Gubernur Kalsel : Pasar Murah Ramadan Harus Menyasar Sampai ke Perkampungan

BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalsel melalui Dinas Kelautan dan Perikanannya melaksanakan Pasar Murah Ramadhan 1445 Hijriah, di Halaman Kantor Dislutkan Kalsel, di Banjarbaru, Senin (1/4). Pasmur ini dibuka Gubernur Kalsel Sahbirin Noor didampingi Ketua TP PKK Provinsi Kalsel Raudhatul Jannah.

Gubernur Kalsel Sahbirin Noor pada saat melakukan penguntingan untaian Melati

Gubernur mengatakan, kegiatan Pasar Murah Ramadhan ini, membantu masyarakat untuk mendapatkan harga murah.

“Di Pasar Murah Ramadan ini hendaknya dijual sembako dengan harga yang paling murah,” ungkap Gubernur yang akrab disapa Paman Birin ini.

Sehingga, lanjutnya, daya beli masyarakat dapat mengalami peningkatan, dan angka inflasi dapat ditekan di Bulan Ramadhan.

“Pada Bulan Ramadhan dan menjelang perayaan Idul Fitri harga kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan,” ucap Paman Birin.

Pada kesempatan tersebut, Paman Birin juga meminta agar Pasar Murah Ramadan dilaksanakan di wilayah pedesaan atau perkampungan.

“Diharapkan pelaksanaan Pasar Ramadan juga dapat dirasakan oleh masyarakat yang perada di pedesaan atau perkampungan. Masyarakat pedesaan juga memerlukan bantuan sembako murah pada saat bulan Ramadan,” ucap Paman Birin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel Rusdi Hartono mengatakan, Pasar Murah Ramadhan ini kerjasama dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalsel, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Dinas Perkebunan dan Peternakan serta Kehutanan Kalsel.

“Berdasarkan arahan Gubernur Kalsel Sahbirin Noor, untuk berbagi kepada sesama di Bulan Ramadhan,” ucapnya.

Pada Pasar Murah Ramadan ini menjual ikan segar, produk olahan ikan, beras, telor, sayur mayur, serta dibagikan ratusan bantuan paket Ramadhan kepada petugas kebersihan dilingkup Banjarbaru. (SRI/RDM/RH)

OJK Kalsel Imbau Warga Terkait Pinjol Ilegal Yang Marak Selama Ramadhan

BANJARMASIN – Otoritas Jasa Keuangan Kalimantan Selatan mengimbau, masyarakat untuk berhati-hati dengan pinjaman online yang marak selama Ramadhan bahkan menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Hal itu disampaikan, Plt OJK Kalsel, Ahimsya, kepada sejumlah wartawan baru-baru tadi.

Ahimsya menjelaskan, biasanya dimomen Ramadan dan Idul Fitri 1445 H, akan meningkat keperluan masyarakat, mulai dari membeli bahan pokok dan juga memenuhi keperluan lain seperti pakaian jadi, dekorasi rumah hingga mudik. Dengan demikian jangan sampai terlena dengan iming-iming Pinjaman Online (Pinjol) ilegal.

“Biasanya Pinjol akan menawarkan proses cepat dan mudah, maka harus jeli dan mencari tahu sebelum melakukan pinjaman, melalui pengecekan di situs resmi OJK,” pintanya

Ia menyampaikan, ada beberapa ciri lembaga keuangan pinjaman online ilegal, yaitu tidak terdaftar atau tidak berizin dari OJK, menggunakan SMS/Whatsapp dalam memberikan penawaran, pemberian pinjaman sangat mudah, bunga atau biaya pinjaman serta denda tidak jelas, adanya ancaman teror, intimidasi, pelecehan bagi peminjam yang tidak bisa membayar. Selanjutnya tidak mempunyai layanan pengaduan, dan tidak mengantongi identitas pengurus dan alamat kantor, bahkan meminta akses seluruh data pribadi yang ada di dalam gawai peminjam.

“Nama lain Pinjol ilegal tu rentenir dan sangat merugikan masyarakat yang saat pinjam dan tidak bisa membayar,” ucapnya

Lebih lanjut Ahimsya menambahkan, selama ini pihaknya terus melakukan edukasi kepada masyarakat, agar tidak terlena dengan tawaran Pinjol yang tidak memiliki legalitas. Mengingat ini dapat dimanfaatkan pelaku untuk melakukan kejahatan, karena warga sedang memerlukan uang tersebut.

“Masyarakat bisa pastikan legalitas Pinjol melalui OJK Daftar Perusahaan Fintech P2P Lending berizin dapat diakses pada www.ojk.go.id,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Tiga Raperda “Utang” DPRD Kalsel Diharapkan Selesai Tahun Ini

BANJARMASIN – Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mengundang mitra kerjanya, yakni dari Dinas Kelautan dan Perikanan Kalsel, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, dan Dinas Perkebunan dan Perikanan Kalsel untuk melaksanakan rapat kerja, pada Senin (1/4).

Rapat kerja tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Provinsi Kalsel, Imam Suprastowo yang menjelaskan, bahwa rapat ini untuk menindaklanjuti tiga raperda yang masih belum rampung pembahasannya

Suasana Rapat Komisi II DPRD Kalsel dan SKPD mitra kerja

Imam berharap tiga raperda ini bisa rampung dan diparipurnakan pada tahun ini, karena tidak ingin hal ini menjadi beban untuk Komisi II DPRD Kalsel di periode yang akan datang.

“Karena, di periode yang akan datang, orang-orangnya mungkin bukan yang ini lagi. Makanya kita berharap secepatnya bisa kita selesaikan,” jelasnya.

Tiga raperda yang dimaksud ialah Raperda Pengelolaan Perikanan Perairan Umum, Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani, dan Raperda Pengelolaan Hutan Berkelanjutan.

Setelah ini, lanjut Imam, Komisi II DPRD Kalsel akan ke Kemendagri dengan memboyong serta perwakilan dari tiga dinas tersebut guna penyelesaian tiga Raperda tersebut.

“Saat ini kita berpacu dengan waktu. Harus secepatnya selesai sebelum Agustus 2024. Kalau pun memang belum bisa selesai, harus ada alasan yang jelas. Seperti Raperda Pengelolaan Perikanan Perairan Umum yang notabene belum selesai dari tahun 2018. Sekali lagi harus ada alasan yang jelas, karena sampai saat ini, di sepanjang prosesnya kita sudah memakai duit rakyat yang tidak sedikit,” tambahnya. (NRH/RDM/RH)

Sambut Mudik Lebaran 2024, Pelindo Regional 3 Kalimantan Siapkan 5 Terminal Penumpang

BANJARMASIN – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo Regional 3 Kalimantan, mulai melakukan sejumlah persiapan guna mengantisipasi lonjakan pemudik tahun ini khususnya via jalur laut.

Sedikitnya 5 terminal penumpang dan RoRo di wilayah kerja disiapkan untuk melayani arus mudik lebaran yang diprediksi meningkat.

Sejumlah langkah antisipasi tersebut diantara meliputi penyiapan terminal penumpang yang ada di masing-masing pelabuhan. Diantaranya penyiapan berbagai fasilitas keamanan dan kenyamanan, hingga kesehatan bagi pemudik. Baik yang tiba maupun berangkat dari setiap terminal penumpang.

Sejumlah fasilitas tersebut diantaranya adalah ruang tunggu bagi calon penumpang, posko mudik lebaran, ruang laktasi, penambahan counter check-in hingga penambahan petugas jaga dan CCTV guna memastikan keamanan bagi calon pemudik.

Junior Manager Umum dan Humas Pelindo Regional 3 Kalimantan, Suprayogi Sumarkan menyampaikan, sedikitnya terdapat 5 terminal penumpang di wilayah kerja Pelindo Regional 3 Kalimantan yang disiapkan untuk menyambut arus mudik lebaran 2024 ini. Pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan, agar arus mudik lebaran 2024 khususnya melalui jalur laut bisa berjalan lancar.

Sejumlah pelabuhan seperti Trisakti, Kumai, Batulicin, Sampit hingga Kotabaru di prediksi akan mengalami lonjakan penumpang yang signifikan dibanding hari biasanya. Diprediksi angka total penumpang mudik lebaran tahun ini pada 5 Pelabuhan dimaksud akan mencapai 172.000 orang.

“Kami telah melakukan persiapan dan koordinasi intens dengan internal perusahaan dan stakeholder terkait seperti Otoritas Pelabuhan dan Perusahaan Pelayaran untuk memastikan seluruh layanan untuk pemudik terpenuhi,” jelas Suprayogi.

Suprayogi juga menambahkan, peningkatan jumlah pemudik via jalur laut juga berpotensi terjadi pada arus mudik lebaran tahun ini. Hal tersebut pasca ditambahkannya hari libur lebaran dan cuti bersama oleh pemerintah. Oleh karenanya, pihaknya mengimbau seluruh General Manager Pelabuhan yang mengelola terminal dibawahnya, untuk melakukan persiapan lebih dini.

“Kami telah memastikan seluruh terminal penumpang di wilayah kerja kami memliki fasilitas umum seperti fasilitas ruang tunggu, ruang menyusui, mushola hingga ruang kesehatan dipastikan siap melayani arus mudik lebaran tahun ini mulai sekarang,” pungkas Sugiono selaku Sub Regional Head Kalimantan Regional 3 Pelindo.

Sebelumnya arus mudik lebaran via jalur laut menjadi salah satu alternatif favorit para pemudik di Indonesia, Pelindo Regional 3 Kalimantan sendiri mencatat setidaknya terdapat sekitar 151.231 orang yang hilir mudik di 5 pelabuhan kelolaan Pelindo Regional 3 Kalimantan pada mudik lebaran 2023. Jumlah ini di prediksi akan meningkat tahun ini. (PELINDO-RIW/RDM/RH)

Raih Keberkahan, Ditreskrimsus Polda Kalsel Bagikan Ratusan Takjil

BATOLA – Dalam rangka meraih keberkahan di Bulan Suci Ramadhan Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Kalimantan Selatan melakukan kegiatan berbagi takjil dan nasi kotak kepada sejumlah masyarakat di wilayah Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala, Sabtu sore (29/3), Kegiatan tersebut dipimpin Plt Kasubdit 5 Ditreskrimsus Polda Kalsel, AKBP Ricky Boy Siallagan

Suasana Kegiatan Pembagaian Takjil Ditreskrimsus Polda Kalsel kepada Masyarakat Handil Bakti

Kepada Abdi Persada FM, Ricky mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus memberikan kontribusi positif dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.

AKBP Ricky Boy Siallagan, Plt Kasubdit 5 Ditreskrimsus Polda Kalsel saat diwawancara

“Kegiatan ini merupakan arahan pimpinan Direktur Reserse Kriminal Khusus, bertepatan di bulan suci ini kami ingin memberikan keberkahan dan berbagi dengan masyarakat,” ungkapnya.

Sejumlah takjil yang disediakan meliputi berbagai macam makanan dan minuman yang dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan berbuka puasa mereka.

“Ada 150 nasi kotak dan takjil lainnya yang dibagikan kali ini, mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat dalam menjalankan ibadah puasanya, dan sudah beberapa titik yang kami laksanakan dalam berbagi di berbagai wilayah di Banjarmasin dan kali ini di wilayah Handil Bakti,” ujarnya.

AKBP Ricky berharap kegiatan berbagi ini dapat menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan memberikan keberkahan kepada sesama.

“Dengan harapan Polri serta masyarakat bisa saling bersinergi dan bekerjasama satu sama lain serta Polri dan masyarakat bisa terus terjalin kedekatannya, agar terciptanya rasa aman dan damai di Kalimantan Selatan,” tutupnya. (BDR/RDM/RH)

Dorong Pemulihan Lingkungan, Dishut Kalsel Tanam Bibit Gamal di Gunung Pamaton

BANJAR – Penanaman rutin Revolusi Hijau Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor terus digelorakan. Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, pada Minggu (31/3) pagi, menggelar aksi penanaman 6.000 bibit Gamal (Gliricidia sepium). Kegiatan ini dilakukan bersama dengan Direktorat Jenderal Planalogi Kehutanan dan Tata Lingkungan (Dirjen PKTL) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Kementerian LHK) di areal Gunung Pamaton Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) yang juga merupakan wilayah Taman Hutan Raya Sultan Adam (Tahura SA).

Dirjen PKTL Kemen LHK dan Kadishut Kalsel melakukan penanaman Gamal

Aksi ini juga diikuti personel Tahura SA, BPTH, Pemegang Industri PPKH, dan UPT Kementerian LHK di Kalsel.

Dirjen PKTL Kementerian LHK, Hanif Faisol Nurofiq menyampaikan, bahwa penanaman ini merupakan salah satu bentuk aksi pemulihan lingkungan dan mendorong tutupan lahan di Kalsel, sekaligus menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo untuk melakukan penanaman pohon disepanjang musim penghujan tahun 2024. Tujuannya untuk penghijauan dan menambah tutupan lahan ditiap Provinsi.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan kita dapat saling kerjasama dan bersinergi untuk mengawal penanganan lahan kritis di Kalsel. Ini juga untuk tercapainya penurunan deforestasi di Indonesia,” kata Hanif Faisol Nurofiq.

Peserta aksi penanaman pohon berfoto bersama

Usai menanam, Dirjen PKTL Kementerian LHK, Hanif Faisol Nurofiq didampingi Kadishut Provinsi Kalsel, Fathimatuzzahra dan Kepala Tahura SA, Ainun Jariah bersama jajarannya, meninjau bersama-sama areal Gunung Pamaton dan Areal Take Off Paralayang Tahura Sultan Adam. (DISHUT.KALSEL-RIW/RDM/RH)

Hadiri Bukber, Paman Yani Apresiasi Perkembangan LPPL Abdi Persada FM

BANJARMASIN – Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Abdi Persada FM menggelar buka puasa bersama (bukber) Ramadhan 1445H, di salah satu rumah makan ternama di Banjarmasin.

Suasana buka puasa bersama LPPL Abdi Persada FM

Bukber mengundang seluruh keluarga besar LPPL Abdi Persada FM termasuk Direktur masa jabatan 2016-2018, Muhammad Yani Helmi.

Suasana kekeluargaan yang penuh kehangatan terlihat jelas dari awal hingga akhir acara, sesuai dengan tema kegiatan yakni “Bahagia Bersama Ramadhan Yang Penuh Berkah”.

“Mudahan-mudahan ikatan silaturahmi dan persaudaraan ini terus terjaga, apalagi pertemuan di akhir bulan Ramadhan bisa jadi momentum kita untuk saling memaafkan, sebab belum tentu bertemu pada Idul Fitri nanti karena kesibukan kita bersama keluarga,” ujar Yani Helmi, usai kegiatan, Senin (31/3).

(ki-ka) Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM Anisyah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel Muhammad Yani Helmi, Direktur LPPL Abdi Persada FM Ibnu Min Haji

Pria yang menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel itu menilai LPPL Abdi Persada FM layaknya seperti keluarga. Begitu pula sebaliknya.

“Makanya setiap kegiatan yang diselenggarakan oleh LPPL Abdi Persada FM saya pasti mengusahakan hadir,” ungkap Paman Yani sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan itu Paman Yani juga mengapresiasi perkembangan dari lembaga di bawah naungan Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel ini.

Menurutnya LPPL Abdi Persada FM sangat mampu beradaptasi ditengah perkembangan dunia teknologi seperti sekarang.

“Apalagi tahun ini saya dengar radio milik Pemprov Kalsel ini akan dibangunkan tower baru. Ini jelas membanggakan karena suara yang kita siarkan bisa didengar oleh seluruh masyarakat di Kalsel,” pungkasnya.

Di tempat sama, Ketua Dewan Pengawas LPPL Abdi Persada FM, Anisyah mengaku senang atas kehadiran sosok Paman Yani yang menjadi panutan baginya dan seluruh karyawan/karyawati.

“Apalagi Paman Yani selalu memberikan dukungan dan semangat terhadap LPPL Abdi Persada FM,” katanya.

Anisyah berharap LPPL Abdi Persada FM bisa semakin lebih baik dan menjadi radio terbaik se-Kalsel.

“Tentunya seluruh jajaran direksi maupun karyawan dan karyawati didalamnya harus terlibat mewujudkan harapan itu,” tutupnya. (SYA/RDM/RH)

Exit mobile version