Ketua Harian DHD 45 Provinsi Kalsel Zulfadli Gazali, dan Ketua Dewan Paripurna DHD 45, Gusti Muhammad Hatta.

Adapun peserta sosialisasi, 46 orang dari pengurus DHD 45 dan unsur dewan paripurna, 39 pengurus harian DHC, dari organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta para peninjau (BIROADPIM-RIW/RDM/APR)

Peringati Sumpah Pemuda ke-96, Generasi Pemuda FKPPI Kunjungi Museum Lambung Mangkurat

BANJARBARU – Salah satu bentuk kegiatan generasi pemuda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI – Polri (FKPPI) Kalimantan Selatan dalam memaknai hari sumpah pemuda ke-96, pihaknya menggelar kegiatan di Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalsel, di Banjarbaru, Selasa (28/10).

Kegiatan yang dilaksanakan, berupa pengenalan sejarah yang ada di Kalsel, kepada para generasi pemuda FKPPI Kalsel, seperti melihat perjuangan para pahlawan dalam menyebarluaskan agama islam di banua lambung mangkurat ini. Para generasi pemuda FKPPI Kalsel ini dengan khidmat, mendengarkan paparan dari tim Museum Lambung Mangkurat, yang menjelaskan sejarah penyebaran agama islam di banua, hingga kemenagan para pahlawan dalam mengusir penjajah dari banua ini. Contohnya saja perjuangan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (datu Kelampayan) dalam menyebarkan agama islam dimasa penjajahan.

Kepada Abdi Persada FM, salah seorang Pengurus Museum Lambung Mangkurat, Muhammad mengaku gembira, akan kedatangan FKPPI Kalsel yang memiliki minat yang besar dalam belajar sejarah penyebaran agama di banua.

Generasi muda FKPPI Kalsel kunjungi Museum Lambung Mangkurat

“Para generasi muda ini tak sungkan dalam bertanya untuk mengetahui bagaimana sejarah di Kalimantan Selatan ini,” ungkap Muhammad.

Pihaknya juga mengharapkan dengan adanya kegiatan belajar pengetahuan sejarah ini, para generasi pemuda FKPPI Kalsel dapat menyebarluaskannya kepada teman – teman mereka, sehingga perjuangan para pahlawan akan diketahui masyarakat luas, terlebih khususnya para pemuda yang sudah kekurangan minat dalam pengetahuan sejarah banua.

“Kami mengapresiasi kegiatan generasi pemuda FKPPI Kalsel di Museum Lambung Mangkurat ini, dimana para pemuda dengan khidmatnya belajar sejarah,” tutup Muhammad.

Sementara itu, Sekretaris HIPWI FKPPI Kalsel Nawang Wijayati, menyampaikan bahwa generasi pemuda FKPPI Kalsel, terlebih khususnya generasi muda Kalsel, harus tau bagaimana perjuangan para pemuka agama dalam menyebarluaskan agama di Kalimantan Selatan ini, apalagi perjuangan mereka masih dalam masa peperangan (memperebutkan kemerdekaan RI).

“Ketika anak – anak muda penerus bangsa ini memahami bagaimana sulitnya, bertahapnya, masuknya semua agama di Kalimantan Selatan ini, maka kami berharap semua pihak dapat menjaga ke aneka ragaman budaya yang ada di banua ini,” ungkap Nawang.

Ia menambahkan, hari sumpah pemuda merupakan hari besar nasional yang harus dirayakan bersama – sama semua pihak, termasuk generasi pemuda FKPPI Kalsel, dengan menanamkan semangat perjuangan para pemuka agama dalam menyebarluaskan keyakinan mereka.

“FKPPI Kalsel menginginkan para generasi pemuda FKPPI Kalsel, agar dapat menanamkan sifat – sifat pemuka agama, yang tak kenal lelah dalam menyebarkan agama islam,” sahut Nawang.

Nawang mengharapkan, kegiatan – kegiatan seperti sekarang ini, dapat menjadi kegiatan rutin FKPPI Kalsel, sehingga sejarah penyebaran agama di banua kalsel tidak akan terlupakan dan akan terus diingat dari masa kemasa.

“Kami memilih Museum Lambung Mangkurat karena dimuseum ini terdapat berbagai sejarah yang perlu diketahui oleh para generasi pemuda,” tutupnya. (MRF/RDM/APR)

4.289 Peserta CPNS Pemprov Kalsel Ikuti SKD

BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel bekerjasama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah sukses menyelenggarakan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun Anggaran 2024.

Seleksi yang berlangsung selama tiga hari, mulai dari 26-28 Oktober 2024, ini bertempat di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, dengan diikuti sekitar 4.289 peserta yang sebelumnya telah lolos tahap Administrasi.

Kepala BKD Kalsel, Dinansyah, melalui Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Kepegawaian, Mashudi, menjelaskan bahwa pelaksanaan SKD CPNS ini dibagi ke dalam 8 sesi. Setiap sesi diikuti oleh sekitar 500 peserta untuk memastikan pelaksanaan berjalan tertib dan lancar.

“Pelaksanaan seleksi dimulai pada hari Sabtu dengan dua sesi, masing-masing dilaksanakan dari pagi hingga siang. Lalu, hari Minggu ada empat sesi dari pagi hingga sore, dan diakhiri hari Senin dengan dua sesi lagi,” ujar Mashudi, Senin (28/10).

Kabid Pengadaan, Pemberhentian dan Informasi Kepegawaian, BKD Kalsel, Mashudi saat diwawancara

Ia mengatakan dari total 4.289 peserta yang terdaftar, mereka akan bersaing untuk mengisi 125 formasi yang terbagi dalam enam jabatan fungsional, yakni Arsiparis, Auditor, Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintah Daerah (P2UPD), Perencana, Analis Ketahanan Pangan, dan Analis Pengelola Kegiatan Pembangunan.

“Formasi kita 125, yang mendaftar lebih dari 4 ribu orang,” ungkapnya.

Proses Pelaksanaan SKD CPNS ini menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang diterapkan secara nasional. Dengan sistem ini, peserta dapat langsung melihat hasil tes mereka setelah ujian selesai. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan menghindari kecurangan dalam proses seleksi.

“Dengan CAT, peserta langsung bisa mengetahui nilai mereka setelah tes selesai. Ini menunjukkan komitmen Pemprov Kalsel dalam memastikan proses seleksi yang jujur dan akuntabel,” jelas Mashudi.

Bagi para peserta yang telah mengikuti SKD, proses seleksi selanjutnya adalah pengumuman hasil tes dan persiapan untuk mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) yang akan dijadwalkan pada bulan November mendatang.

“Para peserta yang lolos akan mengikuti tahapan SKB, Kami berharap peserta tetap semangat dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi tahap selanjutnya,” tutup Mashudi. (BDR/RDM/APR)

Exit mobile version