Tekankan Komitmen, Dispersip Kalsel Gelar Penandatanganan MP, Pakta Integritas dan PK

BANJARMASIN – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan Penandatangan Maklumat Pelayanan (MP), Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja (PK), di aula kantor Dispersip Kalsel, Jum’at (19/1).

Suasana Penandatanganan MP, Pakta Integritas dan PK di Dispersip Kalsel

Penandatanganan tersebut langsung dipimpin oleh Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie bersama Sekretaris Dispersip Kalsel, Endang Camsudin beserta seluruh jajarannya.

Kepala Dispersip Kalsel yang akrab disapa Bunda Nunung mengatakan penandatanganan Maklumat Pelayanan tersebut menegaskan komitmen Dispersip Kalsel untuk melaksanakan tugas sebagai penyelenggara layanan dengan baik dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Adapun Perjanjian Kinerja sebagai wujud nyata komitmen dari staf kepada Kepala Dispersip Kalsel untuk meningkatkan integritas, akuntabilitas, transparansi, dan kinerja aparatur, menciptakan tolak ukur kinerja sebagai dasar evaluasi kinerja aparatur, dasar penilaian keberhasilan atau kegagalan pencapaian tujuan dan sasaran sebagai dasar Kepala Dinas untuk melakukan monitoring, evaluasi dan supervisi atas perkembangan atau kemajuan kinerja staf,” jelasnya.

Bunda Nunung menerangkan Pakta Integritas adalah untuk memperkuat komitmen Dispersip Kalsel dalam menjaga kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar RI 1945, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, komitmen dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, komitmen menumbuhkembangkan keterbukaan dan kejujuran, serta memperlancar pelaksanaan tugas yang berkualitas, efektif, efisien dan akuntabel.

“Ada 92 orang ASN dan 2 orang PPPK Dispersip Kalsel yang serempak menandatangani Perjanjian Kinerja. Kemudian juga 94 orang tenaga kontrak yang menandatangani Kontrak Kerja untuk tahun 2024 ini,” ungkapnya.

Diawali penandatanganan tersebut, Bunda Nunung berharap dan berkeyakinan bahwa kinerja dan pelayanan Dispersip Kalsel akan lebih baik. Meskipun, lanjutnya, beberapa indikator kinerja Dispersip Kalsel diantaranya Tingkat Kegemaran Membaca, Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat dan Pengelolaan Kearsipan telah melebihi capaian rata-rata nasional, Dispersip Kalsel akan terus berupaya meningkatkannya.

“Prinsip tahun ini harus lebih baik dari tahun kemarin, kami pegang dan komitmen untuk mencapainya,” tutupnya. (NRH/RDM/RH)

Rencana Perjalanan Haji 1445 H Terbit, Kloter Pertama Berangkat 12 Mei 2024

JAKARTA – Kementerian Agama (Kemenag) telah menerbitkan Rencana Perjalanan Haji (RPH) 1445 H / 2024 M. Jemaah haji Indonesia akan diberangkatkan ke Arab Saudi, mulai Minggu , 12 Mei 2024 mendatang. RPH 1445 H ini, ditandatangani Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (Dirjen PHU) Hilman Latief pada 3 Januari 2024.

Suasana saat keberangkatan jemaah haji tahun 2023

Secara umum, pemberangkatan jemaah haji Indonesia akan dibagi dalam dua gelombang. Jemaah haji gelombang pertama akan diberangkatkan dari tanah air menuju Bandara Internasional Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah mulai 12-23 Mei 2024.

Sementara jemaah haji gelombang kedua akan diberangkatkan dari tanah air menuju King Abdul Azis International Airport (KAAIA) di Jeddah mulai 21 Mei – 1 Juni 2024.

Berdasarkan rilis yang diterima Abdi Persada FM pada Jumat (19/1), tahun ini Indonesia rencananya akan memberangkatkan 241 ribu jemaah haji. Seperti tahun-tahun sebelumnya, calon jemaah haji akan masuk ke asrama sehari sebelum jadwal pemberangkatan dilaksanakan.

Berikut rincian Rencana Perjalanan Haji 1445 H/2024 M:

  1. 03 Dzulqa’idah 1445 / 11 Mei 2024, Jemaah Haji masuk Asrama Haji
  2. 04-15 Dzulqa’idah 1445 / 12-23 Mei 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang I dari Indonesia ke Madinah
  3. 13-24 Dzulqa’idah 1445 / 21 Mei-01 Juni 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang I dari Madinah ke Makkah
  4. 16 Dzulqa’idah-04 Dzulhijjah 1445/24 Mei-10 Juni 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Indonesia ke Jeddah
  5. 04 Dzulhijjah 1445 / 10 Juni 2024, Closing Date
  6. 08 Dzulhijjah 1445 / 14 Juni 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji dari Makkah ke Arafah
  7. 09 Dzulhijjah 1445 / 15 Juni 2024, Wukuf di Arafah
  8. 10 Dzulhijjah 1445 / 16 Juni 2024, Idul Adha
  9. 11-13 Dzulhijjah 1445 / 17-19 Juni 2024, Hari Tasyrik I, Tasyrik II (Nafar Awal), Tasyrik III (Nafar Tsani)
  10. 16-27 Dzulhijjah 1445 / 22 Juni-03 Juli 2024, Pemulangan Jemaah Haji Gelombang I dari Jeddah ke Indonesia
  11. 16 Dzulhijjah 1445 / 22 Juni 2024, Awal Kedatangan Jemaah Haji Gelombang I di Indonesia
  12. 20 Dzulhijjah 1445-07 Muharram 1446 / 26 Juni-13 Juli 2024, Pemberangkatan Jemaah Haji Gelombang II dari Makkah ke Madinah
  13. 28 Dzulhijjah 1445-15 Muharram 1446 / 04-21 Juli 2024, Pemulangan Jemaah Haji Gelombang II dari Madinah ke Indonesia
  14. 16 Muharram 1446 / 22 Juli 2024, akhir kedatangan Jemaah Haji Gelombang II di Indonesia (KEMENAG-RIW/RDM/RH)

DPRD Banjarmasin Dorong Pemko Tangani Sampah Lebih Baik

BANJARMASIN – Kalangan Legislatif mendorong penanganan sampah di kota ini, agar lebih baik lagi. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, kepada sejumlah wartawan, baru-baru tadi.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin, Muhammad Yamin, saat diwancara media massa

Yamin mengatakan, guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat, pihaknya akan terus mendorong penanganan sampah yang lebih bagus lagi. Salah satunya memiliki alat berat untuk memudahkan proses pengangkutan sampah, di tempat-tempat penampungan sementara, karena masih terbatas, kalau mengandalkan sumber daya manusia.

“Alat berat untuk mempercepat angkutan sampah, agar tidak meluber ke jalanan dan proses waktunya tidak kesiangan, karena harus menuju ke tempat pembuangan akhir di wilayah Basirih,” pintanya

Disampaikan Yamin, pihaknya mengapresiasi adanya rumah kompos, yaitu sampah dipilah menjadi organik dan diolah pupuk kompos. Langkah ini merupakan salah satu cara untuk mengurangi sampah di kota seribu sungai. Ia berharap, dapat terus dikembangkan oleh Dinas Lingkungan Hidup Daerah Banjarmasin.

“Rumah kompos ini, sebagai salah satu untuk antisipasi volume sampah,” jelas Yamin

Lebih lanjut Yamin berharap, persoalan sampah harus ditangani lebih maksimal lagi. Mengingat sekarang mulai memasuki musim penghujan, dengan cara saling terintegrasi di lapangan antara Lurah, Camat dan Ketua RT setempat.

“Komunikasi dan koordinasi intens, agar tercipta lingkungan bersih, bebas dari tumpukan sampah dan menyehatkan,” tutupnya. (NHF/RDM/RH)

Komisi II DPRD Kalsel Terima Kunjungan Komisi B DPRD Jatim Terkait Sharing Potensi Pariwisata

BANJARMASIN – Komisi II Dewan Perawakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan menerima kunjungan kerja (kunker) dari Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, terkait Pembinaan, Pengawasan dan Safety Destinasi Wisata, bertempat di ruang rapat Ismail Abdullah Lantai 4 Gedung B DPRD Provinsi Kalsel, Kamis (18/1).

Rombongan Komisi B DPRD Jatim yang dipimpin oleh Ketua Komisi B DPRD Jatim, Alyadi Mustofa diterima oleh Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi beserta anggota Komisi II DPRD Kalsel, antara lain Habib Musa Assegaf dan Iskandar Zulkarnain.

Suasana Pertemuan Komisi II DPRD Kalsel dan Komisi B DPRD Jatim

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel yang diwakili Kepala Bidang Destinasi Wisata, Muhammad Noor beserta jajarannya.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Muhammad Yani Helmi mengatakan bersyukur atas kehadiran wakil rakyat dari Jatim ke DPRD Kalsel karena ini merupakan salah satu wujud kolaborasi antara Pemprov Kalsel dan Jatim harus terus dieratkan. Hal ini mengingat banyak hal bisa dikerjasamakan, terutama di bidang ekonomi, pariwisata, dan sebagainya.

“Kita tahu Jatim juga sudah cukup maju di bidang pariwisata, ini kita bisa sharing, kawan-kawan di Jatim juga bisa melihat bagaimana perkembangan kita terakhir selama Gubernur Kalsel Paman Birin menjabat, banyak pariwisata yang diangkat dam diperkenalkan ke khalayak, terutama Geopark Meratus,” tutur Wakil Rakyat yang akrab disapa Paman Yani ini.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Komisi B DPRD Provinsi Jatim, Alyadi Mustofa. Menurutnya, Jatim dan Kalsel adalah dua daerah yang memerlukan kolaborasi yang cukup baik dari berbagai sektor termasuk sektor pariwisata. Mengingat, anggota Dewan sebagai bagian dari penyelenggara negara yang berkewajiban untuk mengedukasi dan mengadvokasi masyarakat dalam rangka meningkatkan ekonomi. Salah satunya, melalui pembentukan peraturan daerah dimana saat ini di Jatim sudah memiliki Peraturan Daerah Pemberdayaan Desa Wisata.

“Saya pikir kalau itu dianggap penting, silakan, peraturan-peraturan daerah tersebut segera dibentuk, karena kewenangannya beliau, tujuannya adalah bagaimana kita bisa mengangkat desa-desa yang punya potensi wisata itu bisa kita advokasi, pemerintah dalam hal ini pemprov, tentu lebih intensif lagi untuk hadir memberikan pendampingan termasuk infrastruktur yang diperlukan, perda itulah yang jadi landasan,” tuturnya.

Pada kesempatan ini, Alyadi juga menyampaikan kekagumannya atas terselenggaranya acara Haul Guru Sekumpul dengan tertib dan lancar yang didatangi jutaan orang, yang turut memberikan efek positif bagi pariwisata hingga ekonomi di Provinsi Kalsel. (NRH/RDM/RH)

Kasus KDRT di Kota Banjarmasin Menurun

BANJARMASIN – Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), di Kota Banjarmasin mengalami penurunan. Hal ini disampaikan Kepala DP3A Kota Banjarmasin Ramadhan melalui Kepala UPTD PPA Kota Banjarmasin Susan. Menurutnya, ini berdasarkan data yang ada di UPTD PPA Kota Banjarmasin.

Kepala UPTD PPA Kota Banjarmasin Susan

“Untuk kejadian kekerasan fisik di Tahun 2022 sebanyak 45 kasus, sedangkan di tahun 2023 sebanyak 21 Kasus,” ungkap Susan.

Sedangkan, lanjutnya, kejadian kekerasan psikis terdapat 59 kasus di tahun 2022, sedangkan di tahun 2023 sebanyak 32 kasus.

“Berdasarkan data tersebut, maka dapat dilihat angka kasus di Kota Banjarmasin mengalami penurunan,” ujarnya.

Menurut Susan, turunnya kasus ini berkat upaya dari Pemerintah Kota Banjarmasin, dalam peningkatan kesadaran masyarakat, agar tidak melakukan kekerasan dalam rumah tangga tersebut.

Untuk mempertahankan angka kasus KDRT di Kota Banjarmasin tetap rendah di 2024 ini. Maka, warga Kota Banjarmasin diminta untuk dapat melaporkan, kejadian kekerasan dilingkungan tempat tinggalnya.

Susan mengatakan, di tahun 2024 ini pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada warga Kota Banjarmasin, stop kekerasan dalam rumah tangga.

“Dengan terus dilakukan sosialisasi tersebut, angka kasus KDRT di Kota Banjarmasin akan mengalami penurunan,” ucap Susan.

Sosialisasi yang mereka laksanakan dikawasan Kelurahan, serta sekolah sekolah yang ada di Kota Banjarmasin. (SRI/RDM/RH)

Kanwil DJP Kalselteng Kembali Catatkan Capaian Penerimaan Target Pajak

BANJARMASIN – Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah, berhasil melampaui target penerimaan pajak selama 3 tahun berturut-turut. Tahun 2023 lalu, Kanwil Ditjen mPajak Kalselteng, mencatatkan neto penerimaan pajak sebesar 30 trilyun rupiah lebih, atau setara dengan 103,2 persen dari target penerimaan, berdasarkan Perpres 75/2023 sebesar Rp29,46 trilyun. Capaian ini tumbuh 31,4 persen dari realisasi penerimaan pajak tahun sebelumnya.

Kabar menggembirakan ini, disampaikan Kakanwil DJP Kalselteng, Syamsinar, saat media gathering di Banjarmasin, pada Rabu (17/1) siang.

Jajaran Kanwil DJP Kalselteng berfoto bersama wartawan usai media gathering

“Dari sisi sektoral, mayoritas sektor usaha dominan tumbuh lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, diantaranya sektor pertambangan tumbuh 46 persen, perdagangan tumbuh 20 persen, dan administrasi pemerintahan tumbuh 40 persen,” ujar Syamsinar.

Syamsinar juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, atas kontribusi dalam mengamankan penerimaan negara ini. Terutama kepada para wajib pajak yang sudah secara tertib memenuhi kewajiban perpajakannya dengan baik.

” Termasuk rekan media yang sudah sangat membantu mengembalikan kepercayaan publik kepada kami, pasca kasus awal tahun lalu. Kami juga berharap media terus mensosialisasikan kepada masyarakat, betapa pentingnya pajak bagi pembangunan,” harap Syamsinar.

Awal tahun ini, merupakan waktu untuk wajib pajak menjalankan kewajiban pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunannya secara benar dan tepat waktu. Pelaporan sudah dapat dilakukan wajib pajak mulai 1 Januari 2024. Dimana batas pelaporan hingga 31 Maret 2024, berlaku bagi Wajib Pajak Orang Pribadi dan 30 April 2024 bagi Wajib Pajak Badan.

“Dari segi penyampaian SPT Tahunan, wajib pajak yang telah lapor pada tahun 2023 sebanyak 459.554 SPT atau capaian sebesar 99,57 persen dari target sebanyak 461.535 SPT,” tambahnya.

Syamsinar berharap tahun 2024 ini, kepatuhan penyampaian SPT berhasil mencapai target 100 psrsen. Karena pelaporan dapat dilakukan secara mudah dimana pun dan kapan pun secara daring melalui e-Filing di laman www.pajak.go.id.

“Sebelum melaporkan SPT Tahunan, saya imbau wajib pajak untuk melakukan pemadanan Nomor Induk Kependudukan (NIK) menjadi Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) melalui pajak.go.id,” harapnya.

Pemadanan ini, menurut Syamsinar, merupakan program DJP dalam rangka memberi kemudahan bagi wajib pajak untuk mengurus administrasi perpajakannya, hanya dengan menggunakan satu identitas, yaitu NIK.

Sementara itu, Direktorat Jenderal Pajak secara umum, juga mencapai target penerimaan pajak pada tahun 2023 dengan realisasi sebesar Rp1.869,2 trilyun tercapai 108,8% dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023 dan 102,8% dari target Perpres 75/2023. (RIW/RDM/RH)

Bank Kalsel Terima Penghargaan Transaksi MPN Terbanyak Dari DJPb Kalsel

BANJARMASIN – Bank Kalsel terus memperkuat upayanya dalam memajukan transaksi keuangan berbasis digital dengan mitra-mitranya. Pada acara terbaru, bank ini mendapat pengakuan dari Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalsel yang memberikan penghargaan terbaik dalam kategori Jumlah Transaksi Modul Penerimaan Negara (MPN) terbanyak untuk penilaian tahun 2023.

Penerima penghargaan dari DJPb Kalsel berfoto bersama

Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Digital Treasury And Cashless Society Collecting Agent 2024, yang digelar pada Selasa (16/1) di Ruang Rapat KPPN Banjarmasin.

Penghargaan atas Jumlah Transaksi MPN G3 terbanyak diberikan langsung Kepala DJPb Provinsi Kalsel, Syafriadi, kepada Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, di Ruang Rapat KPPN Banjarmasin.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin mengucapkan terima kasih atas penghargaan yang diberikan DJPb Provinsi Kalsel kepada Bank Kalsel. Pada tahun 2023, Bank Kalsel berhasil mencatat sekitar 493.301 transaksi dari Pemerintah Daerah yang langsung terkoneksi dengan MPN.

“Penghargaan ini tentu akan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan, teknologi, dan sistem, khususnya dalam mendukung Pemerintah Daerah dan mitra kerja lainnya dalam melakukan transaksi keuangan secara digital sesuai dengan arahan dari DJPb Provinsi Kalsel. Selain penghargaan, kami juga berkesempatan memaparkan rencana kerja dan pengembangan bisnis kami untuk tahun 2024,” ungkap Fachrudin.

Kepala DJPb Provinsi Kalsel, Syafriadi menyampaikan, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penghargaan kepada Perbankan untuk wilayah Provinsi Kalsel yang berhasil menerapkan MPN kepada nasabahnya. Ia berharap acara tersebut dapat memperkuat kolaborasi antara DJPb Provinsi Kalsel dan perbankan untuk mendukung program digitalisasi pembayaran berbagai program pemerintah yang didukung oleh APBD maupun APBN.

“Kolaborasi dan sinergi ini sangat penting agar kita dapat memastikan pembayaran berbagai program pemerintah yang disokong oleh APBD maupun APBN memiliki akuntabilitas yang semakin baik di masa mendatang,” pungkas Syafriadi. (ADV-RIW/RDM/RH)

Bersama Santri, Paman Birin Peringati Haul Guru Sekumpul dan Isra Miraj di Ponpes Da’wah Islamiyah Batola

BATOLA – Disambut para santri, Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor atau Paman Birin tiba di Pondok Pesantren Da’wah Islamiyah Mekarsari Barito Kuala.

Menggunakan sepeda motor trail, Paman Birin bersama rombongan tiba sekitar jam 12.03 WITA. Agendanya, menghadiri Peringatan Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus Haul Abah Guru Sekumpul yang ke-19 di Pondok Pesantren Da’wah Islamiyah Desa Mekar Sari, Kecamatan Mekar Sari, Batola, Rabu (17/1) siang.

Gubernur Kalsel tiba di ponpes Da’wah Islamiyah Batola mengendarai sepeda motor

Setiba di tempat acara, Paman Birin terlebih dahulu melakukan pengecekan ke salah satu ruangan ponpes yang sedang direnovasi, selanjutnya Paman Birin menuju panggung utama didampingi tokoh agama dan tokoh masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

Para santri dan walinya saat mengikuti haul ke-19 Guru Sekumpul di ponpes Da’wah Islamiyah Batola

Dalam sambutannya, Paman Birin menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Banua atas antusiasnya menyambut haul ke-19 Abah Guru Sekumpul yang beberapa hari lalu sukses diselenggarakan.

Menurut Paman Birin, hadirnya jemaah yang diperkirakan sampai 3,3 juta tersebut, merupakan bukti kecintaan masyarakat kepada alim ulama, khususnya ulama kharismatik Abah Guru Sekumpul, begitu sangat besar.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita juga berkumpul di Halaman Pondok Pesantren Da’wah Islamiyah dalam rangka memperingati Haul Abah Guru Sekumpul dan juga Isra dan Miraj Nabi Muhammad SAW, merupakan bukti nyata bahwa masyarakat kita memiliki kepedulian atas hari-hari besar Islam,” ujar Paman Birin.

Dirinya berharap, masyarakat Kalsel dapat terus menghidupkan syiar-syiar islam mulai dari kota hingga pelosok desa. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada para ustad maupun ustadzah yang tak kenal lelah membimbing para santri dalam menimba ilmu di pondok-pondok pesantren maupun di sekolah madrasah.

“Sebab dari merekalah, akan lahir SDM-SDM hebat yang nantinya dapat membawa perubahan nyata bagi kemajuan Banua kita, sehingga Kalsel nantinya dipimpin orang-orang yang amanah dan membawa perubahan nyata dalam menyambut gerbang ibu kota negara,” tandasnya.

Pada acara tersebut, Paman Birin berpesan kepada para kepala daerah, agar benar-benar memperhatikan keberadaan pondok pesantren. Sebab menurutnya, dari pondok pesantren inilah lahir ribuan santri tiap tahunnya.

Dalam kesempatan tersebut, Paman Birin memberikan bantuan sebesar Rp500 juta untuk pembangunan pondok pesantren Da’wah Islamiyah.

“Mudah-mudahan ini benar-benar dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Pesantren Da’wah Islamiyah, Said Ramadhan dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Paman Birin atas waktunya sehingga dapat berkunjung ke ponpes Da’wah Islamiyah.

“Alhamdulillah, kami senang karena ini pertama kali kita kedatangan orang nomor satu di Kalimantan Selatan. Mari kita doakan mudahan beliau dipanjangkan umurnya, dan dimurahkan rejekinya” ujarnya.

Menurut Said, Pondok Pesantren Da’wah Islamiyah merupakan salah satu pondok pesantren terbesar yang ada di Kabupaten Barito Kuala. Setidaknya, ada 700 lebih santriwan – santriwati yang mondok di pondok tersebut.

“Alhamdulillah, berkat dukungan wali santri, pemerintah dan beberapa pengusaha yang begitu dermawan, banyak gedung-gedung disini tegak berdiri karena bantuannya. Ini Insya Allah akan bermanfaat bagi para santri dan menjadi amal jariyah bagi para donatur,” ucapnya.

Tidak hanya Paman Birin, Penjabat Bupati Barito Kuala Mujiyat juga memberikan bantuan sebesar Rp200 juta untuk pembangunan ponpes tersebut.

Tampak hadir dalam acara itu Tenaga Ahli Gubernur, Camat Mekarsari, Tokoh Agama, tokoh masyarakat, dan para wali-wali santri. (BIROADPIM-RIW/RDM/RH)

DPRD Kalsel Pelajari Pembuatan Raperda Inisiatif di DPRD Jatim

SURABAYA – Dalam rangka memperdalam mengenai Raperda Inisiatif yang membidangi Pemerintahan, Hukum dan Hak Asasi Manusia, Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melakukan studi komparasi ke DPRD Jawa Timur (Jatim), Senin (15/1).

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Rachmah Norlias mengatakan selaku komisi yang membidangi pemerintahan dan hukum, pihaknya perlu untuk mendalami berkenaan dengan raperda yang relevan dengan tugas pokok komisinya.

Suasana Pertemuan Komisi I DPRD Kalsel dan Komisi A DPRD Jatim

“Ada beberapa hal yang kita dapatkan hari ini, di Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur ada beberapa raperda yang sudah selesai tinggal pelaksanaannya, ada Perda Narkotika, Perda Organisasi Kemasyarakatan dan Perda Pelayanan Publik yang sedang diselesaikan sekarang karena ada penyesuaian Undang-Undang,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Rachmah, ada yang menarik yaitu di DPRD Jatim ada TA (Tenaga Ahli) tersendiri untuk masing-masing komisi. Sedangkan di Kalsel, tidak ada TA untuk komisi, yang ada untuk setiap fraksi di Dewan.

Rachmah menambahkan DPRD Kalsel berkomitmen untuk memberikan yang terbaik sesuai apa yang dibidangi agar nantinya produk-produk hukum berupa perda bisa dirasakan manfaatnya secara nyata oleh masyarakat Kalsel.

Sementara, Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jatim, Adam Rusydi mengucapkan terima kasih atas kehadiran anggota DPRD Kalsel. Ia berharap kerjasama ini bisa terus berlanjut sebagai sarana untuk saling bertukar pikiran dan pengalaman.

“Tentu kami berharap kerja sama ini bisa berlanjut karena kami meyakini setiap daerah memiliki kelebihan dan kekurangannya begitu juga kami di DPRD Provinsi Jawa Timur ini, sehingga studi komparasi ini tentu bisa saling mengisi,” tutupnya. (ADV/NRH/RDM/RH)

Susun Raperda Pembangunan Kependudukan, Komisi IV DPRD Kalsel Konsultasi ke Kemendagri

JAKARTA – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) didampingi Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana (P3AKB) Provinsi Kalsel melakukan konsultasi ke Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah (Ditjen Bina Bangda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia (RI), Senin (15/1).

Konsultasi dan koordinasi tersebut terkait peran dan tanggung jawab Dewan terhadap upaya pengendalian kependudukan dan keluarga berencana dan persiapan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Tentang Pembangunan Kependudukan.

Suasana Kunjungan Komisi IV DPRD Kalsel ke Kemendagri

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalsel, Firman Yusi mengatakan salah satu yang menjadi catatan penting dari hasil kunjungan tersebut adalah mendukung percepatan lima pilar pembangunan di bidang kependudukan.

Pertama, pengendalian kuantitas penduduk. Kedua, peningkatan kualitas penduduk. Ketiga, pembangunan keluarga berkualitas. Keempat, penataan persebaran dan pengarahan mobilitas penduduk. Kelima, penataan data dan informasi kependudukan serta administrasi kependudukan.

“Pertemuan ini justru memberikan pencerahan baru bagi kita karena ternyata pengendalian pendudukan dan keluarga berencana itu kalau kita lakukan dengan sebaik-baiknya dan sebenar-benarnya, dampaknya luar biasa. Tidak hanya berdampak pada pengendalian penduduk secara kuantitas tapi pada akhirnya pada kualitas dan ekonomi penduduk kita,” katanya.

Untuk mendukung pencapaian hal tersebut, Firman Yusi menyatakan segera akan melakukan koordinasi dan pembahasan bersama dengan Dinas P3AKB dalam rangka persiapan pembahasan Raperda Tentang Pembangunan Kependudukan dan menargetkan sebelum akhir 2024 sudah rampung.

“Mudah-mudahan sebelum bulan September, kita sudah selesaikan perda yang kaitannya dengan grand desain pembangunan kependudukan,” harapnya.

Sementara itu, Plh Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah IV Ditjen Bina Bangda Kemendagri RI, Suharyanto mengapresiasi kunjungan Komisi IV DPRD Kalsel bersama Dinas P3A-KB Kalsel.

Menurutnya, koordinasi harus dibangun antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk dengan pihak legislatif karena Dewan memiliki fungsi pengawasan dan penganggaran maka harus benar-benar mengerti dengan masalah-masalah setiap urusan, termasuk urusan pengendalian penduduk dan keluarga berencana.

“Dengan pemahaman yang satu antara legislatif dan eksekutif akan sangat membantu kelancaran dalam rangka mensukseskan kebijakan-kebijakan pemerintah kita. Kita masih punya PR 5 pilar. Mudahan-mudahan dengan kunjungan ini bisa menyelesaikan 5 pilar ini dengan sebaik-baiknya,” harapnya.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Deputi Bidang Advokasi dan Informasi sekaligus Plt. Deputi Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Pusat, Sukaryo Teguh Santoso didampingi Direktur Perencanaan Pengendalian Penduduk BKKBN, Munawar Asikin. (ADV/NRH/RDM/RH)

Exit mobile version